cover
Contact Name
Trianom Suryandharu
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550171
Journal Mail Official
lppm@machung.ac.id
Editorial Address
https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/editorialteam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : -     EISSN : 28086813     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat merupakan prosiding yang menjadi media publikasi atas makalah atau paper yang diseminarkan pada seminar pengabdian yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Ma Chung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarkat ber ISSN 2808-6813 terbit satu kali dalam setahun (bulan Oktober) dengan cakupan materi: Ilmu Eksakta untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Sosial untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kependidikan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Kesehatan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Ekonomi untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Seni untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Agama & Filsafat untuk Pengabdian Kepada Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 260 Documents
WORKSHOP PEMBUATAN MINYAK GOSOK SERAI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRAKTIS KOMUNITAS KALIMETRO DAN MAHASISWA SEKITAR Koo Shu Ming; Lamtiur Olivia Gultom; Lewi Sabrina Arianti Husodo; Lexy Ayu Audriana; Lintang Gadis Aurelia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai produk kesehatan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat. Salah satu tanaman yang memiliki potensi besar adalah serai (Cymbopogon citratus), yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dibandingkan sebagai bahan baku produk kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Komunitas Kalimetro Kota Malang dalam mengolah serai menjadi minyak gosok herbal yang aman, praktis, dan bernilai guna. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, praktik langsung (learning by doing), serta difusi dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pembuatan produk minyak gosok serai. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan evaluasi hasil produk. Workshop diikuti oleh 11 peserta dari target 15 peserta dengan tingkat kehadiran sebesar 74%. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat serai sebagai produk kesehatan, tingginya antusiasme dan partisipasi selama kegiatan, serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan minyak gosok secara mandiri dan berkelompok. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik, ditandai dengan aroma khas serai yang kuat, warna kuning kehijauan, dan tekstur yang homogen. Selain meningkatkan keterampilan praktis, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis herbal karena bahan baku mudah diperoleh dan biaya produksi relatif rendah. Dengan demikian, workshop pembuatan minyak gosok serai berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus mendukung pengembangan produk kesehatan dan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.
CYBERBULLYING: THINK, TYPE, RESPECT DI SMP & SMA ADVENT MALANG Zarreta Shafiroh; Windi Friyandita; Yasinta Alvarizhi; Yohana Simamora; Yulia Lailatul Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang Adventist Academy merupakan lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Kristen Advent di Kota Malang yang mengedepankan pendidikan menyeluruh melalui pengembangan aspek akademik, spiritual, moral, dan keterampilan hidup peserta didik. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital di kalangan remaja, muncul permasalahan cyberbullying yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental dan sosial siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, dilaksanakan program seminar bertajuk “Think, Type, Respect” sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi digital serta kesadaran etika berkomunikasi di dunia maya pada siswa jenjang SMP dan SMA. Kegiatan ini dirancang secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi untuk melihat peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan cyberbullying, sekaligus mendorong terbentuknya sikap empati, tanggung jawab, dan saling menghargai dalam interaksi digital. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, suportif, dan bebas dari perundungan siber serta mendukung perkembangan peserta didik secara optimal di era digital.
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING DAN KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA SMP ISLAM KARANGPLOSO Anisa Nurdiana; Ola Christiana Sandra; Amalia Gayatri Paryoko; Bavira Selzia Arina; Ferlita Andien Revalina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying dan kekerasan seksual merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, serta prestasi akademik siswa. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan kedua perilaku tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kasus masih terus terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai Bullying dan kekerasan seksual melalui kegiatan edukasi di SMP Islam Karangploso. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui pre-test, penyampaian materi, diskusi studi kasus dalam kelompok, post-test, survei, dan observasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII SMP Islam Karangploso. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat pengetahuan awal yang cukup baik dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 91,71. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa 54,17% siswa pernah menyaksikan tindakan Bullying atau perilaku yang mengarah pada kekerasan seksual, sedangkan 45,83% siswa belum pernah mengikuti kegiatan sosialisasi serupa sebelumnya. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mampu mengidentifikasi berbagai bentuk Bullying serta kekerasan seksual dengan lebih baik melalui diskusi kasus yang diberikan. Kegiatan sosialisasi ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, empati, serta keberanian siswa untuk mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari Bullying serta kekerasan seksual.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESIAPAN PUBERTAS SISWI DI SDN KARANGBESUKI 2 KOTA MALANG Nisa'ul Magfiroh; Pradifta Nindya Arthaputri Wibawanto; Novita Dwi Rosadi; Pramadita Intari Rahayu; Rike Fitria Ainur Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pubertas merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan psikologis, termasuk terjadinya menstruasi pertama dan keputihan fisiologis. Namun, masih banyak siswi sekolah dasar yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai perubahan tersebut sehingga berpotensi menimbulkan kecemasan, kesalahpahaman, dan perilaku kebersihan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswi SDN Karangbesuki 2 Kota Malang dalam menghadapi masa pubertas melalui program edukasi kesehatan reproduksi "Kenali Tubuhmu". Kegiatan dilaksanakan pada periode Maret hingga Juni 2026 dengan melibatkan 45 siswi kelas IV, V, dan VI, sedangkan seminar edukasi dilaksanakan pada April 2026. Metode yang digunakan meliputi seminar interaktif, diskusi tanya jawab, dan lomba poster bertema kesehatan reproduksi. Materi yang disampaikan mencakup menstruasi, keputihan normal dan tidak normal, serta pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi. Hasil observasi dan tanya jawab menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai menstruasi sebagai proses fisiologis yang normal, mampu membedakan keputihan normal dan tidak normal, serta memiliki kesadaran yang lebih baik terhadap pentingnya personal hygiene selama menstruasi. Selain itu, peserta tampak lebih terbuka dalam mendiskusikan topik kesehatan reproduksi dan menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah agar edukasi kesehatan reproduksi dapat diberikan secara konsisten sejak usia dini.
PEMBANGUNAN ANAK BANGSA CERDAS DAN TANGGUH PADA LABIRIN ZAMAN: Sex Education, Cyber Security Crime, and Time Management Sisilia Intan Maulia Ramadani; Tri Muniarsih; Verlita Andayani; Verlita Syalom Hunga; Vriska Kilau Cahyanda; Felik Sad Windu Wisnu Broto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan perubahan sosial pada era digital menghadirkan berbagai tantangan bagi peserta didik sekolah dasar, terutama terkait pemahaman mengenai pendidikan seks, keamanan digital, dan kemampuan mengelola waktu. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya edukasi yang mampu memperkuat karakter peserta didik agar lebih cerdas, bertanggung jawab, dan tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran siswa kelas V dan VI SD Malang Adventist Academy mengenai Sex Education, Cyber Security Crime, dan Time Management sebagai bagian dari pembangunan karakter. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, permainan edukatif, pendampingan, serta sesi tanya jawab. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, presensi, dan catatan reflektif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami pentingnya pengelolaan waktu, menyusun prioritas aktivitas harian, mengenali bagian tubuh pribadi dan cara melindungi diri, memahami perubahan pada masa pubertas, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kejahatan siber, pentingnya menjaga privasi data, mengenali tautan palsu (fake link), dan menerapkan penggunaan kata sandi yang kuat. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran dalam menggunakan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, program edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik melalui penguatan kemampuan perlindungan diri, literasi digital, serta manajemen waktu sehingga dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan era digital.
IMPLEMENTASI PROGRAM POJOK BACA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI ANAK DI PANTI ASUHAN Rinel Meylasari; Selawan Mariana Saputri; Stella Nathania Kumentas; Safrina Nur Maharani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca dan keterbatasan fasilitas literasi masih menjadi tantangan dalam pengembangan budaya literasi pada anak di panti asuhan. Kondisi tersebut juga ditemukan di Panti Asuhan Anak Salman sehingga diperlukan upaya untuk menyediakan lingkungan belajar yang mendukung kebiasaan membaca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan minat baca anak melalui implementasi program pojok baca yang dipadukan dengan sosialisasi literasi. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan praktik langsung yang melibatkan anak-anak dalam proses pembuatan, penataan, dan pemanfaatan pojok baca. Kegiatan dilaksanakan pada 3 April 2026 dengan tahapan persiapan sarana, penyampaian materi mengenai pentingnya literasi, serta implementasi pojok baca yang dilengkapi berbagai bahan bacaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan pojok baca mampu meningkatkan ketertarikan anak terhadap aktivitas membaca. Anak-anak mulai memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membaca secara mandiri maupun bersama teman serta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan peserta dalam proses pembuatan pojok baca juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang tersedia sehingga mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, implementasi program pojok baca merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta mendorong terbentuknya kebiasaan membaca yang berkelanjutan bagi anak-anak di panti asuhan melalui pendampingan rutin serta penyediaan bacaan berkualitas.
PENGALAMAN DAN PERSEPSI SISWA SMA ISLAM KARANGPLOSO TERHADAP PERUNDUNGAN (BULLYING) DAN KEKERASAN SEKSUAL Athallah Nadhira Thifalia Indria; Aliecia Indriyani; Faratih Nawang Palupi; Iqlilah Fania Ramadhani; Nachifa Ainun Syiamina Ghoat; Davin Clastino
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) dan kekerasan seksual merupakan permasalahan serius yang masih marak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya di kalangan remaja yang berada pada fase perkembangan rentan. Fenomena ini berdampak pada kesehatan mental, prestasi akademik, dan kesejahteraan sosial korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan siswa SMA Islam Karangploso dalam mencegah serta menangani tindakan bullying dan kekerasan seksual melalui pendekatan edukatif yang partisipatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pendidikan masyarakat berbasis partisipasi, meliputi sosialisasi melalui presentasi PowerPoint, sesi tanya jawab, studi kasus, serta evaluasi dua tahap berupa pretest dan posttest, dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta selama satu jam di lingkungan sekolah. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah menyaksikan atau mengalami tindakan bullying, terutama dalam bentuk verbal seperti ejekan, hinaan, dan body shaming. Selain itu, ditemukan pula kasus kekerasan seksual verbal berupa catcalling dan komentar tidak pantas yang masih dianggap wajar oleh sebagian siswa. Pelaku umumnya berasal dari lingkungan terdekat korban, seperti teman sebaya dan kakak tingkat. Minimnya pemahaman siswa terhadap batas perilaku yang sehat serta rendahnya keberanian untuk melapor menjadi faktor penghambat penanganan kasus. Kegiatan sosialisasi ini efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta langkah-langkah penanganan yang tepat. Diperlukan tindak lanjut berupa program edukasi berkelanjutan dan penguatan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah untuk menciptakan ekosistempendidikan yang aman dan inklusif.
IMPLEMENTASI NILAI GOTONG ROYONG PANCASILA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DEODORANT SPRAY TAWAS BERSAMA KOMUNITAS PKK Meilina Gabriela; Muhammad Azriel Hutomo Putra; Nadiya Tsamrotul Yani'ah; Natanaela Alfa Deryl; Nicoletha Michelle Titanechhristy
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan arisan rutin bulanan Komunitas PKK RT.05 RW.09 Perumahan Garden Palma, Malang, saat ini menghadapi tantangan berupa penurunan partisipasi anggota akibat program kegiatan yang cenderung monoton. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran, partisipasi aktif, serta keterampilan praktis ibu-ibu PKK melalui program yang edukatif, kreatif, dan interaktif. Solusi yang ditawarkan adalah pelaksanaan pelatihan pembuatan produk deodorant spray berbahan dasar tawas alami. Metode pelaksanaan program dibagi menjadi empat tahap utama, yaitu: perencanaan dan persiapan formula yang aman; koordinasi dengan pengurus komunitas; pelaksanaan pelatihan melalui demonstrasi serta pendampingan praktik langsung dalam kelompok kecil; serta evaluasi program menggunakan survei kepuasan peserta. Formulasi produk ini dirancang secara sederhana menggunakan kombinasi tawas, gliserin, dan air mawar agar mudah direplikasi oleh peserta secara mandiri di rumah. Hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memicu kembali dinamika interaksi sosial yang produktif dan menyenangkan di dalam komunitas PKK. Selain itu, pelatihan ini berhasil mentransfer pengetahuan aplikatif mengenai perawatan diri yang aman dan ekonomis, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha kreatif berbasis rumah tangga demi mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Melalui integrasi nilai-nilai gotong royong, kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi nilai Pancasila dalam pemberdayaan masyarakat akar rumput.
EDUKASI SINDROM METABOLIK, KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT, DAN SWAMEDIKASI PADA IBU PKK DI KELURAHAN MERJOSARI Nadia Tria Safira; Oldy Primahesa; Hizkia Yusrian Suluh Pambudi; Lathifah Nur Aini; Shabrina Auliya Rahma
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom metabolik, rendahnya kepatuhan penggunaan obat, dan praktik swamedikasi yang kurang tepat masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskular. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit, pentingnya penggunaan obat secara teratur, serta pemahaman tentang pemilihan dan penggunaan obat yang rasional. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan pada ibu PKK Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Metode yang digunakan berupa kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi mengenai sindrom metabolik, kepatuhan penggunaan obat, dan swamedikasi, disertai sesi diskusi interaktif serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai deteksi dini faktor risiko penyakit metabolik. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik rutin, pengaturan pola makan seimbang, pencegahan komplikasi penyakit kronis, serta bahaya penggunaan obat tanpa informasi yang tepat dan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan secara langsung pada tanggal 19 April 2026 dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Farmasi sebagai pemateri dan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama edukasi berlangsung, aktif dalam sesi tanya jawab, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pola hidup sehat, pentingnya kepatuhan terapi, dan penggunaan obat secara bijak sesuai golongannya. Implementasi kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, membangun kesadaran preventif terhadap penyakit metabolik, dan memperkuat peran ibu PKK sebagai agen edukasi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBIASAAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS NILAI PANCASILA Nikita Yuke Fernanda; Nofebri Aliyanti; Putri Alicia Maulani; Restu Elok Kharisma; Shafa Tufahati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepribadian sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup saat ini menyebabkan pentingnya penanaman kebiasaan positif sejak usia dini agar anak mampu menerapkan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pembiasaan karakter melalui program bertema “Aku Anak Indonesia yang Luar Biasa karena Terbiasa” yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sumbersekar Dau. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan interaktif melalui penyampaian materi, permainan edukatif, simulasi, diskusi, tanya jawab, serta refleksi bersama yang dirancang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Materi yang diberikan menekankan penerapan nilai-nilai Pancasila melalui kebiasaan disiplin, tanggung jawab, gotong royong, saling menghargai, serta kepedulian terhadap lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian program dengan antusias dan berpartisipasi aktif dalam setiap sesi. Selain itu, siswa mampu memahami pentingnya menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari yang tercermin dari keterlibatan mereka dalam diskusi, simulasi, dan refleksi kegiatan. Implementasi metode pembelajaran yang interaktif juga membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan keterlibatan peserta. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pendidikan karakter sejak dini serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas.