cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Standard Operating Procedure Penetapan Kebutuhan Dan Harapan Siswa Terhadap Sarana Penunjang Pada Smk Telkom Bandung
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

- Siswa sebagai pelanggan merupakan salah satu interested parties yang sangat berpengaruh bagi SMK Telkom karena mereka berinteraksi langsung dengan layanan yang diberikan. Menentukan kebutuhan dan harapan serta dapat mencapai kepuasan konsumen merupakan kunci pencapaian tujuan organisasi, jika tidak dilakukan maka tujuan oragnisasi tidak dapat tercapai secara maksimal, oleh karena itu proses ini penting bagi SMK Telkom. Dalam pelaksanaan penetapan kebutuhan dan harapan siswa masih terdapat kendala karena kurangnya pengetahuan dan informasi akan kebutuhan dan harapan siswa secara spesifik. Penyelesaian masalah dari penelitian ini menggunakan metode SECI yang didukung oleh analisis gap service quality (servqual), requirement ISO 9001:2015 klausul 4.2, dan teori siklus pengololaan knowledge management. Metode SECI (socialization, externalization, combination, internalization) digunakan untuk mendapatkan informasi yang berupa tacit knowledge dan explicit knowledge dalam memahami kebutuhan dan harapan siswa terhadap sarana penunjang. Analisis gap servqual dalam pengolahan data dilakukan untuk mengetahui gap yang terjadi antara layanan yang telah di berikan dengan harapan siswa. ISO 9001:2015 klausul 4.2 merupakan informasi mengenai persyaratan dalam memahami kebutuhan dan harapan pihak terkait. Hasil dari penelitian ini merupakan rancangan standard operating procedure menetapkan kebutuhan dan harapan siswa terhadap sarana penunjang di SMK Telkom Bandung sebagai panduan dalam melaksanakan penetapan kebutuhan dan harapan siswa berdasarkan survei kepuasan. Rancangan standard operating procedure telah disesuaikan dengan siklus pengelolaan knowledge agar pengetahuan yang didapat tetap dimiliki organisasi. SOP ini dapat dijadikan panduan SMK Telkom Bandung dalam mmenetapkan kebutuhan dan harapan siswa terhadap sarana penunjang. Kata Kunci : Kebutuhan, Harapan, ISO 9001:2015, SECI, SERVQUAL, Siklus Pengelolaan Knowledge, SOP
Implementasi Kaizen Pada Proses Produksi Amdk Galon Air Mineral Dengan Meminimasi Waste Waiting Menggunakan Metode Lean Manufacturing (studi Kasus Pada Pt Muawanah Al-masoem) Putri Nopitasari; Rino Andias Anugraha; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Muawanah Al-Masoem adalah perusahaan yang memproduksi air mineral, air mineral yang diproduksi terdiri dari beberapa jenis ukuran kemasan mulai dari 240 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml, dan 19 l. Pada proses produksi kemasan galon terdapat permasalahan yaitu realisasi jumlah produksi yang tidak dapat memenuhi target. Persentase realisasi jumlah produksi yang tidak memenuhi target terjadi pada 11 bulan kecuali pada bulan Juli. Tidak terpenuhinya target produksi disebabkan karena adanya waste waiting yang terjadi pada proses produksi galon. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya waste waiting dan merancang usulan perbaikan dari masing-masing permasalahan. Perbaikan tersebut dapat dilakukan menggunakan metode lean manufacturing dan penerapan kaizen yang diawali dengan membuat Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Selanjutnya melakukan identifikasi menggunakan fishbone diagram, pareto diagram, 5 why’s dan 5W1H. Berdasarkan hasil identifikasi, perbaikan yang diusulkan adalah mengganti tempat penyimpanan yaitu pallet menjadi gravity flow rack, penerapan material handling equipment, penentuan jumlah safety stock dan reorder point. Rancangan usulan perbaikan tersebut dapat meminimasi waste waiting dan menghasilkan metode kerja yang baru, sehingga aliran proses produksi menjadi lebih pendek dan lead time produksi menjadi lebih singkat yaitu pada kondisi eksisting, lead time produksi sebesar 625,60 detik dan setelah dilakukan perbaikan, lead time produksi berkurang menjadi 222,62 detik. Kata Kunci: Lean Manufacturing, Waste waiting, Value Stream Mapping, dan Process Activity Mapping. ABSTRACT PT Muawanah Al-Masoem is a company that produces mineral water, mineral water produced consists of several types of packaging sizes ranging from 240 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml, and 19 l. In the production process of packaging of gallons there is a problem that is the realization of the amount of production that can not reach the target. Percentage of realized production quantities that did not meet the target occurred at 11 months except in July. Unfulfilled production targets are due to waste waiting that occurs in the