cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Sistem Monitor Pada Pengairan Otomatis Berdasarkan Kelembaban Tanah Dan Suhu Menggunakan Android Azhar Sukarna Putra; Estananto Estananto; Fiky Yosef Suratman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak masyarakat yang meyukai hobi bercocok tanam tetapi terkendala dengan padatnya kesibukan yang dilakukan sehingga merawat tanaman adalah sesuatu hal yang dianggap menyita waktu. Dalam merawat tanaman juga harus memperhatikan kadar kelembaban tanah, karena kelembaban tanah adalah faktor yang mejadikan tanaman tumbuh dengan baik atau tidak. Kelembaban tanah ditentukan oleh banyaknya air yang berada pada tanah. Masalah yang ada saat ini adalah kadar kelembaban tanah hanya dapat diketahui dengan menggunakan alat tes kelembaban dan pengambilan sampel tanah lalu dilakukan di laboratorium. Untuk mengurangi kesulitan itu maka dibuatlah sistem monitoring pengairan yang juga dapat mengontrol sistem pengairan berbasis android. Sensor akan ditanam dalam tanah, lalu data diolah dengan Arduino Uno. Setelah data diolah lalu dikirim ke smartphone berbasis Android. Aplikasi akan menampilkan kondisi tanah dalam 3 kondisi, yaitu kering, basah, dan lembab. Selain karena faktor kadar air pada tanah, tanaman juga dipengaruhi oleh faktor suhu sekitar tanaman. Contoh pada tanaman Cabai yang akan berkembang pada suhu 24 – 28 ºC[7] . Hasil akhir dari Tugas Akhir ini adalah pengukuran tingkat kelembaban dan tingkat suhu dengan akurasi sensor suhu sebesar 3,08 % yang dapat dibaca dengan smartphone Android dengan menggunakan metode Fuzzy Logic.Kata Kunci : Cabai, kelembaban, suhu, Android.
Analisis Sentimen Terhadap Toko Online Menggunakan Naive Bayes Pada Media Sosial Twitter. Kautsar Ramadhan Sugiharto; Kemas Muslim Lhaksmana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Twitter merupakan salah satu Media Sosial yang digunakan untuk menyalurkan opini dan membahas berbagai masalah yang ada disekitar. Salah satu masalah yang banyak dibahas adalah Toko Online yang merupakan salah satu sistem terbaru dalam berbelanja. Toko Online banyak digunakan oleh konsumen karena mudah dan cepat dalam proses transaksinya. Pada tahun 2017, Tokopedia dan Lazada menjadi salah satu situs Toko Online yang sering dikunjungi dan banyak melakukan transaksi. Analisis sentimen merupakan suatu cara untuk membandingkan pendapat banyak orang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sentimen yang terjadi pada setiap komentar mengenai Tokopedia dan Lazada pada media sosial Twitter. Sentimen yang digunakan akan dibagi menjadi 2 kelas, yaitu positif dan negatif serta menggunakan Naïve Bayes Classifier sebagai algoritmanya. Hasil penelitian diperoleh akurasi 75.26% untuk Lazada dan 83.97% untuk Tokopedia. Kata kunci : Analisis Sentimen, Naïve Bayes Classifier, Tokopedia, Lazada Abstract Twitter is one of the Social Media that is used to channel opinions and discuss various problems that are around. One problem that is widely discussed is the Online Store which is one of the newest systems in shopping. Online stores are widely used by consumers because they are easy and fast in the transaction process. In 2017, Tokopedia and Lazada became one of the Online Shop sites that were frequently visited and made many transactions. Sentiment analysis is a way to compare the opinions of many people. This study aims to determine the sentiments that occur in every comment about Tokopedia and Lazada on Twitter social media. The sentiment used will be divided into 2 classes, namely positive and negative and using the Naïve Bayes Classifier as the algorithm. The results of the study obtained 75.26% accuracy for Lazada and 83.97% for Tokopedia. Keywords: Sentiment Analysis, Naïve Bayes Classifier, Tokopedia, Lazada
