cover
Contact Name
Munifah Abdat
Contact Email
munifahabdat_dr@usk.ac.id
Phone
+6281317577701
Journal Mail Official
cakradonyadentaljournal@gmail.com
Editorial Address
FKG USK Darussalam Banda Aceh Aceh
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Cakradonya Dental Journal
ISSN : 2085546X     EISSN : 26224720     DOI : 10.24815/cdj.v
Core Subject : Health,
Cakradonya Dental Journal (CDJ) is a scientific journal publishes twice a year, on February and August. CDJ publishes conceptual articles from original research results that are relevant to the fields of medicine, dental care, oral health, general dentistry, dental materials, and public health. CDJ also publishes literature reviews and case reports.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016" : 20 Documents clear
Studi Diameter Tubulus Dentin Setelah Pemaparan Fluoride 1500 Ppm (Gambaran Atomic Force Microscopy) Abdillah Imron Nasution; Mursal Mursal; Iqbal Saputra
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.193 KB)

Abstract

Fluoride sering terdapat di dalam pasta gigi dengan kadar 1500 ppm. Jika fluoride terpapar dengan dentin, fluoride dapat mengubah struktur dan ukuran kristal Hidroksiapatit yang merupakan pembentuk dentin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemaparan fluoride 1500 ppm terhadap diameter tubulus dentin. Penelitian ini menggunakan Atomic Force Microscopy dan ukuran diameter tubulus dentin dianalisis dengan software gwyddion v.2.30. Enam gigi premolar digunakan sebagai spesimen dan dipotong pada area mahkota dekat CEJ kemudian dihaluskan. Spesimen dikelompokkan ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok yang dipaparkan larutan fluoride 1500 ppm dengan durasi 1 menit, 3 menit, 5 menit, 8 menit dan 10 menit. Pemaparan dengan fluoride dilakukan selama 7 hari. Sebanyak 5 tubulus dentin dari masing-masing spesimen dihitung ukuran diameternya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa diameter tubulus dentin pada kelompok kontrol memiliki ukuran rerata yang paling besar yaitu 4,41 μm. Sedangkan ukuran rerata diameter tubulus dentin pada kelompok perlakuan yaitu 2,63-3,53 μm. Hasil uji analisi statistik oneway ANOVA dan uji Tukey menunjukkan semua kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol (p0,05). Dapat disimpulkan bahwa pemaparan larutan fluoride 1500 ppm dapat mengurangi diameter tubulus dentin secara signifikan walaupun belum mampu menutupi tubulus dentin yang terbuka dengan sempurna.
Kemampuan Air Rebusan Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Terhadap Jumlah Makrofag Pada Gambaran Histologi Periodontitis Agresif (Penelitian Pada Tikus Model) Ridha Andayani; Abdillah Imron Nasution; Afini Rahimi
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.223 KB)

Abstract

Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri dominan pada periodontitis agresif. Daun salam (Eugenia polyantha w) bersifat sebagai anti-inflamasi, antimikroba, analgesik dan antibakteri. Saat ini, belum banyak penelitian potensi daun salam dalam respon inflamasi yang diperankan oleh makrofag. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80% terhadap jumlah sel makrofag pada gambaran histologi periodontitis agresif. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimental laboratoris yang menggunakan tikus putih rattus norvegiccus dibagi empat kelompok, tiga kelompok perlakuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80%, dan satu kelompok kontrol akuades.Pada hari pertama kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diinokulasi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans sampai hari ketujuh. Hari kedelapan sampai kesepuluh kelompok perlakuan diaplikasikan air rebusan daun salam dan kelompok kontrol diaplikasikan akuades. Hari kesebelas tikus dieuthanasi, selanjutnya dilakukan pengambilan sampel histologi jaringan periodontal tikus diamati secara mikroskopik. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan jumlah makrofag kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna (p≤0,05). Dapat disimpulkan, kandungan air rebusan daun salam dapat membantu respon inflamasi yang diperankan oleh sel makrofag.
Evaluasi Kekasaran Permukaan Glass Ionomer Cement (GIC) Konvensional Setelah Perendaman Dalam Minuman Berkarbonasi Viona Diansari; Diana Setya Ningsih; Cindy Moulinda
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.369 KB)

Abstract

Glass Ionomer Cement (GIC) konvensional merupakan salah satu meterial restorasi di bidang kedokteran gigi yang memiliki banyak keuntungan, karena bersifat biokompatibel, mampu berikatan dengan baik terhadap struktur gigi, dan melepaskan fluor. Namun, GIC konvensional juga memiliki kekurangan yakni brittle dan mudah terkikis apabila terpapar cairan asam sehingga menyebabkan kekasaran permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh minuman berkarbonasi terhadap kekasaran permukaan GIC konvensional yang ditinjau dari sebelum dan setelah perendaman. Spesimen berbentuk silinder dengan diameter 10 mm dan tebal 2 mm. Jumlah spesimen 10 buah yang diberi perlakuan siklus perendaman 5 menit dalm minuman berkarbonasi dan 15 menit dalam aquades sebanyak 6 kali siklus selama 2 jam untuk 5 hari. Kekasaran permukaan sebelum dan sesudah perendaman diukur Viona Diansarimenggunakan surface roughness tester Mitutoyo SJ 201. Data dianalisis dengan paired t-test untuk mengetahui perbedaan kekasaran permukaan antara sebelum dan sesudah perendaman dalam minuman berkarbonasi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kekasaran permukaan sebelum (Ra = 0,5363 μm) dan sesudah (Ra = 0,6368 μm) perendaman. Dapat disimpulkan bahwa minuman berkarbonasi dapat meningkatkan kekasaran permukaan GIC konvensional.
Perbandingan Kecepatan Laju Aliran Saliva Sebelum Dan Sesudah Konsumsi Kopi Robusta (Coffea cannephora) Santi Chismirina; Afrina Afrina; Cut Maidis Safrianda
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.16 KB)

