cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Identifikasi Individu Berdasarkan Pola Sidik Bibir Dengan Metode Multi-level Gradient Vector Dan Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Untuk Aplikasi Bidang Forensik Biometrik Savitri Amalia; Rita Purnamasari; Murnisari Dardjan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kasus pembunuhan maupun perampokan masih sering terjadi di Indonesia, dan dalam kasus kasus tersebut dapat memakan korban jiwa sehingga diperlukan adanya penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku maupun korban, tetapi dengan kondisi tertentu mendapatkan identitas seseorang tidak dapat dilakukan. Kondisi-kondisi tersebut contohnya tidak dapat menemukan sidik jari maupun DNA dari pelaku. Pada kasus kasus seperti ini sidik bibir dapat dijadikan alat untuk mengidentifikasi pelaku maupun korban. Tugas Akhir ini memiliki tujuan yaitu mengetahui parameter serta metode yang yang lebih baik dari metode pada penelitian sebelumnya. Sistem yang akan dirancang menggunakan Multi-level Gradient Vector sebagai metode ekstraksi ciri dan K-Nearest Neighbor (K-NN) sebagai klasifier. Citra sidik bibir yang digunakan merupakan hasil akuisisi dengan menggunakan kamera mirrorless sony a5100, dengan tata cara pengambilan foto formal. Jumlah data yang digunakan ialah 400 foto dari 40 individu dimana masing-masing individu menghasilkan 10 foto, dengan pembagian 320 foto sebagai data latih dan 80 foto sebagai data uji. Hasil dari penelitian ini adalah sistem deteksi individu yang mampu menampilkan nama dari individu tersebut. Performansi yang dihasilkan dari sistem ialah akurasi tertinggi 91.25%, waktu komputasi 3.25 detik dengan parameter cell 4 x 4, block 2 x 2, bin 9 dan menggunakan pengukuran jarak Euclidean dengan nilai k=1. Kata kunci : Odontologi Forensik, Sidik bibir, Multi-level Gradient Vector, K-Nearest Neighbor, Identifikasi Abstract The case of murder or robbery is still common in Indonesia, and in some case we need for investigation to identify the perpetrators or victims, but under certain conditions cannot get Identity. Like these conditions may not find the fingerprint or the DNA of the perpetrator. In this case the lip print can be used as a tool to identify the perpetrator or victim. This final task has a goal of knowing the parameters and methods that are better than the previous research method. The system will be designed using Multi-level Gradient Vector as the featureextraction method and K-Nearest Neighbor (K-NN) as a clasifier. The lip print image used was the result of the acquisition using a Sony a5100 mirrorless camera, with a formal photo-taking procedure. The amount of data used is 400 photos from 40 individuals where each individual produces 10 photos, with a division of 320 photos as a training data and 80 photos as test data. The result of this research is Individual detection system which is able to display the name of the individual. The resulting from the system is the highest accuracy of 91.25%, computational time of 3.25 seconds with the cell parameters 4 x 4, block 2 x 2, bin 9 and using Euclidean distance measurement with a value of k = 1. Keywords: forensic odontology, lip print, Multi-level Gradient Vector, K-Nearest Neighbor, identification.
Perancangan Lintasan Pada Lini Perakitan Sub-assembly Rotor Complete Bldc 5kw Untuk Meningkatkan Efisiensi Menggunakan Pendekatan Metode Ranked Position Weighted (rpw) Dan Simulasi Di Pt.xyz Nurul Farhana; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.XYZ merupakan perusahaan yang produksi BLDC 5kW. Pada bagian produksi BLDC 5kW khususnya di bagian perakitan rotor, terdapat perbedaan waktu yang signifikan antar stasiun kerja. Masalah yang terdapat pada proses produksi BLDC 5kW ini adalah lintasan yang kurang seimbang yang dapat diartikan produksi BLDC 5kW termasuk kurang efisien karena adanya cycle time yang lebih besar daripada takt time. Solusi optimal dalam penyelesaian masalah keseimbangan lintasan dapat menggunakan metode Ranked Position Weighted (RPW) dengan mempertimbangkan waktu siklus pada masing-masing stasiun kerja, lalu dilakukan validasi menggunakan software ProModel, karena data tersebut merupakan data waktu observasi. Dengan dilakukannya penyeimbangan lini perakitan Rotor BLDC 5kW menggunakan metode RPW, terjadi pengurangan jumlah stasiun kerja yang awalnya 7 stasiun kerja menjadi 4 stasiun kerja, kenaikan efisiensi lintasan yang awalnya 30% menjadi 78.10%, penurunan keseimbangan waktu senggang yang awalnya 70% menjadi 47%, dan penurunan indeks kelancaran yang awalnya sebsar 1983 menjadi 221. Berdasarkan kenaikan performansi tersebut, dapat disimpulkan bahwa usulan dari penyeimbangan lini yang dilakukan lebih efisien dibanding lini eksisting. Kata kunci: Penyeimbangan Lini, Ranked Positioning Weighted, Efisiensi Lintasan, Keseimbangan Waktu Senggang, Indeks Kelancaran.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Usaha Tahu Susu CHJ Menggunakan Metode Swot Dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Maulana Alif Anugrah; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tahu Susu CHJ Merupakan perusahaan pada bidang kuliner yang berada di Kabupaten Bandung Barat. Tujuan meneliti perusahaan Tahu Susu CHJ adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh perushaan Tahu Susu CHJ. Data dari penelitian terdiri dari data primer dan sekunder dan alat analisis yang digunakan adalah matrik Internal Factor Evaluation (IFE), matrik External Factor Evaluation (EFE), matrik Internal – External (IE), matrik SWOT (strength, weakness, oppotunity, threat) dan matrik Quantitative strategic Planning (QSPM). Berdasarkan hasil analisis matrik SWOT alternatif yang didapatkan yaitu memanfaatkan teknologi untuk melakukan kegiatan pemasaran dan menjual produk secara online, mengembangkan produk dan kualitas produk, memanfaatkan teknologi untuk melakukan promosi, membuka cabang baru di tempat yang lebih strategis, dan membangun kerjasama yang baik dengan pemasok untuk mengantisipasi kenaikan harga biji kedelai. Setelah didapat alternatif strategi akan dilakukan pengambilan keputusan strategi yang akan diprioritaskan menggunakan matrik QSPM dan hasilnya alternatif strategi yang terpilih yaitu memanfaatkan teknologi untuk melakukan kegiatan pemasaran dan menjual produk secara online dengan nilai Total Attractivenes Score (TAS) sebesar 4,098 Kata Kunci : Matrik IFE, Matrik EFE, Matrik IE, Matrik SWOT, matrik QSPM, strategi pemasaran, Tahu Susu CHJ Abstract Tahu Susu CHJ is a culinary company located in West Bandung District. The pirpose of research Tahu Susu CHJ was to develop a marketing strategy that can be applied to Tahu Susu CHJ company. The research data consist of primary and secodary data and analysis, tol uses are Internal Factor Evaluation (IFE) matrix, External Factor Evaluation (EFE) matrix, Internal – External (IE) matrix, SWOT (streth, weakness, opportunity, threat) matrix, and Quantitative Strategic Planning (QSPM) matrix. Strategies alternative obtained were utilize technology to conduct marketing activities and sell product online, develop product and product quality, utilize technology to carry out promotion activities, open new branc in more strategic place, and build good cooperation with supplier to anticipate rising soybean price. After obtaining a stretgic alternative, a strategy decision made that will be prioritized using QSPM matrix and the result of the chosen alternative strategy are utilizing technology to conduct marketing activities and selling products online with the value of Total Attractiveness Score (TAS) is 4,098. Keywords: Matrix IFE, Matrix EFE, Matrix IE, Matrix SWOT, matrix QSPM, marketing strategy, Tahu Susu CHJ
Klasifikasi Retinopati Diabetik Pada Citra Mata Digital Menggunakan 3d Glcm Dengan Learning Vector Quantization Ilma Rahma Dewi; Rita Magdalena; R. Yunendah Nur Fu'adah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi penyakit diabetes melitus yang terjadi pada retina mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Penderita tidak merasakan gejala pada tahap awal, tetapi penglihatan mendadak hilang jika telah terjadi kerusakan yang sangat parah pada retina. Pemeriksaan medis retinopati diabetik dilakukan secara langsung oleh dokter dengan mengamati citra fundus retina pasien. Hasil citra retina dari kamera fundus tidak dapat memberikan informasi secara jelas sehingga dokter membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menganalisis citra tersebut. Oleh karena itu, dirancang sebuah sistem untuk klasifikasi retinopati diabetik dengan waktu yang efisien. Sistem dibuat dengan menerapkan pengolahan citra digital menggunakan metode 3D Gray Level Cooccurrence Matrix untuk ekstraksi ciri. Hasil ekstraksi ciri kemudian diklasifikasikan menggunakan metode Learning Vector Quantization berdasarkan tingkat keparahan penyakit retinopati diabetik yaitu normal, Mild NPDR, Moderate NPDR, Severe NPDR dan proliferative diabetic retinopathy (PDR). Data yang digunakan pada sistem ini didapat dari EyePACS Retinal Reading Program yang berjumlah 250 data dengan pembagian masingmasing 175 data latih dan 75 data uji. Hasil pengujian yang telah dilakukan pada sistem ini mendapatkan akurasi 93.33% dengan waktu komputasi sebesar 0.7195 detik pada jarak antar piksel (d) = 1, sudut orientasi (θ) = 90º,45o menggunakan ciri statistik kontras, korelasi, energi dan homogenitas, serta hidden layer = 5 dan epoch = 500. Kata Kunci: Retinopati Diabetik, 3D GLCM, Learning Vector Quantization. Abstract Diabetic retinopathy is one of the complications of diabetes mellitus that occurs in the retina of the eye and can cause blindness. Patients do not feel the symptoms at an early stage, but sudden vision disappears if there has been very severe damage to the retina. Medical examination to diabetic retinopathy is handled by the doctor by observing the patient's retinal fundus image. Retinal image results from fundus cameras cannot provide clear information, so the doctors take a relatively long time to analyze the image. Therefore, a system is designed to classification of diabetic retinopathy in an efficient time. The system is created by applying digital image processing using the 3D Gray Level Co-occurrence Matrix method for features extraction. The results of the features extraction are then classified using the Learning Vector Quantization method based on the severity of diabetic retinopathy, which are normal, Mild NPDR, Moderate NPDR, Severe NPDR and proliferative diabetic retinopathy (PDR). The system using data obtained from EyePACS Retinal Reading Program with the amount of 250 data and devided into 175 training data and 75 testing data. The results of the tests that have been done on this system obtained the accuracy of 93.33% with computation time of 0.7195 seconds of pixel distance (d) = 1, orientation angle (θ) = 90º,45o by using statistic features contrast, correlation, energy and homogeneity, also hidden layer = 5 and epoch = 500. Keywords: Diabetic Retinopathy, 3D GLCM, Learning Vector Quantization.
Klasifikasi Jenis Buah Menggunakan Adaptive Neuro-fuzzy Inference System (anfis) Dan Image Processing Randy Agustyo Raharjo; Sidik Prabowo; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMetode alternatif untuk mengklasifikasi jenis buah masih banyak dilakukan terutama pada image prosesingyang berdampak pada bidang industri, pengelompokan jenis buah yang dilakukan bertujuan mempermudahproses penyortiran berdasarkan bentuk dan ukuran buah. Model fuzzy merupakan salah satumetode yang dapat digunakan untuk menentukan klasifikasi jenis buah. Model fuzzy mempunyai konsepmatematis yang didasari penalaran fuzzy. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan model fuzzy dalamklasifikasi jenis buah dan mendeskripsikan tingkat keakuratannya dengan algorithma ANFIS. Prosesyang dilakukan adalah mengubah tipe gambar buah dari tipe red green blue (RGB) ke tipe grayscale yangdigunakan sebagai data penelitian. Selanjutnya dilakukan ekstraksi mengunakan bantuan MATLAB untukmemperoleh informasi dari gambar. Informasi dari gambar yaitu contrast, correlation, energy, homogeneity,metric, dan eccentic. Terdapat enam informasi yang digunakan sebagai input model fuzzy. Input modelfuzzy menggunakan fungsi keanggotaan segitiga untuk membangun aturan fuzzy pada 64 data training,sehingga terdapat 64 aturan fuzzy. Setelah aturan fuzzy diperoleh selanjutnya dilakukan proses inferensidan defuzzifikasi. Hasil defuzzifikasi merupakan nilai untuk buah yang dibagi menjadi delapan kategoriyaitu Salak, Rambutan, Alpukat, Jeruk, Jeruk Lemon, Jeruk Nipis, Manggis dan Pear Jambu. Model fuzzyyang telah dibangun dilakukan pengujian model dengan cara menentukan tingkat keakuratan dan errordari model tersebut. Tingkat keakuratan untuk data testing 75%.Kata kunci : ANFIS, Ekstraksi Fitur, Fuzzy Logic, Image Processing.AbstractFuzzy model is one method that can be used to determine the classification of fruit types. Fuzzy models havemathematical concepts based on fuzzy reasoning. This study aims to apply fuzzy models in the classificationof fruit types and describe the level of accuracy, with ANFIS Algorithm. The process carried out is to changethe type of fruit image from the red green blue (RGB) type to the grayscale type used as research data. Thenextraction is done using MATLAB help to obtain information from the image. Information from images arecontrast, correlation, energy, homogeneity, metric, and eccentric. There are six information that are usedas input fuzzy models. Fuzzy model input uses the triangle membership function to construct fuzzy rules on27 training data, so there are 36 fuzzy rules. After the fuzzy rule is obtained, the next process is inferenceand defuzzification. Defuzzification results are values for fruit which are divided into four categories, namelysalak (S. zalacca), rambutan (N. lappaceum), avocado (P. americana), oranges (Citrus), lemon, lime,mangosteen and pear packham. The fuzzy model that has been built will be tested by determining the levelof accuracy and error of the model. The accuracy level for data testing is 75 %.Keywords: ANFIS, Feature Extraction, Fuzzy Logic, Image Processing.
Perancangan Alat Bantu Untuk Meminimasi Defect Pada Proses Pembuat Cetakan Komponen Coupling Head Dengan Metode Six Sigma Di Pt Pindad Elvan Pratama; Marina Yustiana Lubis; Agus Alex Yanuar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pindad adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi produk militer dan komersial di Indonesia. Salah satu produk yang diproduksi adalah air brake system. Air brake system adalah sistem pengereman kereta api yang memiliki banyak komponen dan salah satunya adalah komponen coupling head. Tahun 2018 PT. Pindad memproduksi komponen coupling head sejumlah 24.709 dan memiliki 1.245 komponen yang defect. Dengan persentase defect sebesar 5,2% dan batas toleransi defect perusahaan sebesar 2,04% menjadikan komponen coupling head sebagai obyek penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode six sigma untuk meminimasi defect pada komponen coupling head dengan tahapan DMAIC. Diawali dengan define, yaitu tahap identifikasi masalah dan menemukan pada proses pembuat cetakan yang mengakibatkan defect berupa geser dan inklusi pasir. Dilanjutkan dengan tahap measure, yaitu tahap yang digunakan untuk mengukur stabilitas dan kapabilitas proses, dan mengetahui proses yang berada diluar batas kendali dan mengetahui DPMO sebesar 6639 dan level sigma sebesar 3,97. Proses yang diluar batas kendali kemudian akan ditentukan akar penyebab masalah dan usulan perbaikan yang tepat pada proses analyze dengan menggunakan identifikasi fishbone diagram dan FMEA. Selanjutnya dilakukan tahap improve untuk memberikan usulan yang tepat berdasarkan akar masalah yang didapatkan untuk mengurangi defect geser dan inklusi pasir. Usulan yang diberikan berdasarkan faktor mesin, manusia, dan metoda sebagai penyebab defect geser dan inklusi pasir. Usulan perbaikan yang tepat berupa alat bantu pengukuran pada model cetakan untuk mengukur diameter pada baut pein pelurus model cetakan, dan juga alat bantu pengecekan pada cetakan pasir dan model untuk mengetahui diameter lubang pein pelurus pada cetakan pasir dan diameter pein pelurus pada model serta penambahan peringatan berupa poster agar operator menjadi lebih waspada dengan harapan tidak ditemukan defect kedepannya dan dapat meningkatkan kualitas. Kata kunci : Pindad, Defect, Six sigma, DMAIC, Coupling head
Analisis Pengaruh Full Width Half Maximum Terhadap Jarak Maksimal Antara Source Ke Receiver Pada Sistem Visible Light Communication Devin Benz Rizki; Arfianto Fahmi; Vinsensius Sigit
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi informasi dan komunikasi sedang berkembang dengan cepat. Visible Light Communication (VLC) adalah perkembangan teknologi komunikasi yang multi fungsi untuk memenuhi dua kebutuhan manusia yaitu penerangan dan konektivitas internet. Namun pada kenyataan penerapan teknologi ini perlu memiliki standar parameter untuk tercapainya mobilitas pengguna yang maksimal dan juga konsumsi energi yang minim guna menciptakan teknologi multifungsi dan efesien. Full Width Half Maximum (FWHM) adalah salah satu parameter yang mempengaruhi kinerja sistem VLC khusus nya pada sisi transmitter. Ideal nya FWHM ditentukan berdasarkan kebutuhan, namun guna menjawab tantangan mobilitas user yang terbatas maka FWHM ideal perlu ditentukan. Hasil yang didapatkan dengan performansi keberhasilan sistem adalah BER 10-3 adalah 22,72 meter persegi dari luas keseluruhan ruangan 25 meter persegi pada rentang FWHM 70º - 85º. Kata Kunci : VLC, FWHM, Coverage, Transmitter, BER. Abstract Information and communication technology is developing rapidly. Visible Light Communication (VLC) is a development of multi-functional communication technology to meet two human needs, namely lighting and internet connectivity. But in reality the application of this technology needs to have a standard parameter to achieve maximum user mobility and also efficient energy consumption in order to answer existing problems. Full Width Half Maximum (FWHM) is one of the parameters that affects the performance of the VLC system specifically on the side of transmitter. The ideal of FWHM is determined based on needs, but in order to answer the challenges of limited user mobility, the ideal FWHM needs to be determined. The results obtained with the system's successful performance are BER 10-3 is 22,72 meters from the total area of the room 25 meters in the FWHM range 70º - 85º. Keywords : VLC, FWHM, Coverage, Transmitter, BER.
Monitoring Penyimpanan Dan Penyaluran Energi Listrik Asep Hidayat; Porman Pangaribuan; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi Surya adalah sumber energi yang tidak akan pernah habis ketersediaannya dan energi ini juga dapat di manfaatkan sebagai energi alternatif yang akan di ubah menjadi energi listrik, dengan menggunakan sel surya. Akan tetapi kebanyakan pengguna biasa nya lalai dalam pemakaian listrik yang tidak terpakai dan mengakibatkan pemakaian listrik yang merugikan. Hal tersebut penulis membuat suatu inovasi untuk memonitoring pemakaian listrik serta dapat mengkontrol pada penggunaannya yang dikontrol pada mikrontroller, serta terdapat sensor arus dan sensor tegangan yang dapat memonitoring penggunaan pada beban. Mikrokontroller yang berfungsi menghidupkan serta memadamkan daya pada beban menggunakan modul relay. Pada tugas akhir, penulis membuat suatu aplikasi untuk mempermudah penggunaan photovoltaic yang berbasis android dan dapat diaplikasikan pada smartphone. Memiliki fitur monitoring pada beban serta mengontrol proses switching terhadap PLN dan Inverter. Dari hasil pengujian yang dilakukan sensor ACS712 memiliki error 18%, dan sensor tegangan ZMPT101B memiliki 3 kalibrasi yang membuat persentase error sangat kecil.Kata Kunci : Photovoltaic,IOT,MIT APP
Perancangan Simulasi Monitoring Jarak Jauh Dengan Sensor Getaran Untuk Memprediksi Kerusakan Mesin Cnc Milling A Pada Pt. Sandy Globalindo Annisa Prias Maysarah; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji; Judi Alhilman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Beberapa tahun ke depan, industri akan memasuki era baru yang disebut Industry 4.0. Industry 4.0 merupakan tahap industri baru di mana ada integrasi antara sistem operasi manufaktur, teknologi informasi, dan komunikasi (TIK), terutama Internet of Things (IoT). PT Sandy Globalindo merupakan perusahaan swasta yang memproduksi beberapa produk spare part motor sesuai pesanan yang ada atau made to order. Mesin CNC Milling A merupakan salah satu dari sebelas mesin CNC yang dimiliki oleh PT. Sandy Globalindo. Mesin ini memiliki fungsi untuk membentuk material dengan bentuk dasar balok menjadi bentuk yang diinginkan. Seringkali terjadi kerusakan pada mesin ini yang diakibatkan oleh oleh coolant yang secara terus-menerus membasahi bearing rel, sehingga permukaan bearing rel permukaannya tidak lagi rata dan berkarat. Hal tersebut berdampak pada proses produksi menjadi terganggu karena kerusakan pada bearing rel menyebabkan getaran pada mesin tinggi sehingga output yang dihasilkan tidaklah sesuai standar yang ditetapkan yakni kasar dan tidak lulus uji Quality Control. Maka dari itu, diperlukan suatu alat yang dapat mendeteksi degradasi fungsi dari bearing rel. Alat ini dapat memantau getaran yang terjadi pada mesin secara real time. Kata kunci: Industry 4.0, IoT, bearing rel, coolant, CNC Miling Abstract In the next few years, the industry will enter a new era called Industry 4.0. Industry 4.0 is a new industrial stage where there is integration between manufacturing operations, information technology and communication (ICT) systems, especially the Internet of Things (IoT). PT Sandy Globalindo is a private company that produces several motorbike spare parts products according to existing orders or made to order. CNC Milling A machine is one of eleven CNC machines owned by PT. Sandy Globalindo. This machine has a function to form the material with the basic shape of the beam into the desired shape. Damage to this machine is often caused by coolants that constantly wet the rail bearing, so that the surface of the surface rail bearing is no longer flat and rusty. This has an impact on the production process which is disrupted because damage to the rail bearing causes vibrations to the high engine so that the output produced is not in accordance with the standard set, which is rough and does not pass the Quality Control. Therefore, we need a device that can detect the function degradation of the bearing rail. This device has the ability to monitor vibrations that occur on the machine in real time. Keywords: Industry 4.0, IoT, rail bearing, coolant,CNC Milling
Sintesis Nanostruktur Zno Dengan Metode Hidrotermal Untuk Aplikasi Sensor Gas Butana Vivia Puji Lestari; Abrar Abrar; Indra Wahyudin Fathonah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakNanostruktur Zink Oksida (ZnO) telah berhasil disintesis diatas substrat alumina dengan metodehidrotermal. Metode hidrotermal terdiri dari dua tahapan yaitu pemberian seeding layer dan penumbuhannanostruktur ZnO. 0,4 M Zinc Acetate Dihydrate ((Zn(O2CCH3)2(H2O)2) dan 3 M Natrium Hidroksida (NaOH)digunakan sebagai prekursor. Proses hidrotermal dilakukan dengan suhu 90°C selama 4 jam. Karakterisasi morfologi nanostruktur ZnO menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) menghasilkan ukurandiameter sebesar 60-80 nm dan panjang 600-800 nm berbentuk nanoflowers. Karakterisasi struktur kristaldengan XRD menunjukkan nanostruktur ZnO adalah kristal berwujud wurzite dalam bentuk hexagonal danmemiliki ukuran kristalit sebesar 59 nm. Karakteristik I-V nanostruktur ZnO menunjukkan nilai arus berbandinglurus dengan tegangan membentuk kurva ohmic. Nanostruktur ZnO dengan ukuran kecil dan persebaranpertumbuhan merata menghasilkan nilai konduktivitas listrik yang baik. Nanostruktur ZnO berpotensi sebagaisensor gas karena responsif terhadap keberadaan gas butana. Pada laju aliran gas butana 200 mL/menitnanostruktur ZnO mengalami perubahan resistansi sebesar 0,17 MΩ/s dengan waktu pemulihan selama 30 detikketika terpapar gas butana selama satu menit. Nanostruktur ZnO juga memiliki perubahan sensitivitas sebesar0,000495 MΩ/mL pada rentang laju aliran gas 50-250 mL/menit.Kata kunci: hidrotermal, nanostruktur ZnO, sensor gas Abstract Zinc Oxide (ZnO) nanostructures has been successfully synthesized on he surface of Alumina substrate by hydrothermal method. Hydrothermal method consists of two steps, i.e., the seeding layers processand the growth of nanostructures ZnO. 0,4 M Zinc Acetate Dihydrate ((Zn(O2CCH3)2(H2O)2) and 3 M NatriumHydroxide (NaOH) was used as the precursors. Hydrothermal process were carried out at 90°C for 4 hours. The results of ZnO nanosturctures morphology characterized by using Scanning Electron Microscope (SEM) showthe diameter ranging from 60-80nm and length 600-800nm with nanoflowers shapes. Crystal structurescharacterized using XRD show the ZnO nanostructures forms a wurzite hexagonal pattern with crystallite size59nm. The results of I-V characterized shown the current value is directly proportional to the applied voltageobtained ohmic curve. Small size and wide spread of ZnO nanostructures performs good electrical condutivity.ZnO nanostructures has a good potential as gas sensors by their responsives of butane gas. The resistance valueof ZnO nanostructures change for 0,17 MΩ/s at 200 mL/minute flow of butane gas with the speed of recovery time were 30 second as exposed to butane gas for one minutes. ZnO nanostructures change of sensitivity valueby 0,000495 MΩ/mL at butane gas flow ranging from 50-250 mL/minute.Keywords: hydrothermal, ZnO nanostructures, gas sensor

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue