cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Analisis Kebutuhan Penggunaan Aplikasi I-gracias Menggunakan Integrasi Web Usability Dan Model Kano (studi Kasus Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Telkom) Shinta Hidayat; Sari Wulandari; Ika Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi berbasis online saat ini sangat dibutuhkan oleh semua khalayak baik dalam bidang pemerintahan dan pendidikan. Salah satu institusi Pendidikan yang menggunakan sistem informasi berbasis online yaitu Univeritas Telkom. Sebagai univeritas yang berbasis ICT, univeritas Telkom ingin memanfaatkan teknologi informasi agar menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional, maka dari itu Univeritas Telkom mengembangkan Teknologi informasi kepada Direktorat Sistem Informasi (SISFO). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 21 atribut kebutuhan user berdasarkan hasil wawancara terhadap mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Telkom. Web Usability digunakan untuk mengukur kepuasan user terhadap layanan yang ada untuk mengidentifikasi atribut yang tergolong lemah untuk kemudian diperbaiki. Selain itu, penelitian ini juga dapat mengetahui pengaruh masing-masing atribut terhadap tingkat kepuasan berdasarkan pengelompokan atribut kedalam kategori Kano. Dengan mengintegrasikan model Kano dan Web Usability maka dapat diberikan rekomendasi terhadap atribut kebutuhan yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan dalam penggunaan website i-Gracias. Berdasarkan hasil dari integrasi Web Usability dan Model Kano didapatkan 10 True Customer Needs yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan dengan mempertimbangkan tingkat kepuasan dan pengaruh masing-masing atribut terhadap kepuasan user. Kata kunci: Pendidikan, Perguruan Tinggi, Aplikasi, Integrasi Web Usability dan Model Kano, True Customer Needs.
Kontrol Pengait Antara Troli Dan Agv Dengan Pengolahan Citra Nurfitri Adikasari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai alat diciptakan untuk mempemudah sistem produksi dalam dunia industri, sehingga penggunaan waktu dan tenaga yang dikeluarkan lebih efisien. Dengan adanya Hook Trolley Control maka AGV (Automated Guided Vehicles) dapat terhubung dengan troli, dan pergerakan troli akan dikendalikan oleh AGV. Dalam penelitian ini membahas perancangan sistem kendali di dalam AGV yang melibatkan hook, troli, image processing dan mikrokontroller. Pada AGV hook akan terhubung ke mikrokontroller dan AGV. Hook terdiri dari dongkrak elektrik dan plat besi, dongkrak elektrik berfungsi sebagai penopang dan penggerak plat besi yang berfungsi sebagai penampang beban, plat besi dapat naik, melekatkan hook ke troli. AGV ini juga terhubung dengan pc yang berfungsi untuk mengolah data image processing dari webcam. Webcam ini akan menangkap keberadaan troli, citra troli ini yang kemudian diolah oleh image processing. Kemudian data dikirimkan ke mikrokontroller. Setelah data tersebut selesai diolah maka mikrokontroller mengirimkan informasi kepada motor untuk mengendalikan pergerakkan AGV dan mengendalikan pergerakan dongkrak elektrik. Dari penelitian tersebut didapatkan perhitungan jarak kamera dengan objek yang dituju, sehingga AGV dapat berhenti pada jarak terdekat dengan objek yaitu 80 cm dengan konversi dalam pixel yaitu 2.5 pixel. Untuk mengetahui posisi objek berada pada garis lurus kamera, maka pada kamera digambar sebuah garis tengah kamera, dari garis tengah tersebut dapat diketahui bahwa objek berada pada sebelah kiri atau kanan kamera. Setelah AGV berhenti, maka hook terangkat dan menghubungkan AGV dan troli secara presisi sesuai titik tengah objek sehingga beban yang terangkat seimbang dan tidak terlepas ketika kedua alat tersebut berjalan. Kata kunci : AGV, mikrokontroller, troli, hook, sistem kendali.
