cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Klasifikasi Penyakit Pada Tanaman Kopi Robusta Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Convolutional Neural Network Savira Anggita Sabrina; Wikky Fawwaz Al Maki
eProceedings of Engineering Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan andalan di Indonesia, dengan sebagian besar hasil produksinya berasal dari tanaman kopi robusta. Salah satu permasalahan dalam produksi kopi robusta, yang dapat menyebabkan kerugian yang cukup signifikan, adalah rendahnya mutu hasil panen tanaman kopi robusta akibat serangan hama dan penyakit. Proses penanganan hama dan penyakit pada tanaman kopi robusta memerlukan sumber daya yang tidak sedikit. Terdapat beberapa cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan membangun sistem yang dapat melakukan identifikasi terhadap hama dan penyakit pada tanaman kopi robusta. Penelitian ini menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur EfficientNet-B0 untuk menghasilkan sistem klasifikasi penyakit pada citra daun tanaman kopi robusta. Teknik augmentasi data dan pendekatan fine-tuning diterapkan untuk membantu menghasilkan sistem dengan performansi optimal. Evaluasi performansi dilakukan pada dua algoritma optimasi berbeda, yaitu Adam dan Root Mean Square Propagation (RMSProp). Kedua algoritma memperoleh hasil terbaik yang sama dengan nilai akurasi sebesar 91%Kata kunci : tanaman kopi robusta, CNN, Adam, RMSProp
Sistem Monitoring Kwh Meter Dengan Media Komunikasi Instant Messaging Whatsapp Berbasis Internet Of Things Ruly Naufaldi Kurniawan; Rendy Munadi; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memiliki manfaat yang besar dalam menopang kehidupan manusia saat ini. Tak hanya sebagai peran penting dimalam hari, kehadiran listrik juga mampu membawa perkembangan teknologi informasi semakin pesat. Penggunaan energi listrik diukur melalui meter KWh. Untuk mempermudah mengetahui penggunaan energi listrik maka dibuat sistem monitoring KWh meter berbasis internet of things (Iot) untuk memudahkan mengetahui nilai KWh. Dari hasil pengujian Sistem monitoring KWh meter dapat berfungsi dengan baik. Serta user berhasil mendapatkan informasi nilai tegangan, daya, arus, dan energi listrtik dari aplikasi Whatsapp messenger. Dari pengujian dan analisis nilai hasil pengukuran sensor PZEM-004T memilika nilai yang mendekati dari hasil pengukuran multimeter. Pada pengujian Quality of Service (QoS) didapat Delay terbesar yaitu mencapai 1,32 s pada waktu siang hari. Throughput terbesar yaitu mencapai 79,2 bps pada waktu malam hari. Nilai Reliability 98,59% dan Avaliability 98,61% dari scenario yang telah di tentukan. Kata Kunci : KWh meter, Whatsapp, Quality of service
Perancangan Dan Analisis Sistem Komunikasi Free Space Optic Pada Telkom University Dan Pt Telkomsel Regional Jawa Barat Gerald ibram zuhdy; Kris Sujatmoko; Desti Madya Saputri
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Free Space Optic (FSO) merupakan sistem komunikasi yang menggunakan udara bebas (free space) sebagai media propagasi. FSO menggunakan sorotan cahaya untuk mengirim full-duplex Gigabit Ethernet throughput data, suara, dan komunikasi video secara simultan melalui udara. Sistem FSO memiliki berbagai keterbatasan. Kelemahan FSO yang terkenal adalah kepekaannya terhadap kondisi cuaca lokal - terutama terhadap kabut dan hujan, yang mengakibatkan hilangnya kekuatan sinyal optik pada jalur komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk marancang dan mengevaluasi performansi sistem komunikasi FSO pada Telkom University dan PT Telkomsel Regional Jawa Barat menggunakan Wavelength Division Multiplexing (WDM) dengan teknik modulasi Amplitude Shift Keying (ASK) dan menyoroti beberapa faktor yang akan mempengaruhi kualitas pengiriman data, diantaranya pada kondisi kabut dan hujan. Penelitian ini melakukan perancangan komunikasi dengan menggunakan teknologi FSO pada Telkom University dan PT Telkomsel Regional Jawa Barat. Setelah itu, menganalisis pengaruh redaman cuaca hujan dan kabut menggunakan WDM dengan teknik modulasi ASK terhadap transmisi data. Cuaca yang digunakan berdasarkan cuaca umum yang terjadi pada lokasi perancangan. cuaca tersebut meliputi cuaca cerah, hujan ringan, hujan sedang, hujan lebat dan hujan sangat lebat. Setelah dilakukan optimasi pada setiap parameter berdasarkan struktur prioritas, diketahui bahwa untuk cuaca cerah dan hujan ringan memiliki nilai parameter yang paling efisien dibandingkan nilai parameter pada cuaca lainnya. Pada kondisi tersebut laju data sebesar 9.0 gbps berhasil diciptakan dengan parameter yang digunakan pada kedua cuaca tersebut adalah 35 dBm pada parameter optical amplifier gain, 30 dBm pada daya LASER dan receiver aperture yang digunakan sebesar 30cm. Cuaca yang menggunakan nilai parameter terbesar yang di input pada proses optimasi terjadi pada kondisi cuaca hujan sangat lebat. Untuk parameter dengan nilai redaman sebesar 13.86 dB/Km, dirancang laju bit 4.0 Gbps. Daya LESER yang digunakan 36.02 dBm., nilai receiver aperture yang digunakan adalah sebesar 50 cm. dan optical amplifier gain yang digunakan adalah sebesar 52 dBm. Kata Kunci: sistem Automatic meter Reading, Migrasi Jaringan, RSCP, Ec/No. Abstract Free Space Optic (FSO) is a communication system that uses free space as a propagation medium. The FSO uses light highlights to send full-duplex Gigabit Ethernet throughput of data, sound, and video communication simultaneously over the air. The FSO system has various limitations. The FSO's well-known weakness is its sensitivity to local weather conditions - especially against fog and rain, resulting in a loss of optical signal strength on communication lines. This research was conducted with the aim of designing and evaluating the performance of FSO communication systems at Telkom University and PT Telkomsel Regional West Java using Wavelength Division Multiplexing (WDM) with Amplitude Shift Keying modulation techniques (ASK) and highlighting several factors that will affect the quality of data delivery, including fog and rain conditions. This research conducts communication design using FSO technology at Telkom University and PT Telkomsel Regional West Java. After that, analyze the effect of rain and fog weather damping using WDM with ASK modulation techniques on data transmission. The weather used is based on the general weather that occurs at the design location. these include sunny weather, light rain, moderate rain, heavy rain and very heavy rain. After optimization of each parameter based on the priority structure, it is known that for sunny weather and light rain it has the most efficient parameter value compared to the parameter value in other weather. In these conditions the data rate of 9.0 gbps was successfully created with the parameters used in both weathers being 35 dBm on the optical amplifier gain parameter, 30 dBm on laser power and the aperture receiver used by 30cm. Weather that uses the largest parameter value input in the optimization process occurs in very heavy rainy weather conditions. For parameters with a damping value of 13.86 dB/Km, designed bit rate of 4.0 Gbps. LESER power used 36.02 dBm., the aperture receiver value used is 50 cm. and the optical amplifier gain used is 52 dBm. Keywords: automatic meter reading system, network migration, RSCP, Ec/No
Analisis Kerentanan Menggunakan Alienvault Dan Qualys Pada Vulnerability Operating System Berdasarkan Framework Stride Vreseliana Ayuningtyas; Adityas Widjajarto; Avon budiono
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mengakibatkan keamanan menjadi sangat penting. Di samping kemudahan akses, terdapat juga ancaman terhadap kerentanan pada teknologi informasi. Jumlah serangan siber tahun 2019 menunjukan peringkat ke lima dengan jumlah 1.494.281, data ini di dukung oleh statistik serangan siber yang dikeluarkan oleh Honeynet Project BSSN. Oleh karena itu dibutuhkan software analisis pada kerentanan. Kerentanan merupakan kelemahan pada sistem atau desain yang digunakan saat penyusup mengeksekusi perintah, mengakses data yang tidak sah dan melakukan serangan penolakan layanan. Analisis dilakukan dengan menggunakan salah satu fungsi dari software AlienVault dan Qualys yaitu Vulnerability Assessment. Hasil Vulnerability Scanning yang dilakukan dianalisis, kemudian dihitung dengan rumus risk = vulnerability x threat. Threat didapatkan dari analisis sample walkthrough, sebagai acuan eksploitasi yang sering dilakukan. Hasil estimasi risiko dengan jumlah 73 memiliki risiko tertinggi sebesar 75 sebanyak 5 risiko, kemudian estimasi risiko dianalisis kembali menggunkan framework STRIDE dengan hasil salah satu fungsi tidak mengakomodasi jenis risiko yang ada yaitu Spoofing. Kata kunci : vulnerable machine, kerentanan, ancaman, framework STRIDE. Abstract The rapid development of information technology has made security very important. Besides easy access, there are also threats to vulnerabilities in information technology. The number of cyber attacks in 2019 shows the fifth rank with a total of 1,494,281, this data is supported by the statistics of cyber attacks released by the Honeynet Project BSSN. Therefore a vulnerability analysis software is needed. Vulnerability is a weakness in the system or design used when intruders execute commands, access unauthorized data and carry out denial of service attacks. The analysis was performed using one of the functions of AlienVault and Qualys software, namely Vulnerability Assessment. Vulnerability Scanning results are analyzed, then calculated with the formula risk = vulnerability x threat. Threat is obtained from a sample walkthrough analysis, as a reference for exploitation that is often done. The results of the risk estimation with the number 73 have the highest risk of 75 as many as 5 risks, then the risk estimation is analyzed again using the STRIDE framework with the result that one functions does not accommodate the type of risk that exist, namely Spoofing. Keyword
Rancang Bangun Aplikasi Deteksi Dini Kanker Ovarium Berbasis Android Dengan Expert System Muhammad Zuhairi; Hilman Fauzi; Favian Dewanta
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Kanker ovarium adalah tumor yang timbul pada rahim dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani sedini mungkin. Kanker ovarium sulit terdeteksi pada stadium awal karena tidak menimbulkan gejala spesifik dan umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut. Pada stadium lanjut kanker tersebut akan lebih sulit untuk ditangani dan biaya pengobatannya pun menjadi lebih mahal. Oleh karena itu dibuatlah penelitian dengan membuat aplikasi android untuk mendeteksi kanker ovarium sedini mungkin dengan metode sistem pakar. Diperoleh data kuesioner pasien kanker dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung yang akan menjadi acuan dalam pembuatan aplikasi. Penulis membandingkan keakuratan prediksi data menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor, Support Vector Machine, dan Random Forest. Lalu dilanjutkan dengan pembuatan aplikasi serta dilakukan analisis Quality of Services menggunakan Apache JMeter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma KNearest Neighbor menggunakan nilai K=7 mendapatkan nilai akurasi sebesar 92.3%. Maka dari itu, dipilihlah algoritma KNearest Neighbor untuk diimplementasikan ke dalam aplikasi deteksi kanker ovarium. Dengan memasukkan algoritma KNearest Neighbor ke dalam aplikasi, didapatkan hasil akurasi pada aplikasi sebesar 80,23%. Lalu analisis Quality of Service menghasilkan troughput terbaik sebesar 2.89 kbps, dan latency terbaik sebesar 13s, masing-masing dengan beban 100 user dan mampu menangani permintaan dari 100 dan 150 user tanpa error. Kata Kunci- Android, K-Nearest Neighbor, Kanker Ovarium, Random Forest, Sistem Pakar, Support Vector Machine.
Perancangan Kendali Satu Siklus Pada Konverter Daya DC/DC Kemal Muhammad Rais; Irwan Purnama; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konverter merupakan sebuah alat yang dapat menghasilkan sistem pengubah tegangan dan suplai daya. Tegangan keluaran yang konstan adalah hal yang sangat penting untuk menghasilkan suplai daya yang diharapkan. Perubahan tegangan keluaran dipengaruhi oleh berbagai macam faktor pengganggu, salah satunya beban yang berubah dan ripple yang besar. Pada penelitian tugas akhir ini akan dirancang sebuah purwarupa konverter SEPIC beserta sistem kendali tegangan outputnya. Tegangan output dari konverter menjadi parameter untuk dikendalikan. Dengan cara menggunakan teknik kendali satu siklus pada rangkaian agar gangguan pada tegangan input tidak akan mempengaruhi tegangan keluar setiap satu siklus penyakelaran. Dari hasil eskperimen yang dihasilkan, output tegangan mendekati nilai set point 15 Volt yang sudah ditentukan Dari hasil pengukuran pada saat transient, rise time yang dicapai yaitu 10 ms dengan settling time 72 ms, overshoot sebesar 16.1 V, dan steady state error sebesar ± 0.3 V atau 0.05 % dari set point. Ini menunjukan bahwa teknik kendali satu siklus bisa digunakan sebagai kendali tegangan konverter sepic. Kata Kunci : Konverter Sepic, Tegangan, Kendali Satu Siklus
Klasifikasi Spesies Anthurium Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Convolutional Neural Network Alfiansyah Nur Abadi; Agung Toto Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anthurium merupakan tumbuhan yang berasal dari keluarga Araceae. Diantara beberapa spesies milik araceae, anthurium memiliki jumlah spesies terbesar. Anthurium diperkirakan memiliki lebih dari 1000 spesies dan anggota genus Anthurium. Karena banyaknya jenis dan spesies, dalam tugas akhir ini menggunakan jenis anthurium, yang sering ditemui dan memiliki banyak peminat. Pada tugas akhir ini, kami menggunakan bahasa pemrograman Python dengan metode CNN menggunakan ResNet50 untuk pengolahan citra daun Anthurium. Model yang dibuat untuk mendeteksi dan menentukan spesies dari jenis anthurium. Dalam tugas akhir ini menggunakan dataset yang diambil menggunakan smartphone. Dalam dataset diambil setiap spesies sejumlah 800 data yang sudah diaugmentasi dan data test sejumlah 100 data per spesies. Kata Kunci: Klasifikasi, Convolutional Neural Network (CNN), ResNet50, Anthurium.
Ekspansi Fitur Pada Analisis Sentimen Twitter Dengan Pendekatan Metode Word2vec Hildan Fawwaz Naufal; Erwin Budi Setiawan
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial yang kemajuannya semakin pesat memfasilitasi para pengguna media sosial untuk memberikan sebuah opini, entah itu opini positif atau negatif. Salah satu sosial media yang digunakan adalah twitter, dari opini yang pengguna unggah pada twitter tersebut akan ada kosa kata yang tidak terstruktur yang dapat di manfaatkan untuk melakukan penelitian analisis sentimen. Pada penelitian ini, dilakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh dari pembobotan TF-IDF dan pengaruh penerapan feature expansion dengan pendekatan Word2Vec pada klasifikasi SVM dan KNN. Hasil penelitian didapatkan akurasi sebesar 83.7% pada SVM dan 83% pada KNN, kemudian pengaruh penerapan feature exspansion dengan pendekatak Word2Vec menghasilkan akurasi 84% pada SVM. Kata kunci : analisis sentimen, feature expansion, Word2Vec, SVM, KNN
Perbaikan Kualitas Pelayanan Konsumen Dan Fasilitas Pada Perusahaan Suarasa Coffee Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Guna Meningkatkan Kepuasan Konsumen Ega Rivangga Hantoro; Budi Praptono; Rosad Ma'ali El Hadi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan Suarasa Coffee berdiri pada tanggal 21 April 2018 yang berletak di Jalan Karawitan No. 40, Bandung. Perusahaan Suarasa Coffee mengalami penurunan penjualan yang signifikan pada 5 bulan terakhir yaitu pada bulan Maret 2019 sampai dengan bulan Agustus 2019, dengan penjualan yang tidak memenuhi target tersebut, Perusahaan Suarasa Coffee perlu melakukan strategi baru demi meningkatkan penjualan agar dapat mencapai target yang sudah ditentukan. Pada saat ini konsumen merasakan ketidakpuasan dalam hal pelayanan serta fasilitas yang diberikan oleh Perusahaan Suarasa Coffee, dengan diperkuatnya oleh Voice of Customer (VOC), Perusahaan Suarasa Coffee perlu memperbaiki pelayanan dan fasilitas agar kebutuhan konsumen dapat terpuaskan, dan juga agar dapat bersaing dan melakukan ekspansi pasar. Metode Quality Function Deployment QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menterjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dan mempertimbangkan kemampuan dari Perusahaan Saurasa Coffee untuk mewujudkannya. Metode QFD ini dipilih karena berbasis pada kebutuhan dan keinginan konsumen yang berfungsi sebagai alat ukur kualitas untuk melakukan perbaikan, sehingga langkah strategis yang akan dihasilkan dari penelitian ini akan memberikan kepuasan pelanggan. Hasil dari penelitian ini, diperoleh 15 atribut kebutuhan yang merupakan kebutuhan konsumen terkait pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Perusahaan Suarasa Coffee, dari atribut tersebut di identifikasi terdapat 10 prioritas karakteristik teknis dan terdapat 10 critical part . Rekomendasi yang diberikan pada penelitian ini adalah membuat jadwal siklus pengecekan fasilitas menjadi 3 kali/hari, menambahkan 1 jenis fasilitas yang harus di cek secara berkala yaitu lahan parkir, menambahkan 8 kursi, menambahkan 2 meja, menaikan kecepatan internet menjadi 10 mbps, membuat menu baru, menekan waktu pembuatan produk menjadi 3 menit, dan menekan waktu penyajian produk menjadi 2 menit. Kata Kunci : QFD, HOQ, VOC, Part Deployment, Critical Part Abstract Suarasa Coffee Company was established on April 21, 2018 which is located at Jalan Karawitan No. 40, Bandung. Suarasa Coffee Company has experienced a significant decline in sales in the last 5 months, namely from March 2019 to August 2019, with sales that do not meet the target, Suarasa Coffee Company needs to adopt a new strategy to increase sales in order to reach the specified target. At this time consumers feel dissatisfaction in terms of services and facilities provided by the Suarasa Coffee Company, with the strengthening of the Voice of Customer (VOC), the Suarasa Coffee Company needs to improve services and facilities so that consumer needs can be satisfied, and also to be able to compete and expand market. QFD Quality Function Deployment Method is one technique that can translate customer needs into product characteristics and consider the ability of Saurasa Coffee Company to make it happen. This QFD method was chosen because it is based on the needs and desires of consumers who function as a quality measurement tool to make improvements, so that the strategic steps that will result from this research will provide customer satisfaction. The results of this study, obtained 15 attributes of needs which are the needs of consumers related to the services and facilities provided by the Suarasa Coffee Company, from these attributes identified 10 priority technical characteristics and 10 critical parts. Recommendations given in this study are to make a facility checking cycle schedule 3 times / day, add 1 type of facility that ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.7, No.2 Agustus 2020 | Page 6285must be checked periodically namely parking lots, add 8 chairs, add 2 tables, increase internet speed to 10 mbps, create a new menu , pressing the product manufacturing time to 3 minutes, and pressing the product presentation time to 2 minutes. Keywords: QFD, HOQ, VOC, Part Deployment, Critical Part
Implementasi Minimum Redundancy Maximum Relevance Sebagai Teknik Reduksi Dimensi Pada Klasifikasi Kanker Usus Besar Menggunakan Random Forest I.G.N.P.Vasu Geramona; Adiwijaya Adiwijaya; Widi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kanker merupakan penyakit yang mematikan. Mengutip informasi dari kementrian kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2017 sembilan juta orang meninggal akibat kanker. Oleh sebab itu diperlukan sebuah metode untuk mendeteksi kanker salah satunya dengan gen expression. Microarray adalah salah satu teknik dari gen expression. Microarray sendiri memiliki feature yang banyak, feature yang banyak ini tidaklah selalu berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi. Sehingga dibutuhkan teknik reduksi dimensi untuk menyeleksi feature yang bersesuaian dengan masalah yang sedang dihadapi. Pada tugas akhir ini digunakan teknik reduksi dimensi menggunakan Minimum Redundancy Maximum Relevance yang selanjutnya akan disingkat dengan MRMR. Adapun Classifier yang digunakan adalah Random Forest, dimana teknik ini membuat beberapa tree untuk mengklasifikasi data lalu dilakukan voting untuk hasil terbanyak. Persamaan MRMR yang digunakan adalah FCD dan FCQ karena data yang digunakan bernilai kontinu. Setelah semua proses telah dilakukan, diperoleh hasil akurasi dari klasifikasi data microarray dengan menggunakan FCQ sebesar 83,87% dan dengan FCD 61,29%. Kata kunci : microarray, gen expression, random forest, MRMR Abstract Cancer is a deadly disease. Quoting information from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2017 nine million people died from cancer. Therefore we need a method to detect cancer, one of which is by gene expression. Microarray is a technique of gene expression. Microarray itself has many features, many of these features are not always related to the problem being faced. So we need a dimension reduction technique to select features that correspond to the problem being faced. In this final project a dimension reduction technique will be used using the Minimum Redundancy Maximum Relevance which will then be abbreviated as MRMR. The Classifier that will be used is Random Forest, where this technique creates several trees to classify data and then will vote for the most results. The MRMR equation used is FCD and FCQ because the data used is continuous. After the process done, the result from classify microarray data using FCQ is 83.87% and with FCD 61.29% Keywords: microarray, gen expression, random forest, MRMR

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue