cover
Contact Name
trianom suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/seminarnasionalmanajemenakuntans/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
  • seminarnasionalmanajemenakuntans
  • Website
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28082826     DOI : -
Core Subject : Economy,
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung. Prosiding terbit setiap 2 tahun sekali yaitu pada bulan Oktober dengan ISSN 2808-2826. Bidang Cakupan: Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan Perpajakan Pendidikan Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Corporate Governance, CSR Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen SDM Family Business Management Supply Chain Management
Articles 118 Documents
REKONSTRUKSI CORPORATE ACCOUNTABILITY DALAM ERA ALGORITMIK: ANALISIS DIRECTORS' FIDUCIARY DUTIES PADA INDUSTRI PERHOTELAN INDONESIA Matthew Widjaja; Devis Hariyanto
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mentransformasi proses pengambilan keputusan bisnis dalam industri perhotelan melalui penggunaan Revenue Management System (RMS), forecasting analytics, dynamic pricing, dan berbagai platform digital yang mampu memprediksi permintaan pasar serta mengoptimalkan strategi pendapatan perusahaan. Perubahan tersebut menimbulkan persoalan hukum perusahaan yang mendasar, yaitu mengenai batas pertanggungjawaban Direksi ketika keputusan bisnis korporasi semakin dipengaruhi oleh sistem algoritmik yang bekerja secara otonom dan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan AI dalam proses pengambilan keputusan bisnis pada industri perhotelan Indonesia, mengevaluasi penerapan directors' fiduciary duties terhadap keputusan yang dihasilkan atau dipengaruhi oleh AI, serta merekonstruksi konsep corporate accountability dalam era algoritmik. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Bahan hukum diperoleh dari Undang-Undang Perseroan Terbatas, prinsip Good Corporate Governance, doktrin fiduciary duties, Business Judgment Rule, serta berbagai literatur mengenai AI Governance dan tata kelola korporasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI tidak mengalihkan maupun menghapus tanggung jawab hukum Direksi karena AI belum memiliki kapasitas sebagai subjek hukum. Namun demikian, perkembangan pengambilan keputusan berbasis algoritma menimbulkan tantangan baru terhadap penerapan prinsip duty of care dan Business Judgment Rule, khususnya terkait standar kehati-hatian Direksi dalam mengevaluasi rekomendasi sistem AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan rekonstruksi corporate accountability yang mengintegrasikan prinsip AI Governance, transparansi algoritma, dan penguatan fiduciary duties guna menjamin akuntabilitas korporasi dalam industri perhotelan Indonesia pada era transformasi digital.
PENGARUH INFLUENCER MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PRODUK SKINCARE EMINA Nabilah Anjelia Putri
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen memperoleh informasi dan mengevaluasi produk sebelum melakukan pembelian. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk memanfaatkan influencer marketing sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam membangun komunikasi dengan konsumen. Pada industri skincare, influencer sering digunakan untuk memberikan ulasan, rekomendasi, serta pengalaman penggunaan produk yang dapat memengaruhi persepsi dan keputusan pembelian konsumen. Emina sebagai salah satu merek skincare lokal yang menyasar kalangan remaja dan dewasa muda juga memanfaatkan influencer marketing untuk meningkatkan daya tarik produknya di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing terhadap keputusan pembelian konsumen produk skincare Emina di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah membeli dan menggunakan produk skincare Emina. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh influencer marketing terhadap keputusan pembelian konsumen produk skincare Emina. Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif melalui pemanfaatan influencer untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
PENGARUH ASAL KOPI DAN INFORMASI TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN: EVALUASI SUBJEKTIF DAN ELECTROENCEPHALOGRAPHY (EEG) Pradana Utama; Titis Wijayanto
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asal kopi dan ketersediaan informasi produk terhadap persepsi sensori dan preferensi konsumen dengan mengintegrasikan pengukuran subjektif dan aktivitas otak berbasis electroencephalography (EEG). Empat puluh orang konsumen kopi spesialti berpartisipasi dalam evaluasi dua jenis kopi Arabika Indonesia, yaitu Gayo dan Kintamani, yang disajikan dengan dan tanpa informasi origin kopi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen within-subject faktorial 2 × 2, yang merupakan kombinasi antara asal kopi (Gayo vs Kintamani) dan ketersediaan informasi produk (tanpa vs dengan informasi). Respons subjektif diukur melalui penilaian atribut sensori, meliputi aroma, keasaman, kemanisan, kepahitan, dan preferensi keseluruhan, sedangkan aktivitas otak direkam menggunakan EEG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan informasi secara signifikan meningkatkan persepsi aroma, kemanisan, dan preferensi konsumen. Asal kopi berpengaruh signifikan terhadap persepsi keasaman, sementara interaksi antara asal kopi dan informasi ditemukan pada persepsi kepahitan. Analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa preferensi berkorelasi positif dengan kemanisan dan aroma, serta berkorelasi negatif dengan kepahitan. Hasil brain mapping EEG mengindikasikan adanya perbedaan aktivitas otak pada area frontal dan temporal yang dipengaruhi oleh konteks evaluasi, dengan aktivasi signifikan terutama pada area frontal kanan dan temporal kiri selama evaluasi preferensi. Temuan ini menegaskan pentingnya informasi produk dalam membentuk persepsi sensori dan preferensi konsumen terhadap kopi spesialti. Selain itu, pendekatan consumer neuroscience berbasis EEG dapat memberikan pemahaman tambahan mengenai respons konsumen yang tidak sepenuhnya tercermin melalui laporan subjektif.
INVESTASI PADA SDM: STRATEGI MENUJU PENINGKATAN PRODUKTIVITAS Rendy Putra Riawan; Uki Yonda Asepta
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas Sumber Daya Manusia adalah prasyarat penting untuk mendorong pembangunan. Setiap individu didorong untuk meningkatkan kemampuan pribadi mereka untuk mempercepat kemajuan ekonomi di berbagai sektor. Investasi dalam modal manusia adalah komitmen jangka panjang, karena mencapai HR berkualitas tinggi tidak hanya memerlukan pendidikan formal tetapi juga pengalaman praktis dan pengembangan keterampilan yang berkelanjutan di tempat kerja untuk mencapai keahlian tingkat lanjut. Peningkatan sumber daya manusia bertitik tolak pada upaya pembangunan di bidang pendidikan. Sementara pembangunan di bidang pendidikan ditentukan oleh upaya yang dilakukan dalam pengembangan sumber daya manusia. Sehingga, upaya pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan pendidikan yang dilaksanakan. Pengembangan adalah usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoretis, konseptual, dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan/jabatan melalui pendidikan dan latihan. Lokasi Penelitian adalah di lokasi langsung Kantor PT Mandala Multifinance, Tbk. Penetapan lokasi penelitian dalam metode kualitatif merupakan hal yang sangat vital. Untuk memperoleh data yang sesuai, lokasi penelitian ini dilakukan di PT Mandala Multifinance, Tbk, cabang Yogyakarta. Bentuk penelitian ini berupa studi kasus langsung ke lokasi dengan menggunakan metode deskriptif dan eksplorasi yang berdasarkan keadaan di lokasi yang alami dan apa adanya dengan objek penelitian di PT Mandala Multifinance, Tbk. Dengan adanya penerapan system pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja karyawan, dampaknya sangat positif bagi tercapainya visi misi perusahaan. Pasalnya karyawan lebih termotivasi untuk mengemban tanggung jawab kerja, lebih efektif dan efisien dalam mengerjakan tugasnya, lebih komunikatif sehingga pekerjaan ataupun jikalau ada masalah lebih cepat teratasi. Output perusahaan juga mengalami peningkatan karena kepercayaan konsumen juga.
Artikel PENGARUH MARKETING MIX 7P DAN PERSONAL BRANDING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING: SURVEY PADA PELANGGAN BAKSO MAS ROY CABANG MERR SURABAYA Fariz Zhahirah Bisarre; Arief Budiman
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing Mix 7P dan Personal Branding terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening pada pelanggan Bakso Mas Roy Cabang Merr Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 97 responden yang pernah melakukan pembelian dan mengonsumsi produk secara langsung. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui pengujian outer model, inner model, serta path coefficients. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marketing Mix berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (O = 0,566; p = 0,000) dan loyalitas pelanggan (O = 0,361; p = 0,028). Kepuasan pelanggan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (O = 0,388; p = 0,019). Sebaliknya, Personal Branding memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan (p = 0,102) maupun loyalitas pelanggan (p = 0,757). Hasil ini mengindikasikan bahwa loyalitas pelanggan lebih banyak dipengaruhi oleh Marketing Mix 7P serta pengalaman pelanggan yang memuaskan dibandingkan Personal Branding, kepuasan pelanggan terbukti berperan sebagai variabel intervening dalam hubungan antara Marketing Mix dan loyalitas pelanggan, namun tidak signifikan pada hubungan Personal Branding terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini menegaskan bahwa, untuk kuliner UMKM, peningkatan pengalaman layanan memiliki peran yang lebih besar dalam pembentukan loyalitas pelanggan dibandingkan fokus pada citra pribadi atau popularitas semata.
PENGARUH CHATBOT AI TERHADAP ONLINE EXPERIENCE NASABAH MELALUI USABILITY DAN RESPONSIVENESS PADA INDUSTRI KEUANGAN DAN PERBANKAN INDONESIA Agung Nugroho; Resha Putra Maheswara
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mendorong transformasi layanan digital pada industri keuangan dan perbankan, termasuk pemanfaatan chatbot sebagai kanal interaksi dengan nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas chatbot AI terhadap online customer experience nasabah melalui dua dimensi utama, yaitu usability dan responsiveness. Model penelitian menguji enam variabel, yaitu usability, responsiveness, extrinsic values, intrinsic values, customer satisfaction, dan personality, melalui delapan hubungan hipotesis. Dalam model ini, online customer experience direpresentasikan melalui extrinsic values dan intrinsic values, sedangkan customer satisfaction diposisikan sebagai variabel konsekuensi dari pengalaman online nasabah. Selain itu, personality diuji sebagai variabel moderator. Sampel penelitian terdiri dari 285 WNI berusia 17–64 tahun yang pernah berinteraksi dengan chatbot AI pada industri keuangan dan perbankan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan PLS-SEM melalui SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usability berpengaruh positif signifikan terhadap extrinsic values dan intrinsic values. Responsiveness berpengaruh positif signifikan terhadap intrinsic values, tetapi tidak signifikan terhadap extrinsic values. Selanjutnya, extrinsic values dan intrinsic values terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap customer satisfaction. Namun, personality tidak terbukti memperkuat pengaruh usability terhadap extrinsic values maupun pengaruh responsiveness terhadap intrinsic values. Secara keseluruhan, lima dari delapan hipotesis didukung. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan chatbot AI menjadi faktor penting dalam membentuk nilai pengalaman online nasabah, sementara kepuasan nasabah muncul sebagai hasil lanjutan dari nilai pengalaman yang dirasakan.
PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL VS KETIMPANGAN PENGELUARAN DI INDONESIA: SIAPA SEBENARNYA YANG MENIKMATI PERTUMBUHAN EKONOMI? Jaya Aminudin; Steven Ferdinand Budi Wijaya; Sunday Noya
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi nasional merupakan indikator penting dalam menilai perkembangan perekonomian suatu negara. Namun, pertumbuhan ekonomi yang positif tidak selalu menunjukkan bahwa manfaatnya telah dinikmati secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pertumbuhan ekonomi nasional dan ketimpangan pengeluaran di Indonesia serta mengidentifikasi kelompok masyarakat yang paling besar menikmati pertumbuhan ekonomi selama periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang dianalisis meliputi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Rasio Gini, dan distribusi pengeluaran penduduk menurut kelompok 40 persen terbawah, 40 persen menengah, dan 20 persen teratas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2022–2025 relatif stabil pada kisaran 5 persen, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan manfaat ekonomi. Rasio Gini masih mengalami fluktuasi, meskipun pada akhir periode menunjukkan kecenderungan menurun. Sementara itu, distribusi pengeluaran menunjukkan bahwa kelompok 20 persen teratas secara konsisten memiliki porsi pengeluaran terbesar dibandingkan kelompok 40 persen menengah dan 40 persen terbawah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode penelitian masih lebih besar dinikmati oleh kelompok berpengeluaran tinggi. Kontribusi penelitian ini terletak pada analisis terpadu antara pertumbuhan ekonomi, Rasio Gini, dan distribusi pengeluaran penduduk untuk membaca inklusivitas pertumbuhan ekonomi nasional. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya kebijakan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memperkuat pemerataan manfaat bagi kelompok bawah dan menengah.
ANALISIS PENGGUNAAN QRIS OLEH PEDAGANG DAN KONSUMEN DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI TRANSAKSI : PELAKU USAHA DI KECAMATAN KRIAN Shiena Falachy Muhammad Putra Octavianto; Devinta Nur Arumsari
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi finansial telah mendorong transformasi struktural dalam sistem pembayaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari perspektif pedagang maupun konsumen dalam meningkatkan efisiensi transaksi, serta mengidentifikasi hambatan operasional dan implikasi perilaku yang muncul di lapangan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi non-partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dengan 5 pemilik UMKM aktif serta 5 konsumen di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS berhasil meningkatkan efisiensi transaksi dengan menghilangkan kebutuhan pengelolaan uang kembalian fisik, mengurangi waktu antrian pada jam-jam sibuk, serta mengotomatisasi pencatatan keuangan melalui mutasi rekening bank digital. Dari perspektif konsumen, QRIS menawarkan fleksibilitas yang unggul, memungkinkan mobilitas tanpa uang tunai tanpa ketergantungan pada dompet fisik atau akses ATM. Namun, sejumlah hambatan operasional masih ada, termasuk ketergantungan mutlak pada sinyal telekomunikasi yang dapat menyebabkan keterlambatan atau kedaluwarsa kode, biaya transaksi Merchant Discount Rate (MDR), kekhawatiran psikologis terkait manipulasi kode batang visual, serta kesenjangan digital di kalangan pengguna lanjut usia. Selain itu, kemudahan pembayaran digital yang lancar tanpa hambatan menimbulkan implikasi psikologis berupa kebiasaan pengeluaran pribadi yang kurang disiplin, sehingga memicu perilaku belanja impulsif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun QRIS secara signifikan mengoptimalkan alur kerja operasional, stabilitas jangka panjangnya sangat bergantung pada infrastruktur telekomunikasi lokal dan peningkatan literasi digital yang terarah.

Page 12 of 12 | Total Record : 118