Sewagati
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 3 (2022)"
:
15 Documents
clear
Pengembangan Digitalisasi Industri Jasa Laundry dalam Rangka Meningkatkan Pangsa Pasar pada UKM 3cious
Erma Suryani;
Rully Agus Hendrawan;
Benyamin Limanto;
Fatharani Wafda;
Inayah Auliyah
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.905 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.106
Perkembangan UMKM di Indonesia dewasa ini semakin marak dan pada akhir tahun 2020 telah mencapai 64.2 juta unit. Perkembangan UMKM ini juga diiringi dengan berjalan nya transformasi digital melalui platform e-commerce, media sosial, dan kanal digital lain nya. Transformasi digital ini dialami oleh berbagai UMKM di Indonesia, tetapi transformasi ini tidak maksimal. Salah satu UMKM tersebut adalah UMKM 3cious. UMKM yang bergerak di jasa laundry sepatu ini beroperasi di Surabaya. UMKM ini telah memanfaatkan transformasi digital ini untuk meningkatkan pangsa pasar mereka, tetapi masih mengalami kendala di dalam penerapan nya. Penerapan transformasi digital memanfaatkan sosial media tidak dilakukan secara maksimal sehingga target pasar yang dituju tidak berkembang. Permasalahan ini perlu ditangani agar tidak mengganggu kelangsungan hidup dari UMKM itu sendiri. UMKM 3cious bersedia untuk menjadi studi kasus di dalam penelitian untuk menemukan serta memperbaiki permasalahan yang dihadapi. Teknik penelitian ini memanfaatkan metode Sistem Dinamik dengan mencari identifikasi dan faktor yang mempengaruhi pangsa pasar dan meningkatkan penjualan yang berakibat meningkatkan profit, serta mengembangkan model serta yang sesuai dengan tujuan dari UMKM 3cious sendiri. Model yang dikembangkan dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan pangsa pasar dari UMKM ini, dan dapat digunakan sebagai rumusan strategi jangka panjang yang berfokus pada peningkatan pangsa pasar dan penjualan.
Pengembangan Digitalisasi Industri Penjualan Produk Interior dalam Rangka Meningkatkan Profit pada CV Tita Jaya
Erma Suryani;
Rully Agus Hendrawan;
Tita Ayu Rospricilia;
Novia Paramita Shandra;
Heru Yunianta
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (772.469 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.108
UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, Menengah merupakan salah satu peran penting dalam perekonomian negara. Semakin berkembangnya teknologi informasi, teknik online marketing semakin banyak dilakukan. Di Jawa Timur saat ini, peningkatan permintaan barang interior seperti wallpaper serta gorden akan membuat kompetisi antar retail yang lainnya. Saat ini, usaha retail di Sidoarjo cukup banyak. Salah satu UMKM yang sedang berjalan ialah CV Tita Jaya, yang mana merupakan perusahaan penjualan produk interior yang berdiri 12 tahun silam. Hingga saat ini, CV Tita Jaya hanya dikenal dalam promosi offline atau word of mouth. Hal tersebut berdampak kurangnya pengenalan pelanggan terhadap produk serta jumlah volume penjualan. Permasalahan tersebut perlu penanganan yang tepat agar dapat meningkatkan pendapatan serta keuntungan perusahaan. Dengan menjadikan UMKM CV Tita Jaya sebagai studi kasus, maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi baru dalam era sekarang, menciptakan digitalisasi pemasaran produk melalui menafaatan online advertising berbasis website berupa modul serta strategi baru melalui skenario dari sistem dinamik untuk peningkatan profitabilitas yang optimum pada pendapatan UMKM. Sehingga dapat membantu UMKM dalam merumuskan strategi berjangka panjang dengan kaitannya ialah profit serta marketing. Untuk meningkatkan hal tersebut, diperlukan sistem dinamik. Hasil dari penelitian ini adalah model dan modul online advertising berbasis website yang dapat digunakan oleh para pelaku UMKM dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan profitabilitas UMKM.
Rancang Bangun Pemanas Elektrik Produk Olahan Pertanian Berbasis Tubular Heater Element
Basuki Widodo;
Kamiran;
Nur Asiyah;
Meilia Tri Andari;
Berliana Fitria Dewi;
Sonya Nadhea Magdalyna;
Azaria Dhea Rismaya;
Tri Rahayuningsih;
Marina Revitriani;
Indira Yudha Wisnubaskara;
Dimas Aji Yudistira
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (726.23 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.113
Provinsi Jawa Timur memiliki potensi dalam pertanian dan perkebunan yang melimpah, terutama untuk komoditas buah-buahan. Perilaku ekonomi dilakukan oleh para petani buah adalah berimprovisasi untuk memproduksi dan memasarkan olahan buah-buahan, seperti yoghurt dan fruit leather. Dalam hal ini, diperlukan alat pemanas untuk melakukan produksi yang ekonomis, efektif, dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat pemanas elektrik produk olahan pertanian berbasis tubular heater element sebagai alat utama dalam produksi yoghurt dan fruit leather. Pemanas elektrik produk olahan pertanian berbasis tubular heater element menjadi salah satu pengembangan yang dapat dijadikan alternatif sebagai bahan yang ramah lingkungan serta ekonomis. Penggunaan thermostat pada pemanas agar suhu dapat dijaga pada keadaan optimal antara 75°-85°C. Alat ini dibuat dalam dimensi panjang 90cm, lebar 60cm, dan tinggi 60cm. Prinsip kerja alat ini sama seperti oven, dan dapat digunakan pada semua jenis olahan pertanian, peternakan dan juga alat ini masih dapat dikategorikan sebagai alat yang ekonomis, efektif, guna mendukung perkembangan perekonomian dalam bidang pertanian.
Pengembangan Virtual Tour Wisata Lembah Mbencirang sebagai Media Promosi Online yang Interaktif dan Imersif untuk Upaya Percepatan Pemulihan Pariwisata
Okta Putra Setio Ardianto;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Caesario Ari Budianto;
Arfan Fahmi;
Deti Rahmawati
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2365.511 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.130
Pengembangan Pariwisata merupakan salah satu cara untuk mewujudkan perputaran ekonomi di suatu daerah. Mojokerto merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki sejumlah objek wisata. Wisata Lembah Mbencirang merupakan wisata yang masih membutuhkan pengembangan, namun semenjak COVID-19 melanda Indonesia pariwisata ini mengalami penurunan jumlah wisatawan sehingga perputaran ekonomi di kawasan lembah mbencirang menjadi terhambat. Pengembangan media virtual imesif online berupa Virtual Tour untuk Lembah Mbencirang dilakukan dapat dilakukan dengan tiga tahapan besar yaitu observasi, produksi dan pengembangan rancang bangun Virtual Tour untuk membantu upaya promosi Lembah Mbencirang melalui tools promosi yang kekinian berbasis sistem yang interaktif dan imersif serta menjangkau pasar yang lebih luas karena berbasis online. Pada tahap pengembangan diterapkan konsep Community Based Tourism dengan melibatkan BumDES Gajah Mada dan masyarakat Desa Kebontunggul sebagai pihak yang menyuplai materi promosi. Dari kegiatan ini Lembah Mbencirang diharapkan tetap dapat berpromosi dengan delivery yang apik dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi selama pandemi COVID19 belum mereda sehingga dapat dikenal serta pada saatnya pariwisata mulai dibuka akan lebih banyak calon pengunjung yang telah mengenal sehingga akan lebih banyak berkunjung ke Lembah Mbencirang.
Peningkatan Nilai Produk dan Pendampingan dalam Proses Sertifikasi Halal untuk UMKM di Kecamatan Gedangan, Sidoarjo
Herdayanto Sulistyo Putro;
Sri Fatmawati;
Adi Setyo Purnomo;
Hamdan Dwi Rizqi;
Fahimah Martak;
Refdinal Nawfa;
Egar Pamela;
Ceisar Andrian Putra;
Indana Madaniyah Tsani;
Adisya Salsabila;
Sigmatresna Wasatya;
Fadhil Adinata;
Fanda Luvita Sari
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1336.088 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.131
Seiring berkembangnya era globalisasi serta Perdagangan Masyarakat Ekonomi ASEAN, Kebutuhan akan produk halal semakin besar dan diminati. Halal menurut ketentuan syariat Islam adalah sesuatu yang baik, suci/bersih, dan tidak berbahaya. Sertifikat halal berfungsi sebagai salah satu alat bagi UMKM untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan, serta memberikan ketenangan bagi konsumen, terutama bagi konsumen Muslim. Selain itu, UMKM ditantang untuk menerapkan Sistem Jaminan Halal sehingga mutu dan kualitas produk bahkan integritas suatu unit usaha menjadi lebih baik di mata konsumen. Hal tersebut merupakan eksisting kondisi yang dimanfaatkan oleh Tim Pengabdi. Tim Pengabdi memfasilitasi UMKM pangan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kaidah halal pada produk-produk nya melalui kampanye GEMESH (Gerakan Menuju Sertifikasi Halal) yang diintegrasikan dengan Sociodigio yakni konsultan e-commerce yang melakukan pendampingan jasa social media marketing untuk meningkatkan brand awareness UMKM Indonesia.
Alat Pembasmi Hama Otomatis Berbasis Solar Cell di Desa Pranggang, Kabupaten Kediri
Dimas Anton Asfani;
I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda;
I Made Yulistya Negara
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2431.146 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.138
Pembangunan yang masif di Indonesia diikuti dengan semakin tingginya kebutuhan pangan untuk masyarakat mengakibatkan permintaan bahan pangan yang meningkat. Akan tetapi, beberapa tahun terakhir hasil pertanian di Indonesia mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh meningkatnya kerusakan pada tanaman, salah satunya serangan hama yang meningkat. Namun, pengendalian yang masih kurang efektif mengakibatkan setiap tahun petani mengalami kerugian. Hama yang sering menyerang persawahan diantaranya adalah wereng, belalang, walang sangit, ulat, gangsir, dan tikus. Oleh sebab itu, pembasmian hama perlu dilakukan sebagai tindakan pengendalian pada tanaman. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan cara membuat alat penangkap hama serangga dan pengusir tikus dengan sumber panel surya. Dengan menggunakan alat ini petani dapat mengurangi atau bahkan tidak memerlukan lagi untuk menggunakan pestisida yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan. Disamping itu, panel surya merupakan suatu alat yang dapat mengkonversi pancaran sinar matahari menjadi energi listrik. Teknologi panel surya merupakan salah stau teknologi yang praktis dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, melalui skema pengabdian masyarakat yang dilakukan Laboratorium Tegangan Tinggi Departemen Teknik Elektro ITS turut membantu dalam pengendalian hama tikus dan serangga dalam meningkatkan produktivitas hasil panen dengan: (i) Pembuatan alat pengusir tikus dan serangga secara otomatis, (ii) Melaksanakan sosialisasi mengenai pengendalian hama dan penggunaan alat untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, (iii) Melakukan konsultasi online untuk menjaga dan merawat alat dengan mitra.
Rancang Bangun Lemari Disinfektan APD Berbasis UV-C untuk Puskesmas
Caesario Ari Budianto;
Okta Putra Setio Ardianto;
Mahendra Wardhana;
Thomas Ari Kristianto;
Anggra Ayu Rucitra;
Ailsashofa Alfadhila;
Zahra Ayudhia Pawestri
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (10191.565 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.139
Pandemi COVID19 yang disebabkan oleh virus corona jenis baru menjadi tantangan berat bagi pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga yaitu mewujudkan kehidupan sehat dan sejahatera. Pandemi telah menghantam seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia yang pada pertengahan tahun 2021 telah mencapai gelombang kedua yang memberikan tekanan luar biasa pada sistem kesehatan. Karena disebabkan virus baru yang terus bermutasi sehingga membuat kolaborasi berbagai disiplin ilmu dan teknologi oleh masyarakat dunia untuk melawan COVID-19 menjadi mendesak dan penting untuk dilakukan. Pada tulisan ini dibahas program pengabdian kepada masyarakat berupa upaya penanggulangan penyebaran pandemi dengan pengembangan rancang bangun lemari desinfeksi berbasis UVC yang digunakan untuk mensterilkan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di puskesmas. Metode yang digunakan dalam rangkaian kegiatan rancang bangun adalah design thinking yang mengembangkan rancangan dari ide hingga evalasi purwarupa yang telah dibuat serta digunakan pada puskesmas mitra. Dari serangkaian kegiatan pengembangan lemari desinfeksi didapat desain dan purwarupa yang telah digunakan oleh naracoba. Evaluasi desain diambil dari pengamatan dan data dari naracoba sehingga menghasilkan masukan pengembangan di masa depan terkait faktor usability, functionality, solvabilty dan design elements.
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Kampung Susu Lawu
Eko Budi Santoso;
Arwi Yudhi Koswara;
Vely Kukinul Siswanto;
Inna Hidayani;
Fellyta Zahrah Anggarini;
Aulia Rahma;
Andika Mahendra Arrianta;
Mohammad Ramdan
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1836.979 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.161
Desa wisata merupakan pengembangan suatu desa dengan memanfaatkan unsur-unsur yang terdapat di dalam masyarakat desa yang memiliki fungsi sebagai atribut produk wisata. Berdasarkan wawancara dengan kelompok sadar wisata (POKDARWIS) Kampung Susu Lawu terdapat permasalahan terkait kelembagaan dan sumber daya manusia. Maka, kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di Dusun Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dimana Kampung Susu Lawu berada dilakukan melalui pelatihan dan simulasi dengan berfokus meningkatkan / memberdayakan masyarakat Kampung Susu Lawu khususnya POKDARWIS (kelompok sadar wisata) sebagai pemandu wisata di Kampung Susu Lawu. Hasil menunjukkan adanya respon positif stakeholder serta partisipasi aktif masyarakat yang cukup tinggi dalam mengikuti Pelatihan Pemandu Wisata selama 2 (dua) hari dengan 2 (dua) kegiatan yaitu pemaparan materi dan simulasi. Adapun luaran yang dihasilkan yaitu berupa Buku Saku Pemandu Wisata yang akan dibagikan kepada peserta pelatihan guna sebagai media cetak materi-materi yang praktis, tampilannya menarik, mudah dibawa kemana pun, dan mampu membuat peserta lebih mendalami materi terkait pemandu wisata.
Pemetaan Potensi Airtanah Menggunakan Geolistrik di Daerah Pasca Gempa Studi Kasus Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang
Juan Pandu Gya Nur Rochman;
Fikri Abdulah;
Aditya Manafiska Putra;
Ilham Adi Priyambodo;
Muhammad Haidar
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2263.606 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.186
Desa Wirotaman mengalami gempabumi magnitudo 6,1. Kejadian tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerugiaan materiil. Didapati juga bahwa pasokan air saat musim kemarau menjadi sedikit, akibat jaringan air bersih yang kurang baik. Agar tidak bergantung pada mata air Gunung Semeru, perlu dilakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan airtanah di Desa Wirotaman. Penyelidikan airtanah dapat dilakukan dengan memanfaatkan parameter resistivitas. Adanya air akan memberikan variasi nilai resistivitas di bawah permukaan. Nilai resistivitas bawah permukaan dapat diukur menggunakan metode geolistrik. Metode geolistrik yang umum diterapkan untuk mendeteksi airtanah adalah Vertical Electrical Sounding. Pengukuran geolistrik VES dilakukan di lima titik, termasuk area yang kekurangan pasokan air. Dilakukan pula survei geologi dan survei sumur untuk mengetahui kondisi hidrogeologi dan kedalaman muka airtanah sebagai penunjang interpretasi hasil VES. Hasil pengukuran didapatkan nilai error sebesar kurang dari 10%. Kedalaman muka airtanah di desa Wirotaman bervariasi, dari 5 meter di sisi utara akuisis hingga 60 meter di sisi selatan daerah akuisisi yang merupakan titik tertinggi desa. Akuifer yang terdapat di Desa Wirotaman diidentifikasi sebagai pasir, yang berada di atas litologi impermeabel seperti lempung dan batuan lava. Rekomendasi pembuatan sumur didapatkan di sisi tenggara daerah survei, yang diperkirakan memiliki kedalaman airtanah dari 11 hingga 40 meter.
“Actuarial Science Online Short Course : A10 Financial Mathematics (ASOSC)” Sebagai Upaya Pemberian Dukungan Bagi Calon Peserta Ujian Profesi Aktuaris di Indonesia
Ulil Azmi;
Wawan Hafid Syaifudin;
Galuh Oktavia Siswono;
Raden Mohamad Atok;
Imam Safawi Ahmad;
Pratnya Paramitha Oktaviana;
Checellya Maitriani
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1030.402 KB)
|
DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.200
Profesi aktuaris sangat digemari oleh masyarakat Indonesia karena luasnya prospek kerja yang ditawarkan serta adanya peraturan Menteri Keuangan tahun 2016 yang mewajibkan penugasan dan laporan aktuaris di tandatangani oleh Aktuaris Publik. Seorang aktuaris memiliki syarat yaitu harus lulus pada 10 ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Tingginya kebutuhan tenaga aktuaris tidak diimbangi oleh peningkatan jumlah aktuaris di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah gagal dalam ujian PAI. Salah satu mata ujian yang diujikan oleh PAI adalah A10, yaitu matematika finansial. Mata ujian A10 merupakan materi paling dasar pada seluruh mata ujian profesi aktuaris. Apabila seorang peserta telah berhasil menyelesaikan mata ujian A10, maka peserta tersebut dapat melanjutkan ujian ke tingkat berikutnya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tim pengabdi mengidentifikasi bahwa salah satu cara untuk mendukung para peserta ujian PAI serta membantu pemerintah dalam meningkatkan jumlah aktuaris di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan pelatihan/short course pada mata ujian A10. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi, bimbingan dan evaluasi yang diikuti oleh peserta selama empat hari dalam bentuk penyampaian konsep dasar materi oleh narasumber, pembahasan soal yang didampingi oleh asisten narasumber serta pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta untuk lulus ujian PAI pada subjek A10.