cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Systematic Block Qc-ldpc Untuk Sistem Komunikasi Berlatensi Rendah Dan Reliable Yoga Julian; Rina Pudji Astuti; Khoirul Anwar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telekomunikasi generasi kelima (5G) mensyaratkan bahwa beberapa aplikasi jaringan masa depan harus memenuhi garansi latensi t ≤ 1 ms serta ultra reliable. Tugas Akhir ini mengusulkan Systematic Block (SB) pada Quasy-Cyclic Low Density Parity Check (QC-LDPC) codes, disebut SB QC-LDPC codes, untuk mencapai Ultra Reliable and Low Latency Communications (URLLC). SB QC-LDPC codes yang diusulkan diharapkan dapat mengurangi kompleksitas sistem dengan memperkenalkan matriks identitas dan sebuah vector yang dapat mewakili keseluruhan matriks. Matriks parity check QC-LDPC codes terdiri atas dua buah matriks A1 dan A2 yang keduanya memiliki sifat quasy-cyclic (QC). Tugas Akhir ini mengusulkan A1, yang awalnya QC matriks, digantikan dengan sebuah matriks identitas dengan ukuran yang sama. Penggantian ini diharapkan mampu mengurangi kompleksitas QC-LDPC codes karena proses inversi matriks tidak diperlukan lagi. Sebagai konsekuensinya, kemampuan koreksi error mungkin akan menurun. Dalam Tugas Akhir ini, SB QC-LDPC codes dievaluasi pada Additive White Gaussian Noise (AWGN) channel, slow Rayleigh fading channel, dan fast Rayleigh fading channel sehingga siap diaplikasikan pada user dengan berbagai mobilitas. Untuk memudahkan analisis, modulasi Binary Phase Shift Keying (BPSK) dipilih dalam simulasi komputer, namun teknik ini tetap bisa dikembangkan untuk modulasi yang lebih tinggi. Selain itu, kompleksitas SB QC-LDPC codes juga dievaluasi dengan menganalisis jumlah memory, komponen dan densitas matriks SB QCLDPC codes. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kompleksitas turun sebesar 64;516% dengan konsekuensi berupa degradasi bit-error-rate (BER) performance dibandingkan dengan BER pada QC-LDPC codes biasa. Penurunan performance ini diharapkan tetap bisa diterima, terutama untuk aplikasi yang tidak terlalu sensitif terhadap error, seperti sensor suhu atau smart parking yang lebih mementingkan efisiensi power.Kata Kunci : Channel coding, LDPC codes, Computational complexity, ultra reliable and low latency communications, 5G.
Analisis Perbandingan Channel Estimation Sistem Dvb-t2 Dengan Metode Aace Dan Mmse Yoga Julio Parisa; Achmad Ali Muayyadi; Nur Andini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem DVB-T2 (Next Generation Terrestrial Digital Video Broadcasting) menggunakan sistem OFDM dalam mengirimkan Informasi. Sistem OFDM memang bisa digunakan untuk mengirim data dengan High Data Rate sesuai dengan standar DVB-T2, tetapi sistem OFDM tersebut sangat rentan jika terjadi Frekuensi Shifting akibat pergerakan dari receiver terhadap transmitter. Untuk menghindari terjadinya cacat sinyal pada Receiver, maka perlu dilakukan Channel Estimation agar mengurangi dampak dari Frekuensi Shifting tersebut. Pada Jurnal kali ini akan dibandingkan Channel Estimation Adaptive average Channel Estimation (AACE) dan Channel Estimation Minimum Mean Square Error (MMSE), pada kondisi receiver melakukan pergerakan dengan kecepatan 3km/jam , 30 km/jam , 100km/jam. Dari hasil yang didapatkan Channel Estimation AACE mempunyai kinerja yang lebih dari pada MMSE pada saat kondisi kecepatan receiver yang tinggi. Kata kunci : DVB-T2 , OFDM , AACE , MMSE Abstract DVB-T2 (Next Generation Digital Video Broadcasting) system uses OFDM to transmit information system. OFDM can indeed be used to send data to the High Data Rate in accordance with the DVB-T2 standard, but the OFDM system is very vulnerable in case of Frequency Shifting due to the movement of the receiver to the transmitter. To avoid the occurance of defects in the signal receiver, it is necessary to Channel Estimation in order to reduce the impact of the Frequency Shifting. In this Journal we present comperative Channel estimation Adaptive Average Channel Estimation AACE and Minimum Mean Square Error MMSE, and receiver speed variation condition 3km/h , 30 km/h , 100km/h. At the result we can see that Channel Estimation AACE have better performance than Channel Estiamtion Minimum Mean Square Error MMSE, if in high speed receiver condition Keywords: DVB-T2 , OFDM , AACE , MMSE