gallon production process. So this study aims to determine the factors that resulted in the occurrence of waste waiting and design proposed improvement of each problem. These improvements using lean manufacturing method and kaizen implementation which begins by creating Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping (PAM). Next do identification using fishbone diagram, pareto diagram, 5 why's and 5W1H. Based on the results of identification, the proposed improvements are replacing the storage area of the pallet into gravity flow rack, application of material handling equipment, determining the number of safety stock and reorder point. The proposed improvement plan can minimize waste waiting and produce new working methods, so that the production process flow becomes shorter and the production lead time becomes shorter that is in the existing condition, the production lead time is 625.60 seconds and after the improvement, the production lead time reduced to 222.62 seconds. Key Word: Lean Manufacturing, Waste waiting, Value Stream Mapping, and Process Activity Mapping
Antena Monopole Swa-bentang Uhf Untuk Ttc (telemetry, Tracking, & Command) Dan Antena Susunan Pifa Untuk Pemancar S-band Pada Nano Satelit Christian Budi Eko Saputro; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah berkembangnya teknologi komunikasi jarak jauh dengan menggunakan satelit, Universitas Telkom bersama dengan Laboratorium Nanosatelit sedang mengembangkan sistem komunikasi satelit orbit rendah yang dinamakan Tel-U SAT 1 dengan ukuran satelit kelas nano (nano satelit). Untuk komunikasi antara space segment dan ground segmentnya menggunakan TTC (Telemetry, Tracking, and Command). TTC menggunakan frekuensi UHF 437 MHz[1]. Agar dapat berkomunikasi maka antena mutlak dibutuhkan. Selain TTC, sebagai komunikasi TEL-U SAT 1 membawa sebuah misi yaitu remote sensing (penginderaan jarak jauh). Untuk membantu misi ini maka perlu sebuah link bandwidth untuk mengirimkan data yang sudah diproses oleh sensor satelit. Supaya memenuhi misi dari satelit diperlukan S-Band Transmitter. S-Band Transmitter menggunakan frekuensi radio amatir pada 2,35 GHz[1]. Dalam Tugas Akhir ini dirancang swa-bentang antena untuk komunikasi TTC dan S-Band Transmitter yang berada pada satelit (space segment). Antena yang digunakan TTC adalah monopole, antena yang digunakan S-Band Transmitter susunan PIFA , dengan sistem swa-bentang antena di bagian TTC. Setelah dirancang dan direalisasikan, maka didapatkan dua antena monopole dengan frekuensi 437 MHz, VSWR 1,18, Gain 3,82 dB, Polaradiasi Omnidirectional, Polarisasi elips. Sedangkan antena susunan PIFA memiliki frekuensi 2,35 GHz, VSWR 1,07, Gain 7,02 dB, Polaradiasi Unidirectional, Polarisasi LHCP. Groundplane dibuat dari bahan alumunium dengan ukuran 10x10x10 cm dengan tebal 1 mm. Kata kunci : nano satelit, TTC, swa-bentang antena, monopole, susunan PIFA
Analisis Perbandingan Deteksi Trojan Menggunakan Metode Static-Dynamic dengan Metode Behaviour Pada Sistem Operasi Windows Dania M.P.M; Parman Sukarno; Erwid Mushofa Jadied
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer. Karenanya, pengguna Windows menjadi sasaran utama dalam penyebaran malware terutama trojan. Trojan adalah malware yang menyebar pada komputer korban yang mempunyai sifat merusak hingga merugikan. Oleh karena itu banyak penelitian mengenai metode untuk mendeteksi trojan. Dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, metode Static-Dynamic lebih sering digunakan. Namun metode tersebut belum cukup akurat dalam hal mendeteksi trojan dibandingkan dengan metode Behaviour. Penelitian ini mengimplementasikan metode Static-Dynamic dan metode Behaviour dengan melakukan percobaan menggunakan threshold yang berbeda pada pengujiannya. Didapatkan kesimpulan bahwa setiap perubahan pada threshold akan berpengaruh pada tingkat akurasi dari setiap metode. Dari dua belas kali pengujian metode Static-Dynamic mempunyai rata-rata akurasi sebesar 32,70%. Sedangkan metode Behaviour dengan dua puluh tiga kali percobaan mempunyai rata-rata akurasi sebesar 32,54%. Kata kunci : Trojan, Metode Static, Metode Dynamic, Metode Behaviour Abstract Windows is the operating system that is most widely used by computer users. Therefore, Windows’ users are the main target of the malware spreading, especially trojan. Trojans are malware that spreads on a victim's computer that destructive and harmful users’ properties. There is a lot of research about methods for detecting trojans. From previous research, the Static-Dynamic method is used more often. But this method is not accurate enough in detecting trojan compared to the Behavior method. This study implements the Static-Dynamic method and the Behavior method. It was concluded that every change of threshold will have different result. Out of twelve threshold of Static-Dynamic method, the average accuracy is 32,70%. And Behaviour method with twenty three threshold has 32,54% of average accuracy. Keywords: Trojan, Static Method, Dynamic Method, Behaviour Method
Analisis Kelayakan Pembukaan Bisnis Marketplace Jasa Arsitektur Hom-e Di Wilayah Provinsi Jawa Barat I Gede Made Rama Arsharindra; Endang Chumaidiyah; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HOM-E merupakan start up bisnis sebagai marketplace penyedia jasa arsitektur online yang berfungsi sebagai mediator antara ahli arsitektur dengan pencari jasa tersebut, bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat khususnya yang termasuk didalam bagian dari backlog kependudukan yaitu sejumlah 2.404.855 yang berminat dan mampu untuk membangun hunian / tempat tinggal. Dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Kelayakan Pembukaan Bisnis Marketplace Jasa Arsitektur HOM-E di Wilayah Jawa Barat” dengan identifikasi masalah bagaimana analisis kelayakan bisnis marketplace HOM-E ditinjau dari aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial, tingkat sensitivitas dan tingkat risiko. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui analisis kelayakan bisnis marketplace HOM-E ditinjau dari identifikasi masalah. Penelitian ini menggunakan metode analisis kelayakan usaha serta metode penelitian investasi. Kesimpulan penelitian adalah layak atau tidaknya marketplace HOM-E untuk dijalankan dengan melihat kriteria investasi berupa Net Present Value (NPV), Payback Period (PBP), dan Internal Rate of Return (IRR) serta analisis sensitivitas dan analisis risiko yang ada pada saat bisnis dijalankan. Kesimpulan dari analisis menunjukkan nilai tingkat investasi NPV Rp 117,485,951, PBP 3.4 tahun, dan IRR 43%. Karena nilai NPV > 0, nilai IRR > Minimum Attractive Rate of Return (MARR) sebesar 9.95%, serta PBP < umur investasi yaitu 5 tahun, maka disimpulkan bahwa marketplace HOM-E layak untuk dijalankan. Kata kunci : Marketplace HOM-E, NPV, PBP, IRR, Analisis Kelayakan
Perancangan Sistem Monitoring Kinerja Distribusi Produk Beras Menggunakan Metode Scor Dan Ahp Pada Bulog Subdivre Bandung Muhammad Aditya Ilhamizar; Ari Yanuar Ridwan; Mohammad Deni
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Beras meruapakan komoditas utama yang didistribusikan dari Bulog Subdivre Bandung. Saat ini proses distribusi beras dilakukan tanpa adanya pengukuran kinerja . Distribusi merupakan salah satu rangkaian supply chain, sedangkan ada dua aspek fundamental dalam supply chain yaitu manajemen kinerja dan perbaikan berkelanjutan. Maka dari itu perlu dirancang indikator kinerja dan sistem monitoring untuk proses distribusi beras. Perancangan indikator kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan metode SCOR. SCOR adalah sebuah model acuan dari operasi supply chain, fungsi dari SCOR adalah untuk mengukur, mengendalikan, dan memperbaiki proses-proses supply chain. Penerapan SCOR kedalam proses distribusi beras di Bulog Subdivre Bandung akan membantu Bulog Subdivre dalam memperbaiki, dan mengevaluasi proses-proses yang berkaitan dari distribusi beras sehingga kinerja dari bulog subdivre akan menjadi lebih baik. Indikator Kinerja yang telah dirancang selanjutnya diukur dengan AHP untuk pembobotan dan Snorm De Boer untuk normalisasi. Kata Kunci : Beras , Distribusi, SCOR, Sistem Monitoring, Indikator Kinerja, AHP Abstract Rice is the main commodity distributed from Bulog Subdivre Bandung. At present the process of rice distribution is carried out without measuring performance. Meanwhile distribution is one of the supply chain series, while there are two fundamental aspects in the supply chain, namely performance management and continuous improvement. Therefore, it is necessary to design performance indicators and monitoring systems for the rice distribution process. Designing performance indicators can be done using the SCOR method. SCOR is a reference model of supply chain operations, the function of SCOR is to measure, control, and improve supply chain processes. The application of SCOR to the rice distribution process at the Bulog Subdivre Bandung will help them in improving, and evaluating the processes related to the distribution of rice so that the performance of the bulog subdivre will be better. The performance indicators that have been designed are then measured by AHP for weighting and Snorm De Boer for normalization. Keyword: Rice, Distribution, SCOR, Monitoring System, Performance Indicator, AHP
Indonesian Language Stemmer Algorithm Improvement By Rearrange Stemming Process Steps Sequence Hari Widayanto; Arief Huda
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stemming is a processs to find root word from its compounded form by removing all affixes are attached on it. Stemmer was applied in various text mining application to improve application performance, such as in Information Retrieval stemmer could improve performance by providing variant morphological searched terms and reduce size of index [9]. In word based text compression, stemmer could simplify the dictionary as various word from could be represented by one word [6]. Besides reduce size of document index, stemmer could increase text retrieval accuracy [10]. In text classification stemmer reduce the number of features [18]. The first Indonesian stemmer was developed by Nazief-Adriani then Jelita Asian improved the algorithm called confix stripping (CS) stemmer. There were heaps of improvement was done by CS stemmer so it is highest accuracy stemmer algorithm. Experiment would be performed to compare the accuracy between Nazief – Adriani and CS stemmeralgorithm for stemm words were extracted from online news, Republika. Keywords : Stemming, Indonesian, Nazief-Adriani, CS stemmer
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Fungsi Pengelolaan Data Statistika Sektoral Di Diskominfo Jawa Barat Dengan Menggunakan Togaf Adm Siti Hartina; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) merupakan instansi yang bergerak dibidang komunikasi dan informatika yang meliputi bidang telekomunikasi, sarana komunikasi serta pengolahan data elektronik. DISKOMINFO mempunyai tugas yaitu mengkoordinasikan dan sebagai pembinaan perangkat daerah dan melaksanakan tugas lain dari Gubernur sesuai tugas dan masing-masing fungsinya. Selain itu DISKOMINFO dalam melakukan pengolahan dan elektronik telah menggunakan teknologi telekomunikasi berupa jaringan komputer dalam mengkomunikasikan antar perangkat daerah satu dengan lainnya yang terdapat di Provinsi Jawa Barat. Namun berkaitan dengan tugas dan fungsi dalam melaksanakan urusan statistik DISKOMINFO Provinsi Jawa Barat, berperan dalam penyediaan data dan informasi untuk kebutuhan perencanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan pemerintah pembangunan Provinsi Jawa Barat. Dimana, perangkat daerah bertugas sebagai produsen data, BPS ( Badan Pusat Statistik) sebagai pembina kegiatan statistik sektoral dan bappeda sebagai pengguna data terbesar selain pengguna dari instansi lainnya. TOGAF merupakan sebuah metode yang digunakan dalam memodelkan pengembangan sebuah enterprise architecture. Framework ini banyak digunakan oleh sebagian organisasi, karena proses arsitektur yang lengkap, ketersedian informasi yang mudah didapat dan juga dapat support terhadap evolusi arsitektur. Kata Kunci: Arsitektur enterprise, Framework TOGAF, Diskominfo Jawa Barat, Teknologi Informasi.. Abstract Office of Communication and Informatics (DISKOMINFO) is an agency engaged in the field of communication and informatics covering the field of telecommunications, communication facilities and electronic data processing. DISKOMINFO has the task of coordinating and as coaching the regional apparatus and carrying out other duties of the Governor in accordance with the duties and their respective functions. In addition, DISKOMINFO in processing and electronics has been using telecommunications technology in the form of computer networks in communicating between regional devices with each other contained in West Java Province. However, related to the duties and functions in carrying out statistical affairs DISKOMINFO West Java Province, role in providing data and information for the needs of planning, controlling, evaluation and reporting government development of West Java Province. Where, the regional devices served as data producers, BPS (Central Bureau of Statistics) as the builder of sectoral statistical activities and bappeda as the largest data users in addition to users from other agencies. TOGAF is a method used in modeling the development of an enterprise architecture. This framework is widely used by some organizations, because the complete architectural process, availability of information that is easy to obtain and also can support the evolution of architecture. Keywords : Enterprise Architecture, TOGAF Framework, Diskominfo in West Java , Information Technology
Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu Dan Kelembaban Pada Inkubator Bayi Dengan Modul Thermoelectric Dan Metode Fuzzy Logic Komang Suchy Suparsa; Porman Pangaribuan; Rheza Faurizki Rahayu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi yang lahir prematur harus dirawat dengan inkubator, s ebab pengaturan s uhu tubuhnya belum s tabil dan dia akan gampang kedinginan. Inkubator bayi yang ada di pas aran menggunakan kontrol on -off pada s is tem pemanas nya untuk mengendalikan s uhu dalam inkubator. Pros es ini tentunya membutuhkan daya yang cukup bes ar untuk menghidupkan dan mematikan pemanas s ecara terus -menerus . Pengaplikas ian kontrol s uhu menggunakan metode fuzzy logic diharapkan dapat mengatas i mas alah yang terjadi pada kontrol on-off inkubator bayi. Penelitian tugas akhir ini menggunakan plant berupa modul thermoelectric s ebagai elemen pemanas inkubator.Dengan menggunakan termoelektrik energi lis trik dapat dirubah menjadi energi kalor, s ehingga dapat digunakan s ebagai heater inkubator. Suhu dalam inkubator diukur dengan s ens or SHT-11 dan digunakan (has il ukur) s ebagai mas ukan untuk mikrokontroler. Selain mas ukan dari s ens or digunakan juga data mas ukan (set point) untuk mendapatkan s uhu dan kelembaban yang di inginkan. Dengan menggunakan metode fuzzy logic mas ukan yang s amar (tidak pas ti) dapat menghas ilkan keluaran yang pas ti .Pada penelitian ini, inkubator bayi dapat menghas ilkan s uhu s tabil s es uai dengan setpoint yang diinginkan yaitu 32ºC, 33ºC, 34ºC, dan 35ºC s erta kelembaban pada rentang 55% -65% RH. Dengan kons ums i energi 24,959 Wh pada setpoint 32ºC, 25,708 Wh pada setpoint 33ºC, 28,809 Wh pada setpoint 34ºC, dan 31,191 Wh pada setpoint 35ºC. Kata kunci : Inkubator bayi, modul thermoelectric, SHT-11.
Sistem Penyiraman Dan Pencahayaan Pada Kebun Pintar Menggunakan Teknologi Berbasis Context Aware Calvien Pradiptha Giovannie; Sony Sumaryo; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi dan berbagai inovasi dalam bidang elektro atau perangkat keras pada jaman sekarang ini sudah banyak sekali pembuatan dan pengembangan alat perangkat keras yang bersifat sistem kontrol sampai ke otomatisasi yang sangat beragam kegunaannya. Salah satu contohnya yaitu sistem otomatisasi sistem penyiraman dan pencahayaan untuk alat bercocok tanam didalam rumah. Pada sistem penyiraman dan pencahayaan otomatis ini akan digunakan untuk alat bercocok tanam didalam rumah menggunakan sensor kelembaban (Soil Moisture Sensor) dan sensor DHT11 sehingga saat resistansi tanah pada ukuran tertentu akan melakukan penyiraman secara otomatis dan pada sistem pencahayaan untuk membantu memberi pencahayaan bantuan pada tanaman dengan menggunakan lampu Growth Led yang telah diatur pada suhu yang diatur oleh DHT11. Sistem ini akan bekerja setelah Sensor Soil Moisture membaca nilai kelembaban tanah dalam keadaan basah atau kering, lalu Mikrokontroller akan mengirim perintah ke relay untuk menyalakan pompa air untuk melakukan proses penyiraman dan pada pencahayaan, lampu Growth Led akan menyala sesuai dengan suhu yang telah diatur. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan Alat kebun pintar dengan Sistem Penyiraman dan pencahayaan otomatis ini dapat membantu dalam pertumbuhan tanaman untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif. Kata Kunci : Soil Moisture Sensor, Sistem, Penyiraman, Sistem Pencahayaan, Mikrokontroller, DHT11 ABSTRACT The development of technologies and innovations in the field of electro or hardware on today's society have a lot of manufacturing and hardware development tools that are up to the automation of control systems that have very diverse uses. One of the example is the automation of watering system and lighting system for farming tools inside or outside the house. The watering system and automatic lighting system that will be used as a farming tool, will be using a humidity sensor (Soil Moisture Sensor) and DHT11 Sensor. Thus, when the resistance of the ground at a certain measurement will trigger the watering system automatically and the lighting system to help give lighting aids to the plants by using LED Growth lights that have been timed to be turned on by DHT11 Sensor. This system will work after the Soil Moisture Sensor measures soil moisture in the wet or dry state, and then the microcontroller will send a command to the relay to turn on the water pump to make the process of watering and the lighting, the lamp will be lit LED Growth in accordance by DHT 11 Sensor. From the results of these studies are expected smart tool garden with watering system and automatic lighting can help in the growth of plants to obtain more effective results. Key Word : Soil Moisture Sensor, Watering System, Microcontroller Lighting System, DHT11.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue