cover
Contact Name
Ediyanto
Contact Email
ediyanto@upnyk.ac.id
Phone
+6281578718429
Journal Mail Official
ediyanto@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tambak Bayan No.2, Janti, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Geomatika
ISSN : 2962651X     EISSN : 2962651X     DOI : https://doi.org/10.31315/imagi
Core Subject : Engineering,
IMAGI adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Geomatika UPN “Veteran” Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil studi dan penelitian bidang geodesi dan geomatika. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini bersifat terbuka untuk ilmuwan, peneliti, mahasiswa dan cendekiawan lainnya yang ingin mempublikasikan hasil studi atau penelitiannya. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menjadi wahana bagi para ilmuwan dan akademisi untuk berbagi, bertukar dan mendiskusikan berbagai isu dan perkembangan ilmu Geodesi dan Geomatika. Jurnal ini menerima makalah dari universitas terkemuka di seluruh Indonesia, universitas luar negeri, lembaga pemerintah dan swasta lainnya. Semua naskah harus disiapkan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia dan harus melalui proses peer-review. Topik yang dapat disajikan pada jurnal ini meliputi : Pengembangan dan aplikasi ilmu geodesi dan geomatika, survey pemetaan dan GNSS, pertanahan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Pengindraan Jauh, Fotogrametri, Hidrografi, Geografi, Geologi dan Kebencanaan.
Articles 88 Documents
Penggunaan Citra Landsat untuk Pendeteksian Anomali Suhu Permukaan Sebagai Indikasi Keberadaan Manifestasi Panas Bumi. Studi Kasus: Sipoholon, Indonesia Mardiati, Dani; Utama, Peter Pratistha; Apriyanti, Dessy
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1706.302 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9419

Abstract

Sipoholon merupakan sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang dilewati oleh Sistem Sesar Sumatera. Berdasarkan peta Geologi Lembar Sidikalang, ditemukan adanya manifestasi panas bumi berupa mata air panas (hot spring) di daerah tersebut. Keberadaan manifestasi ini menunjukkan adanya sistem panas bumi yang bekerja di bawahnya. Keberadaan manifestasi panas bumi di suatu daerah akan berpengaruh terhadap suhu permukaan tanah di daerah tersebut. Pendeteksian anomali suhu permukaan tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu metode yang mudah untuk dilakukan yaitu menggunakan Citra Penginderaan Jauh. Citra Landsat merupakan salah satu citra penginderaan jauh yang dapat digunakan untuk mendeteksi anomali suhu permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi anomali suhu permukaan sebagai indikasi adanya manifestasi panas bumi di Sipoholon, Sumatera Utara menggunakan Citra Landsat. Band 10 dan band 11 yang merupakan thermal infrared (TIR) diolah untuk mendapatkan suhu kecerahan (brightness temperature). Band 4 dan 5 digunakan untuk menghitung kerapatan vegetasi (NDVI) dan emisivitas suhu permukaan. Gabungan dari band 10, band 11 dan NDVI digunakan untuk menghitung nilai suhu permukaan tanah (Land Surface Temperature). Data lapangan berupa suhu mata air panas dan suhu permukaan tanah  diambil untuk melakukan verifikasi terhadap analisis citra yang telah dilakukan. Hasil analisis citra menunjukkan bahwa suhu permukaan di lokasi penelitian berkisar antara 16,7°C sampai dengan 28,4°C. Anomali suhu tinggi berada di daerah yang dilewati oleh sesar sumatera. Hasil verifikasi di lapangan menunjukkan hasil yang selaras, terdapat mata air panas di daerah yang dilewati oleh sesar sumatera dengan suhu 35,7 °C – 64,4°C. Sedangkan suhu permukaan tanah berkisar antara 31,3°C – 48,7°C. Hal ini menunjukkan bahwa citra landsat berupa suhu permukaan tanah (LST) dapat digunakan untuk mendeteksi anomali suhu permukaan sebagai indikasi adanya sistem panas bumi di suatu daerah untuk memudahkan pengerucutan lokasi pada tahap eksplorasi.
Analisis Variasi Suhu Permukaan Tanah dan Gas Nitrogen Dioksida di Masa Pandemi Covid – 19 (Studi Kasus : Kota Semarang) Putri, Dinda Pratiwi Dwi
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.204 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v1i1.4731

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mewabah keseluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Untuk mengatasi semakin bertambahnya kasus Covid -19, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi segala aktivitas di luar ruangan salah satu kota yang mengeluarkan kebijakan tersebut adalah K ota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan suhu permukaan tanah dan gas Nitrogen Dioksida (NO2) se belum dan sesudah adanya pandemi Covid -19 dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh serta menggunakan metode analisis pada hasil pengolahan citra satelit . Sedangkan untuk data yang digunakan adalah dataset citra satelit Sentinel -5P yang telah berupa produk Nitrogen Dioksida NRTI dan OFFL yang tersedia pada Google Earth Engine dan satelit Landsat- 8 di wilayah Kota S emarang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa suhu permukaan tanah dan gas Nitrogen Dioksida mengalami penurunan selama pandemi Covi d- 19 dikarenankan berkurangnya aktivitas masyarakat di luar ruangan. Kata kunci: Suhu permukaan tanah, NO2 , Covid -19, Kota Semarang
Pembuatan Aplikasi Peta Interaktif 3 Dimensi (Studi Kasus: Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta) Fahmi, Afrizal Amri
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 1 (2022): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.917 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i1.7694

Abstract

Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta adalah lembaga pendidikan dan sosial keagaamaan yang berdiri sejak 15 November 1911 dengan luas area kurang lebih 5,876 hektar. Area Pondok Pesantren Al Munawwir tidak memiliki batas area pondok yang jelas sehingga kerap membuat pengunjung yang datang ke kompleks Pondok Pesantren Al Munawwir kesulitan dalam menemukan lokasi kompleks pondok pesantren. Oleh karena itu, perlu adanya informasi pondok pesantren secara visual seperti peta 3D yang interaktif yang dapat menunjukkan bangunan kompleks Pondok Pesantren Al Munawwir, agar dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk membuat peta interaktif 3D untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.Pembuatan peta interaktif 3D ini menggunakan perangkat lunak yaitu unreal engine. Unreal engine merupakan sebuah game engine yang sedang berkembang dan banyak digunakan dalam pembuatan peta 3D maupun game (Epic Games, 2011). Perangkat lunak ini memiliki kemampuan untuk membuat lingkungan virtual yang sesuai dengan dunia nyata. Penggunaan unreal engine dipilih karena merupakan perangkat lunak yang  bersifat open source sehingga bebas dikembangkan dengan mudah oleh siapapun.Hasil dari pembuatan aplikasi adalah aplikasi peta interaktif 3D Pondok Pesantren Al Munawwir. Pengujian aplikasi peta interaktif 3D dilakukan dengan pengujian fungsional dan non fungsional. Pengujian fungsional untuk mengetahui apakah aplikasi peta interaktif 3D dapat berjalan dengan baik sedangkan pengujian non fungsional untuk mengetahui spesifikasi untuk menjalankan aplikasi peta interaktif 3D. Hasil pengujian ini menunjukkan aplikasi peta interaktif 3D dapat berjalan dengan baik. Spesifikasi yang direkomendasikan untuk menajalankan aplikasi peta interaktif 3D ini yaitu Intel Core i5 8300H, Memory 8GB DDR4, NVIDIA GeForce GTX 1050 4GB.
PEMBUATAN ANIMASI PETA 3D POTENSI KAWASAN WISATA JEREBUU, KABUPATEN NGADA, FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR Apriyanti, Dessy; Fathurohman, Cahya Riski
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.847 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i2.7487

Abstract

Indonesia memiliki beragam budaya dan tempat yang indah dengan ciri khas berbeda - beda disetiap daerahnya. Keberagaman tempat dan budaya tersebut pada wilayah yang terpencil membuat tempat – tempat yang memilki keindahan belum banyak orang yang mengetahui. Tempat yang memiliki keindahan alam dan terpencil salah satunya berada pada Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Tempat yang terpencil perlu dilakukan pemetaan tempat – tempat yang berpotensi sebagai tempat wisata. Untuk memetakan dengan luas yang besar diperlukan metode yang efektif yaitu dengan foto udara. pemetaan foto udara tersebut dilakukan dengan menggunakan Unmanned aerial vehicle (UAV) dengan terlebih dahulu memasang Ground  Control Point (GCP) pada titik yang ditentukan yang berjumlah 77 titik. GCP yang berjumlah 77 tersebut diukur menggunakan Global Navigation Satellite System (GNSS). Data foto udara dilakukan pembuatan peta orthofoto. Dari peta orthofoto dilakukan survei ke tempat – tempat disekitar Jerebuu yang berpotensi sebagai tempat wisata dan ditandai di peta orthofoto. Untuk lebih jelas visualisasi sekitar daerah berpotensi tempat wisata dilakukan pembuatan peta 3D. Peta 3D tersebut kemudian dibuat animasi video di youtube agar dapat dilihat oleh masyarakat dan menarik wisatawan.
Identifikasi Zona Mineralisasi Dan Struktur Pengontrol Skarn Cu Daerah Sulit Air, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat Afrilita, Afrilita; Idrus, Arifudin; Pambudi, Setia; Pratomo, Septyo Uji
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.634 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9421

Abstract

Endapan skarn merupakan salah satu dari beberapa endapanhidrotermal yang menghasilkan endapan bijih yang bernilai ekonomis. Mineralisasi skarn Cu pada daerah Sulit Air sudah diketahui sejak lama, namun belum banyak penelitian rinci yang membahas tentang kontrol struktur geologi terhadap penyebaran alterasi dan mineralisasi di daerah ini. Penelitian ini membahas tentang identifikasi zona mineralisasi dan kontrol struktur geologi terhadap pola penyebaran alterasi dan mineralisasi skarn Cu. Metodologi yang digunakan yaitu analisis citra DEM dan pemetaan geologi permukaan. Zona alterasi skarn Cu terbagi kedalam empat zonasi yaitu zona piroksen-K-feldspar-klorit-epidot, zona garnet-piroksen, zona piroksen-kuarsa, dan zona garnet-wollastonit-piroksen. Mineralisasi dominan hadir pada zona alterasi garnet-wollastonit-piroksen dan zona garnet-piroksen. Mineral utama pembawa Cu berupa bornit, kalkosit, malakit, azurit dan kalkopirit. Penyebaran alterasi mengikuti pola intrusi dan sesar-sesar mendatar lokal. Zona alterasi ini mengikuti sesar mendatar kiri yang berarah utara-selatan (N-S) sedangkan zona mineralisasi mengisi rekahan-rekahan pada zona sesar mendatar kiri yang berarah utara-selatan (N-S) dan barat laut-tenggara (NW-SE). Kekar pada zona sesar terisi oleh mineral-mineral kalsit, kuarsa dan azurit yang dominan berarah berarah barat laut-tenggara dan timur laut-barat daya.
Pemetaan Kerawanan Fisik Longsor Kecamatan Petungkriyono Dengan Metode Pembobotan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 22/PRT/M/2007 Arrisaldi, Thema; Radityo, Daniel; Atmojo, Hasan Tri; Ekasara, Adam Raka
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.997 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9415

Abstract

Kecamatan Petungkriyono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan yang memiliki kondisi morfologi berupa pegunungan dan lembah. Hal ini membuat Petungkriyono sering terjadi bencana longsor yang merugikan masyarakat, oleh karena itu pemetaan kerawanan longsor perlu dilakukan pada daerah ini. Metode Pembobotan menggunakan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 22/PRT/M/2007 mengenai penataan kawasan rawan bencana longsor. Dalam pemetaan kerawanan fisik ini terdiri dari 7 parameter, yaitu : kelerengan (30%), kondisi geologi (20%), kondisi tataguna lahan(10%), densitas aliran air (7%), tebal tanah(15%), kondisi curah hujan (15%), dan kondisi kegempaan (3%). Metode pemetaan yang dilakukan yaitu dengan pemetaan langsung kemudian dilakukan pengolahan data untuk setiap parameter dan analisis overlay menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Hasil pengamatan yang dilakukan kondisi kelerngan daerah ini memiliki kelerengan rendah hingga kelerengan tinggi. Kondisi geologi daerah ini dibagi menjadi 4 satuan batuan, yaitu : endapan bongkah andsesit basaltic, satuan vulkanik III (lava dan breksi vulkanik), satuan vulkanik II (lava dan breksi vulkanik), dan satuan vulkanik I (lava dan breksi vulkanik). Kondisi tataguna lahan area ini didominasi oleh hutan dan perkebunan. Kondisi ketebalan tanah menunjukan daerah ini didominasi dengan tabal tanah yang > 1 meter dengan kondisi tidak gembur. Densitas aliran air didominasi oleh densitas aliran air sedang hingga tinggi. Kondisi curah hujan daerah Petungkriyono memiliki curah hujan yang tinnggi (>2000mm/tahun), sedangkan kondisi kegempaan pada daerah ini terletak pada area dengan kegempaan rendah. Setelah mendapatkan kondisi parameter dilakukan pembobotan dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 22/PRT/M/2007 dengan menggunakan SIG hasilnya berupa peta kerawanan fisik longsor. Kondisi kerawanan fisik longsor daerah Petungkriyono terdapat 3 kerawanan fisik yaitu : kerawanan fisik rendah memiliki luasan 0,0228 km2, kerawanan fisik sedang memiliki luasan 73,88 km2, dan kerawanan fisik tinggi memiliki luasan 10,27 km2
Evaluasi Topografi Hasil Light Detection And Ranging (LiDAR) Dengan Terestrial Untuk Basemap Building Information Modelling (BIM) Apriyanti, Dessy
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 1 (2022): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.454 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i1.7459

Abstract

Dalam bidang konstruksi keilmuan teknik geomatika dapat mengambil andil besar dalam penerapan ilmunya salah satunya dalam perencanaan jalan tol. Pekerjaan ini  sangat berkaitan dengan perhitungan volume galian dan timbunan yang mana dalam perencanaanya harus seefisien mungkin dalam mengambil keputusan penggunaan tanah galian maupun timbunan agar dapat menekan biaya yang dibutuhkan. Bersama PT. Hutama karya menggunakan teknologi pengukuran LiDAR  merencanakan perhitungan volume galian timbunan yang dibandingkan dengan pengukuran terrestrial untuk Basemap yang digunakan dalam BIM ( building information model). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah point density data LiDAR dapat mempengaruhi perhitungan volume galian dan timbunan serta mengetahui perbedaan nilai harga satuan galian dan timbunan dari masing - masing data pengukuran topografi dan data pengukuran LiDAR. metode yang digunakan dalam penelitian untuk mengetahui pengaruh point density dengan melakukan pengurangan point density pada software envi dengan tools BCAL(boise center aerospace laboratory) yang memiliki point density 25%, 50%, dan 75%. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan nilai harga satuan galian timbunan didapatkan dari perhitungan compute materials dan perhitungan volume. Hasilnya didapatkan adalah Point Density yang dihasilkan oleh LiDAR berpengaruh terhadap perhitungan volume galian dan timbunan serta untuk harga satuan galian dan timbunan data LiDAR dan Terrestris didapatkan selisih perbedaan harga satuan volume sebesar Rp. 20.889.118.800.
Evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Akuisisi LiDAR PT. Hutama Karya Terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) Mohammad Putra Sahaja
Jurnal Ilmiah Geomatika (IMAGI) Vol 2, No 1 April (2022): Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.49 KB)

Abstract

Light Detection dan Ranging (LiDAR) merupakan salah satu perkembangan teknologi dibidang geomatika. LiDAR adalah teknologi sensor jarak jauh yang menggunakan property cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan informasi suatu objek dari target yang dituju. Dalam proses pemetaan mengunakan LiDAR agar mendapatkan hasil data yang baik maka perlu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi standar operasional prosedur akuisisi dan pengolahan data LiDAR agar dapat mengetahui kesesuaiannya dengan SNI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan standar operasional prosedur SNI BIG No. 1 Tahun 2020 dengan standar operasional prosedur yang ada di PT. Hutama Karya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data LiDAR PT. Hutama Karya secara garis besar sudah memenuhi standar SNI BIG
Analisis Fault Fracture Density pada Potensi Panas Bumi Non-Vulkanik untuk Menentukan Recharge Area; Studi Kasus di Wilayah Lore Lindu, Sulawesi Tengah Kurniawan, S.T., M.T., Oki
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 2, No 2 (2022): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.223 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v2i2.9417

Abstract

Sulawesi memiliki lebih dari 76 lokasi yang potensial untuk dijadikan sebagai lapangan panas bumi dengan nilai potensi mencapai 3.229 Mwe. Namun, belum satupun dari lapangan panas bumi non-vulkanik di Sulawesi yang telah dikembangkan menjadi pembangkit listrik. Kawasan Lore Lindu merupakan salah satu lapangan panas bumi non-vulkanik yang menarik untuk dijadikan objek penelitian. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas delineasi kelurusan berdasarkan peta SRTM, data topografi, dan data struktur geologi berupa kekar dan cermin sesar. Dalam penelitian ini digunakan beberapa metode, antara lain Fault Fracture Density (FFD), analisis kemiringan lereng, dan kegiatan lapangan. Metode FFD telah sering digunakan pada studi awal dalam eksplorasi panas bumi. Metode ini memberi kita informasi mengenai zona dengan dengan densitas rekahan yang tinggi. Metode analisis kemiringan lereng bertujuan untuk menentukan catchment area. Metode kegiatan lapangan akan memberi informasi mengenai struktur geologi dan manifestasi panas bumi di permukaan. Dari hasil ketiga analisis tersebut dapat ditentukan tiga recharge area pada daerah penelitian, yaitu berada di area Kecamatan Rahmat, Kecamatan Kadidia di sekitar Sesar Kadidia, dan kawasan di sekitar mata air panas Koalarawa. Recharge area ini umumnya terdapat pada daerah perbukitan dengan nilai kemiringan lereng yang curam yang morfologinya dipengaruhi oleh struktur geologi.
Analisis Korelasi Variasi Gas Nitrogen Dioksida Terhadap Kenaikan Kasus Positif Terkonformasi Covid – 19 Studi Kasus Provinsi Jawa Timur Putri, Dinda Pratiwi Dwi; Santosa, Budi
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.559 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v1i1.4728

Abstract

Virus Covid - 19 yang diduga berasal dari Wuhan, China menyebar secara global ke seluruh negara dan World Health Organization (WHO) telah menetapkan kejadian tersebut sebagai pandemi. Diberitakan pada bulan Maret 2020 di Indonesia terdapat kasus pertama terkonfirmasi virus Covid - 19. Dikabarkan virus Covid - 19 menyebar melalui droplet atau percikan air liur. Guna meminimalisir penyebaran virus, pemerintah Indonesia menetapkan berbagai kebijakan seperti PSBB dan Work From H ome dengan harapan dapat mengurangi aktivitas manusia dan mencegah penyebaran. Provinsi Jawa Timur kini menduduki peringkat kedua jumlah kasus positif Covid - 19 terbanyak. Kota Surabaya sebagai ibu kota provinsinya telah ditetapkan sebagai daerah zona hitam pada bulan Juli 2020. Satelit Sentinel - 5P dirancang memiliki misi pemantauan gas polutan di muka bumi, salah satunya gas Nitrogen Dioksida (NO2 ). Gas NO2 merupakan hasil emisi dari pembakaran sep erti pabrik dan kendaraan bermotor, sehingga dapat dijadikan sebagai indikator aktivitas manusia. Pada penelitian ini, data gas NO2 hasil rekaman satelit Sentinel - 5P pada bulan Maret- September diolah melalui platform Google Earth Engine dan dianalisis untuk mengetahui variasi gas NO2 troposfer di wilayah Jawa Timur. Data tersebut kemudian dilakukan perhitungan statistik hubungan korelasi bersama data kasus terkonfirmasi Covid - 19 untuk mengetahui seberapa kuat hubungan nilai rata- rata emisi gas NO2 terha dap perkembangan kasus positif terkonfirmasi di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan terlihat adanya perubahan spasial temporal gas NO2 di Provinsi Jawa Timur. Emisi gas tertinggi berada di wilayah timur yaitu Kota Surabaya, Kab. Gresik, Kab. Lamongan dan sekitarnya. Kenaikan tertinggi kadar gas NO2 terjadi pada bulan Juni sebesar 40,81%. Sedangkan, kadar NO2 tertinggi berada pada bulan Agustus dengan nilai rata- rata emisi gas 206,60 10-7 mol/m2 dan terendah pada bulan Mei sebesar 131,887 10-7 mol/m2. H asil perhitungan korelasi emisi gas NO 2 dan kenaikan jumlah kasus terkonfirmasi bernilai 0,82513. Hal tersebut menandakan kenaikan emisi gas NO 2 di wilayah Jawa Timur berbanding lurus dengan kenaikan jumlah kasus positif Covid - 19 terkonfirmasi. Kata kunci: NO2, Covid - 19, Sentinel – 5P, Jawa Timur