cover
Contact Name
Amar Sani
Contact Email
amar@stieamkop.ac.id
Phone
+6285399929080
Journal Mail Official
amar@stieamkop.ac.id
Editorial Address
Alamat Penerbit / Pengelola : Jl. Meranti Raya No.1, Pandang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bata Ilyas Journal of Accounting
ISSN : -     EISSN : 27742555     DOI : https://doi.org/10.37531/bijac
Core Subject : Social,
Bijac adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian original pada bidang akuntansi secara holistik. Bijac berkomitmen untuk menerbitkan karya-karya ilmiah berkualitas tinggi di bidang akuntansi dan bidang lain yang terkait yang menggunakan alat analisis dari disiplin ilmu dasar seperti ekonomi, statistik, psikologi, dan sosiologi. Penelitian-penelitian empiris, analitik dan eksperimental dari semua pendekatan dan paradigma, baik normatif maupun positif, akan diterbitkan selama berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dalam akuntansi secara signifikan. Serta metode studi lapangan yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ekonomi, faktor eksternal dan internal dalam bidang akuntansi, pengauditan, pengungkapan, pelaporan keuangan, perpajakan, dan sistem informasi serta bidang terkait seperti keuangan perusahaan, investasi, pasar modal, hukum, perikatan, dan informasi ekonomi adalah karya yang potensial diterbitkan pada Bijac.
Articles 152 Documents
Peran Literasi Keuangan dalam Membentuk Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Generasi Z di Kota Makassar Andi Tenri Ulmi Qalsum; Rajamemang Rajamemang
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Generasi Z di Kota Makassar menerapkan literasi keuangan dalam pengelolaan keuangan sehari-hari, mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya, serta menganalisis kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Generasi Z di Kota Makassar. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah menerapkan literasi keuangan melalui praktik sederhana, seperti menyisihkan uang untuk tabungan, membagi dana berdasarkan kebutuhan, menetapkan batas pengeluaran, serta mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan sebelum melakukan pembelian. Faktor keluarga, pengalaman menghadapi kesulitan keuangan, dan tujuan keuangan menjadi faktor yang mendukung pengelolaan keuangan. Sebaliknya, tekanan teman sebaya, gaya hidup, promosi digital, kemudahan transaksi, dan pengeluaran kecil yang dilakukan secara berulang menjadi faktor penghambat. Penelitian juga menemukan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku keuangan. Meskipun mahasiswa memahami pentingnya menabung, mengatur anggaran, dan menghindari utang konsumtif, penerapannya belum selalu konsisten karena dipengaruhi oleh kondisi emosional, stres, FOMO, tekanan sosial, dan kemudahan transaksi digital. Dengan demikian, pengelolaan keuangan mahasiswa tidak hanya membutuhkan pengetahuan keuangan, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri dan mengambil keputusan secara disiplin.
Hubungan Komunikasi Efektif Dengan Etika Profesi Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit: Literature Review Nurhaeni Sikki; Anindita Ratna Kusumajati; Dessy Yenni; Erfia Aidiani; Laras Kesuma Wardani; Yurika Martina; Mariany Mery Limbong
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12774

Abstract

Komunikasi efektif merupakan salah satu kompetensi utama tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi efektif dengan etika profesi tenaga kesehatan di rumah sakit menggunakan metode literature review. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan DOAJ pada publikasi tahun 2016–2026. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa komunikasi efektif berhubungan dengan penerapan etika profesi, peningkatan keselamatan pasien, kepuasan pasien, hubungan terapeutik, dan kolaborasi interprofesi. Penerapan komunikasi terstruktur seperti SBAR mendukung budaya keselamatan pasien serta mutu pelayanan rumah sakit. Disimpulkan bahwa komunikasi efektif merupakan implementasi nyata dari prinsip beneficence, non-maleficence, autonomy, justice, dan fidelity dalam praktik pelayanan kesehatan.Effective communication is a fundamental competency for healthcare professionals in delivering safe, high-quality, and patient-centered care. This study aimed to analyze the relationship between effective communication and professional ethics among healthcare professionals in hospitals using a literature review approach. A literature search was conducted through Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, and the Directory of Open Access Journals (DOAJ), focusing on publications published between 2016 and 2026. A total of 10 articles that met the predetermined inclusion criteria were selected and analyzed using a narrative synthesis approach. The findings indicate that effective communication is associated with the implementation of professional ethics, improved patient safety, patient satisfaction, therapeutic relationships, and interprofessional collaboration. The implementation of structured communication methods, such as SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), contributes to strengthening patient safety culture and improving the quality of hospital services. In conclusion, effective communication represents a practical implementation of the ethical principles of beneficence, non-maleficence, autonomy, justice, and fidelity in healthcare practice. Therefore, strengthening communication competencies among healthcare professionals is essential for supporting ethical practice, patient safety, and the overall quality of hospital services.Kata kunci:Komunikasi efektif; Etika profesi; Tenaga kesehatan; Rumah sakit; Literature review
Dinamika Gaya Hidup dan Pengelolaan Keuangan Generasi Z di Era Digital Andi Tenri Ulmi Qalsum; Rajamemang Rajamemang; Abdul Haris
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika gaya hidup Generasi Z di era digital serta memahami strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan dalam menyeimbangkan kebutuhan, keinginan, dan gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-fenomenologis. Informan penelitian berjumlah 15 orang Generasi Z yang dipilih secara purposive dengan mempertimbangkan aktivitas digital, penggunaan layanan keuangan digital, serta keberagaman latar belakang sosial ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital Generasi Z bersifat dinamis dan terbentuk melalui interaksi antara perkembangan teknologi, lingkungan sosial, serta paparan tren dan stimulus konsumsi digital. Sebagian informan menunjukkan kecenderungan konsumtif yang ditandai oleh pembelian impulsif, FOMO, pengaruh promosi digital, dan kemudahan transaksi, sementara sebagian lainnya mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan selektif. Dalam pengelolaan keuangan, informan menerapkan berbagai strategi, antara lain penganggaran, pemisahan dana berdasarkan kebutuhan, penerapan prinsip pay yourself first, penyediaan dana darurat, pembatasan transaksi digital, serta pengendalian penggunaan PayLater. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan dan regulasi diri menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara gaya hidup, perilaku konsumsi, dan stabilitas keuangan. Dengan demikian, kemampuan Generasi Z dalam mengelola keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan finansial, tetapi juga oleh kemampuan mengendalikan dorongan konsumsi dan mengambil keputusan secara rasional di tengah lingkungan digital yang semakin mudah, cepat, dan persuasif.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Pembayaran Klaim dan Implikasinya Terhadap Pelayanan Kepada Nasabah Bumida Surabaya Faizah Kartika Dzakirah; Dyah Ratnawati
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi dalam proses pembayaran klaim di Bumida serta mengidentifikasi implikasinya terhadap kualitas pelayanan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan menerapkan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas staf klaim dan staf keuangan yang berperan langsung dalam pelaksanaan klaim. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan komponen sistem informasi akuntansi yang dikemukakan oleh Romney dan Steinbart, yang dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi empat aspek, yaitu pengguna sistem, prosedur dan data, teknologi, serta pengendalian internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem Care Bumida telah mendukung pelaksanaan pembayaran klaim secara terintegrasi dan lebih sistematis. Penerapan sistem tersebut berimplikasi terhadap peningkatan kecepatan pelayanan, ketepatan pelaksanaan proses, serta kemudahan akses informasi yang membantu staf dalam memberikan layanan kepada nasabah. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala operasional yang berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaian klain. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi pada proses pembayaran klaim tidak hanya memperkuat pengelolaan administrasi klaim, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan.This study aims to analyze the implementation of the claims payment accounting information system at Bumida and to examine its implications for customer service. The study employs a descriptive qualitative approach using the case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentations, with research informants consisting of claims and finance staff directly involved in the process. Data analysis was conducted descriptively, referencing the components of an accounting information system as defined by Romney and Steinbart, which were simplified into four aspects: system users, procedures and data, techmology, and internal controls. The results of the study indicate that the implementation of the accounting information system through Bumida Care system has supported the integrated management of claim payments. The implications of this system has led to faster service, more accurate processes, and easier acces to information for staff serving customers. However, there are still obstacles that could potentially prolong claim settlement times. This study shows that the implications of ac accounting information system for claim payments not only supports the administrative management ofclaim payments vbut also contributes to improving the quality of customer serviceKeywords: accounting information systemst; claim payments; customer service; insurance; care bumida system
Transformasi Manajemen Risiko K3 di Sektor Energi dalam Studi Komprehensif Pemeliharaan Transformator 30 MVA 70 kV Berbasis HIRARC Nurhaeni Sikki; Jusmansyah Jusmansyah; Yudha Oktafiyadi; Egga Megantara; Oktaviani Manek
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12764

Abstract

Pemeliharaan transformator daya 30 MVA 70 kV merupakan aktivitas kritikal yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi, mulai dari bahaya elektrikal hingga bekerja di ketinggian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan langkah pengendalian risiko yang efektif menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) di PT PLN (Persero). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode HIRARC dengan matriks risiko AS/NZS 4360 yang menerapkan penilaian risiko secara semi-kuantitatif melalui pemberian skor Likelihood dan Severity.. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 potensi bahaya utama, dengan 13% kategori risiko tinggi (high risk), 60% risiko sedang (medium risk), dan 27% risiko rendah (low risk). Langkah pengendalian yang diusulkan meliputi eliminasi, rekayasa teknik, dan penggunaan APD khusus. Kesimpulannya, transformasi manajemen risiko melalui HIRARC mampu mengidentifikasi tingkat risiko dan memberikan rekomendasi pengendalian sehingga berpotensi menurunkan risiko kecelakaan kerja pada area kerja kritikal dan menjamin keberlangsungan distribusi energi listrik.Maintenance of 30 MVA 70 kV power transformers is a critical activity characterized by high-occupational accident risks, ranging from electrical hazards to working at heights. This study aims to identify hazards, assess risks, and determine effective risk control measures using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method at PT PLN (Persero). This is descriptive research with a case study approach. Data was collected through observation, interviews and document study, then analyzed using the HIRARC method with the AS/NZS 4360 risk matrix which applies semi-quantitative risk assessment by providing Likelihood and Severity scores.. The findings identified 15 primary potential hazards, categorized as 13% high risk, 60% medium risk, and 27% low risk. Proposed control measures include elimination, engineering controls, administrative shifts, and the mandatory use of specialized Personal Protective Equipment (PPE). The study concludes that transforming risk management through the HIRARC framework is able to identify risk levels and provide control recommendations that have the potential to reduce the risk of accidents in critical work areas and ensures the operational continuity of electrical energy distribution.Kata kunci: HIRARC, K3, Transformator, PLN, Manajemen Risiko.
Evaluasi Beban Kerja terhadap Tenaga Kefarmasian dengan Menggunakan Metode Work Sampling dan WISN Felesia Missy; Natalia Christie; Nurhaeni Sikki; Jihan Natra Shafira; Kristina Puspo; Yessika Sisillia Wijaya
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12772

Abstract

Perencanaan kebutuhan tenaga kefarmasian berperan penting dalam menjamin mutu pelayanan farmasi klinis dan keselamatan pasien. Berbagai metode digunakan untuk mengevaluasi beban kerja tenaga kefarmasian, di antaranya Work Sampling dan Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Namun, belum terdapat kajian yang membandingkan secara komprehensif kedua metode tersebut sebagai dasar perencanaan sumber daya manusia (SDM) kefarmasian. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penggunaan, membandingkan karakteristik, serta mengidentifikasi pendekatan yang paling komprehensif antara Work Sampling dan WISN dalam evaluasi beban kerja tenaga kefarmasian di rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2016–2026 yang diseleksi menggunakan kerangka PICOS. Sebanyak tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis melalui sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa WISN merupakan metode yang paling banyak digunakan karena mampu menghasilkan estimasi kebutuhan tenaga secara kuantitatif, sedangkan Work Sampling lebih efektif menggambarkan aktivitas kerja aktual melalui observasi langsung. Sintesis literatur menunjukkan bahwa integrasi kedua metode memberikan evaluasi beban kerja yang lebih komprehensif dengan menggabungkan pengukuran aktivitas aktual dan perhitungan kebutuhan tenaga berdasarkan standar beban kerja. Integrasi Work Sampling dan WISN berpotensi mendukung perencanaan SDM kefarmasian yang lebih akurat, meningkatkan mutu pelayanan farmasi klinis, dan keselamatan pasien.Pharmaceutical workforce planning plays a crucial role in ensuring the quality of clinical pharmacy services and patient safety. Various methods have been employed to evaluate pharmacists' workload, including Work Sampling and the Workload Indicators of Staffing Need (WISN) method. However, comprehensive evidence comparing the characteristics, strengths, and limitations of these methods as a basis for pharmaceutical human resource planning remains limited. This study aimed to analyze usage trends, compare the characteristics of Work Sampling and WISN, and identify the most comprehensive approach for evaluating pharmaceutical workload in hospitals. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using articles published between 2016 and 2026. Studies were identified through a structured keyword search and selected based on the PICOS framework. Seven eligible articles were synthesized using a narrative approach. The findings indicate that WISN is the most widely applied method because it provides quantitative estimates of staffing requirements, whereas Work Sampling more effectively captures actual work activities through direct observation. The review further suggests that integrating both methods provides a more comprehensive workload evaluation by combining empirical work activity measurement with standardized staffing calculations. Therefore, integrating Work Sampling and WISN has the potential to improve pharmaceutical workforce planning, enhance clinical pharmacy service quality, and support patient safety.Kata kunci: Work Sampling, Workload Indicators of Staffing Need (WISN), beban kerja, tenaga kefarmasian, perencanaan SDM, systematic literature review.
Implementasi Perencanaan Pajak pada UMKM Jipang Al-Faruq Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 (Studi Kasus Penyusunan Skema Perencanaan Pajak) Ericha Rizma Octania; Hariany Idris; Fajriani Azis
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu menyusun skema perencanaan pajak pada UMKM Jipang Al-Faruq berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022. Fokus penelitian ini adalah untuk membuat perencanaan pajak yang efisien dan teraplikasi dengan baik khususnya dalam rangka menyesuaikan diri dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022. Subjek dari penelitian ini adalah pelaku usaha dari UMKM Jipang Al-Faruq, yaitu pihak yang secara langsung terlibat dalam kegiatan operasional dan pengelolaan usaha yang berkaitan dengan kewajiban pajak. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi terkait dengan masalah yang diteliti. Mekanisme pajak final lebih sederhana dan ringan bagi UMKM Jipang Al-Faruq. Namun, dalam jangka panjang, penting bagi UMKM untuk menyiapkan pencatatan keuangan yang lebih terstruktur sehingga dapat menerapkan strategi perencanaan pajak pada saat harus beralih ke skema tarif progresif.
Analisis Penerapan Target Kinerja Sebagai Dasar Pemberian Kompensasi Karyawan pada PT Asuransi BUMIDA Cabang Surabaya Rini Setyawati; Dyah Ratnawati
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i3.12803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi target kinerja sebagai landasan pemberian kompensasi karyawan di PT Asuransi Bumida Cabang Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan narasumber dari divisi keuangan dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menerapkan target kinerja dalam bentuk target produksi dan target pembayaran (paid) sebagai indikator utama evaluasi kinerja. Pemberian kompensasi dalam bentuk insentif tidak hanya ditentukan oleh pencapaian target produksi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pencapaian target pembayaran (paid) yang memiliki peran lebih dominan dalam penentuan insentif. Seluruh karyawan memiliki kesempatan memperoleh insentif, namun besarannya disesuaikan dengan jabatan dan kebijakan perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan target kinerja sebagai dasar pemberian kompensasi mampu menciptakan sistem evaluasi yang lebih objektif dan terarah dalam mendukung peningkatan kontribusi kerja karyawan terhadap perusahaan.This study aims to analyze the implementation of performance targets as a basis for employee compensation at PT Asuransi Bumida Surabaya Branch. The research used a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving informants from the finance and marketing staff. The results showed that the company implements performance targets in the form of production targets and payment (paid) targets as the main indicators for performance evaluation. Compensation in the form of incentives is not only determined by the achievement of production targets but is also strongly influenced by the achievement of payment (paid) targets, which play a more dominant role in determining incentives. All employees have the opportunity to receive incentives; however, the amount is adjusted based on position and company policy. This study concludes that the implementation of performance targets as a basis for compensation can create a more objective and structured evaluation system in supporting employees’ work contribution to the company.
Analisis Prosedur Pengelolaan Premi Asuransi Dalam Mendukung Kelancaran Operasional Pada Bumida Surabaya Amalia Dewi Mulyasari; Dyah Ratnawati
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i3.12804

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan premi asuransi dalam mendukung kelancaran operasional PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan premi telah dilaksanakan secara efektif melalui pencatatan transaksi, verifikasi data harian, rekonsiliasi rekening, serta pemanfaatan sistem CARE. Meskipun masih ditemukan ketidaksesuaian data transaksi dan perbedaan pencatatan antar sistem, pengelolaan premi tetap berkontribusi dalam menjaga ketertiban administrasi, mengendalikan arus kas, dan mendukung kelancaran operasional perusahaan.This study aims to analyze insurance premium management in supporting the operational performance of PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Surabaya Branch. A qualitative descriptive approach was employed using interviews, observations, documentation, and literature review as data collection techniques. The findings indicate that premium management has been implemented effectively through transaction recording, daily verification, account reconciliation, and the utilization of the CARE information system. Although discrepancies in transaction data and recording between systems were identified, premium management continues to support administrative accuracy, cash flow control, and operational activities within the company.
Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Perindustrian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Natasya Refacaroline; Hariany Idris; Samirah Dunakhir
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i3.12467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap harga saham pada perusahaan sektor perindustrian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Pengungkapan sustainability report diukur menggunakan Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) berdasarkan GRI Standards 2021, sedangkan harga saham diukur menggunakan harga penutupan (closing price). Sampel penelitian terdiri atas enam perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 30 observasi. Data diperoleh melalui dokumentasi yang bersumber dari laporan keberlanjutan, laporan tahunan perusahaan, dan data harga saham. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan sustainability report berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pengungkapan sustainability report, semakin tinggi pula harga saham perusahaan. Selain itu, nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sustainability report mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 12,03%, sedangkan 87,97% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.