Value-at-risk Menggunakan Markov Regime Switching Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (studi Kasus Saham Pt. Indofood Sukses) Raisa Betha Meiliza; Deni Saepudin; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan pasar modal tidak dapat dipisahkan dari peran investor yang melakukan transaksi di pasar modal. Salah satu informasi penting yang dibutuhkan investor sebelum menginvestasikan dananya adalah prediksi risiko terhadap investasi pembelian saham karena kenaikan dan penurunan harga saham yang fluktuatif. Salah satu metode yang digunakan pada pengukuran risiko adalah Value-at-Risk (VaR). VaR ditentukan dengan melibatkan model volatilitas dan dalam Tugas Akhir ini menggunakan model volatilitas Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) dan Markov Regime Switching yang disebut model Markov Regime Switching Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (MRS-GARCH). Pada Tugas Akhir ini menentukan akurasi nilai VaR menggunakan metode correct VaR dan model GARCH yang digunakan adalah GARCH dengan orde (1,1). Berdasarkan hasil analisis, metode VaR dengan menggunakan model MRS-GARCH (1,1) 𝑠𝑡 = 0 dapat mengantisipasi risiko lebih baik dibandingkan model GARCH (1,1) 𝑠𝑡 = 1. Seperti pada tingkat kepercayaan 95% model MRS-GARCH (1,1) mengalami kegagalan sebesar 0.3% sedangkan model GARCH (1,1) mengalami kegagaln sebesar 0.8%. Kata Kunci : Return, Value-at-Risk, GARCH, Markov regime switching, MRS-GARCH, correct VaR
Perancangan Sistem Penerjemah Bahasa Isyarat Anggun Mustikasari Dewi; Angga Rusdinar; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tidak sedikit orang yang tak mampu mendengar dan berbicara atau biasa disebut tuna rungu. Komunikasi mereka dengan orang lain hanya menggunakan bahasa isyarat. Beberapa orang mampu mendapatkan informasi dari gerakan mereka namun tidak semua orang bisa mengerti dengan cara mereka menyampaikan pesan sehingga komunikasi pun tidak dapat berjalan dengan baik. Penerjemah bahasa Isyarat akan sangat membantu menyampaikan pemikiran mereka kepada orang lain. Penerjemah bahasa Isyarat ini berbentuk sarung tangan sehingga saat melakukan gerakan tangan akan menghasilkan nilai-nilai unik yang akan diterjemahkan dengan menggunakan teknik Jaringan Syaraf Tiruan. Hasil terjemahan dari bahasa isyarat ini diubah menjadi sebuah teks dan suara yang akan ditampilkan pada aplikasi di handphone. Hasil dari Tugas Akhir ini adalah alat dapat membaca gerakan bahasa Isyarat dengan baik. Metode yang digunakan yaitu jaringan syaraf tiruan dengan metode backpropagation dengan 1 input layer, 2 hidden layer dan 1 output layer. Iterasi atau epoch yang digunakan sebesar 2500, batch size 2200 dan learning rate 0.00001. Berdasarkan hasil data pengujian setiap kata dari lima orang penguji dengan tiga kali percobaan memiliki tingkat keberhasilan 72.33%. Dapat disimpulkan perangkat cukup baik dalam menerjemahkan bahasa isyarat. Kata kunci: tuna rungu, bahasa isyarat, Jaringan Syaraf Tiruan, handphone. Abstract Not a few people who are unable to hear and speak or are usually called deaf people. Their communication with others only uses sign language. Some people are able to get information from their movements but not everyone can understand the way they deliver messages so that communication cannot work properly. This Sign Language Translator is in the form of a glove so that when doing hand gestures will produce unique values that will be translated using Artificial Neural Network techniques. The translation result from this sign language into a text and the sound that will be on the application on the handphone. The results of this Final Project are tools that can read Sign Language movements well. The method used is artificial neural network with backpropagation method with 1 input layer, 2 hidden layers and 1 output layer. Iteration or epoch used is 2500, batch size is 2200 and learning rate is 0.00001. Based on the results of testing data, each word of five testers with three trials has a success rate of 72.33%. It can concluded that the device is good enough in translating sign language. Keywords: deaf, sign language, Artificial Neural Network, handphone.
