cover
Contact Name
Trianom Suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/editorialteam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28086813     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar pengabdian yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Ma Chung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarkat ber ISSN 2808-6813 terbit satu kali dalam setahun (bulan Oktober) dengan cakupan materi: Ilmu Eksakta untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Sosial untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kependidikan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kesehatan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Ekonomi untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Seni untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Agama & Filsafat untuk Pengabdian Kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP KESEHATAN MENTAL DAN AKADEMIK SISWA-SISWI DI SMP KATOLIK SANTA MARIA 1 MALANG Angela Maricy Paramitha Jeradu; Dhita Puspita Rini; Ayunda Az Zahra Asa Putri; Fifi Amelia Zelda; Gracella Avisa Carolin; May Rischa Odytaria Anggraeni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital di Indonesia berdampak signifikan terhadap kehidupan remaja, khususnya dalam hal penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan siswa sekolah menengah pertama. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait penurunan prestasi akademik serta gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, insomnia, dan menurunnya konsentrasi belajar. Kegiatan sosialisasi bertema "Pengaruh Teknologi terhadap Kesehatan Mental dan Akademik Siswa-Siswi" dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai Pancasila, dengan sasaran siswa kelas VII SMPK Santa Maria 1 Malang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa serta membekali mereka dengan kemampuan mengelola penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Metode yang diterapkan meliputi psikoedukasi interaktif, pemutaran media visual, diskusi studi kasus, kuis berbasis Kahoot, serta refleksi melalui pledge wall. Hasil evaluasi melalui formulir kesan dan pesan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (±80%) mengalami peningkatan pemahaman mengenai dampak gadget, dengan kategori "Bertambah" dan "Sangat Bertambah" mendominasi respons. Aspek yang paling disukai peserta adalah games interaktif dan suasana kegiatan, sementara masukan utama mencakup perlunya perpanjangan waktu pelaksanaan, peningkatan kualitas penyampaian materi, dan penambahan fasilitas pendukung. Simpulan kegiatan ini adalah bahwa pendekatan sosialisasi berbasis psikoedukasi interaktif terbukti efektif meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak penggunaan gadget, dan perlu dikembangkan lebih lanjut dengan alokasi waktu yang lebih memadai serta metode penyampaian yang lebih variatif.
EDUKASI KESEHATAN DAN SKRINING MATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR SISWA SDN KARANGBESUKI 3 MALANG Ema jati Kusuma; Amrillah Safinah; Cindy Regina Putri Handoko; Eufrasia Revalina Wira Kandi; Leni Nur Aini; Lintang Handini Nurya Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mata merupakan faktor penting yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas belajar siswa sekolah dasar, karena sebagian besar aktivitas pembelajaran sangat bergantung pada fungsi penglihatan yang optimal. Namun, gangguan penglihatan pada anak sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga berpotensi menurunkan konsentrasi, pemahaman materi, dan prestasi belajar secara keseluruhan. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengimplementasikan kegiatan sosial berupa edukasi kesehatan dan skrining mata di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang dengan tujuan meningkatkan kualitas belajar siswa melalui perbaikan kondisi kesehatan mata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu pemberian edukasi yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata serta pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi visus mata, tinggi badan, berat badan, kesehatan telinga, dan gigi. Program ini melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana, guru sebagai pendamping, dan siswa sebagai peserta utama sehingga tercipta sinergi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya kesehatan mata, terdeteksinya gangguan penglihatan secara dini, serta tersedianya data kesehatan dasar siswa yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk pemantauan dan intervensi lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa dalam masyarakat. Dengan demikian, edukasi dan skrining mata terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kualitas belajar dan kesehatan siswa sekolah dasar secara menyeluruh.
MENUMBUHKAN KEBAHAGIAAN LANSIA MELALUI AKTIVITAS SOSIALISASI DI RUMAH SOSIAL BELAS KASIH MALANG Imaculata Clarisa Destafiani; Ade Laluri Yoteni; Alvia Parausia Gionka; Audrick Viriya Atmajaya Kwan; Ciecilia Arlistia Rahmadhani; Fherly Ananda
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, kognitif, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di Rumah Sosial Belas Kasih, ditemukan beberapa permasalahan yang dialami lansia, antara lain kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru, penurunan daya ingat, keterbatasan fisik, serta kurangnya aktivitas bermakna yang dapat mendukung kesejahteraan psikososial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui aktivitas berkebun dan pembuatan kerajinan manik-manik sebagai bentuk stimulasi psikososial. Metode yang digunakan adalah advokasi dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara langsung terhadap lansia serta pengelola rumah sosial. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sosial Belas Kasih, Kabupaten Malang, melalui aktivitas menanam tanaman, edukasi pembuatan kompos, pembuatan aksesoris dari manik-manik, edukasi pemanfaatan tanaman, dan kegiatan rekreatif. Hasil observasi menunjukkan bahwa para lansia mengikuti kegiatan dengan antusias, menunjukkan interaksi sosial yang lebih aktif selama kegiatan berlangsung, serta memperoleh pengalaman baru yang menyenangkan dan produktif. Aktivitas yang diberikan juga membantu mengurangi kejenuhan serta menciptakan suasana yang lebih hangat di lingkungan rumah sosial. Meskipun belum ditemukan perubahan perilaku yang signifikan dalam jangka pendek, implementasi kegiatan mampu memberikan stimulasi psikososial yang positif bagi para lansia. Dengan demikian, aktivitas berkebun dan kerajinan tangan berpotensi menjadi alternatif kegiatan pendampingan yang mendukung kesejahteraan psikososial dan peningkatan kualitas hidup lansia di rumah sosial.
PEMBINAAN PERILAKU PERTEMANAN SEHAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDN KARANG BESUKI 2 MALANG carolina Agnes Nggenda; Belinda Cherren; Georgina Jennifer Kerry; Maria Olivia Unardi; Maulida Instigfaroh; Muhammad Iqbal Ramadhan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan perilaku pertemanan sehat pada siswa Sekolah Dasar merupakan upaya penting dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak di lingkungan sekolah. Karakter manusia terbentuk sejak masa kanak-kanak, dan lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai sosial yang positif ketika peran keluarga belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN Karang Besuki 2 Malang, dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa banyak perilaku negatif yang dijumpai pada orang dewasa sesungguhnya telah terbentuk sejak usia dini tanpa adanya pembinaan yang tepat. Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman konsep pertemanan yang sehat, menanamkan nilai anti-bullying, serta meningkatkan kemampuan empati, toleransi, dan kerja sama pada siswa kelas 2. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui sosialisasi interaktif yang mencakup penyampaian materi, diskusi, dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test menggunakan instrumen 20 pernyataan benar-salah. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 8,32 menjadi 15,55 (peningkatan 86,89%). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi normal (p>0,05), sehingga digunakan paired t-test yang menghasilkan t=?55,397 dengan p<0,001, diperkuat Wilcoxon signed-rank test (p<0,001) dan Cohen’s d=4,726 (effect size sangat besar). Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter sosial positif siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR UNTUK REMAJA DI PANTI ASUHAN ABBA Frida Dara Amalia; Marsya Aulia Hanafi; Jesha Imelda Feron
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama memberikan edukasi komprehensif kepada remaja di Panti Asuhan ABBA mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya penggunaan obat yang rasional, khususnya untuk obat demam, batuk, dan nyeri. Mengingat fase remaja merupakan masa transisi yang penuh tantangan dengan rasa ingin tahu yang tinggi, kelompok usia ini menjadi sangat rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan serta kesalahan dalam penggunaan obat bebas. Oleh karena itu, edukasi ini dirancang menggunakan metode interaktif melalui diskusi dua arah dan permainan edukatif guna meningkatkan pemahaman serta kesadaran kritis peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan remaja agar mereka mampu menghindari berbagai perilaku berisiko serta menerapkan cara penggunaan obat secara tepat, aman, dan sesuai aturan. Program ini merupakan wujud nyata kontribusi dalam mendukung terciptanya perilaku hidup sehat di lingkungan sosial, sekaligus membekali remaja dengan kemampuan preventif untuk melindungi diri dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya demi masa depan yang lebih produktif.
PEMBERDAYAAN WARGA KELURAHAN SUKUN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAPUR MENJADI ECO ENZYME Antheo Kevin Sanjaya; Aulia Salsabila Afaf; Adin Najwa Burhanuddin Kirana; Anastasia Risvina Easter Ajie Pramesti; Nur Aisah Ramadani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penumpukan sampah organik rumah tangga dan dampaknya terhadap infrastruktur lingkungan, seperti penyumbatan saluran drainase dan timbulnya bau tidak sedap, masih menjadi persoalan di wilayah perkotaan padat penduduk. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah organik menyebabkan limbah dapur umumnya dibuang bersama sampah anorganik sehingga meningkatkan volume sampah. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang bermanfaat sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pengurai limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga RT 15/RW 08 Kelurahan Sukun, Kota Malang, khususnya kelompok ibu PKK, dalam mengurangi volume sampah dapur melalui pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan dan praktik pembuatan eco-enzyme di area "Pojok Kampung", serta pendampingan selama proses fermentasi selama tiga bulan. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif melalui pengukuran tingkat partisipasi masyarakat, peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, jumlah limbah organik yang diolah, volume eco-enzyme yang dihasilkan, serta pengamatan kualitas visual cairan hasil fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik dari 20% menjadi 95%. Sebanyak 15 liter eco-enzyme berhasil diproduksi pada tahap awal dengan memanfaatkan 4,5 kg limbah kulit buah dan sayuran. Program ini juga memberikan dampak positif berupa berkurangnya endapan sampah organik di saluran drainase, berkurangnya bau tidak sedap, serta meningkatnya keterampilan warga dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bernilai guna. Dengan demikian, program ini efektif mewujudkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
PENCEGAHAN ANEMIA DENGAN MENGATUR POLA MAKAN SEHAT Esana Putri Anuardi; Aisila Dini Maulida; Alexandra Apollon; Aprilia Wanda Fanani Nashir; Primasti Adelia Ciptaningrum
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja dan dapat memengaruhi konsentrasi belajar, produktivitas, serta kualitas hidup. Berdasarkan berbagai laporan kesehatan, remaja, terutama remaja putri, termasuk kelompok yang rentan mengalami anemia akibat peningkatan kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta kurangnya penerapan pola makan yang seimbang. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian anemia adalah pola makan yang kurang beragam dan rendah asupan zat besi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan anemia melalui penerapan pola makan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar edukatif yang bekerja sama dengan komunitas terkait dan ditujukan kepada siswa kelas XII SMK Negeri 3 Malang. Materi yang disampaikan meliputi pengertian anemia, faktor penyebab dan faktor risiko, tanda dan gejala, dampak anemia terhadap kesehatan, serta pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab dengan peserta. Selain itu, peserta juga diberikan informasi mengenai pentingnya mengenali gejala anemia sejak dini serta memilih makanan yang mendukung pembentukan hemoglobin. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui keterlibatan aktif dalam diskusi dan pertanyaan yang diajukan terkait pencegahan anemia serta pemilihan makanan sehat. Seminar ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini. Dengan meningkatnya pemahaman peserta, diharapkan kesadaran untuk menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang dapat terus berkembang sehingga mendukung kesehatan, aktivitas belajar, dan kualitas hidup remaja secara optimal.
INTERVENSI EDUKATIF PENCEGAHAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL MELALUI REFLEKSI DIRI DAN MEDIA SELF-CARE DI KOMUNITAS AIH Verlita Evelyn; Rosina Clarissa Teyseran; Nickholas Kevin Susanto; Vicki Febrian Cahyono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak dan remaja, khususnya yang berasal dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Hal ini membuat banyak komunitas lebih mengarah pada kegiatan-kegiatan yang dapat berdampak baik terhadap kesehatan mental anak. Salah satunya adalah Komunitas Anak Indonesia Hebat (AIH), sebuah komunitas yang fokus pada pendidikan anak-anak dari kelompok marginal yang menghadapi tantangan berupa terbatasnya akses bantuan belajar dan berbagai kondisi sosial ekonomi. Namun, Komunitas AIH belum menyelenggarakan kegiatan yang dapat mendukung kesehatan mental anak. Berdasarkan kondisi tersebut, program Intervensi Edukatif Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental melalui Refleksi Diri dan Media Self-Care di Komunitas AIH sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak mengenai kesehatan mental perlu dilakukan. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap pelaksanaan, yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan penyampaian materi. Sesi penyampaian materi kemudian dibagi menjadi dua sesi kegiatan, sesi pertama tentang anxiety dan depresi dengan journal tracker sebagai media untuk refleksi diri dan sesi kedua tentang self-love dengan self-care jar sebagai media self-care. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan mental dan membantu anak-anak di Komunitas AIH mengenali kondisi emosional dirinya. Melalui pendekatan edukatif dan reflektif yang sederhana serta mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental, mengembangkan kemampuan self-care yang positif. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan literasi kesehata mental anak-anak di Komunitas AIH serta dapat menjadi referensi bagi komunitas dalam mengembangkan program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas di masa mendatang.
KARTU KEBAIKAN SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN BULLYING DI SAVE STREET CHILD MALANG Grace Avarina; Hessel Putra Kencana; Sharon Delaya Tjandra; Tiffany Cristabel; Yohanna Nirmalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman menjadi hal yang harus dipertahankan bagi anak-anak di era sekarang. Di era yang serba cepat ini keberagaman harus dikenalkan bebarengan dengan sikap peduli. Ketika seseorang sudah peduli tentu dapat menghargai keberagaman. Salah satu komunitas yang memiliki keberagaman ini adalah Save Street Child. Save Street Child merupakan komunitas di Malang yang berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar secara non formal, tempat bagi anak-anak membaca, mewarnai, dan bermain sambil belajar untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas bersama. Selain itu, komunitas ini juga menjadi wadah bagi anak-anak dengan latar belakang seperti kurang mampu untuk bersekolah, tidak memiliki orang tua yang lengkap dan beragam lainnya sehingga dapat berinteraksi dan belajar besama. Di sisi lain, di lingkungan Save Street Child Malang juga kurang mendukung sehingga pengetahuan atau etika sangat jarang diajarkan. Oleh sebab itu, di dalam komunitas ini diperlukan kegiatan pembiasaan yang berhubungan dengan keberagaman. Kegiatan pertama dilakukan dengan pengaplikasian kartu kebaikan untuk motivasi pembelajaran anti-bullying sehingga anak-anak dapat lebih berpartisipatif dalam kegiatan yang akan dilaksanakan selanjutnya, kegiatan kedua pengenalan materi anti-bullying secara dasar. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan dapat diperoleh hasil bahwa anak-anak aktif berpartisipasi serta menyukai kegiatan pengenalan kartu kebaikan yang diberikan dan memahami materi mengenai sosialisasi anti-bullying secara mendasar yang dipaparkan oleh tim.
FRIENDSHIP HEALING CLASS: REFLEKSI & APRESIASI UNTUK MEMBANGUN PERTEMANAN SEHAT DI SMA DEMPO Jennifer Wu; Efeline Vicktory Agustian; Auliya Elva Rona Junior; Andrian Luviano Natanael; Josephine Honey; Yohanna Nirmalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pentingnya hubungan pertemanan dalam pembentukan identitas diri dan perkembangan emosional. Namun, tidak semua hubungan pertemanan memberikan dampak positif karena masih ditemukan fenomena toxic friendship yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis remaja. Ketika kesejahteraan psikologis remaja terpengaruh, maka pertemanan mereka akan terganggu. Oleh sebab itu, diperlukan banyak kegiatan yang dapat mendukung pengurangan perilaku toxic friendship melalui kegiatan “Friendship Healing Class”. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dikemas dengan bentuk kegiatan edukatif dan reflektif untuk membantu siswa memahami tentang konsep pertemanan yang sehat. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Katolik Santo Albertus Malang. Data diperoleh melalui kegiatan Friendship Reflection Card dan Friendship Appreciation Card yang kemudian dianalisis menggunakan Teknik content analysis. Hasil kegiatan ini adalah siswa memandang pertemanan sebagai sumber dukungan, motivasi, dan kenyamanan emosional. Namun, masih ditemukan berbagai bentuk toxic friendship seperti gosip, sikap dua muka (two faced), merasa dimanfaatkan, menjadi second choice, hingga tindak perundungan (bullying). Meskipun demikian, sebagian besar siswa menunjukkan kesadaran akan pentingnya empati, komunikasi yang sehat, dan sikap saling menghargai dalam hubungan sosial. Dengan demikian, program Friendship Healing Class memberikan kesempatan bagi siswa untuk merefleksikan pengalaman pertemanan yang mereka alami serta mengekspresikan apresiasi kepada teman secara positif. Dengan demikian, program Friendship Healing Class memberikan ruang refleksi dan apresiasi bagi siswa sehingga membantu meningkatkan pemahaman mengenai ciri-ciri pertemanan sehat, kesadaran diri, kualitas hubungan pertemanan di lingkungan sekolah, serta komitmen untuk membangun komunikasi yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa Friendship Healing Class berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran sosial serta membangun suasana pertemanan yang lebih positif dan suportif di lingkungan sekolah.