cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Sistem Kendali Penyiraman Dan Pencahayaan Tanaman Otomatis Pada Smart Greenhouse Menggunakan Logika Fuzzy Achmad Mahdiyatul Tajrie; Sony Sumaryo; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air dan cahaya matahari adalah zat terpenting bagi kehidupan tanaman. Tanpa air dan cahaya matahari, kehidupan tanaman tidak akan bertahan lama, karena air dan cahaya matahari sangat menunjang kehidupan tanaman, maka dari itu tanaman sangat membutuhkan air dan cahaya untuk proses fotosintesis. Waktu dan kondisi pemberian air dan cahaya matahari juga masuk dalam faktor bagi kehidupan tanaman. Pada greenhouse biasa, petani susah untuk memperhatikan kondisi kondisi dimana tanaman sangat membutuhkan air atau cahaya matahari, seperti pada kondisi hujan dan kekeringan. Atau banyaknya tenaga lebih untuk menyirami tanaman yang sangat banyak pada greenhouse tersebut. Pada tugas akhir ini sistem penyiraman pada greenhouse akan dibuat otomatis dengan menggunakan sistem drip watering yang sangat hemat air untuk menyiram banyak tanaman, begitu pula sistem pencahayaan pada greenhouse juga diatur secara otomatis. Sistem penyiraman dan pencahayaan tanaman diatur otomatis dengan membandingkan tiga faktor yaitu suhu, intensitas cahaya, dan kelembapan tanah. Dan untuk kemudahan pengamatan di greenhouse, semua faktor dan hasil akan ditampilkan di layar LCD yang terintegrasi dengan sistem di dalam greenhouse. Maka dari itu greenhouse pada tugas akhir ini disebut smart greenhouse Hasil dari tugas akhir ini adalah smart greenhouse dapat menjaga tanaman yang ada di dalam smart greenhouse dari hama tanaman yang ada di sekitar greenhouse. Penyiraman di dalam smart greenhouse dapat berfungsi dengan baik begitu pula dengan pencahayaan pada tanaman. Pada smart greenhouse ini terdapat alarm sebagai pengingat apabila air di dalam tempat penyiraman air telah habis.Kata kunci: Tanaman, Greenhouse, sistem kontrol otomatis, Fuzzy logic
Penggunaan Face Recognition & Voice Recognition sebagai Dua Langkah Verifikasi dan Peningkatan Keamaan pada Smart Door Habibullah Zuber Matondang; Dodi Wisaksono Sudiharto; Aji Gautama P Satwiko
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berbanding lurus dengan cepatnya perkembangan zaman, teknologi juga ikut serta mengambil peran dalam perkembangan tersebut terutama pada bidang keamanan. Teknologi biometrik belakangan ini menjadi sangat populer karena mekanisme identifikasi mengandalkan karakteristik fisik dari setiap individu sehingga diharapkan identik dengan sang pemilik identitasnya. Pada beberapa penelitian sebelumnya telah diciptakan pengamanan pintu rumah hanya dengan menerapkan satu langkah verifikasi saja, yaitu menggunakan suara. Namun hasilnya masih terdapat beberapa kesalahan deteksi terhadap pengguna yang berbeda. Tingkat kesalahan deteksi bahkan mencapai 44%. Hal ini tentunya dapat menjadi celah bagi orang asing yang ingin melakukan tindak kejahatan. Berbeda dari penelitian sebelumnya, penelitian ini memanfaatkan dua langkah verifikasi, yaitu menggunakan voice recognition dan face recognition. Verifikasi dilakukan melalui perangkat yang sudah dipasang di depan pintu. Lalu hasil verifikasi tersebut dikirim melalui komunikasi sinyal bluetooth ke modul bluetooth HC-05 yang terhubung dengan Arduino Uno. Lalu Arduino Uno mengirimkan perintah ke aktuator untuk membuka pintu. Presisi sistem dengan hanya menggunakan pengenalan suara, didapat hasil keberhasilan sistem sebesar 75%. Namun dengan ditambahkannya tahap berikutnya, yaitu pengenalan wajah, presisi sistem naik menjadi 100%, sehingga pengguna dengan kondisi “false-negative” pada pengenalan suara berubah menjadi “falsepositive” pada tahap pengenalan wajah. Kata Kunci: Biometrik, two-steps verication, Face Recognition, Voice Recognition, Arduino Abstract Directly proportional to the rapid development of times, technology also participates in taking part in these developments, especially in the security sector. Biometric technology has recently become very popular because the identification mechanism relies on the physical characteristics of each individual so that it is expected to be identical with the owner of his identity. In some previous studies, the security of house doors has been created by only applying one- step verification, which is using voice. But the result is that there are still some detection errors for different users. The detection error rate even reached 44%. This certainly can be a gap for foreigners who want to commit a crime. Different from previous studies, this study utilizes two-steps verification, namely using voice recognition and face recognition. Verification is done through a device that has been installed in front of the door. Then the verification results are sent via bluetooth signal communication to the HC-05 bluetooth module that is connected to Arduino Uno. Then Arduino Uno sends an order to the actuator to open the door. System precision using only voice recognition, obtained system success results of 75%. But with the addition of the next stage, namely face recognition, the precision of the system increased to 100%, so users with the "false-negative" condition on voice recognition changed to "false-positive” on stage of face recognition Keywords: Biometrics, Two-Step Verication, Face Recognition, Voice Recognition, Arduino
Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Lembaga Keuangan Mikro Menggunakan Framework Cobit 5 Domain Evaluate, Direct, Monitor (edm) Dan Align, Plan, And Organize (apo) (studi Kasus: Pt Sarana Jabar Ventura) Fernaldi Jonathan; Yuli Adam Prasetyo; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Sarana Jabar Ventura merupakan suatu perusahaan modal ventura daerah yang yang berfokus kepada pemberian dana usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan bekerja di bawah pengawasan OJK maka perlunya tata kelola teknologi informasi. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa praktik tata kelola teknologi informasi di PT Sarana Jabar Ventura masih dianggap belum sesuai dengan budaya perusahaan saat ini. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya kebijakan dan prosedur terkait tata kelola TI di perusahaan. Maka dari itu diperlukan perancangan tata kelola teknologi informasi di PT Sarana Jabar Ventura. Perancangan tata kelola teknologi informasi di PT Sarana Jabar Ventura di lakukan menggunakan framework COBIT 5 yang mengacu kepada seven enabler yang dimilikinya. Fokus penelitian ini dilakukan pada domain Evaluate, Direct, Monitor (EDM) dan Align, Plan, Organize (APO). Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi seven enabler yang di miliki oleh perusahaan dengan kondisi seven enabler yang ideal pada COBIT 5. Hasil pada penelitian ini berupa rekomendasi perancangan dokumen, sehingga diharapkan perancangan tata kelola teknologi informasi dapat di terapkan pada PT Sarana Jabar Ventura dalam menjalankan praktik tata kelola teknologi informasi. Kata Kunci: COBIT 5, tata kelola teknologi informasi, seven enabler
Perancangan Alat Pendeteksi Gempa Menggunakan Sensor Getar Alif Ghifari; Muhammad Ary Murti; Ramdhan Nugrah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wilayah Indonesia merupakan daerah rawan gempa dengan macam-macam gempa seperti gempa tektonik maupun gempa vulkanik. Gempa tidak dapat di prediksi kejadiannya. Hal tersebut menyebabkan gempa dapat terjadi secara tiba-tiba pada daerah yang terkena dari dampak getaran gempa yang dirasakan. Banyak korban jiwa yang tidak dapat menyelamatkan diri karena terjebak disuatu tempat atau minimnya pemberitahuan akan informasi gempa yang terjadi pada lokasi tersebut. Dimana teknologi pendeteksi gempa masih menggunakan tenaga manusia atau tenaga konvensional sebagai operator. Hal yang penting dalam bencana gempa adalah kecepatan informasi yang diterima oleh masyarakat dari sistem pendeteksi gempa, mengingat bencana gempa terjadi dengan sangat cepat. Pada Tugas Akhir kali ini akan dilakukan perancangan dan implementasi alat pendeteksi gempa bumi berbasis sensor getar. Dimana hasil pembacaan sensor dari alat akan dibandingkan dengan pembacaan dari skala MMI. Dimana getaran yang terjadi di sekitar area tersebut akan diteruskan ke jaringan satelit. Rancangan sistem ini tersusun atas sensor getar , sensor accelerometer dan mikrokontroller Arduino Uno. Sensor getar digunakan untuk mengetahui berapa besar getaran yang terjadi pada area di sekitar yang memiliki keluaran ADC dan diubah kedalam tegangan. Parameter dari pemantauan pergerakan atau getaran dimasukan kedalam data perhitungan. Sistem ini akan menentukan jenis kekuatan gempa sesuai kekuatan yang dibaca oleh sensor 801S. Setelah dilakukan pengujian dan analisis didapatkan nilai akurasi dari sensor 801S diatas 90% dengan nilai error yang kecil. Selisih nilai sensor dengan Multimeter hampir mendekati. Kata Kunci : sensor getar 801s , Skala Richter, Skala MMI, Gempa. Abstract Indonesian region is an earthquake-prone area with types of earthquakes such as tectonic earthquakes and volcanic earthquakes. The earthquake cannot be predicted. This causes an earthquake to occur suddenly in the area affected by the impact of the earthquake. Many victims who cannot save themselves because they are trapped in a place or lack of notification of the earthquake information. Where earthquake detection technology still uses human power as an operator. The most important thing in the earthquake disaster is the speed of information received by the community from the earthquake detection system, considering that the earthquake disaster occurred very quickly. This Final Project will design and implement earthquake detection devices based on vibration and accelerometer sensors. Where the sensor readings from the device will be compared with readings from the scale of the MMI or the Richter Scale. Where the vibrations that occur around the area will be forwarded to the satellite network. The design of this system is composed of vibration sensors, accelerometer sensors and Arduino Uno microcontrollers. Vibration sensor is used to find out how much vibration occurs in the area around which has an ADC output and is converted into voltage. Parameters of monitoring the movement / vibration are included in the calculation data. This system will determine the type of earthquake strength according to the power read by the 801S sensor. After testing and analysis, the accuracy value of the 801S sensor is above 90% with a small error value. The difference in the value of the sensor with the Multimeter is almost close. Keywords: Vibration sensor 801S, Richter scale, MMI scale, Earthquake
Prediksi Volatilitas Saham Perusahaan Pertambangan Batu Bara Dengan Metode Artificial Neural Network - Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity Wayan Satriawan; Rian Umbara; Aniq Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saham adalah salah satu jenis surat berharga yang digunakan sebagai tanda penyerta modal seseorang atau badan usaha dalam suatu perusahaan. Sebelum berinvestasi, penting bagi investor untuk mengetahui seberapa besar risiko dan return dari saham tersebut. Volatilitas adalah sebuah metode statistik untuk mengukur fluktuasi harga saham dalam periode tertentu. Salah satu model time-series terbaik dalam memprediksi volatilitas harga saham adalah Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH). Pengoptimasian metode dilakukan untuk meningkatkan prediksi volatilitas. Metode yang digunakan untuk mengoptimasi model GARCH adalah model Artificial Neural Networks (ANN). Pada Tugas Akhir ini menentukan akurasi model digunakan metode RMSE dan MAE. Berdasarkan hasil analisis model ANN-GARCH lebih baik dibandingkan model GARCH(1,1) dalam akurasi model. Hasil RMSE dan MSE dengan model GARCH adalah RMSE = 2.4867e-06 dan MAE = 7.9885e-08, sedangkan dengan model ANN-GARCH mendapatkan hasil terbaik RMSE = 3.5016e-07 dan MAE = 1.1249e-08. Kata kunci : Saham, Volatilitas, Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity, Artificial Neural Networks, ANN-GARCH
Design Sistem Informasi Akuntansi Untuk Pengelolaan Anggaran Pada Cv. Bintang Jaya Perkasa Muhammad Ardhan Satrya Guna; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Cv. Bintang Jaya Perkasa adalah perusahaaan di bidang persewaan Alat Berat khususnya forklift. Sejauh ini Cv. Bintang Jaya Perkasa masih menggunakan cara yang sederhana dalam menangani pengendalian keuangan perusahaan yaitu dengan cara pencatatan manual. Di dalam pengendalian keuangan tersebut terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh perusahaan seperti tidak sesuainya pecatatan pembelian spare part, bahan bakar solar, hilangnya surat jalan maupun bukti kwitansi pembayaran dan pengeluaran perusahaan lainnya yang tentu sangat berisiko terjadinya kecurangan. Metodologi yang digunakan untuk merancang aplikasi BJP yaitu dengan metodologi siklus hidup pengembangan sistem atau system development life cycle (SDLC). SDLC yang digunakan yaitu metode agille yang terdiri dari tahap perancangan proses, perancangan database, dan design interface. Perangkat lunak/alat bantu yang digunakan yaitu menggunakan MySQL untuk sistem database dan desain interface dengan Bahasa pemrogramman (.PHP), serta merancang proses menggunakan Microsoft Visio 2013. Perancangan aplikasi BJP mencakup data-data inflow dan outflow perusahaan, yaitu data pendapatan, data pengeluaran, data hutang perusahaan, data piutang perusahaan, data gaji pegawai, dan pembuatan laporan diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kinerja Cv. BJP serta dapat membantu pendataan pada keuangan Cv. BJP menjadi lebih tepat dan akurat. Berdasarkan hasil pengujuian tingkat kepuasan user pengguna Cv. BJP, didapatkan hasil sebesar 88,09% yang artinya hasil tersebut masuk kedalam kategori sangat tinggi. Kata Kunci : Cv. Bintang Jaya Perkasa, Aplikasi, Keuangan, Agille. ABSTRACT Cv. Bintang Jaya Perkasa is a company in the field of Heavy Equipment rental, especially forklifts. So far Cv. Bintang Jaya Perkasa still uses a simple method in handling the company's financial control, namely by way of manual recording. In the financial control there are several problems faced by the company such as the incompatibility of records on the purchase of spare parts, diesel fuel, the loss of travel documents and proof of receipts for payments and other company expenses which are of course very risky of fraud. The methodology used to design the BJP application is the system development life cycle (SDLC) methodology. The SDLC used is the Agille method which consists of the process design stage, database design, and interface design. The software / tools used are using MySQL for database systems and interface design with Programming Languages (.PHP), as well as designing the process using Microsoft Visio 2013. BJP application design includes inflow and outflow data of the company, namely income data, expenditure data, corporate debt data, company accounts receivable data, employee salary data, and report preparation is expected to improve the quality and performance of Cv. BJP and can help data collection on Cv. BJP finance becomes more precise and accurate. Based on the results of the level of satisfaction of users of Cv. BJP, obtained a result of 88.09% which means that the results fall into the very high category. Keywords : Cv. Bintang Jaya Perkasa, Applications, Finance, Agille
Simulasi Dan Analisis Penerjemah Bahasa Isyarat Ke Teks Menggunakan Metode Klasifikasi Support Vector Machine Hendra Priyana Mirantika; Ratri Dwi Atmaja; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerjemah bahasa isyarat ke teks yang mengacu ke SIBI(Sistem Isyarat Bahasa Indonesia)  dengan input video. Pada penelitian ini digunakan metode invariant moment untuk ekstraksi ciri dan Support Vector Machine sebagai classifier. Proses yg dilakukan pada penelitian ini berupa tracking objek tangan dari peraga isyarat berdasarkan warna kulit yang disegmentasi menggunakan skin detection dalam ruang warna YCbCr. Setelah itu dilakukan cropping objek tangan kemudian dikonversi ke grayscale dan dicari nilai vektor moment menggunakan invariant moment. Selanjutnya 7 vektor moment yang didapat, dilatih untuk mendapatkan data latih lalu diklasifikasikan dengan Support Vector Machine(SVM). Pengujian dari 17 kata mendapatkan akurasi sebesar 80,63%. Pengujian dilakukan dengan mengubah parameter kernel pada SVM dan hasil terbaik didapatkan dengan menggunakan kernel RBF dan input classifier menggunakan ciri dari 7 vektor moment. Kata kunci : Bahasa isyarat, skin detection, Invariant Moments, Support Vector Machine
