cover
Contact Name
trianom suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/seminarnasionalmanajemenakuntans/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
  • seminarnasionalmanajemenakuntans
  • Website
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28082826     DOI : -
Core Subject : Economy,
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung. Prosiding terbit setiap 2 tahun sekali yaitu pada bulan Oktober dengan ISSN 2808-2826. Bidang Cakupan: Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan Perpajakan Pendidikan Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Corporate Governance, CSR Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen SDM Family Business Management Supply Chain Management
Articles 109 Documents
Peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam Keputusan Pembelian Generasi Z pada Era Transformasi Digital Marcelino, Dickky; Adriana, Erica
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era transformasi digital di Indonesia telah mengubah paradigma perilaku konsumen, khususnya pada Generasi Z sebagai digital natives yang menghabiskan hingga 500 ribu rupiah per bulan untuk belanja online. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) muncul sebagai katalisator psikologis yang memengaruhi keputusan pembelian digital, dimana 89% orang Indonesia mendasarkan keputusan pembelian pada konten media sosial dan 60% melakukan pembelian karena FOMO dalam 24 jam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran FOMO dalam keputusan pembelian Generasi Z pada era transformasi digital melalui metode studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel dan jurnal ilmiah terkait variabel FOMO dan keputusan pembelian digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa FOMO merupakan kondisi psikologis kompleks yang muncul dari ketidakpuasan hidup dan kegagalan memenuhi kebutuhan psikologis dasar (kompetensi, otonomi, keterkaitan) berdasarkan Self Determination Theory, yang mendorong perilaku pembelian impulsif melalui mekanisme brand passion (harmonious dan obsessive passion) dan tekanan sosial media. Temuan mengungkapkan inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya yang disebabkan faktor metodologis, kontekstual, dan sosio-kultural unik Indonesia. Implementasi penelitian memberikan pemahaman komprehensif bagi pelaku bisnis digital untuk merancang strategi pemasaran etis dan bagi konsumen untuk meningkatkan literasi digital. Simpulan penelitian menegaskan bahwa FOMO telah menjadi fenomena dominan yang memengaruhi perilaku konsumen Generasi Z Indonesia, namun memerlukan penelitian empiris lanjutan menggunakan mixed methods untuk mengeksplorasi variabel moderator dan mediator guna mendukung praktik bisnis digital berkelanjutan.
Pengaruh Influencer Marketing, Online Customer Review, Price Discount dan Brand Image terhadap Purchase Intenion produk Skintific di Purwokerto Tania, Tania Apriyani Hidayat; Ady Achadi; Cahyaningtyas Ria Uripi
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Influencer Marketing, Online Customer Review, Price Discount, dan Brand Image terhadap Purchase Intention Produk Skintific Di Purwokerto”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh influencer marketing, online customer review, price discount, dan brand image terhadap purchase intention produk Skintific di Purwokerto. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa di Purwokerto, dengan sampel 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan uji t dan koefisien regresi menunjukkan, bahwa influencer marketing berpengaruh terhadap purchase intention, online customer review berpengaruh terhadap purchase intention, price discount berpengaruh terhadap purchase intention, brand image berpengaruh terhadap purchase intention produk Skintific di Purwokerto.
Strategi Sistem Hybrid Work untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Nugraha, Elvonda Dewa; Widyaningrum, Santi
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini bertujuan untuk mempelajari sistem kerja hybrid pada kinerja karyawan di Indonesia yang merupakan kombinasi antara bekerja dari rumah, (WFH), dan dari kantor, (WFO), menjadi respons organisasi terhadap perubahan lingkungan kerja pasca-pandemi. Studi ini mempelajari strategi sistem kerja hybrid work pada kinerja karyawan yang bekerja. Literatur yang dikaji menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan fleksibilitas kerja, efisiensi waktu, serta keseimbangan kehidupan kerja work-life balance, yang berkontribusi positif terhadap produktivitas karyawan. Sejumlah studi, work-life balance juga berperan sebagai mediator dalam hubungan antara hybrid work dan kinerja. Latar belakang studi ini mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti hambatan komunikasi, kesenjangan teknologi, dan potensi turunnya kohesi tim. Studi dilakukan dengan metode studi literatur, Analisa deskriptif, kualitatif, didukung dengan pendekatan tematik terhadap berbagai sumber yang berasal dari jurnal ilmiah terindeks Scopus dan SINTA, dengan batasan tahun publikasi 2020–2024. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa efektivitas penerapan sistem hybrid sangat bergantung pada kepemimpinan, kejelasan peran, serta dukungan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk menyusun kebijakan kerja yang fleksibel namun terstruktur, menyediakan pelatihan komunikasi virtual, serta menerapkan sistem evaluasi kinerja yang adil dan transparan. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam mengembangkan strategi kerja yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.
Pengaruh Store Atmosphere, Kualitas produk, Gaya Hidup dan Content Marketing terhadap Keputusan Pembelian pada Punkalan Coffee Purwokerto Adela Puspa Dwita; Mayla Surveyandini; Wisnu Wijayanto
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan bisnis coffee shop yang pesat di Purwokerto menyebabkan persaingan semakin ketat, sehingga pelaku usaha perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh store atmosphere, kualitas produk, gaya hidup, dan content marketing terhadap keputusan pembelian di Punkalan Coffee Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden yang merupakan konsumen Punkalan Coffee. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria konsumen yang pernah melakukan pembelian minimal dalam 3 bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, variabel store atmosphere, kualitas produk, gaya hidup dan content marketing berpengaruh positif dan signifikan. Implementasi strategi yang tepat pada aspek store atmosphere, penyajian produk berkualitas, gaya hidup konsumen dan pemasaran konten digital terbukti dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Hasil ini mendukung teori Service Dominant Logic dan Theory of Planned Behavior yang menekankan pentingnya nilai pengalaman dan niat perilaku dalam keputusan konsumen. Kesimpulannya, pelaku usaha coffee shop disarankan untuk memprioritaskan desain ruang yang nyaman, inovasi produk yang berkelanjutan, penawaran produk yang relevan dengan tren serta konten pemasaran digital yang menarik untuk meningkatkan daya tarik dan keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Electronic Word of Mouth Terhadap Brand equity Pada Produk Fashion Antonio, Tegar; Apriliani, Catharina
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini ingin menganalisa pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap brand equity dan keputusan pembelian konsumen di Indonesia, khususnya dalam industri fashion. Pemasaran melalui e-WOM telah berkembang pesat seiring dengan popularitas media sosial, yang memungkinkan konsumen untuk berbagi pengalaman dan ulasan produk secara luas. Studi ini bermetode Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengujikan pengaruh e-WOM terhadap brand equity, dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang mempengaruhi, seperti kualitas informasi, kuantitas ulasan, dan kredibilitas sumber informasi. Hasil studinya menampilkan jika e-WOM berkontribusi signifikan positif pada minat beli serta brand equity. Lalu kuantitas serta kualitas ulasan terbukti menguatkan kaitan tersebut. Lalu, e-WOM berfungsi penting dalam membangun keyakinan konsumen terhadap merek, yang pada gilirannya meningkatkan keputusan pembelian. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan fashion dalam memanfaatkan e-WOM sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, khususnya di media sosial, guna memperkuat citra merek dan meningkatkan daya tarik konsumen. Studi ini juga memberikan wawasan lebih dalam mengenai bagaimana e-WOM dapat berperan dalam menciptakan loyalitas merek yang lebih kuat di pasar yang sangat dinamis. Saran untuk studi selanjutnya adalah memperluas kajian dengan platform media sosial lain dan mengkaji pengaruh e-WOM dalam segmen pasar yang berbeda.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, STORE ATMOSPHERE DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI SEPASI COFFEE Rizkianto Adi Saputra; Cahyaningtyas Ria Uripi; Akbar Pahlevi
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya pertumbuhan industri coffee shop di Purwokerto mendorong persaingan yang semakin kompetitif, sehingga pemilik usaha perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan guna mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, store atmosphere, dan customer experience terhadap kepuasan pelanggan di Sepasi Coffee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, kualitas produk, kualitas pelayanan, store atmosphere, dan customer experience masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi strategi yang terfokus pada peningkatan mutu produk, pelayanan yang responsif, suasana toko yang nyaman, serta pengalaman pelanggan yang menyenangkan mampu mendorong peningkatan kepuasan konsumen. Hasil penelitian ini memperkuat teori Stimulus-Organism-Response (SOR), yang menjelaskan bahwa rangsangan dari lingkungan toko memengaruhi emosi pelanggan yang berujung pada perilaku kepuasan. Dengan demikian, manajemen Sepasi Coffee disarankan untuk mempertahankan dan mengembangkan elemen-elemen yang berkontribusi positif terhadap pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Efektivitas Konten Promosi Tiktok Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Prabu Langitan, Mochamad Yusuf; Adriana, Erica
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis konten promosi yang efektif dalam meningkatkan minat dan keputusan pembelian produk skincare melalui platform TikTok. Berdasarkan studi literatur dan hasil survei, ditemukan bahwa konten edukasi singkat seperti tutorial penggunaan produk, testimoni konsumen, serta partisipasi dalam tren hashtag dan challenge merupakan format yang paling menarik perhatian audiens. Sebanyak 72% responden menyatakan tertarik membeli setelah melihat promosi yang informatif dan menarik secara visual, sementara 58% pernah melakukan pembelian langsung setelah terpapar konten disertai penawaran khusus. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas konten promosi dipengaruhi oleh daya tarik visual, kejelasan pesan, relevansi dengan target audiens, dan frekuensi penyajian. Strategi promosi yang kreatif, tepat sasaran, dan mempertimbangkan momen waktu publikasi konten terbukti mampu meningkatkan keterlibatan audiens serta mendorong tindakan pembelian. Rekomendasi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam terhadap karakteristik audiens, pemilihan format konten yang sesuai, pemanfaatan hashtag relevan, serta kolaborasi dengan influencer TikTok sebagai bagian dari upaya meningkatkan awareness dan konversi penjualan produk skincare.
STRATEGI FOMO (FEAR OF MISSING OUT) SAAT FLASH SALE DALAM IMPULSE BUYING PADA E-COMMERCE SHOPEE Gasy Sutanto, Kevin; Widyaningrum , Santi; Akbar Basory, Hartomy
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang studi ini berangkat dari bagaimana persepsi, motivasi, dan reaksi emosional konsumen yang terbentuk dari fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) saat program Flash Sale yang diterapkan untuk mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Maka dari itu, studi ini bertujuan untuk menguji bagaimana strategi Fear Of Missing Out, (FOMO)dalam impulse buying pada e-commerce Shopee dapat memengaruhi kebiasaan dalam perilaku pembelian pelanggan. Obyek dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen pengguna aplikasi e-commerce Shopee yang mengalami fenomena impulse buying akibat terpapar strategi Fear of Missing Out (FOMO) saat mengikuti program Flash Sale yang ditawarkan oleh platform tersebut. Metode studi literatur, ditunjang dengan analisis deskriptif kualitatif, digunakan untuk mempelajari fenomena ini, yang berfokus pada dampak strategi Fear Of Missing Out pada kondisi mental dan perilaku berbelanja konsumen di Shopee. Studi ini juga memungkinkan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor -faktor seperti keterbatasan waktu, ketersediaan stok, dan tekanan sosial dapat menciptakan rasa urgensi, sehingga dapat mempengaruhi pembelian impulsif oleh konsumen. Hasil dan kesimpulan studi menemukan bahwa menggunakan strategi FOMO secara konsisten dapat menyebabkan peningkatan keinginan konsumen untuk membeli barang secara spontan, tanpa adanya keputusan. Hal ini dapat menciptakan gejolak psikologis pada konsumen untuk keberlanjutan. Studi ini diharapkan dapat membantu mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih baik yang dapat beradaptasi dengan kebiasaan konsumen dan bagaimana konsumen menyikapinya.
Implementasi Otomatisasi Terkait Karyawan di Era Digital : Indonesia Mutiara Tampi, Arlen Vergita; Hafiz Amru Sarwahita
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Otomatisasi dan teknologi digital telah menimbulkan kekhawatiran akan penggantian tenaga kerja manusia oleh mesin. Namun, studi ini berargumen bahwa otomatisasi tidak serta-merta menggantikan pekerja, melainkan menciptakan transformasi peran dan kesempatan baru bagi tenaga kerja. Metode yang dipergunakan melalui tinjauan literatur, melalui tinjauan literatur berbasis deskriptif kualitatif. Studi ini bertujuan untuk mengungkap bahwa efek sosial ekonomi otomatisasi bersifat multidimensi: di satu sisi, teknologi meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis; di sisi lain, pekerja dituntut untuk beradaptasi melalui peningkatan keterampilan, upskilling, atau pelatihan ulang, reskilling. Objek penelitian dilakukan pada sektor, oleh penulis terkait studi kasus dari sektor manufaktur di Indonesia menunjukkan bahwa kolaborasi antara manusia dan teknologi justru menghasilkan lapangan kerja baru yang lebih berbasis pengetahuan, seperti pengawas mesin, analis data, spesialis pemeliharaan teknologi, dsb. Tantangan utama terletak pada kesenjangan keterampilan skill gap dan akses yang tidak merata ke pelatihan, terutama bagi pekerja usia tua dan sektor informal. Studi yang dilakukan oleh tim penulis menawarkan hasil dan kesimpulan antara lain merekomendasikan pendekatan kebijakan yang berfokus pada pendidikan vokasi, insentif bagi perusahaan yang berinvestasi dalam pelatihan pekerja, tunjangan bagi pekerja atau pegawai yang dapat beradaptasi dengan cepat sesuai target perusahaan yang mampu mempelajari dan mempergunakan kecerdasan buatan, serta perlindungan sosial untuk kelompok lanjut usia, otomatisasi dapat menjadi katalis bagi evolusi pekerjaan yang inklusif, alih-alih sekadar ancaman pengangguran.
PENERAPAN INOVASI PROGRAM HSE TERKAIT KESELAMATAN KERJA DI INDUSTRI PERTAMBANGAN : Indonesia Yanto Gunawan Alallah, M Rudi; Ezra Forester Standly
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pertambangan merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau Health, Safety, and Environment (HSE) menjadi faktor kunci untuk mewujudkan kondisi kerja yang terlindungi dan optimal dalam kinerja. PT Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang menghadapi tantangan serius dalam aspek keselamatan kerja, dengan sejumlah insiden kecelakaan yang masih tercatat meskipun telah mengimplementasikan sistem manajemen HSE secara komprehensif. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan program HSE tidak hanya bergantung pada sistem formal, tetapi juga pada inovasi yang mampu membentuk perilaku keselamatan pekerja secara lebih adaptif terhadap kondisi kerja berisiko tinggi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk inovasi dalam program HSE, khususnya melalui pemanfaatan teknologi seperti wearable device dan sistem pelaporan digital, dapat mendukung peningkatan kesadaran dan perilaku keselamatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur deskriptif-kualitatif dengan menganalisis referensi dari jurnal ilmiah, laporan keberlanjutan, dan dokumentasi insiden keselamatan kerja pada PT Freeport Indonesia dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi HSE dapat memperkuat pengawasan dan pemantauan real-time terhadap pekerja, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya, serta mendorong budaya kepatuhan prosedural. Namun demikian, efektivitas implementasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan budaya organisasi, kualitas pelatihan, dan peran aktif manajemen. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan teknologi harus diintegrasikan secara holistik dengan pendekatan humanistik agar program HSE benar-benar adaptif dan berkelanjutan dalam konteks pertambangan Indonesia.

Page 10 of 11 | Total Record : 109