cover
Contact Name
Trianom Suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/seminarnasionalindustrimesin/editorialteam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri
  • seminarnasionalindustrimesin
  • Website
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28083703     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Ma Chung. Prosiding terbit tahunan dengan ISSN 2808-3733. Bidang Cakupan: Perancangan dan Pengembangan Produk dan Proses Desain Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Sistem Pengendalian Persediaan Rekayasa Kualitas Pemodelan Sistem dan Simulasi Optimisasi Sistem Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Pakar Maintenance and Reliability Manajemen Rantai Pasok dan Logistik Perancangan dan Pengembangan Organisasi Bidang lain yang relevan dengan disiplin ilmu Teknik Industri
Articles 28 Documents
Evaluasi Model LSTM untuk Prediksi Chemical Treatment pada Sistem Ultrafiltrasi Jecky, Jecky; Yang, Chao Lung; Masruroh, Nur Aini
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 5 No. 01 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyumbatan atau yang biasa dikenal dengan membrane fouling (MF) merupakan masalah yang umum dalam sistem pemurnian air ultrafiltrasi dan penanganan terhadap permasalahan ini diantaranya adalah dengan pembilasan balik (water treatment) ataupun penggunaan bahan kimia (chemical treatment). Masing-masing perlakuan memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing dari segi waktu dan biaya pelaksanaan. Di dalam dunia nyata, pelaksanaan chemical treatment (CT) seringkali memerlukan waktu yang lama, namun efektivitas yang tinggi sehingga CT menjadi hal yang paling diperhatikan dalam penelitian ini. Keputusan untuk pelaksanaan CT umumnya didasarkan pada penilaian subyektif manusia sehingga sangat beresiko untuk terjadinya inkonsistensi dalam pelaksanaan CT. Oleh sebab itu, diperlukan pemanfaatan deep learning untuk membantu melakukan automasi terhadap pelaksanaan CT. Riset ini dilakukan untuk mengevaluasi performa dari 3 model deep learning yakni LSTM, Bidirectional LSTM (Bi-LSTM), dan Bi-LSTM + Transformer dalam memprediksi laju alir yang kemudian digunakan untuk memprediksi kejadian pelaksanaan CT. Evaluasi dilakukan berdasarkan nilai Root Mean Squared Error (RMSE) dan kecocokan waktu pelaksanaan CT antara prediksi dan aktual. Berdasarkan nilai RMSE yang didapat, Bi-LSTM + Transformer memberikan nilai terbaik dengan nilai RMSE sebesar 26,01 disusul oleh Bi-LSTM dan LSTM dengan nilai 26,02 dan 26,03 dimana nilai RMSE yang lebih kecil dari 30 menunjukkan akurasi prediksi yang moderat. Berdasarkan kecocokan antara prediksi waktu pelaksanaan CT dengan aktual, model LSTM, Bi-LSTM dan Bi-LSTM + Transformer memberikan hasil F1-Score sebesar 0,80; 0,79; dan 0,72 dimana nilai F1-Score yang semakin mendekati 1 menunjukkan hasil prediksi yang baik/semakin mendekati data aktual. Berdasarkan performa yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa model LSTM memiliki performa yang lebih baik dibandingkan model yang lebih kompleks seperti Bi-LSTM dan Bi-LSTM + Transformer.
Prediksi Volume Penjualan pada Retail Sembako Menggunakan Pemodelan XGBoost Ibrahim, Alza Noor; Nada, Dhea Qurrotun
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 5 No. 01 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen inventaris pada retail sembako menghadapi tantangan ketidakakuratan ramalan permintaan yang menyebabkan overstock atau stockout, sehingga mengganggu efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi volume penjualan menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) untuk meningkatkan akurasi manajemen stok. Metode yang digunakan meliputi akuisisi dan preprocessing data penjualan historis selama satu tahun dari Kaggle.com untuk empat kategori produk: Air Mineral, Minyak Goreng, Susu, dan Roti. Data tersebut kemudian dibagi menjadi data latih (80%) dan data uji (20%) untuk melatih model XGBoost. Kinerja prediktif model dievaluasi secara kuantitatif menggunakan metrik Root Mean Squared Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost mampu memprediksi volume penjualan dengan tingkat akurasi yang bervariasi. Performa terbaik dicapai pada produk dengan permintaan stabil seperti Roti (RMSE 5.54) dan Minyak Goreng (RMSE 6.78) , sementara performa lebih rendah teridentifikasi pada produk dengan permintaan sangat fluktuatif seperti Air Mineral (RMSE 16.04) dan Susu (RMSE 12.24). Sebagai solusi praktis untuk menutupi kelemahan prediksi, strategi penambahan alert range terbukti mampu meningkatkan tingkat pemenuhan permintaan secara signifikan. Sebagai contoh, penambahan 15 unit pada prediksi Roti mampu mencapai pemenuhan permintaan hingga 100% , sementara penambahan 20 unit pada Susu meningkatkan pemenuhan hingga 97,22%. Kombinasi antara prediksi XGBoost dan strategi alert range terbukti memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan manajemen inventaris.
Pengembangan Model Bisnis dan Penerapan Manajemen Industri Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Skala Lokal Masyarakat Pesisir Arifianto, Endra Yuafanedi; Anandya, Asyifa; Saleh, Akhmad Muwafik; Sudjono, Hary
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 5 No. 01 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat pesisir yang bergabung dalam Kelompok Budidaya Ikan Benih Unggul Rusunawa Tambaan memiliki aktivitas bisnis bidang pembibitan dan penggemukan ikan tawar sebagai alternatif penghasilan bulanan. Mereka sudah terlatih dan teruji khususnya dalam budidaya ikan lele ditunjukkan dengan siklus panen yang sudah delapan kali sejak tahun 2021. Hasil panen terakhir masih sekitar 498 kg, untuk memenuhi kebutuhan pangan penghuni rusunawa sebanyak 196 KK. Secara matematis hasil panen baru bisa memenuhi kebutuhan ikan 2,5 kg/KK sekali panen. Secara filosofi kemampuan masyarakat menyediakan pangan sendiri skala lokal bisa dikatakan sebagai sebuah keberhasilan dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan atau swasembada pangan. Permasalahan saat ini adalah keterbatasan kemampuan dalam manajemen bisnis, belum ada perencanaan matang terkait visi, misi, tujuan organisasi yang detail, belum bisa membuat bisnis plan, keterbatasan dalam analisis bisnis dan keberlanjutan bisnis sehingga mempengaruhi pertumbuhan bisnis. Metode pelaksanaan untuk memecahkan permasalahan adalah dengan melaksanakan pelatihan dan pendampingan business coaching. Hasil temuan saintifik pendekatan keilmuan manajemen industri berhasil membantu kelompok masyarakat pesisir memiliki visi, misi organisasi yang lebih terarah, memahami proses perencanaan, pelaksanaan, dan peran kontrol dalam menjalankan bisnis plan, mampu menyusun model bisnis dengan pendekatan sembilan elemen dalam Business Model Canvas (BMC). Selain itu cita – cita Sustainable Development Goals (SDGs) bisa terwujud, khususnya SDGs Tanpa kemiskinan dan SDGs Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Mampu melaksanakan Asta Cita ke 2, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta Asta Cita ke 6 membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Transformasi Menuju Pengolahan Susu Ramah Lingkungan: Integrasi Green Supply Chain pada Asosiasi Peternak Sapi Perah Pujon, Ngantang Rofiaty, Rofiaty
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 5 No. 01 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pujon adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang dikenal dengan keindahan alamnya serta kondisi geografis yang mendukung berbagai kegiatan agraris. Terletak di dataran tinggi dengan ketinggian rata-rata sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, Pujon memiliki iklim yang sejuk dan curah hujan yang tinggi. Keadaan ini menjadikan Pujon tidak hanya sebagai tujuan wisata yang menarik, tetapi juga sebagai kawasan strategis untuk kegiatan peternakan dan pertanian. Wilayah ini dikelilingi oleh pegunungan yang subur, yang menyediakan sumber daya alam melimpah seperti rumput hijauan untuk pakan ternak dan air bersih yang memadai untuk kebutuhan peternakan. Selain potensi alamnya, Pujon juga memiliki sejarah panjang dalam pengelolaan peternakan sapi perah. Sejarah ini bermula setelah kemerdekaan Indonesia, yaitu berdirinya Koperasi Susu SAE Pujon pada tahun 1962. Koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pengelolaan pemasaran yang lebih baik dan terorganisir. Kemitraan strategis antara Koperasi SAE dan PT. Nestle Indonesia pada tahun 1975 menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat posisi Pujon sebagai sentra peternakan sapi perah. Kemitraan ini tidak hanya memberikan jaminan pasar bagi peternak, tetapi juga mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2010, Pujon memiliki lebih dari 26.000 anggota koperasi dengan produksi susu mencapai lebih dari 41 juta liter per tahun. Peternak Sapi Perah Pujon-Ngantang menghadapi tantangan utama dalam pengelolaan peternakan sapi perah, meliputi pakan ternak yang kurang berkualitas dan pengelolaan limbah kotoran sapi yang belum optimal. Masalah tersebut berdampak pada produktivitas susu, kualitas produk, dan lingkungan sekitar. Hal ini berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas susu, serta masalah lingkungan. Dalam rangka meningkatkan produktivitas ternak maka dengan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat hibah profesor 2024 sangatlah bermanfaat dan berdampak positif. Solusi yang dilaksanakan meliputi pelatihan mengenai praktik pembuatan pakan ternak (complete feed), olahan susu berupa produk yogurt, pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk yang mendukung ramah lingkungan di seluruh tahapan produksi, dan pemberian bantuan teknologi tepat guna berupa alat pencacah (chopper) makanan ternak. Luaran dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keberdayaan dan kemandirian peternak sapi perah, serta memberikan dampak positif pada pembangunan berkelanjutan (SDGs). Luaran wajib yang disyaratkan meliputi prosiding seminar nasional, publikasi media massa, dan peningkatan daya saing produk. Luaran tambahan adalah pemanfaatan teknologi tepat guna.Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan keberdayaan berkelanjutan dan kemandirian mitra sesuai permasalahan yang dihadapi melalui penerapan green supply chain, kemudian untuk luaran wajib yang disyaratkan adalah prosiding seminar nasional, publikasi media massa cetak/online, peningkatan daya saing berupa kualitas produk dan pemanfaatan sumber daya lainnya seperti pengolahan limbah menjadi biogas dan pupuk.
OPTIMALISASI PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN KAMBING MENJADI PUPUK ORGANIK MELALUI PERBAIKAN DESAIN MESIN PENGGILING PISAU Dewa Ayu Rainandini Putri; Richele Alexa Wibisono; Thomas Ahmad Imanuel; Joscellin Eldy Diparuci
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 6 No. 01 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM pengolahan pupuk organik di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang memanfaatkan limbah kotoran kambing sebagai bahan baku utama dalam produksi pupuk organik yang dipasarkan kepada petani jeruk dan apel di wilayah sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan Sistem Lingkungan Industri melalui pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan mendukung konsep ekonomi sirkular. Namun, proses produksi masih menghadapi kendala pada tahap penggilingan, yaitu hasil gilingan yang belum optimal karena desain pisau mesin menghasilkan tekstur pupuk yang masih kasar dan tidak seragam. Kondisi tersebut memengaruhi kualitas produk, efisiensi proses, serta daya saing UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pengolahan limbah kotoran kambing melalui usulan perbaikan desain pisau mesin penggiling guna meningkatkan kualitas pupuk organik dan mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku UMKM, identifikasi proses produksi, dan analisis terhadap kinerja mesin penggiling sebagai dasar penyusunan usulan perbaikan desain pisau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan desain pisau mesin penggiling berpotensi menghasilkan ukuran partikel pupuk yang lebih halus dan seragam sehingga meningkatkan kualitas produk, memperlancar proses produksi, serta meningkatkan nilai jual pupuk organik. Optimalisasi proses pengolahan tersebut turut mendukung penerapan Sistem Lingkungan Industri melalui pemanfaatan limbah peternakan secara lebih efisien, pengurangan dampak pencemaran lingkungan, serta penguatan hubungan yang saling menguntungkan antara sektor peternakan dan pertanian. Dengan demikian, usulan perbaikan desain pisau mesin penggiling diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
ANALISIS ERGONOMI REBA STASIUN PENJEMURAN KERUPUK SINGKONG BATU BERDASARKAN SILA KE-5 PANCASILA Nicolaus Mario Alfanda Piscezard; Yeshua Ingan Pusuh Malem Tarigan; Christian Bernandito Pattiata; Gregory Edward Suryawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 6 No. 01 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan kerupuk singkong skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seringkali masih sangat mengandalkan tenaga manusia secara manual dalam keseluruhan siklus proses produksinya. Penelitian ini dilakukan di sebuah pabrik kerupuk singkong yang telah beroperasi selama 13 tahun di Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis postur kerja dan tata letak fasilitas secara spesifik pada stasiun penjemuran menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta meninjaunya secara kritis dari perspektif keadilan sosial berdasarkan Sila ke-5 Pancasila. Hasil observasi awal di lapangan menunjukkan adanya postur kerja yang sama sekali tidak ergonomis. Pekerja terpaksa harus menjangkau terlalu jauh ke bawah, membungkuk (fleksi punggung 20-60 derajat), dan berdiri-duduk secara repetitif karena tata letak wadah penjemuran yang berada di lantai atau jauh di bawah kursi kerja. Perhitungan metode REBA menghasilkan skor akhir sebesar 6 yang mengindikasikan level risiko sedang (medium risk) sehingga menuntut tindakan perbaikan segera. Postur canggung (awkward posture) ini terbukti berisiko memicu keluhan sistem muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders). Usulan perbaikan tata letak fasilitas diberikan melalui pengadaan meja bantuan atau troli beroda guna mendekatkan dan menaikkan level wadah jemur agar sejajar dengan postur alami pekerja. Intervensi ini dirancang untuk mereduksi risiko cedera sekaligus mendukung pencapaian target peningkatan kapasitas produksi pabrik. Dalam tinjauan Pancasila, penyediaan fasilitas kerja yang ergonomis bagi pekerja UMKM bukan sekadar efisiensi bisnis, melainkan perwujudan nyata dari perlindungan hak asasi dan keadilan sosial substantif. Hal ini memastikan bahwa setiap pekerja akar rumput berhak mendapatkan kondisi kerja yang aman, sehat, dan bermartabat.
IMPLEMENTASI GREEN MANUFACTURING DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA KUCUR Vincencia Zelvi Natania; Wilsen Adriano Suteja; Roan Marcell Sentosa; Joshua Michael Ndaumanu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 6 No. 01 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penumpukan sampah organik rumah tangga di Desa Kucur telah menjadi isu lingkungan yang mendesak, yang jika dibiarkan tanpa penanganan sistematis, berpotensi menurunkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan prinsip green manufacturing sebagai solusi strategis melalui pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan terkait tanggung jawab sosial dan kesadaran lingkungan warga negara. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan terjun langsung ke lapangan (observasi dan praktik) di Desa Kucur, di mana tim mengidentifikasi karakteristik limbah rumah tangga dan mengoptimalkan pemanfaatan 1 (satu) unit mesin pencacah limbah milik warga setempat untuk mendukung efisiensi produksi. Tahapan proses yang dilakukan meliputi sosialisasi pemilahan sampah, pengoperasian mesin pencacah untuk memperkecil ukuran fraksi organik, serta proses fermentasi anaerobik menggunakan bioaktivator EM4 untuk mempercepat dekomposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara teknologi tepat guna dan kesadaran kolektif warga berhasil mewujudkan konsep zero waste yang berkelanjutan. Selain mampu menekan emisi karbon akibat pengurangan transportasi limbah ke TPA, implementasi ini juga menghasilkan pupuk kompos padat dan Pupuk Organik Cair (POC) berkualitas tinggi yang mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan retensi air, serta menunjang produktivitas pertanian warga. Secara sosial, kegiatan ini sukses membangun budaya gotong royong dan memperkuat wawasan ekologis masyarakat sebagai wujud implementasi kewarganegaraan yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup demi kesejahteraan bersama.
TATA KELOLA OPERASIONAL DAN MITIGASI RISIKO BERBASIS KEPANITIAAN DALAM KEGIATAN JALAN ZIARAH KOMUNITAS KATOLIK Figo Cassano; Gabriel Cosmas Jaya Wiryawan; Kessa Abirama Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Vol. 6 No. 01 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Teknik Industri Un
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ziarah keagamaan berbasis komunal seringkali menghadapi kendala dalam tata kelola operasional dan mitigasi risiko keselamatan di jalan raya akibat minimnya manajemen kepanitiaan yang terstruktur. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan jalan ziarah komunitas Katolik melalui intervensi manajemen operasi acara yang berfokus pada pengkondisian rute, penanganan pos pemberhentian, serta dokumentasi visual kegiatan. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi tingginya risiko keselamatan peserta saat melintasi jalur umum, potensi kebingungan rute akibat minimnya marka, serta tidak terkelolanya aset dokumentasi secara profesional untuk arsip komunitas. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode advokasi melalui pendampingan lapangan secara langsung sebagai kepanitiaan teknis, yang meliputi divisi pembuka jalan, pemandu rute, dan tim dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif. Hasil implementasi metode menunjukkan tingkat keberhasilan koordinasi rute mencapai seratus persen dengan indikator zero accident sepanjang perjalanan. Kehadiran pemandu rute dan pembuka jalan secara signifikan mengurangi kecemasan peserta terhadap arus lalu lintas, sementara tim dokumentasi berhasil mengamankan aset digital yang berkualitas untuk kebutuhan publikasi digital mitra. Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan fungsi pengorganisasian (organizing) dan pelaksanaan (actuating) yang disiplin dalam kepanitiaan mampu meningkatkan kenyamanan, ketertiban, dan kekhusyukan ritual spiritual masyarakat.

Page 3 of 3 | Total Record : 28