Perancangan Alokasi Penyimpanan Menggunakan Metode Class Based Storage Untuk Mengurangi Delay Dan Meningkatkan Pemenuhan Permintaan Di Gudang Service Part Pt.xyz Vito Pradana Pujadenta; Luciana Andrawina; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bstrak – PT.XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang berlokasi di Cikarang Bekasi. PT.XYZ memiliki gudang penyimpanan finish good, yaitu gudang penyimpanan produk finish good serivec part. Aktivitas gudang service part memiliki waktu proses dibawah waktu standar pada aktivitas order picking, yaitu 21%. Hal tersebut disebabkan karena tidak terpenuhinya permintaan customer serta penempatan produk yang tidak sesuai sehingga terdapat aktivitas delay yang menyebabkan waktu pencarian yang lama. Langkah awal yang dilakukan adalah menghtiung waktu baku setiap aktivitas yang ada di gudang, lalu dilakukan pemetaan aliran produk dan informasi yang ada di gudang dengan current state design. Sehingga didapatkan waktu proses masing-masing aktivitas. Berdasarkan current state design didapatkan aktivitas order picking memiliki waktu non value added paling besar yaitu 22%. Untuk itu dilakukan alokasi penyimpanan produk untuk mengurangi waktu non value added terutama pada proses order picking dengan melakukan pengklasifikasian menggunakan FSN analysis, kemudian melakukan slotting, rectilinear distance dan zonafikasi untuk menentukan area penempatan produk untuk masing-masing SKU berdasarkan klasifikasinya. Seteleah dilakukannya proses klasifikasi, slotting, rectilinear distance, dan zonafikasi, maka dilakukan perancangan future state design. Sehingga persentase value added mengalami peningkatan sebesar 9%. Kata Kunci : warehouse, FSN Analysis, slotting, rectilinear distance, zonafikasi
Pengembangan Motif Karang Jenis Pavona Cactus Pada Aplikasi Batik Berbasis Web Septian Putra Manuel Simangunsong; Purba Daru Kusuma; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Batik sebagai wujud nyata dari seni rupa dengan latar belakang sejarah dan unsur budaya yang kuat dalam perkembangan kebudayaan bangsa Indonesia menjadi dasar identitas bangsa hingga saat ini. Upaya yang dapat dilakukan dalam menjaga pelestarian batik adalah dengan menciptakan suatu pola baru pada batik salah satunya menggunakan motif terumbu karang. Penerapan terumbu karang sebagai pola baru pada batik merupakan metode yang digunakan untuk mengkombinasikan teknologi komputer dengan ilmu seni. Jenis karang yang akan difokuskan untuk menjadi sebuah motif batik baru pada tugas akhir ini adalah jenis Pavona Cactus. Pada tugas akhir ini dibuat sebuah aplikasi pengembangan motif batik berbasis web. dengan menggunakan metode l-system pada pembuatan aplikasi ini, maka mempermudah pembuatan beberapa motif batik baru. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengembangkan modul pembangkitan motif karang Pavona Cactus pada aplikasi motif batik berbasis web. Hasil dari pembuatan tugas akhir ini adalah telah tercipta sebuah desain batik dengan karang Pavona Cactus sebagai motif utama. Kata Kunci: L-System, Batik, Karang, Web, Pavona Cactus Abstract Batik as a real manifestation of art and a strong culture in the development of the Indonesian nation became the basis of identity for the moment. Efforts that can be done in preservation of batik is to apply a new pattern on batik one