cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS V SD NEGERI 126 GUNUNG BARINGIN Nurjani Nurjani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 1, No 4 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.006 KB) | DOI: 10.24114/js.v1i4.9132

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Pembelajaran Tutorial Sebaya Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar MatematikaSiswa Di Kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Tutorial Sebaya sebagai upaya meningkatkan aktivitas yang juga akan mempengaruhi hasil belajar siswa pada bidang studi Matematika. Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan kelas selama dua siklus dengan dua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnya. Sehingga data dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Tutorial Sebaya, dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin, semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 siswa. Aktivitas belajar Matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Tutorial Kata Kunci : Model Pembelajaran Tutorial Sebaya, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KEUTUHAN NKRI DALAM PEMBELAJARAN PKN Asmiati Asmiati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.672 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i1.16350

Abstract

Abstract: Application of the Group Investigation Model to Improve the Ability to Understand the Unity of NKRI in Learning civics. This study aims to determine whether the application of the Group Investigation type cooperative learning model can the ability to understand the integrity of the NKRI on Class V.B SD Negeri 13 Palembang students in the odd semester of the 2017/2018 school year. The subject of the action referred to in this study were the students of Class V.B of SD Negeri 13 Palembang, which amounted to 38 students. Learning completeness increases from cycle I, to cycle II namely 73, 68% and 86.84% In the second cycle classical student mastery learning has been achieved and has improved very well.Keywords: Civics, Group Investigation (GI), NKRI.Abstrak: Penerapan Model Group Investigation Untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Keutuhan NKRI Dalam Pembelajaran Pkn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran koopertif tipe Group Investigation dapat kemampuan memahami keutuhan NKRI PKn pada peserta didik Kelas V.B SD Negeri 13 Palembang semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Subjek yang dimaksud tindakan dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas V.B SD Negeri 13 Palembang yang berjumlah 38 peserta didik. Ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, ke siklus II yaitu 73,68% dan 86,84% Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai dan mengalami peningkatan yang sangat baik.Kata Kunci: PKn, Group Investigation (GI), NKRI.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJAERAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MATERI TRANSPORTATION KELAS III SD SWASTA PAB 20 BANDAR KLIPPA T.A 2020/2021 Anjely Sinaga; Naeklan Simbolon
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 5, No 4 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.025 KB) | DOI: 10.24114/js.v5i4.28201

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kelayakan penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran bahasa Inggris materi Transportation, (2) Mengetahui kepraktisan penggunaan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran bahasa Inggris materi Transportation, (3) Mengetahui keefektifan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran bahasa Inggris materi Transportation. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Swasta PAB 20 Bandar Klippa yang berjumlah 37 siswa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, angket, serta lembar soal pre-test dan post-test.Hasil penelitian menunjukkan; (1) Uji kelayakan media pembelajaran oleh ahli materi berada pada kualifikasi sangat layak sebesar 92,72%, serta ahli media berada pada kualifikasi sangat layak sebesar 96%, (2) Uji kepraktisan media pembelajaran yang diperoleh dari ketiga guru mata pelajaran bahasa Inggris di tiga sekolah yang berbeda, berada pada kualifikasi sangat layak sebesar 94,67%, (3) Uji keefektifan menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan nilai rata-rata sebesar 87,2 dan lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan media pembelajaran dengan nilai rata-rata sebesar 61,5. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan oleh peneliti layak, praktis dan efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris di kelas III Sekolah Dasar.Kata Kunci : Research and Development, Media pembelajaran, Multimedia Interaktif, Bahasa Inggris, Transportation.Abstract : This study aims to: (1) Determine the feasibility of using interactive multimedia-based learning media in English for Transportation, (2) Knowing the practicality of using interactive multimedia-based learning media in English for Transportation materials, (3) Knowing the effectiveness of learning media based on interactive multimedia on English subjects, Transportation material. This type of research is a research development (Research and Development) using the 4-D model. The subjects in this study were students of class III SD Private PAB 20 Bandar Klippa, totaling 37 students. Data collection techniques in this study used interviews, questionnaires, and pre-test and post-test question sheets. The results showed; (1) The feasibility test of learning media by material experts is at a very decent qualification of 92.72%, and media experts are at a very decent qualification of 96%, (2) The practicality test of learning media is obtained from the three English subject teachers in three different schools, are in very feasible qualifications of 94.67%, (3) The effectiveness test shows that there is a significant difference between student learning outcomes using interactive multimedia-based learning media with an average score of 87.2 and higher. of students who were taught without using learning media with an average value of 61.5. Thus, it can be concluded that the interactive multimedia-based learning media developed by researchers is feasible, practical and effective to support English learning in class III elementary schools.Keywords: Research and Development, Learning Media, Interactive Multimedia, English, Transportation.
PENGGUNAAN GADGET UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF Rika Restela; Hafifah Putri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 7, No 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.748 KB) | DOI: 10.24114/js.v7i2.44494

Abstract

Abstract: This study discusses gadgets which are a development of communication technology, have functions and objectives in supporting the learning process in schools. Gadgets have various benefits, namely they can be used as learning media for students at SD/MI. The first advantage of gadgets is that gadgets have storage space that tends to be large, as well as more flexible and can be carried anywhere, although some storage depends on the specifications of each gadget brand, when compared to conventional use of books. Gadgets are more capable of storing tens to hundreds of reading materials or learning videos in the form of soft files or software. As well as compared to conventional learning media such as books or other gadgets, it is more concise and does not take up much space. The purpose of this research is to find out whether using gadget media can create an effective learning atmosphere for students at SD/MI. The method used in this research is qualitative research with a literature study approach. The results showed that gadgets were used by students to make it easier to access subject matter, to make it easier to access learning material, which was presented in various forms such as learning videos, power point slides and others. Through gadgets, students become more interested in learning because learning is more varied, not boring and fun. Keywords: gadgets, learning, effective learning. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang gadget yang merupakan suatu perkembangan teknologi komunikasi, memiliki fungsi dan tujuan dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah. Gadget mempunyai manfaat yang beragam, yaitu bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk  siswa-siswi di SD/MI. Keunggulan pertama gadget diantaranya adalah gadget mempunyai ruang penyimpanan yang cenderung besar, serta lebih fleksibel dan dapat di bawa kemana saja walaupun beberapa penyimpanan tergantung pada jenis masing-masing brand gadget tersebut, jika dibandingkan dengan penggunaan buku secara konvensional. Gadget lebih mampu menyimpan puluhan hingga ratusan bahan bacaan ataupun video pembelajaran dalam bentuk soft file atau software. Serta dibandingkan dengan media pembelajaran konvensional seperti buku ataupun yang lainnya gadget lebih ringkas dan tidak memakan banyak tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan media gadget dapat menciptakan suasana belajar yang efektif bagi siswa di SD/MI. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget digunakan siswa untuk mempermudah mengakses materi pelajaran, mempermudah mengakses materi pembelajaran, yang disajikan dalam berbagai bentuk seperti video pembelajaran, slide power point dan lain-lain.  Melalui gadget, siswa menjadi lebih tertarik untuk belajar karena pembelajaran lebih bervariasi, tidak membuat jenuh dan menyenangkan. Kata kunci : gadget, pembelajaran, pembelajaran yang efektif.
KEEFEKTIFAN MEDIA GAMBAR JENIPER PADA MODEL NUMBER HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS III SD Tutik Indraswati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 1 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.911 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i1.9900

Abstract

Abstrak : Keefektifan Media Gambar Jeniper Pada Model Number Head Together Terhadap Hasil Belajar Ips Siswa Kelas III SD. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah keefektifan saat menggunakan media Gambar JENIPER (Jenis Pekerjaan) pada model Numbered Head Together efektif meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas III SD Negeri 03 Sepakung. Penelitian ini menggunakan media dan model pembelajaran yaitu media Gambar JENIPER (Jenis Pekerjaan) pada model Number Head Together. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil analisis statistik uji-t diperoleh 5,79. Dari daftar distribusi t dengan db= 25 dan taraf nyata 5% diperoleh sebesar 1,70 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya hasil belajar IPS siswa kelas III sebelum dan sesudah perlakuan tidak sama. Hal tersebut didukung dengan adanya peningkatan sebesar 23,77% pada hasil belajar siswa.Kata Kunci : Media Gambar JENIPER, Model Number Head Together, Hasil Belajar IPS
ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA KELAS II METERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN MELALUI PENDEKATAN PMRI Siti Rofiatin Ni’mah; Jayanti Jayanti; Bukman Lian
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 1 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.984 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i1.30915

Abstract

Abstract : The result of student’ learning is the achievement students gained from successfully following learning in that regard, so the problem in this study is how the results of learning class two in matematical study of numerical summation materials and number reduction through the PMRI approach the purpose of this study is to describe the students’ study on sum and reduction materials through the PMRI approach in the study using methods the quantitative descriptive population in this study USES 20 students’ data-gathering techniques using interviews, tests and documentation the data analysis used is hrough engineering percentage count. The result of thr study show that assessments based on students’ study of sum and deductions include moderate criteria with an average percentage velue an average percentage of attainment of 60% of the testimony can be proved from analysis at a significant 5% data yield by rote table (0.2607>0.707) it is concluded that the result of learning in numerical summation materials and reduction through PMRI approaches are optimal.Keyword : Learning, PMRI Approach, Quantitative Descriptive Abstrak : Hasil belajar siswa merupakan pencapaian yang diperoleh siswa dari keberhasilan mengikuti pembelajaran. Dalam hal tersebut maka permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil belajar siswa kelas II dalam pembelajaran matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan melalui pendekatan PMRI. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan melalui pendekatan PMRI. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini menggunakan 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah melalui teknik perhitungan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan berdasarkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan termasuk pada kriteria sedang dengan nilai persentase rata-rata pencapaian indikator sebesar 60%. Pernyataan tersebut mampu dibuktikan dari hasil analisis data dengan taraf signifikan 5% didapat dengan r hitung>r tabel (0,2607>0,707), maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan melalui pendekatan PMRI sudah optimal.Kata kunci : Hasil belajar, Pendekatan PMRI, Deskriptif Kuantitati
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTU MEDIA PANPELNEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS III SD Annisa Atikandari; Ary Susatyo N.; Singgih Adhi P.
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 4 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.383 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i4.10669

Abstract

Abstrak : Pengaruh Model Pembelajaran TGT Berbantu Media Panpelnel untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas III SD. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design jenis yang dipakai adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Setelah dilakukan analisis data nilai hasil belajar kognitif diperoleh rata-rata pada pretest sebesar 42,88 dan posttest sebesar 84,23 diperoleh thitung sebesar 14,632 sedangkan ttabel dengan db= N-1 = 26-1=25, dan taraf signifikan 5% sebesar 2,056. Karena thitung (14,623) > ttabel(2,056) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran TGT berbantu media panpelnel dapat meningkatkan hasil belajar kognitif IPS siswa kelas III SDN 03 Kesesi Pekalongan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Teams Games Tournament, Media Panpelnel, Hasil Belajar
PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA SD Nurhairani Nurhairani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.381 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i2.9932

Abstract

Abstrak : Pendekatan Keterampilan Proses Pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA SD. Pelaksanaan pembelajaran Konsep Dasar IPA dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses dilakukan dalam tiga kegiatan utama; (1) dilakukan dengan penyajian pokok materi dan tujuan pembelajaran dalam bentuk pertanyaan atau masalah yang harus dijawab oleh mahasiswa setelah melakukan proses IPA tertentu, dan mahasiswa mempelajari petunjuk umum kegiatan dan lembar kerja. (2) Penyajian atau kegiatan inti, di bawah bimbingan dosen mahasiswa melakukan proses IPA mulai dari menyusun hipotesis, melakukan pengamatan, pengukuran, pengklasifikasian, penyimpulan, dan melaporkan hasil-hasilnya, baru bersama dosen membahas hasil temuannya. (3) Dosen melakukan evaluasi keberhasilan proses pembelajaran dan dilanjutkan dengan penguasaan kepada mahasiswa untuk perbaikan dan pengayaan.Kata Kunci : Pendekatan Keterampilan Proses, Matakuliah Konsep Dasar IPA SD
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN KELAS V SD NEGERI CEPAGAN 01 BATANG Meilia Fina Pratiwi; M. Arief Budiman; Fajar Cahyadi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.169 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i3.18940

Abstract

Abstract : Analysis of Student Learning Difficulties in Solving Mathematical Problems in Counting Fractions Operations in Class V Elementary School Cepagan 01 Batang. The purpose of this research is to describe students' mistakes in solving mathematical problems, describe learning difficulties in solving mathematical problems, and find out the factors that influence learning difficulties in solving mathematical problems of fifth grade students. This type of research is descriptive qualitative. The results of this study indicate that the highest student error is in seeing (checking) the answers again. While the lowest student error is in understanding the problem. From the results of the percentage of student errors shows that most students still have difficulty in solving story problems, doing math calculations, teacher learning styles that are applied, and the lack of student responses. In addition, student learning difficulties can be influenced by internal and external factors. Keywords : Analysis, Learning Difficulties, Mathematical Problem Solving, Fractional Count Operations. Abstrak : Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Operasi Hitung Pecahan Kelas V SD Negeri Cepagan 01 Batang. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam memecahkan masalah matematika, mendeskripsikan kesulitan belajar dalam pemecahan masalah matematika, dan mengetahui faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah deksriptif kualitatif . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling tertinggi terdapat pada melihat (mengecek) kembali jawaban. Sedangkan kesalahan siswa terendah terdapat pada memahami masalah.  Dari hasil persentase kesalahan siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita, melakukan penghitungan matematika, gaya belajar guru yang diterapkan, dan kurangnya respon respon siswa. Selain itu, kesulitan belajar siswa dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci : Analisis, Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah Matematika, Operasi Hitung Pecahan.
IMPLEMENTASI Q.S ASH-SHURA AYAT 6 DALAM PENGAWASAN MUTU PROGRAM KIBAR PADA MASA PANDEMI Muhammad Ghazali; Subiyantoro Subiyantoro
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 3 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.302 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i3.35676

Abstract

Abstract : Ash-Shura verse 6 reads “and those who take protectors other than Allah, Allah watches over them (actions); and you (O Muhammad) are not the one to watch over them." and describe its implementation in quality control of the flying program during the pandemic. This research uses descriptive qualitative with observation and interview techniques for data collection. The results showed that there were several factors that became obstacles in the implementation of the hoisting program during the pandemic, including: human resources, implementation of guidance, and the equipment used (signals) which were minimized jointly by the program coordinator (supervisor), parents and guardians of students. and flying instructor. Implementation in the quality control of the program cannot be separated from waht is contained in Q.S Ash-Shura verse 6, based on spirituality which tries to feel supervised by Allah in every prosess of implementation and reporting and responds approprieately if found to have deviated. Through sheets or daily journals, all supervisors and supervisors compose, record, correct the results of student development. Keyword: Q.S Ash-Shura Verse 6, Quality Control, Kibar Program, Pandemic. Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan yang tertuang dalam Q.S Ash-Shura ayat 6 berbunyi “dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan) mereka; dan kamu (ya Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka.” dan mendeskripsikan implementasinya pada pengawasan mutu program kibar dimasa pandemi. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program kibar pada masa pandemi antara lain: sumber daya manusia, pelaksanaan bimbingan, dan perangkat yang digunakan (sinyal) yang diminimalisir secara bersama oleh kordinator program (pengawas), orangtua wali murid dan guru pembimbing kibar. Implementasi dalam pengawasan mutu programnya tidak lepas dari apa yang terkandung dalam Q.S Ash-Shura ayat 6, berlandas pada spritual yang berusaha merasa diawasi Allah dalam setiap proses pelaksanaan dan pelaporan serta membalas hal yang setimpal jika diketahui melakukan penyimpangan. melalui lembar atau jurnal harian seluruh pembimbing maupun pengawas menyusun, mencatat, mengkoreksi hasil perkembangan siswa. Kata Kunci: Q.S Ash-Shura Ayat 6, Pengawasan Mutu, Program Kibar, Pandemi.