cover
Contact Name
Baik Nilawati Astini
Contact Email
nilawati@unram.ac.id
Phone
+6281803627606
Journal Mail Official
jmp_paud@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Mataram Jl. Brawijaya No.22, Cakranegara Sel., Kec. Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83233
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Mutiara Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28290348     EISSN : 2829033X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mutiara Pendidikan (JMP) merupakan wadah publikasi ilmiah bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti bidang anak usia dini, termasuk Pendidikan serta psikologis anak pada tahapan perkembangan tersebut.
Articles 142 Documents
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B DI KECAMATAN WERA TAHUN 2021 Sinta Ainun; Fahruddin Fahruddin; Ika Rachmayani; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.686 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina kecamatan Wera tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen Pre-experimental Design dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di TK negeri Pembina Kecamatan Wera, sejumlah 23 orang yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 14 perempuan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel nonprobability sampling dengan tehnik sampling purposive. Tehnik pengumpulan data berupa lembar observasi dan dokumentasi. Tekhnik analisis meliputi uji normalitas, uji hipotesis dan hipotesis statistik. Hasil uji normalitas diperoleh nilai signifikansi pretest 0.071 dan posttest 0,122 lebih dari (>) 0.05 artinya data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan  penggunaan media gambar terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina Kecamatan Wera tahun 2021. Terlihat dari nilai signifikansi kemampuan membaca permulaan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0.05 (0.000 < 0.05) dengan nilai t hitung 18.40 > t tabel 1.717 yang berarti bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulannya, ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan media gambar terhadap kemampuan membaca permulaan anak . 
MENGEMBANGKAN FUN COOKING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH: STUDI KASUS M.A. Muazar Habibi; Nurhasanah Nurhasanah; Ika Rachmayani; Sulistian Sulistian
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.973 KB)

Abstract

Kegiatan kreativitas yang biasanya difasilitasi di sekolah, kini anak tidak dapat lagi leluasa melakukannya di rumah. Karena angka pembelajaran selama masa covid-19 dialihkan menjadi angka daring. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di rumah untuk meningkatkan kreativitas anak adalah kegiatan Fun Cooking. Fokus penelitian ini adalah bagaimana fun cooking dapat meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Desa Janapria. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6  tahun melalui kegiatan fun cooking di Desa Janapria. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif  dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Desa Janapria Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok tengah dengan subjek penelitian sejumlah 5 orang anak yang berusia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan 3 menu fun cooking yakni sate buah, angkah lapis, dan coklat karakter. Alat pengumpulan data menggunakan angkahnt observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  setiap anak mencapai perkembangan kreativitas  dengan berbagai kategori penilaian. Kategori penilaian perkembangan kreativitas pada penelitian ini ada tiga yakni perkembangan kreativitas Kurang Baik (KB), perkembangan kreativitas Cukup Baik (CB), dan perkembangan kreativitas Baik (B). dari hasil penelitian yang didapatkan, maka fun cooking dapat meningkatkan kreativitas anak dengan angkah-langkah yang terdiri tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap peyelesaian.
MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU MELALUI PEMBUATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DARI BARANG BEKAS DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA Rian Soleha; Baik Nilawati Astini; I Made Suwasa Astawa; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.566 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh sifat guru yang masih konsumtif dalam pembelian Alat Permainan Edukatif (APE) serta kurangnya pengetahuan guru dalam mengkereasikan barang bekas untuk dijadikan sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kreativitas guru melalui pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas guru melalui pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang merupakan jenis penelitian kualitiatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capaian peningkatan kreativitas guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas mengalami peningkatan sebesar 47,06% dari Siklus I sebesar 44,38% menjadi 91,43% pada Siklus II dan termasuk pada kriteria berkembang sangat baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa melalui pembuatan APE dari barang bekas dapat meningkatkan kreativitas guru di Kecamatan tanjung Kabupaten Lombok Utara.Penelitian ini dilatar belakangi oleh sifat guru yang masih konsumtif dalam pembelian Alat Permainan Edukatif (APE) serta kurangnya pengetahuan guru dalam mengkereasikan barang bekas untuk dijadikan sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kreativitas guru melalui pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas guru melalui pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang merupakan jenis penelitian kualitiatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa capaian peningkatan kreativitas guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dari barang bekas mengalami peningkatan sebesar 47,06% dari Siklus I sebesar 44,38% menjadi 91,43% pada Siklus II dan termasuk pada kriteria berkembang sangat baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa melalui pembuatan APE dari barang bekas dapat meningkatkan kreativitas guru di Kecamatan tanjung Kabupaten Lombok Utara.
PERAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA SANTONG MULIA KABUPATEN LOMBOK UTARA TAHUN 2021-2022 Mega Ariska Febrianti; M.A. Muazar Habibi; Nurhasanah; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.41 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di Desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian yang digunakan yaitu 5 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskrifttif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis mengenai peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022, peran orang tua disini masih kurang karena masih ada anak-anak yang belum disiplin mengenai ketepatan waktu dalam melakukan berbagai hal, menerapkan aturan main atau membereskan barang-barang yang sudah digunakan dan mengikuti aturan yang berlaku selama masa pandemi. Adapun peran orang tuua disiini yaitu sebagai pendidik pertama dan paling utama untuk anak-anaknya, akan tetapi peran orang tua sebagai pendidik disini masih dikaatakan kurang dalammenanamkan kedisiplinan pada anak-anaknya selama masa pandemi. Dari hasil penelitian ke-5 subyek penelitian, peran orang tua dalam menamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara dengan kategori sedang sebanyak 3 (tiga) subyek dan 2 (dua) subyek termasuk kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022 dikategorikan sedang dengan skor persentase rata-rata 53,57%. Para orang tua diharapkan lebih menanamkan tentang kedisiplinan kepada anak-anak terutama tentang disiplin dalam hal mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di Desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian yang digunakan yaitu 5 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskrifttif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis mengenai peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022, peran orang tua disini masih kurang karena masih ada anak-anak yang belum disiplin mengenai ketepatan waktu dalam melakukan berbagai hal, menerapkan aturan main atau membereskan barang-barang yang sudah digunakan dan mengikuti aturan yang berlaku selama masa pandemi. Adapun peran orang tuua disiini yaitu sebagai pendidik pertama dan paling utama untuk anak-anaknya, akan tetapi peran orang tua sebagai pendidik disini masih dikaatakan kurang dalammenanamkan kedisiplinan pada anak-anaknya selama masa pandemi.Dari hasil penelitian ke-5 subyek penelitian, peran orang tua dalam menamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara dengan kategori sedang sebanyak 3 (tiga) subyek dan 2 (dua) subyek termasuk kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini dimasa pandemi covid-19 di desa Santong Mulia Kabupaten Lombok Utara tahun 2021-2022 dikategorikan sedang dengan skor persentase rata-rata 53,57%. Para orang tua diharapkan lebih menanamkan tentang kedisiplinan kepada anak-anak terutama tentang disiplin dalam hal mengikuti aturan yang berlaku.
PENGEMBANGAN KEGIATAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DARI KULIT SALAK PADA ANAK USIA DINI DI PAUD MULIMUNTI DESA PENUJAK KECAMATAN PRAYA Baiq Norma Ningsih; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.933 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk melakukan pengembangan mengetahui kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek dari penelitian ini adalah 10 orang anak 5 perempuan 5 laki-laki. Metode dalam penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada 10 subjek tersebut menunjukan pada tahap pengembangan I kegiatan I mencapai nilai rata-rata yaitu 38,46%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 36,53% sedangangkan pada pengembangan ke II kegiatan I dengan nilai rata-rata 58,9%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 72,3%, dan kegiatan III dengan nilai rata-rata 85,7%. Berdasarakn hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase dari kulit salak dapat mengembangan motorik kasara anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak, yang dilaksakan secara berulang-ulang dengan selalu melakukan perbaikan pada setiap tahap pengembangan. AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya perkembangan untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk melakukan pengembangan mengetahui kegiatan kolase untuk meningkatkan kreativitas anak dari kulit salak di PAUD Mulimunti desa penujak tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek dari penelitian ini adalah 10 orang anak 5 perempuan 5 laki-laki. Metode dalam penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada 10 subjek tersebut menunjukan pada tahap pengembangan I kegiatan I mencapai nilai rata-rata yaitu 38,46%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 36,53% sedangangkan pada pengembangan ke II kegiatan I dengan nilai rata-rata 58,9%, kegiatan II dengan nilai rata-rata 72,3%, dan kegiatan III dengan nilai rata-rata 85,7%. Berdasarakn hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase dari kulit salak dapat mengembangan motorik kasara anak usia 5-6 tahun di PAUD Mulimunti desa penujak, yang dilaksakan secara berulang-ulang dengan selalu melakukan perbaikan pada setiap tahap pengembangan.
PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN KELOMPOK B TK ASMAUL HUSNA DESA EMBUNG Gevi Rizkika Sari; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.892 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi metode yang digunakan guru masih monoton sehingga mengakibatkan anak kurang memperhatikan saat proses pembelajaran sehingga berdampak pada perkembangan berbicara anak terutama dalam hal pengucapan kalimat dan kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun Kelompok B TK Asmaul Husna. Penelitian ini dilakukan di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap 44 anak yang telah mendapat perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang merupakan bagian dari metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak tergolong masih rendah pada observasi awal berdasarkan 5 indikator dan 15 deskriptor yang sudah ditetapkan sehingga rata-rata capaian perkembangan termasuk pada kriteria Belum Berkembang (BB) sebesar 45,82%. Sedangkan pada hasil observasi akhir memiliki hasil perkembangan termasuk pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan rata-rata capaian perkembangan sebesar 88,48% pada anak. Sehingga dapat disimpulkan sesuai hasil observasi akhir perkembangan berbicara pada anak sudah berkembang dengan sangat baik setelah diberi perlakuan. Dapat dibuktikan juga melalui uji tes statistik menggunakan rumus wilcoxon sign ranks test diperoleh hasil Z Posttest-pretest adalah -5.791 dengan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari <0,05, secara signifikan metode bercerita menggunakan media boneka tangan memiliki pengaruh terhadap perkembangan berbicara anak. Kata Kunci: Boneka Tangan, Metode Bercerita, Perkembangan Berbicara Penelitian ini dilatarbelakangi metode yang digunakan guru masih monoton sehingga mengakibatkan anak kurang memperhatikan saat proses pembelajaran sehingga berdampak pada perkembangan berbicara anak terutama dalam hal pengucapan kalimat dan kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak usia 5-6 tahun Kelompok B TK Asmaul Husna. Penelitian ini dilakukan di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi terhadap 44 anak yang telah mendapat perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen yang merupakan bagian dari metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode bercerita menggunakan media boneka tangan terhadap perkembangan berbicara anak tergolong masih rendah pada observasi awal berdasarkan 5 indikator dan 15 deskriptor yang sudah ditetapkan sehingga rata-rata capaian perkembangan termasuk pada kriteria Belum Berkembang (BB) sebesar 45,82%. Sedangkan pada hasil observasi akhir memiliki hasil perkembangan termasuk pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan rata-rata capaian perkembangan sebesar 88,48% pada anak. Sehingga dapat disimpulkan sesuai hasil observasi akhir perkembangan berbicara pada anak sudah berkembang dengan sangat baik setelah diberi perlakuan. Dapat dibuktikan juga melalui uji tes statistik menggunakan rumus wilcoxon sign ranks test diperoleh hasil Z Posttest-pretest adalah -5.791 dengan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari <0,05, secara signifikan metode bercerita menggunakan media boneka tangan memiliki pengaruh terhadap perkembangan berbicara anak.
PENGGUNAAN KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SAMARA LOMBOK TAHUN AJARAN 2020/2021 Siti Fatimatuzza'rah; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.127 KB)

Abstract

Salah satu satu aspek bahasa yang perlu dipersiapkan dan dikembangkan pada anak usia Taman Kanak-kanak (TK) untuk menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya adalah kemampuan mengenal huruf yang perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak usia dini. Kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok belum berkembang disebabkan karena kurangnya variasi kegiatan dan media belajar untuk menunjang kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Media kartu kata bergambar menjadi salah satu cara menstimulasi kemampuan mengenal huruf anak. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini berjumlah 6 orang anak kelompok TK A usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Data yang di dapatkan peneliti dideskripsikan berdasarkan indikator kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf anak yang dapat terlihat dari persentase setiap kali tahap penelitian. Pada tahap I mendapatkan persentase sebesar 28,78%, tahap II dengan persentase 47,34%, tahap III dengan persentase 56,06%, tahap IV dengan persentase 67,42%, tahap V dengan persentase 80,30%, dan tahap VI dengan persentase 91,28%. Dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok tahun ajaran 2020/2021.
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SASTRA TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B DI TK KREATIVA Sartini; I Wayan Karta; Ika Rachmayani; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.54 KB)

Abstract

Sastra tradisional dapat digunakan sebagai media pendidikan dan pembelajaran dalam menumbuhkembangkan kemampuan anak. Namun penerapan pembelajaran menggunakan sastra tradisional belum banyak diterapkan secara optimal oleh lembaga sekolah untuk menumbuh-kembangkan kemampuan yang dimiliki anak. Salah satu sekolah yang menerapkan pembelajaran sastra tradisional adalah TK Kreativa Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui penerapan pembelajaran menggunakan sastra tradisional; kemampuan sosial-emosional; dan implikasi penerapan sastra tradisional dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak kelompok B di TK Kreativa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif, menerapkan model analisis interaktif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data meliputi uji credibility dan dependability. Hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran sastra tradisional yang diterapkan di TK Kreativa menggunakan legenda, cerita binatang, dan dongeng terutama pada pijakan awal. Cerita legenda, cerita binatang, dan cerita dongeng, dibacakan oleh guru, dapat memberikan kesenangan, mengembangkan imajinasi, peniruan tokoh-tokoh dalam berperilaku dikehidupan sosial, dan membentuk nilai-nilai pada anak. Di akhir kegiatan pembelajaran dilakukan penilaian terhadap kemampuan sosial-emosional anak, dengan penerapan sastra tradisional. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dapat memunculkan dan meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak. Diharapkan sastra tradisional selalu digali dan digunakan sebagai materi pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM NURUL IMAN TAHUN AJARAN 2021/2022 Nuri Safitri; Fahruddin; Ika Rachmayani; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.302 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media kartu bergambar untuk meningkatan kemapuan berbicara anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen Pre-experimental Design dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela , sejumlah 15 orang yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Tehnik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis meliputi uji efektivitas, uji normalitas, dan hipotesis statistic. Hasil uji normalitas diperolah nilai signifikansi pretest 0,200 dan posttest 0,172 lebih dari (>) 0,05 artinya data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keefektivan yang signifikan dari penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela tahun 2021/2022. Terlihat dari nilai signifikansi kemampuan berbicara anak sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) yang berarti bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya ada keefektivan yang signifikan dari penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan berbicara anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela tahun ajaran 2021/2022. Kata kunci: media kartu bergambar, kemampuan berbicara
PENGEMBANGAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF, BAHASA DAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN (Studi Kasus Di Dusun Montong Belae Kecamatan Keruak Tahun 2020-2021) Siti Nurbaizura; I Wayan Karta; I Nyoman Suarta; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.005 KB)

Abstract

Permainan ular tangga merupakan permainan yang dikembangkan dan dimainkan diatas papan permainan yang sudah didesain oleh peneliti sesuai kebutuhan anak usia 5-6 tahun dengan tema tanaman. Pada permainan ini terdapat papan permainan, dadu, pion, dan kartu huruf dalam penerapan peramainannya. Adapun metode yang digunakan dalam permainan ini dalah deskriftif kualitatif menggunakan pendekatan Borg and Gall dengan 8 tahapan dimana dalam pengumpulan datanya mengguakan observasi dan dokumentasi serta uji para ahli. Subyek pada pelitian ini sebanyak 3 orang anak dengan usia 5-6 tahun di Dusun Montong Belae Kecamatan Keruak. Pada penelitian ini memfokuskan pada tiga perkembangan yaitu aspek kognitif, bahasa, dan sosial emosional anak. Hasil penelitian pada pengembangan permainan ular tangga ini terdapat pada desainnya dan langkah-langkahnya yang sudah di modifikasi sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan anak dimana terlihat pada pengembangan I (pertemuan I) sebesar (40,84%) mengalami peningkatan yang signifikan pada pengembangan III (Pertemuan VI/Akhir) dengan persentase sebesar (95,54%) pada aspek kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Kata kunci : permainan ular tangga, kemampuan kognitif, bahasa dan sosial emosional

Page 2 of 15 | Total Record : 142