Implementasi Algoritma Self-tuned Adaptive Routing Dan Link Aggregation Group Untuk Mencegah Congestion Pada Software Defined Network Nokia Yudha Widiyanto; Ridha Muldina Negara; Tri Reza Gading
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Situasi jaringan existing network operator yang ada saat ini tidak terlepas dari perangkat IP/Optical network dan terdiri dari berbagai macam perangkat yang berbeda vendor, hal tersebut mempengaruhi efisiensi waktu dan juga biaya yang di keluarkan oleh network operator dalam melakukan service provisioning dan monitoring sebuah jaringan, hal tersebut menyebabkan kompleksifitas jaringan sehingga apabila terjadi lonjakan trafik antara source dan destination, maka congestion pun tidak bisa dihindari. namun dewasa ini teknologi SDN (software defined network) mengubah paradigma network operator dalam hal service provisioning dan monitoring sebuah jaringan. Nokia NSP (network service platform) merupakan sebuah platform SDN yang berfungsi untuk melakukan service provisioning, monitoring, maintenance, service automation dan network optimization. Pada konsep jaringan tradisional, dimana fungsi path computation terdapat pada router itu sendiri, menyebabkan suatu link yang sering dilewati trafik mudah mengalami congestion di saat link yang lainnya tidak ter utilisasi dengan baik. Nokia NSP menerapkan konsep centralized PCE (Path Computation Element) yang memiliki tugas khusus sebagai path computation, dengan bantuan dari CPAA (control plane assurance appliance) yang bertugas memberikan data topologi jaringan secaranya menyeluruh sehingga Nokia NSP mampu melihat secara global kondisi network yang dikelolanya. Pada tugas akhir ini dilakukan simulasi dan analisa bagaimana Nokia NSP dapat memaksimalkan link utilization suatu link IP/MPLS (multi protocol label switching) network. Dengan menggunakan dua metode yaitu penambahan Service LAG (Link Aggregation Group) pada NE (network element) dan penggunakaan algoritma STAR (Self-Tuned Adaptive Routing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performansi Nokia NSP dalam menangani permasalahan congestion. Dari hasil pengujian dan analisis, dapat disimpulkan bahwa ke dua metode untuk pencegahan congestion dapat di implementasikan dengan baik pada jaringan IP/MPLS menggunakan nokia NSP, dengan hasil link utilization yang paling baik adalah penggunaan algoritma STAR dengan hasil link utilization sebesar 46% dari total link antara endpoint 1 (source) ke endpoint 2 (destination) Kata kunci : Nokia NSP,PCEP,NOKIA 7750 SR,Link Aggregation Group, Algoritma STAR. Abstract The network situation of existing network operators today is inseparable from IP / Optical Network devices and consists of a variety of different devices, things that affect the time and cost of a network operator in providing network services and monitoring, causing complexity networks that occur between the source and destination, congestion can not be avoided. But today the SDN (software defined network) technology is changing the paradigm of network operators in terms of service provision and network monitoring. Nokia NSP (network service platform) is an SDN platform that is able to provide service, monitoring, maintenance, service automation and network optimization. In the traditional network concept, where the computation path function is located on the router itself, causing link on popular routes, can easily become congested while other links remain underutilized. Nokia NSP implements a centralized PCE (Path Computation Element) concept that has a specific task as path computation, with the help of CPAA (control plane assurance appliance) in charge of providing comprehensive network topology data so that Nokia NSP is able to manage network with globally view network conditions. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 4942 this final project is done simulation and analysis how Nokia NSP can maximize link utilization a link IP / MPLS (multi protocol label switching) network. Using two methods is the addition of Service LAG (Link Aggregation Group) on the NE (network element) and the use of STAR algorithm (Self-Tuned Adaptive Routing). This study aims to determine the performance of Nokia NSP in dealing with congestion problems. From the results of testing and analysis, it can be concluded that the two methods for preventing congestion can be implemented well on IP/MPLS network using nokia NSP, with the best link utilization result is the use of STAR algorithm with link utilization result of 46% of total link between endpoint 1 (source) to endpoint 2 (destination) Keywords : Nokia NSP,PCEP,NOKIA 7750 SR,Link Aggregation Group,Algoritma STAR.
Kolaborasi Sistem Deteksi Berbasis Non Agent Untuk Mengatasi Serangan Ddos Ryan Danny Kresnawan; Yudha Purwanto; Doan Perdana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat dinamis, dapat memungkinkan adanya serangan yang dapat mengganggu sebuah komputer atau server yang terhubung dalam suatu jaringan. Salah satu serangan yang dapat terjadi yaitu serangan DoS (Denial of Service). Serangan yang membuat sebuah user tidak dapat mengakses layanan internet yang dikarenakan melonjaknya traffic pada jaringan.  Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat melakukan  feedback terhadap serangan secara efisien. Dalam tugas akhir ini, penulis akan membuat sebuah simulasi untuk melakukan sistem pencegahan terhadap serangan dengan menerapkan metode traffic shaping pada jaringan sebagai mekanisme pencegahan berbasis pada router yang dapat melakukan optimalisasi lau lintas jaringan dengan keluaran rate limit bandwidth. Menggunakan sistem berbasis non agent pada router. Analisis performansi jaringan juga dilakukan pada simulasi ini untuk mengetahuin nilai parameter quality of services (QoS). Hasil pengujian dari metode traffic shaping terhadap quality of services yaitu melakukan standarisasi berdasarkan ITU-T. Sistem traffic shaping menggunakan metode token bucket filter mampu melakukan mitigasi terhadap serangan DDOS. Kata kunci : DDOS, non agent, traffic shaping, QoS, token bucket filter
Pengaruh Perlakuan Awal Ultrasonik Tandan Kosong Kelapa Sawit (tkks) Sebagai Bahan Baku Produksi Bioetanol Dengan Penambahan Naoh Desan Roni Saputra; Suwandi Suwandi; Egi Agustian
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBioetanol merupakan sejenis alkohol yang diproduksi dari fermentasi glukosa kemudian dilanjutkan dengan proses distilasi. Bahan mentah dari bioetanol dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu glukosa, pati atau karbohidrat dan lignoselulosa. Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) merupakan limbah dari hasil industri kelapa sawit yang sudah tidak digunakan lagi dan memiliki kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin sebesar 37,3 – 46,5%, 25,3 –33,8% dan 27,6 – 32,5%. Konversi dari lignoselulosa TKKS menjadi bioetanol diperlukan proses pretreatment yang secara umum berfungsi mengurangi atau menghilangkan berbagai bahan/senyawa yang dapat menghambat laju hidrolisis dan meningkatkan produksi bioethanol dari gula sederhana yang berasal dari selulosa dan hemiselulosa. Metode pretreatment secara fisika dilakukan karena ramah lingkungan, tidak menggunakan bahan-bahan kimia dan tidak menghasilkan residu berbahaya. Metode pretreatment menggunakan teknik ultrasonik agar substrat yang dihasilkan lebih mudah untuk dihidrolisis dengan cara meningkatkan luas permukaan dan merubah kristalinitas substrat. Keunggulan metode ultrasonik antara lain tidak dapat didengar, bersifat langsung dan mudah difokuskan. Pretreatment tersebut dibantu dengan penambahan NaOH untuk memutus ikatan kimia antara lignin dan selulosa. Karakterisasi sampel menggunakan Spektrofotometer-UV untuk lignin dan HPLC untuk selulosa dan hemiselulosa. Pengujian SEM dilakukan untuk melihat struktur TKKS secara mikroskopis sebelum dan sesudah sonikasi. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah waktu (10, 30, 60 menit), amplitudo (30, 60, 90%) dan konsentrasi pelarut (0,5; 1; 1,5M). Dari berbagai variasi, diperoleh variasi yang paling baik (selulosa tinggi tetapi konsumsi energi rendah) pada kondisi waktu 10 menit, amplitudo 90% dan NaOH 0,5 M dengan kadar selulosa, hemiselulosa dan lignin sebesar 44,156%, 23,978% dan 26,801% dengan konsumsi energi sebesar 54375 joule.Kata Kunci: Bioetanol, tandan kosong kelapa sawit, tkks, ultrasonik, lignoselulosa, amplitudoAbstractBioethanol is a type of alcohol produced from glucose fermentation, followed by distillation process. Raw materials from bioethanol are divided into 3 groups, namely glucose, starch or carbohydrate and lignocellulose. Oil Palm Empty Fruit Bunch (OPEFB) is a waste of palm oil products that are no longer used and has cellulose, hemicellulose and lignin content of 37.3 - 46.5%, 25.3 - 33.8% and 27.6 - 32.5%. Conversion of lignocellulose OPEFB into bioethanol is required pretreatment process which generally serves to reduce or eliminate various materials / compounds that can inhibit the rate of hydrolysis and increase the production of bioethanol from simple sugars derived from cellulose and hemicellulose. Pretreatment method is physically done because it is environmentally friendly, does not use chemicals and does not produce harmful residues. The pretreatment method uses ultrasonic techniques to make the resulting substrate easier to hydrolyze by increasing the surface area and changing the crystallinity of the substrate. The advantages of ultrasonic methods, among others, can not be heard, are direct and easily focused. Pretreatment is aided by the addition of NaOH to break the chemical bond between lignin and cellulose. Characterization of samples using Spectrophotometer-UV for lignin and HPLC for cellulose and hemicellulose. SEM testing is done to look at the microscopic structure of OPEFB before and after sonication. The parameters used in this study are time (10, 30, 60 minutes), amplitude (30, 60, 90%) and solvent concentration (0.5; 1; 1.5M). From various variations, obtained the best variation (highISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 5793cellulose but low energy consumption) at 10 minutes, 90% amplitude and 0.5 M NaOH with cellulose, hemicellulose and lignin content of 44.156%, 23.978% and 26.801% with consumption energy of 54375 joules.Keywords: Bioethanol, oil palm empty fruit bunch, opefb, ultrasonic, lignocellulose, amplitude
Penerapan Metode 5s Untuk Meminimasi Waste Motion Pada Proses Produksi Rubber Bellow Di Pt Agronesia (divisi Industri Teknik Karet) Riska Safira Permatasari; Marina Yustiana Lubis; Pratya Poeri Suryadhini
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Agronesia (Divisi Industri Teknik Karet) adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan karet alami dan sintetis yang digunakan untuk suku cadang kendaraan dan kebutuhan industri lainnya. Produk yang diteliti dalam penelitian ini berfokus pada produk rubber bellow. Pada proses produksi rubber bellow, ditemukan waste motion yang memengaruhi lamanya waktu produksi, sehingga menimbulkan terjadinya masalah ketidaktercapaian target produksi dan waktu pengiriman. Oleh karena itu, perlu diterapkan suatu perbaikan untuk meminimasi waste motion yang terjadi dengan menerapkan metode 5S dengan pendekatan Lean Manufacturing. Tahap awal dalam melakukan penelitian adalah mengumpulkan data primer maupun sekunder yang kemudian diolah untuk penggambaran aliran proses produksi dan waktunya dengan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) current state. Hasil dari pemetaan PAM menunjukkan terjadinya aktivitas non value added sebesar 4846.30 detik dengan 404.83 detik yang diketahui adalah waste motion. Tahap selanjutnya adalah mencari faktor utama penyebab terjadinya waste motion dengan menggunakan fishbone diagram dan 5 Whys. Faktor utama penyebab waste motion adalah belum adanya tempat penyimpanan untuk alat bantu kerja, belum adanya meja kerja tersendiri dan alat bantu yang sesuai untuk proses pemotongan, dan tidak adanya tempat penyimpanan peralatan kebersihan. Untuk meminimasi waste motion, dilakukan penerapan metode 5S dan merancang alat bantu yang dapat mengurangi gerakan operator. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste Motion, 5S System
Segmentasi Pembuluh Darah Pada Fundus Retina Menggunakan Deteksi Tepi Dan Operasi Morfologi Ahmad Zendhaf; Rita Magdalena; R Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang begitu pesat menjadikan proses segmentasi menjadi begitu diperlukan, proses segmentasi pada pembuluh darah retina pada fundus retina menjadi hal yang penting pada bidang biomedis untuk mempermudah para ahli kesehatan dalam mengidentifikasi penyakit yang terkait dengan mata. Maka dari itu pada tugas akhir kali ini dirancang sebuah sistem perangkat lunak menggunakan MATLAB, yang dimana sistem mampu mensegmentasi pembuluh darah retina pada citra fundus retina. Adapun langkahlangkah utama dalam melakukan segmentasi, langkah pertama melakukan preprocessing citra yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas citra agar dapat tersegmentasi dengan optimal, kemudian melakukan segmentasi citra yang bertujuan untuk melakukan proses ekstraksi sehingga diperoleh pembuluh darah retina dari citra fundus mata menggunakan metode deteksi tepi dan operasi morfologi serta menggabungkan metode deteksi tepi dan operasi morfologi. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan data DRIVE (Digital Retinal Images for Vessel Extraction) sebanyak 40 citra retina dilakukan analisis performansi sistem menggunakan confusion matrix yang menghasilkan nilail rata-rata akurasi dari deteksi tepi sebesar 80,19% dan operasi morfologi sebesar 88,40% serta metode gabungan dari deteksi tepi dan operasi morfologi sebesar 85,21% dengan parameter akurasi, TPR, FPR dan presisi. Kata Kunci: Mata, Deteksi Citra, Segmentasi, Deteksi Tepi, Operasi Morfologi Abstract The rapid technological development makes the segmentation process so necessary, the process of segmentation of the retinal blood vessels in the retinal fundus is important in the biomedical field to facilitate health experts in identifying eye-related diseases. Therefore, this final project designed a software system using MATLAB, in which the system is able to segment the retinal blood vessels in the retinal fundus image. As for the main steps in segmentation, the first step is to do image preprocessing which aims to improve image quality so that it can be segmented optimally, then do image segmentation which aims to extract the process so that the retinal blood vessels from the fundus image of the eye are using edge detection and morphological operations and combining edge detection and morphology operations methods. Based on the results of research that uses DRIVE (Digital Retinal Images for Vessel Extraction) data as many as 40 retinal images are performed system performance analysis using confusion matrix which produces an average value of accuracy of edge detection of 80.19% and morphological operation of 88.40% and combined method of edge detection and morphological operation is 85.21% with accuracy, TPR, FPR and precision parameters. Key words: Eye, Image Detection, segmentation, Edge Detection, Morphology Operation
Pengaruh Tinggi Dan Jumlah Lubang Udara Pada Tungku Pembakaran Serta Variasi Kecepatan Aliran Udara Terhadap Kinerja Kompor Gasifikasi Biomassa Erida Asih Selilana; Suwandi Suwandi; Tri Ayodha A
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar berbasis fosil seperti minyak tanah dan gas bumi (LPG) masih tinggi. Oleh karena itu dilakukan pemanfaatan biomassa sekam padi sebagai energi alternatif dapat diaplikasikan pada kompor dengan teknik gasifikasi biomassa. Sekam padi dipilih karena ketersediaan yang melimpah dan memiliki kadar air yang rendah dibandingkan biomassa lainnya. Kompor biomassa yang digunakan ada penelitian ini menggunakan konsep Top Lit Up Draft (T-LUD) Gasifier. Kompor biomassa diuji dengan membandingkan dua gasifier yang memiliki ukuran tinggi 20 cm dan 30 cm. Tiap gasifier diberikan tiga variasi jumlah lubang udara dan delapan variasi kecepatan aliran udara primer (0,5 m/s; 1  m/s; 1,5 m/s; 2 m/s; 2,5 m/s; 3 m/s; 3,5 m/s; 4 m/s). Pengujian kompor biomassa dilakukan sesuai prosedur Water Boiling Test (WBT) dan SNI Tungku Biomassa 7926:2013. Dari pengujian kompor biomassa yang telah dilakukan, waktu operasi paling lama didapatkan 11,52 menit terjadi pada gasifier 20 cm di kecepatan 1,5 m/s dengan perlakuan lubang udara bagian samping tertutup sebagian. Nilai efisiensi termal tertinggi 93,59 % untuk gasifier 20 cm dan 91,68 % untuk gasifier 30 cm. 
Membangun E-commerce Paket Wisata “mau Kemana Si” Menggunakan Metode Iterative Incremental Surya Fransiska; Irfan Darmawan; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-- Paket wisata merupakan salah satu solusi bagi wisatawan agar dapat berlibur dengan mudah, murah, dan menyenangkan karena mendapatkan pengalaman yang lebih saat berliburan, atau berwisata. Tanpa perlu pusing-pusing menyusun atau merencanakan kegiatan saat berlibur, mempelajari rute perjalanan, mencari penginapan, serta menyusun anggaran selama berlibur, masalah ini semua dapat diselesaikan yaitu dengan pemesanan paket wisata kepada “MAU KEMANA SI”. “MAU KEMANA SI” adalah perusahaan startup yang menyediakan jasa pemesanan paket wisata yang menyediakan banyak pilihan destinasi wisata di Indonesia. Namun “MAU KEMANA SI” dalam menjalankan bisnisnya yaitu melayani pemesanan paket wisata open trip hanya menggunakan media telefon, sms dan chatting, serta pencatatan pemesanan dan pembukuan keuangan dengan manual, yang menyebabkan seringnya terjadi kesalahan data pesanan. Maka diperlukan sebuah aplikasi website yang dapat melayani pemesanan atau pendaftaran paket wisata bagi wisatawan dan juga dapat melakukan pendataan pesanan serta pembukuan keuangan yang otomatisasi pada perusahan “MAU KEMANA SI”. Pembuatan aplikasi website ini menggunakan metode pengembangan Iterative Incremental yang mana metode prototyping yang menghasilkan contoh dari aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan incremental yang pengerjaan nya bertahap dan berulang untuk menghasilkan produk akhir yang sesuai dengan kebutuhan. Dimulai dari tahap initial planning dan berakhir dengan tahap deployment. Dengan menggunakan pemodelan UML sebagai perancangan sistem dan implementasi dan evaluasi menggunakan metode black box testing. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi website “MAU KEMANA SI” yang menyediakan fungsi yang dibutuhkan oleh pengguna untuk menjalankan fungsi - fungsi bisnis. Kata kunci: Website, paket wisata, iterative incremental Abstract-- Tour package is one solution for travelers to be able to get vacation easily, cheaply, and agreeably because they are also able to get more experience while on the vacation or sightseeing. The travelers do not have to worry about arranging and planning the activities while on vacation, learn the travel routes, look for the lodging, and set the budget during vacation. All of those problems can be solved by booking “MAU KEMANA SI” tour package. “MAU KEMANA SI” is a ‘startup’ company that provides booking services of tour package, and offers many tourist destinations in Indonesia. Nonetheless, in running its business, this company, where serves the booking of tour packages, only uses three media: by phone, message, and chatting. Besides that, the booking list and financial bookkeeping are noted manually, which frequently causes the occurrence of data errors in booking. Therefore, “MAU KEMANA SI” needs an application, a kind of Website, that is able to serve the booking or registration of tour package, and also to undertake data collection of the orders and financial bookkeeping automatically. The production of this Website uses Iterative Incremental method, which is a prototyping method, produces examples of the application that is compatible with user’s need, and the Incremental, which has the gradually-repeatedly processing in order to produce the final product that fits in need. It starts with Initial Planning and ends with Deployment. This study utilizes UML modeling as the System Planning, and the implementation and evaluation utilize Black Box Testing. The result of this research is the application of “MAU KEMANA SI” website provides functionality needed by users to perform the business function. Keywords: Website, tour package, iterative incremental
Rancang Bangun Konverter Photovoltaic Dan Taksiran Daya Photovoltaic Untuk Dc Power House Tommy Aditya Putra; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai zaman sekarang bahan bakar listrik yang digunakan berupa energi yang tidak dapat diperbaharui, maka dari itu diperlukan energi alternatif untuk mengganti bahan bakar konvensional menjadi bahan bakar dengan energi yang terbarukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan matahari. Untuk mengkonversi tenaga matahari menjadi energi listrik dibutuhkan sebuah alat, yaitu sel surya atau photovoltaic (PV). PV dapat dianalogikan seperti sebuah alat dengan dua terminal atau sambungan, yang apabila bekerja pada malam hari seperti dioda dan saat terkena cahaya matahari dapat menghasilkan tegangan. Keluaran dari PV yaitu tegangan DC. Tegangan tersebut sangat bergantung pada intensitas cahaya, Untuk itu diperlukan sebuah metode agar tegangan keluaran PV dapat maksimum. Fixed Voltage MPPT (Maximum Power Point Tracking) adalah sebuah metode yang akan memaksa PV bekerja pada tegangan tetap yang dapat diatur agar daya keluaran tegangan dapat maksimum. Fixed Voltage MPPT tersebut akan dibantu oleh rangkaian konverter DC-DC yang berupa DC Chopper tipe buck-boost, sebuah mikrokontroler dan sensor tegangan. Sebelumnya mikrokontroler telah terisi program Fixed Voltage MPPT dengan metode PI (Proportional Integrative). Tujuan akhir dari penelitian ini adalah membuat efisiensi tegangan keluaran PV ke beban dapat maksimum. Dan juga dengan adanya DC Power House ini dapat digunakan pada rumah yang terisolasi dan jauh dari keramaian kota. Kata kunci : Photovoltaic, DC Chopper tipe buck-boost, Fixed Voltage MPPT, PI (Proportional Integrative)

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue