cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Strategi Pemasaran Dengan Pendekatan TOWS Aldo Theofilus Suherman; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Makan Hidangan Nusantara adalah rumah makan khas Sumatera Barat atau Minangkabau yang terletak di dalam Perumahan Permata Buah Batu Ruko 06 di kota Bandung. Rumah makan ini berdiri sejak tahun 2015, dan dikelola sendiri oleh pemilik. Kondisi rumah makan saat ini mengalami penurunan penjualan di karenakan kondisi persaingan di wilayah kota bandung semakin ketat. Perlu dilakukan analisis strategi pemasaran untuk meningkatkan kembali penjualan Rumah Makan Hidangan Nusantara. Pertama-tama dilakukan identifikasi terhadap faktor eksternal dan internal, dan selanjutnya dianalaisis kembali dengan metode EFAS dan IFAS. Penyusunan strategi dilakukan dengan metode Analisis TOWS dengan mengutamakan mempelajari dan menginvestigasi peluang faktor eksternal (treaths/ opportunities) karena dianggap bersifat lebih dinamis dan bersaing, setelah itu baru menganalisis faktor internal (weaknesses/strengths). Metode pengumpulan data eksternal dan internal tersebut dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan pemilik rumah makan dan pesaing guna mendapatkan data primer dan sekunder. Berdasarkan dari hasil analisis TOWS Rumah Makan Hidangan Nusantara berada pada kuadran 4 yaitu Diversivikasi pada bagian ST (Strength-Threat) dimana posisi ini menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman dari luar. Sehingga berdasarkan dari hasil analisis TOWS, Rumah Makan Hidangan Nusantara perlu melakukan 2 strategi yaitu Strategi Diversifikasi Konsentrik dan Strategi Diversifikasi Horisontal. Kata Kunci : Rumah Makan, Strategi Pemasaran, TOWS, EFAS, IFAS Abstract Rumah Makan Hidangan Nusantara is a typical West Sumatra or Minangkabau restaurant located inside Permata Buah Batu Ruko 06, Bandung. This restaurant was established in 2015, and is managed by the owner. The condition of the restaurant is currently experiencing a decline in sales due to conditions of competition in the city of Bandung increasingly tight. An analysis of marketing strategies is needed to increase the sales of Nusantara Food Restaurants again. First, identify external and internal factors. The factors obtained were reanalyzed by the EFAS and IFAS methods. Strategy preparation is done by the TOWS Analysis method by prioritizing studying and investigating opportunities for external factors (treats / opportunities) because they are considered to be more dynamic and competitive, after which they analyze internal factors (weaknesses / strengths). The external and internal data collection methods are carried out by direct interviews with restaurant owners and competitors to obtain primary and secondary data. Based on the results of the TOWS analysis, Nusantara Food Restaurants are in quadrant 4, namely Diversification in the ST (Strength-Threat) section, where this position uses the strength of the company to overcome external threats. So based on the results of the TOWS analysis, Nusantara Food Restaurants need to do 2 strategies, namely Conducting Concentric Diversification Strategies and Performing Horizontal Diversification Strategies. Keyword : Rumah Makan, Marketing Strategy, TOWS, EFAS, IFAS
Analisis Malware Pada Sistem Operasi Android Menggunakan Memory Forensics Berdasarkan Api Rifyandaru Wibisono; Avon Budiyono; Ahmad Almaarif
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Malware adalah sebuah program yang berada pada sistem operasi dan dapat membahayakan sistem operasi yang terjangkit. Dalam perkembangan internet banyak sekali jenis malware yang dapat ditemukan dalam internet seperti android malware. Android malware adalah malware yang membuat pengaruh negatif pada sistem operasi android. Malware memiliki tujuan untuk merugikan pengguna pada sistem operasi yang terjangkit. Oleh sebab itu digunakanlah malware analysis untuk mengidentifikasi malware. Malware analysis adalah cara untuk mendapatkan informasi dari malware untuk mengatasi serangan terhadap korban yang terinfeksi. Dalam melakukan malware analysis bisa digunakan beberapa cara untuk mendeteksi malware seperti mendeteksi berdasarkan penggunaan memory. Dalam mendeteksi malware berdasarkan memory bisa digunakannya memory forensic untuk melakukan pendeteksian. Setelah mendapatkan hasil dari deteksi malware akan digunakannya sebuah cara untuk melakukan memberikan dampak untuk malware berdasarkan API. Dalam menggunakan memory forensics digunakan tools volatility untuk mendapatkan hasil analisis malware dan menggunakan reverse engineering dengan tools APKtools untuk mengetahui malicious activity berdasarkan penggunaan API dari aplikasi tersebut. Dalam penelitian ini digunakan 10 malware untuk dilakukan análisis menggunakan volatility dan APKtools untuk memberikan dampak mengunakan hasil dari análisis dan juga berdasarkan malicious activity dari API. Maka dari tu hasil dari penelitian ini adalah dampak yang berkaitan dengan API dan hasil análisis. Kata kunci : malware, malware analysis, memory, memory usage. Abstract Malware is a program that is on an operating system and can endanger the affected operating system. In the development of the internet there are many types of malware that can be found on the internet such as Android malware. Android malware is malware that makes a negative influence on the Android operating system. Malware has the purpose of harming users of the affected operating system. Therefore malware analysis is used to identify malware. Malware analysis is a way to get information from malware to deal with attacks on infected victims. In doing analysis malware can be used several ways to detect malware such as detecting based on memory usage. In detecting malware based on memory you can use forensic memory to detect it. After getting the results of malware detection a method will be used to make an impact on malware based on API. In using memory forensics tools used volatility to get the results of malware analysis and use reverse engineering with APKtools tools to find out malicious activity based on the use of the API from the application. In this study 10 malware were used to analyze the use of volatility and APK tools to have an impact on using the results of analysis and also based on malicious activity from the API. So from the results of this study are the impacts related to the API and the results of analysis. Keywords: malware, malware analysis, memory, memory forensics.
Klasifikasi Bekas Gigitan Ular Menggunakan Active Contour Model Dan K Nearest Neighbor Chiara Janetra Cakravania; Adiwijaya Adiwijaya; Dody Qori Utama
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia termasuk salah satu negara tropis yang memiliki tingkat risiko terkena gigitan ular yang tinggi.Penyebab utama kematian dari kasus gigitan ular tentunya adalah karena racun yang disemprotkan olehular berbisa tersebut melalui gigi taringnya. Penyebab lainnya adalah kesalahan dalam mengidentifikasibekas gigitan tersebut secara visual. Terdapat perbedaan anatomi gigitan pada ular berbisa dan tidaksehingga mengakibatkan perbedaan bekas gigitan pada korban. Pada penelitian ini dibangun sistemidentifikasi bekas gigitan ular yang dapat mengidentifikasi bekas gigitan ular tersebut oleh ular berbisaatau tidak dengan metode Active Contour Model dan K Nearest Neighbor. Dengan melakukan beberapapengujian terkait parameter yang digunakan pada metode tersebut, didapat nilai akurasi tertinggi padametode K Nearest Neighbor adalah dengan menggunakan aturan jarak correlation, nilai K = 3, dan sistemklasifikasi tidak menggunakan distance weight. Kata kunci : bite mark, active contour, k nearest neighborAbstractIndonesia is categorized as one of tropical countries that have a high risk of snakebites. This surely mayendanger rural citizens’ lives for there are still many snakes found in rural areas. The main cause of deathfrom snakebite cases is by reason of the venom squirted from snake’s canine teeth. Others causes areerrors in identifying the bite marks visually. There are anatomical differences between puncture woundsfrom venomous and non-venomous snakes. This study established a snakebite identification system usingActive Contour Model and K Nearest Neighbor (KNN) methods. By performing some tests related to theparameters used in the method, the highest accuracy value on K Nearest Neighbor method was obtainedby using the correlation distance rule, the K value = 3, without using distance weight in the classificationsystem. Keywords: bite mark, active contour, k nearest neighbor
Perancangan Perangkat Lunak Inventaris Data Pada Optical Distribution Point Dengan Qr Code Mario Putra; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi yang semakin pesat membuat jumlah pengguna teknologi Fiber To The Home semakin banyak dan seiring dengan itu maka inventaris data yang dibutuhkan harus semakin efisien dan efektif, Oleh karena itu perlu dilakukan studi dan analisis mengenai penerapan teknologi QR Code untuk inventarisasi data dan sinkronisasi data antara perangkat Optical Distribution Point (ODP) dengan server utama PT. Telekomunikasi Indonesia. Pada saat ini inventaris data yang digunakan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia masih melakukan proses inventarisasi data dengan secara manual. Inventarisasi data secara manual yang dimaksud adalah dimana masih menggunakan media sosial sebagai media untuk penyimpanan data sehingga menyulitkan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian secara terperinci. Oleh karena itu dalam Tugas Akhir ini, dirancang sebuah sistem untuk menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan teknologi QR Code yang diterapkan di Optical Distribution Point (ODP) dan akan di-scan melalui smartphone yang kemudian dapat digunakan untuk melihat data pelanggan yang ada di perangkat Optical Distribution Point (ODP) agar memudahkan teknisi saat pengecekan data pelanggan. Penggunaan QR Code ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang terjadi. Dengan QR Code ini teknisi tidak perlu lagi melihat data pelanggan dengan cara manual di perangakat. Kata Kunci : Fiber To The Home, Optical Distribution Point, QR Code Abstract The increasingly rapid technology makes the number of users of Fiber To The Home technology more and more along with that, the data inventory needed must be more efficient and effective, therefore it is necessary to study and analyze the application of QR Code technology for data inventory and data synchronization between devices Optical Distribution Point (ODP) with the main server of PT. Telekomunikasi Indonesia. At this time the data inventory used by PT. Telekomunikasi Indonesia is still carrying out a process of inventorying data manually. The manual data inventory in question is where it still uses social media as a media for storing data making it difficult to carry out supervision and control in detail. Therefore in this Final Project, a system is designed to answer these problems using QR Code technology that is applied in Optical Distribution Point (ODP) and will be scanned through a smartphone which can then be used to view customer data in Optical Distribution devices. Point (ODP) to make it easier for technicians when checking customer data. The use of this QR Code is expected to answer the problems that occur. With this QR Code, the technician does not need to see customer data manually in warakat. Keywords: Fiber To The Home, Optical Distribution Point, QR Code
Analisis Metode Pengurangan Latar Belakang Berbasis Mixture Of Gaussian Pada Kasus Deteksi Objek Dini Himmah Al Aliyyah Al Aliyyah; Suryo Adhi Wibowo; Rissa Rahmania
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengolahan video merupakan salah satu cabang utama pada proses pengambilan gambar yang di dalamnya terdapat latar belakang dan latar depan. Sebagai topik semakin penelitian, background subtraction telah menarik perhatian beberapa tahun terakhir. Pada penelitian ini digunakan metode background subtraction berdasarkan Online Mixture of Gaussians dengan Matrix Factorization (OMoGMF) pada video yang sudah diekstrak menjadi beberapa frame. Penelitian ini menggunakan 2400 frame dataset yang berbeda. Dataset yang digunakan berupa data Sofa, Backdoor, Bus station, Skating, Office, dan Pendestarian dengan masing masing dataset memiliki 400 frame. Dataset berupa kumpulan frame RGB. Proses background substraction diawali dengan preprocessing yaitu mengubah frame RGB mejadi grayscale. Hasil tersebut kemudian dilakukan proses OMoGMF dan menghasilkan data valid berupa citra pendeteksi objek dimana latar depan dan latar belakang terpisah secara baik. Data valid diuji dengan mengubah parameter pada proses OMoGMF. Parameter yang diubah berupa speed update basis matriks dengan nilai 0.9, dan 0.99 dimana pada setiap parameter dilakukan perubahan threshold dengan nilai 0.01, 0.1, dan 1 yang dilakukan pengulangan sebesar 1 kali, 10 kali, dan 20 kali. Hasil yang didapat berupa nilai precision (%). Hasil tersebut dianalisis dan ditentukan parameter mana yang terbaik. Pada penelitian ini didapatkan sistem optimal pada parameter update basis matriks sebesar 0.99, threshold 0.01 dan pengulangan sebesar 20 kali. Kata kunci : Background Subtraction, Mixture of Gaussian, Matrix Factorization Abstract Video processing is one of the main branches in the process of taking pictures in which there is a background and foreground. As the topic of research progresses, background subtraction has attracted the attention of recent years. This research uses background subtraction method based on Online Mixture of Gaussians with Matrix Factorization (OMoGMF) on videos that have been extracted into several frames. This study uses 2400 different dataset frames. Dataset used in the form of data Sofa, Backdoor, Bus station, Skating, Office, and Conservation with each dataset has 400 frames. The dataset is a collection of RGB frames. The background substraction process begins with preprocessing, which changes the RGB frame into grayscale. The results are then carried out OMoGMF process and produce valid data in the form of object detection imagery where the foreground and background are well separated. Valid data is tested by changing parameters in the OMoGMF process. The parameters changed in the form of a matrix base speed update with values of 0.9, and 0.99 where in each parameter a threshold change with a value of 0.01, 0.1, and 1 is repeated 1 time, 10 times, and 20 times. The results obtained are precision (%). The results are analyzed and determined which parameter is the best. In this study, it was found that the optimal system on the parameter update base matrix was 0.99, threshold 0.01 and repetition of 20 time. Keyword: Background Subtraction, Mixture of Gaussian, Matrix Factorization
Kontrol Pergerakan Robot Menggunakan Fuzzy-pid Berbasis Line Follower Dan Image Processing Muhammad Nurul Fadhil; Sigit Yuwono; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya sistem kendali robot line follower menggunakan kontroler konvensional atau yang biasa disebut PID (Proportional Integral Derivativ). Hasil output dari penggunaan sistem ini kadang dapat membuat pergerakan robot semakin tidak stabil jika diberikan nilai acuan (konstanta) yang sensitif. Itu disebabkan karna semakin sensitif nilai acuan yang diberikan, dapat menyebabkan nilai overshoot yang tinggi jika ada gangguan. Jika nilai acuan kurang sensitif dapat mengurangi nilai overshoot, namun itu akan memperpanjang recovery time.Agar dapat mengatasi permasalahan ini, diterapkan mertode gabungan dari kontroler PID dengan Fuzzy Logic. Fuzzy logic disini berfungsi untuk membantu menentukan parameter nilai error dan perubahan nilai error sebelumnya seta memperkecil recovery time. Pada penelitian ini, dirancang sebuah robot line follower yang dapat mengenali objek garis berwarna menggunakan metode image processing dan Pi camera sebagai sensor input. Pada proses tersebut didapatkan data mengenai koordinat obyek, jalur yang akan dilalui, serta luasan objek yang terdeteksi. Actuator yang digunakan adalah motor servo dan motor DC. Sedangkan otak dari sistem tersebut menggunakan Rasberry Pi. . Kata kunci: Fuzzy-PID, Robot, Line Follower, Image Processing .
Perancangan Schedule Baseline Beserta Pengukuran Kinerja Menggunakan Evm (Earned Value Managementt) Pada Proyek E-Learning Universitas X Panji Agda; Devi Pratami; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proyek e-Learning merupakan proyek dari Universiras X yang bertujuan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. E-learning sendiri merupakan proyek yang terbilang baru di Universitas X. Belum adanya pengalaman terkait proyek serupa membuat kemungkinan gagal semakin besar. Proyek e-Learning harusnya mulai berjalan pada bulan April 2018, namun pada kenyataannya proyek e-Learning baru berjalan di bulan Oktober 2018. Padahal untuk fase 1 sampai fase 4 yang ditargetkan selesai pada Januari 2020. Berdasarkan pengumpulan data, Proyek e-Learning ini tidak memiliki panduan proyek sebagai acuan pengerjaan proyek. Untuk meminimalisir keterlambatan proyek, maka dilakukan perancangan schedule baseline dengan menggunakan CPM (Critical Path Method) untuk menghitung total durasi proyek beserta aktivitas apa saja yang termasuk kegiatan kritis. Ketika proyek berjalan dilakukanlah proses monitoring and controlling untuk memantau performansi dari proyek tersebut. Monitoring and controlling dilakukan dengan membandingkan kegiatan proyek aktual terhadap schedule baseline dengan menggunakan pendekatan EVM (Earned Value Management). Berdasarkan hasil penelitian pada minggu ke 26 didapatkan SV sebesar -2.857.927.835 dan SPI sebesar 0,52 mengindikasikan proyek terlambat senilai Rp 2.857.927.835 dan performansi proyek sebesar 52% dari yang direncanakan. Berdasarkan hasil perhitungan juga didapatkan penambahan waktu pelaksanaan selama 62 minggu sehingga waktu penyelesaian menjadi 129 minggu. Kata Kunci: Schedule Baseline, e-Learning, Critical Path Methode, Earned Value Management Abstract E-Learning Project is a project from X University which is intended to support teaching and learning activities. E-learning is a new project in X University. There is no experience regarding similar project which can cause the failure possibility greater. The e-Learning project should start in April 2018, but in the implementation it starts in October 2018. Even though for phase 1 until phase 4, will be completed in January 2020. Based on the data, e-Learning Project does not have any project guide as the guide to do this project. In order to minimize project delays, the baseline schedule is carried out by using a CPM (Critical Path Method) to calculate the total duration of the project related to any activities that include critical activities. When running the project. a monitoring and controllimg process is carried out to see the performance of the project. Monitoring and controlling is done by comparing actual project activities to the baseline schedule using approaching Earned Value Management (EVM). Based on the results of the research in the 26th week, SV was obtained at -2,857,927,835 and SPI of 0.52 project proposals received Rp.2,857,927,835 and project performance was 52% of those which supported. the calculation, it also obtained an implementation time of 62 weeks so that the completion time was 129 weeks. Keywords: Schedule Baseline, e-Learning, Critical Path Methode, Earned Value Management
Design of New Business Models for REBEL 504 In Surakarta City by Using Business Model Canvas Approach Yoga Widagda Wendy Pradhana; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract REBEL 504 is family-based organizations that provide security services with a strong commitment to our customers to provide the best service for each customer's needs. Just a note that the current REBEL 504 to serve multiple customer segment in the field of safeguard, bodyguard, security/event/music art festival, a Porter, and street fight. REBEL 504 can be said to have not been managed by professionals. A business or businesses are already supposed to be managed with the serious and professional in order for the purpose of doing business can be achieved to the maximum. Therefore, required the design of appropriate and in accordance with the objectives or purpose of the business. One of the business models that can be run is a business model canvas. View of the problems occurred in the REBEL 504, then needed an approach that can be used to map the business model that is being lived, and explains about the condition of the company's business, so that new business models can be designed. One approach to business models that can be used i.e. Business Model Canvas (BMC). This research resulted in the proposal of the strategy has been designed and will be on view is valid or whether to find out the profit that would be obtained if the company implements the proposal. The business model is designed to use nine blocks including the BMC Customer Segment, Value Proposition, Channels, Customer Relationship, Revenue Streams, Cost Structure, Key Activity, Key Partnership, Key Resources. Keywords: Business Model Canvas, SWOT, Business Model
Pengelompokkan Data Batubara Di Indonesia Menggunakan Metode K-means Clustering Cut Aisyah Ilmi; Purba Daru Kusuma; Budhi Irawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini membahas tentang pembuatan aplikasi clustering batubara menggunakan Kmeans clustering yang bertujuan untuk mengelompokkan data batubara (salah satu sektor di Indonesia yang menguntungkan Negara) sehingga terlihat pola dan nilai pada masingmasing cluster dan bisa dianalisa dengan mudah informasi yang didapatkan dari pengelompokkan data tersebut. Kata Kunci : clustering, algoritma k-means, batubara
Pemodelan User Interface Aplikasi Pengenalan Rambu Lalu Lintas Dengan Augmented Reality Berdasarkan User Experience Untuk Anak Usia Dini Bhagas Raga Momintan; Eko Darwiyanto; Jati Hiliamsyah Husen
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia dikarenakan masih minimnya pengetahuanmasyarakat dalam berlalu lintas, untuk itu mengenalkan rambu-rambu lalu lintas dari usia dini sangatpenting. Pengenalan rambu lalu lintas itu sendiri sudah diterapkan pada pendidikan taman kanak-anaknamun dengan waktu yang cukup terbatas. Terdapat berbagai aplikasi yang membantu dalampembelajaran pengenalan rambu lalu lintas terutama aplikasi interaktif yang menggunakan augmentedreality akan tetapi, masih kurang mendukung user experience dalam penggunaan aplikasi tersebut sepertipada user interface atau desain yang menarik dan interaktif, serta penyesuaian penggunaan fitur augmentedreality untuk anak usia dini. Hal tersebut menjadi pertimbangan dalam membuat user interface aplikasi pengenalan rambu lalu lintasberdasarkan user experience untuk anak usia dini. Metode desain yang digunakan adalah Child CenteredDesign (CCD). Metode CCD digunakan dalam studi ini untuk menentukan kebutuhan pada anak usia dini.Model user experience yang telah dibuat dijadikan acuan untuk pembuatan model user interface. Modeluser interface tersebut diimplementasi menjadi prototype untuk platform Android yang kemudiandilakukan pengujian usability menggunakan metode Quality in Use Integrated Measurement (QUIM).Penelitian ini menghasilkan sebuah model user interface aplikasi pengenalan rambu lalu lintas yang sesuaikarakteristik anak usia dini dengan teknologi augmented reality.Kata kunci : anak usia dini, Rambu lalu lintas, user interface, augmented reality, Child Centered Design,QUIM

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue