Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Pelaksanaan Alternatif Penghukuman Anak Bermasalah dengan Hukum melaksanakan Pendidikan Formal dan Menjalani Wajib Militer Pada Usia Setelah 18 tahun
Aldi Satrio Hartawan;
Mitro Subroto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4705
Jurnal ini membahas pendekatan alternatif dalam penanganan anak-anak bermasalah dalam sistem peradilan anak. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan hukum yang menggantikan penghukuman tradisional dengan pendidikan formal dan wajib militer yang dapat dimulai setelah anak mencapai usia 18 tahun. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk memberikan peluang rehabilitasi yang lebih baik, mengurangi tingkat kriminalitas anak-anak, dan mempromosikan keterlibatan positif dalam masyarakat. Metode daftar pustaka digunakan untuk menyajikan pemahaman mendalam tentang pendekatan alternatif ini dengan merujuk kepada literatur, riset terkait, dan kebijakan yang relevan. Berbagai sumber primer dan sekunder telah dianalisis untuk mendukung argumentasi dalam penelitian ini. Daftar pustaka ini mencakup studi empiris yang telah dilakukan sebelumnya dalam konteks penghukuman anak bermasalah, pendidikan formal, dan wajib militer. Penelitian sebelumnya tentang efektivitas program-program rehabilitasi juga menjadi fokus utama dalam pengumpulan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan formal dan wajib militer memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan, disiplin, dan tanggung jawab yang diperlukan untuk menjadi warga yang produktif. Selain itu, program ini juga mengurangi risiko anak-anak terlibat dalam kegiatan kriminal dan membantu mereka menghindari masa depan yang tidak menguntungkan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam pelaksanaan program ini, termasuk masalah hak asasi manusia, isu-isu etika, dan perluasan sumber daya untuk mendukung program ini dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini juga menyoroti perlunya regulasi yang cermat dan pemantauan yang ketat untuk memastikan bahwa hak-hak anak terlindungi dan tujuan rehabilitasi tercapai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan alternatif penghukuman anak bermasalah dengan pendidikan formal dan wajib militer pada usia setelah 18 tahun adalah langkah positif dalam mengubah paradigma penanganan anak-anak bermasalah. Namun, perlunya perhatian yang cermat terhadap isu-isu hukum, etika, dan hak asasi manusia tetap menjadi fokus utama dalam pengembangan dan pelaksanaan program-program ini.
Pengaruh Variabel Keuangan Dan Non Keuangan Terhadap Underpricing Saham Pada Saat Ipo Di Bursa Efek Indonesia (Periode 2020-2022)
Hakim, Sarila;
Fauzan, Fauzan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada beberapa tahun terakhir banyak perusahaan yang mencari pendanaan melalui Initial Public Offering (IPO) untuk memperoleh modal yang lebih besar. Saham perusahaan terlebih dahulu akan diperdagangkan di pasar primer sebelum saham tersebut melantai pada bursa efek ataupun dikatakan pasar sekunder. Underpricing dapat diiartikan sebagai harga saham di pasar sekunder dan harga penawaran saham di pasar primer yang memiliki selisih positif pada hari pertama. Penelitian ini dilakukan agar dampak Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), ukuran perusahaan, rencana penggunaan dana, reputasi underwriter, umur perusahaan, serta persentase saham yang ditawarkan dapat diketahui. Analisis datanya dilaksanakan memakai metode regresi berganda serta pengambilan sampelnya melalui metode purpposive sampling yang jumlah sampelnya sebesar 101 dari 163 perusahaan yang IPO di BEI periode 2020-2022. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa semua variabel bebas memengaruhi underpricing dengan simultan. Sementara hanya ukuran perusahaan yang pengaruhnya signifikan positif terhadap underpricing secara parsial yang nilai signifikannya 0,003.
Kinerja Pengurus Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kota Pekanbaru
Nita Arviana;
Daeng Ayub;
Ria Rizkia Alvi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4707
Kinerja merupakan aktivitas melakukan pekerjaan, hal yang dikerjakan, proses mengerjakannya, serta hasil dari pekerjaan yang berkaitan dengan tujuan, kepuasan serta dapat berkontribusi baik secara positif maupun negative berkaitan dengan kualitas efisiensi dan kriteria lain dari efektifitas. Adapun indicator yang digunakan yaitu menurut Wibowo, 2017 yaitu 1) produktifitas, 2) Kualitas, 3) Cycle Time, 4) ketetapan Waktu, 5) pemanfaatan Sumber daya, dan 6) Biaya. Tujuan penelitian mengetahui tingkat kinerja pengurus kampung KB di kota pekanbaru. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. menggunakan Teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dengan skala likert. Serta memakai Teknik analisis statistik deskriptif. Hasil diperoleh yaitu mendapatkan nilai mean sebesar 4.01 dan std. deviasi 0.518 dengan tafsiran tinggi. Indikator tertinggi yaitu indikator Kualitas dengan nilai Mean sebesar 4,30 dan nilai mean terendah yaitu indikator biaya dengan nilai mean sebesar 3.18
Penerapan Diversi terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Ringan
Maizul Maizul;
Rahul Ardian Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4710
Upaya penanggulangan terhadap Anak yang berkonflik dengan Hukum segera mungkin harus dilakukan. Usaha yang harus di tekankan pada saat ini yaitu melalui penyelenggaraan Sistem Peradilan Pidana Anak. Divertion dalam bahasa Belanda merupakan pembaharuan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak. Peralihan dalam Diversi ini mempunyai keterkaitan suatu peralihan terhadap suatu proses peradilan kepada masyarakat sebagai bantuan pelayanan, bisa dilakukan pada proses pengadilan maupun luar proses pengadilan. Adapun tujuan dari pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana anak ini tidak semata-mata bertujuan untuk menjatuhkan sanksi pidana bagi anak pelaku tindak pidana, tetapi lebih di fokuskan pertanggungjawaban pelaku terhadap korban tindak pidana demi masa depan anak dan kesejahteraan anak tersebut tanpa mengurangi kepentingan masyarakat guna kepentinganbersama. Metode penelitian bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penelitian itu dilakukan agar didapatkan dengan hasil yang maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal penelitian ini, maka metode yang dipergunakan terdiri dari spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis, yaitu berusaha menggambarkan atau mendiskripsikan peristiwa dan kejadian tanpa melakukan hipotesa dan perhitungan secara statistic. Deskriptif analitis yaitu apa yang dinyatakan oleh responden secara tertulis atau lisan, dan juga perilakunya yang nyata, yang diteliti dan dipelajari secara utuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini, berupa penelitian Kepustakaan (Library Research). Studi kepustakaan dilaksanakan melalui sumber dari data Sekunder yaitu data yang mencakup dokumen-dokumen resmibuku-buku, kamus-kamus hukum Dengan menerapkan proses diversi pada tindak pidana ringan yang dilakukan orang anak maka hasil yang diharapkan ialah pelaku pidana dapat menyadari kesalahannya sehingga tidak mengulangi perbuatannya
Analisis Hukum Kekuatan Pembuktian Ahli Forensik dalam Tindak Pidana Penganiayaan Berat
Ramli Siregar;
Robi Krisna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4711
Suatu tindak pidana, pembuktian merupakan masalah yang memegang peranan penting dalam proses pemeriksaan sidang pengadilan. Dengan pembuktian inilah ditentukan nasib terdakwa, Apabila hasil pembuktian dengan alat-alat bukti yang ditentukan undang-undang tidak cukup untuk membuktikan kesalahan yang didakwakan kepada terdakwa, maka terdakwa dibebaskan dari hukuman, sebaliknya kalau kesalahan terdakwa dapat dibuktikan dengan alat-alat bukti yang sudah disebutkan didalam Pasal 184 KUHAP, terdakwa harus dinyatakan bersalah kepadanya akan dijatuhi hukuman, oleh karena itu para hakim harus hati-hati, cermat, matang menilai dan mempertimbangkan masalah pembuktian. Keterangan ahli adalah alat bukti yang sah, dan Visum et Repertum dapat digunakan juga sebagai barang bukti pengganti jenazah berupa surat. Visum et Repertum sebagai salah satu aspek peranan ahli dan/atau keterangan ahli, maka keterkaitan antara keduanya tidak dapat dipisahkan. Penelitian pada penulisan ini dengan menggunakan jenis penelitian ini adalah Penelitian bersifat deskriptif analisis dan yuridis empiris, deskriptif analisis yaitu penelitian bertujuan untuk menggambarkan secara rinci, sistemmatis dan menyeluruh mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah penelitian ini dan metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normative yaitu penelitian yang diperoleh langsung dari peraturan perundang-undangan, dokumen maupun buku serta penelitian Hukum, menurut satu sumber, adalah proses mengidentifikasi dan mengambil informasi yang diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan hukum. Dalam arti luas, penelitian hukum meliputi setiap langkah dari tindakan yang diawali dengan analisis fakta-fakta masalah dan diakhiri dengan aplikasi dan komunikasi. Alat bukti keterangan ahli yang termuat dalam ketentuan Pasal 184 ayat (1) b KUHAP dalam pelaksanannya dipertegas dengan ketentuan Pasal 186 KUHAP dimana keterangan ahli ialah apa yang seorang ahli nyatakan di sidang pengadilan
Kedudukan Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti dalam Perkara Tindak Pidana Penganiayaan
Imanuel Sihombing;
Fitria Ramadhani Siregar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4712
Salah satu yang terpenting dalam hukum pidana formil atau yang lebih dikenal dengan “hukum acara pidana” yaitu hukum pembuktian yang memiliki peranan penting dalam proses hukum acara pidana. Oleh karena itu, dalam hukum acara pidana yang dicari adalah kebenaran materiil (materiële waarheid) yang memerlukan keaktifan hakim. Hal ini tentunya berbeda dengan proses hukum acara perdata yang menitikberatkan pada kebenaran formil (formele waarheid) dan hakim bersifat pasif. Jadi, hakim dalam perkara perdata hanya terikat pada peristiwa yang diajukan oleh para pihak yang bersengketa (secundam iudicare). Visum Et Repertum melihat dan Repertum yaitu melaporkan, berarti apa yang dilihat dan diketemukan, sehingga Visum Et Repertum merupakan suatu laporan tertulis dari dokter (ahli) yang dibuat berdasarkan sumpah, perihal apa yang dilihat dan diketemukan atas bukti hidup, mayat atau fisik ataupun barang bukti lain kemudian dilakukan pemeriksaan berdasarkan pengetahuan yang sebaik- baiknya. Spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis, yaitu berusaha menggambarkan atau mendiskripsikan peristiwa dan kejadian tanpa melakukan hipotesa dan perhitungan secara statistic. Deskriptif analitis yaitu apa yang dinyatakan oleh responden secara tertulis atau lisan, dan juga perilakunya yang nyata, yang diteliti dan dipelajari secara utuh. enelitian ini dititik beratkan pada studi kepustakaan atau studi dokumen, disebabkan penelitian ini lebih banyak dilakukan terhadap data yang bersifat sekunder, dan Data Primer sebagai pelangkap, data yang akan diperoleh dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara Penelitian perpustakaan (Library Research). Kedudukan visum et repertum dalam perkara tindak pidana adalah sebagai alat bukti surat sebagaimana diatur dalam Pasal 143 KUHAP. Jika dalam berkas perkara pidana dilampirkan visum et repertum, maka seharusnya hakim mempertimbangkannya sebagai alat bukti
Pertanggungjawaban terhadap Pelaku Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas yang Mengakibatkan Kematian
Yeni Erika Silaban;
Robi Krisna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4714
Tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor bukanlah permasalahan yang tergolong baru di Indonesia. Dari sejumlah data yang ada menyebutkan bahwa jumlah kasus, korban luka, dan korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya terus meningkat setiap tahunnya. Kecelakaan lalu lintas dalam tahun 2020 sebanyak 83.715 kejadian, yang dimana korban yang meninggal dunia saat kecelakaan sebanyak 19.320 jiwa, korban luka berat sebanyak 8.995 orang, dan korban luka ringan sebanyak 95.134 orang. Pertanggungjawaban pidana tidak mungkin terjadi pada diri seseorang yang melakukan tindak pidana tidak terdapat unsur kesalahan, maka unsur kesalahan itu menjadi titik sentral,konsep pertanggungjawaban pidana atau dengan kata lain dimaksud kesalahan merupakan salah satu karakter hukum pidana yang tidak mungkin dihapus. Teknik dan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan (Library Research). Alat pengumpulan data yang digunakan berupa studi dokumen untuk memperoleh data sekunder, dengan membaca. Mempelajari, meneliti serta mengidentifikasi dan menganalisis data primer, sekunder maupun tersier yang berhuungan dalam penelitian ini. Tindak pidana karena kelalaiannya yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia sering terjadi pada kecelakaan lalu-lintas. Menurut ilmu hukum pidana, kecelakaan merupakan salah satu bentuk tindak pidana, apabila korbannya mengalami luka-luka, terlebih lagi sampai meninggal dunia dan di dalamnya terdapat unsur kelalaian. Kecelakaan yang mengakibatkan luka atau matinya orang yang di dalamnyaPertanggung jawaban pelaku pidana kecelakaan lalu lintasyang menyebabkan korban meninggal dunia di wilayah hukum, dalam perkara kecelakaan yang terjadi, maka pelaku tetap bertanggungjawab atas kejadian kecelakaan lalu olintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pada Pasal 359 KUHP yang selengkapnya berbunyi “Barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun
Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Korban Kekerasan Seksual
Rajali Capah;
Rahul Ardian Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4715
Salah satu tindak kejahatan yang menjadi fenomena akhir-akhir ini adalah kekerasan seksual terutama terjadi terhadap anak-anak. Anak adalah anugerah yang tak ternilai yang dikaruniakan oleh Tuhan pada setiap pasangan manusia untuk dipelihara, dilindungi, dan dididik dengan baik. Ia adalah manusia yang mempunyai kemampuan fisik, mental, dan sosial yang masih terbatas untuk mengatasi berbagai resiko dan bahaya yang dihadapinya dan juga secara otomatis masih bergantung pada pihak-pihak lain terutama anggota keluarga yang berperan aktif untuk melindungi dan menjaganya. Sifat dari penelitian ini adalah bersifat deskriptif analisis, maksudnya dari penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran secara rinci dan sistematis tentang permasalahan yang akan diteliti. Analisis yang dimaksudkan berdasarkan gambaran, fakta yang diperoleh akan dilakukan analisis yang cermat untuk menjawab permasalahan. Sehingga dapat menjawab pertanyaan sesuai dengan pokok permasalahan dalam penulisan ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu: studi kepustakaan atau studi dokumen (documentary study) untuk mengumpulkan data sekunder yang terkait dengan permasalahan pada perlindungan anak korban kekerasan seksual. Dalam bentuk perlindungan hukum anak korban kejahatan seksual adalah bantuan hukum, rehabilitasi, pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial sebagai upaya pemulihan terhadap kondisi anak korban kekerasan seksual yang memiliki trauma jangka panjang. Kendala dalam memberikan pelindungan hukum bagi anak korban kejahatan seksual adalah dari substansi hukum, stuktur hukum, kultur hukum, serta sarana dan prasarana yang belum berjalan dengan secara optimal
Penerapan Model Index Card Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Peristiwa Alam Pada Siswa Kelas I MI
Susiana Susiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i1.4716
Penelitian Tindakan Kelas ini dilatarbelakangi rendahnya keterlibatan siswa dan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas 1 MI Asy-syafa’at. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas I MI Asy-syafa’at Kandis dan meningkatkan kompetensi guru melalui penerapan model index card match. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I MI Asy-syafa’at yang berjumlah sebanyak 19 orang. Pelaksanaan perbaikan dilakukan dalam dua siklus. Pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran awal hasil belajar siswa yang dibawah KKM masih tinggi sebanyak 12 siswa (63,2%) dan yang tuntas hanya 7 (36,8). Setelah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas, siklus I jumlah hasil belajar siswa yang dibawah KKM menjadi 3 siswa (15,8%) dan tuntas menjadi 16 (85,3%) dan setelah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas, siklus II jumlah hasil belajar siswa 19 (100%) tuntas dan untuk aktivitas keterlibatan siswa tampak peningkatan persentase disetiap pertemuan. Dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Index Card Match dapat Meningkatkan Keterlibatan Siswa dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Peristiwa Alam Pada Siswa Kelas I MI Asy-syafa’at Kandis TP. 2022/2023.
Penerapan Media Pembelajaran Pop-Up Book Kesehatan Mental Berbasis Audiovisual Dan Augmented Reality Untuk Mengatasi Permasalahan Mental Pada Siswa Disabilitas
Br Sinuraya, Wina Tiodora;
Musyaddad, Muhammad;
Febriyanti, Dwi;
Sutri, Sutri;
Qistimahami, Qistimahami;
Pathoni, Haerul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyandang Disabilitas adalah individu dengan keterbatasan fisik, intelektual, mental, atau sensorik yang mengalami kesulitan berpartisipasi dalam masyarakat karena hambatan dalam interaksi dengan lingkungan. Pendidikan merupakan hal terpenting yang juga sangat dibutuhkan oleh anak-anak penyandang disabilitas untuk mencapai kesuksesan. Berdasarkan hasil wawancara dengan para guru, anak-anak penyandang disabilitas di SLB Kuala Tungkal memiliki latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Ada orang tua yang tidak mau mengakui anaknya karena malu, ada juga orang tua yang terlalu kasar dan selalu menyalahkan anaknya, serta ada pula orang tua yang tidak mau mengasuh anaknya karena menurut mereka anak tersebut akan menyusahkan orang lain dan tidak punya masa depan. Permasalahan tersebut menyebabkan terganggunya proses pendampingan dan pembelajaran guru kepada para siswa. Dengan kesehatan mental yang sangat buruk menyebabkan terganggunya konsentrasi dan kognitif siswa sehingga tujuan pembelajaran tidak dapat tercapai dan proses belajar-mengajar tidak berjalan optimal. Salah satu media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran siswa penyandang disabilitas adalah Pop-up Book. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan mental yang terjadi pada siswa SLB Negeri Kuala Tungkal dengan menggunakan media Pop-up Book. Adapun tahap dalam penelitian ini terdiri atas tahap persiapan, tahap sosialisasi, tahap inti kegiatan, tahap refleksi dan tahap evaluasi. Hasilnya, penerapan media pembelajaran pop-up book kesehatan mental berbasis audiovisual dan augmented reality dapat membantu siswa disabilitas dalam mengenali berbagai gangguan kesehatan mental yang sedang terjadi atau bias saja terjadi pada dirinya, mengatasi berbagai gangguan kesehatan mental, serta membantu guru dalam mengatasi berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran dan penyediaan media pembelajaran.