cover
Contact Name
Elan Ardri Lazuardi,
Contact Email
humaniora@ugm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
humaniora@ugm.ac.id
Editorial Address
Humaniora Office d.a. Fakultas Ilmu Budaya UGM, Gedung G, Lt. 1 Jalan Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humaniora
ISSN : 08520801     EISSN : 23029269     DOI : 10.22146/jh
Core Subject : Humanities,
Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of critique, or innovate methodologies in the investigation of Indonesian humanities. While submitted articles may originate from a diverse range of fields, such as history, anthropology, archaeology, tourism, or media studies, they must be presented within the context of the culture of Indonesia, and focus on the development of a critical understanding of Indonesia’s rich and diverse culture.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "No 5 (1997)" : 16 Documents clear
Kitab Kasidah Burdah: Tradisi Pembacaan dan Resepsinya Fadlil Munawwar Manshur
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2344.095 KB) | DOI: 10.22146/jh.1875

Abstract

Pesantren dan kitab merupakan dua entitas yang saling berhubungan erat.Dalam tradisl pengajaran agama Islam antara pesantren dan kitab tidak dapat dipisahkan, karena alasan pokok munculnya pesantren adalah untuk mentransmsikan Islam tradisional sebaqaimana yang terdapat dalam kitab-kitab klasik yang ditulis berabad-abad yang lalu. Kitab-kitab ini dikenal di Indonesia sebagai kitab kuning (Bruinessen, 1995:17). Di dunia pesantren kitab-kitab itu kuning dikaji, diresepsi, dan dijadikan acuan moral oleh masyarakatpesantren (kiai dan santri) dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran-ajaran Islam ini ada yang ditulis dalam kitab-kitab kuning yang bercorak sastra, antara lain Kasidah Burdah karangan Muhammad Al-Busin. Di antara pesantren yang mengajarkan kitab Kasidah Burdah (selanjutnya disebut KB) kepada santrinya adalah Pesantren Darussalam Ciamis.
Arkeologi Pemukiman: Asal-Mula dan Perkembangannya Heddy Shri Ahimsa-Putra
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.091 KB) | DOI: 10.22146/jh.1876

Abstract

Di kalangan awam di Indonesia, arkeologi lebih dikenal sebagai sebuah disiplin yang banyak mempelajari candi-candi daripada sebagai ilmu yang mempelajari kehidupan manusia di masa lampau lewat benda-benda yang mereka hasilkan. Hal lni tidak ter1epas dan kenyataan bahwa arkeologi Indonesia memang masih lebih banyak memperhatikan kebudayaan materi daripada aspek sosiologis atau ideologis dan hasil budaya masyarakatkuno yang dipelajari. Ada baiknya kita mengetahui sejarah munculnyakajian pola pernukiman dalam arkeologi, sebab hanya dengan mengetahuisejarahnyalah kita akan dapal memahami dengan baik tujuan kajian, persoalan-persoalan yang dibahas serta perkembangan pemikiran di dalamnya.
Konstruksi Posesif Bahasa-bahasa Austronesia dan Non Austronesia di Kawasan Timur Indonesia: Studi Bandingan Bahasa Tetun (Timor Timur), Lamaholot (Flores Timur), dan Mai Brat (Kepala Burung) Inyo Yos Fernandez
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5443.978 KB) | DOI: 10.22146/jh.1877

Abstract

Bahasa Tetun Terik yang disebut juga Tetun Fenan atau Tetun Laos digunakan olen sebagian penduduk di daerah Propinsi Timor Timur. Penutur dia1ek Tetun Terik yang berjumlah sekitar 400.000 orang mendiami wilayah Kabupaten Vikeke, Kovalima, dan di sebagian wilayah Kabupaten Manatuto. Selain digunakan di Timor Timur, Bahasa Tetun Terik digunakan juga di Kabupaten Belu, di Propinsi Nusa Tenggara Timur, di Wilayah Timor yang berbatasan dengan Propinsi Timor Timur.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Siaran Radio: Analisis Sosiolinguistik Novi Siti Kussuji Indrastuti
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6940.431 KB) | DOI: 10.22146/jh.1878

Abstract

Alih kode dan campur kode sering dijumpai dalam siaran radio. Alih kode dan campur kode merupakan salah satu wujud dan kreativitas penyiar dalam penggunaan bahasa. Ada bermacam-macam bentuk alih kode dan campur kode dalam siaran radio sesuai dengan fungsi, tujuan, atau kepentingannya masing-masing. Masalah tersebut cukup menarik untuk dibicarakan lebih lanjut. Dalam tulisan ini yang akan dibicarakan adalah kasus alih kode dan campur kode di radio Yasika FM Yogyakarta. Hal tersebut berdasarkan atas pertimbangan bahwa alih kode dan campur kode yang terjadi dalam acara siaran di radio Yasika memiliki frekuensi yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan stasiun-stasiun radio lain di Yogyakarta.
Kemiskinan dan Jaminan Sosial di Pedesaan Indonesia Pande Made Kutanegara
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.09 KB) | DOI: 10.22146/jh.1879

Abstract

Istilah jaminan sosial mengacu pada konsep social security yang merupakansebuah konsep yang sangal lentur dan bermakna luas, tergantung pada konteks pembicaraan. Social security sering diartikan sebagai keamanan sosial, kesejahteraan sosial, perlindungan sosial, jaminan sosial, dan sebagainya. Dalam tulisan ini, social security diartikan sebagai jaminan sosial yang diharapkan dapat menjamin kehidupan masyarakat, terutama kelompok miskin pedesaan.
The Emergence of Archaeology as Scientific Discipline Ph. Subroto
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.209 KB) | DOI: 10.22146/jh.1880

Abstract

It might be useful to mention of definition the archaeology, since the various definitions of Archaeology might reflect the emergence and the growth of archaeelogy itself. The word "archaeology" was first used to mean ancient history in general. By this definition, the contents of archaeology are derived from various collections of old manuscripts (Daniel, 1967:1). Archaeology has an alliance with history and anthropology. Both archaeology and history deal with the human past, concerned with the narration of the past and With its explanation.
Tokoh Binatang dalam Cerita Prancis Las Contes du Chat Perche R.A. Siti Sastriyani
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.965 KB) | DOI: 10.22146/jh.1881

Abstract

Les Contes du Chat Perche (cerita Kucing Bertengger) adalah cerita binatang karya terbaik Marcel Ayrre. Masalah penokohan dalam Les Contesdu Chat Perche sangat menarik dibicarakan. Alasan dipilihnya topik ini karena dari segi struktur cerita, terutama mengenai tokoh, baik yang protagonis maupun antagonis menarik untuk dibahas. Ada kesatuan antarunsur dalam cerita itu.
Gaya Bunyi Rachmat Djoko Pradopo
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.033 KB) | DOI: 10.22146/jh.1882

Abstract

Gaya bunyi meliputi penggunaan bunyi-bunyi tertentu untuk mendapatkanefek tertentu, yaitu efek estestis. Gaya bunyi berupa gaya ulangan bunyi:asonasi, aliterasi, persajakan: sajak awal, sajak akhir, sajak dalam, dan sajak tengah. Kombinasi pola-pola bunyi itu membuat sajak menjadi merdu. Kombinasi bunyi yang merdu itu menimbulkan bunyi musik yang merdu dalam karya sastra, puisi pada khususnya. Bunyi musik atau orkestrasi itu dapat juga terdapat dalam prosa. Orkestrasi yang berbunyi merdu disebut efoni (euphony) dan yang tidak berbunyi merdu (parau) disebut kakofani (Cacophony).
Beberapa Perbedaan Pandangan para Ahli Bahasa tentang Qiyas (Analogi) dalam Sintaksis Arab Sangidu Sangidu
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.033 KB) | DOI: 10.22146/jh.1883

Abstract

Setiap bahasa mempunyai kelebihan dan keistimewaan sendiri-sendiri, demikian juga bahasa Arab mempunyai kelebihan dan keistimewaan yang tidak dimiliki bahasa lain. Menurut Algalayaini (1973:4-5) ilmu bahasa Arab itu terdiri dari al-sharf dan al-i'rab (dikenal dengan nama al-nachwu), al-rasm, al-ma'ani, al-bayan, al-badi', al-'arudh, al-qawafi, qardusy-syi'r, al-insya', al-khithabah, tarikhul-adab, dan matnul-lughah. Oleh karena banyaknya permasalahan dan terbatasnya waktu, maka penulis sadardan yakin bahwa untuk meneliti dan membahas bahasa Arab secara keseluruhan tidak bakal terwujud. Oleh karena itu, penulis hanya akan membahas sebagian kecil dari ilmu bahasa Arab yaitu: "Beberapa perbedaan pandangan Para Ahli Bahasa Arab tentang Qiyas (Analogi) dalam sintaksis Arab".
Uneven Development: East Kalimantan 1850-1950 A Preliminary Survey Soegijanto Padmo
Humaniora No 5 (1997)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.776 KB) | DOI: 10.22146/jh.1884

Abstract

The dynamic of economic change occurring in East Kalimantan during 1850 - 1950 period was more or less affected by the interaction between the existing traditional and modern economy. In other words, a group ofpeople of particular area or particular job enjoyed better lifelihood through utilizing economic opportunity created by trading activities and modern industry while others did not. We begin with the trading activities and then followed by agriculture versus timber and mining industry at the end.

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

1997 1997


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 1 (2025) Vol 36, No 2 (2024) Vol 36, No 1 (2024) Vol 35, No 2 (2023) Vol 35, No 1 (2023) Vol 34, No 2 (2022) Vol 34, No 1 (2022) Vol 33, No 3 (2021) Vol 33, No 2 (2021) Vol 33, No 1 (2021) Vol 32, No 3 (2020) Vol 32, No 2 (2020) Vol 32, No 1 (2020) Vol 31, No 3 (2019) Vol 31, No 2 (2019) Vol 31, No 1 (2019) Vol 30, No 3 (2018) Vol 30, No 2 (2018) Vol 30, No 1 (2018) Vol 29, No 3 (2017) Vol 29, No 2 (2017) Vol 29, No 1 (2017) Vol 28, No 3 (2016) Vol 28, No 2 (2016) Vol 28, No 1 (2016) Vol 27, No 3 (2015) Vol 27, No 2 (2015) Vol 27, No 1 (2015) Vol 26, No 3 (2014) Vol 26, No 2 (2014) Vol 26, No 1 (2014) Vol 25, No 3 (2013) Vol 25, No 2 (2013) Vol 25, No 1 (2013) Vol 24, No 3 (2012) Vol 24, No 2 (2012) Vol 24, No 1 (2012) Vol 23, No 3 (2011) Vol 23, No 2 (2011) Vol 23, No 1 (2011) Vol 22, No 3 (2010) Vol 22, No 2 (2010) Vol 22, No 1 (2010) Vol 21, No 3 (2009) Vol 21, No 2 (2009) Vol 21, No 1 (2009) Vol 20, No 3 (2008) Vol 20, No 2 (2008) Vol 20, No 1 (2008) Vol 19, No 3 (2007) Vol 19, No 2 (2007) Vol 19, No 1 (2007) Vol 18, No 3 (2006) Vol 18, No 2 (2006) Vol 18, No 1 (2006) Vol 17, No 3 (2005) Vol 17, No 2 (2005) Vol 17, No 1 (2005) Vol 16, No 3 (2004) Vol 16, No 2 (2004) Vol 16, No 1 (2004) Vol 15, No 3 (2003) Vol 15, No 2 (2003) Vol 15, No 1 (2003) Vol 14, No 3 (2002) Vol 14, No 2 (2002) Vol 14, No 1 (2002) Vol 13, No 3 (2001) Vol 13, No 1 (2001) Vol 12, No 3 (2000) Vol 12, No 2 (2000) Vol 12, No 1 (2000) Vol 11, No 3 (1999) Vol 11, No 2 (1999) Vol 11, No 1 (1999) Vol 10, No 1 (1998) No 9 (1998) No 8 (1998) No 6 (1997) No 5 (1997) No 4 (1997) No 3 (1996) No 2 (1995) No 1 (1995) No 1 (1994) No 3 (1991) No 2 (1991) No 1 (1989) More Issue