cover
Contact Name
Lailatul Fitria
Contact Email
lailatulfitria@iainkediri.ac.id
Phone
+6285608090122
Journal Mail Official
jurnalspiritualita@iainkediri.ac.id
Editorial Address
SPIRITUALITA: Journal Ethics and Spirituality Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Jln. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Spiritualita : Journal of Ethics and Spirituality
ISSN : 26141043     EISSN : 26547554     DOI : https://doi.org/10.30762/spiritualita
The focus of articles published on the SPIRITUALITA journal is divided into two categories: Ethics and Spirituality
Articles 177 Documents
Elemen-Elemen Psikologi Islami Dalam Pembentukan Akhlak Hasan, Nur
Spiritualita Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i1.1516

Abstract

Elemen-elemen psikologi Islami adalah terdiri dari tiga aspek dan enam dimensi.Ketiga aspek itu adalah aspek jismiah (fisik, biologis), aspek nafsiah (psikis, psikologi), dan aspek rohaniah (spiritual, transcendental). Aspek nafsiah adalah keseluruhan kualitas kemanusiaan, berupa: pikiran, perasaan, kemauan, yang muncul dari dimensi al-nafs, al-aql,dan al- qalb. Aspek rohaniah adalah potensi luhur manusia yang bersumber dari dimensi ar-ruh, dan al-fitrah.Dalam proses pembentukan akhlak dapat digunakan beberapa metode yaitu dengan metode teladan, karena dengan metode teladan seseorang bisa mempengaruhi diri untuk berubah karena manusia cepat meniru orang lain. Metode pembentukan akhlak yang kemudian mengubah seluruh sifat-sifat baik menjadi kebiasaan. Dengan mencari ilmu pengetahuan juga bisa dimasukkan dalam pembentukan akhlak, karena pengetahuan biasadiperoleh dari keseluruhan bentuk upaya kemanusiaan, seperti perasaan, pikiran, pengalaman, panca indera, dan intuisi untuk mengetahui sesuatu tanpa memperhatikan objek, cara, dan kegunaannya. Metode nasihat, dengan metode ini pendidikan dapat menanamkan pengaruh yang baik ke dalam jiwa apabila digunakan dengan cara yang dapat mengetuk relung jiwa.
Puisi Sufistik Jalaludin Rumi Tentang Makna Kematian (Analisis Psikoanalisis Jacques Lacan Pada Makna Kematian) Zahid, A
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1869

Abstract

The Sufistic poem Jalaludin Rumi signals the living creature that death is a real entity. However, death is illustrated as a pleasant experience for believers, a last resort to the creator. Death is not frightening, but "death" is a symbolic message of desire in the next life by improving our attitudes and behavior. While in the poetry of Rumi the discourse of "Death" has a double dimension: in psychoanalysis the dimension of self (self) which performs self-identification becomes a passive-narcissistic desire, and in ethical-social discourse becomes a social self (collective subject), but the latter never happens because the real never identifies: free subjects never materialize. In the real world, the subject's desires are not satisfied. The meaning of death is always symbolized in the form of "burial" so that humans are defined if death is something scary.
Spiritualitas Kyai Abdul Karim-Lirboyo (Sebuah Keteledanan Dari Kyai Sederhana Yang Penuh Ketawadlu’an Pendiri Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur) Mujab, Saiful; Zuhdi, Muhammad; Syamsudin, Abu
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1870

Abstract

This paper will outline the important side of a pesantren, namely "spirituality". Specifically, this study will examine the sirrah (life story) of the founder of the largest Salaf pesantren in Indonesia, namely Lirboyo-Kediri. He is K.H. Abdul Karim. The research hopefully would like give a useful description of the exemplary and spirituality of the kyai Abdul Karim to the dear readers. based on field observations, interviews with various sources and written literature this research was built. Finally, the author will present this research with descriptive narrative.
Upaya Pembentukan Akhlak Melalui Kegiatan Pramuka di Madrasah Aliyah Sunan Gunung Jati Gurah Adam, Muhammad Nur
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1871

Abstract

Nilai-nilai akhlak dalam kegiatan pramuka di MA Sunan Gunung Jati termaktub dalam Kode Etik Gerakan Pramuka yaitu Dasa Darma. Didalamnya memuat akhlak seseorang terhadap Allah (hablum minallah) dan akhlak seseorang dengan sesama manusia dan alam (hablum minannas). Implementasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan pramuka di MA Sunan Gunung Jati adalah dengan menerapkan dasa darma pramuka. Dari implementasi tersebut dapat terbentuk akhlak religious, cinta lingkungan, peduli sesama, keberanian, disiplin, tanggung jawab, ketaatan, dan demokratis. Faktor pendukung upaya pembentukan akhlak melalui kegiatan pramuka di MA Sunan Gunung Jati adalah lingkungan, dukungan dari orang tua, peran Pembina, kemandirian siswa, serta dukungan dari sekolahan. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya durasi kegiatan, keterbatasan porsi Pembina, ketidakajegan siswa mengikuti latihan, sarana dan prasarana.
Implementasi Zuhud Dalam Kehidupan Santri Pondok Pesantren Putri Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang Naylurrohmah, Siti
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1872

Abstract

Penanaman Nilai-Nilai Zuhud dalam Kehidupan Santri Pondok Pesantren Putri Tebuireng terlihat melaui pengajian akbar (ngaji kubro) kitab Minhajul Abidin yang di selenggarakan oleh Pembina Pondok Pesantren Putri Tebuireng, selain itu juga tertananamkan melalui 5 prinsip dasar tebuireng yang di ajarkan oleh Hadratus Syekh KH. M. Hasyim Asyari. Disisi lain, pendidikan atau pengarahan dari orang tua pun menjadi penting ketika santri hidup di lingkungan pesantren, hal ini secara tidak langsung tertanam dalam diri seorang santri sikap zuhud dalam kehidupan sehari-harinya, namun pembelajaran atau arahan untuk hidup sederhana. Dan tentunya nilai zuhud tersebut tumbuh dalam diri masing-masing santri atau kesadaran masing-masing santri. Seperti halnya pemahaman zuhud bukan meninggalkan dunia secara penuh, namun memanfaatkan, mengambil dunia seperlunya untuk kepentingan akhirat, dan lebih yakin dengan apa yang digenggaman Allah lebih Agung daripada apa yang ada digenggaman manusia. Implementasi Zuhud dalam Kehidupan Santri Pondok Pesantren Putri Tebuireng terlihat dari 5 prinsip dasar Pesantren Tebuireng yakni ikhlas, jujur, kerja keras, tanggung jawab, dan toleransi. Kelima prinsip dasar Pesantren tebeuireng sekaligus indikator disetiap nilai prinsip tersebut, dapat membentuk perilaku zuhud santri dan menerapkan zuhud dalam kehidupan sehari-harinya.
Sikap Tawadhu’ Siswa SMP terhadap Guru Pada Pondok Pesantren Tanwirul Afkar Dusun Wadang Tempel Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Munir, Mochammad Misbahul
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1873

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga yang tetap eksis sampai sekarang. Dan semakin berkembangnya zaman, ada beberapa pondok pesantren yang mendirikan satu yayasan dengan sekolah formal, baik tingkat SMP ataupun SMA sederajat. Di pondok pesantren atau di sekolah formal pasti para santri atau siswa diberikan gemblengan tentang bagaimana berakhlak mulia, salah satunya tawaduk. Peneliti melakukan penelitian pada siswa yang bersekolah formal dan bermukim di pondok pesantren Tanwirul Afkar dengan melakukan observasi dan wawancara kepada guru mengenai sikap tawaduk siswa di dalam kelas setiap harinya. Penelitian ini dimaksudkan: Pertama, menjelaskan apa saja bentuk dan pelaksanaan sikap tawaduk siswa SMP Tanwirul Afkar terhadap guru Krian Sidoarjo. Dan kedua, untuk menjelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tawaduk siswa terhadap guru di SMP Tanwirul Afkar Krian Sidoarjo. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori terjemahan kitab bidayatl  hidayah  yang  dikarang  oleh Imam Al-Ghazali. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisisnya meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap tawaduk siswa terhadap guru di SMP Tanwirul Afkar bermacam-macam. Apabila siswa melakukan kesalahan terhadap guru, ada yang menerima nasihat dan teguran tersebut, ada juga yang berani membangkang. Ketika kegiatan belajar di kelas berlangsung, kebanyakan siswa mendengarkan dan memperhatikan, tetapi ada juga yang berani berbicara sendiri bahkan keluyuran keluar masuk kelas. Pun ketika guru memerintahkan untuk mengerjakan tugas, ada siswa yang mengerjakan tugas dengan benar dan tepat waktu mengumpulkannya, mengerjakan tugas tetapi telat mengumpulkannya, bahkan tidak mengerjakan tugas dan mengumpulkannya. Perbedaan tersebut dikarenakan 3 faktor, yaitu faktor lingkungan masyarakat yang ditempati, faktor kepribadian  guru  pada  saat mengajar dikelas, dan faktor pengetahuan siswa tentang pentingnya mencari ilmu.
Upaya Peningkatan Kesadaran Diri Melalui Terapi Dzikir Jama’i (Studi Kasus Pada Program Rehabilitasi WTS Di RSBKW Kediri) Kholifah, Siti
Spiritualita Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v3i2.1874

Abstract

Penelitian ini didasari atas ketertarikan peneliti untuk mengungkap bahwa bukan hanya ketrampilan, pemberian motivasi dan pembinaan prilaku agama yang diberikan kepada wanita tuna susila, namun terapi keagamaan berupa terapi dzikir jama'i juga merupakan terapi yang efektif untuk proses peningkatan kesadaran diri klien. Penelitian ini dimaksudkan untuk 1). Menjelaskan tentang penerapan terapi dzikir jama'i dalam upaya peningkatan kesadaran diri para WTS. 2). Menguraikan hasil dari upaya peningkatan kesadaran diri melalui terapi dzikir jama'i. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosisal Bina karya Wanita (RSBKW) Kediri, dengan jumlah informan sebanyak 15 klien yang direkomendasikan dari pihak UPT RSBKW Kediri. Peneliti menggunakan teori kesadaran diri Ina Sastrowardoyo dan teori terapi dzikir jama'i M. Ihya' Ulumuddin, juga teori rehabilitasi pada wanita tuna susila Suprajitno. Sumber data primer diperoleh dari wanita tuna susila, dan data sekunder dari dokumen-dokumen resmi. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1). Penerapan terapi dzikir jama’i di UPT RSBKW Kediri dilaksanakan setelah jamaah sholat isya setiap Kamis malam di tambah paginya sholat tahajud, istikhoroh, taubat dan witir. Jenis dzikir yang digunakan yaitu dzikir lisan dilafalkan dengan suara keras. Lafadz- lafadz dzikir yang digunakan yaitu lafadz yang pendek seperti: Allah, Bismillahirahmanirrahim, Ya Latif serta Laailahailallah. Dzikir ini disusun langsung oleh M. Ihya' Ulumuddin. Terdapat keutamaan setiap dzikir yang dapat mudah dihafalkan dan diamalkan oleh klien. 2). Terapi dzikir menjadi sangat afektif bagi wanita tuna susila karena manfaat yang terkandung dalam dzikir sangat besar. Yang biasanya klien sering berbicara kotor menggantikan dengan lafadz Allah. Ada 10 dari 15 klien yang menjadi subyek penelitian mengalami perkembangan setelah mengikuti kegiatan terapi dzikir, sedangkan 5 klien belum mengalami perkembangan dikarenakan latar belakang keagamaan.
Khazanah Tasawuf Nusantara: Telaah Atas Pemikiran Maqamat Tasawuf Nawawi Al-Bantani Dalam Kitab Salalim Al-Fudhala’ Zulfikar, Eko
Spiritualita Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v4i1.1177

Abstract

Not a few of the archipelago gave birth to world-class scholars. One of them is Muhammad Nawawi al-Bantani, from Serang, Banten. He was a scholar who was very productive in writing, and many of the books he wrote were in Arabic. Among his phenomenal works is in the field of Sufism, Salalim al-Fudhalaâ’ ala Hidayat al-Adzkiya ‘ila Thariq al-Auliyaâ’. This paper tries to explore the thoughts of the mysticism of Nawawi mysticism in the book Salalim al-Fudhalaâ’. With pure literature study and intertextuality data analysis, it was found that the thoughts of Nawawi Sufism can be classified into nine parts, namely repentance, qana'ah, zuhud, studying the knowledge of Shariâ’a, practicing the Sunnah of the Prophet, tawakal, sincerity, ‘uzlah (isolating oneself), and take advantage of time. The concept of Maqamat Tasawuf Nawawi is an implementation of the basic concept of Sufism, namely piety and integration between Shari'a, tarekat and essence.
Penanaman Nilai Spiritualitas Melalui Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin Terhadap Pembentukan Karakter Santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al-Falah Salatiga Maghfiroh, Lailatul
Spiritualita Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v4i1.1981

Abstract

Through this article the author provides an overview related to the cultivation of spiritual values through Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin towards the character of santri in the PPTI Al-Falah Salatiga. In this study, it can be seen that the planting of spiritual values through mujahadah plans an important role in character building, especially among the santri of the Al-Falah Islamic boarding school. This research will focus on 1) the extent to which spiritual values are planted through mujahadah towards the formation of santri character, 2) inhibiting factors and supporting factors in the cultivation of spiritual values through Mujahadah Nihadlul Mustagfririn in the formation of santri characters. The research is using qualitative research by describing the implementation of Mujahadah in Al-Falah Islamic Boarding School. The results of the study show that the cultivation of spiritual values through Mujahadah really had a significant effect on the character of santri. Thus, the santri is able to have closeness with Allah so that he is able to rest in seeking knowledge and can have ahlakul karimah in dealing with humans (hablun min An-nas) and its relationship with the creator (hablun minallah). The supporting factors and obstacles are the enthusiasm of the students who want to add more value to their spirituality in order to be able to control themselves and be able to form better characters. The inhibiting factor is the lack of new santri about mujahadah and its purpose.
Upaya Mentradisikan Kitab Gundul (Turāth) Sebagai Warisan Ulama Nusantara Melalui Metode Pembimbingan Di Pondok Modern Darul Hikmah, Tulungagung Khaer, Misbakhul
Spiritualita Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v4i1.2293

Abstract

The orientation of pesantren education should be projected to shape people having a high awareness that the characteristics of Islamic teachings are Syumuli (holistic). So the products are also expected to have sufficient capability to meet the challenges and demands of life anytime and anywhere. Based on this premise, Darul Hikmah as the only modernity-based institution in Tulungagung Regency tried to do tajdid (renewal) in its education system by adopting two traditions of the Salaf pesantren; recitation of the bandongan and sorogan system. This tradition is considered as the wealth and excellence of traditional pesantren which aims to produce prospective scholars who are able to take part in the community and able to respond to religious issues. Therefore, it is necessary for the writer to conduct a research as well as guidance to find out the extent of the Darul Hikmah Islamic Boarding School Institute in implementing the two traditions and how the results of the application are. The temporary results of this guidance are satisfactory. This was proven by the enthusiasm of the students and students who never tired to continue to follow this program. From the institution also strongly supports this guidance program so that it includes it as an extra-curricular activity that must be tested at the time of graduation of students. In addition, the institution also added more classical books to be used as reference material and comparison for the books being studied. Although there are a number of things that hamper our program, such as the different abilities of students in capturing the guidance of the learning of the yellow book, the lack of habituation to the study of the yellow book, and others. We hope this program will continue to develop even better, and have a positive effect so that it can improve the achievements of the students and enrich their Islamic knowledge.