cover
Contact Name
Kharisma Pratama
Contact Email
kharisma@stikmuhptk.ac.id
Phone
+6282255914494
Journal Mail Official
jurnal@stikmuhptk.ac.id
Editorial Address
Kampus ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Jl. Sei Raya Dalam, Gg. Ceria V, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
ISSN : 20868375     EISSN : 25280937     DOI : https://doi.org/10.54630/jk2
Core Subject : Health, Science,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of nursing and health sciences. JKK, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of nursing and health areas as follows: 1. Adult Nursing 2. Child and Maternal Nursing 3. Community Nursing, as includes: Family Nursing and Gerontological Nursing 4. Mental Health Nursing 5. Nursing Science 6. Emergency and Critical Care Nursing 7. Basic Nursing Science
Articles 249 Documents
STUDI KORELASI: TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN KEJADIAN STUNTING Fikrotul Ulya Nur Amaliah; Eka Oktavianto; Suryati Suryati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.254 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v10i2.110

Abstract

Abstract Background: Stunting was one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world for now. There are several factors to be suspected as a cause of the problem of nutritional status in toddler. One of the factors that affect stunting is mother knowledge about nutrition toddler. Purpose: To determine level of mother’s knowledge about nutrition toddler with incidence stunting in toddlers age 37-59 months in KB and TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Method: This reasearch is quantitative with design cross sectional. Sampling was using total sampling technique with 32 samples pair of mothers and toddlers. The instrument were questionnaires for mother’s knowledge about toddler nutrition and microtoise. The analysis test used chi-square. Results: The majority good level of mother’s knowledge about nutrition toddler in KB and TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, were 25 respondents (78,1%), the majority toddler in KB and TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, not stunting were 28 respondent (87,5%). Mother with good knowledge have toddler not stunting. This research used correlation analysis chi square test with a significance limit of a≤0.05, statistical test results obtained p-value= 0,000 (p-value<0,05), which means that Ho is rejected. Conclusion: There is a correlation between level of mother’s knowledge about nutrition toddler with stunting in toddlers age 37-59 months. Keyword: Mother’s knowledge , nutrition toddler, incidence stunting Abstrak Latar belakang: Stunting menjadi salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Ada beberapa faktor yang dicurigai sebagai penyebab dari permasalahan status gizi pada balita. Salah satunya adalah pengetahuan ibu tentang gizi balita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan stunting pada balita usia 37-59 bulan di KB dan TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasang ibu dan balita. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan ibu tentang gizi balita dan microtoise. Uji analisis yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Mayoritas tingkat pengetahuan ibu tentang gizi balita di KB dan TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, dalam kategori baik yaitu sebanyak 25 responden (78,1%), mayoritas balita di KB dan TK ABA Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, tidak mengalami stunting yaitu sebanyak 28 responden (87,5%). Ibu yang memiliki pengetahuan baik tentang gizi balita cenderung untuk memiliki balita tidak stunting yaitu sebanyak 25 orang (78,1%). Hasil uji korelasi chi-square dengan batas kemaknaan α ≤ 0,05, didapatkan nilai p = 0,000 (nilai p< 0,05) yang berarti Ho ditolak. Simpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan kejadian stunting pada balita usia 37-59 bulan Kata kunci: Pengetahuan ibu, gizi balita, kejadian stunting
PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN UNTUK MEMBERIKANPERTOLONGAN PADA KORBAN HENTI JANTUNG Niken Setyaningrum; Agung Rejecky
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.563 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v10i2.111

Abstract

Abstract The success of the help of sufferers who experience cardiac arrest is not only determined by the quality of emergency services at the hospital but also the success of the help provided outside the hospital. Cardiac events that can strike anyone and anywhere, including when traveling long distances, one of them on the plane. The stewardess is one of the flight attendants in the cabin that is responsible for maintaining security and serving the needs of passengers. Students stewardess as prospective flight attendants who will work on the plane, it takes skills and knowledge in helping victims in any condition one of which is a victim with a cardiac arrest. The purpose of this study was to determine the effect of basic life support training on the level of knowledge to provide assistance to victims of cardiac arrest by flight attendants at STTKD YOGYAKARTA. The design in this study uses Pre experimental Design. Sampling research using random sampling. The study was conducted at the College of Aerospace Technology. The sample size in this study were 25 respondents. The results showed that there was a significant difference in the level of knowledge of flight attendant students before and after the training (p = 0.002). This shows that basic life support training to help victims of cardiac arrest is effective in increasing the level of knowledge for stewardess students at STTKD Yogyakarta. Keyword: basic life support, cardiac arrest, level of knowledge, Students stewardes Abstrak Keberhasilan pertolongan penderita yang mengalami henti jantung tidak hanya ditentukan kualitas dari pelayanan gawat darurat di rumah sakit namun juga keberhasilan pertolongan yang diberikan diluar rumah sakit. Kejadian henti jantung yang dapat menyerang siapa saja dan dimana saja termasuk saat dalam perjalanan jauh, salah satunya di dalam pesawat. Pramugari merupakan salah satu awak kabin dalam pesawat yang bertugas menjaga keamanan dan melayani kebutuhan penumpang. Mahasiswa pramugari sebagai calon pramugari yang akan bekerja dalam pesawat, dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan dalam menolong korban dalam kondisi apapun salah satunya adalah korban dengan henti jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar terhadap tingkat pengetahuan untuk memberikan pertolongan pada korban henti jantung oleh mahasiswa pramugari di STTKD YOGYAKARTA. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Pre experimental Design. Pengambilan sampel penelitian menggunakan random sampling. Penelitian dilakukan di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedan yang signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa pramugari sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan (p = 0,002). Hal tersebut menunjukan bahwa pelatihan bantuan hidup dasar untuk menolong korban henti jantung efektif untuk meningkatkan tingkat pengetahuan bagi mahasiswa pramugari di STTKD Yogyakarta. Kata kunci: Bantuan Hidup Dasar, Henti Jantung, Tingkat Pengetahuan, Mahasiswa Pramugari
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KREATIVITAS TERHADAP DEPRESI PADA LANSIA setiyawan setiyawan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.05 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.112

Abstract

Latar Belakang: Depresi pada lansia merupakan gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, dan penurunan konsentrasi. Salah satu penanganan non farmakologis depresi yaitu dengan pemberian terapi kreativitas. Terapi kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi kreativitas terhadap depresi pada lansia di Panti Wredha Griya Sehat Bahagia Karanganyar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre and post test without control group. Sampel dalam penelitian adalah 23 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan analisa data bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat perubahan tingkat depresi pada lansia yang signifikan sebelum dan setelah dilakukan pemberian terapi kreativitas dengan p-value 0,00 (p<0.05). Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian terapi kreativitas terhadap depresi pada lansia. Saran: Terapi kreativitas dapat digunakan sebagai alternatif dalam menurunkan depresi pada lansia yang berada di Panti Wredha. Kata kunci : Terapi Kreativitas, Depresi, Lansia
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TNGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS 5 (Lima) SD NEGERI 21 SUNGAI RAYA TENTANG JAJANAN SEHAT Hadian Pat Usmayanti; Haryanto Haryanto; Kharisma Pratama; Ridha Mardiyani
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.448 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.113

Abstract

Background : The snacking food is one kind of the food that is very famous among the children in the school age. It’s still really lack of attention in selection the snacking food especially for the children in school age, both in terms of safety and hygiene of that snacking food. The dangerous of snacking food has a very bad risk for the healthiness. It can be happen because of the lack of education for the children in choosing which one is the good snacking food that is safe to consume and which one has the bad risk for the healthiness. In other way, it’s required the education of healthiness to build the tradition of healthy life style toward the students. One of them is by counseling. Purpose : To identify the effect of health education towards the levels of student knowledge about the healthy snacking food in grade 5 at 21 Sungai Raya elementary school. Research Method : This research is a research using the quasi experiment by the design of pre and post without control. In this research, the sample is taken by using the purposive sampling. In this research, there are 60 (sixty) respondents and the analysis that is used by the researcher is Wilcoxon. Result : Based on the statistic test, there are the differences of knowledge before and after given the health education. Conclusion : based on the result of the study, it can be taken the conclusion that there is the influence of health education towards the levels of student knowledge about the healthy snacking food in grades 5 at 21 Sungai Raya, elementary school. ABSTRAK Latar belakang: Makanan jajanan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat dikenal oleh anak usia sekolah. Dalam hal pemilihan makanan jajanan untuk anak usia sekolah masih kurang memperhatikan segi keamanan dan kebersihan makanan jajanan tersebut. Makanan jajanan yang berbahaya mempunyai resiko terhadap kesehatan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan anak mengenai makanan jajanan yang aman untuk dikonsumsi. Diperlukan pendidikan kesehatan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat pada siswa yaitu salah satunya dengan penyuluhan. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas 5 (lima) SD Negeri 21 sungai raya tentang jajanan sehat. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan pre and post test without ocntrol. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil dengan metode purposive sampling, teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah nonprobability sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden dan analisis yang digunakan uji adalah wilcoxon. Hasil: Berdasarkan dari uji statistik terdapat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan ( P<0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas 5 (lima) SD Negeri 21 tentang jajanan sehat.
EFEKTIVITAS JENIS-JENIS MADU (MADU HUTAN, MADU KELULUT DAN MADU TERNAK) TERHADAP KADAR GULA DARAH” Adinda Febriyanti; Cau Kim Jiu; Sri Ariyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.495 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.114

Abstract

Background: Diabetes Militus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia or an increase in blood sugar that occurs due to abnormal insulin secretion. Diabetes Mellitus in the world is one of the health problems that cause death. IDF data (2013) says Indonesia is the seventh largest country in the case of Diabetes Militus. Diabetes Militus in West Kalimantan Province increased from 0.6% in 2007 to 0.8% in 2013, this number increased compared to 2012, which was 4866 cases (Pontianak City Service 2014 in Salim, I.O, 2016). Based on 30 samples taken from the Purnama Public Health Center, 15 men and 15 women were found to suffer from Diabetes Militus type 2. With a poor lifestyle so that when carrying out research many were found with more weight. Purpose: Effectiveness of Types of Honey (Forest Honey, Kelulut Honey and Livestock Honey) Against Blood Sugar Levels Research Methods: Descriptive Quantitative with a sample of 30 respondents using a quasi-experimental design with a pre-test and post-test nonequivalent control group design. Research Results: The results showed that all honey can reduce blood sugar levels, especially forest honey. The results of data analysis using Anova statistical test obtained p value Pre test 0.52> α: 0.05 and Post test 0.113> α: 0.05 showed that there were no significant values ​​of the three types of honey on the decrease in blood sugar levels. Conclusion: Based on the results of the study concluded that there was no effectiveness of the types of honey (forest honey, honey kelulut and livestock honey) to reduce blood sugar levels in the Purnama Community Health Center Keywords: Honey, Blood Sugar Levels ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Militus adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia atau peningkatan gula darah yang terjadi akibat sekresi insulin abnormal. Diabetes Mellitus di dunia adalah salah satu masalah kesehatan yang menyebabkan kematian. Data IDF (2013) mengatakan Indonesia adalah Negara terbesar ketujuh dalam kasus Diabetes Militus. Diabetes Militus di Provinsi Kalimantan Barat meningkat dari 0,6% pada tahun 2007 menjadi 0,8% pada tahun 2013, jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2012, yaitu 4866 kasus (Layanan Kota Pontianak 2014 di Salim, I.O, 2016). Berdasarkan 30 sampel yang diambil dari Pusat Kesehatan Masyarakat Purnama, 15 priadan 15 wanita ditemukan menderita Diabetes Militus tipe 2. Dengan gaya hidup yang buruk sehingga ketika melakukan penelitian banyak ditemukan yang lebih berat. Tujuan: Efektivitas Jenis-jenis Madu (Madu Hutan, Madu Kelulut dan Madu Ternak) Terhadap Kadar Gula Darah Metode Penelitian: Deskriptif Kuantitatif dengan sampel 30 responden menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test nonequivalent control group design. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua madu dapat mengurangi kadar gula darah, terutama madu hutan. Hasil analisis data menggunakan uji statistic Anova diperoleh nilai p Pre test 0,52> α: 0,05 dan Post test 0,113> α: 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada nilai signifikan ketiga jenis madu terhadap penurunan kadar gula darah. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak ada efektifitas jenis-jenis madu (madu hutan, madu kelulut dan madu ternak) untuk menurunkan kadar gula darah di Puskesmas Purnama
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI JAHE TERHADAP MUAL MUNTAH (EMESIS) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KABUPATEN KUBU RAYA Novianindi Arrin Pramesti; Surtikanti Surtikanti; Dinarwulan Puspita
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.129 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.115

Abstract

Background : Nausea vomiting (emesis gravidarum) is a phenomenon experienced by 50% of women early in pregnancy. This is normal, but if left untreated can result in an unbalanced nutritional intake and bad impact on the mother and fetus. The situation can be exacerbated if the mother's condition has experienced Chronic Energy Deficiency (KEK) at the beginning of pregnancy, where 24.89% of 111,973 people are at risk of experiencing KEK. If this situation is not handled properly, it can have dangerous consequences. One of the treatments that can be done is non-pharmacological handling using materials that are around us such as ginger which contains volatile (evaporated oil) which is the basic ingredient of essential oils and aromatherapy candles.. Objectives : To determine the effect of ginger aromatherapy on nausea, vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women in the working area of Sungai Durian Public Health Center, Kubu Raya Regency.. Methods : This research is a study using a quasi-experimental method with the design of One Group Pre-Post Test Without Control. In this study, samples taken with the Nonprobability sampling method, the technique used in sampling in this study is purposive sampling. The sample in this study were 19 respondents, the analysis used was the Wilcoxon test. Hasil : There is an effect of Ginger Aromatherapy on nausea, vomiting (emesis) in pregnant women. Based on statistical tests using the Wilcoxon test showed that p value 0.000 <α = 0.05, a very significant result was obtained before ginger aromatherapy was given nausea vomiting (emesis) with an average value of 7.00 (medium range) to an average value 5,37 (mild range). Conclusion: There is an effect of ginger aromatherapy on the decrease in the frequency of nausea, vomiting (emesis) in pregnant women in the working area of Sungai Durian Public Health Center, Kubu Raya Regency. Keywords: Emesis Gravidarum, Ginger Aromatherapy, ABSTRAK Latar Belakang : Mual muntah (emesis gravidarum) adalah sebuah fenomena yang dialami oleh 50% wanita di awal kehamilannya. Hal ini normal, namun jika tidak ditangani dapat berakibat asupan gisi tidak seimbang dan berdampak buruk bagi ibu dan janin. Keadaan dapat diperparah jika keadaan ibu sudah mengalami Kurang Energi Kronik (KEK) diawal kehamilan yang mana 24,89% dari 111.973 jiwa beresiko mengalami KEK. Jika keadaan ini tidak ditangani dengan tepat maka dapat berakibat fatal. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan adalah penanganan secara nonfarmakologi menggunakan bahan yang ada disekitar kita seperti jahe yang menggandung atsiri (minyak menguap) yang merupakan bahan dasar dari minyak esensial dan aromaterapi lilin. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh aromaterapi jahe terhadap mual muntah (emesis gravidarum) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan One Grup Pre-Post Test Without Control. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil dengan metode Nonprobability sampling, teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 responden, analisis yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil : Ada pengaruh pemberian Aromaterapi Jahe terhadap mual muntah (emesis) pada ibu hamil. Berdasarkan uji statistic menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa p value 0,000 < α = 0,05, didapatkan hasil yang sangat signifikan dimana sebelum diberikan aromaterapi jahe mual muntah (emesis) dengan nilai rata-rata 7,00 (rentang sedang) menjadi nilai rata-rata 5,37 (rentang ringan). Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap penurunan frekuensi mual muntah (emesis) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TERHADAP MOTIVASI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM Tia Arliani; Tisa Gusmiah; Indah Dwi Rahayu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.723 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.116

Abstract

ABSTRACT Background: Cervical cancer caused by Human Papilloma Virus (HVP) is the second leading cause of death in the world by 13% after breast cancer. There are approximately 400,000 new cases of cervical cancer, 80% of which occur in women living in developing countries. Cervical cancer in 2013 in Indonesia was 0.8% with an estimated number of 98,962. Pontianak City Health Office report as a result of recapitulation of early detection of cervical cancer in Pontianak city found that there were 65 people who examined IVA and found positive IVA of 3 people with a percentage of 4.6% in the Kampung Dalam Community Health Center.Purpose: Analyzing the effect of health education using audio visual media on the knowledge and motivation of women of childbearing age in the early detection of cervical cancer in the Kampung Dalam Health Center.Method: Pre-experiment with the one group pretest-posttest approach, the number of samples of 67 respondents used the Nonprobability Sampling method, a technique used Purposive Sampling.Results: Based on The Test Analysis Of The Influence Of Audiovisual Media On Knowledge And Motivation For Early Detection Of Cervical Cancer, P Value Obtained From Knowledge Of Cervical Cancer And Early Detection Is 0,000 <Α = 0.05 And Motivation For Early Detection Of Cervical Cancer 0,000 <Α = 0.05Conclusions: There is an influence of the level of knowledge of women of childbearing age on the motivation for early detection of cervical cancer using audiovisual mediaKeywords: Knowledge, motivation, early detection of cervical cancer, audiovisual media. ABSTRAK Latar belakang: Kanker serviks yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HVP) merupakan penyebab kematian urutan kedua di dunia sebesar 13% setelah penyakit kanker payudara. Terdapat kurang lebih 400.000 kasus baru kanker serviks,80% di antaranya terjadi pada perempuan yang hidup di negara berkembang. Kanker serviks pada tahun 2013 di Indonesia adalah 0,8% dengan estimasi jumlah 98,962. Laporan Dinas Kesehatan Kota Pontianak hasil Rekapitulasi deteksi dini kanker serviks di kota Pontianak ditemukan jumlah yang memeriksa IVA 65 orang dan ditemukan IVA positif 3 orang dengan presentase 4,6% di Wilayah Puskesmas Kampung Dalam. Tujuan: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks di Puskesma Kampung Dalam. Metode: Pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest, jumlah sampel 67 responden menggunakan metode Nonprobability Sampling, teknik yang digunakan Purposive Sampling. Hasil: berdasarkan uji analisis pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan dan motivasi deteksi dini kanker serviks didapatkan p value pengetahuan kanker serviks dan deteksi dini yaitu 0,000< 0,05 dan motivasi deteksi dini kanker serviks 0,000< 0,05. Simpulan: Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan wanita usia subur terhadap motivasi deteksi dini kanker serviks menggunakan media audiovisual.
RELATIONSHIP OF NURSE WORKLOAD WITH RESPONSE TIME TO PATIENT’S HANDLING IN EMERGENCY INSTALLATION RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA. siti saidah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.953 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i1.118

Abstract

ABSTRACT Hospitals as a center for health services that must provide good quality services for patients by improving the quality of service. Emergency patient service were services that require immediate relief to prevent death and disability. One indicator of service quality was response time. There are several factors that affect response time, one of which is the high nurse workload. The purpose of this study to determine the relationship of nurse workload with response time to patient’s handling in Emergency Installation RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. This research was conducted at emergency room RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakata, used cross sectional approach. The sample in this study amounted to 15 respondents taken in total sampling. The instrument used in this research is nurse workload questionnaire and observation sheet used stopwatch. The data analysis used kendalls tau by a computer programs SPSS. The result of the kendall tau show the significant 0,003, it means that ρ < α so there was relationship of nurse workload with response time to patient’s handling in Emergency Installation RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Keywords : Workload, Response time. ABSTRAK Rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan yang harus memberikan kualitas pelayanan yang baik bagi pasiennya dengan meningkatkan kualitas pelayanan. Pelayanan pasien gawat darurat adalah pelayanan yang memerlukan pertolongan segera untuk mencegah kematian dan kecacatan. Salah satu indikator pelayanan berupa response time. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi response time salah satunya yaitu beban kerja perawat yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan response time pada penanganan pasien di IGD RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan di IGD RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta, menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 responden yang diambil secara total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner beban kerja perawat dan lembar observasi menggunakan stopwatch. Analisa data menggunakan uji kendall tau dengan program komputer SPSS. Hasil uji kendall tau menunjukkan nilai signifikan 0,003, hal ini menunjukkan bahwa ρ < α ada hubungan antara beban kerja perawat dengan response time pada penanganan pasien di IGD RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Kata kunci : Beban Kerja, Response Time
PENGARUH PENDIDIKAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI TERHADAP KESIAPSIAGAAN EMERGENCY PLANNING SISWA DI SDN JIGUDAN PANDAK BANTUL YOGYAKARTA Deviayana usmawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.613 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i2.119

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten bantul merupakan salah satu wilayah yang memiliki ancamanbahaya gempa bumi dan tsunami. untuk mengurangi dampak bencana perlu adanyapengetahuan pada masyarakat termasuk siswa tingkat sekolah dasar yang merupakan bagiandari masyarakat yang rentan terhadap bencana.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahuipengaruh pendidikan bencana gempa bumi dan tsunami terhadap emergency planning diSekolah Dasar Negeri Jigudan Pandak Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatifdengan metode pre eksperimen designs. Pendekatan yang digunakan one group pretestposttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa siswi kelas 5 yang berusia 10-12 tahunberjumlah 46 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sample. Instrument yangdigunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian EmergencyPlanning sebelum di berikan pendidikan bencana gempa bumi dan tsunami sebanyak 15responden (32.6%) siap, 22 responden (47.8%) hampir siap, 9 responden (19.6%) kurangsiap. Hasil Emergency Planning sesudah diberikan pendidikan bencana gempa bumi dantsunami sebanyak 35 responden (76.1%) sangat siap, 11 responden (23.9%) siap. Uji statistikdengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan (P: 0,00) lebih kecil dari atau sama denganderajat kemaknaan α: 0.05 (p : 0,000 < 0,05 ). Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikanterhadap kesiapsiagaan emergency planning siswa sebelum dan sesudah di berikanpendidikan bencana gempa bumi dan tsunami.Kata kunci : Kesiapsiagaan Emergency Planning, Pendidikan Bencana Gempa Bumidan Tsunami, Sekolah Dasar
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 2-5 Tahun di desa Umbulrejo kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul Fatimah Chandra Murti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.314 KB) | DOI: 10.54630/jk2.v11i2.120

Abstract

Latar belakang: Stunting masih menjadi permasalahan kehidupan balita saat ini, stunting yang dialami oleh balita dapat berdampak buruk saat balita besar dan dewasa kelak. Dampak balita stunting dapat menurunkan kecerdasan sehingga dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. BBLR diduga sebagai faktor resiko terjadinya stunting pada balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahu di Desa Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul. Metode: Desain penelitian menggunakan rancangan case control dengan metode analitik korelasional dan pendekatan retrospektif. sampel 32 kasus dan 32 kontrol dengan teknik purposive sampling, analisis data menggunakan chi square. Hasil: Hasi penelitian diperoleh sebanyak 27 (42,2 %) balita memiliki riwayat BBLR, dan balita yang mengalami stunting sebanyak 32 (100 %). Hasil uji Chi Square menunjukan nilai p vallue <0,000 dan nilai OR 0,056. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita usia 2-5 tahun di Desa Umbulrejo.

Page 9 of 25 | Total Record : 249


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 3 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2) More Issue