cover
Contact Name
Nurchim
Contact Email
nurchim@udb.ac.id
Phone
+62271-719552
Journal Mail Official
senatib@udb.ac.id
Editorial Address
Jl. Bhayangkara No 55 Serengan Surakarta 57154
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.47701/senatib.v2i1
Prosiding SENATIB adalah kegiatan seminar berskala nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam rangka diseminasi hasil penelitian tentang teknologi informasi dan bisnis. Diharapkan pada tahun 2022 melalui penerbitan prosiding ini dapat terwujud berbagai alternatif solusi dalam menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0 di Indonesia.
Articles 490 Documents
Smart Irrigation System Berbasis IoT dengan Sensor Soil Moisture dan DHT22 Menggunakan Sumber Daya Terbarukan Frisky Ardianto, Agung; Setyaningtyas Rahmasari, Eriska; Putra Pratama, Andriyana
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/2p6nej88

Abstract

Permasalahan irigasi konvensional yang kurang efisien dalam penggunaan air dan energi mendorong perlunya inovasi teknologi yang mendukung keberlanjutan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang hemat energi dan dapat diakses secara jarak jauh. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali yang terhubung dengan sensor soil moisture dan DHT22 untuk memantau kelembapan tanah serta suhu dan kelembapan udara. Energi sistem diperoleh dari panel surya yang mengisi baterai berkapasitas 4500 mAh, memungkinkan alat beroperasi tanpa ketergantungan listrik PLN. Data sensor dikirimkan ke platform monitoring berbasis web secara real-time melalui koneksi Wi-Fi, dan sistem antarmuka website dibangun menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Firebase digunakan sebagai basis data, dengan Realtime Database untuk pembacaan langsung dan Firestore untuk penyimpanan riwayat kelembapan tanah serta aktivitas pompa. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur penyiraman otomatis berdasarkan kelembapan tanah dengan akurasi tinggi serta menyediakan tampilan data yang responsif dan mudah diakses. Dengan keberhasilan ini, sistem memberikan solusi efisien dan berkelanjutan untuk manajemen irigasi pada tanaman hortikultura di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur listrik.
Sistem Pemanas Air Otomatis Berbasis IOT Menggunakan ESP32 Dengan Sensor DS18B20 Ramadhan Oktaviano, Alberthino; Khoiril Abidin, Muhammad; Rizky Adjie Prakoso, Mochammad
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/jjc77082

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang elektronik digital dan Internet of Things (IoT) telah mendorong terciptanya berbagai sistem otomatis yang memanfaatkan mikrokontroler. Salah satu contoh penerapannya adalah sistem pemanas air otomatis yang dapat dikendalikan dan dipantau secara daring. Dalam penyusunan artikel ini, digunakan metode observasi dan dokumentasi. Sistem tersebut dirancang dengan mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu digital DS18B20 untuk secara langsung memonitor suhu air. Data suhu ditampilkan melalui platform IoT dan dimanfaatkan sebagai acuan untuk menyalakan atau mematikan elemen pemanas. Ketika suhu air turun di bawah batas yang telah ditentukan, pemanas akan aktif otomatis; sebaliknya, pemanas akan berhenti berfungsi ketika suhu mencapai angka maksimal yang diinginkan. Rentang suhu air yang ditetapkan berkisar antara 36°C sampai 40°C, yang merupakan suhu hangat dan masih terasa nyaman bagi kulit manusia. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk memonitor dan mengatur suhu air dari jarak jauh melalui internet. Sebagai rangkuman, sistem ini dapat mengotomatisasi proses pemanasan air dengan tingkat akurasi dan efisiensi yang baik, serta meningkatkan kenyamanan dan mengurangi penggunaan energi.
Sistem Antrian Digital Berbasis Mikrokontroler dan IoT untuk Pelayanan Pembuatan KTP di Kantor Pemerintahan Arya Kusuma, Aldy; Putri Ristiyani, Asyira; Rizky Fadrilah, Septian; Raihan Ardiansyah, Muhammad; Hasanah, Herliyani
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/pwmn2b89

Abstract

Sistem antrean di kantor pelayanan publik masih banyak yang menggunakan metode manual, yang mengakibatkan antrean tidak tertib dan pelayanan menjadi lambat. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sistem antrian digital berbasis mikrokontroler dan Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan ESP32 yang terhubung ke server online dan database MySQL. Nomor antrian dapat diambil melalui tombol fisik, kemudian data dikirim ke server, disimpan, dan ditampilkan melalui web viewer yang bisa diakses secara jarak jauh. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Research and Development (R&D) dan model pengembangan Waterfall. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara real-time, baik dari sisi pengambilan, penyimpanan, hingga pemantauan antrean. Sistem ini layak untuk digunakan sebagai solusi antrean modern, khususnya di bagian pelayanan pembuatan KTP di kantor pemerintahan.
Pengembangan Smart Security dengan Sensor Ultrasonik pada Miniatur Rumah Adat Jawa Hafidz Affandi, Alfian; Hanif Nur Romadhoni, Muhamad; Septian, Iman; Anggara, Diva; Susanto, Rudi
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/h3v08j06

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemilik rumah memantau dan mengontrol keamanan secara mobile, terutama saat rumah ditinggalkan tanpa penghuni. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor ultrasonik HC-SR04, servo, dan buzzer, serta terhubung ke platform Blynk IoT. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian deteksi objek pada berbagai jarak, serta analisis respons alarm dan notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi objek secara akurat pada jarak hingga 20 cm, mengaktifkan buzzer, dan mengirimkan notifikasi real-time ke aplikasi Blynk. Sistem ini efektif sebagai solusi keamanan rumah berbasis IoT yang dapat diakses dan dikontrol secara jarak jauh
Pemanfaatan Telegram Bot pada Sistem Keamanan Rumah Berbasis IoT dengan Mikrokontroler ESP32 Febrianti, Alfiyah; Nur Azizah, Bella; Sulis Septiani, Eva
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/jxxvgb60

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Telegram Bot sebagai media kendali serta notifikasi. Sistem ini dilengkapi sensor PIR untuk mendeteksi gerakan, relay untuk mengontrol kunci pintu elektronik (solenoid lock), dan fitur pengiriman notifikasi secara real-time. Tujuan dari pengujian adalah untuk mengevaluasi keakuratan deteksi dan kecepatan respon sistem. Hasil menunjukkan bahwa sensor PIR mampu mendeteksi gerakan secara optimal hingga jarak 80 cm dengan akurasi mencapai 95% pada area tersebut. Telegram Bot dapat menanggapi perintah pengguna seperti membuka dan menutup pintu, serta mengaktifkan atau menonaktifkan sensor gerak, dengan waktu respon maksimal 3 detik dan rata-rata 2 detik. Ketika gerakan terdeteksi, sistem mengirim notifikasi ke Telegram dalam 2–5 detik. Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan tingkat keefektifan sebesar 93% dalam menjalankan fungsi keamanan secara konsisten. Keunggulan sistem ini adalah kemampuannya untuk dikendalikan dari jarak jauh, kemudahan integrasi, dan biaya implementasi yang relatif rendah. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan efisien bagi keamanan rumah, khususnya bagi pengguna yang membutuhkan sistem yang mudah dipantau dan dioperasikan melalui smartphone. Sistem ini dapat dijadikan alternatif yang relevan untuk mendukung keamanan lingkungan rumah berbasis teknologi IoT.
Greenhouse Berbasis IOT ( Internet Of Things ) Sistem Monitoring Dan Kontrol Lingkungan Tanaman Tomat Hendra Wardana, Aliefian; Wahyu Febriyanto, Ridwan; Said Fathullah, Umar
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wg7tm238

Abstract

This research aims to develop Internet of Things (IoT)-based monitoring and control system in the greenhouse environment for tomato plants. This system utilizes NodeMCU microcontroller, ESP8266, soil temperature and humidity sensors, and Blynk application to monitor the greenhouse environment. ESP8266 microcontroller, soil temperature and humidity sensors, and Blynk application to monitor real-time data. data in real-time. Based on the measurements taken, the air temperature ranges from 22°C to 30°C during the day and 17°C to 19°C at night. at night. Soil moisture was recorded between 40% to 75%, where the system automatically activated actuators such as fans and automatically activates actuators such as fans and water pumps when conditions exceed or fall short of a predetermined threshold. These results show that the system is able to keep the temperature and humidity within the ideal range (24-26°C daytime, 16-18°C nighttime). (24-26°C daytime, 16-18°C nighttime for the flowering phase; and 21-27°C daytime, 15-20°C nighttime for the seedling phase), as well as humidity within the ideal range of night for the seedling phase), as well as ideal soil moisture between 60%-80%. The system This system has proven to be effective in reducing manual intervention and supporting optimal growth of tomato plants.
Implementasi Internet of Things (IoT) pada Sistem Irigasi Otomatis untuk Tanaman Cabai Menggunakan Aplikasi Blynk Hasna Khaira Aswha, Alisa; Yovandi, Fulgentius; Nafi Rosyadi, Ahmad; Pramono, Pramono
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/68b08q38

Abstract

Pengelolaan irigasi manual pada tanaman cabai sering kali tidak efisien karena tidak disesuaikan dengan kondisi kelembapan tanah secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikendalikan melalui aplikasi Blynk. Metode yang digunakan adalah metode prototype, dimulai dari perancangan sistem, implementasi perangkat keras (ESP32, sensor kelembapan, pompa, relay), hingga integrasi dengan aplikasi Blynk untuk monitoring dan kontrol. Sistem yang dirancang mampu membaca kelembapan tanah secara real-time dan mengaktifkan pompa saat kelembapan <35%, serta mematikannya ketika kelembapan >60%. Selain itu, pengguna dapat memantau kondisi tanah melalui aplikasi dan mengontrol pompa secara manual jika diperlukan. Aplikasi Blynk menampilkan data secara real-time dan memberikan notifikasi kepada pengguna, sehingga sistem dapat beroperasi secara otomatis dan manual. Komponen-komponen seperti sensor, ESP32, dan relay bekerja sinergis dalam menjaga kelembapan tanah tetap ideal. Implementasi sistem ini mendukung efisiensi penggunaan air, meminimalisir overwatering atau underwatering, serta memberikan kemudahan bagi petani dalam mengelola penyiraman tanaman cabai. Hasil uji menunjukkan sistem merespons dengan baik perubahan kelembapan tanah; ketika sensor membaca nilai 28% sistem menyala, dan saat kelembapan mencapai 60% sistem otomatis berhenti. Berdasarkan hasil pembahasan, sistem mampu mempertahankan kelembapan tanah dalam rentang ideal 35–60%, serta tidak melakukan penyiraman saat kelembapan masih cukup, seperti pada nilai 39% dan 51%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem bekerja secara konsisten dan efisien sesuai logika kendali yang dirancang, serta mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan di lapangan.
Sistem Pemantauan Suhu Rumah Adat Berbahan Kayu untuk Arsitektur Berbahan Tradisional Dimas Praditya, Alvin; Vairana Azzahra, Aqila; Ichwan Putra, Ardhiansyah; Dwi Pebrianta, Andhika; Susanto, Rudi
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/fvaxgf74

Abstract

Rumah adat berbahan kayu merupakan warisan budaya yang memiliki nilai arsitektural tinggi, namun rumah adat berbahan kayu sangat rentan terhadap perubahan suhu dan kelembaban yang dapat mempercepat proses pelapukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan suhu berbasis sensor digital untuk menjaga kestabilan kondisi lingkungan di dalam rumah adat. Sistem ini menggunakan sensor suhu dan kelembaban DHT11 yang dikendalikan oleh mikrokontroler seperti Arduino, lalu mengirimkan data secara real-time ke aplikasi pemantauan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen rekayasa prototipe yang bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji sistem pemantauan suhu dan kelembaban berbasis sensor digital pada rumah adat berbahan kayu dengan tahapan perancangan sistem, perakitan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, pengujian sistem, dan analisis data. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau fluktuasi suhu dan kelembaban secara akurat. Dengan adanya sistem ini, konservasi rumah adat berbahan kayu dapat dilakukan secara lebih efektif dan preventif, sehingga umur bangunan dapat diperpanjang tanpa merusak nilai tradisionalnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pelestarian arsitektur tradisional melalui pendekatan teknologi yang adaptif dan berkelanjutan.
Rancang Bangun Pintu Masuk Otomatis Berbasis Arduino dengan Arsitektur Gapura Budaya sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Fitri Honestya, Amanda; Dina Erawati, Anjel; Athifa Zahra, Aulia; Susanto, Rudi
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/b5wn9812

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pintu masuk otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang terintegrasi dengan unsur kearifan lokal Indonesia. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi keberadaan kendaraan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 dan mengoperasikan motor servo untuk membuka serta menutup palang secara otomatis. Keunikan dari sistem ini adalah penerapan miniatur rumah adat Indonesia seperti Joglo, Buka Pongpok, Tongkonan dan Betawi pada struktur gapura. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman, serta pengujian fungsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek dengan jarak 1 cm hingga 29 cm. Palang akan terbuka secara otomatis ketika objek terdeteksi dalam rentang tersebut, dengan jeda waktu (delay) selama 1000 ms setelah palang terbuka dan 500 ms setelah palang tertutup. Sistem bekerja dengan stabil, responsif, dan sesuai dengan fungsinya. Selain meningkatkan efisiensi akses masuk, sistem ini juga berperan sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya melalui desain interaktif yang menarik. Dengan demikian, teknologi otomatisasi sederhana dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk meningkatkan kenyamanan, tetapi juga untuk menjaga identitas budaya lokal. Sistem ini berpotensi diterapkan di berbagai area publik, seperti pintu masuk kawasan wisata atau area edukasi berbasis budaya.
Sistem Lampu Otomatis dengan Sensor Cahaya Wira Hadikusuma, Ananda; Maulana Firmansyah, Iqsal; Syiffa Yofika Ailsa, Asy; Rijalul Hakim, Hanan; Athallah Maulana Faiq, Muhammad; Hasanah, Herliyani
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/54xgzz35

Abstract

Peningkatan konsumsi listrik global mendorong perlunya inovasi sistem pencahayaan yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem lampu otomatis berbasis sensor LDR (Light Dependent Resistor) yang dapat menyesuaikan nyala lampu berdasarkan intensitas cahaya lingkungan dalam satuan lux. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental melalui perancangan sistem, pengujian kondisi pencahayaan (terang, redup, sangat redup, dan gelap), serta proses kalibrasi sensor terhadap standar lux. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan cahaya dengan cepat dan stabil, serta mengatur mode lampu secara otomatis dengan jeda 11 detik untuk mencegah sensitivitas berlebih terhadap fluktuasi cahaya sesaat. Sistem ini menunjukkan performa yang efisien dan berpotensi diterapkan pada pencahayaan otomatis di rumah, taman, maupun area publik lainnya untuk mendukung penghematan energi.