cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Steganalisis Audio Digital Dengan Discrete Wavelet Transform Menggunakan Support Vector Machine Classifier Nanang Adi Setyawan; Bambang Hidayat; Sofia Sa’idah
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen audio sebagai cover dalam menyembunyikan dokumen lain dengan cara disisipkan menggunakan teknik steganografi merupakan hal yang sudah cukup banyak ditemukan untuk melindungi kerahasiaan pesan seseorang. Dalam pembacaannya dan pendeteksiannya diperlukan suatu teknik untuk mengidentifikasi apakah ada suatu pesan dalam suatu dokumen audio, hal ini disebut dengan steganalysis. Steganalysis mencakup pencarian keberadaan suatu pesan dalam medium tertentu sampai dengan mengetahui isi pesan yang disisipkan dalam suatu medium lain. Dalam penelitian ini dibuat suatu perangkat lunak yang mampu mendeteksi keberadaan suatu pesan tersembunyi berupa teks dalam sebuah file dengan format WAVE . Metode yang digunakan untuk mendeteksi yaitu dengan discrete wavelet transform dengan dikalsifikasikan dengan support vector machine classifier. Hasil dari steganalisis ini berupa akurasi sistem sebesar 90 % .Penelitian ini diharapkan dapat digunakan lagi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dan mempunyai kebutuhan mengenai informasi dan pesan rahasia seperti kepolisian. Kata Kunci : Steganalysis, Steganografi ,Discrete Wavelet Transform, Support Vector Machine, WAVE.
Pengaruh Non-linier Terhadap Performansi Sistem Pada Next Generation Optical Network Muhamad Arief Permana; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak NG-PON2 pertama kali diperkenalkan oleh ITU-T pada tahun 2013 untuk standar G.989.1 dan dilanjutkan G.989.2. NG-PON2 memiliki bitrate sebesar 40 Gbit/s dan menjadi sistem yang menerapkan teknologi TWDM (Time and Wavelength Division Multiplexing). Namun dari banyaknya kelebihan NG-PON2 ternyata masih memiliki rugi-rugi yang menjadi pengaruh performasi jaringan dikatakan baik. Salah satu rugi-rugi NG-PON2 antara lain efek non-linier optik (Kerr Effect). Jika diamati lebih dalam Kerr Effect dapat menimbulkan beberapa efek seperti, Self Phase Modulation (SPM), Cross Phase Modulation (XPM), dan Four Wave Mixing (FWM). Penelitian ini memiliki dua skenario untuk membuktikan pengaruh efek non-linier terhadap performansi NG-PON2. Pada skenario pertama menentukan sistem NG-PON2 yang akan diuji performansinya terhadap efek non-linier. Skenario kedua melakukan simulasi SPM dan XPM pada parameter bidirectional optical fiber dan simulasi 𝑛2 (indeks bias non-linier) dengan mengubah nilai ordonya berdasarkan rumus indeks bias refraktif. Penelitian ini menghasilkan parameter XPM dan SPM tidak signifikan mempengaruhi performansi NG-PON2. Penelitian ini juga mendapatkan penurunan performansi NG-PON2 secara signifikan terjadi pada nilai indeks bias non-linier dengan orde 10-18 , sehingga dengan nilai orde yang besar dapat mengakibatkan kerusakan pada setiap kanal. Selain itu, NG-PON2 memiliki performansi terbaik pada spasi kanal 100 GHz dengan jumlah kanal 4 dan 8 lambda yang sudah dipengaruhi oleh efek non-linier. Kata kunci: NG-PON stage 2, serat optik, Passive Optical Network. Abstract NG-PON2 was first introduced by ITU-T in 2013 for the G.989.1 standard and continued G.989.2. NG-PON2 has a 40 Gbit / s of bitrate and becomes a system that implements TWDM (Time and Wavelength Division Multiplexing) technology. But from many advantages of NG-PON2 it still has losses that the influence of network performance is said to be good. One of the NG-PON2 losses is optical non-linear effect (Kerr Effect). More deeply observed Kerr Effect can cause some effects such as, Self Phase Modulation (SPM), Cross Phase Modulation (XPM), and Four Wave Mixing (FWM). This research has two scenarios to prove the effect of nonlinear on NG-PON2 performance. In the first scenario determine the NG-PON2 system to be tested for its performance against non-linear effects. The second scenario performs SPM and XPM simulations on bidirectional optical fiber parameters and simulation n2 (non-linear refractive index) by changing the value of its order based on the refractive index refractive index. This research resulted the parameters of XPM and SPM did not significantly affect the performance of NG-PON2. This study also found that NG-PON2 performance decrease significantly occurred in non-linear refractive index values of 10-18 by order, so with a large order values can cause damage to each channels. In addition, NG-PON2 has the best performance on 100 GHz channel spacing with 4 and 8 lambda channel numbers that have been affected by non-linear effects. Keywords: NG-PON stage 2, fiber optic, Passive Optical Network
Implementasi Dan Analisis Filter Untuk Meminimalisasi Nilai Harmonisa Pada Converter Dc To Dc Tipe Buck Herman Sirait; Ekki Kurniawan; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mereduksi harmonisa yang ditimbulkan oleh DC Chopper dengan mengimplementasikan filter pasif. Diantaranya adalah filter pasif harmonisa ke-3 dan filter low pass. Dan pada penelitian ini, DC Chopper akan diberi beban motor DC tipe shunt. Sebelum implementasi filter, dilakukan identifikasi harmonisa. Didapat besar harmonisa ke-3=28,3mA dan Total Harmonic Distorsion Current (THDi) =70,4%. Setelah DC Chopper diimplementasikan filter harmonisa ke-3, harmonisa terbukti berkurang menjadi 14,5mA dan THDi berkurang menjadi 59%. Dan setelah diimplementasikan filter low pass, harmonisa terbukti berkurang. Yaitu harmonisa ke 3, 5, 7, 9, 11, 13 menjadi 18,3mA, 2,5mA, 2,4mA, 1,2mA, 0,4mA, 0mA. Implementasi filter harmonisa ke-3 dan filter low pass sudah menunjukkan penurunan besar harmonisa, merubah gelombang sinus terdistorsi menjadi lebih sinus, dan juga memperbaiki faktor daya. Reduksi harmonisa pada DC Chopper dengan menggunakan filter yang dirancang sudah mendekati standar IEC-61000-3-2 class D.Kata Kunci : DC Chopper, Harmonisa, IEC 61000-3-2 Class D, Filter Pasif, Low pass filter.
Analisis Topologi Jaringan Saham-saham Lq45 Dengan Menggunakan Minimum Spanning Tree (mst) Tegar Tionanda Putra; Rian Febrian Umbara; Indwiarti Indwiarti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam tugas akhir ini akan dibahas tentang analisis topologi jaringan saham LQ45 dengan menggunakan minimum spanning tree (MST). LQ45 merupakan salah satu indeks di Bursa Efek Indonesia. MST digunakan untuk dapat menentukan topologi jaringan dari saham-saham LQ45. Pentingnya sebuah topologi jaringan untuk dapat menentukan korelasi antara saham-saham yang ada pada LQ45. Untuk dapat membangun MST diperlukan algoritma pendukung, dalam tugas akhir ini menggunakan algoritma kruskal. Untuk meringkas informasi yang terkandung di dalam MST, menggunakan ukuran sentralitas masing-masing saham seperti sentralitas derajat, sentralitas keantaraan, sentralitas kedekatan dan sentralitas eigenvector. Hasilnya di dapat untuk sentralitas derajat 0,113636 yaitu saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), untuk sentralitas keantaraan 0,157505 yaitu saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), untuk sentralitas kedekatan 0,295302 yaitu saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan untuk sentralitas eigenvector 0,472326 yaitu saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Kata kunci : MST, Algoritma Kruskal, Ukuran Sentralitas, Indeks LQ45 Abstract In this final project will be discussed about LQ45 stock network topology analysis using minimum spanning tree (MST). LQ45 is one of the indexes in Indonesia Stock Exchange. MST is used to determine network topology from LQ45 stocks. The importnace of a network topology to be able to determine the correlation between stocks in LQ45. To be able to build this MST required support algorithm, in this final project using kruskal algorithm. To summarize the information contained in the MST, use the centrality measure of each stock such as degrees centrality, betweenness centrality, closeness centrality and eigenvector centrality. The result for degrees centrality of 0,113636, which is the stock of PT Jasa Marga Tbk (JSMR), for betweenness centrality of 0,157505 which is the stock of PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), for closeness centrality of 0,295302 which is the stock of PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), and for eigenvector centrality of 0,472326 which is the stock of PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Keywords: MST, Kruskal Algorithm, Centrality Measure, LQ45 Index
Design Of Automation System For Water Treatment At Telkom University Area Iii Wahyu Sri Handayani; Agus Kusnayat; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Water is a basic need of people for their life. However, the need of water is increasing along with the growing demand from manufacturing, thermal electricity generator, and domestic use. Artesian water as commonly used water usually has poor water quality. Artesian water in Telkom University has a high compound of iron (Fe). The high level of iron (Fe) compound indicate weak water quality and could cause dark spotting on the white stuff, iron smell, and colloid which cause a health damage. Furthermore, it requires much time to discover a problem in water treatment and distribution because the controlling and monitoring process which is done by an operator is done manually. To maintain water quality appropriate to standard and to discover a problem regarding distribution process efficiently, it needs a system to do centralized monitoring and controlling process using SCADA which contains the design of PLC program and HMI. This research results a proposed automated system which is simulated in a water treatment and distribution model. The proposed water treatment process consists of coagulation, flocculation, sedimentation, aeration, filtration, and disinfection. The overall system of water treatment and distribution process is connected to PLC Siemens and HMI. Keywords: Automated water treatment, SCADA, PLC, HMI, centralized controlling, centralized monitoring
Perancangan Aplikasi Android Untuk Sistem Monitoring Dan Prediksi Berbasis Snmp (simple Network Management Protocol) Menggunakan Metode Logistic Regression Muhammad Insan Aulia; Purba Daru Kusuma; Rumani M
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Monitoring jaringan adalah proses melihat dan memantau jaringan yang sedang terhubung antara satu sama lain. Pada sebuah jaringan komputer, server dan client-client memegang peranan yang sangat penting sehingga kondisinya harus selalu dipantau dengan performa, analisis dan kontrol beberapa komponen secara manual, terutama jika jaringan tersebut akan semakin berkembang. Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah protocol aplikasi pada jaringan TCP/IP yang digunakan untuk pengelolaan dan pemantauan sistem jaringan komputer, hampir semua peralatan jaringan telah mendukung penggunaan SNMP untuk pemantauannya. Dengan menggunakan aplikasi berbasis web ini dapat memudahkan bagi seorang admin jaringan untuk melakukan monitoring terhadap agent yang tersebar diseluruh jaringan sehingga dapat menjaga ketersediaan atau availability dari jaringan tersebut. Pada penelitian ini dirancang sebuah aplikasi monitoring jaringan berbasis android menggunakan metode logistic regression yang bertujuan untuk memonitoring dan memprediksi kondisi trafik jaringan. Aplikasi ini memanfaatkan parameter qos untuk mendapatkan kondisi teraktual dari client-client yang dipantau. hasilnya data qos (quality of service) yang diterima server akan diolah administrator dan kemudian ditampilkan di aplikasi mobile. Kata Kunci: SNMP, monitoring jaringan, android, logistic regression, qos. Abstract Network monitoring is the process of seeing and monitoring networks that are connected to each other. In a computer network, servers and clients will produce performance that is very easily monitored by performance, analysis and control manually, especially if the network will grow further. Simple Network Management Protocol (SNMP) is an application protocol on TCP / IP networks used for network and computer networks, almost all networks have supported the use of SNMP for monitoring. By using this web-based application, it can be used for network administrators to monitor agents that are connected to a network that can maintain availability of the network. In this study designed an android-based network monitoring application using logistic regression method which aims to monitor and predict the condition of network traffic. This application uses qos parameters to get actual conditions from monitored clients. Displaying qos data (service quality) received by the server will be processed by the administrator and then issued a mobile application. Keywords: SNMP, network monitoring, android, logistic regression, qos.
Analisis Penetrasi Test Pada Transaksi Pembayaran Near Field Communication Mobile Agus Handoko; Surya Michrandi Nasution; Marisa Paryasto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya, smartphone dapat melakukan transaksi secara langsung. Fungsi kartu kredit, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan yang lainnya dapat digantikan dengan menggunakan smartphone yang memiliki modul Near Field Communication (NFC). Terdapat kelemahan dalam transaksi saat menggunakan smartphone, hal tersebut dapat menimbulkan masalah keamanan. Pada penelitian ini dilakukan penetrasi pada user yang melakukan transaksi melalui NFC reader. Dalam transaksi tersebut dilakukan serangan terhadap pengguna NFC dan diuji berhasil atau tidaknya serangan tersebut. Serangan terdiri atas Man-In-The-Middle-Attack, brute force, replay attack, dan MAC cloning.Transaksi menggunakan smartphone harus berhati-hati terhadap arus data yang terjadi.Informasi dapat dengan mudah diperoleh tentang pengguna dan digunakan untuk kepentingan pelaku. Kata Kunci: brute force, man-in-the-middle-attack, near field communication (NFC), penetrasi
Analisis Perancangan Franchise Kadatuan Koffie Dengan Menggunakan Metode Benchmarking Yudho Bonar Gunarto; Endang Chumaidiyah; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kadatuan Koffie merupakan salah satu perusahaan penghasil kopi di pulau jawa. Kadatuan Koffie memproduksi biji kopi yang sudah di roasting dan digiling kemudian di-package dalam bentuk kantung kertas yang simpel namun terkesan mewah. Pada penelitian ini, peneliti mencoba memberikan saran untuk meningkatkan profit perusahaan dengan cara membuat rancangan franchise. Rancangan ini dapat menjadi keputusan bagi perusahaan dalam meningkatkan profit-nya. Dalam penelitian ini rancangan franchise tersebut dibuat dengan menggunakan metode benchmarking sebagai dasar pembuatan franchise untuk Kadatuan Koffie Setelah perrancangan awal franchise dilakukan, kemudian akan dilakukan analisis kelayakan dari rancangan franchise tersebut. Mulai dari aspek pasar dan teknis serta operasional. Peneliti melakukan uji kelayakan sebanyak 2 kali, yaitu kelayakan Kafe Kadatuan Koffie dan kelayakan divisi franhchise. Kemudian, barulah diteliti kembali kelayakan untuk kafe pihak franchisee. Pada penelitian ini tidak terdapat riset pasar seperti pembuatan kuesioner. Data pasar diambil dari data penjualan perusahaan Kadatuan Koffie. Untuk divisi franchise, data pasar diestimasikan dengan proyeksi penjualan kafe dan target franchise untuk kota Bandung. Kata Kunci : Franchise, Kafe, Analisis Kelayakan Abstract Kadatuan Koffie is the one of company which produces coffee bean in Java island, Indonesia. Kadatuan Koffie had build a mini cafe in Jalan Karawitan, Bandung. The researcher want to give a improvement to Kadatuan Koffie such as a franchise system. Researcher use franchise to make Kadatuan Koffie’s profit increase. This franchise design will be a decission making for Kadatuan Koffie. In this final assesment franchise system will be built by benchmarking method and feasibility tools such as market aspect, technical and operational aspect and also financial aspect to find the result of feasibility. Researcher use feasibility tools twice. The first one is for Kadatuan Koffie Cafe and the second is for the franchise system or division. In sesitivity analyze, Franchisee’s Cafe will be calculated to see the feasibilty aspects of it. In this final assesment, market aspect is contain of sales data. So, there is no potensial market, market share and etc. For franchise design, researcher using a sales forcasting data in Bandung City. Keyword : Franchise, Cafe, Feasibility Analysist
Analisis Rekonfigurasi Jaringan Hybrid Optik-tembaga Menjadi Jaringan Optik Paliwan Paliwan; Akhmad Hambali; Hafiddudin Hafiddudin
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan optik merupakan jalur transmisi data yang dapat diandalkan dalam memenuhi kebutuhan bandwidth yang semakin besar. Hal itu menjadikan sistem komunikasi optik sebagai solusi dalam memenuhi besar dan padatnya kebutuhan traffic data saat ini. Pada sebagian tempat terutama kota-kota besar di Indonesia umumnya sudah menggunakan jaringan optik baik secara keseluruhan maupun gabungan dari optik dan tembaga. Pada penelitian ini dilakukan analisis rekonfigurasi jaringan hybrid antara optik dan tembaga menjadi jaringan optik dalam studi kasus jaringan komunikasi optik di STO Cijawura. Dalam penelitian ini juga dianalisis kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan migrasi dari jaringan hybrid menjadi jaringan optik. Analisis lainnya terkait kualitas jaringan existing pada daerah Cijawura yang masih menerapkan jaringan hybrid untuk kemudian dibandingkan dengan rekonfigurasi jaringan optik. Keluaran dari penelitian ini adalah berupa hasil rekonfigurasi jaringan optik dengan total redaman maksimum sebesar 28 dB dan nilai performansi BER tidak lebih dari 1×10-9 . Hasil penelitian tugas akhir ini juga diharapkan dapat menjadi bahan rujukan untuk perancangan dan peningkatan kualitas jaringan PT Telkom secara khusus pada STO Cijawura. Kata Kunci: optik, migrasi, hybrid optik, full optik, FTTH
Analisis Peformansi QoS pada EasyRTC menggunakan Algoritma Distribution Hash Table Fadma Sari Y.E.G.; Dodi Wisaksono Sudiharto; Setyorini Setyorini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi audio/video melalui internet memiliki kemungkinan latency yang tinggi dan rendahnya downlink goodput yang disebabkan karena pembatasan QoS oleh provider. Permasalahan tersebut dapat diatasi, salah satunya dengan menggunakan jaringan peer-to-peer, sebab jaringan ini dapat melakukan mekanisme perutean yang efisien seperti penyambungan, pemisahan maupun client routing. Namun jaringan peer-to-peer rentan terhadap attacker. Sehingga pada jaringan peer-to-peer secara umum, dilengkapi dengan fitur pertahanan seperti dengan menggunakan Algoritma DHT (Distribution Hash Table). Pada jaringan peer-to-peer yang lebih maju, algoritma yang digunakan umumnya adalah Kademlia yang masih termasuk turunan DHT. Kademlia menjadi fitur pertahanan jaringan peer to peer yang populer karena dianggap memiliki overhead yang relatif kecil dibandingkan algoritma lama, yaitu Chord. Di samping itu, dengan kemajuan teknologi web, melahirkan suatu framework yang dapat digunakan untuk melakukan hubungan komunikasi audio/video. Hal ini dimungkinkan lantaran adanya teknologi web socket yang dikembangkan pada framework EasyRTC. API (Application Programming Interface) pada EasyRTC dapat digunakan sebagai fitur untuk membentuk jaringan peer-to-peer berbasis web menggunakan Node.js. Namun kesulitan implementasi peer-to-peer berbasis web adalah pada proses signalling bilamana proses tersebut perlu menerapkan algoritma Kademlia. Pada studi ini diimplentasikan suatu komunikasi audio/video berbasis EasyRTC pada jaringan peer-to-peer dengan fitur Kademlia dan membandingkannya dengan komunikasi audio/video berbasis EasyRTC pada jaringan peer-to-peer tanpa fitur Kademlia. Kata kunci : QoS, EasyRTC, kademlia, peer-to-peer Abstract Audio or video communication via internet has possibility of high latency and low downlink goodput due to restrictions of QoS by the provider. These problems can be overcome by using a peer-to- peer network, because this network can perform efficient routing mechanisms such as join, leave and client routing. Peer-to-peer networks also has some vulnerablelity for attackers, so that in peer-to-peer networks in general, equipped with defense features such as using the DHT Algorithm (Distribution Hash Table). On more advanced peer-to-peer networks, the algorithm used is generally the Academy which is still a DHT derivative. Academia has become a popular peer to peer network defense feature because it is considered to have relatively small overhead compared to the old algorithm, Chord. In addition, with the advancement of web technology, gave birth to a framework that can be used to connect audio / video communications. This is possible because of the web socket technology developed in the EasyRTC framework. The API (Application Programming Interface) on EasyRTC can be used as a feature to form a web-based peer-to-peer network using Node.js. But the difficulty of web-based peer-to-peer implementation is in the signaling process if the process needs to apply the Kademlia algorithm. In this study an audio / video communication was implemented based on EasyRTC on a peer-to-peer network with Kademlia features and compared it with audio / video communication based on EasyRTC on a peerto-peer network without the Kademlia feature. Keywords: QoS, EasyRTC, kademlia, peer-to-peer

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue