INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles
415 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DENGAN MULTIREPRESENTASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 PALIPI TP. 2018/2019
Rianda Sinaga;
Nurliana Marpaung
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 1 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.215 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v9i1.23772
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inquiry training dengan multirepresentasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok usaha dan energi. Metode penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan desain two group pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah semua kelas X SMA Negeri 1 Palipi T.P. 2018/2019. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran inquiry training dengan multirepresentasi dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional, masing-masing kelas sebanyak 35 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu test objektif yaitu soal kognitif berbentuk pilihan berganda sebanyak 15 soal. Sebelum pembelajaran dilakukan pretest yang tujuannya melihat kesamaan kemampuan awal siswa dalam hasil belajar. Nilai rata-rata pretes hasil belajar kelas eksperimen adalah 36,19 dan kelas kontrol adalah 35,04. Hasil pretest dilakukan uji hipotesis dua pihak dengan uji t dengan syarat normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji t kemampuan awal pada kedua kelas adalah sama dalam hal hasil belajar. Setelah pretest maka dilakukan perlakuan pada kedua kelas. Setelah diberikan perlakuan pada kedua kelas, diperoleh nilai rata-rata posttest hasil belajar kelas eksperimen adalah 74,09 dan kelas kontrol 61,90. Hasil posttest dilakukan uji t terdapat perbedaan yang signifikan, yang berarti ada pengaruh dari penerapan model Inquiry Training dengan multirepresentasi secara signifikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok usaha dan energi kelas X SMA Negeri 1 Palipi.Kata Kunci: Inquiry Training, Multirepresentasi, Hasil Belajar, Usaha Dan Energi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SEMESTER I SMA NEGERI 7 MEDAN
Tjiufen Viin M Manurung .;
Nurdin Siregar .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.383 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5422
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar fisika siswa SMA dan aktivitas belajar siswa selama proses pembelejaran. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desai penelitian Two Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 7 Medan yang terdiri dari 5 kelas dan sampel 2 kelas yang ditentukan secara cluster rondom sampling, yaitu kelas X IPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol. Dari uji hipotesis diperoleh ada pengaruh yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan pembelajaran inquiry training dan pemebelajaran konvensional pada materi pokok besaran dan satuan dikelas X SMA N 7 Medan. Kata Kunci : Model pembelajaran inquiry training.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF DENGAN MENGGUNAKAN ANIMASI MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI KALOR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAGARAN T.A. 2013/2014
Lumbantoruan Sulastri;
Eva Marlina Ginting
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.41 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.2001
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran induktif dengan menggunakan animasi macromedia flash terhadap hasil belajar pada materi kalor siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pagaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 61 siswa. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 31 orang. Desain penelitian ini adalah two group pretest-postest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari kelas secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas belajar siswa, lembar penilaian afektif dan lembar penilaian psikomotorik. Hasil penelitian rata-rata nilai postes pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran induktif dengan menggunakan animasi macromedia flash sebesar 77,3 dan kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional nilai rata-rata postes sebesar 63,2. Peningkatan aktivitas belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran induktif dengan menggunakan animasi macromedia flash berada pada kriteria sedang dan pembelajaran konvensional peningkatan aktivitas berada pada kriteria rendah. Berdasarkan analisis hasil analisis uji t, bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penerapan model pembelajaran induktif dengan menggunakan animasi macromedia flash pada materi kalor siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pagaran T.A. 2013/2014. Kata kunci: Model pembelajaran induktif, macromedia flash, hasil belajar, aktivitas ABSTRACT The purpose of this research is to determine the effect of the application of inductive learning model using macromedia flash animation to learning outcomes in heat items at the seventh grade students of SMP Negeri 1 Pagaran. Population in this research were all students of seventh grade students which consists of 61 students. Sample in this research were divided into two classes which is VII-1 class as experiment class that amount 30 person and VII-3 class as contol class that amount 31 person. The design of this research is two group pretest-posttets design. The sample are taken by using cluster random sampling with take two classes at random. The instrument used in this study are test of learning outcomes, the observation sheet student learning activities, the observation sheet student attitude and the observation sheet student skill. The results of the study the average post-test score in the class experiment with models of inductive learning using macromedia flash animation class at 77.3 and conventional learning control using the average post-test score of 63.2. The increased activity of learning during follow the learning with inductive learning model using macromedia flash animation is on medium criteria and the increased activity of conventional learning is at a low criteria. Based on the analysis of the results of t test analysis, that there is the influence of the application of inductive learning model using macromedia flash animation in the heat items of seventh grade students of SMP Negeri 1 Pagaran in academic year 2013/2014. Keywords: inductive learning model, macromedia flash, learning outcomes, activities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRY TRAINING BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Yuyun Yuaria Sinaga;
Henok Siagian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 3 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (632.515 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v5i3.9129
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok momentum dan impuls. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain two group pretest – posttest. Sampel kelas diambil dengan metode cluster random sampling. Awal penelitian diberikan pretes kepada kedua kelas, kemudian dilaksanakan pembelajaran inquiry training pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Data penilaian afektif, keterampilan dan aktivitas diperoleh melalui pengamatan yang dilakukan oleh dua orang sebagai pengamat. Setelah pembelajaran selesai selanjutnya dilakukan postes. Berdasarkan hasil pengolahan data pretes di peroleh rata-rata kelas eksperimen 34,125 dan rata-rata kelas kontrol 33,12. Setelah dilakukan perlakuan, maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 77,25 dan 69,25. Hasil ini menggambarkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh penggunaan model inquiry training berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi momentum dan impuls di kelas X semester II SMA Negeri 15 Medan T.A 2016/1017. Kata Kunci: inquiry training, macromedia flash, hasil belajar
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS X SEMESTER II SMA N 9 MEDAN T. P 2017/ 2018
Elfrida Maharani Simanjuntak;
Rugaya Abubakar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 2 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.265 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v7i2.13965
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning(PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi usaha dan energi di kelas X semester II SMA Negeri 9 Medan T.P. 2017/2018. Jenis penelitian adalah quasiexperiment dengan desain two group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 9 Medan dan sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen X MIA-1 dan kelas kontrol X MIA-2 yang masing-masing berjumlah 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah yang telah divalidasi dalam bentuk essay sebanyak 8items dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan siswa. Hasil nilai rata-rata pretest diperoleh 33,20 dan nilai rata-rata posttest 76,73. Hasil nilai rata-rata keterampilan siswa diperoleh 85,40 dengan kategori baik, sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan akibat pengaruh model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi usaha dan energi di kelas X SMA Negeri 9 Medan T.P.2017/2018.Kata Kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, Problem Based Learning, Usaha Dan Energi
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN METAKOGNISI MAHASISWA
Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 1 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (111.687 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v1i1.1193
Telah berhasil dikembangkan suatu model pembelajaran fisika yang disebut model pembelajaran fisika berbasis pemecahan masalah. Metode pengembangan model pembelajaran fisika berbasis pemecahan masalah adalah R and D melalui langkah-langkah 4-D, yaitu define, design, develop and disseminate. Secara garis besar, model pembelajaran fisika berbasis pemecahan masalah yang berhasil dikembangkan dicirikan dengan sintaks, meliputi: fase mengorientasikan mahasiswa pada masalah, fase mengorganisasikan mahasiswa untuk belajar, fase membimbing penyelidikan individual dan kelompok, fase mengembangkan dan menyajikan hasil penyelidikan, dan fase penguatan dan merefleksikan. Untuk melihat efektivitas model pembelajaran fisika berbasis pemecahan masalah dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi mahasiswa, telah dilakukan ujicoba terbatas tentang penggunaan model dalam pembelajaran fisika dasar di perguruan tinggi. Subyek dalam penelitian ujicoba terbatas adalah mahasiswa pendidikan fisika pada salah satu perguruan tinggi di Medan tahun ajaran 2010/2011 yang terdiri dari 25 orang. Metode ujicoba yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Data pengetahuan dan keterampilan metakognisi dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan metakognisi mahasiswa dinilai berdasarkan perbandingan rerata nilai gain yang dinormalisasi, N-gain. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran fisika berbasis pemecahan masalah pada topik kinematika partikel dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi mahasiswa, termasuk kategori sedang. Kata kunci: model pembelajaran berbasis pemecahan masalah, pengetahuan dan keterampilan metakognisi, kinematika partikel
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI BESARAN DAN SATUAN DI SMA
Parningotan Situmorang;
Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 4 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (648.586 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v9i4.29788
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan saintifik pokok bahasan besaran dan satuan di SMA Swasta HKBP Hutabayuraja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D ) menggunakan model pengembangan Sugiyono. Hasil penelitian ini adalah telah dihasilkan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan saintifik yang valid digunakan sebagai media pembelajaran, ditinjau dari validasi ahli materi dengan persentasi 91% dan ahli media sebesar 95%, tingkat kepraktisan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan saintifik pokok bahasan Besaran dan Satuan di SMA yang telah dikembangkan adalah sangat praktis. Respon siswa pada uji coba terbatas dengan melibatkan 6 responden memperoleh persentasi 86%, sedangkan pada uji coba luas dengan melibatkan 21 responden memperoleh persentasi 86% dan respon guru melibatkan 1 responden memperoleh persentasi 98 % dengan masing masing persentasi termasuk dalam kriteria sangat praktis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASI MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI POKOK TEORI KI NETIK GAS DI SMA
Rinaldo RH Sihole;
Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.488 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5514
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok teori kinetik gas kelas XI SMA Negeri 5 Medan T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Medan T.P. 2014/2015 yang terdiri dari 8 kelas, dengan cara cluster random sampling terpilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan uji beda nilai rata-rata pretes menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah perlakuan, diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen dengan model pembelajaran berbasis masalah 72,42 dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional 58,90. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dari data observasi menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam kelompok eksperimen termasuk dalam kategori aktif. Berdasarkan hal terdapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi teori kinetik gas. Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 10 MEDAN T.A. 2013/2014
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.326 KB)
|
DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2127
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media komputer terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 10 Medan dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 35.55 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 35.27. Pada pengujian normalitas untuk pretes pada kelas eksperimen diperoleh Lhitung = 0.1398 dan Ltabel = 0.1477. Pada kelas kontrol Lhitung = 0.1078 dan Ltabel = 0.1477 sehingga diperoleh Lhitung < Ltabel, maka data kedua kelas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas diperoleh Fhitung = 1,045 dan Ftabel = 1,79 sehingga Fhitung < Ftabel , maka kedua sampel berasal dari populasi yang homogen. Kemudian pada kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media komputer dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Peningkatan aktivitas belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media komputer dengan persentase N-Gain aktivitas untuk pertemuan I dan II adalah 15% dan persentase N-Gain aktivitas untuk pertemuan II dan III adalah 33.3% yang termasuk pada kriteria sedang. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI adalah 72.50 dan dengan pembelajaran konvensional adalah 62.63. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji t, terdapat perbedaan yang signifikan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media komputer terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: model pembelajaran, group investigation, aktivitas, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN MEDIA PHET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA
Eva Rolita Harianja
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 11, No 3 (2023): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/inpafi.v11i3.45413
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning menggunakan media PhET terhadap hasil belajar fisika siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA SMA Swasta Eria Medan. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling dan diberikan perlakuan berbeda. Kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 15 soal dan lembar observasi untuk mengukur aktivitas dan keterampilan siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretest dan postest kelas eksperimen adalah 50,89 dan 76,22 sedangkan kelas kontrol adalah 47,56 dan 65,11. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada kelas eskperimen selama pembelajaran berlangsung sebesar 73,7 termasuk dalam kategori aktif. Berdasarkan hasil uji t diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh model problem based learning menggunakan media PhET terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas XI semester II SMA Swasta Eria Medan T.P 2022/2023.