Usulan Perencanaan Dan Pengendalian Aktivitas Distribusi Pulp Di Pt Xyz Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemenuhan Permintaan Setiap Distribution Center Menggunakan Metode Distribution Requirement Planning (drp) Desi Sembiring; Ari Ridwan; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak dalam bidang pengolahan hasil hutan yang menghasilkan produk jadi berupa bubur kertas (pulp) dengan bahan baku utama kayu gelondongan eucalyptus. PT XYZ masih mengalami masalah dengan aktivitas distribusinya dalam memenuhi permintaan setiap Distribution Center (DC). Pengiriman yang dilakukan oleh PT XYZ belum mencapai target minimal pengiriman yaitu sebesar 90%, dikarenakan adanya perencanaan aktivitas distribusi yang belum baik yang mengakibatkan kurangnya persediaan untuk pengiriman. Oleh karena itu, PT XYZ memerlukan perencanaan dan pengendalian aktivitas distribusi untuk meningkatkan kemampuan dalam memenuhi permintaan dengan menggunakan metode distribution requirement planning. Perencanaan dengan menggunakan distribution requirement planning ini dapat meningkatkan pemenuhan permintaan menjadi 96% dari kondisi aktual hanya sebesar 70%, dan biaya pengadaan produk turun sebesar 20,82%. Kata kunci : distribusi, distribution requirement planning, economic order quantity, peramalan, safety stock
Prototype Autonomous Car Menggunakan Image Processing Dan Kontrol Neural Network Kurnia Massidik; Erwin Susanto; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya zaman banyak hal yang telah diperbaharui melalui tingkat efesiensi dan efektifitasnya, salah satunya adalah alat transportasi. Selain itu alat transportasi sangat berguna untuk kehidupan manusia dengan adanya alat tersebut, tentunya manusia dengan lebih mudah dan cepat mencapai tujuan menggunakan alat transportasi tersebut. Salah satu alat transportasi yang sering digunakan adalah mobil, dengan banyaknya muatan yang bisa diangkut dengan serta tingkat kenyamanan dan keamaanan yang lebih di bandingkan dengan alat transportasi lainnya. Dan dengan berkembangnya teknologi dan inovasi pada hari ini, teciptalah autonomous car.Autonomous Car juga dapat memudahkan para pengendara, dan menjaga kesalamatan saat berkendara, menjalankan perintah rambu lalu lintas dan berkendara tanpa adanya pengemudi. System ini dibangun menggunakan metode kontrol Neural Network, dan juga Image Processing sebagai pemrosesan sinyal dengan input berupa gambar, dan dengan bantuan sensor Ultra Sonic yang merupakan pengatur jarak kendaraan. Hal ini tentunya sangat bedampak positif pada kehidupan manusia hari ini, tentu manusia akan lebih efesien dalam waktu, menjaga keselamatan dalam perjalanan, dan dapat lebih produktif saat berkendara. Kata Kunci: transportasi, Autonomous, Car, Image, Processing, Neural Network
Implementasi Dan Analisis Pengaruh Ukuran Fft Ofdm Pada Dvb-t2 Berbasis Software Gnuradio Sania Asri Monica; Achmad Ali Muayyadi; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan penyiaran konten televisi digital di Indonesia semakin meningkat. Transisi teknologi analog ke digital memberikan kosekuensi untuk menyediakan program televisi yang lebih dalam kuantitasnya. Siaran berteknologi digital harus bisa mengatasi masalah keterbatasan frekuensi untuk menciptakan program televisi yang baru. Penyelenggaraan sistem penyiaran TV digital mengalami perubahan terhadap segi pemanfaatan kanal. Sehingga dibutuhkan efisiensi pengunaan kanal frekuensi seperti pemakaian satu kanal untuk lebih dari satu program TV. Namun efisiensi penggunaan spectrum frekuensi menjadikan jarak antar kanal cukup berdekatan sehingga memungkinkan tejadinya ICI. Solusinya yaitu teknologi DVB-T2 dengan menggunakan modulasi OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) teknologi DVB-T2. OFDM adalah suatu teknik transmisi yang menggunakan beberapa buah frekuensi pembawa (multicarrier) dalam satu saluran dimana setiap frekuensi pembawa saling tegak lurus (orthogonal). Namun OFDM memiliki tantangan yaitu tingginya PAPR yang menyebabkan efisiensi daya menjadi buruk. Pada tugas akhir ini, implementasian system OFDM menggunakan software GnuRadio yang mana sinyal carrier dengan variasi ukuran FFT (1K,2K,4K,8K,16K,32K), konstelasi 16 QAM dan coderate 1/2. Sinyal yang diimplementasikan dengan sistem OFDM dan Spectrum Analyzer mengukur kualitas sinyal ditransmisikan pada RF Front End yang menggunakan USRP N210. Daya sinyal carrier yang diterima dibandingkan terhadap noise. Sehingga, dapat diketahui kinerja sistem OFDM dengan pengaruh ukuran FFT terhadap hasil akhir sinyal dikirim. Berdasarkan hasil penelitian ukuran FFT yang terbaik adalah 16 K dengan hasil perhitungan sebesar 42.06766289 dB dan Eb/No sebesar 36.40179 dB.Untuk nilai PAPR terbesar terdapat pada ukuran FFT 32K yaitu sebesar 8.738547 dB. Kata kunci: DVB-T2, OFDM, Ukuran FFT, GnuRadio. Abstract The need for digital television content broadcasting in Indonesia is increasing. The transition of analogue to digital technology provides the consequence of providing more television programs in its quantity. Broadcast digital technology should be able to overcome the problem of frequency limitations to create a new television program. The organization of the digital TV broadcasting system has changed in terms of channel utilization. So it takes the efficiency of using frequency channels such as the use of one channel for more than one TV program. However, the frequency spectrum usage efficiency makes the inter-channel distance close enough to allow ICI to occur. The solution is DVB-T2 technology by using OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) modulation of DVB-T2 technology. OFDM is a transmission technique that uses multiple carrier frequencies (multicarriers) in one channel where each carrier frequency is perpendicular (orthogonal). However OFDM has a challenge namely the high PAPR that causes power efficiency to be bad. In this final project, the implementation of OFDM system using GnuRadio software which signal carrier with variation of FFT size (1K, 2K, 4K, 8K, 16K, 32K), constellation 16 QAM and coderate 1/2. Signals implemented with OFDM and Spectrum Analyzer systems measure signal quality transmitted on RF Front End using USRP N210. The received carrier signal power is compared to the noise. Thus, it can be seen the performance of OFDM system with the effect of FFT size on the result of signal sent. Based on the result of FFT size, the best is 16 K with 42.06766289 dB and Eb / No is 36.40179 dB. For the biggest PAPR value, it is found in FFT size 32K which is 8.738547 dB. Keyword: DVB-T2, OFDM, FFT size, GnuRadio.
Perancangan Dan Penerapan Pengenalan Pola Tangan Pada Sistem Home Automation Dengan Haar-cascade Classifier Abdul Aziz Al Anshori; Burhanuddin Dirgantoro; Nurfitri Anbarsanti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan di bidang teknologi, maka manusia mulai menciptakan hal hal baru untuk mempermudah kehidupannya. Seperti membuat sistem kontrol rumah secara otomatis untuk menggantikan peran manusia dalam mengontrol alat yang ada di dalam rumah. Dalam tugas akhir di implementasikan pengolahan citra Haar Cascade Classifier sebagai metode untuk medekteksi pola tangan untuk mengontrol alat yang ada di rumah dengan cara membaca pola tangan yang telah ditentukan dan ditangkap oleh kamera kemudian di proses dengan menggunakan OpenCV dalam Raspberry Pi lalu akan diubah menjadi sebuah perintah. Hasil dari penelitian tugas akhir ini adalah didapat akurasi untuk sistem mengenali pola tangan dan mengubahnya menjadi sebuah perintah mencapai 100% jika kamera mendeteksi dalam jarak 0.5 meter, Sedangkan untuk jarak 3 meter mengalami penurunan hingga 60%. Kata Kunci – Raspberry Pi, OpenCv, Haar Cascade Calssifier..
Penilaian Silau Di Dalam Ruangan Dengan Menggunakan Metode Fotografi High Dynamic Range M. Octa Nasrullah; Ery Djunaedy; Suprayogi Suprayogi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indeks silau dalam SNI 03-2396-2001 yang ada di indonesia mengacu pada CIBSE Publication TM 10 . Standar ini dipakai sejak tahun 2001 dan saat ini belum ada penelitian lebih lanjut. Sementara penelitian tentang indeks silau di luar indonesia sudah berkembang. Metode sederhana yang dapat digunakan sebagai alat ukur silau dan indeks yaitu fotografi High Dynamic Range (HDR). Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk membangun cara mengukur silau di indonesia agar standar yang ada dapat dikembangkan. Untuk membangun cara mengukur silau tersebut dilakukan dengan membuat gambar HDR, dan evaluasi silau yang menghasilkan nilai Daylight Glare Probability (DGP). Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapat hasil bahwa teknik fotografi High Dynamic Range (HDR) dapat digunakan sebagai metode cara untuk mengukur silau siang hari. Nilai DGP dipengaruhi oleh iluminansi vertikal dengan konsi sudut pengambilan gambar yang sama. Sedangkan untuk kondisi sudut pengmbilan gambar yang berbeda-beda nilai DGP tidak hanya dipengaruhi oleh nilai iluminansi vertikal, tetapi ada faktor-faktor lain yang yang mempengaruhi. Kata kunci : silau, high dynamic range, daylight glare probabilitas Abstract Glare index in SNI 03-2396-2001 in Indonesia refers to CIBSE Publication TM 10 . This standard has been used since 2001 and there is currently no further research. While research on glare index outside Indonesia has been developed. A simple method that can be used as a glare and index tool is High Dynamic Range (HDR) photography. Therefore research is needed to build a way of measuring glare in Indonesia so that existing standards can be developed. To build a way of measuring the glare is done by creating an HDR image, and a glare evaluation that results in Daylight Glare Probability (DGP) values. Based on the research, it was found that High Dynamic Range (HDR) photography technique can be used as a method of measuring daylight glare. DGP values are affected by vertical illuminance with the same angle of shooting angle. As for the different angle picture angling conditions DGP values are not only influenced by the value of vertical illuminance, but there are other factors that affect. Keywords: glare, high dynamic range, daylight glare probability
Usulan Kebijakan Perawatan Optimal Pada Hydraulic Lubrication Pneumatic (hlp) System Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (rcm) Dan Risk Based Maintenance (rbm) Di Pt Krakatau Steel (persero), Tbk Nadia Ulfa; Judi Alhilman; Nopendri Nopendri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri baja merupakan salah satu bagian dari industri strategis di Indonesia. PT Krakatau Steel (Persero) merupakan salah satu perusahaan penghasil baja terbesar di Indonesia. Hot Strip Mill merupakan fasilitas produksi perusahaan yang memiliki kapasitas produk tertinggi sebesar 1,55 juta ton, yang menghasilkan Hot Rolled Coil (HRC) dan Hot Rolled Plate (HRP). Hydraulic Lubrication Pneumatic (HLP) berfungsi dalam menghilangkan scale selama proses pembuatan HRC dan HRP, sehingga HLP harus mampu dioperasikan secara optimal guna mencegah terjadinya kerusakan yang menghambat proses produksi. Dari hasil perhitungan menggunakan metode Risk Priority Number, Water System terpilih sebagai subsistem kritis yang perlu ditentukan kebijakan perawatan yang sesuai dengan karakteristik kerusakan dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) serta konsekuensi dan risiko yang ditimbulkan akibat kerusakan menggunakan metode Risk Based Maintenance (RBM). Hasil pengolahan didapatkan kegiatan preventive maintenance yang tepat yaitu 12 scheduled on-condition tasks, 14 scheduled restoration tasks, dan 1 scheduled discard tasks. Interval waktu perawatan tiap subsistem berbeda-beda sesuai dengan task yang diperoleh. Hasil dari metode RBM diperoleh nilai risiko sebesar Rp Rp 70.465.063.812,86. Total biaya perawatan usulan didapatkan berdasarkan interval waktu yang optimal yaitu sebesar biaya perawatan usulan adalah sebesar Rp 227.703.139.578,47. Kata kunci: Maintenance, Preventive Maintenance, Reliability Centered Maintenance, Risk Based Maintenance

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue