Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education"
:
13 Documents
clear
Analisis Permainan Tradisional Congklak dalam Pembelajaran Matematika Materi Peluang
Dian Marsyanda;
Havizul Havizul
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembelajaran matematika yang terdapat pada permainan tradisional congklak. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi dikarenakan penelitian ini didasari oleh fenomena kebudayaan Indonesia yaitu permainan tradisional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional congklak terdapat unsur pembelajaran matematika di dalamnya, salah satunya yaitu mengenai materi peluang. Pada pembahasan, penelitian ini mengidentifikasi materi peluang pada permainan congklak khususnya di bagian langkah-langkah atau tata cara dalam permainan
Ethnomatematika dalam Tari Jepin Bujur Serong pada Masyarakat Melayu Pontianak
Ismawati Ismawati;
Tri Rahwati;
Zulkarnain Zulkarnain
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian yang dimaksud adalah melihat bagaimana bergerak dalam tarian Jepin Bujur Serong pada Masyarakat Melayu Pontianak dan untuk memahami etnomatemik yang terkandung dalam Tarian Jepin Bujur Serong. Metode digunakan secara kualitatif dalam metode penelitian studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah penari kawakan, pelatih tari dan pemilik sanggar tari dan fokus pada masyarakat Melayu Pontianak yang memiliki tradisi Tari Jepin Bujur Serong yang menarik. Pada umumnya tari Jepin Bujur Serong dibawakan oleh empat orang penari, ada beberapa gerak yang beragam seperti langkah gantung, langkah berhenti dan langkah miring, serta memiliki beberapa pola ikat. Hasil analisis data Tari Bujur Serong Diyakini telah ditemukan pada tahun 1932 di Tanjung Bunge dan kemudian menyebar ke daerah sekitarnya. Nilai-nilai kebersamaanya serta pengelompokan atribut tari, alat musik yang digunakan, pola lantai, pola kunci 1-7. Karena tari Jepin Bujur Serong merupakan tari kelompok maka penempatan penarinya tidak menjadi masalah, hanya saja semua penari harus saling merespon agar menjadi satu kesatuan
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaian Soal Bangun Datar Berdasarkan Watson’s Error Category
Nafisatul Nafisatul;
Khairiyah Khairiyah;
Desty Septianawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal keliling dan luas bangun datar berdasarkan Watson Error Category, dengan diketahui kesalahan siswa dalam mengerjakan soal bangun datar maka dapat ditentukan solusi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini siswa sekolah dasar yang telah mendapatkan materi bangun datar berjumlah 6 orang siswa. Pengumpulan dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa dan instrumen tes yang diberikan berupa 3 butir soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan kesalahan-kesalahan yang dilkukan oleh subjek penelitian adalah kesimpulan hilang (ommited conclusion/OC), data tidak tepat (inappropriate data/ID), prosedur tidak tepat (inappropriate procedure/IP), data hilang (omitted data/OD), konflik level respon (response level conflic/RLC), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/UM), dan selain ketujuh kriteria diatas (above other/AO).
Teori Konstruktivisme dalam Membangun Kemampuan Berpikir Kritis
Ahmad Firdaus;
Hamdan Sugilar;
Ade Hilda Zaini Aditya
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berpikir kritis diperlukan bagi siswa dalam membangun konsep dan pemahaman matematis. Kemampuan berpikir kritis siswa menjadi landasan dasar dan tonggak dalam memahami matematika. Matematika tidak terlepas dari proses berpikir karena kajian matematika kebanyakan bersifat abstrak. Hal inilah yang tidak sedikit menjadi alasan bagi siswa terkait kurangnya pemahaman maematis. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran bagi seorang guru terkait model dan teori yang tepat dalam membangun konsep matematika siswa berdasarkan pengalaman dan hal-hal konkrit sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Artikel ini berasal dari sumber-sumber relevan yang diramu menjadi sebuah karya tulisan baru tanpa menghilangkan informasi sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan teori Konstruktivisme berperan dalam membangun kemampuan berpikir kritis
Rekonstruksi Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap Pendidikan Islam di Tengah Dekadensi Moral Era Society 5.0
Fitriani Fitriani;
Hasan Basri;
Andewi Suhartini
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Islamic education has a crucial role in shaping the morality of students. This study aims to discuss Syed Muhammad Naquib al-Attas's thoughts on Islamic education amid the moral decadence of Era Society 5.0. This research uses a descriptive-analytical method with a qualitative approach. The conclusion of the study of the reconstruction of Syed Muhammad Naquib al-Attas's thoughts on Islamic education amid the moral decadence of the Era Society 5.0 is that ideally, Islamic education reflects the cultivation of khuluqi values and discipline of body and soul so that it has implications for improving the character and behavior of students. Some of the efforts that educators can make in building morals in students in the Era Society 5.0 are: 1) educators provide comprehensive and universal education to students; 2) educators introduce and instill good values; 3) accompany and show good things; 4) build cooperation between educators and parents in the process of instilling good values.
Adaptasi Alat Ukur Affect Intensity Measure Questionnaire (AIM-Q) Versi Indonesia
Hidayatul Fikra
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur Affect Intensity Measure Questionnaire (AIM-Q) ke dalam versi bahasa Indonesia. Proses adaptasi alat ukur ini dilakukan dengan menyesuaikan alat ukur dengan bahasa dan budaya Indonesia kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Hal ini dilakukan dengan mengikuti panduan International Test Comission (ITC) sehingga hasil adaptasi diharapkan layak untuk digunakan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur AIM-Q reliabel digunakan sebagai instrument penelitian, namun masih belum memenuhi kriteria validitas yang ditetapkan. Melalui tiga uji validitas, AIM-Q valid berdasarkan perhitungan Content Validity Index (CVI), namun tidak pada Corrected Item Total Correlation dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian ini merekomendasikan penelitian berikutnya untuk memperhatikan jumlah sampel dan data ekstrim sebelum melakukan pengolahan data. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu pengembangan salah satu konstruk alat ukur psikologi serta dapat digunakan dalam praktisi atau akademisi dalam penelitian di Indonesia
Destinasi Wisata Ilmiah: Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Melalui Metode Coaching Clinic
Siti Rahmah
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This training aims to improve participants' scientific article writing skills and provide an in-depth understanding of the effective writing process. The coaching clinic method provides an opportunity for participants to refine and improve their writing skills through guidance and feedback provided by the facilitators. The training method involved a series of activities such as material delivery, group discussion, self review, self healing, self reflection, article consultation, and paper submission practice. The results and discussion showed that participants experienced significant improvement in their scientific article writing skills after attending this training. This training contributed greatly to the development of participants' research and scientific communication skills
Analisis Penulisan Latar Belakang Penelitian mengacu Prototipe dengan Penerapan HOTS-Interrogation
Zahrotun Nisa;
Wahyudin Darmalaksana
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to analyze the difficulties of master's level students in writing scientific articles, especially writing research backgrounds. This study uses a qualitative approach by applying the HOTS-interrogation method. The results and discussion of this study indicate that the background prototype is needed by the participants as a reference for writing research background, so that through the application of HOTS analysis, evaluation, and creation of research background writing can be carried out according to the prototype reference, and the interrogation method is then used to prove the ability of 21 participants. respondents in writing research background. This study concluded that the participants proved able to overcome difficulties in making research backgrounds through prototype reference through the application of HOTS-interrogation.
An Analysis of Code-Mixing and Code-Switching Used By An English Teacher and Students In EFL Classroom in Sumedang
Tinanthy Rosse Santosa;
Rahma Sakina;
Eva Meidi Kulsum
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Code-switching and code-mixing are phenomenon which is influenced by the bilingualism of someone or a speech community. The bilingualism is also affected by globalization which makes a lot of information and knowledge available to everyone in the world. The study background is the code-switching and code-mixing phenomenon occurs both in formal or informal situation, including in English for Foreign Language classroom where people learn English to gain more wide information and knowledge. The aims of this research are to identify the types of code-switching and code-mixing and which type is dominantly used by teacher and students in EFL classroom. The study used a descriptive qualitative method to analyse the choice code phenomenon used by teacher and students in EFL classroom under study. The theory used to analyse the code-switching and code-mixing are the three types of code-switching by Poplack (1980) and the three types of code-mixing by Muysken (2000). As the result there are found that the type of code-switching mostly used is the inter-sentential switching in case to clarify the meaning of target language by switching to the first language. And the type of code-mixing mostly used is the insertion which occurs consciously to mention some point in target language
The Use of Reading Strategies in EFL Leaning
Eva Meidi Kulsum;
Ervan Fauzan;
Rina Mutiarawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research examined the use of reading strategies to the students who learned English as a Foreign Language (EFL) reading in an English dormitory. It employed qualitative descriptive method by distributing questionnaires and taking a transcript of interview. The questionnaire used in this study was Reading Strategies Questionnaire (RSQ) adopted from R. Oxford et al. (2004). Based on the questionnaire and interview session, it was found that students mostly relied on top-down reading strategies (55.38%) they also considered bottom-up reading strategies were beneficial for their reading comprehension (44.62%) since they used both strategies simultaneously when they were reading a text. From the result of this study, it is inferred that the effectiveness of the use of a certain strategy does not depend on the strategy itself, what makes a strategy effective is associated with how it is employed. Therefore, teaching on how to use reading strategies is useful to improve students’ comprehension since effective strategies can be taught and reading comprehension can be improved through instruction.