cover
Contact Name
Lailatul Fitria
Contact Email
lailatulfitria@iainkediri.ac.id
Phone
+6285608090122
Journal Mail Official
jurnalspiritualita@iainkediri.ac.id
Editorial Address
SPIRITUALITA: Journal Ethics and Spirituality Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Jln. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Spiritualita : Journal of Ethics and Spirituality
ISSN : 26141043     EISSN : 26547554     DOI : https://doi.org/10.30762/spiritualita
The focus of articles published on the SPIRITUALITA journal is divided into two categories: Ethics and Spirituality
Articles 177 Documents
Kepribadian Menurut Tokoh Tasawuf Abu Hamid Muhammad Fitriah, Lailatul; Apriliani, Wella Ayu
Spiritualita Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i2.795

Abstract

The emergence of many schools of personality in modern psychology is a representation of current human efforts scientifically to understand his own personality as a whole. The concept of personality in Islam should be a normative reference for Muslims. The personality of a Muslim should not be assessed from the point of view of personality theory from the west, because both of them have different perspectives in understanding and also assessing reality. Abu Hamid also proposed the concept of human beings, namely al-nafs, al-qulb, al-ruh, al-aql. Where these four elements form the personality of the human being. The psychological dimension according to Abu Hamid Muhamad consists of: (1) physical dimension, namely the biological dimension; (2) the vegetable dimension, is the material component of the individual self that can be damaged. He is a passive object that has no power without outside engineering; (3) the animal dimension, this dimension consists of two forces, namely driving force and catching power.
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule Tanjunganom Nganjuk Nashrullah, Ahmad Muzammil Alfan; Rismawati, Rissa
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.804

Abstract

Di era globalisasi telah terjadi problematika terkikisnya nilai-nilai etika dan moral diberbagai kalangan terutama para remaja. Hal tersebut dapat dilihat banyaknya pergaulan bebas, hilangnya sopan santun, tawuran antar pelajar, kekerasan dan kerusuhan. Sehingga dapat dikatakan problematika ini yang menjadikan generasi sekarang kehilangan jati diri dan akhlaknya. Mengingat bahwa pentingnya penerapan nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak para remaja, sehingga dapat membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, untuk itu sangat diperlukan implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak disegala kondisi dan situasi. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu: (1) Apa saja nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? (2) Bagaimana implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule? Tujuan penulisan dalam skripsi ini yaitu: (1) Untuk mengetahui nilai-nilai tasawuf yang ditanamkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule (2) Untuk mengetahui implementasi nilai-nilai tasawuf terhadap pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan dengan menggunakan metode pengumpulan data yakni diantaranya observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, mengungkapkan bahwa nilai-nilai tasawuf yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule yakni meliputi; taubat, sabar dan zuhud. Dari hasil proses implementasi nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule, yakni menggunakan 3 media pendidikan tasawuf dengan melalui; Pembelajaran dalam kelas, kegiatan ekstra kurikuler serta latihan mandiri. Kemudian di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule proses membina akhlak para santri dalam penanaman nilai-nilai tasawuf dengan melalui 3 tahapan pembinaan akhlak dalam tasawuf yang dirumuskan oleh Imam al-Ghazali yaitu meliputi takhalli, tahalli dan tajalli. Selain itu, di Pondok Pesantren Al-Fattah Pule perubahan akhlak santri dapat dibedakan atau diruang lingkupkan pada tiga bagian, yakni meliputi Akhlak terhadap Allah SWT, Akhlak terhadap sesama manusia dan Akhlak kepada lingkungan.
Upaya Peningkatan Spiritualitas Pada Penerima Manfaat (Klien) Melalui Kegiatan Bimbingan Sosial dan Agama di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri Ellafiyah; Putri, Cahya Purnomo
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.805

Abstract

Spiritualitas mempunyai urgensi yang penting dalam aspek kehidupan setiap individu. Spiritualitas membantu individu dalam menemukan makna dan tujuan hidup, menunjukkan nilai- nilai serta peribadahan seseorang. Spiritualitas diartikan sebagai kesadaran atau keyakinan pada kekuatan yang lebih tinggi atau energi yang menginspirasi seseorang untuk mencari makna dan tujuan diluar dirinya. Pengambilan subjek penelitian yaitu beberapa informan perempuan yang di rehabilitasi di UPT Dinas Sosial RSBKW Kediri yakni Wanita Tuna Susila (WTS) dan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) dan selanjutnya disebut sebagai Penerima Manfaat (PM-Klien). Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui upaya yang dilakukan Dinas Sosial Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (RSBKW) Kediri dalam meningkatkan spiritualitas Penerima Manfaat (PM-Klien) (2) Untuk mengetahui bagaimanakah program kegiatan bimbingan sosial dan agama Dinas Sosial RSBKW Kediri dapat meningkatkan spiritualitas para Penerima Manfaat (PM-Klien). Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Peneliti ini menggunakan analisis data dengan tiga komponen yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Dinas Sosial RSBKW Kediri dalam meningkatkan spiritualitas melalui kegiatan bimbingan sosial yang dilaksankan di pagi hari sebelum memulai kegiatan dan bimbingan agama yang dilaksanakan di sore hari selesai sholat asar dapat memberikan perubahan terhadap spiritualitas penerima manfaat menjadi lebih baik.
Analisa Kitab Ihya’ Ulumuddin Perspektif Pemikiran Islam Badruttamam
Spiritualita Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v6i2.808

Abstract

Islamic civilization is strongly influenced by one's worldview. Likewise with the style of work written by an author, scholar or intellectual. The political situation and conditions and government policies really give color to a work. This happened at the time of Muhammad al Ghazali when he lived in the error of the Abbasids. Then a monumental book was born, namely Ihya 'Ulumuddin (turning on the religious sciences). This book was born out of anxiety after experiencing and analyzing the conditions of thought, belief and perception of the people and government at that time. So that in the book al-Ghazali gives signs by dividing into four rubu', namely rubu' worship, rubu' custom, rubu' mukhlikat and rubu' munjiyat. The four rubies ' provide an answer to the unrest that occurs in the Muslims. It is proven that the book of Ihya 'Ulumuddin is still being conveyed and studied to this day among Islamic boarding schools and educated people.
Konstruksi Sosial Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Santri Mahasiswa Pondok Pesantren Al-Amien Rejomulyo Kota Kediri Syarifuddin, Amir; Huda, Muhammad Qomarul; Zuhdi, Muhammad
Spiritualita Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i2.840

Abstract

Islamic boarding schools as educational institutions are also responsible for preparing students to face the demands of the times in this modern era. Of course, in religious learning, students are also given insight into understanding the values of Pancasila. For this reason, the focus of this research is: 1) What is the process of social construction of Pancasila values for students of Al-Amien Islamic Boarding School? 2) How are the values of Pancasila for the students of the Al-Amien Islamic boarding school applied? This study uses a qualitative approach with the type of field research (field research). Data collection methods that researchers use in this study include the methods of observation, interviews, and documentation. And in analyzing, the researcher uses three steps, namely data reduction, data display, then draw conclusions or verification. Based on the research conducted, the researcher can conclude that the application of Pancasila values. Namely: mutual tolerance, mutual respect, mutual help, doing good, is a small picture of the application of Pancasila values in Islamic boarding schools, which has the aim of training students in the application of Pancasila values while strengthening the friendship of a student, and also maintaining the integrity of the Unitary Republic of Indonesia. The purpose of the research is the first to find out how the application of Pancasila values in the daily life of students. The second is to find out how students understand the values of Pancasila. 
Peran Komunitas Peternak Lebah Klanceng dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi Melalui Pendekatan Spiritual Prastiyani, Eka Diah
Spiritualita Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i2.842

Abstract

Dalam studi penelitian ini membahas peran komunitas peternak lebah klancengyang berada di dusun Drangin, desa Wonojoyo, kecamatan Gurah, kabupatenKediri dalam upaya pemberdayaan sosial ekonomi melalui suatu pendekatanspiritual. Pemberdayaa yang ditawarkan berupa budidaya lebah klanceng dengan metode yang lebih praktis dan menghasilkan nilai ekonomi sebagai penunjang kebutuhan dalam rumah tangga serta menjadikan masyarakat mandiri. Metode sederhana yang dilakukan tidak luput dari nilai-nilai bermakna agama sebagai bentuk kespiritualan seperti menjual madu tanpa mencampurkan barang yang haram, bersodaqoh dengan cara membeli bibit klanceng sesuai dengan latar belakang ekonomi dan mempergunakan angka berhitunggan jumlah rakat shalat, asmaul husna dan bacaan tasbih sebagai desain rumah lebah yang dipercayai dapat meningkatkan produksi madu lebah klanceng. Fokus penelitian ini yaitu: Pola dan teknik pemberdayaan sosila ekonomi melalui pendekatan spiritual. Analisis penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, individu akan bertindak melalui pertimbangan-pertimbangan dalam dirinya. Tidakantindakan Max Weber dibagi menjadi empat yakni: tindakan rasional intrumental, tindakan rasional nilai, tindakan tradisional, tindakan afektif.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan pendekatan tersebut hasil yang dicapai bisa berangkat dari latar alami di lokasi penelitian. Data didapatkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara untuk menganalisa data digunakan teknik reduksi data, kemudian penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemberdayaan berupa penjualan madu alami dan olahan obat berbahan tradisional melalui kerja sama dengan orang diluar komunitas (2) Teknik yang dilakukan yakni berupa perkumpulanperkumupulan rutin, ajakan untuk ikut berpartisipasi masyarakat diberi rumah lebah klanceng beserta isinya untuk dipelihara ketika sudah mau masuk dalam komunitas akan dibekali ilmu-ilmu berternak. (3) komunitas mengupayakan agar produk madu lebah klanceng dapat dikenal lebih luas.
Akhlak Nabi Muhammad Dalam Buku Alwafa: Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad Saw Eksanti, Eriko Meliana; Huda, Dimyati; Zuhdi, Muhammad
Spiritualita Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i2.843

Abstract

Segala perilaku Nabi Muhammad adalah cerminan agama Islam. Mengenal Nabi Muhammad dari perspektif sosial dapat memunculkan nilai-nilai sosial dalam Islam. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan semangat untuk meneladani akhlak IslamiNabi Muhammad yang di kalangan umat Islam sendiri masih cenderung rendah karena dianggap sangat berat. Penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan fokus perhatian dengan beragam metode, yang mencakup pendekatan interpretif dan naturalistic terhadap subjek kajiannya. Dalam penelitian ini membahas tentang Nabi Muhammad yang tertera pada buku Islam karya Fazlur Rahman. Hasil dari penelitian ini ialah eksplorasi bentuk profan akhlak islami Nabi Muhammad, ditemukan bahwa Nabi adalah figur yang tidak pernah mendahulukan kepentingan pribadinya. Sedangkan bentuk-bentuk yang sakral dari akhlak islami Nabi Muhammad bersumber dari dogma utama Islam, yaitu Quran dan Hadis. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa dari setiap akhlak islami Nabi Muhammad ternyata ada penjelasannya di dalam Quran maupun Hadis. Ini sesuai dengan pernyataan Aisyah bahwa akhlak Nabi adalah Quran.
Pandangan Ibn Al-Arabi Mengenai Wahdat Al-Wujud dan Konsep Kebahagiaan Asiyah, Dewi Nur
Spiritualita Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i2.844

Abstract

Filosofi Wahdatul Wujud konon berpengaruh terhadap pemahaman Jabariyahyang berujung pada pengingkaran terhadap syariah. Ini karena WahdatulWujud sama dengan panteisme. Dengan demikian, tujuan kajian ini adalah untuk menemukan pengaruh pemikiran Ibnu 'arabia, yang dikenal dengan Wahdatul Wujud, terhadap wacana af'âl al-'ibâd. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan literature review, peneliti melakukan penelitian terhadap karya-karya Ibnu 'Arabi dan sekitar literatur terkait. Kesimpulan kajian tersebut, dilihat dari konsep Wahdatul Wujud yang diyakini oleh Ibnu Arabi dan para pengikutnya, menunjukkan bahwa Ibnu Arabi mempercayai teori kasbi dari Imam al-Asy'ar, bahwa manusia masih memiliki wasiat. menghasilkan tindakan. Namun wasiat orang tidak mempengaruhi adanya perbuatan. Karena hanya Tuhan yang memiliki kuasa untuk melakukan pekerjaan. Hal ini sesuai dengan falsafah Wahdatul bahwa tidak ada wujud selain Allah, yang berarti tidak ada perbuatan di alam kecuali perbuatan Allah. Kehendak dan usaha manusia adalah milik manusia, tetapi hanya Tuhan yang dapat memenuhinya. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ideologi Wahdatul Wujud tidak mendukung konsep Jabariyyah, yang dapat berujung pada pengingkaran syariat.
Pandangan Syekh Abdul Qadir Jailani Terkait Kepemimpin Sufistik Fauziah, Risna; Nurlaili, Devi
Spiritualita Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v5i1.902

Abstract

Sufism as a science of Islamic teachings provides guidelines to direct humans to a path that is able to bring a servant closer to his Creator. Some of the teachings of Sufism are applied in aspects of human life, one of which is in the aspect of leadership. Although sometimes the leadership aspect does not state the characteristics of a leader taken from the value of Sufism. This article discusses the values of Sufism according to the teachings of Sheikh Abdul Qadir Jailani in becoming a leader. To become a Sufism-based leader one must be able to apply the values of Sufism. The teachings of Sufism used in this article are the teachings of the famous Sufi figure Sheikh Abdul Qadir Jilani. The teachings of Sufism contain several behaviors, namely asceticism, patience, pleasure, gratitude, and qona’ah. From some of these behaviors contain different meanings at the same time in their application. These values will later lead and direct a leader to become a leader who upholds noble character and becomes closer to God. This article aims to add insight and knowledge to the author and those who read it.
Kajian Sinoatrial Node Modern dalam Perspektif Sufi Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumuddin Rosyid, Mochammad Harun
Spiritualita Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v7i1.964

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui bagaiaman konsep ilmu modern dengan ilmu klasik dalam perspektif sufisme Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ilumuddhin. Dalam tulisan ini penulis ingin menjelaskan bahwasannya ulama muslim tidak hanya menguasai ilmu metafisik saja tetapi juga ilmu fisik juga. Terutama al-Ghazali yang terkenal dengan ilmu teologinya, filsafatnya, dan tasawufnya, tetapi sedikit yang mengtahui bahwasanya al-Ghazali juga menguasai ilmu kedokteran, meskipun ilmu kedokteranya tidak semasyhur ilmu-ilmu yang beliau kuasasi. Ilmu kodektoran modern yang diteliti adalah sinoatrialnode sebuah alat pacu jantung yang menjadikan tempat seorang hamba mampu berkomunikasi dengan sang pencipta. Sinoatrialnode dalam tulisan ini akan dijelaskan dengan pandangan seorang sufi tetapi tidak menjelaskan metafisiknya saja, tulisan ini juga akan menjelaskan bagaimana iluwan modern memandang sinoatrialnode tersebut secara fisik juga. Tujuan dari penelitian ini ingin membuktikan bahwasanya ilmu modern yang berkembang saat ini tidak bertolak belakang dengan ilmu yang klasik. Karena tujuan ilmu adalah untuk menambah pengatahuan dan ketaqwaan kita terhadap Allah Swt. Penelitian ini merupakan penelitian library research, maka data yang diperoleh bersumber dari literature. Adapun refrensi utama yiatu kitab Ihya Ulumuddhin karya Imam Al-Ghazali. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwasanya sinoatrialnode yang jika dipandang dari fisiknya saja, maka ia hanya sebuah alat untuk menggerakan badan dan otot kita untuk bergerak sedangkan jika melihat sinoatrialnode dari metafisiknya maka, kita akan melihat bahwsanya sinoatrialnode mampu menjadi pusat ilmu pengetahuan intuisi bahkan menjadi sebuah titik cahaya, agar seorang hamba mampu berkomunikasi dengan Tuhanya. Tetapi itu semua melalui beberapa tingkatan-tingkatan yang harus dilalui untuk hamba kepada tuhan-Nya.