cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 133 Documents
KARAKTERISASI LAPISAN TIPIS SPIRO-TPD SERTA STUDI DINAMIKA PEMBAWA MUATAN DALAM LAPISAN TIPIS CAMPURAN SPIRO-TPD:PCBM EUIS SITI NURAZIZAH, ANNISA APRILIA, CUKUP MULYANA, TUTI SUSILAWATI, LUSI SAFRIANI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 5, No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.264 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v5i02.11162

Abstract

Material organik terkonjugasi spiro merupakan material organik yang dapat digunakan sebagai lapisan transport hole pada divais sel surya organik. Dalam penelitian ini dilakukan kajian untuk mengetahui gugus fungsi, daerah absorbansi dan lebar celah energi serta dinamika pembawa muatan pada N,N'-Bis(3-methylphenyl)-N,N‘-bis(phenyl)-9,9-spirobifluorene (spiro-TPD). Hasil pengukuran FTIR menunjukkan bahwa puncak-puncak intensitas gugus fungsi dari senyawa spiro-TPD terbentuk atas ikatan molekul C-H aromatik, C=C aromatik, C-C alifatik, C-N amida, 1,2,4-trisubstituted benzene, dan monosubstituted benzene. Hasil pengukuran spektroskopi UV-Vis menunjukkan bahwa spiro-TPD memiliki daerah absorbansi pada rentang panjang gelombang 350–415 nm. Sedangkan hasil pengukuran spektroskopi flouresensi menghasilkan lebar celah energi spiro-TPD sebesar 2,93 eV. Dinamika pembawa muatan pada spiro-TPD dilakukan dengan pengukuran energi aktifasi melalui spektroskopi Photoinduced Infrared Absorption (PIA) dengan sampel berupa lapisan tipis campuran spiro-TPD:PCBM. Hasil pengukuran PIA pada suhu 78 K menghasilkan nilai energi aktifasi spiro-TPD sebesar 123 meV. Polaron yang terbentuk pada spiro-TPD berada pada bilangan gelombang 1263 cm-1 dengan intensitas absorpsi polaron yang teramati sangat rendah
KALSIUM OKSIDA MIKROPARTIKEL DARI CANGKANG TELUR SEBAGAI KATALIS PADA SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK GORENG BEKAS HARYONO HARYONO; CHRISTI LIAMITA NATANAEL; RUKIAH RUKIAH; YATI B YULIANTI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.35 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i01.17865

Abstract

Biodiesel telah berhasil disintesis dari minyak goreng bekas dengan katalis kalsium oksida mikropartikel yang dikalsinasi dari cangkang telur. Cangkang telur sebagai sumber kalsium karbonat disiapkan melalui tahap pencucian, pengeringan, pengecilan ukuran, dan pengayakan untuk diperoleh ukuran lolos 100 mesh. Serbuk cangkang telur kemudian dikalsinasi pada suhu 900oC selama 8 jam. Setelah didinginkan, hasil kalsinasi selanjutnya diperkecil ukurannya kembali dengan menggunakan planetary ball mill. CaO hasil pengecilan lanjut, kemudian dikarakterisasi dengan particle size analyzer, XRD, dan adsorpsi BET untuk menentukan ukuran partikel, derajat kristalinitas, luas permukaan spesifik, dan distribusi ukuran porinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik CaO dari hasil kalsinasi dengan perlakuan pengecilan ukuran lanjut lebih baik dibandingkan dengan tanpa perlakuan pengecilan lanjut. Ukuran partikel rata-rata, luas permukaan spesifik, diameter rata-rata pori, dan volume spesifik rata-rata pori dari CaO dengan pengecilan lanjut berturut-turut adalah 4,128 m, 16,244 m2/g, 42,282 Å, dan 410,0 x 10-3 cc/g. Biodiesel dengan katalis CaO tanpa pengecilan lanjut sebanyak 10% diperoleh sebanyak 71,91%. Sedangkan penggunaan CaO mikropartikel yang hanya 3% mampu menghasilkan biodiesel dari minyak goreng dengan yield 77,76%.
KAJIAN PERGERAKAN FLUIDA BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN ANALISIS RAPAT MASSA DAERAH PORONG SIDOARJO EDDY SUPRIYANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 5, No 01 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.316 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v5i01.11153

Abstract

Daerah terdampak di sekitar radius tanggul lumpur Sidoarjo (LUSI), terutama di bagian Baratnya terjadi amblasan dan bualan gas yang keluar ke permukaan, hal ini diantaranya disebabkan adanya kekosongan rongga pada lapisan tanah di bawah permukaan yang diduga karena pergerakan massa lumpur di sekitar area tersebut sehingga kontruksi lapisannya tidak kuat menyangga beban yang ada di permukaan. Untuk dapat memprediksi arah gerakan lumpur dibawah permukaan, diperlukan studi geofisika yakni metoda gravity yang bersifat monitoring (time lapse) yang dikorelasikan dengan kajian geologi daerah tersebut. Pengamatan ini telah dilakukan di beberapa perioda tahun 2010 sampai dengan tahun 2011. Berdasarkan data medan gravitasi (Δg) di beberapa perioda tersebut dengan spasi titik amat cukup rapat sehingga dengan menggunakan pendekatan empiris (Green’s function) dapat diproses menjadi sebaran rapat massa (Δρ) di kedalaman tertentu. Hasil proses berupa peta sebaran densitas (Δρ) di kedalaman 1500 meter, diharapkan dapat menginformasikan beberapa zona yang terdampak dengan nilai densitas (Δρ) berkisar antara 1,1 gr/cc – 2,1 gr/cc dimana konturnya mengikuti pola cekungan Jawa Timur yang menunjukan nilai densitas rendah ke arah Utara ditempati oleh endapan laut dangkal dan cenderung nilai densitas tinggi menuju ke arah Selatan – Tenggara yang merupakan endapan volkanik (gunungapi)
PENGARUH WAKTU AGING PADA SINTESIS SENYAWA ZnO:GO SEBAGAI MATERIAL AKTIF FOTOKATALIS CHOIRY GHINA AFRILIA; RIZKIA MUTIARA; SRI SURYANINGSIH; AYI BAHTIAR; ANNISA APRILIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 10, No 02 (2020)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.675 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v10i2.32679

Abstract

Serbuk nanokomposit ZnO:GO telah berhasil disintesis menggunakan metode sol-gel dengan kristalisasi suhu rendah (150 ° C). Variasi waktu aging juga diberikan untuk melihat karakteristik optik dan sifat fotokatalitik dari ZnO:GO. Degradasi metilen biru (MB) digunakan untuk mengevaluasi sifat fotokatalitik ZnO:GO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel ZnO memiliki struktur kristal hexagonal wurtzite. ZnO:GO dengan waktu aging 5hari dapat mengurangi ukuran kristal namun tidak menunjukan karakteristik fotokatalitik yang lebih baik. Serbuk ZnO:GO dengan waktu aging 3 hari memiliki sifat fotokatalitik yang lebih baik dibanding dengan variasi lainnya, hal ini dikonfirmasi dengan laju fotodegradasi ZnO:GO meningkat hampir 100%. Selain itu, beberapa sifat optik juga menunjukan karakteristik yang secara langsung berhubungan dengan peningkatan perilaku fotokatalitik.
KARAKTERISASI POLI (3-(TRIMETHOXYSILYL)PROPYL METHACRYLATE)) YANG DIMODIFIKASI DENGAN INHIBITOR CERIUM SEBAGAI BAHAN PROTEKSI KOROSI BAJA KARBON TUTI SUSILAWATI, DESY NUR ROCHMAH, NORMAN SYAKIR, SRI SURYANINGSIH, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.276 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10958

Abstract

Korosi merupakan peristiwa pengrusakan logam akibat bereaksi secara kimia dengan lingkungan sehingga menimbulkan kerugian. Dalam upaya mencegah terjadinya korosi pada material baja karbon API 5L X65, maka dilakukan proses pelapisan dengan menggunakan Poli(3-(Trimethoxysilyl)propyl methacrrylate)) . Poli(TMSPMA) merupakan bahan yang berpotensi untuk memproteksi material dari korosi. Untuk itu ditambahkan inhibitor Cerium Nitrate Hexahydrate, penambahan inhibitor ini bertujuan untuk membuat lapisan proteksi bersifat aktif dan pasif, sehingga ketika lapisan yang bersifat pasifnya rusak masih ada bagian aktifnya yang melindungi material. Bahan prekursor polimer hibrid dibuat dari monomer TMSPMA murni dan yang dicampur inhibitor dengan teknik sol-gel. Hasil yang didapat terbentuknya gel kental yang bening dan menghasilkan yield sebesar 89,58%. Prekursor polimer hibrid yang diperoleh kemudian dikarakterisasi dengan FTIR untuk melihat gugus fungsinya, dengan cara bahan prekursor tersebut dilapiskan pada substrat silikon, hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus anorganik dan organik yang mengalami polimerisasi. Selanjutnya prekursor polimer hibrid dilapiskan pada baja karbon kemudian dikarakterisasi dengan metoda Potensiostat untuk mengetahui arus korosinya, hasil yang diperoleh menunjukkan penurunan arus korosi dari 1,868 mm/th menjadi 0,02 mm/th
Kajian Stabilitas Atmosfer di Bandara Sultan Iskandar Muda (Studi Kasus Tanggal 15, 17, 20, 21, dan 22 Oktober 2019) NASYITAH AZ-ZAHRA LUBIS; AHMAD ARIF HASIBUAN; DIANA CAHAYA SIREGAR
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 10, No 01 (2020)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.571 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v10i01.29011

Abstract

Potensi kejadian hujan dan badai guntur menjadi perhatian penting untuk dapat diwaspadai karena berdampak terhadap aktivitas masyarakat khususnya di bidang penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kejadian hujan dan badai guntur. Data yang digunakan adalah data radiosonde untuk memperoleh indeks labilitas atmosfer dan data curah hujan sebagai pembanding kejadian. Selain itu, data citra radar cuaca digunakan sebagai analisis pertumbuhan awan konvektif sebelum terjadinya hujan dan badai guntur. Hasil pengolahan data radiosonde untuk beberapa kejadian menunjukkan kesesuaian terhadap kondisi cuaca yang terjadi sebelum kejadian hujan dan badai guntur. Nilai K-Indeks (KI), Total-Total Indeks (TT) dan SWEAT sebelum kejadian hujan atau badai guntur memiliki nilai indeks labilitas pada kategori sedang hingga kuat. Data citra radar cuaca juga menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif pada waktu 4 jam sebelum kejadian. Validasi dari data pengamatan udara permukaan menunjukkan keadaan cuaca sebenarnya yang terjadi yaitu kejadian hujan diikuti badai guntur.
PEMBUATAN KOMPOSIT KARBON DARI CAMPURAN ARANG BAMBU DENGAN PETROLEUM COKE MENGGUNAKAN METODA KARBONISASI YANUAR HAMZAH; LAZUARDI UMAR; USMAN MALIK
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 02 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.225 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i02.10936

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan komposit karbon dari campuran arang bambu jenis (Gigantochloa apus) dengan petroleum coke dari limbah industri pengolahan minyak bumi menggunakan metoda karbonisasi. Pada penelitian ini dilakukan perlakuan dengan persentase rasio massa arang bambu:petroleum coke adalah 70:30, 50:50 dan 30:70 menggunakan perekat resin berbentuk lingkaran dengan diameter 3 cm lalu ditekan dengan alat hydrolic testing machine agar komposit karbon dihasilkan menjadi padat. Sifat struktur, morfologi dan komposisi komposit dianalisa menggunakan difraksi sinar-x, mikroskop pindai elektron dan energy dispersive x-ray. Analisa pola difraksi sinar x telah dihitung jarak antar bidang (d) dan parameter kristal karbon meliputi stackheight, Lcdan stackwidth, La. Bentuk morfolgi komposit karbon terlihat tidak teratur dan berserat serta adanya mikropori dengan ukuran antara 10-100 mm. Persentase unsur karbon pada komposit karbon meningkat dengan meningkatnya persentase rasio massa petroleum coke setelah dianalisa menggunakan energy dispersive x-ray specrtroscopy dan terdapat sejumlah kecil persentase silikon dan kalium.
ANALISIS SECARA FISIS DAN DINAMIS KEJADIAN HUJAN PENYEBAB BANJIR DI MAKASSAR TANGGAL 20 FEBRUARI 2022 SETIAWAN, ARIF; TUNA, MIRANDA SAHFIRA; QULUB, ALFI RIFQI; NUGRAHENI, IMMA REDHA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 01 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1558.488 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i01.40961

Abstract

Pada tanggal 20 Februari 2022, Sejumlah titik di Kota Makassar terendam banjir yang disebabkan karena hujan lebat yang terjadi di wilayah tersebut. Berdasarkan data curah hujan BMKG, curah hujan yang tercatat pada tanggal tersebut adalah sebesar 166 mm/hari. Dilakukan analisis secara fisis dengan memanfaatkan produk radar cuaca untuk melihat sebaran awan konvektif dan akumulasi curah hujan, serta analisis dinamika atmosfer untuk melihat kondisi atmosfer saat kejadian hujan lebat dan mengetahui penyebab terbentuknya awan-awan konvektif penyebab hujan lebat tersebut. Penelitian ini menggunakan produk CMAX, SRI dan RIH pada citra radar cuaca serta parameter angin, vortisitas, dan vertical velocity dari data reanalysis ERA5 ECMWF. Dari hasil analisisnya dapat diketahui bahwa banjir di Kota Makassar disebabkan karena hujan dengan intensitas lebat yang turun di wilayah tersebut dan diikuti oleh hujan intensitas sedang dalam jangka waktu yang cukup lama. Kejadian hujan sedang-lebat yang menyebabkan banjir di Makassar adalah disebabkan karena awan konvektif yang cukup luas yang menutupi wilayah tersebut. Selain itu, adanya daerah konvergensi angin di sebelah barat daya Kota Makassar yang memicu terjadinya pengangkatan udara ke atas juga menjadi faktor pemicu pertumbuhan awan konvektif penyebab curah hujan yang tinggi di Wilayah MakassarKata kunci: Banjir, Hujan Lebat, Radar Cuaca, Dinamika Atmosfer
IoT SISTEM MONITORING METER KWH DIGITAL MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN CODEIGNITER API SERVICE VERA FIRMANSYAH
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 01 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2265.537 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v9i1.23105

Abstract

Penggunaan listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi semua masyarakat. Besar pemakaian energi listrik oleh setiap konsumen dapat diukur dengan menggunakan suatu alat pengukur energi listrik yaitu meter kWh, seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada tiap – tiap pelanggan. Pelanggan akan membayar biaya listrik sesuai dengan nilai meter kWh yang terukur baik secara pascabayar maupun prabayar. Akan tetapi, masih terdapat kelemahan dalam sistem pembayaran daya energi listrik tersebut. Salah satu kelemahannya yaitu masyarakat tidak dapat melakukan pengontrolan pemakaian energi listrik setiap hari karena pelanggan hanya mengetahui besarnya daya yang terpakai ketika telah tiba waktunya pembayaran. Dengan demikian, dirancang sebuah prototipe alat bantu monitoring meter kWh digital rumah tangga menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR) sebagai pendeteksi kedipan lampu led pada meter kWh digital yang dikontrol oleh mikrokontroller dan dapat terhubung ke server melalui api service dengan framework codeigniter. Perhitungan yang dilakukan yaitu dengan membandingkan antara hasil pembacaan meter kWh digital dengan hasil pembacaan prototipe yang dibuat. Perbandingan tersebut akan menghasilkan nilai kesalahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe yang telah dibuat memberikan nilai kesalahan sebesar 0% untuk selisih pembacaan. Sedangkan waktu pengiriman data dari prototipe ke server rata-rata membutuhkan waktu selama 36,23 s dengan koneksi wifi.
PENGUJIAN PENGARUH LUAS ELEKTRODA TERHADAP KARAKTERISTIK BATERAI LiFePO4 ADITYA SATRIADY, WAHYU ALAMSYAH, ASWAD HI SAAD, SAHRUL HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.54 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10959

Abstract

Baterai lithium-ion telah digunakan sebagai media penyimpan energi listrik portabel karena memiliki densitas energi tinggi dan siklus hidup yang panjang. Bahan yang umum digunakan sebagai katoda pada baterai lithium-ion adalah lithium cobalt oxide (LiCoO2), tetapi unsur kobalt merupakan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan, memiliki harga yang mahal dan bersifat reaktif sehingga mudah terjadi ledakan pada temperatur tinggi. Saat ini telah dikembangkan baterai lithium-ion dari lithium iron phospate (LiFePO4) sebagai bahan pada katoda yang lebih murah, aman serta ramah lingkungan. Secara teori, luas elektroda mempengaruhi kapasitas baterai. Semakin luas elektroda, semakin besar kapasitas baterai. Pada penelitian ini telah dibuat baterai lithium-ion dengan LiFePO4 sebagai bahan pada katoda serta telah dilakukan pengujian baterai dengan melihat pengaruh luas elektroda terhadap karakteristik kinerja baterai dengan metode charge-discharge. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, baterai dengan luas elektroda (22 x 2) cm2 dan arus pembebanan 3 mA memiliki kapasitas dan efisiensi paling besar dibandingkan luas elektroda lainnya dengan kapasitas baterai sebesar 3,183 mAh dan efisiensi sebesar 46,6%. Hasil yang didapat menunjukkan luas elektroda dapat mempengaruhi kapasitas dan efisiensi baterai.

Page 8 of 14 | Total Record : 133