Abstract

Saliva merupakan cairan mulut kompleks yang disekresi olehkelenjar saliva mayor dan minor. Hampir 90% saliva dihasilkan pada saat makan sebagairespon terhadap rangsangan pengecapan dan pengunyahan makanan. Unsur-unsur penting di dalam saliva terdiri dari beberapa komponen, salah satunya adalah laju aliran saliva. Laju aliran saliva dalam mulut dapat berubah karena adanya rangsangan baik mekanis maupun kimiawi. Kopi memiliki kandungan asam dan kafein yang berdampak negatif pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kecepatan laju aliran saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi kopi jenis Robusta (Coffea cannephora) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Saliva yang distimulasi dikumpulkan dari 30 orang mahasiswa dengan menggunakan metode spitting sebelum dan sesudah meminum kopi robusta. Uji penelitian menggunakan analitik komparatif dengan metode kategori berpasangan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna laju aliran saliva sebelum dan sesudah konsumsi minuman kopi jenis Robusta (Coffea cannephora). Sebagai kesimpulan, laju aliran saliva didapatkan lebih rendah saat sebelum mengkonsumsi kopi robusta.
Hubungan Antara Stres Akademik Dengan Gingivitis Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala Rizky Darmawan; Sunnati Sunnati; Sri Rezeki
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.495 KB)

Abstract

Stres akademik didefinisikan sebagai perasaan tertekan yang disebabkan oleh keterbatasan waktu dan ketidakmampuan mahasiswa dalam menguasai suatu bidang ilmu pengetahuan. Belum ada data mengenai pengaruh stres akademik yang dialami oleh mahasiswa terhadap gingivitis di Universitas Syiah Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara stres akademik dengan gingivitis pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi UniversitasSyiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif yang bersifat cross-sectional dengan menggunakan Educational Stress Scale for Adolescence (ESSA) untuk mengukur stres akademik pada mahasiswa dan Indeks Perdarahan Papila Dimodifikasi (IPPD) untuk mengukur derajat gingivitis. Sebanyak 140 mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala ikut serta dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara stres akademik dengan gingivitis (p0,05) dengan menggunakan uji Kendall-tau. Kekuatan hubungan antara stres akademik dengan gingivitis bersifat lemah (r=0,271) dengan arah positif. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara stres akademik dengan gingivitis pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala, dan kekuatan hubungan bersifat lemah dengan arah yang positif.
Efek Imbibisi Perendaman Bahan Cetak Hydrocolloid Irreversible Alginate Dalam Larutan Sodium Hypochlorite Didin Kustantiningtyastuti; Afwardi Afwardi; Siti Coryniken
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.237 KB)

Abstract

Bahan cetak alginate digunakan untuk mendapatkan hasil cetakan negatif dari rongga mulut. Bahan cetak ini memiliki sifat imbibisi yaitu menyerap air sehingga dapat mempengaruhi stabilitas dimensi apabila direndam dalam desinfektan.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek imbibisi pada bahan cetak alginate yang direndam dalam larutan desinfektan Sodium Hypochlorite.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan pretest dan posttest dengan kontrol aquades. Alginate dicetak dengan menggunakan cetakan dengan diameter 28 mm dan tinggi 18 mm. Hasil cetakan alginate direndam dalam larutan sodium hypochlorite 0,5% dan 1% selama 3 menit, 5 menit dan 10 menit. Perhitungan berat imbibisi dilakukan dengan menggunakan timbangan digital.Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya imbibisi pada bahan cetak alginate yang direndam larutan Sodium Hypochlorite selama 3 menit, 5 menit dan 10 menit. Uji statistik Two Way Anova Repeated Measure menunjukan perbedaan yang bermakna (p0,05) pada menit imbibisi, sedangkan konsentrasi larutan memiliki perbedaan yang tidak bermakna (p0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan cetak alginate memiliki efek imbibisi terhadap perendaman dalama larutan Sodium Hypochlorite.
Gambaran Penggunaan Persetujuan Tindakan Medis (Informed Consent) Oleh Dokter Gigi Muda Di RSGM Unsyiah Herwanda Herwanda; Liana Rahmayani; Sarah Fadhilla
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.989 KB)