Evaluasi Sistem Pendinginan Malam Hari Di Kota Bandung Mochamad Firman Muzaqi Alhaq; Tri Ayodha Ajiwiguna; M.Ramdlan kirom
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Nocturnal cooling merupakan alternatif pemanfaatan energi yang didapat dari radiasi stratosfer malam hari. Sistem nocturnal cooling berkerja secara pasif tanpa ada alat bantu lain dan dapat dilihat terjadi perbedaan antara temperatur dalam sistem dengan lingkungan. Pada penelitian ini akan dirancang sistem yang terisolasi dengan bagian atas menggunakan kaca sebesar 45 x 45 cm yang memiliki ketebalan sebesar 3 mm dan memanfaatkan lempengan stainless steel dan aluminium sebesar 40 x 40 cm yang memiliki ketebalan 2 mm berwarna hitam sebagai objek penerima radiasi. Pada bagian dalam terdapat fluida sebagai media yang akan didinginkan dan sebagai alat ukur menggunakan sensor temperatur DS18B20. Pengujian dilakukan pada malam hari yaitu pukul 20.00 sampai 05.00 WIB. Data hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi fenomena nocturnal cooling. Pada kedua sistem mengalami perbedaan selisih penurunan temperatur, pada stainless steel mengalami penurunan sebesar 3,25 °C dan pada sistem yang menggunakan aluminium mengalami penurunan sebesar 3 °C. Penurunan sistem yang menggunakan stainless steel mengalami penurunan temperatur lebih besar dibandingkan aluminium, karena stainless steel memiliki nilai emisivitas 0,98 lebih besar dari aluminium yang memiliki nilai emisivitas sebesar 0,82. ada pengujian sistem bergantung pada kondisi aktual seperti berawan dan cerah. Pada kondisi berawan selisih temperatur dari kedua sistem dengan lingkungan mengalami perbedaan yang kecil, berbanding terbalik dengan kondisi cerah. Penurunan temperatur terbesar rata-rata terjadi diantara pukul 23.30 sampai 00.30 WIB. . Kata kunci : nocturnal cooling, stratosfer, radiasi, emisivitas Abstract Nocturnal cooling is an alternative energy utilization derived from night stratosphere radiation. The nocturnal cooling system works passively without any other assistive devices and it can be seen that there is a difference between the temperature in the system and the environment. In this study will be designed an isolated system with the top using a glass of 45 x 45 cm which has a thickness of 3 mm and uses a stainless steel plate and aluminum of 40 x 40 cm which has a thickness of 2 mm black as the object of receiving radiation. On the inside there is a fluid as a medium to be cooled and as a measuring instrument using the temperature sensor DS18B20. Tests are carried out at night at 20.00 to 05.00 WIB. The results of the study showed that there was a nocturnal cooling phenomenon. In both systems, there was a difference in the difference in temperature reduction, in stainless steel decreased by 3.25 ° C and in systems using aluminum decreased by 3 ° C. The decrease in the system using stainless steel has a greater temperature decrease than aluminum, because stainless steel has an emissivity value of 0.98 greater than aluminum which has an emissivity value of 0.82. there is a system test depending on actual conditions such as cloudy and bright. In cloudy conditions the temperature difference of the two systems with the environment has a small difference, inversely proportional to the clearly conditions. The largest average temperature drop occurred between the hours of 11:30 to 12:30pm. Keywords: nocturnal cooling, stratosphere, radiation, emissivity
Perancangan Layout Vlsi Untuk Arsitektur Unit Kontrol Pada Prosessor Multimedia Rizky Wiratama; Agung Nugroho Jati; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi VLSI (Very Large Scale Integration) sangat berguna bagi para pengembang chip microprocessor, salah satunya untuk para pengembang microprocessor multimedia, terkhususnya dalam pembuatan special Purposes Processor seperti prosessor pengolahan audio. Pengolahan audio didalam prosessor bermacam – macam, contohnya proses mixing audio. Special Purposes audio processing ini dengan berbekal kemampuan dia dalam me mixing audio bisa menjadi salah satu DSP (Digital Signal Processor). DSP ialah prosessor yang dikembangkan untuk memproses sinyal, seperti sinyal audio. Prosessor ini juga akan dilengkapi sebuah komponen khusus yaitu mixer, guna untuk me mixing 2 sinyal audio yang telah diatur oleh komponen utama, yaitu CU (Control Unit). Unit kontrol disini akan memberikan perintah berupa sinyal kontrol kepada komponen mixer tersebut. Pada Tugas Akhir ini, akan dirancang sebuah layout VLSI (Very Large Scale Integration) untuk komponen unit kontrol yang berguna untuk mengatur datapath dengan mengirimkan sinyal kontrol, terkhususnya komponen mixer, dan komponen mixer agar bisa me mixing 2 audio yang berbeda. Layout yang dirancang dimulai dari layout gerbang – gerbang dasar, sampai menjadi sebuah layout unit kontrol dan layout mixer. Dengan penggunaan teknologi pembuatan layout yaitu teknologi 300nm maka akan dihasilkan ukuran die size dari setiap komponen yang dibuat, dengan satuan ukuran mm2 . Clock frekuensi yang dibutuhkan prosessor multimedia ini yaitu dari interval 44.1 KHz sampai dengan frekuensi maksimum 625MHz. Kata kunci: VLSI, microprocessor, Control Unit, Special Purposes Processor, Mixer, Clock
Optimasi Sistem Kendali Lampu Lalu Lintas Cerdas Menggunakan Logika Fuzzy Akhmad Hafiezh Pramana; Agus Virgono; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Traffic Light merupakan salah satu komponen penting dalam manajemen transportasi. Traffic Light berfungsi mengatur jumlah volume kendaraan di tiap persimpangan jalan sehingga memaksimalkan penggunaan jalan raya yang tujuannya meminimalkan kemacetan. Sistem kendali lalu lintas saat ini masih bersifat fix-time serta tidak bisa beradaptasi dan berinteraksi dengan lingkungannya serta Waktu nyala lampu lalu lintas umumnya dikendalikan berdasarkan jumlah kendaraan yang terdapat di salah satu persimpangan jalan, pengendalian waktu ini ada yang bersifat konvensional, yakni waktu lampu nyala tetap pada kondisi padat maupun senggang Pada tugas akhir digunakan metode logika fuzzy. Adapun dalam pengujiannya dilakukan secara langsung ke tempat penelitian atau persimpangan lampu lalu lintas yang mana akan dilakukan perhitungan jumlah kendaraan yang bisa lewat atau lolos disetiap lampu merahnya.data yang didapatkan dari perhitungan tersebut nantinya akan menjadi input untuk sistem penghitungan lama waktu lampu lalu lintas menggunakan algoritma fuzzy logic , dengan mengklasifikasikan kepadatan di suatu jalur. Kata Kunci : Logika Fuzzy, Lampu Lalu Lintas Cerdas Abstract The Traffic Light system is one of the important components in transportation management. Traffic Light serves to regulate the volume of vehicles at each intersection so as to maximize the use of highways whose goal is to minimize traffic congestion. Current traffic control system is still fixed-time and can not adapt and interact with its environment and time of traffic lights are generally controlled based on the number of vehicles contained in one of the intersection of the road, the control of this time there is a conventional, that is when the lights on remain in solid or free condition In the final project used fuzzy logic method. As for the test is done directly to the place of research or traffic light intersections which will be calculated the number of vehicles that can pass or pass in every red light.data obtained from the calculation will be the input for the system of counting the time of traffic light using algorithm fuzzy logic, by classifying the density in a path. Keywords: Fuzzy Logic, Traffic Light

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue