cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Dan Analisis Filter Harmonisa Berbasis Electromagnetic Compatibility (emc) Pada Converter Dc To Dc Tipe Buck Rachman Ikhwanto; Suwandi Suwandi; Ekki Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan filter harmonisa pada DC Chopper dengan beban motor DC yang bertujuan untuk mereduksi emisi elektromagnetik berupa harmonisa. Sebelum pemasangan filter dilakukan identifikasi harmonisa, didapatkan besar harmonisa arus pada DC Chopper yaitu harmonisa ke-3 29% dan ke-5 18%, sementara DC Chopper dengan beban motor DC besar harmonisa ke-3 53%, ke-5 19,2% dan ke-7 13,1%. Setelah dilakukan implementasi filter, harmonisa DC Chopper terbukti tereduksi. Harmonisa ke-3 menjadi 7,8 %, ke-5 menjadi 6,3% dan gabungan filter ke-3& ke-5 besar Total Harmonic Distortion Current (THDi) menjadi 8,3%. Sementara DC Chopper dengan beban motor DC besar harmonisa ke-3 menjadi 27,8%, ke-5 10,5% dan ke-7 3,2%. Implementasi filter harmonisa sudah menunjukan penurunan besar harmonisa, merubah gelombang sinus terdistorsi menjadi lebih sinus dan juga memperbaiki faktor daya, namun belum memenuhi kesesuaian dengan standar IEC 61000-3-2 class D. Kata kunci : DC Chopper, Harmonisa,Filter Harmonisa, THDi
Pemanfataan Heat Pipe - Heatsink Fan Untuk Sistem Pengukuran Performansi Modul Pendingin Termoelektrik Yayu Gandis Canceria; Tri Ayodha Ajiwiguna; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Modul termoelektrik merupakan suatu alat pendingin yang didasari oleh efek peltier yang berfungsi sebagai pompa kalor, di mana apabila diberi arus searah maka akan terjadi perbedaan temperatur (∆𝑇). Dalam penelitian ini dilakukan perancangan alat ukur dan pengujiannya dengan memanfaatkan heat pipe-heatsink fan untuk mendapatkan nilai koefisien performansi dan kapasitas pendinginan dari empat modul termoelektrik yang akan di uji (tipe TEC-12706, TEC-12703, TEC-12710, dan SP1484). Pada proses pengujian alat, terdapat tiga parameter yang diukur yaitu arus dan tegangan dengan multimeter dan temperatur dengan termokopel tipe T. Data logger dipasang untuk menyimpan data temperatur setiap saat. Titik acuan pada bagian sisi panas modul termoelektrik dijaga pada temperatur 50 oC dengan menggunakan heat pipe-heatsink fan. Dari hasil pengujian, termoelektrik tipe TEC-12706 memiliki nilai koefisien performansi terbaik yaitu sebesar 0.57±0.05 pada kapasitas pendingin sebesar 7.15±0.82 Watt dengan rentang arus dari 1.1 sampai dengan 2 A. Hal ini dikarenakan TEC-12706 yang diuji memiliki nilai yang kecil pada faktor manufaktur, maka menyebabkan koefisien performansi nya besar. TEC12706 memiliki koefisien terbesar juga dikarenakan faktor figure of merit (Z) dimana merupakan parameter seberapa baik sebuah modul termoelektrik yang dapat digunakan, faktor tersebut bergantung dan berbanding lurus pada nilai koefisien Seeback dan hambatan panas dari sebuah modul termoelektrik. Sehingga TEC-12706 mampu untuk melakukan penjagaan di temperatur 50 oC. Kata Kunci: Termoelektrik, kapasitas pendinginan, koefisien performansi Abstract Thermoelectric module is a cooling device based on the peltier effects that serves as a heat pump. When it is given direct current, there will be temperature difference. (∆𝑇). This study conducted design of measuring and testing instrument using heat pipe-heatsink fan to obtain performance coefficient value and cooling capacity from four thermoelectric modules that would be tested (TEC-12706 type, TEC-12703, TEC-12710, and SP1484). In the process of testing, there were three measured parameters, which where current and voltage with multimeter and temperature with T-type thermocouple. Data logger installed to store temperature data on each state. The reference point on the heat side of the module was kept at the temperature 50oC using heat pipe-heatsink fan. The test result showed that TEC-12706 thermoelectric type had the best performance coefficient value of 0.57±0.05, in cooling capacity of 7.15±0.82 Watt with current range 1.1 to 2 A. This was because tested TEC12706 had a low value on manufacture factor, then it caused a high performance coefficient. TEC-12706 had the largest coefficient also because of figure of merit (Z) factor which was a parameter of how well a thermoelectric module could be used, the factor depended and it was directly proportional to the Seeback coefficient value and the heat resistance of a thermoelectric module. So that TEC-12706 was able to keep temperature of 50oC. Keywords: cooling capacity, performance coefficient, thermoelectric
Cost Optimization On Energy Consumption Of Punching Machine Based On Green Manufacturing Method At Pt Buana Intan Gemilang Ayudia Prillia; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Buana Intan Gemilang is a company engaged in textile industry. The punching machine is a machine that produces pattern cards that control the patterns of the fabric process. The engine still works manually so it takes a long production time and increases waste in the cost of electrical energy. PT Buana Intan Gemilang, can implement a green manufacturing method on punching machine, thus the company can reduce energy consumption. The first process to do is to identify the color by classifying the company into the black, brown, gray or green color categories using questionnaire. The next process is prepare your brush or the improvement area to be optimized and analyzed. Improvement plan at this stage that is focusing on energy area and technology. In the next stage of paint it green, this process applies green by modifying the technology through implementing automation system on the punching machine so that there is an increase of green level on the process machine. After applying the green manufacturing method and implementation automation system on the punching machine can optimize the use of energy consumption, cost to use of electrical energy consumption to produce jacquard card on an automated punching machine can save cost Rp 1.068.159/day. Keywords : Green Manufacturing, Cost, Punching Machine, Automation System
Performansi Modulator Pada Jaringan Downstream Ngpon2 Olyvia Noviyanti; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini, teknologi serat optik mampu mengirimkan data dengan laju bit hingga 10 Gbps. Teknologi serat optik yang sedang dikembangkan saat ini yaitu teknologi NG-PON2 dengan kemampuan laju bit hingga lebih dari 10 Gbps. Teknologi NG-PON2 digagas dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan teknologi komunikasi masa depan yang membutuhkan bandwidth yang besar. Modulator optik berfungsi untuk menumpangkan sinyal-sinyal informasi berupa pulsa-pulsa cahaya ke dalam sinyal pembawa (carrier) agar dapat ditransmisikan ke tujuan. Modulator yang kini sering digunakan adalah Mach-Zehnder Modulator (MZM) dan Electro-Absorption Modulator (EAM). Pada peneilitan ini dilakukan analisis terhadap kinerja dari masingmasing modulator dengan ragam format modulasi , khususnya Non Return to Zero (NRZ), Return to Zero (RZ), Return to Zero-Differential Phase Shift Keying (RZ-DPSK) dan Return to Zero-Differential Quadrature Phase Shift Keying (RZ-DQPSK). Dengan bitrate 40 Gbps dan jarak simulasi dimulai dari 5 Km hingga 20 Km dengan spasi antar jarak sebesar 1 Km, Analisis kinerja modulator optik berupa nilai LPB, SNR, BER, Q-factor. Dengan bantuan perangkat lunak Optisystem dilakukan simulasi kinerja modulator sesuai ragam format modulasi tersebut. Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan nilai performansi daya terima terbaik yaitu -17,569 dBm untuk jarak 5 km dan -21,83 untuk jarak 20 km. SNR sebesar 29,6927 dB untuk jarak 5 km dan 17,7261 dB untuk jarak 20 km. Q-factor sebesar 13,0516 untuk jarak 5 km dan 6,0598 untuk jarak 20 km. BER sebesar 3,2033 x 10-39 untuk jarak 5 km dan 6,4308 x 10-10 untuk jarak 20 km. Berdasarkan nilai tersebut, Electro-Absorption Modulator dengan format modulasi NRZ menghasilkan nilai diatas standar parameter kualitas sehingga baik untuk digunakan pada teknologi NG-PON2. Kata Kunci: NGPON2, MZM,EAM, Format Modulasi Abstract Modern optical fiber technology is capable of transmitting data at speed of over 10 Gbps. The technology at development is NG-PON2, which is defined to perform at speed of more than 10 Gbps. NG-PON2 technology was initiated bearing in mind that future communication technology requires a much larger bandwidth. Optical modulator is used to superimpose information signal onto carrier signal in light pulses, so the information could be transmitted to the intended destination. Most commonly used type of modulator is MachZehnder Modulator (MZM) and Electro-Absorption Modulator (EAM). This study analyses the performance of each modulators using various formats of modulation, namely Non Return to Zero (NRZ), Return to Zero (RZ), Return to Zero-Differential Phase Shift Keying (RZ-DPSK) and Return to Zero-Differential Quadrature Phase Shift Keying (RZ-DQPSK). The simulation is conducted on scenarios of at bitrate of 40 Gbps and length ranging from 5 km until 20 km with 1 km step between lengths. The optical modulator performance parameters are LPB, SNR, BER, and Q-factor. Optisystem is aiding the simulation processes on the modulators performance with various formats of modulation. Based on the simulation results, the best achieve power received values are of -17, 569 dBm attained at 5 km and of -21,83 dBm attained at 20 km, SNR of 29,6927 dB attained at 5 km and of 17,7261 dB attained at 20 km, Q-factor of 7,7798 attained at 5 km and of 6,0598 attained at 20 km, BER of 3,2033 x 10-39 attained at 5 km and of 6,4308 x 10-10 attained at 20 km. Based on the values, Electro-Absorption Modulator using NRZ modulation format yields performance values above the quality parameters standard, hence suits the NG-PON2 technology Keyword : NGPON2, MZM,EAM, Modulation Format
Wrapper Features Subset Selection Sebagai Ekstraksi Ciri Untuk Proses Analisis Sinyal Alfa Dan Sinyal Beta Eeg Brainwave Untuk Mengetahui Kondisi Normal Pada Manusia Saat Mendengarkan Musik Jazz Bagus Tri Astadi; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik merupakan suatu hal yang dapat mempengaruhi emosi dan ekspresi seseorang. Dengan musik, seseorang dapat menjadi tenang hanya dengan mendengarkannya. Musik yang dapat membuat sesorang menjadi tenang salah satunya musik bergenre jazz. Musik jazz yang didengar oleh seseorang akan langsung menimbulkan reaksi pada otak. Dari sinyal-sinyal yang dikeluarkan otak tersebut dapat dideteksi dengan cara mengklasifikasikan sinyal alfa dan sinyal beta. Sehingga dapat diketahui bagaimana keadaan otak pada pendengar musik jazz. Electroencephalography (EEG) merupakan alat dapat menerima sinyal otak yang dikeluarkan akibat adanya aktivitas abnormal dalam fungsi otak. Otak seseorang yang sedang mendengarkan music jazz akan mengeluarkan sinyal-sinyal tertentu yang kemudian diterima oleh alat EEG. Dengan teknologi EEG dan metode Wrapper Features Subset Selection dapat diketahui kondisi otak pada pendengar musik jazz. Dalam keadaan tenang otak akan menghasilkan sinyal alfa dan sinyal beta dengan amplitudo tertentu. Sehingga sinyal alfa dan sinyal beta tersebut yang kemudian dapat diklasifikasikan dan dianalisis.Kata Kunci: Musik, Jazz, Electroencephalography, Wrapper Features Subset Selection, Sinyal alfa, Sinyal beta
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Pada Bidang Konservasi Dan Pengendalian Perubahan Iklim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Menggunakan Togaf Adm Amar Maulana; Irfan Darmawan; Putra Fajar Alam
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Lingkungan Hidup mempunyai tugas pokok yaitu menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah bidang pengelolaan lingkungan hidup, namun proses bisnis yang ada dalam instansi tersebut belum berjalan dengan baik seperti belum dapat memaksimalkan pengunaan teknologi informasi yang ada. Permasalahan yang terjadi juga dikarenakan belum adanya suatu standar untuk menjalankan proses bisnis dengan penggunaan teknologi informasi yang optimal. Solusi untuk menjawab permasalahan tersebut yaitu dibutuhkannya suatu standar ataupun pedoman dalam pelaksanaan proses bisnis agar selaras dengan strategi teknologi informasi yang ada. Enterpise Architecture merupakan suatu metode yang akan dirancang dengan dukungan TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dan framework ADM (Architecture Development Method) akan menjadi komponen dalam TOGAF yang akan menjadi metodologi perancangannya. Berawal dari fase preliminary sampai fase migration planning. Hasil dari perancangan EA ini yaitu artifak dan architecture roadmap. Blueprint dari arsitektur tersebut akan digunakan instansi sebagai pedoman untuk melaksanakan proses bisnis dan pengambilan keputusan untuk menerapkan teknologi informasi yang akan digunakan. Kata Kunci: Enterprise Architecture, TOGAF, Instansi, Teknologi Informasi Abstract Dinas Lingkungan Hidup has the main duty of organizing regional government affairs in the field of environmental management, but the business processes that exist in these agencies have not run well as yet can maximize the use of existing information technology. Problems that occur also due to the absence of a standard to run business processes with the use of optimal information technology. The solution to answer the problem is the need for a standard or guidance in the implementation of business processes to align with the existing information technology strategy. Enterpise Architecture is a method that will be designed with the TOGAF (The Open Group Architecture Framework) and ADM framework (Architecture Development Method) to be a component in TOGAF which will be the design methodology. Starting from the preliminary phase to the migration planning phase. The result of this EA design is artifact and architecture roadmap. Blueprint of the architecture will be used by agencies as a guide to carry out business processes and decision-making to apply information technology to be used. Keywords: Enterprise Architecture, TOGAF, Agencies, Information Technology
Klasifikasi Kelelahan Otak Pada Gamer Berbasis Eeg Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik Fadlillah Muharam Saeful; Achmad Rizal; Rheza Faurizki Rahayu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain video game memiliki dampak baik dan buruk pada otak manusia terutama dari segi perhatian, emosi dan kognitif. Secara tidak langsung video game menyerap perhatian lebih banyak dari biasanya dan menyebabkan otak melakukan kinerja lebih pada bagian visual. Hal tersebut mempengaruhi kondisi kognitif otak dan menyebabkan otak mengalami kelelahan yang meningkat secara periodik. Oleh karena itu penting dilakukan suatu klasifikasi dari indikasi kelelahan otak saat bermain video game. Sistem dirancang untuk dapat mengkategorikan indikasi dari kelelahan otak yang terjadi pada gamer dengan menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. Sistem yang digunakan pada tugas akhir ini berdasar pada sistem Electroencephalography (EEG). Masukan sistem merupakan sinyal yang didapat dari pengukuran menggunakan EEG pada kepala bagian Pre-Frontal Cortex (PFC) yang kemudian sinyal tersebut dijadikan data latih dan data uji. Tahap awal pada sistem adalah pre-processing pada data latih dan data uji. Kemudian data tersebut diekstraksi cirinya dengan metode Shannon Entropy (SE). Setelah ciri didapat, kemudian ciri tersebut diklasifikasi dengan algoritma Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation. Output sistem berupa nilai akhir dari proses feedforward JST dengan bobot yang sudah diperbarui. Dari pengujian proses klasifikasi yang dilakukan, sistem menghasilkan nilai keberhasilan klasifikasi sebesar 43,33% Namun sistem belum dapat dikatakan baik dikarenakan pada proses pengujian untuk kategori B nilai keberhasilan sebesar 20% dan kategori C sebesar 10%.. Kata kunci: Video game, Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation, Shannon Entropy, Pre-Frontal Cortex, Electroencephalography
Analisa dan Implementasi Algoritma Decision Tree pada Smart Home Water Heater Bayu Kusuma; Dodi W. Sudiharto; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ketika seseorang hendak mandi dan memerlukan air panas yang dihasilkan dari pemanas listrik, terdapat kebiasaan berupa memanaskan air tersebut sebelum orang tersebut mandi. Untuk seseorang yang memiliki kesibukan padat, tentu hal ini dapat membuang waktunya hanya untuk menunggu air menjadi panas baru kemudian ia mandi. Sedangkan bila pemanas air dinyalakan sepanjang malam, hal ini akan memboroskan listrik. Pada studi ini hendak dibuat pemanas air listrik pintar dengan mengadopsi metode Decision Tree. Dengan metode ini diharapkan dapat diketahui kapan pemanas listrik menyala otomatis pada waktu tertentu berdasarkan kebiasaan mandi penggunanya. Diharapkan otomatisasi ini juga akan mengurangi waktu tunggu pengguna untuk menunggu kesiapan air panas dari pemanas air elektrik. Selain itu, juga menghemat pemakaian listrik karena setelah digunakan, pemanas air listrik tersebut akan mati secara otomatis pada waktu tertentu. Pemanas listrik pintar ini dikembangkan menggunakan perangkat IoT (Internet of Things) yang terintegrasi dengan ThingSpeak. Metode Decision Tree yang digunakan, dikembangkan dengan menggunakan RapidMiner dan MATLAB. Kata kunci : Decision Tree, ThingSpeak, Pemanas Air, MATLAB. Abstract When someone wants to take a bath and needs hot water produced from an electric heater, there is a habit of heating the water before the person is bathing. For someone who has a busy life, of course this can waste time just to wait for the water to heat up and then take a shower. Whereas if the water heater is turned on all night, this will waste electricity. In this study, a smart electric water heater will be made by adopting the Decision Tree method. With this method it is expected to know when the electric heater turns on automatically at a certain time based on the user's shower habits. It is expected that this automation will also reduce the waiting time for users to wait for the readiness of hot water from electric water heaters. In addition, it also saves electricity usage because after use, the electric water heater will automatically turn off at a certain time. This smart electric heater was developed using IoT (Internet of Things) devices that are integrated with ThingSpeak. The Decision Tree method used is developed using RapidMiner and MATLAB. Keywords: Decision Tree, ThingSpeak, Water Heater, MATLAB
Handling Imbalanced Data Pada Prediksi Churn Menggunakan Metode Smote Dan Knn Based On Kernel Oscar Ramadhan; Adiwijaya Adiwijaya; Annisa Aditsania
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Customer churn merupakan masalah umum yang ditemui diperindustrian telekomunikasi. Customer churn didefinisikan sebagai kecenderungan customer berhenti melakukan bisnis dengan suatu perusahaan. Tetapi hanya terdapat sedikit sekali churn customer yang ada. Kekurangan data yang menunjukan bahwa customer tersebut termasuk churn customer menyebabkan masalah imbalanced data. pada tugas akhir ini penulis membuat sebuah sistem yang dapat melakukan penanganan terkait imbalanced data menggunakan SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling Technique). Classifier yang digunakan untuk menentukan suatu customer apakah termasuk churn atau tidak, menggunakan metode Improve KNN Algorithm Based on Kernel Method. Metode ini merupakan perkembangan dari metode KNN Standard. Dimana pada metode KNN Standard proses klasifikasi dilakukan dengan melihat sejumlah k tetangga terdekat, dan akan diklasifikasikan berdasarkan jumlah kelas terbanyak pada sejumlah k tetangga terdekatnya. Classifier tersebut diuji menggunakan 3 fungsi Kernel dan 40 kombinasi parameter untuk menemukan performansi tertinggi. Performansi tertinggi yang didapat dari kombinasi parameter tersebut diukur menggunakan f1-measure dan akurasi secara berurut pada data tanpa smote, smote 1:3, smote 1:2, smote 3:4, dan smote 1:1, yaitu: 0,314 & 97,58%, 0,449 & 94,55%, 0,413 & 93,70%, 0,382 & 92,74% dan 0,363 & 92,08%. Kata Kunci: Churn Prediction, Over-sampling, SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling Technique), Improve KNN Algorithm Based on Kernel Method.
Perencanaan Fronthaul Microwave Untuk Radio Komunikasi Pada Jaringan 4g Aries Priyadi Ramadhan; Arfianto Fahmi; Muhammad Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kota bandung sudah terdapat jaringan akses LTE, akan tetapi masih ada beberapa wilayah yang masih belum tercakupi untuk jaringan LTE, sehingga perlu adanya perancangan jaringan telekomunikasi yang tepat agar mendapatkan layanan komunikasi yang baik. Pada saat ini PT.Tri Indonesia sudah menyediakan layanan jaringan LTE untunk wilayah kota bandung, solusi yang sudah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menambah site existing yang kemudian dikuatkan kembali dengan menggunakan repeater untuk melayani layanan LTE di wilayah kota bandung. Akan tetapi solusi tersebut masih belum sepenuhnya mencakupi seluruh kota bandung. Pada tugas akhir ini telah dilakukan analisis perencanaan fronthaul microwave menggunakan komunikasi microwave. Fronthaul microwave merupakan transmisi antara BBU yang berada pada eNodeB site existing menuju RRH yang berada pada new site. Untuk menganalisa perancangan akses data yang mencakupi area perencanaan, dilakukan perancangan microwave link, coverage planning dan capacity planning jaringan LTE. Selanjutnya disimulasikan menggunakan software pathloss 5.0 untuk microwave link dan atoll untuk coverage planning. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi, dengan frekuensi kerja sebesar 70 Ghz dan spesifikasi perangkat yang digunakan untuk gain antenna sebesar 40,6; 43,0 dan 50,0 dBi dan daya terima minimum sebesar -75 dBm. Mendapatkan hasil seluruh link fronthaul microwave mencapai avaibility sebesar > 99,99 % dengan nilai fade margin sebesar 28 dB sampai 45 dB , hal ini disebabkan oleh nilai daya terima tiap site lebih besar dari nilai daya terima minimum perangkat. Kemudian dari hasil perencanaan coverage pada salah satu wilayah perencanaan, menghasilkan nilai rata-rata RSRP sebesar - 82.48 dBm dan rata-rata SINR sebesar 6.07 dB dengan demikian simulasi perencanaan coverage parameter RSRP dan SINR di katakan berhasil karna termasuk dalam kondisi cukup bagus. Kata kunci : RRH, BBU, Fronthaul, Link Microwave, nilai daya terima,RSRP, SINR.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue