cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Simulasi Dan Analisis Perbandingan Antara Metode Discrete Cosine Transform (dct) Dan Modified Discrete Cosine Transform (mdct) Pada Pemisahan Reff Lagu Ivan Prayoga Prawiro; Rita Magdalena; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengolahan sinyal suara dirasakan sangat membantu dalam perkembangan industri musik dan dapat mempermudah dalam mengenali ketepatan audio suara maupun musik yang diinginkan. Pada penelitian sebelumnya telah dirancang analisis dan simulasi klasifikasi judul lagu berdasarkan pada senandung manusia. Akan tetapi, pada sistem tersebut masih memiliki keterbatasan untuk melakukan penambahan data lagu pada database dengan cara manual pada komponen verse dan reff. Dengan cara tersebut, jika diinginkan penambahan data lagu dalam jumlah banyak ke dalam database akan memakan waktu yang lama. Pada Tugas Akhir ini akan dirancang simulasi untuk menentukan bagian reff/chorus lagu selanjutnya dengan syarat mengetahui posisi bagian reff/chorus pertama dari lagu tersebut. Dengan memanfaatkan perkembangan dari audio processing maka sistem yang dirancang akan menggunakan bagian reff/chorus pertama lagu sebagai input dan kemudian dilakukan ekstraksi ciri antara metode Discrete Cosine Transform (DCT) dan Modified Discrete Cosine Transform (MDCT) yang digunakan sebagai pembanding dari hasil pengujian. Pada penelitian ini, skenario pengujian yang dilakukan menentukan penentuan frame yang bagus untuk digunakan dan kemudian dihitung berapa lama waktu komputasi dari pencarian reff/chorus lagu selanjutnya secara digital. Secara garis besar, hasil penelitian pada metode DCT untuk frame 200ms mendapatkan akurasi 62,7% dengan waktu komputasi 25,6 detik, frame 500ms dengan 73,3% dan 21,2 detik, frame 800ms dengan 86,7% dan 15,5 detik, frame 1000ms dengan 97,3% dan 10,5 detik, frame 1600ms dengan 46,7% dan 6,4 detik, dan frame 2000ms dengan 37,3% dan 4,7 detik. Dan pada metode MDCTuntuk frame 200ms mendapatkan akurasi 61,3% dengan waktu komputasi 26,2 detik, frame 800ms dengan 76% dan 16,4 detik, frame 1000ms dengan 88% dan 11,1 detik, frame 1600ms dengan 40% dan 7,5 detik, dan frame 2000ms dengan 29,3% pada waktu komputasi 4,7 detik. Kata kunci : Lagu, Reff, Discrete Cosine Transform (DCT), Modified Discrete Cosine Transform (MDCT). Abstract Sound signal processing is felt to be very helpful in the development of the music industry and can be simplified in recognizing and testing the accuracy of audio and music as desired. In previous research has designed the analysis and simulation of the song title classification based on humans humming. However, the system still have the limitations to add the data of the song to the database where’s the data of the song is stored in the database in the form of verse and reff in a manuall way. In this way, it will be take a long time if desired addition data of the song within large ammount into the database. In this final project will be designed a simulation to determined the reff/chorus part of the next song with hearing requirement and known the first part of the reff/chorus of the song. By using development of the audio processing, the system that already design with using the first part of the reff/chorus of the song as an input and then extraction of features between the Discrete Cosine Transform (DCT) and Modified Discrete Cosine Transform (MDCT) method that used as a comparison from the result of the test. In this research, the scenario test that have been used to determine the good frame to use and then calculated how long the computation time from the research of reff/chorus from the song in a digital way. The outline result from the DCT methode research for frame 200ms get 62,7% accuracy with computation time 25,6 second, frame 500ms get 73,3% accuracy with computation time 21,2 second, frame 800ms get 86,7% accuracy with computation time 15,5 second, frame 1000ms get 97,3% accuracy with computation time 10,5 second, frame 1600ms get 46,7% accuracy with computation time 6,4 second, and frame 2000ms get 37,3% accuracy with computation time 4,7 second. For MDCT methode the result for frame 200ms get 61,3% accuracy with computation time 26,2 second, frame 800ms get 61,3% accuracy with computation time 16,4 second, frame 1000ms get 88% accuracy with computation 11,1 second, frame 1600ms get 40% accuracy with computation time 7,5 second, and frame 2000ms get 23,9% accuracy with computation time 4,7 second. Kata kunci : Song, Reff, Discrete Cosine Transform (DCT), and Modified Discrete Cosine Transform (MDCT).
Perancangan Enterprise Architecture Pada Fungsi Operasional Dan Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Jawa Barat Menggunakan Framework Togaf Adm Nur Rozak; Yuli Prasetyo; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perum BULOG merupakan perusahaan umum milik negara yang bergerak dibidang logistik pangan. Fungsi pokok perusahaan yaitu melaksanakan tugas pemerintah di bidang manajemen logistik melalui pengelolaan distribusi, persediaan, pengadaan, dan pengendalian harga beras. Dalam upaya memenuhi tugas operasional dan pelayanan, Bulog didukung oleh teknologi informasi untuk mengoptimalkan proses bisnis perusahaan. Salah satu fungsi yang terdapat dalam Bulog yang sekaligus menjadi fokus penelitian ini adalah fungsi operasional dan pelayanan publik. Untuk memaksimalkan peran teknologi pada fungsi operasional dan pelayanan publik tersebut dibutuhkan perancangan enterprise architecture yang dapat menunjang kegiatan proses bisnis. Dalam melakukan perancangan enterprise architecture pada Perum Bulog divisi regional Jawa Barat fungsi operasional dan pelayanan publik digunakan TOGAF ADM sebagai framework. Tahapan yang dilakukan untuk merancangan dimulai dari Preliminary phase sampai dengan migration planning. Setelah melakukan perancangan tersebut maka dihasilkan sebuah blueprint dan IT Roadmap untuk fungsi operasional dan pelayanan publik. Hasil dari perancangan ini diharapkan menjadi acuan dalam mengembangan teknologi informasi pada fungsi bisnis tersebut.. Kata kunci: TOGAF ADM, Enterprise Architecture Operasional dan Pelayanan Publik
Analysis Sinyal Alpha Dan Beta Eeg Brainwave Terhadap Perbandingan Konsentrasi Seseorang Pada Kondisi Mendengarkan Musik Dan Merokok Yoza Radyaputra; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Konsentrasi merupakan kemampuan memusatkan perhatian setiap individu orang pada suatu objek kegiatan tertentu. Setiap individu manusia memiliki tahap tingkatan konsentrasi yang berbeda–beda sesuai dengan beberapa faktornya, oleh sebab itu dibutuhkan pemicu rangsangan dari luar untuk meningkatkan serta memaksimalkan tingkat konsentrasi otak di kondisi seperti mendengarkan musik klasik dan merokok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Principal Component Analysis (PCA) sebagai metode Ekstraksi ciri dengan mengekstraksi sinyal terhadap gelombang alpha dan beta untuk mendapatlan suatu ciri yang dibutuhkan pada tahap selanjutnya dalam menjalankan proses klasifikasi menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) Pada penelitian ini digunakan jumlah sebanyak 18 data dengan pembagian 9 sebagai data latih dan 9 sebagai data uji untuk 2 stimulus berbeda. Hasil dari tingkat akurasi menunjukan bahwa berdasarkan pengujian pada pemberian stimulus mendengarkan musik terdapat pada kanal TP9 yang merupakan kanal terbaik mencapai angka sebesar 77.78% untuk sinyal alfa dan 88.89% untuk sinyal beta, sedangkan pengujian pada pemberian stimulus merokok terdapat pada kanal AF7 yang merupakan kanal terbaik mencapai angka sebesar 88.89% untuk sinyal alfa dan 77.78% untuk sinyal beta Kata Kunci: Elektroensephalogram, Principal Component Analysis , K-Nearest Neighbor, Gelombang Alpha, Gelombang Beta. Abstract Concentration is the ability to focus on a specific object. Every people have a different concentration level based on some factors. Therefore, a stimulus is needed to maximize the concentration in a form of condition. Such as listening to classic music and smoking cigarettes. The method that is used in this research is Principal Component Analysis (PCA) as the feature extraction by extracting the signal to alpha and beta waves to obtain a feature which is needed on the next step. Which is classification step using K-Nearest Neighbor (K-NN). This research’s used amount of 18 data with 9 training data and 9 testing data for both 2 different stimulus . The accuracy result is shown based on testing with TP9 channel while listening music is 77.78% for alpha signal and 88.89% for beta signal, then based on testing with AF7 channel while inhaling cigarettes is 88.89% for alpha signal and 77.78 for beta signal. Keywords: EEG, alpha, beta, Principal Component Analysis, KNN
Rancang Bangun Magnet Levitation Ball Menggunkan Pid Kontroler Dan Analisis Robust Kontrol Berbasis Arduino Uno Rezza Aji Saputra; Porman Pangaribuan; Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi industri transportasi dewasa ini menuju penerapan teknologi magnetic levitation sistem, yaitu pengontrolan suatu objek logam (ferromagnetic) yang dilayangkan oleh gaya magnet. Magnetic levitation ball adalah sebuah alat penerapan dari suspensi magnetik yang membahas tentang pengontrolan posisi pada tiga buah bola baja yang memiliki berat berbeda kemudian dilayangkan oleh gaya magnet dari sebuah koil. Perubahan variasi massa bola baja menyebabkan sistem magnetic levitation ball terjadi kesalahan perhitungan dan gaya magnet. Bola baja yang digunakan bermassa 15gr, 22gr dan 30 gr. Kesalahan akibat variasi massa bola baja tersebut bisa dikurangi dengan metode pengontrolan PID dengan nilai Kp, Ki dan Kd secara berturut-turut sebesar 9000,0.0001 dan 1000. Dengan Mengimplementasikan nilai Kp, Ki dan Kd pada sistem didapatkan tegangan yang dibutuhkan untuk melayangkan benda bermassa 15 gr sebesar 3.38 volt, benda bermassa 22 gr sebesar 3,83 volt dan benda bermassa 30 gr sebesar 4.31. Untuk memperkokoh sistem magnetic levitation ball digunakan analisis robust control sehingga didapatkan performansi sistem yang baik kurang dari 0 dB, pada benda bermassa 15 gr nilai performansi sistem sebesar -3.7dB, benda bermassa 22 gr nilai performansi sistem sebesar -10.2 dB dan benda bermassa 30 gr nilai performansi sistem sebesar -3.7dB. Prinsip kerja magnetic levitation ball menggunakan Arduino versi Uno sebagai mikrokontroller dan pembacaan posisi menggunakan hall effect sensor. Kata kunci: Magnetic Levitation Ball, Arduino, Bola Baja, Sensor Infra Merah, PID Kontroller, dan Robust Kontrol.
KlasifikasiEmosi Pada Twitter Menggunakan Bayesian Network Muhammad Surya Asriadie; Mohamad Syahrul Mubarok; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ringkasan. Bahasa digunakan tidak hanya untuk mengutarakan fakta, akan tetapi juga emosi. Emosi tersebut juga dapat terlihat mulai dari perilaku hingga tulisan yang ditulis olehnya. Analisis emosi di dalam teks sendiri dapat dilakukan pada berbagai media, salah satunya adalah Twitter. Pendeteksian emosi bisa memiliki berbagai macam pengaplikasian salah satunya adalah sebagai bahan pertimbangan keputusan politik dalam suatu pemerintahan. Pada tugas akhir ini, penulis meneliti klasifikasi emosi pada twitter menggunakan Bayesian Network. Metode tersebut digunakan karena kemampuannya dalam memodelkan ketidakpastian dan relasi antar fitur. Hasil penelitian menunjukan bahwa, metode yang digunakan untuk melatih jaringan Bayesian Network belum cukup efektif untuk menghasilkan model terbaik, dengan nilai F1-Score tertinggi adalah 53.71%. Model alternatif berbasis Bayesian Network juga dipelajari. Hasil percobaan menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan Multinomial Naive Bayes dengan kompleksitas inferensi yang tidak jauh berbeda. Nilai F1-Score untuk model Multinomial Naive Bayes adalah 51.49%, sedangkan model alternatif berbasis Bayesian Network adalah 52.14%.
Model User Interface Aplikasi Pembelajaran Doa-doa Harian Sesuai User Experience Anak Usia Dini Menggunakan Metode User Centered Design Luthfi Shidqi; Veronikha Effendy; Anisa Herdiani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran interaktif merupakan salah satu inovasi teknologi pada bidang pendidikan [1]. Pada era modern saat ini media pembelajaran interaktif terus berkembang dan melahirkan model pembelajaran modern, salah satunya adalah media pembelajaran interaktif pada aplikasi smartphone android. Pada play store android terdapat banyak aplikasi yang mengangkat konsep pengenalan berhitung untuk anak usia dini. Penulis pun melakukan survei usability test dan wawancara untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan dan perkembangan anak usia dini tentang teknologi dan perkembangan belajar berhitung. Berdasarkan survei usability test yang penulis lakukan, masih ditemukan beberapa kekurangan pada aspek usability. Beberapa aspek usability yang belum terpenuhi yaitu penanganan kesalahan, memorabilitas, serta efisiensi yang rendah. Ketiga aspek tersebut merupakan bagian terpenting untuk membuat experience yang baik kepada user. Untuk meningkatkan aspek usability maka dibuatlah model UX untuk pengenalan aplikasi belajar berhitung, penulis melakukan analisis task menggunakan hierarcichal task analysis terhadap aplikasi yang sudah ada, melakukan identifikasi terhadap karakteristik anak usia dini menggunakan persona, pembuatan model konseptual dan skenario model user experience yang sesuai dengan kurikulum pendidikan anak usia dini, serta mengidentifikasi aspek usability yang dihasilkan menggunakan faktor QUIM. Model UX yang dihasilkan penulis implementasikan dalam bentuk prototipe aplikasi berbentuk flash pada smartphone android. Prototipe tersebut dibuat sebagai bentuk rekomendasi antarmuka berdasarkan model UX yang telah dibuat. Kata kunci : media pembelajaran interaktif, persona, user experience, hierarcichal task analysis, QUIM
Antena Phased Array 4×4 Untuk Radar 3d S-band
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar (Radio Detection and Ranging) merupakan perangkat yang memancarkan gelombang elektromagnetik ke suatu target dan menerima gelombang pantulan dari target yang diinginkan tersebut selama masih berada di dalam jangkauannya. Pada radar tiga dimensi, hasil yang ditampilkan tidak hanya berupa informasi jarak dan arah seperti radar 2 dimensi, tetapi juga ketinggian dan dimensi objek yang ditangkap oleh radar. Salah satu jenis antena pada radar adalah phased array, yang berfungsi untuk melakukan scanning target secara elektrik. Antena phased array merupakan sebuah antenna yang terdiri dari elemen yang identik dengan susunan yang teratur dan diberikan arus catuan dengan pola bobot tertentu. Antena bekerja pada frekuensi S-Band (2,9 – 3,1 GHz) dan pada Tugas Akhir ini akan dirancang antena phased array mikrostrip 4×4 dengan software CST Studio Suite dan direalisasikan dengan bahan substrat FR-4 dan tembaga sebagai bahan untuk bagian groundplane dan patch antena. antena dirancang dengan metode coaxial feeding pada setiap patch dan menggunakan kabel catuan untuk mengatur beda fasa pada antena. Kata Kunci : Radar, Antena phased array, S-Band.
Klasifikasi Retinopati Diabetik Non-proliferatif Dan Proliferatif Berdasarkan Citra Fundus Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Rani Harnila; Ratri Dwi Atmaja; Inung Wijayanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Retinopati diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular retina mata yang ditemukan pada penderita diabetes melitus. Jika terus berlanjut, retinopati diabetik akan menjadi penyebab kebutaan. Retinopati diabetik memiliki tiga tipe sesuai dengan tingkat keparahan penderitanya, yaitu normal, non-proliferatif (NPDR), dan proliferatif (PDR). Seiring berkembangnya bidang teknologi, memungkinkan pengembangan suatu sistem berbasis pengolahan citra digital yang dapat mengklasifikasi tingkat keparahan retinopati diabetik. Tugas akhir ini, memanfaatkan pengolahan citra digital untuk klasifikasi tingkat keparahan retinopati diabetik berdasarkan citra fundus. Klasifikasi tersebut dibagi menjadi lima kelas, yaitu normal, non-proliferatif (meliputi mild, moderate, dan severe), serta proliferatif. Metode ekstraksi ciri yang digunakan adalah Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backpropagation sebagai algoritma klasifikasi. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan akurasi terbaik sebesar 86.67% dengan jumlah data latih sebanyak 60 data. Parameter terbaik menggunakan citra seragam yang tidak dipotong, citra kanal merah, memiliki offset 0°, dengan proses klasifikasi menggunakan fungsi aktivasi tansig, jumlah neuron pada hidden layer sebanyak 200 buah, learning rate 0.01, epoch sebanyak 1000 kali, dan algoritma pelatihan menggunakan trainlm. Kata Kunci: Retinopati diabetik, NPDR, PDR, JST Backpropagation Abstract Diabetic retinopathy is a microvascular complication of the eye's retina found in people with diabetes mellitus. If it persists, diabetic retinopathy will be the cause of blindness. Diabetic retinopathy has three types according to the sufferer's severity, such as normal, non-proliferative (NPDR), and proliferative (PDR). It is inevitable that as technology develops, it may allow the development of a digital image processing system that can classify this diabetic retinopathy's severity. This final project, utilizing digital image processing to classify the diabetic retinopathy's severity based on fundus image. This classification is divided into five classes, such as normal, non-proliferative (including mild, moderate, and severe), and proliferative. The method of feature extraction used is Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and Artificial Neural Network (ANN) Backpropagation as a classification algorithm. Based on the tests that have been done, reached the best accuracy amount 86.67% with the number of train data as much as 60 data. The best parameter using the same uncut images, red canal images, 0° offset, that classify by tansig activation function, 200 neurons for hidden layer, learning rate 0.01, 1000 times epoch, and training algorithm using trainlm. Keywords: Diabetic Retinopathy, NPRD, PRD, ANN Backpropagation
Audit Keamanan Sistem Informasi Akademik Sekolah Tinggi Farmasi Bandung Berbasis Risiko Dengan Menggunakan Standar Iso 27001 Muhammad Ikhsan; eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tugas akhir ini akan dilakukan audit berbasis risiko dengan menggunakan standar ISO 27001di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB). ISO 27001 adalah standar yang biasa digunakan untuk mengaudit keamanan sistem informasi sebuah perusahaan dan digunakan untuk menghasilkan dokumen (temuan dan rekomendasi) yang merupakan hasil dari audit keamanan sistem informasi perusahaan tersebut. Selain itu hasil audit juga akanmenggambarkan tingkat kematangan (Maturity Level) , tingkat kelengkapan penerapan SNI ISO/IEC 27001:2009 dan peta area tata kelola keamanan sistem informasi di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB) dengan menggunakan Capability Maturity Model for Integration (CMMI).Berdasarkan hasil analisis risikodalam penelitian ini, ditentukan 16 kontrol objektif dan 57 kontrol keamanan yang tersebar dalam 4 klausal ISO 27001.Dari hasil audit dapat disimpulkan bahwa nilai tingkat kematangan tata kelola keamanan sistem informasi STFB adalah 2,5 yang berarti tingkat keamanan masih berada pada level 2 planned and tracked (sudah direncanakan dan dilacak secara aktif) namun telah mendekati level 3 well defined (telah didefinisikan dengan baik) Kata kunci :SMKI, Teknologi informasi, ISO 27001, Risiko, CMMI, Maturity Level
Upgrading Vertical Clarifier Tank Dengan Penambahan Buffle Plate Untuk Pengoptimalisasi Kinerja Vertical Clarifier Tank Pada Sistem Pengolahan Minyak Kelapa Sawit Dinda Rizqi Ridha Debiyani; Reza Fauzi Iskandar; Ahmad Ramdono
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan untuk tetap menjaga kualitas tanaman kelapa sawit tanpa mengurangi kuantitas akan menjadi suatu tujuan penting untuk perkembangan industri kelapa sawit. Pengolahan kelapa sawit merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit. Minyak kelapa sawit dihasilkan melalui beberapa tahapan-tahapan diantaranya adalah penerimaan bahan baku, perebusan, pembantingan, pengepressan, pengolahan minyak mentah, pengolahan nut dan kernel. Salah satu metode pengendapan merupakan proses pemisahan minyak yang terjadi karena adanya proses pengendapan yang disebabkan berat jenis dari minyak, emulsi, dan sludge. Dikarenakan dalam proses pengolahan untuk menghasilkan minyak kelapa sawit membutuhkan waktu yang lama. Pada tugas akhir ini dilakukan upgrading vertical clarifier tank dengan penambahan buffle plat untuk mengoptimalkan kinerja vertical clarifier tank pada sistem pengolahan minyak kelapa sawit. Hal tersebut dapat mengurangi volume minyak yang terikut di sludge underflow sehingga mampu mengurangi beban kerja dari sludge certrifuge. Hasil pengujian menunjukan bahwa pembaharuan pada vertical clarifier tank menggunakan buffle plat yang lebarnya 200mm dengan panjang buffle plat 445mm dan tebal plat 5mm yang menghasilkan jumlah prosentasi kehilangan minyak yang lebih kecil sebesar 7,578%. Kata kunci : vertical clarifier tank,buffle plat,underflow,centrifuge. Abstract The need to maintain the quality of oil palm crops without reducing the quantity will be an important objective for the development of the palm oil industry. Palm oil processing is one of the factors that determine the success of oil palm plantation business. Palm oil is produced through several stages such as the acceptance of raw materials, boiling, spinning, pressing, crude oil processing, nut processing and kernels. One of the precipitation methods is the oil separation process that occurs due to the precipitation process caused by the specific gravity of oil, emulsion, and sludge. Because in processing to produce oil palm takes a long time. In this final project is done vertical clarifier tank upgrading with the addition of buffle plate to optimize the performance of vertical clarifier tank on palm oil processing system. This can reduce the volume of oil in the sludge underflow in order to reduce the workload of sludge certrifuge. The test results show that the renewal in the vertical clarifier tank uses buffle plate that is 200mm wide with 445mm plate buffer length and 5mm plate thickness which results in a smaller percentage of oil loss of 7.578%. Keynote : vertical clarifier tank,buffle plat,underflow,centrifuge.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue