cover
Contact Name
Trianom Suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/editorialteam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28086813     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar pengabdian yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Ma Chung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarkat ber ISSN 2808-6813 terbit satu kali dalam setahun (bulan Oktober) dengan cakupan materi: Ilmu Eksakta untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Sosial untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kependidikan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kesehatan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Ekonomi untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Seni untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Agama & Filsafat untuk Pengabdian Kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN WASTE FOOD YANG BERKELANJUTAN Mategar Jauhari; Michael Saviola; Nikkholhas Christianto; Samuel Christian Matthew
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya waste food atau sisa makanan, menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian karena limbah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan volume sampah dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Panti Asuhan Oikos Shalom di Kota Malang menghadapi permasalahan berupa belum optimalnya pengelolaan limbah sisa makanan yang masih dibuang bersama sampah lainnya serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penghuni panti dalam memanfaatkan limbah organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak panti, mengenai pengelolaan waste food secara berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi dan identifikasi kondisi pengelolaan limbah, edukasi dan sosialisasi mengenai waste food, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dampak limbah terhadap lingkungan dan kesehatan, serta praktik langsung pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos dengan metode sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pengertian, sumber, dampak, dan alternatif pemanfaatan waste food. Peserta juga diperkenalkan pada teknik sederhana pengolahan sisa makanan menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan panti. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan praktik langsung dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara ramah lingkungan dan berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS DASAR BAGI ANAK PANTI ASUHAN OIKOS SHALOM Bellinda Jennifer Angie; Graceline Maura Aprilliana Hariyanto; Helga Amaisya Firdiani; Vanessa Kimiko Febriana; Bagas Brian Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris merupakan kebutuhan penting di era globalisasi, namun rendahnya rasa percaya diri masih menjadi hambatan nyata bagi anak-anak di panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tata bahasa dasar (basic grammar) serta menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak asuh di Panti Asuhan Oikos Shalom, Kota Malang. Mitra dalam kegiatan ini berjumlah 44 anak dengan rentang usia SMP hingga SMA yang mayoritas memiliki pemahaman bahasa Inggris pada tingkat yang sangat dasar,serta cenderung pasif dan pemalu pada awal pertemuan. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi pendekatan pembelajaran aktif (activelearning) yang berpusat pada anak (student-centered learning), latihan langsung (learning by practice), dialog, serta grammar-translation method yang dikemas melalui permainan kelompok dan pemanfaatan media visual interaktif. Program ini dilaksanakan selama tiga hari pertemuan, mencakup materi penggunaan artikel (a dan an), tingkatan perbandingan (degree of comparison akhiran -er), serta penguatan ekspresi menggunakan more dan most. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman struktural tata bahasa dan kosakataanak yang signifikan. Selain itu, pendekatan interaktif ini berhasil meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, meningkatkan antusiasme kelompok, serta mendongkrak rasa percaya diri anak asuh dalam berkomunikasi dan membuat kalimat mandiri secara kontekstual yang dibuktikan melalui kuis tertulis serta tes lisan pada akhir program.
MENCEGAH LUNTURNYA BUDAYA SEJAK DINI MELALUI METODE KREATIF MENGENALKAN DAN MELESTARIKAN BUDAYA JAWA TIMUR PADA GEN ALPHA Anderzon Lorenzo Renzio; Laurencia Christine Putri Lukyanto; Marsha Alexandra Poillot; Nathaniel Aaron Budianto Budianto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan budaya lokal kepada generasi muda merupakan upaya penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. Namun, pada era globalisasi saat ini, generasi muda cenderung lebih tertarik dan mengenal budaya asing dibandingkan budaya daerahnya sendiri. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pelestarian budaya, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada pada tahap penting dalam pembentukan karakter, identitas, dan wawasan kebangsaan. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan pemahaman dan ketertarikan anak terhadap budaya lokal sejak dini. Kegiatan pengenalan budaya dilakukan dengan metode interaktif dan kreatif menggunakan media presentasi, menonton video, permainan edukatif, kegiatan mewarnai, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Kasih ABBA, Kota Malang, dengan peserta anak-anak berusia 8–12 tahun. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih kurang memahami dan mengenal unsur-unsur budaya daerah, khususnya budaya Jawa Timur. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, aktif berpartisipasi dalam setiap sesi, serta lebih tertarik mempelajari materi budaya melalui pendekatan yang menyenangkan. Metode pembelajaran yang dikombinasikan dengan permainan dan aktivitas kreatif terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Setelah kegiatan dilaksanakan, hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengenalan peserta terhadap kebudayaan daerah, khususnya budaya Jawa Timur. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan apresiasi budaya lokal pada anak usia sekolah dasar.
INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN BERBASIS NILAI PANCASILA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN GIZI PADA SISWA SDN PISANG CANDI 3 Rico Chan; Amanda Leonora Artakrisna; Arentian Umbu Yiwa; Dwi Mustika Sari; Maulidya Cinthia Budihardja
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap konsumsi jajanan yang kurang sehat akibat rendahnya pemahaman mengenai gizi seimbang dan pentingnya pola hidup sehat. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Pisang Candi 3 Malang sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai gizi seimbang, pemilihan jajanan sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi sederhana, permainan edukatif, kuis interaktif, dan sesi tanya jawab kepada siswa kelas 1 hingga kelas 5. Materi yang diberikan meliputi pengenalan makanan sehat, fungsi vitamin dan mineral, bahaya konsumsi jajanan tidak sehat, serta penerapan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses edukasi berlangsung. Siswa mampu memahami perbedaan antara jajanan sehat dan tidak sehat serta menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga pola makan dan kesehatan tubuh sejak usia dini. Selain meningkatkan literasi kesehatan siswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perilaku hidup sehat. Dengan demikian, program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak sekolah dasar serta menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
ANAK SEHAT BEBAS ANEMIA: SOSIALISASI PENTINGNYA MAKANAN BERGIZI PADA SISWA SISWI SDN KARANGBESUKI 1 MALANG Michelle Clairine Victoria; Nadia Salsabilah Irawan; Naya Fitrah Pitaloka; Ni Kadek Diniari; Ni Made Nandini Arsa Pradnyaswari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosial yang diselenggarakan ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi anemia pada anak sekolah dasar yang dapat berdampak secara signifikan pada penurunan konsentrasi belajar, kesehatan secara umum, daya tahan tubuh, serta perkembangan kognitif anak. Rendahnya pengetahuan mengenai gizi yang seimbang dan pentingnya asupan zat besi menjadi salah satu faktor utama terjadinya pada anak, terutama anak usia sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini pada siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri Karangbesuki 1 Malang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi edukatif dengan pendekatan interaktif melalui media presentasi, diskusi, permainan edukatif, dan kuis, yang disertai dengan evaluasi dan diskusi bersama. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi pengertian anemia, penyebab, gejala, serta pentingnya konsumsi makanan bergizi khususnya yang mengandung zat besi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa dan terbentuknya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan yang bergizi sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini. Selain itu, siswa juga memahami ciri-ciri dan gejala anemia serta penyebab dari anemia sehingga dapat segera mendapatkan penanganan bila siswa tersebut merasa mengalami gejala dari anemia. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi edukasi gizi ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dan menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah dasar di Indonesia.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN KEBERSAMAAN IBU PKK MELALUI LOMBA HARI KARTINI Lola Adelia Meidiyaratri; M Choirullah; Maria Evi Junita Ayu Anggraeni; Maria Inviolla Putri Pama; Maria Rurin Amelia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi perempuan, memperkuat hubungan sosial, dan mendukung pembangunan masyarakat. Di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, intensitas interaksi dan partisipasi anggota PKK masih rendah karena kesibukan masing-masing, sehingga kesempatan untuk berkumpul dan berinteraksi terbatas. Kondisi ini berpotensi menurunkan kebersamaan, kekompakan, dan keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial. Untuk mengatasi masalah tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui lomba Hari Kartini yang bertujuan meningkatkan kebersamaan dan partisipasi ibu-ibu PKK. Metode yang diterapkan adalah pendidikan masyarakat dengan pendekatan partisipatif melalui permainan kelompok (team building games), meliputi lomba memindahkan kelereng menggunakan sumpit, lomba estafet cup, dan lomba menyusun piramida gelas plastik. Pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan seluruh peserta terlibat aktif, antusias, dan membangun komunikasi serta kerja sama antara nggota. Suasana kebersamaan dan kekompakan meningkat, hubungan sosial menjadi lebih harmonis, dan semangat kolektif kelompok PKK terbina kembali. Kegiatan ini membuktikan bahwa lomba Hari Kartini merupakan sarana efektif untuk meningkatkan partisipasi, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam kelompok PKK, sehingga dapat menjadi model kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di komunitas lain.
PERAN GENERASI MUDA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT MELALUI EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR SERTA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA Cherly Yulia Sari; Mimi Kurnia Tutonugi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kewarganegaraan ini merupakan bentuk penerapan tugas yang dirancang dalam mata kuliah Agama dan dilanjutkan melalui mata kuliah Kewarganegaraan oleh mahasiswa Universitas Ma Chung. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Abba, sebuah rumah anak yatim yang berada di Kota Malang. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman anak-anak mengenai bahaya narkoba serta penggunaan obat yang baik dan benar untuk penyakit ringan, seperti demam, mag, dan penggunaan antibiotik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kesehatan kepada anak-anak di Yayasan Abba agar mereka lebih memahami dampak negatif narkoba serta pentingnya menggunakan obat sesuai aturan pakai. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, pembagian media informasi, dan penyampaian contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menjadi lebih memahami perbedaan antara obat dan narkoba, bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta pentingnya membaca aturan penggunaan obat sebelum dikonsumsi. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat melalui penerapan nilai keagamaan, kemanusiaan, dan kewarganegaraan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak-anak Yayasan Abba dalam menjaga kesehatan, menghindari penyalahgunaan narkoba, dan menggunakan obat secara bijak.
UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DAN PERUNDUNGAN DI SMAK PETRA MALANG: EDUKASI PREVENTIF BERBASIS SEKOLAH Daffa Putra Ramadhan; Aregar Swarenio Putra Pramana; Barcheilla Dhea Clarity; Chelsea Laras Putri Wibowo; Dhea Ayu Bagaskara; Jessica Patricia Njotowidjaja
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual dan perundungan masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, serta proses belajar siswa. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan kekerasan seksual maupun perundungan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kasus tersebut masih terjadi. Oleh karena itu, dilaksanakan program edukasi pencegahan kekerasan seksual dan perundungan di SMA Kristen Petra Malang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode seminar, diskusi kelompok, dan roleplay yang dirancang untuk memberikan pemahaman secara interaktif mengenai berbagai bentuk kekerasan seksual dan perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan dan pelaporan yang dapat dilakukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai isu kekerasan seksual dan perundungan setelah mengikuti program edukasi. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya sikap saling menghormati, empati, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan sekolah. Dukungan dari pihak sekolah dan guru Bimbingan dan Konseling turut berperan dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, program edukasi ini dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN SEKSUAL DI SMK ISLAM KEPANJEN: EDUKASI PREVENTIF BERBASIS SEKOLAH Adam Alfarizqy; Angeleda Firjiananda Putri; Angie Devina Yudianto; Dhea Amerta Meyriza
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual dan perundungan merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, serta prestasi belajar peserta didik. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kemampuan siswa dalam mengenali, mencegah, serta merespons berbagai bentuk perundungan dan kekerasan seksual. Kegiatan dilaksanakan di SMK Islam Kepanjen dengan melibatkan siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, psikoedukasi, diskusi studi kasus, observasi lapangan, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah memiliki pemahaman dasar yang cukup baik mengenai bentuk-bentuk perundungan dan kekerasan seksual. Setelah mengikuti kegiatan, pemahaman siswa mengalami peningkatan, terutama dalam mengenali perundungan verbal, memahami pentingnya menghormati batasan pribadi (consent), mengidentifikasi dampak psikologis yang dialami korban, serta memahami peran saksi dalam mencegah terjadinya kekerasan. Selain itu, peserta menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Hasil kuesioner juga mengungkap bahwa tindakan perundungan masih sering dijumpai di lingkungan sekolah, baik dalam bentuk ejekan, body shaming, cyber bullying, maupun catcalling. Peserta menilai bahwa informasi mengenai cara mengatasi kekerasan seksual dan strategi pencegahan perundungan merupakan materi yang paling dibutuhkan. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi, kepedulian sosial, serta kesiapan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan perundungan serta kekerasan seksual di lingkungan sekolah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN AKADEMIK PADA SISWA SMK KESEHATAN KOTA MALANG Thania Auwalys Manitra; Wildan Daniel Pratama; Wiji Sekar Asri; Niquita Dianty Leksono; Yoel Altimeo Exoudia Eka Cipta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, toleran, bertanggung jawab, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman. Namun, hasil observasi di SMK Farmasi Maharani, SMK National Media Center, dan SMK Kesehatan Adi Husada Kota Malang menunjukkan masih terbatasnya partisipasi siswa dalam kegiatan pengembangan karakter spiritual, adanya kecenderungan kurang menghargai perbedaan pendapat, serta kebutuhan akan pendampingan akademik yang lebih interaktif. Program ini bertujuan mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan melalui penguatan toleransi, pengembangan talenta dan karakter spiritual, serta pendampingan akademik bagi siswa. Kegiatan dilaksanakan pada periode Maret–Mei 2026 menggunakan metode diskusi, games edukatif, pembelajaran sebaya (peer learning), pelatihan musik pelayanan, lomba mading, serta perayaan hari besar keagamaan. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi, dan refleksi peserta, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mini teaching dan lomba mading bertema toleransi mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menghargai perbedaan, membangun kerja sama, dan menyelesaikan konflik secara positif. Program pelatihan musik pelayanan dan kepemimpinan pujian meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan persekutuan sekaligus mengembangkan rasa tanggung jawab, disiplin, kepercayaan diri, dan kerja sama. Selain itu, pendampingan akademik dengan pendekatan sebaya mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar, meningkatkan keberanian berdiskusi, serta menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan gotong royong. Dengan demikian, implementasi Pendidikan Kewarganegaraan melalui kegiatan yang terintegrasi terbukti mampu memperkuat toleransi, mengembangkan talenta dan karakter spiritual, serta mendukung perkembangan akademik siswa secara holistik.