of them using coral reef motifs. The application of coral reefs as a new pattern in batik is a method used to combine computer technology with the science of art. The type of coral that will alternate into a new batik motif in this final project is a type of Pavona Cactus. In this final project is made an application development of web-based batik motif. By using l-system method in making this application, then making some new batik motif. The purpose of this final project is to develop Pavona Cactus coral motifs module on the application of web-based batik motif. The result of this task is creating a batik design with Pavona Cactus coral as the main motive. Keywordsi: L-system, Batik, Coral, Web, Pavona Cactus
Mendeteksi Anomali Menggunakan Algoritma Holt-winters Berdasarkan Tingkat Keyakinan Dari Teorema Bayes Aqmarina Qisthy Adhani; Yudha Purwanto; I. N Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trafik bisa diartikan sebgai suatu informasi yang berpindah dari trtansmitter ke receiver. Jaringan trafik tidak bisa dipastikan secara akurat kapan terjadinya suatu keadaan dilyar batas normal trafik terebut. Dalam penelitian ini dilakukan pendeteksian anomali yang terjadi pada masa yang akan datang pada suatu jaringa menggunakan algoritma Holt-Winters. Algortima ini membutuhkan minimum satu deret data dalam satu musim sebelumnya, untuk memprediksi musim berikutnya. Hasil prediksi yang dihasilkanpun tidak akan menyamai dengan jumlah deret data yang sebelumnya dikarenakan sistem yang dihasilkan akan menurun tingkat keakuratannya. Bisa dilihat pada hasil bahwa deret data hasil prediksi ini mempunyai nilai akurasi sebesar untuk ftp 91%, untuk ftp-data 89% dan untuk telnet 88%. 
Analisis Kelayakan Gudang Baru Usaha Ekspor Buah Manggis (studi Kasus: Pt. Xyz Di Tasikmalaya) Ulfa Fiddini; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha buah-buahan. Buah yang dijual merupakan buah dalam volume banyak. Untuk kasus ini lebih mendalam pada buah manggis yang diekspor ke negara Tiongkok. PT. XYZ telah memulai bisnis ini pada tahun 1994. Pada tahun 1996 PT.XYZ mulai melakukan ekspor buah ke negara-negara tujuan. Pasar ekspor ke negara Tiongkok sempat ditutup lima tahun belakang, dan sudah dibuka kembali pada tahun 2017. Permintaan dari negara Tiongkok meledak saat dibukanya kembali pintu ekspor, hal ini membuat para eksportir untuk lebih semangat meningkatkan jumlah produksi. PT. XYZ ingin melakukan proyeksi secara finansial, proyeksi pasar, proyeksi teknis untuk tiga tahun kedepan dengan melakukan analisis kelayakan usaha yang dijalankan. Pada hasil analisis kelayakan yang sudah diperhitungkan menghasilkan nilai NPV sebesar Rp4 19.476.409,61, nilai IRR 43% dimana PT. XYZ mengambil keputasan nilai MARR sebesar 10% , untuk nilai BEP adalah 862.554 Kg atau 862,5 Ton dan nilai payback period 2,8 tahun. Untuk metode sensitivitas, Perusahaan akan mendapat nilai NPV tertinggi sebesar Rp 4.163.368.004,66 jika harga jual produk naik 10% dan mendapat nilai NPV rendah Rp 409.703.573,66 jika biata TKL turun 10%. Kata kunci : Analisis Kelayakan, Analisis Sensitivitas, NPV, IRR, BEP, PBP Abstract PT. XYZ is a company engaged in the business of fruits. The fruit sold is a fruit in large volumes. For this case more deeply on the mangosteen fruit that is exported to China. PT. XYZ has started this business in 1994. In year 1996 PT.XYZ started to export fruit to destination countries. The export market to China was closed five years ago, and it has been reopened in 2017. Demand from China exploded at the reopening of the export gate, making exporters more eager to increase production. PT. XYZ wants to projection financially, market projection, technical projection for the next three years by conducting feasibility analysis undertaken. In the result of feasibility analysis that has been calculated to yield value of NPV equal to Rp 419.476.409,61, value of IRR 43% where PT. XYZ takes the MARR value of 20%, for BEP value is 862.554Kg or 862,5 Ton and payback period 2.8 year. For the sensitivity method, The Company will get the highest NPV value of Rp 4,163,368,004,66 if the selling price of the product rises 10% and get the low NPV value Rp 409.703.573,66 if the biata TKL drops 10%. Keywords: Feasibility Analysis, Sensitivity Analaysis, NPV, IRR, BEP, PBP
Simulasi Dan Analisis Performansi End-to-end Qos Menggunakan G.711 Dan G.729 Sebagai Codec Pada Layanan Voice Over Lte (volte) Fanny Tarida Tampubolon; Rendy Munadi; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan LTE dapat memberikan mobile broadband dengan kapasitas yang lebih besar dan latensi yang rendah. Namun, jaringan LTE hanya menyediakan layanan khusus untuk data transfer dan dirancang hanya sebagai jaringan packet-switched all-IP sistem. Karena tidak ada domain circuit-switched di LTE, maka dibentuklah solusi untuk layanan suara berbasis IP, yang dikenal sebagai VoLTE. Dengan VoLTE, pelanggan dapat menikmati High Definition Voice (HD Voice). VoLTE menggunakan sistem yang berbeda dibandingkan dengan layanan suara pada teknologi pendahulunya seperti 2G, dan 3G sehingga kualitas performansi VoLTE dituntut agar lebih baik dari teknologi pendahulunya. Dalam penelitian ini disimulasikan layanan VoLTE pada arsitektur LTE (Long Term Evolution) dengan menggunakan G.711 dan G.729 sebagai codec- nya. Beberapa parameter end-to-end QoS seperti delay, jitter, packet loss dan throughput serta MOS yang digunakan untuk melihat performansi dari simulasi layanan VoLTE. Simulasi ditinjau dari sisi capacity (kapasitas) jumlah user yang dibagi dalam tiga kategori yaitu; 5 pasang UE, 30 pasang UE, dan 100 pasang UE. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada jaringan VoLTE yaitu untuk codec G.729 didapatkan delay tertinggi 91.5152 ms, jitter terendah yaitu 0.000084 ms, packet loss 0%, dan throughput tertinggi 12.82 Kbps. Kemudian untuk codec G.711 didapatkan delay tertinggi 79.3810 ms, jitter terendah 0.000037 ms, packet loss 0% dan throughput tertinggi 69.59 Kbps. Hasil yang diperoleh masih memenuhi standar ITU-T. Kata kunci : end-to-end QoS, VoLTE, G.711, G.729.
Analisis Hubs and Authorities Centrality menggunakan Probabilistic Affinity Index (PAI) pada graf berarah-berbobot dalam Social Network Analysis Muhammad Thomy Farhan; Eko Darwiyanto; Ibnu Asror
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Social media merupakan wadah dalam melakukan interaksi yang terhubung ke jaringan internet, Twitter adalah salah satu contoh dari social media. Dalam twitter terkadang seseorang tidak ingin tertinggal informasi terkait topik tertentu, sehingga perlu mem-follow user yang berkaitan dengan topik tersebut agar informasi dapat diperoleh dengan cepat. Pada penelitian ini dilakukan analisis yang menerapkan metode Hubs and Authorities Centrality untuk menentukan perangkingan user dan metode Probabilistic Affinity Index untuk pembobotan nilai. Hasil perangkingan authority centrality dapat dijadikan daftar rekomendasi suatu user yang berperan atau mempunyai informasi mengenai topik tertentu dan hasil perangkingan hub centrality dapat dijadikan daftar rekomendasi suatu user yang memiliki ketertarikan pada topik tertentu. Dari pengujian pada penelitian ini, perubahan jumlah user lain yang berelasi dengan user mempunyai ratarata terbesar perubahan nilai centrality sebesar 0.01188. Sementara perubahan jumlah relasi mempunyai rata-rata terbesar perubahan nilai centrality sebesar 1.44087x10−9 . Berdasarkan pengujian tersebut, jumlah user lain yang berelasi dengan user mempunyai pengaruh besar pada hasil perangkingan dibandingkan dengan jumlah relasi yang dimiliki oleh user. Kata kunci : Social Media, Twtitter, Hubs and Authorities Centrality, Probabilistic Affinity Index, authority centrality, hub centrality Abstract Social media is a place for interaction that is connected to the internet network, Twitter is one example of social media. In twitter sometimes someone does not want to be left behind information related to a particular topic, so it is necessary to follow the user related to the topic so that information can be obtained quickly. In this study, an analysis was carried out that applied the Hubs and Authorities Centrality method to determine user rankings and the Probabilistic Affinity Index method for weighting values. The results of authority centrality ranking can be used as a list of recommendations of a user who plays a role or has information about a particular topic and the results of centrality hub ranking can be used as a list of recommendations of a user who has an interest in a particular topic. From the testing in this study, changes in the number of other users that are related to the user have the largest average change in centrality value of 0.01188. While the change in the number of relations has the largest average change in the centrality value of 1.44087x10−9 . Based on these tests, the number of other users that are related to the user has a large influence on the results of ranking compared to the number of relationships owned by the user. Keywords : Social Media, Twitter, Hubs and Authorities Centrality, Probabilistic Affinity Index, authority centrality, hub centrality
Pengembangan Sistem Otomatisasi Pengendalian Nutrisi Pada Hidroponik Menggunakan Sistem Pakar Dengan Metode Forward Chaining Yakub Eka Nugraha; Budhi Irawan; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat perkotaan yang ingin menanam sendiri sayuran yang dikonsumsi sendiri setiap harinya. Selain itu juga menjadi sarana menyalurkan hobi bertanam namun tidak tersedianya lahan yang dapat mendukung hobi tersebut. Hidroponik adalah model bercocok tanam yang tidak membutuhkan tanah sebagai media tanam dan tidak perlu lahan yang luas[1]. Namun disisi lain hidroponik perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang cukup oleh pemiliknya. Dikarenakan nutrisi untuk tanaman yang tumbuh diberikan melalui air secara langsung untuk diserap. Sebagai masyarakat perkotaan yang penuh dengan kesibukan, maka waktu untuk memantau kondisi hidroponik menjadi sangat terbatas. Dengan implementasi Sistem Pakar, Mikrokontroler, Sensor dan Aktuator, sistem dapat menentukan nutrisi yang sesuai berdasarkan data yang diukur oleh sensor. Selanjutnya implementasi Sistem Pakar dengan Metode Forward Chaining dapat menentukan nutrisi yang sesuai dengan tanaman yang sedang ditaman. Lalu aktuator akan mengeksekusi perintah sehingga nutrisi akan tetap terjaga kesesuaiannya. Pemilik hidroponik juga akan mendapatkan informasi mengenai kondisi nutrisi secara realtime dengan memanfaatkan perangkat Internet of Things. Kata kunci: hidroponik, embedded system, sistem otomatisasi, sistem pakar, forward chaining.
Perancangan Jaringan Akses Fiber To The Home (ftth) Menggunakan Teknologi 10-gigabit-capable Passive Optical Network (xgpon) Untuk Perumahan Benda Baru Viceroy Siregar; Kris Sujatmoko; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perumahan Benda Baru yang terletak di Jalan Cendana II, Tangerang Selatan merupakan konsep hunian yang membutuhkan layanan akses triple play yang cepat untuk mendukung kegiatan dan fasilitas yang disediakan.. PT Innovate Mas Indonesia berencana menggelar Fiber To The Home (FTTH) menggunakan teknologi 10-GigabitCapable Passive Optical Networks (XGPON) agar dapat memenuhi target tersebut. Pada Tugas Akhir ini dilakukan perhitungan untuk parameter-parameter kelayakan dan performansi sistem perancangan FTTH yang ingin diimplementasikan di Perumahan Benda Baru. Parameter-parameter tersebut adalah Link Power Budget dan Rise Time Budget untuk kelayakan sistem. Nilai parameter yang dihitung secara manual tersebut akan dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan Opti System. Selain itu, ada parameter lainnya yaitu Bit Error Rate (BER) untuk performansi sistem. BER ini dapat dilihat dengan membuat simulasi perancangan jaringan FTTH pada Opti System. Hasil perhitungan manual untuk link power budget, yaitu total redaman untuk jarak terjauh adalah sebesar 25,135 dB untuk link downstream dan 26,236 dB untuk link upstream. Hasil perhitungan tersebut masih memenuhi standar yang ditentukan oleh ITU-T G.987 yaitu sebesar -28 dBm. Berdasarkan nilai total redaman pada jarak terjauh didapatkan nilai daya terima sebesar -21,135 dBm untuk link downstream dan -23,236 dBm untuk link upstream. Sedangkan untuk nilai rise time budget didapatkan nilai waktu batasan adalah sebesar 0,07 ns untuk pengkodean NRZ dan 0,035 ns untuk pengkodean RZ. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai 𝑡𝑠𝑦𝑠𝑡𝑒𝑚 adalah sebesar 0,0156 ns untuk link downstream maupun link upstream. Hasil perhitungan rise time budget yang didapatkan bernilai baik karena 𝑡𝑠𝑦𝑠𝑡𝑒𝑚 berada lebih kecil dari batasan waktu untuk tiap pengkodean. Untuk parameter performansi sistem yaitu BER yang dihasilkan dari simulasi Opti System adalah sebesar 1,86632 x 10-21 untuk link downstream dan sebesar 0 untuk link upstream. Kedua nilai tersebut memenuhi nilai minumum BER yang ditentukan untuk optik yaitu 10−9 . Kata kunci : FTTH, XGPON, Link Power Budget, Rise Time Budget, BER Abstract Benda Baru Residence is located on the Cendana II , South Tangerang is the concept dwelling that need access triple play to support the activities of and facilities provided. PT. Innovate Mas Indonesia plans to hold Fiber To The Home ( FTTH ) using technology 10-Gigabit-Capable Passive Optical Networks (XGPON) in order to meet the target. In this final assignment, the parameters of the feasibility and performance of the system design of FTTH which will be implemented in Benda Baru Residence has been calculated. Those parameters are Link Power Budget and Rise Time Budget for the feasibility of the system. The parameters values were manually calculated and have been compared to the results of using the Opti System software. Besides, the other parameter is Bit Error Rate (BER) for the performance of the system. BER can be seen by making a simulation of a network design FTTH in Opti System. The results of the manual calculation for link power budget parameters the total attenuation for the farthest distance is 25,135 dB for downstream link and 26,236 dB for upstream link. The results of those calculations are still meet the standard which determined by ITU-T G.987 which is -28 dBm. Based on the total attenuation value for the farthest distance, the result of power receiver is -21,135 dBm for downstream link and -23,236 dBm for upstream link. For rise time budget parameters, the result of limitation time is 0,07 ns for NRZ coding and 0,035 for RZ coding. Based on the calculation, the results of 𝑡𝑠𝑦𝑠𝑡𝑒𝑚 is 0,0156 ns for both downstream and upstream link. The results of rise time budget considered to be good because the tsystem smaller than the limitiation time for each coding. For the parameter of the performance of the system, BER, which is simulated in Opti System, the result for the downstream link is 1,86632 x 10-21 and for the upstream link is zero (0). Both values are meet the minimum value of BER that is determined for optic which is 10−9 . Keywords : FTTH, XGPON, Link Power Budget, Rise Time Budget, BER

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue