cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,436 Documents
Pemilihan Portofolio Fuzzy Mean-semi Variance Multi-periode Dengan Biaya Transaksi Dan Jumlah Transaksi Minimum Menggunakan Algoritma Genetika Muhammad Taufiq Raihan; Deni Saepudin
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembentukan portofolio saham optimal berhubungan dengan penentuan bobot optimal untuk masingmasing saham pada portofolio. Dalam penelitian ini akan dibahas bagaimana mencari bobot optimal yang meminimalkan resiko dan memaksimumkan return dengan mempertimbangkan parameter biaya transaksi dan minimal jumlah transaksi menggunakan algoritma genetika. Hasil akhir dari penelitian Porotofolio yang dibentuk dengan biaya transaksi dan jumlah transaksi memiliki kinerja yang yang lebih baik dibandingkan, portofolio yang tanpa mempertimbangkan kedua parameter tersebut , sehingga parameter biaya transaksi dan minimal jumlah transaksi dapat digunakan pada penelitian selanjutnya. Kata kunci : Portofolio, Algoritma Genetika, fuzzy ,semi-variance,biaya transaksi, jumlah transaksi minimum Abstract Establishment of an optimal stock portfolio is related to determining the optimal weight for each share in the portfolio. In this study, we will discuss how to find the optimal weight that minimizes risk and maximizes returns by considering the parameters of transaction costs and the minimum number of transactions using genetic algorithms. The end result of the Porotfolio research that is formed with transaction costs and number of transactions has a performance that is better than that, without considering the two parameters, the transaction cost parameters and the minimum number of transactions can be used in future research. Keywords: Portfolio, Genetic Algorithm, fuzzy, semi-variance, transaction costs, minimum transaction lots
Automatic Image Annotation Menggunakan Metode Speeded Up Robust Feature Dan Support Vector Machine Nurul Halimatul Azizah; Febryanti Sthevanie; Anditya Arifianto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedianya citra dalam jumlah yang cukup banyak menyebabkan dibutuhkannya sistem untuk mengorganisasikan citra sesuai dengan kategori tertentu untuk memudahkan user untuk mencari citra yang dibutuhkan. Pencarian citra menggunakan teks saat ini masih kurang efektif karena pemberian teks terhadap citra oleh masing-masing orang masih terlalu subyektif dan memakan waktu yang cukup lama. Pencarian dengan menggunakan citra sebagai query menggunakan fitur yang terdapat pada citra juga masih kurang efektif karena membutuhkan citra sebagai query dan hasilnya masing kurang sesuai. Sistem Automatic Image Annotation merupakan sistem yang dapat mengatasi kekurangan yang tedapat pada pencarian citra menggunakan teks dan pencarian citra menggunakan citra query, dengan cara memberikan anotasi secara otomatis terhadap citra menggunakan fitur yang terdapat pada citra. Dalam penelitian tugas akhir ini, akan dibangun sebuah sistem Automatic Image Annotation menggunakan metode ekstraksi ciri Speeded Up Robust Features (SURF) dan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) menggunakan Bag-of-Visual-Words. Dari hasil pengujian, akurasi tertinggi didapat menggunakan nilai threhsold 0, jumlah klaster 500, dan menggunakan jenis SVM one-against-all dengan hasil F1 Score rata-rata sebesar 0,9001. Kata kunci : Automatic Image Annotation, SURF, SVM, visual words.
Prediksi Nilai Jual Objek Pajak (njop) Gedebage Menggunakan Metode Radial Basis Function Ilham Arisyandy; Purba Daru Kusuma; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Nilai tanah adalah perwujudan dari kemampuan tanah sehubungan dengan pemanfaatan dan penggunaan tanah, dimana penentuan nilai tanahnya tidak terlepas dari nilai keseluruhan tanah dimana tanah itu berlokasi. Dalam penyelenggaraan pemerintah daerah mempunyai hak otoritas dalam menyelenggarakan kegiatan penilaian tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2006. Proses penilaian tanah metode penilaian tanah yang umum digunakan BPN adalah analisis regresi linier. Permasalahan muncul dikarenakan analisis regresi ditujukan hanya memodelkan objek dengan variable yang linear. Sifat penilaian tanah berkecerendungan tidak linear dan dipengaruhi multivariable yang saling berkaitan. Dalam tugas akhir ini mengusulkan menggunakan Radial Basis Function filter Gaussian. memodelkan tanah menggunakan metode RBF menunjukan bahwa nilai keakuratan lebih baik bila dibandingkan hasil dari metode regresi. Selain itu nilai tanah hasil pemodelan menggunakan RBF dengan filter Gaussian memiliki variasi nilai tanah yang relatif seragam terhadap nilai tanah di sekitarnya dibandingkan dengan hasil pemodelan menggunakan metode regresi. Berdasarkan hasil perbandingan kedua model diperoleh kesimpulan bahwa model nilai tanah dengan menggunakan metode Radial Basis Function memiliki nilai MSE (mean square error) yang kecil sehingga metode ini layak untuk dipertimbangkan. Kata Kunci: Radial Basis Function (RBF), K-Means,Gaussian Abstract Land value is a manifestation of land use and land use, where the value of the land can not be removed from the value of the land. In the implementation of local government has the right of authority in organizing activities undertaken by the National Land Agency (BPN) based on Presidential Regulation No. 10 of 2006. The method used to perform linear regression analysis. The problem that arises is the regression so that only modeled the object with a linear variable. Characteristics of non-linear and multivariable interconnected soils. In this final project proposed it using Gaussian Radial Function Function Filter. modeling the soil using the RBF method shows that the accuracy value is better when compared to the results of the regression method. In addition, the mean value of modeling results using RBF with Gaussian filter has the same value as the regression result. The final result of the second model is concluded that the soil value model using Radial Base Function method has MSE value (mean square error) which is feasible to be discussed. Keywords: Radial Basis Function (RBF), K-Means,Gaussian
Perancangan Kemasan Baru Ayam Geprek Beringas Menggunakan Metode Quality Function Deployment Reizva Ridhallah; Farda Hasun; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai Ayam Beringas merupakan usaha mikro di bidang kuliner yang berada di wilayah Universitas Telkom, Kabupaten Bandung. Kedai ini baru memulai usahanya pada 30 September 2016 lalu, dan hanya fokus menjual produk ayam olahan dengan sambal tradisional Indonesia. Saat ini ada beberapa masalah dengan kemasan Ayam Geprek Beringas, antara lain ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran produk dan kemasan sup yang rawan pecah. Adanya masalah dengan kemasan dipertegas dengan hasil kuesioner pendahuluan yang menunjukkan bahwa 76% pelanggan menyatakan ketidakpuasan terhadap kemasan produk. Masalah kemasan menjadi semakin penting untuk diatasi karena 87% penjualan merupakan penjualan yang dibawa pulang atau menggunakan layanan pesan antar, yang berarti menggunakan kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan kemasan Ayam Geprek Beringas dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Rekomendasi yang diusulkan adalah penggunaan warna yang menarik, penggunaan bahan kemasan yang tahan air, penggunaan penutup kemasan yang mudah dibuka dan ditutup dengan aman, ukuran yang mudah didistribusikan, pencantuman informasi produsen, dan penggunaan huruf yang mudah dibaca. Kata Kunci: Quality Function Deployment, Voice of Customer, Ayam Geprek Beringas, Kemasan
Identifikasi Pola Sidik Bibir Pada Identitas Manusia Menggunakan Metode Gray Level Co-occurrence Matrix Dan Local Binary Pattern Dengan Klasifikasi Decision Tree Pattern Sebagai Aplikasi Bidang Forensik Biometrik Angrinda Kharisma Putri; Bambang Hidayat; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses identifikasi pada individu dilakukan dengan dua metode yaitu identifikasi primer dan sekunder. Sidik bibir menjadi identifikasi sekunder jika pemeriksaan pada identifikasi primer tidak mendapatkan hasil yang akurat. Sidik bibir memiliki pola yang unik dan stabil dan tidak berubah seiring bertambahnya umur individu. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi ciri Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dan metode Local Binary Pattern (LBP) dengan klasifikasi ciri Decision Tree. Citra latih yang digunakan berjumlah 50 dan 36 citra uji. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan proses identifikasi kepemilikan sidik bibir yang merupakan hasil kerjasama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran dengan mahasiswa Universitas Telkom. Hasil dari penelitian ini didapatkan metode terbaik adalah GLCM dengan nilai akurasi sebesar 83,3333% menggunakan parameter orde dua energi, korelasi, homogenitas, kontras dan 8 level kuantisasi. Pada LBP dihasilkan akurasi sebesar 61,1111% dengan radius R=1 dengan masing-masing metode menggunakan klasifikasi Decision Tree. Kata Kunci: Odontologi Forensik, Biometrik, Sidik Bibir, Gray Level Co-Occurrence Matrix, Local Binary Pattern, Decision Tree Abstract The process of identification in individual work with two methods, primary and secondary identification. Lip print becomes secondary identification if examination on primary identification does not get accurate results. Lip print has a unique and stable pattern and does not change with the age of the individual. This research uses extraction method of Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) and Local Binary Pattern (LBP) method with Decision Tree classification. The training images that is used amounted to 50 and 36 images of testing data. This research aims to facilitate the identification ownership process of lip prints that obtained a collaboration between Dentistry Faculty of Padjadjaran University and students of Telkom University. The results of this research obtained the best method is GLCM with accuracy value equal to 83.33333% using the second order parameter; energy, correlation, homogeneity, contrast and 8 quantization levels. The LBP results equal to 61.1111% with radius R = 1 with each method using the Decision Tree classification. Keywords: Odontology Forensic, Biometric, Lip Print Pattern, Gray Level Co-Occurrence Matrix, Local Binary Pattern, Decision Tree
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Inset-fed Pada Frekuensi 2,4 Ghz Untuk Aplikasi Wifi Nadya Sabrina; Heroe Wijanto; Zulfi Zulfi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan kabel dalam akses telekomunikasi kini begitu diminimalisir. Meningkatnya kebutuhan user akan mobilitas yang tinggi menjadi latar belakang kemunculan jaringan nirkabel atau WLAN. WLAN atau wireless LAN merupakan suatu jenis jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai alat atau media transmisi data. WiFi adalah salah satu produk dari WLAN. Dalam penerapannya, dibutuhkan beberapa komponen khusus, salah satunya adalah antena eksternal yang berfungsi sebagai penguat daya pancar. Karakteristik antena yang dibutuhkan diantaranya berukuran kecil, memiliki tingkat matching yang baik, hanya mengkonsumsi sedikit arus listrik, dan memiliki pola radiasi omnidirectional. Pada tugas akhir ini akan dirancang dan disimulasikan sebuah antena mikrostrip inset-fed untuk aplikasi WiFi yang dapat digunakan secara optimal pada frekuensi 2,4 GHz menggunakan simulator elektromagnetik. Tahapan implementasi dari Tugas Akhir ini adalah penentuan spesifikasi antena, pemodelan, simulasi, realisasi prototype, pengujian, dan perbandingan hasil simulasi. Hasil yang diharapkan dari Tugas Akhir ini adalah antenna yang direalisasikan memiliki nilai VSWR ≤ 1,5 dan pola radiasi omnidirectional. Kata kunci : WLAN, WiFi, antena mikrostip inset-fed
Mengukur Efisiensi Sistem Pompa Menggunakan Metode Input Output Imas Agustin; Suwandi Suwandi; Muhamad Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Efisiensi pompa yang beredar di pasaran banyak yang tidak diketahui nilai nya. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk efisiensi pompa tersebut. Pengambilan data dalam pengukuran ini menggunakan 2 buah aquarium, dengan fluida dipindahkan dari aquarium pertama ke aquarium kedua. dan beban ketinggian yang digunakan adalah setiap kelipatan 0,25 meter dengan total beban ketinggian 2,25 meter pada pompa 1 dan 3 meter pada pompa 2. digunakan persamaan Bernaulli untuk menghitung nilai efisiensi dengan membandingkan nilai daya output terhadap daya input listrik yang digunakan pompa. Didapatkan hasil berupa efisiensi yang tidak konstan, tetapi berbentuk fungsi parabola terhadap nilai beban ketinggian yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa banyak pompa yang beredar di pasaran tidak mempunyai head ketinggian sesuai dengan spesisifikasi yang tertulis di dalam pompa. Lalu untuk nilai headloss berbanding lurus dengan nilai kecepatan alir fluida, serta berbanding terbalik dengan nilai beban ketinggian. Kata Kunci: Pompa, Efisiensi, Bernaulli, headloss Abstrak The efficiency of the pumps circulating in the market many unknown its value. Therefore, research for the efficiency of the pump. The data collection in this measurement uses 2 aquariums, with the fluid transferred from the first aquarium to the second aquarium. and the height load used is every multiple of 0.25 meters with a total load of 2.25 meters at the pump 1 and 3 meters at the pump 2. used the Bernaulli equation to calculate the efficiency value by comparing the value of output power to the power input power used by the pump. The result is a non-constant efficiency, but in the form of parabolic function to the height of load value used. It can be concluded that many pumps on the market do not have altitude heads according to the specifications written in the pump. Then for the headloss value is proportional to the value of the fluid flow velocity, and inversely proportional to the height load value. Keywords: Pump, Efficiency, Obscene, headloss
Perancangan Kebutuhan Bisnis Packaging Iklan Di K-lite Radio Menggunakan Metode Blue Ocean Dan Importance Performance Analysis (ipa) Ainun Ulum Eristyanawati; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

K-Lite Radio merupakan salah satu sebuah stasiun radio yang berbasis di Kota Bandung. Pada segi finansial, pendapatan iklan K-Lite Radio masih sedikit apabila dibandingkan dengan kompetitor. Sehingga K-Lite harus mampu mengembangan pasar Iklan dalam bentuk Packaging Iklan yang menarik sehingga menarik pendengar dan menghasilkan peningkatan angka profit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan kebutuhan bisnis dan menciptakan pernyataan positioning dan memberikan peningkatan layanan iklan dan differensiasi bagi perusahaan agar mampu menimbulkan ketertarikan. Penelitian diawali dengan menentukan atribut-atribut kompetisi dan identifikasi dari batasan red ocean. Selanjutnya, penyusunan kurva existing strategy (“as is”), matriks IPA, dan merekontruksi batasan pasar dengan kuisioner. Kemudian hasil tersebut dianalisis menggunakan four action framework dan ERRC Grid untuk menyusun kurva blue ocean strategy. Pada penelitian ini dirumuskan 20 atribut kebutuhan bisnis, dengan dua tribut dihapuskan, delapan atribut harus ditingkatkan, empat atribut harus dikurangi, dan enam atribut harus diciptakan oleh K-Lite radio. Dengan menerapkan ini, K-Lite radio akan siap memasuki pasar packaging iklan radio yang berbeda, mengedepankan kepercayaan, kepuasan, pionir penggunaan aplikasi dalam periklanan dengan pegawai yang prefosional. Kata Kunci : Perencanaan Kebutuhan Bisnis, Blue Ocean Strategy, Importance Performance Analysis, Packaging Iklan
Perancangan Sistem Monitoring Reverse Logistic Untuk Industri Penyamakan Kulit Dengan Model Scor Di Pt Elco Rangga Yudhista Kuswandi; Ari Yanuar Ridwan; Rosad Ma’ali El Hadi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   PT Elco merupakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memproduksi penyamakan kulit garment dan gloves sebagai bisnis utama. Dalam penjualan enam kuarter terakhir, PT Elco mendapatkan klaim dari pelanggan di setiap kuarternya. Untuk menjaga hubungan dan kepuasan pelanggan, PT Elco menerapkan proses return, yaitu  proses pengambilan kembali produk dari pelanggan ke perusahaan dikarenakan alasan tertentu. Pada saat ini, sistem monitoring proses return  pada PT Elco masih sangat minim, dan hanya beberapa Key Performance Indicator (KPI) yang dimonitor. Proses bisnis return saat ini dan KPI dipetakan ke dalam model Supply Chain Operation Reference (SCOR). Pada penelitian ini terdapat 13 KPI yang dikategorikan berdasarkan atribut kinerja SCOR, yaitu reliability, responsiveness, agility, cost, dan assets management. Dengan menggunakan metode AHP dan normalisasi Snorm De Boer, data yang dihasilkan berupa nilai performansi dan menjadi masukan ke dalam sistem monitoring sehingga sistem dapat menampilkan metriks, angka, maupun visualisasi data.  Sistem monitoring memiliki empat informasi utama dalam tampilannya, yaitu perbandingan KPI pada kuarter terakhir dengan target/limit, keadaan KPI pada kuarter terakhir, perbandingan KPI pada semua kuarter, dan keadaan pelanggan selama enam kuarter terakhir terhadap KPI. Implementasi sistem monitoring reverse logistic diharapkan dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan secara tepat dan cepat berdasarkan data yang dimasukkan.   Kata kunci : Sistem monitoring, Return, SCOR, KPI, AHP   Abstract  PT Elco is a Small and Medium Enterprise (SME) that produces garment and glove tanning as its main business. In the last six quarters of sales, PT Elco received claims from customers in each quarter. To maintain customer relationships and satisfaction, PT Elco applies the return process, namely the process of taking from customers to the company for certain reasons. At present, the monitoring system of the return process at PT Elco is still very minimal, and only a few Key Performance Indicators (KPIs) are monitored. The business process is back now and the KPI is mapped into the Operational Supply Chain Reference (SCOR) model. In this study there were 13 KPIs categorized based on SCOR attributes, namely reliability, responsiveness, agility, cost, and asset management. By using the AHP method and normalizing the Snorm De Boer, the data generated is in the form of performance values and becomes input in monitoring the system. System monitoring has four main information, namely based on the KPI in the last quarter with the target / limit, the state of the KPI in the last quarter, and the KPI in all quarters, and the conditions for the last six quarters of KPI. Hopefully the implementation of a reverse logistic monitoring system can help companies make decisions promptly and quickly based on the data entered. Key words : Monitoring System, Return, SCOR,  KPI, AHP
Analisis Perancangan Jaringan Lte Menggunakan Picocell Pada Gedung Sasana Budaya Ganesha Naka Prihastya Putra; Uke Kurniawan Usman; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan akan jaringan internet saat ini merupakan salah satu kebutuhan. Di zaman yang serba digital ini masyarakat membutuhkan akses internet yang cepat, realtime, dan mudah dijangkau. Namun, terkadang hal itu terhambat oleh kuat sinyal yang kurang memadai di tempat-tempat tertentu terutama indoor. Hal ini bisa terjadi karena tidak ter-covernya sinyal oleh BTS outdoor sehingga level daya terima sinyal lemah atau kelebihan kapasitas user pada suatu acara seperti konser di dalam gedung Sasana Budaya Ganesha. Perencanaan jaringan ini terdiri dari 3 skenario berdasarkan jumlah antenanya dengan tiap skenario terdiri dari 2 macam berdasarkan letak antenanya. Berdasarkan perhitungan dan simulasi, didapat nilai dari RSL/RSRP skenario 1a sebesar -82,95 dBm, RSL/RSRP skenario 1b sebesar -82,25 dBm, RSL/RSRP skenario 2a sebesar -60,45 dBm dan SIR/SNR skenario 2a sebesar 62,15 dB, RSL/RSRP skenario 2b sebesar -64,30 dBm dan SIR/SNR skenario 2b sebesar 36,60 dB, RSL/RSRP skenario 3a sebesar -55,28 dBm dan SIR/SNR skenario 3a sebesar 36,89 dB, RSL/RSRP skenario 3b sebesar -51,88 dan SIR/SNR skenario 3b sebesar 36,89 dB.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026 Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue