cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Value-at-risk Menggunakan Model Markov Switching Autoregressive (studi Kasus Saham Pt. Astra Internasional) Achmad Fadholy; Deni Saepudin; Aniq Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situasi perekonomian yang tidak menentu, mengharuskan investor untuk dapat memprediksi kerugian dipasar saham. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kerugian tersebut adalah Value-at-Risk (VaR). Model Markov Regime Switching dapat dilibatkan untuk perhitungan nilai kerugian investasi. Salah satu model utama yang digunakan pada tugas akhir ini adalah Model Markov Switching Autoregressive (MS-AR), untuk menentukan nilai VaR dengan model MS-AR(1.0) dan MS-AR(1.1). Berdasarkan perbedaan dalam metodologi VaR, VaR optimal diuji dengan menggunakan Correct VaR. Realisasi pelanggaran model VaR-MSAR untuk St=0 memiliki nilai proporsi yang dekat dengan target pelanggaran, dibandingkan dengan model VaR-MSAR untuk St=1 yaitu 0.068; 0.022; dan 0.007 untuk masing-masing target pelanggaran 10%; 5%; dan 1%. Kata Kunci : Saham, Value-at-Risk, Markov Switching Autoregressive, Correct VaR
Analysis Kepuasan Pelayanan Pelanggan Pada Ayam Bakar Kabita Cabang Kopo Margahayu Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Integrasi Model Servqual Dan Kano Muhammad As’ad Dhiaulhaq; Budi Praptono; Maria Dellarosawati Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT- In Ayam Bakar KABITA there are employees who serve customers Ayam Bakar KABITA. In this service Ayam Bakar KABITA has the strengths and weaknesses obtained. There are strengths of Ayam Bakar KABITA Service which is about the cleanliness of the place, the appearance of the food show, the price list provided, the tidiness of the packaging, the choice of food, the suitability of the price, the superiority of the surrounding product, the responsibility of the order from the customer, the service process, the large order acceptance, the openness to receive customer feedback and criticism. The weakness of Ayam Bakar KABITA is about the appearance of unsuitable chicken, food delicacy, food resistance, absence of discount or promo, unavailability of promo information, unavailability of tester, lack of explanation of taste variant, absence of cashier, lack of information about customer satisfaction. Keywords: True Customer Needs, Servqual Method, Kano Method, and Ayam Bakar KABITA Di Ayam Bakar KABITA terdapat karyawan yang melayani para pelanggan Ayam Bakar KABITA. Pada pelayanan tersebut Ayam Bakar KABITA memiliki kekuatan dan kelemahan yang didapat. Terdapat kekuatan pelayanan Ayam Bakar KABITA yaitu mengenai kebersihan tempat, tampilan sajian makananya, daftar harga yang disediakan, kerapihan kemasan, pilihan makanan, kesesuaian harga, keunggulan produk dari sekitarnya, tanggung jawab pesanan dari pelanggan, proses pelayanan, penerimaan pesanan dalam jumlah besar, keterbukaan untuk menerima kritikan dan saran dari pelanggan. Adapun kelemahan Ayam Bakar KABITA yaitu mengenai penampilan ayam tidak sesuai, kelezatan makanan, ketahanan makanan, tidak adanya diskon atau promo, tidak tersedianya informasi promo, tidak tersedianya tester, tidak adanya penjelasan varian rasa, tidak adanya kasir, tidak adanya informasi mengenai kepuasan pelanggan. Kata kunci : True Customer Needs, Servqual Method, Kano Method, dan Ayam Bakar KABITA
Desain Dan Analisis Penerjemah Aksara Sunda Dengan Metode Speeded Up Robust Features Dan Radial Basis Function Neural Network Aldi Andika Pratama; Ratri Dwi Atmaja; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara sunda adalah warisan budaya daerah yang harus dijaga, namun masyarakat kurang begitu paham untuk membaca aksara sunda. Penelitian ini menjelaskan bagaimana desain dan analisis dari suatu sistem penerjemah aksara sunda. Aksara sunda yang diterjemahkan adalah aksara sunda media cetak, dan tulisan tangan. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini adalah akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, eksraksi, dan klasifikasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Speeded Up Robust Features dan Radial Basis Function Neural Network. Aksara diterjemahkan per suku kata. Pengujian dilakukan pada data uji berupa kata, berjumlah 20 kata yang mewakili tiap kelas yang diuji. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah akurasi sistem dan waktu komputasi. Akurasi sistem keseluruhan mencapai 89,89% dengan waktu komputasi 1,53s dengan data hasil print screen, dan 66,024% dengan waktu komputasi 1,478s menggunakan data hasil scan. Sistem mampu mentolerir perubahan skala 25% sampai 50%, dengan toleransi perubahan akurasi 10% sampai 20%. Kata kunci : Speeded Up Robust Feature, Radial Basis Function Neural Network, Aksara Sunda.
Analisis Produksi Energi Listrik Sistem Sel Tunam Mikroba (stm) Menggunakan Lumpur Sawah Dan Limbah Tebu Muhammad Farhan Nur Islam; M. Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sel Tunam Mikroba (STM) adalah salah satu energi terbarukan yang merupakan sistem bio-elektrokimia yang dapat menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan metabolisme bakteri dari berbagai substrat organik sebagai katalis untuk mengoksidasi zat organik dan anorganik sehingga dapat menghasilkan arus listrik. Penelitian bertujuan untuk menyelidiki kaitan pengaruh dari variasi substrat lumpur sawah dan limbah tebu terhadap besarnya potensi energi listrik yang dihasilkan. Reaktor STM yaitu dual-chambers dengan ukuran kompartemen 5×10×10 cm. Elektroda yang digunakan tembaga sebagai katoda, dan seng sebagai anoda. Elektron yang dihasilkan oleh bakteri pada substrat di kompartemen anoda ditransfer ke elektroda anoda, sedangkan proton ditransfer ke kompartemen katoda melewati jembatan garam. Pada kompartemen katoda terisi aquades, dan jembatan garam (NaCl 1 M) sebagai media transfer proton. Hasil penelitian menunjukkan perolehan tegangan dan kuat arus listrik pada keempat variasi substrat tidak berbeda secara signifikan kecuali dengan menggunakan tetes tebu. Sedangkan rata-rata kerapatan daya yang dihasilkan yaitu dengan menggunakan ampas tebu 8.97 mW/m2, tetes tebu 57.41 mW/m2, abu ampas tebu 6.27 mW/m2, dan blotong 14.33 mW/m2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produksi listrik tertinggi dihasilkan oleh kombinasi substrat lumpur sawah dan tetes tebu. Kata kunci : Sel Tunam Mikroba, limbah tebu, substrat Abstract Microbial Fuel Cell (MFC) is one of renewable energy which is bio-electrochemical system which can generate electrical energy by utilizing the metabolism of bacteria from various organic substrate as a catalyst to oxidize organic and inorganic substances to produces electric current. The study aimed to investigate the relationship of the effects of variations in mud farmland and sugarcane waste on the magnitude of the potential electrical energy produced. MFC reactor is dual-chambers with compartment size 5×10×10 cm. Electrodes are used copper as cathode, and zinc as anode. The electrons produced by bacteria on the substrate in the anode compartment are transferred to the anode electrode, while the protons are transferred to the cathode compartment across the salt bridge. The cathode compartment is filled with aquades, and a salt bridge (NaCl 1 M) as a proton transfer medium. The acquisition of electric current and voltage on the four substrate variations are not different significantly, except using molasses. While the average of power density produced is by using bagasse 8.97 mW/m2, molasses 57.41 mW/m2, bagasse ash 6.27 mW/m2, and filter mud 14.33 mW/m2. Based on the result of this research, it can be concluded that the highest production of electric is produced by the combination of mud farmland and molasses. Keywords : Sel Tunam Mikroba, sugarcane waste, substrate
Simulasi Dan Analisis Performansi Protokol Routing Olsr Pada Vehicular Ad Hoc Network (vanet) Dicky Muhammad; Agus Virgono; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan sudah sering terjadi dan masih belum ada solusi yang tepat untuk mencegah atau mengurangi kejadian tersebut. Salah satu hal yang menyebabkan hal tersebut adalah tidak adanya komunikasi antar pengemudi atau kendaraan sehingga akan menyebabkan kemacetan. Dalam permasalahan ini penulis memilih solusi yaitu dengan menggunakan VANET. Untuk mengetahui protokol yang baik untuk VANET maka penulis memilih salah satu protokol yaitu OLSR yang disimulasikan dengan menggunakan OSM, SUMO, NS-2 dan beberapa applikasi bantuan lainnya. Hasil dari simulasi tersebut akan dianalisis performansi protokol tersebut dengan parameter average end to end delay. Hasil uji simulasi menunjukkan bahwa average end to end delay terhadap jumlah kendaraan memiliki kenaikan delay dari 9.402 ms sampai 188.562 ms yang diukur dengan 20 node hingga 200 node hal ini juga terjadi pada average end to end delay terhadap kecepatan kendaraan dengan 100 node memiliki kenaikan delay dari 20.518 ms sampai 79.676 ms yang diuji dengan kecepatan dari 10 m/s sampai 30 m/s namun pada average end to end delay terhadap kecepatan dengan 60 node memiliki kenaikan delay yang tidak signifikan dari 7.824 ms sampai 7.841 ms yang diuji dengan kecepatan dari 10 m/s hingga 30 m/s. Kata kunci : VANET, OLSR, Average end to end delay
Optimasi Lampu Lalu Lintas Cerdas Menggunakan Metode Webster Calvin Noval; Agus Virgono; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persimpangan lampu lalu lintas merupakan salah satu bagian penting dari jalan yang menyebabkan tingginya penumpukan kendaraan jika tidak dikelola dengan tepat. Penumpukan kendaraan adalah masalah utama yang harus dihadapi, terutama di persimpangan lampu lalu lintas. Masalah ini dapat diatasi dengan meyediakan sistem kendali lampu lintas yang effisien di persimpangan untuk pergerakan kendaraan yang terus menerus melalui persimpangan. Smart Traffic Light memiliki pengertian bahwa durasi lampu lalu lintas akan selalu berubah tergantung dari jumlah kendaraan yang terdapat di persimpangan. Sistem ini menggunakan metode Webster untuk mengoptimasi durasi waktu panjang siklus lampu lalu lintas dan meminimalkan waktu penundaan rata-rata kendaraan berdasarkan perhitungan matematis. Pada penelitian ini dilalukan perancangan miniatur lampu lalu lintas dengan tiga jalur. Dimana data yang diperoleh diolah dengan menggunakan metode Webster, kemudian dilakukan analisis terhadap data hasil pengolahan tersebut. Dari hasil pengolahan data tersebut kemudian dijadikan sebagai masukan mikrokontroler untuk mengendalikan sistem sensor dan mengatur durasi waktu lampu lalu lintas di persimpangan berdasarkan kepadatan kendaraan. Berdasarkan pengujian menggunakan metode Webster, sistem lampu lalu lintas kondisi eksisting masih dapat di optimalkan dan menghasilkan keluaran berupa waktu penundaan rata-rata kendaraan, dimana waktu penundaan ratarata kendaraan yang terbentuk berkurang sebesar 40,52 % untuk fase 1 dan 15,97 % untuk fase 2 dari kondisi eksisting. Kata kunci: Lampu Lalu Lintas Cerdas, Metode Webster, Waktu Penundaan Rata-Rata Kendaraan, Infrared Sensor Abstract The traffic light intersection are one of important parts of the street that causes high vehicle density if not managed properly. Vehicle density is a main problem must to be faced, especially in traffic light intersection. This problem can be solved with provide efficient traffic light system in intersection for continuous movement through intersection. Smart Traffic Light Control System have understanding that the time duration of traffic light always changing depends of number of vehicle in intersection. This system use Webster method for optimization traffic light cycle time and minimize average vehicle delay time based on mathematics equation. In this research is design traffic light miniature with three way intersection. Which has collected data is process use Webster method, then performed an analysis of data processing result. From the results of data processing then used as input microcontroller for control the system sensor and control time duration traffic light in intersection based on vehicle density. Based on testing the data using Webster method, existing traffic light system can still be optimized and generated outputs average vehicle delay time, which average vehicle delay time is formed decreases by 40.52 % for phase one and 15.97 % for phase 2 from existing conditions. Keywords: Smart Traffic Light, Webster Method, Average Vehicle Delay Time, Infrared Sensor
Packet Scheduling Max Throughput Dan Proportional Fair Pada Jaringan Lte Arah Downlink Dengan Skenario Multicell Faris Salman Hakim; Rendy Munadi; Tjahjo Adiparabowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja jaringan LTE dengan cara menganalisis parameter QoS seperti delay,packet loss ratio,throughput,fairness,dan spectral efficiency. Untuk mengetahui hasil dari analisis tersebut penulis menggunakan algoritma packet scheduler max throughput dan proportional fair dengan scenario multicell yang disimulasikan menggunakan software LTE-Sim release 5. Hasil dari penelitian ini adalah packet scheduler Max-Throughput lebih baik dari packet scheduler Proportional Fair dari perbandingan throughput dan spectral efficiency, sementara packet scheduler Proportional Fair lebih baik dari packet scheduler Max-Throughput dari perbandingan packet loss ratio, delay, dan fairnessKata Kunci: Packet Scheduler,LTE,QOS,Max Throughput,Proportional Fair
Analisis Pengaruh Tingkat Kompleksitas Hafalan Pada Sinyal Alfa Dan Beta Eeg Mohamad Ilham Abdurrahman; Inung Wijayanto; Raditiana Patmasari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hafalan adalah suatu hal yang sangat umum dilakukan oleh orang-orang untuk banyak kebutuhan dalam kehidupan. Mulai dari kebutuhan sosial, pendidikan sampai dengan kebutuhan religius. Hafalan juga dapat membuat otak mudah lelah dikarenakan oleh tingkat kesulitan hafalannya. Sehingga kita dapat menyadari bahwa tingkat materi yang dihafalkan seseorang berdampak pada otak orang tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mengidentifikasi sinyal alfa dan beta otak pada Electroencephalograph (EEG). Gelombang otak diambil dari responden yang sedang menghafal 3 materi berbeda yaitu nama-nama orang, rumus kalkulus dan ayat Alquran. Penelitian ini dianalisis dan diidentifikasi menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan diklasifikasi dengan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) Keluaran dari penelitian ini didapatkan kanal dan ciri mana yang paling efektif untuk digunakan yaitu TP9 untuk pelatihan dan TP10 untuk pengujian. Hasil pengujian menunjukan rata-rata akurasi yang diperoleh sebesar 79,125% pada kedua jenis sinyal. Hasil perbandingan bentuk sinyal menunjukan bahwa pada ketiga kompleksitas hafalan, sinyal alfa lebih cenderung muncul daripada beta pada sinyal otak dan urutan kompleksitas hafalan dari yang paling kompleks adalah hafalan rumus, Alquran, kemudian nama berdasarkan dari perbandingan besaran nilai amplitude, magnitude dan Eigen Value (EigVal). Kata Kunci : Hafalan, EEG, Alfa, Beta, PCA, K-NN, EigVal. ABSTRACT Memorizing is something that is commonly done in many occasions in life. Starting from social, educational, and religious needs. Rote can also make human brain gets easily tired, caused by the complexity of the rote materials. So that we realize that the complexity of the materials that is recited might impact to our brain. This research is done to analyze and identify alpha and beta signals on electroencephalograph (EEG). Brainwaves are taken from respondents who were reciting 3 different things, those are names, formula and verse from Holy Quran. This study is analyzed and identified using Principal Component Analysis (PCA) and the classification using K-Nearest Neighbor (K-NN). The output of this research is to determine which channel and feature is the most effective to be used, which are TP9 for training and TP10 for testing. The data testing result is obtained in amount of 79,125% for both frequencies. Signal comparison results show that from those 3 different rote complexity, alpha signal always liable in brain waves and the complexity order from the most complex are formula, Holy Quran, and name, obtained from the value comparison of amplitude, magnitude and Eigenvalue (EigVal). Keyword : Rote, EEG, Alpha, Beta, PCA, K-NN, Eigval.
Analisis Dan Implementasi Metode Minutiae Extraction Dan Template Matching Untuk Klasifikasi Sidik Jari Aras Teguh Prakasa; Said Al Faraby; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi penting sidik jari salah satunya untuk alat verifikasi indentitas manusia. Apabila sebuah gambar sidik jari dilihat lebih dekat, maka akan terlihat pola garis yang membentuk sidik jari. Setiap sidik jari manusia memiliki pola yang berbeda dan bersifat unik. Fitur pada sebuah sidik jari dapat berupa pola sidik jari yang terputus atau bercabang, fitur ini biasa disebut minutiae. Agar dapat dilakukan proses klasifikasi, minutiae yang terdapat pada sidik jari harus di ekstrak terlebih dahulu ke dalam bentuk informasi yang mewakili masing-masing sidik jari. Banyak metode ditawarkan untuk melakukan klasifikasi sidik jari. Metode yang dilakukan biasanya berbasis machine learning misalnya metode SVM (Support Vector Machine), adapun metode lain yang dapat diteliti lebih lanjut misalnya template matching, metode ini mempunyai tingkat kesulitan yang sulit karena klasifikasi langsung dilakukan pada fitur yang telah di ekstrak. Kelebihannya metode template matching jika tepat penggunaannya maka akan menghasilkan teknik cepat tanpa learning tepat. Dengan demikian klasifikasi sidik jari dengan menggunakan metode ekstraksi fitur minutiae extraction dan metode klasifikasi template matching dapat menjadi kombinasi untuk memecahkan permasalahan klasifikasi sidik jari. Kata kunci : template matching, minutiae extration, fingerprint classification, klasifikasi sidik jari, ekstraksi fitur minutia.
Perancangan Sistem Kontrol Kebutuhan Air Boiler Pada Pembangkit Tenaga Sampah Rizal Murdi Saputro; Porman Pangaribuan; Tri Ayodha Ajiwiguna
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses pengolahan sampah di Desa Lengkong pada saat ini masih menggunakan metode pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Lahan TPA semakin sedikit dan tak sedikit TPA yang ada akan ditutup sehingga membutuhkan proses pengolahan sampah dengan metode lain salah satunya dengan cara pengolahan sampah ditempat dengan pembakaran. Incinerator adalah alat pembakaran sampah dengan suhu tertentu biasanya dengan suhu diantara 600-1200oC sehingga dapat mengurangi volume awal sampah. Gas buang hasil pembakaran incinerator harus sudah lulus uji emisi gas buang sehingga aman bagi lingkungan sekitar. Dengan pembakaran sampah menggunakan kalor yang cukup tinggi, incinerator diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai penghasil uap air dengan cara memanaskan air didalam boiler dan hasil uap airnya akan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah. Pada tugas akhir ini, dibuat sistem kontrol ketinggian air pada boiler. Sistem ini akan dilengkapi dengan pompa air DC yang dapat dikontrol PWMnya dengan Fuzzy Logic Controller (FLC) karena pengontrolan ini tidak menggunakan perhitungan matematis dan menggunakan bahasa manusia untuk pendefinisian kondisi yang ada sehingga lebih praktis. Jika incinerator dapat dimanfaatkan sebagai penghasil uap air selain sebagai pembakar sampah untuk mengurangi volume sampah maka hasil dari uap air dapat digunakan untuk kebutuhan pembangkit tenaga sampah. Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi Fuzzy Logic Controller pada sistem kontrol ketinggian air, sistem pada tugas akhir ini dapat menuju setpoint ketinggian air yang diinginkan dan mampu beradaptasi jika diberikan gangguan pembacaan sensor. Dari ketinggian awal air untuk menuju ketinggian air yang diinginkan yaitu 15 cm dengan settling time 617 detik. Selain itu, uap air yang dihasilkan pada tugas akhir ini ± 2,5 bar. Kata Kunci : Sampah, Incinerator, Uap Air, Sistem Kendali, Fuzzy Logic Abstract The waste treatment process at Lengkong Village is currently still using waste treatment methods in the Final Disposal Site. Landfill is getting less and not a few landfills will be closed so that it needs a waste treatment process with other methods, one of them is by processing waste in place with burning. Incinerator is a waste burning device with a certain temperature usually with a temperature between 600-1200oC so that it can reduce the initial volume of waste. Exhaust gas from the incinerator combustion must have passed the exhaust emission test so that it is safe for the surrounding environment. By burning waste using heat that is high enough, the incinerator is expected to be used as a producer of water vapor by heating water in the boiler and the results of water vapor will be used for waste power plants. In this final project, a water level control system in the boiler is made. This system will be equipped with a DC water pump that can be controlled by PWM with Fuzzy Logic Controller (FLC) because this control does not use mathematical calculations and uses human language to define existing conditions so that it is more practical. If the incinerator can be used as a producer of water vapor other than as a waste burner to reduce the volume of waste, the yield of water vapor can be used for the needs of a waste power plant. Based on the results of the design and implementation of Fuzzy Logic Controller on the water level control system, the system in this final project can go to the desired water level setpoint and be able to adapt if the sensor readings are disturbed. From the initial height of the water to reach the desired water level of 15 cm with a settling time of 617 seconds. In addition, water vapor produced in this final project is ± 2.5 bar. Keywords: Trash, Incinerator, Water Vapor, Full System, Fuzzy Logic

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue