cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Risk Assessment Pada Divisi Teknologi Informasi Di Pt. Xyz Menggunakan Iso 27005:2008 Muhammad Tsany Malik Atha Nur; Irfan Darmawan; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial di Indonesia. PT. XYZ memiliki penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan TI (Teknologi Informasi) dan proses bisnis pada divisi TI. Akan tetapi, penerapan tersebut belum sepenuhnya menilai adanya ancaman pada aset TI di divisi TI dan menilai seberapa jauh kontrol yang sudah ada dapat mengurangi ancaman maupun risiko yang akan datang serta dampaknya. Implementasi dan penilaian risk assessment terhadap aset TI dilakukan menggunakan ISO 27005 yang difokuskan untuk melakukan pengelolaan/kontrol terhadap risiko TI. Penerapan risk assessment dilakukan dengan mengacu pada risk scenario pada ISO 27005. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi risk scenario pada aset TI berdasarkan penilaian kontrol yang ada pada ISO 27001. Hasil pada penelitian ini berdasarkan latar belakang tersebut, risk assessment pada aset TI menghasilkan level of risk yang mempunyai nilai ekstrem 2, tinggi 4, moderat 24. Risk response terhadap 6 ancaman yang harus dimitigasi. Risk treatment seperti perencanaan dan penerapan disaster recovery, pengecekan fungsi keamanan fisik untuk mengurangi dampak kebakaran dan cek fungsi alarm di setiap ruangan, asuransi seluruh hardware untuk mengurangi biaya dampak kerusakan, dan menambahkan kapasitas dari web hosting atau dilakukannya pemakaian secara bergantian. Sebagai solusi yang menjadi rekomendasi untuk PT. XYZ sebagai panduan dalam mengelola aset TI. Kata Kunci: ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment. Abstract PT. XYZ is a company engaged in manufacturing military and commercial products in Indonesia. PT. XYZ has the application of risk management in the management of IT (Information Technology) and business processes in the IT division. However, the application has not fully assessed the threats to IT assets in the IT division and assessed the extent to which existing controls can reduce future threats and risks and their impact. Implementation and assessment of risk assessment of IT assets is carried out using ISO 27005 which is focused on managing / controlling IT risks. The application of risk assessment is carried out by referring to the risk scenario at ISO 27005. This study was conducted by identifying risk scenarios on IT assets based on the assessment of controls that exist at ISO 27001. The results of this study based on this background, risk assessment of IT assets generates level of risk has extreme values 2, high 4, moderate 24. Risk response to 6 threats that must be mitigated. Risk treatment such as planning and implementing disaster recovery, checking physical security functions to reduce the impact of fire and checking the alarm function in every room, insurance of all hardware to reduce the cost of damage, and adding capacity of web hosting or using it alternately. As a solution that becomes a recommendation for PT. XYZ as a guide in managing IT assets. Keywords: ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment
Prediksi Perubahan Kondisi Uptrend Dan Downtrend Pada Pasar Saham Dengan Menggunakan Model Artificial Neural Network Ann Brigita Tenggehi; Irma Palupi; Erwin Budi Setiawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Prediksi adalah sebuah proses untuk memperkirakan sesuatu secara sistematis dan memperkecil adanya kesalahan dimana hasilnya merupakan yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan masa sekarang. Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah Perubahan Kondisi harga naik (uptrend) dan harga turun (downtrend) pada Pasar Saham. Penelitian bertujuan untuk memprediksi Kondisi harga naik (uptrend) dan harga turun (downtrend) Pasar Saham Indonesia yang dipengaruhi oleh Pasar Saham Global. Prediksi dilakukan dengan menggunakan data saham dari 8 Data Harga Saham dari beberapa negara di dunia yaitu Indonesia (^JKSE), Kuala Lumpur (^KLSE),Singapura (^STI),China (000001.SS),Hong Kong (^HSI),Korea (^KS11),Jepang(^N225),dan United States(^DJI). Model yang digunakan adalah Artificial Neural Network (ANN) dimana model ini akan memprediksi harga naik dan harga turun berdasarkan data close dari Pasar Saham Indonesia (^JKSE). Hasil pengujian dari model yang dibangun memberikan nilai Train Accuracy tertinggi yaitu model ANN-05 dengan hasil yang ditampilkan adalah 76.74%. Model dengan nilai Test Accuracy tertinggi yaitu model dari ANN-01 dengan hasil 71.55% dengan menggunakan Node Hidden Layer 16,32,64 dan 128. Kata Kunci : Prediksi,Pasar Saham,Artificial Neural Network (ANN).
Pengaruh Penambahan Tio2 Terhadap Sifat Optik Dan Listrik Nanokomposit Zno-pva Miftahul Khoiri; Abrar Abrar; Muhammad Nasir
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel TiO2 dengan konsentrasi berat 1, 2 dan 3% telah berhasil didoping ke dalam matriks nanokomposit ZnO-PVA. Karakterisasi SEM, XRD, UV-Vis dan IV telah dilakukan untuk mengetahui struktur morfologi, kristalinitas, sifat optik dan listrik. Lapisan tipis nanokomposit ZnO-PVA dan ZnO-PVA-TiO2 telah berhasil dideposisikan diatas substrat kaca/glass dengan metode spin coating. Karakterisasi SEM menunjukkan ada beberapa heterogenitas pada lapisan tipis nanokomposit ZnO-PVA dan ZnO-PVA-TiO2 yang disebabkan aglomerasi nanopartikel anorganik ZnO dan TiO2. Karakterisasi XRD menyatakan adanya kristal ZnO dan TiO2 dalam orientasi tertentu pada matrik PVA. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan nilai absorbansi nanokomposit ZnO-PVA lebih besar dibanding ZnO-PVA-TiO2. Namun seiring penambahan TiO2 nilai absorbansi meningkat, yang dikaitkan dengan hamburan cahaya pada kekasaran permukaan dan grain boundary karena partikel yang kurang tersebar merata pada substrat. Semua sampel lapisan tipis nanokomposit ZnO-PVA tanpa dan dengan penambahan TiO2 mengalami red shifted kearah ultraviolet. Karakterisasi sifat listrik telah dilakukan dengan pengukuran I-V, dan hasilnya menunjukkan nanokomposit ZnO-PVA dan ZnO-PVA-TiO2 mengalami fluktuasi. Nilai arus yang mengalir sangat kecil yaitu 0.235 nA untuk nanokomposit ZnO-PVA dan -0.905 nA untuk penambahan 3% TiO2 saat diberikan variasi tegangan -5V hingga 5V tanpa pengaruh cahaya. Kata kunci : I-V, PVA, Spin Coating, TiO2, UV-Vis, ZnO
Sistem Deteksi Rel Patah Menggunakan Laser Krisna Muhammad Luthfi; Fiky Y. Suratman; Mohamad Ramdhani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kereta api merupakan salah satu transportasi umum favorit masyarakat. Beberapa tahun belakangan, jumlah penumpang dan frekuensi perjalanan kereta api semakin meningkat. Akibatnya, rel kereta api semakin sering dilintasi. Rel merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perjalanan kereta api. Jika kondisi tersebut tidak ditangani maka rel bisa mengalami kerusakan. Apabila rel mengalami kerusakan pada konstruksinya maka kereta api yang melintasinya dapat mengalami kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sistem deteksi kerusakan rel menggunakan sinar laser. Kerusakan rel yang diteliti berupa rel patah sehingga menimbulkan suatu celah pada rel tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan merancang sebuah purwarupa yang telah dipasangi sebuah sensor jarak berbasis laser yang bernama VL53L0X. Sensor ini akan membaca jarak rel yang telah diatur sejauh 50 milimeter. Untuk mengetahui apakah rel terdapat celah atau tidak, maka perlu mengetahui ambang batas ukur atau threshold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya semua kondisi celah dengan lebar ≥ 2 mm mampu dibaca oleh sensor VL53L0X yang posisinya berjarak ≥ 30 mm dari badan rel setelah ditemukan threshold-nya. Tetapi tidak semua celah dan jarak sensor menghasilkan pengukuran yang ideal. Hasil pengujian yang ideal diperoleh saat sensor berjarak 50 mm dari badan rel. Kata kunci : Rel, celah, sensor, jarak, laser, threshold Abstract Train is one of the people's favorite public transportation. In recent years, the number of passengers and the frequency of train trips has increased. As a result, the railroad tracks are being crossed more frequently. Rail is one of the most important components in rail travel. If these conditions are not treated, the rail may be damaged. If the rail is damaged in its construction, the train that crosses it can have an accident. The aim of this research is to study a rail damage detection system using a laser beam. The rail damage studied was in the form of a broken rail causing a gap in the rail. This research was done by designing a prototype that has been fitted with a laser-based proximity sensor named VL53L0X. This sensor will read the rail distance that has been set as far as 50 millimeters. To find out whether the rail has a gap or not, it is necessary to know the measurement threshold. The results showed that basically all gaps condition with a width of ≥ 2 mm can be read by the VL53L0X sensor whose position is ≥ 30 mm from the rail body after the threshold was found. But not all sensor gaps and distances result in ideal measurements. The ideal test results are obtained when the sensor is 50 mm from the rail body. Keywords: Rail, gap, sensor, distance, laser, threshold
Pencegahan Serangan Permukaan Terhadap Docker Daemon Menggunakan Mode Rootless Reyhan Rahmansyah; Vera Suryani; Fazmah Arif Yulianto
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi containerization menjadi salah satu alternatif dalam virtualisasi. Docker membutuhkan docker daemon untuk membangun, mendistribusikan, dan menjalankan container sehingga membuat docker tidak aman karena docker daemon rentan terserang oleh serangan permukaan (Docker Daemon Attack Surface). Serangan tersebut ialah serangan terhadap docker daemon yang mengambil alih akses (root). Pencegahan serangan dilakukan menggunakan rootless mode. Dalam tugas akhir ini, dilakukan pencegahan serangan docker daemon attack surface dengan membuat dan menjalankan docker container lalu mencegah serangan tersebut menggunakan docker dalam rootless mode sehingga seragan gagal dilakukan. Pembuktian bahwa serangan berhasil ialah pengguna dapat mengakses file /etc/shadow yang seharusnya file tersebut hanya dapat diakses oleh user yang mempunyai hak akses root. Didapatkan pernyataan bahwa file tersebut tidak dapat diakses jika docker dijalankan dengan rootless mode. Untuk mengukur apakah penggunaan rootless mode pada docker ini menambah beban CPU usage dan seberapa besar peningkatannya, maka dilakukan pengukuran CPU usage saat serangan dilakukan dengan docker yang dijalankan melalui hak akses root dan rootless mode. Didapatkan hasil penggunaan CPU sebesar 39% saat menggunakan docker dengan rootless mode. Sedangkan menggunakan docker dengan hak akses root hanya sebesar 0%. Peningkatan yang terjadi sebesar 39% merupakan peningkatan yang sepadan dengan keuntungannya yang dapat mencegah serangan docker daemon attack surface. Kata kunci : docker, container, daemon, rootless, root, privilege. Abstract Containerization technology is an alternative in virtualization. Docker requires a docker daemon to build, distribute, and run containers so it makes the docker unsafe because the docker daemon is vulnerable to attack by the surface attacks (Docker Daemon Attack Surface). The attack is an attack on the docker daemon which takes over access (root). Prevention of attacks is done using by rootless mode. In this final project, docker daemon attack surface is prevented by creating and running a docker image and then preventing the attack using the docker in a rootless mode so the attack fails. Proof that the attack was successful is that the user can access the /etc/shadow file, which should only be accessible by users who have root privileges. Obtained a statement that the file cannot be accessed if the docker is running in rootless mode. To measure whether the use of the rootless mode on this docker adds to the burden of CPU usage and how much it increased, the CPU usage is measured when an attack is carried out with a docker that is run through root and rootless mode permissions. Obtained CPU usage results of 39% when using the docker with rootless mode. Whereas using a docker with root privileges is only 0%. The increase that occurred by 39% is an increase commensurate with its benefits that can prevent docker daemon attack surface. Keywords: docker, container, daemon, rootless, root, privilege
Deteksi Berita Rumor Pada Sosial Media Twitter Menggunakan Metode Naïve Bayes Multinomial Dengan Pembobotan Tf-idf Refka Muhammad Furqon; Erwin Budi Setiawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media sosial adalah sarana tempat untuk berkomunikasi dan bertukar informasi sesama manusia, dan salah satu media sosial yang digunakan adalah Twitter. Ada beberapa informasi yang kita dapatkan belum tentu benar adanya, ada berita yang kurang tepat ataupun tidak tepat kebenarannya bisa disebut berita rumor. Berita rumor sudah sangat sering kita lihat dimedia sosial, banyak sekali pihak yang dirugikan dengan adanya berita rumor. Pada penelitian tugas akhir ini, penulis membangun sistem untuk mendeteksi berita rumor pada twitter. Diperlukan nilai bobot pada tweet yang diambil dari berita rumor yang disebarkan oleh beberapa orang di Twitter, Term Frequency Inverse Document Frequency (TF-IDF) pembobotan yang digunakan penulis dalam penelitian ini dengan fitur ekstraksi TF-IDF N-gram. Klasifikasi data menggunakan metode Naïve bayes Multinomial untuk memprediksi hasil akurasi dari penelitian ini. Hasil performansi yang diperoleh menggunakan TF-IDFdalam pengujian sebesar 78,53% dengan data uji sebesar 10%. Sedangkan untuk klasifikasi tanpa menggunakan TF-IDF sebesar 77,98% dengan data uji sebesar 10%. Keyword: Rumor, TF-IDF, Naïve Bayes Multinomial, Non Rumor, Sosial Media Abstract Social media is a place to communicate and exchange information about fellow human beings, and one of the social media used is Twitter. There is some information that we get is not necessarily true, there is a lack of precise or improper news of the truth can be called rumors news. Rumor news has been very often seen in social media, so many parties were harmed by rumors of news. In this final research assignment, the author builds a system to detect rumors of news on Twitter. It takes a weighted value to a tweet taken from rumor news spread by some people on Twitter, the weighting Term Frequency Inverse Document Frequency (TF-IDF) that the author used in this study. The data classification uses the Naïve Bayes Classifier method to predict the accuracy results of this study. Performance results obtained using TF-IDF in tests of 78,53% with a test data of 10%. As for classification without using TF-IDF of 77,98% with test data of 10%. Keyword: Rumor, TF-IDF, Naïve bayes Multinomial, Non Rumor, Media Social
Analisis Trending Topik Pada Twitter Menggunakan Metode Naive Bayes Dengan Pembobotan Tf-idf Saut Sihol Ritonga; Erwin Budi Setiawan; Isman Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Twitter adalah salah satu media sosial yang banyak sekali para penggunanya menceritakan berbagai macam banyak kejadian oleh karena itu perlu megklasifikasi topik menjadi dengan akurasi tinggi untuk lebih baik pengambilan informasi. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian untuk mengatasi masalah ini dengan membagi beberapa tren topik twitter. Pembobotan yang digunakan adalah TF-IDF dengan menggunakan Naïve Bayes. Akurasi terbaik pada pembobotan TF-IDF menggunakan klasifikasi Naïve Bayes didapat pada skenario data training, data tesing 80:20 adalah 57.08% dan memiliki nilai f-measure 0.52. Trending pertama yang terdeteksi dari pengambilan data dari bulan 25 Juli sampai 28 Agustus adalah politik dengan persentase 26.88% lalu kedua senbud persentase 8.65% dan yang ketiga hukam 8.27%. Kata Kunci: Twitter, Naive Bayes, TF-IDF, Topik. Abstract Twitter is one of the many social media users who tell a wide variety of events so it is necessary to classify topics into high accuracy for better information retrieval. Therefore, the authors conducted research to overcome this problem by dividing a number of Twitter topic trends. The weighting used is TF-IDF by using Naïve Bayes. The best accuracy on TF-IDF weighting using the Naïve Bayes classification is obtained in the training data scenario, the 80:20 testing data is 57.08% and has an f-measure value of 0.52. The first trend detected from data collection from July 25 to August 28 is politic with a percentage of 26.88%, then second senbud with a percentage of 8.65% and a third with 8.27% hukam. Keyword: Twitter, Naive Bayes, TF-IDF, Topic
Perancangan Blueprint Sistem Pendukung Keputusan Pemilihanvendor Di Cv Surya Artha Menggunakan Metode Waterfall Dewi Larasati; Litasari W. Suwarsono; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCV Surya Artha adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengadaan barang dan jasa. Dalam Tugas Akhir ini ditemukan akar permasalahan paling dominan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan proyek yaitu pengadaan barang datang terlambat akibat kelalaian vendor. Blueprint sistem pendukung keputusan pemilihan vendor di CV Surya Artha berbasis web pun dibuat untuk memudahkan perusahaan dalam memilih vendor yang tepat berdasarkan kriteria dan sub kriteria baru. Metode yang digunakan dalam perancangan kriteria yaitu metode AHP dengan kriteria menggunakan model QCDFR (Quality, Cost, Delivery, Flexibility, dan Responsiveness) beserta subkriteria yang disesuaikan dengan kebutuhan dan akar permasalahan yang terjadi di perusahaan. Sedangkan metode yang digunakan untuk perancangan blueprint sistem pendukung keputusan pemilihan vendor yaitu metode waterfall. Hasil dari Tugas Akhir ini didapatkan 5 kriteria yaitu kriteria quality merupakan peringkat satu dengan barang sesuai dengan spesifikasi yang diminta dan kemampuan memberikan kualitas secara konsisten. Kriteria peringkat kedua yaitu delivery dengan ketepatan waktu pengiriman, ketepatan kuantitas barang yang dikirim, dan kedekatan jarak lokasi pengiriman. Kriteria peringkat ketiga yaitu cost dengan kesesuaian harga barang dan kemudahan metode pembayaran. Kriteria peringkat keempat yaitu responsiveness dengan kesigapan dalam bertanggung jawab atas keluhan dan respon terhadap perubahan pesanan. Kriteria peringkat kelima yaitu flexibility dengan perubahan pesanan dan perubahan waktu pengiriman.Kata kunci: Blueprint, Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Vendor.
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Dan Prosedur Manage Problem Menggunakan Cobit 5 Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Nur Afdhaliyah Fahri; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta adalah salah satu instansi perkantoran yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, urusan pemerintahan bidang statistik dan urusan pemerintahan bidang persandian. Sebagai instansi yang memberikan layanan kepada pengguna, Diskominfotik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan sebaik-baiknya sesuai dengan misinya. Memberikan solusi perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan layanan prima kepada stakeholder dengan segala kemudahannya melalui inovasi berkelanjutan. Namun, pada Diskominfotik bidang untuk membantu dalam aktivitas operasional pekerjaan ditiap divisi belum ada pedoman atau kebijakan tetap untuk dijadikan acuan dalam melakukan aktivitas pekerjaannya seperti pada bidang SIM (Sistem Informasi Manajemen) belum ada kebijakan dan standard operating procedure (SOP) untuk menangani bagaimana penyelesaian masalah pada penggunan Basis data, Integrasi, dan Aplikasi. Sehingga dari permasalahaan tersebut diperlukan perancangan kebijakan yang mengacu pada COBIT 5 di Diskominfotik DKI Jakarta pada bidang SIM agar dalam pelaksanaan pekerjaan memiliki pedoman yang baik, efektif dan efisien dan juga. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan dokumen kebijakan standard operating procedure (SOP) yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan pada Diskominfotik Bidang SIM. Kata Kunci : COBIT 5, Kebijakan, standard operating procedure (SOP), Manage Problem
Implementasi Metode Tf-idf Dan K-nearest Neighbor Untuk Seleksi Pelamar Kerja Jofardho Adlinnas; Kemas Muslim Lhaksmana; Donni Richasdy
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar didunia dan mengalami peningkatan disetiap tahunnya, maka dari itu jumlah tenaga kerja juga terus meningkat pada setiap tahunnya dari berbagai jenis tingkatan pendidikan. Perekrutan pegawai merupakan salah satu proses penting menyaring pelamar yang berkualifikasi dan memenuhi standar organisasi/perusahaan. Proses perekrutan pelamar kerja yang dengan jumlah yang banyak menjadikan salah satu faktor bagi perusahaan membutuhkan waktu dan biaya lebih pada proses penyeleksian. Salah satu cara untuk memudahkannya proses seleksi, dengan memberi label/skor pada hasil wawancara pelamar oleh expert/ahli. Untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakannya metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) sebagai extraksi fitur dan metode K-Nearest Neighbor (KNN) dengan cosine similarity untuk menghitung jarak tetangga terdekat, sebagai klasifikasi terhadap teks hasil wawancara pelamar. Hasil dari proses ini menunjukkan bahwa KNN merupakan pendekatan yang cukup efektif karena tingkat akurasi KNN mampu menghasilkan keakuratan ratarata mencapai 65.2%. Kata kunci: perekrutan pelamar kerja, klasifikasi teks, K Nearest-Neighbor, Cosine similarity Abstract Indonesia is one of the countries with the largest population in the world and has increased every year, therefore the number of workers also continues to increase every year from various types of education levels. Recruitment of employees is an important process of screening qualified applicants and meeting organizational / company standards. The recruitment process of job applicants with a large number makes one of the faktors for companies requiring more time and money in the selection process. One way to facilitate the selection process, by giving a label / score on the interview results of the applicant by the expert / expert. To solve this problem the term frequency-inverse document frequency (TFIDF) method is used as a feature extraction and the K-Nearest Neighbor (KNN) method K-Nearest Neighbor (KNN) method with cosine similarity to calculate the distance to the nearest neighbor, as a classification of the text of the interview applicants. The results of this process show that KNN is a quite effective approach because the accuracy of KNN is able to produce an average accuracy of 65.2%. Keywords: recruitment of job applicants, text classification, K Nearest-Neighbor, Cosine similarity

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue