cover
Contact Name
trianom suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/seminarnasionalmanajemenakuntans/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
  • seminarnasionalmanajemenakuntans
  • Website
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28082826     DOI : -
Core Subject : Economy,
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung. Prosiding terbit setiap 2 tahun sekali yaitu pada bulan Oktober dengan ISSN 2808-2826. Bidang Cakupan: Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal Akuntansi Manajemen dan Keperilakuan Perpajakan Pendidikan Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Corporate Governance, CSR Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen SDM Family Business Management Supply Chain Management
Articles 109 Documents
Penerapan Customer Relationship Management Berbasis Website untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan CV Berkat Melimpah Sejati Wiyatno, Joyline Marcella; Widyaningrum, Santi
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital yang berkembang pesat, implementasi Customer Relationship Management (CRM) terhadap bisnis dapat diterapkan melalui situs website. Supaya memenuhi kebutuhan pelanggan, website berfungsi sebagai layanan pelanggan yang dikemas dalam bentuk jawaban atas pertanyaan pelanggan, fasilitas pencarian dan perbandingan produk, informasi teknis, dan kemampuan pelanggan untuk melacak status pesanan mereka secara online, dan memesan produk secara individual sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. Salah satu masalah dengan CV Berkat Melimpah Sejati adalah informasi produk yang tidak lengkap. Pelanggan kesulitan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk karena perusahaan tidak memiliki website yang berhubungan dengan produk tersebut. Metode yang digunakan adalah review literature dengan didukung oleh penelitian kualitatif melalui wawancara. Berdasarkan hasil wawancara dan studi literatur dapat diperoleh kesimpulan bahwa penerapan Customer Relationship Management berbasis website sangat membantu pelanggan untuk berkomunikasi dengan CV Berkat Melimpah Sejati dan mempermudah pelanggan untuk mengetahui informasi tentang perusahaan dan produk yang dijual. Responden dalam penelitian ini adalah enam mitra bisnis perusahaan dari kota Malang, Surabaya, Mojokerto, Gresik, Tulungagung, Kediri. Tujuan penelitian pada artikel ini yaitu untuk mengetahui seberapa efektif penerapan Customer Relationship Management berbasis website pada CV Berkat Melimpah Sejati untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian pada artikel ini menyatakan bahwa perusahaan mampu menerapkan Customer Relationship Management berbasis website dengan baik karena mampu memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Kesimpulan yang diperoleh CV Berkat Melimpah Sejati setelah penelitian dilakukan adalah dapat membangun hubungan yang dekat dengan pelanggan sehingga mampu mempertahankan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Manfaat yang diperoleh perusahaan adalah dapat mendukung terjadinya hubungan dalam jangka panjang dengan pelanggan.
Peran Servis Perbaikan dalam Peningkatan Layanan Purna Jual Christian, Michael Albert; Sidarta, Daniel Setia; Gai Sin, Liem; Widyaningrum, Santi
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini dikarenakan layanan purna jual memainkan peran penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Permasalahan yang ditemukan pada penelitian ini adalah banyaknya perusahaan yang menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa layanan purna jual, khususnya layanan servis perbaikan, dapat memberikan kepuasan maksimal kepada pelanggan dan pada akhirnya meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa pentingnya peran servis perbaikan dalam meningkatkan layanan purna jual. Metode penelitian yang digunakan pada jurnal ini adalah metode studi literatur dengan data yang dikumpulkan melalui berbagai kajian berbagai literatur dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik pengaruh servis perbaikan dalam layanan purna jual. Hasil penelitian yang diperoleh adalah servis perbaikan yang berkualitas dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dan loyalitas merek. Beberapa elemen kunci yang mempengaruhi efektivitas layanan purna jual dalam layanan servis perbaikan termasuk garansi, penyediaan suku cadang, pelayanan pemeliharaan berkala, kebersihan fasilitas umum, dan tanggung jawab perusahaan terhadap kerusakan pasca-servis. Kesimpulan bagi obyek penelitian dari tim penulis antara lain bahwa pengelolaan yang efektif dalam layanan purna jual sangat penting untuk mencapai keunggulan kompetitif di pasar. Hasil implementasi yang bisa disarankan kepada perusahaan antara lain memberikan panduan perawatan produk, menyediakan layanan servis datang ke tempat, dan meningkatkan kualitas teknisi dengan mengadakan pelatihan tambahan.
Implementasi Sensoric Marketing untuk Meningkatkan Purchase Intention Pelanggan Bioskop CGV melalui Intervening Brand Experience Sutanto, Emilia Ambarwati; Hadinata, Felicia; Adriana, Erica
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioskop merupakan sarana hiburan yang masih diminati hingga saat ini bagi masyarakat kota dengan tekanan yang terjadi di kota-kota besar. Sehingga bioskop merupakan salah satu alternatif bagi masyarakat untuk menonton film dengan pengalaman yang berbeda. Meskipun banyaknya pesaing dengan kemajuan teknologi saat ini seperti TV digital dan Netflix yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun, bioskop tetap dapat mendapatkan konsumen. Dengan banyaknya cara mempromosikan bioskop, terdapat keunikan bioskop yang tidak dapat dilakukan sepenuhnya oleh pesaing seperti Netflix. Salah satunya yaitu sensoric marketing dengan menggunakan aspek indra manusia yaitu penglihatan, penciuman, peraba, perasa, dan pendengaran Bioskop CGV melakukan sensoric marketing dengan baik. Dengan menggunakan teknologi audio yang berkualitas dan tidak dimiliki oleh bioskop pesaing. Layar bioskop yang mendapatkan MURI sebagai layar terlebar di Indonesia, studio yang memiliki 8 tipe dan minimal 8 studio disetiap unit bioskop CGV ini menjadikan pembeda dengan bioskop lainnya yang memberikan kesan mewah. Selain itu ruang tunggu yang bernuansa retro membuat kesan ruangan yang nyaman, ekslusif, dan personal menjadi ciri khas dari bioskop CGV. Dengan sensoric marketing yang dilakukan Bioskop CGV ini dapat menjadikan stimulus di otak konsumen dan memiliki ruang tersendiri dari keunikan yang dimiliki oleh Bioskop CGV yang dapat menjadikan suatu niat beli pada pelanggan CGV. Dari penelitian terdahulu menurut Dmour (2020) dan Diallo & Siqueira (2017) ditemukan bahwa pengalaman merek mempengaruhi niat pembelian secara signifikan. Pengalaman merek dievaluasi sebagai alternatif untuk menilai niat pembelian. Maka dengan itu penelitian ini meneliti implementasi sensoric marketing yang telah dilakukan oleh Bioskop CGV.
Pengaruh Kualitas Layanan Digital Banking terhadap Kepuasan Nasabah di Bank Indonesia Setiawan, Sindy; Dicky, Azarya; Hellyani, Catharina Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan digital banking adalah salah satu cara dan inovasi yang dilakukan oleh bank untuk memberikan kepuasan kepada nasabahnya. Dengan perkembangan pesat industri keuangan, tidak semua orang bisa dengan mudah mengakses layanan keuangan yang mereka butuhkan. Sumber pendapatan bank dapat berasal dari margin bunga, fee-based income, dan lain-lain. Kondisi perekonomian yang tidak stabil dan penuh resiko pastinya akan berdampak besar bagi perbankan. Selain itu, perkembangan teknologi yang pesat memicu perubahan bisnis karena inovasi teknologi terus berkembang. Peningkatan layanan perbankan digital menjadi alternatif utama yang bisa dilakukan Perbankan di Indonesia untuk tetap bertahan di Tengah persaingan di industri perbankan. Penerapan layanan perbankan digital seperti mobile banking, QRIS, internet banking menjadi nilai tambah bagi produk perbankan dan menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya kepuasan nasabah perbankan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur pada beberapa jurnal penelitian dan artikel yang berfokus pada pengaruh perkembangan layanan digital banking terhadap kepuasan nasabah pada perbankan di Indonesia. Penelitian ini memberikan kajian yang mendalam mengenai dampak perkembangan layanan digital banking yang banyak berkembang saat ini terhadap terbentuknya kepuasan nasabah. Kepuasan nasabah terbentuk dari adanya kemampuan perbankan untuk memenuhi kebutuhan dan persepsi nasabah akan layanan dan produk yang ditawarkan.
Penerapan Reward Berhubungan dengan Kinerja Karyawan pada CV Makmur Kurnia Kasih Motor Wahyudi Wibisono, Danny; Kartika, Erick Setiawan; Basory, Hartomy Akbar
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh reward terhadap kinerja karyawan di objek studi, yaitu CV Multi Kurnia Kasih (MKK) Motor. Studi ini menggunakan metode studi literatur yaitu pendekatan studi yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik studi dan wawancara untuk mengumpulkan data yang relevan, dan didukung juga dengan Studi kualitatif dengan pendekatan studi yang berfokus pada pemahaman fenomena sosial dan budaya dari perspektif partisipan. Metode ini mengumpulkan data non-numerik seperti wawancara, observasi, dan analisis teks untuk menggali makna, pengalaman, dan pandangan individu atau kelompok. Studi kualitatif bertujuan untuk menghasilkan wawasan mendalam dan kompleks tentang topik yang diteliti, sering kali melalui analisis tematik atau naratif. Permasalahan yang terjadi pada objek studi ialah penerapan reward yang kurang optimal dan kinerja karyawan yang kurang maksimal. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan sistem reward yang efektif dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan signifikan. Namun, reward harus diimbangi dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang komprehensif, meliputi pelatihan, lingkungan kerja yang baik, dan gaya kepemimpinan yang inspiratif. Temuan ini sejalan dengan pandangan beberapa ahli yang menyatakan bahwa reward dan manajemen SDM yang baik dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan secara keseluruhan. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan reward yang tepat, didukung oleh manajemen SDM yang efektif, merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di MKK Motor.
Pengaruh Celebrity Endorser dan Content Marketing terhadap Purchase Intention pada Media Sosial Agustina, Shinta Nur; Wibowo, Diah Ayu; Hellyani, Catharina Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform pemasaran digital yang banyak digunakan sebagai media promosi. Tidak sedikit para pelaku bisnis yang memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan penjualan mereka. Instagram dan TikTok merupakan bagian dari media sosial yang sedang trend saat ini, dimana kedua media tersebut memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mempromosikan suatu produk. celebrity endorser dan juga content marketing menjadi sebuah penunjang dalam meningkatkan keputusan pembelian pada Instagram dan Tiktok. Dengan adanya celebrity endorser yang terkenal dan content marketing yang kreatif, dapat meningkatkan keputusan pembelian pada suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh celebrity endorser dan content marketing terhadap niat pembelian pada media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literasi pada beberapa penelitian terdahulu dan artikel ilmiah yang meneliti variabel yang sama pada platform media sosial. Hasil analisis literasi menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari variabel celebrity endorser dan content marketing terhadap niat pembelian produk dengan kontribusi yang berbeda pada tiap faktornya. Pentingnya strategi pemasaran yang terintegrasi dan optimalisasi media sosial, dimana kombinasi celebrity endorser dan content marketing secara efektif mampu mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi praktisi pemasaran sehingga dapat memanfaatkan celebrity endorser dan content marketing untuk meningkatkan kinerja kampanye pemasaran di media sosial yang pada gilirannya dapat meningkatkan penjualan produk dan loyalitas konsumen.
Pentingnya Pengembangan E-Commerce sebagai Strategi Digital Marketing Prasetyo, Habib Rizqi Kusuma; Sutrisna, Leonardo William; Widyaningrum, Santi; Sin, Liem Gai
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pentingnya pengembangan e-commerce sebagai strategi digital marketing dalam industri parfum di tahun 2023, di mana industri kosmetik meraih 49% pangsa pasar. Data dari www.context.id menunjukkan peningkatan 16% atau Rp3,8 triliun dalam kategori kecantikan perawatan dibandingkan tahun sebelumnya, dipicu oleh pertumbuhan industri parfum dan munculnya merek-merek lokal seperti HMNS, Evangeline, dan Kahf yang memanfaatkan strategi digital marketing melalui media sosial dan e-commerce. E-commerce menawarkan keuntungan signifikan bagi industri parfum, termasuk akses pasar yang lebih mudah, efisiensi operasional yang meningkat, peningkatan visibilitas produk. Platform ini memungkinkan merek parfum untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya yang relatif rendah, sambil memberikan pengalaman belanja yang personal dan nyaman bagi konsumen. Metode yang efektif dalam mengembangkan strategi e-commerce melibatkan beberapa tahap kunci. Ini termasuk analisis pasar yang komprehensif untuk memahami tren konsumen dan perilaku pembelian, pengoptimalan platform e-commerce untuk memastikan pengalaman pengguna yang lancar, implementasi strategi digital marketing yang terintegrasi, dan pelatihan intensif bagi pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi e-commerce yang tepat dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam penjualan, efisiensi operasional, dan loyalitas pelanggan. Namun, perusahaan parfum lokal juga harus siap menghadapi tantangan seperti persaingan yang ketat, kebutuhan untuk terus berinovasi dalam produk dan strategi pemasaran, serta pentingnya menjaga keamanan data pelanggan, e-commerce menawarkan peluang besar bagi industri parfum lokal berkembang bersaing di pasar global. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan terus beradaptasi dengan perubahan preferensi konsumen, merek parfum lokal dapat membangun presence online yang kuat dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan di era digital.
Implementasi Motif Pembelanjaan Hedonisme untuk Mendorong Pembelian Impulsif di Shopee Amelia Jatmiko, Vania; Bryan Febart, Ariel; Adriana, Erica
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelian impulsif telah menjadi fenomena umum di berbagai negara, termasuk Indonesia. Maraknya bisnis digital terkhusus dalam lingkup e-commerce di Indonesia telah mengubah perilaku konsumen dan memicu mereka untuk melakukan pembelian tanpa perencanaan sebelumnya karena dipicu oleh kemudahan akses, fitur-fitur yang menarik, serta perilaku hedonisme dengan berbagai motif. Keragaman kategori dan produk di marketplace memicu individu untuk menjelajahi aplikasi sehingga meningkatkan kemungkinan pembelian secara spontan. Melalui penelitian ini, Shopee dapat memanfaatkan motif pembelanjaan hedonisme untuk mendorong keputusan pembelian impulsif. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dengan studi literatur atau literatur review. Variabel independen dalam penelitian adalah motif pembelanjaan hedonisme sedangkan variabel dependennya adalah pembelian impulsif. Berdasarkan penelitian, didapati hasil yang pengaruh yang signifikan antara motif pembelanjaan hedonisme terhadap keputusan pembelian impulsif secara online di Shopee melalui berbagai fiturnya.
Peran Clan Culture dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Tania, Elsyahfira Diva; Mardova, Vanessa Cheria; Adriana, Erica
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya kerja merupakan nilai atau norma yang terdapat pada suatu lingkungan kerja. Budaya kerja bukan hanya sebagai nilai atau norma, melainkan juga dapat menjadi identitas suatu perusahaan. Budaya kerja pada perusahaan mempengaruhi kinerja karyawan yang ada didalamnya. Clan culture merupakan budaya kerja yang khas oleh lingkungan kekeluargaan, yang berdasar pada kolaborasi, kerja sama tim, dan kebersamaan. Clan culture menciptakan lingkungan kerja yang mendorong rasa saling memiliki antar karyawan dan loyalitas karyawan yang kuat terhadap perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pentingnya tipe budaya kerja clan culture dengan kinerja karyawan. Dalam penelitian ini, metodologi penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tipe budaya kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan adanya tipe budaya kerja clan culture, karyawan merasa nyaman saat melakukan pekerjaan di lingkungan kerja perusahaan. Hal tersebut dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam mewujudkan tujuan perusahaan. Kinerja karyawan merupakan salah satu hal yang penting untuk dikelola dengan baik dan benar. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan menciptakan lingkungan kerja yang dapat mendorong karyawan untuk saling terbuka satu sama lain dan meningkatkan semangat kekeluargaan seperti yang diterapkan pada Clan culture. Jika kinerja karyawan dikelola dengan baik maka hal tersebut dapat menjadi potensi bagi perusahaan untuk dapat mencapai tujuannya dan dapat bersaing dengan perusahaan lain.
Kemampuan Wirausaha bagi Lulusan Barista Geraldyne, Ivola Piscessario; Widyaningrum , Santi; Liem Gai Sin
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 (2024): Prosiding SENAM 2024: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kafe dan restoran berkembang pesat namun menghadapi tantangan tingkat pengangguran yang tinggi, khususnya di kalangan barista yang kurang terampil dan terlatih. Menurut data BPS, tingkat pengangguran di sektor akomodasi dan makan minum di Indonesia mencapai 5,94%, sementara di Amerika Serikat, sektor ini mencatat tingkat perputaran karyawan sebesar 73,6% pada tahun 2021. Penelitian Manzo menunjukkan bahwa barista menghadapi kesulitan dalam membangun dan mengembangkan usaha kafe karena kurangnya keterampilan kewirausahaan dan manajemen usaha. Oleh karena itu, diperlukan kurikulum Wirausaha yang komprehensif untuk barista, mencakup pelatihan teknis, manajemen, pemasaran, dan inovasi produk. Kurikulum ini dirancang untuk membekali barista dengan keterampilan yang diperlukan untuk membuka usaha mandiri atau mengembangkan karir di industri kafe. Selain keterampilan teknis penyajian kopi, kurikulum ini juga menekankan pengembangan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim, yang sangat penting bagi seorang wirausahawan. Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi industri, dan pemangku kepentingan, serta pendekatan pembelajaran yang inovatif seperti studi kasus dan magang, kurikulum ini diharapkan dapat menciptakan barista yang kompeten, berdaya saing, dan siap berwirausaha. Implementasi kurikulum ini akan melibatkan beberapa tahap, termasuk persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring untuk memastikan keberhasilan program dan peningkatan jumlah barista yang berhasil memulai usaha kopi.

Page 6 of 11 | Total Record : 109