Abstract

Informed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medis yang akan dilakukan terhadap dirinya serta resiko yang berkaitan dengannya. Pentingnya mendapatkan informed consent dalam kedokteran gigi semakin diakui untuk membuat rasa aman dalam tindakan medis pada pasien dan sebagai pembelaan diri terhadap kemungkinan adanya tuntutan atau gugatan dari pasien atau keluarganya apabila timbul akibat yang tidak dikehendaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan persetujuan tindakan medis (informed consent) oleh dokter gigi muda di RSGM Unsyiah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Metode pengambilan subjek dilakukan dengan teknik total sampling yang melibatkan 259 subjek yang merupakan dokter gigi muda di RSGM Unsyiah. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat ukur untuk mengetahui gambaran penggunaan informed consern oleh dokter gigi muda di RSGM Unsyiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian yang menggunakan informed consent dengan kriteria baik adalah sebanyak 246 orang (95,0%), kriteria sedang sebanyak 12 orang (4,6%), dan kriteria buruk sebanyak 1 orang (0,4%).
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Muda Terhadap Penanganan Trauma Dentoalveolar Di Rumah Sakit Gigi Mulut Universitas Syiah Kuala Teuku Ahmad Arbi; Cut Fera Novita; Mulya Mulya
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.989 KB)

Abstract

Penanganan trauma dentoalveolar merupakan suatu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter gigi. Dibutuhkan pengetahuan dokter gigi yang memadai agar dapat menghasilkan perawatan yang efektif dan menghindari konsekuensi yang serius dalam penanganan kasus trauma dentoalveolar. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa mayoritas dokter gigi memiliki tingkat pengetahuan penanganan trauma dentoalveolar yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar di Rumah Sakit Gigi Mulut Univesitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Cara pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner dengan jumlah subjek sebanyak 256 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar mayoritas adalah sedang berjumlah 196 orang (sebesar 76,56%) dan tingkat pengetahuan tinggi berjumlah 58 orang (sebesar 22,66%), serta pengetahuan rendah hanya berjumlah 2 orang (sebesar 0,78%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi muda terhadap penanganan trauma dentoalveolar di RSGM Unsyiah dikategorikan sedang dengan jumlah 196 orang (sebesar 76,56%).
Dampak Maloklusi Gigi Anterior Protrusif Terhadap Status Psikososial Remaja Usia 15-17 Tahun Menggunakan Indeks PIDAQ (Studi Pada 4 Sman Banda Aceh) Rafinus Arifin; Sunnati Sunnati; Rizky Kurniawan Siregar
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.664 KB)

Abstract

Maloklusi adalah suatu anomali yang menyebabkan gangguan fungsi oral dan estetika serta memerlukan perawatan jika sudah mengganggu seseorang baik secara fisik maupun emosional. Masa remaja adalah masa dimana seseorang mencari jati diri sehingga penampilan wajah dan gigi-geligi sangat berpengaruh dengan hubungan sosial remaja tersebut. Berbagai penelitian telah menemukan maloklusi gigi anterior atas berdampak negatif terhadap status psikosial sosial remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak maloklusi gigi anterior protrusif terhadap status psikososial remaja di Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian berasal dari empat SMA Negeri Banda Aceh yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3 serta SMAN 4, dengan total subjek 108 siswa. Kepada subjek diberikan kuisioner PIDAQ untuk mengetahui dampak maloklusi gigi anterior protrusif terhadap status psikososial siswa tersebut. Data hasil penelitian tersebut kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan metode Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan maloklusi gigi anterior protrusif berdampak negatif terhadap status psikososial remaja, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa semakin berat derajat keparahan maloklusi gigi anterior protrusif maka semakin besar kemungkinannya berpengaruh terhadap status psikososial.
Efek Antibakteri Ekstrak Batang Serai (Cymbopogoncitratus) Terhadap Pertumbuhan Enterococcus Faecalis Cut Soraya; Sunnati Sunnati; Vivi Maulina
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.589 KB)

Abstract

Hampir semua penyakit pulpa atau penyakit periradikuler disebabkan oleh bakteri. Enterococcus faecalis (E. faecalis) merupakan salah satu bakteri yang sering menyebabkan terjadinya kegagalan perawatan saluran akar. Salah satu tahapan penting dalam perawatan saluran akar adalah preparasi dan desinfeksi saluran akar menggunakan bahan antibakteri. Batang serai (Cymbopogon citratus) adalah salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek antibakteri ekstrak batang serai terhadap pertumbuhan E. faecalis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Ekstrak batang serai dibuat dengan metode maserasi dalam pelarut etanol 96% dan diuji fitokimia. Uji pengaruh efek antibakteri ekstrak batang serai terhadap pertumbuhan E. faecalis dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MHA. Konsentrasi ekstrak batang serai yang digunakan dalam penelitian ini adalah 25%, 50%, 75%, dan 100%. Zona hambat tertinggi terbentuk pada ekstrak 100% seluas 11,3 mm, namun tidak lebih tinggi dari pada CHX 2% seluas 24,9 mm. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dengan p0,05 yang menunjukkan terdapat efek antibakteri ekstrak serai terhadap pertumbuhan E. faecalis. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak batang serai (Cymbopogon citratus) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan E. faecalis.

Page 1 of 2 | Total Record : 20