cover
Contact Name
Yuniardi Fadilah
Contact Email
fajrulfalah.fib@live.undip.ac.id
Phone
+6285259699793
Journal Mail Official
jurnalwicara@gmail.com
Editorial Address
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wicara
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 28300904     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan menerbitkan artikel orisinil yang berisi pemikiran kritis dalam ruang lingkup sastra, bahasa, dan budaya kontemporer. Adapun cakupan Jurnal Wicara meliputi: studi sastra interdisipliner; sastra kontemporer; studi sastra teoretik; sastra anak; linguistik; linguistik terapan; studi linguistik interdisipliner; filologi; sastra dan tradisi lisan; dan kebudayaan
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: April 2024" : 12 Documents clear
Subjektivitas sebagai Pemberdayaan Diri Perempuan dalam Passport to Happiness Karya Ollie: Sebuah Pendekatan Gender Sastra Perjalanan Fadilah, Yuniardi; Khurosan, Herpin Nopiandi; Purnomo, Mulyo Hadi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.23113

Abstract

Penelitian ini mengkaji karya sastra perjalanan populer berjudul Passport to Happiness yang berisikan perjalanan perempuan pada 11 negara. Penelitian berusaha mengkaji subjektivitas pengarang dalam persepsinya terhadap objek dalam perjalananannya. Peneltian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Pendekatan yang menjadi dasar adalah pandangan Carl Thompson. Penelitian menemukan bahwa tindakan menilai objek yang dilakukan perempuan adalah bentuk pemberdayaan diri melawan kuasa patriarki. Subjektivitas dalam penilaian adalah bentuk suara penegasan diri perempuan
Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Halaman Terakhir Karya Yudhi Herwibowo Adiba, Akmalia; Tiani, Riris
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22112

Abstract

Salah satu upaya untuk membentuk budi pekerti adalah pendidikan karakter melalui karya sastra. Novel Halaman Terakhir Karya Yudhi Herwibowo diharapkan mampu mempengaruhi pembaca agar menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam novel Halaman Terakhir Karya Yudhi Herwibowo. Penelitian kualitatif ini menggunakan teori tindak tutur ilokusi Searle. Sumber data berasal dari tuturan yang terdapat dalam novel Halaman Terakhir. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dilanjutkan dengan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur tertentu dan teknik lanjutan hubung banding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat lima jenis tindak tutur ilokusi yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif (2) terdapat fungsi tindak tutur asertif yaitu “menyatakan”, “memberitahukan”, dan “menduga” (3) terdapat fungsi tindak tutur direktif yaitu “memerintah”, “menasehati”, “meminta”, dan “mengajak” (4) terdapat fungsi tindak tutur komisif yaitu “menawarkan” dan “menjanjikan” (5) terdapat fungsi tindak tutur ekspresif yaitu “mengucapkan selamat” dan “mengungkapkan rasa kecewa” (6) terdapat fungsi tindak tutur deklaratif yaitu “memutuskan”.
Connotation and Myth: Language Expression of Gen Z through WhatsApp Emoticon Wulandari, Sri; Rahma, Aisya Fauzia; Bakthawar, Puri
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.23294

Abstract

Compared to previous generations, Generation Z (Gen Z) lives in a different lifestyle and culture. Since their youth, Gen Z cannot be separated from digital and technological aspects in their daily life. In communication, it can be assumed that Gen Z is familiar with the use of WhatsApp as their primary communication medium. It is proven that in the period of the Covid-19 pandemic, WhatsApp was crucial as a communication medium by Gen Z. On the other hand, communication patterns in digital space are quite different from traditional verbal communication. There are many features in WhatsApp, one of them is emoticon features, that make the process of language interpretation become ambiguous and multi-interpretative. This study aims to uncover that language phenomenon, especially by analysing connotations and myths represented in WhatsApp emoticons used by Gen Z, using the perspective of Roland Barthes’ semiotic theory. The results of this research show that through the WhatsApp emoticons used by Gen Z, it can be concluded that WhatsApp emoticons are often used arbitrarily by Gen Z, which then implies certain connotative meanings, which are also related to the context of the conversation being built. The myth that underlies this phenomenon is the cultural background of Gen Z as a generation that cannot be separated from technological aspects, thus allowing for their authentic uniqueness in language styles, caused by the mediated language through digital platforms such as WhatsApp. 
Kritik Sosial pada Puisi "Aku Tulis Pamplet Ini" Karya W.S. Rendra dan Puisi “Peringatan” Karya Wiji Thukul (Pendekatan Sastra Bandingan) Anggraini, Nilla Putri; Falah, Fajrul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22558

Abstract

Seorang penyair dapat menjadikan karya ciptaanya sebagai media dalam melakukan kritik sosial. Di mana kritik sosial yang terjadi dalam kehidupan nyata akibat kondisi disharmoni yang terjadi pada masyarakat. Penelitian ini membahas mengenai kritik sosial pada puisi “Aku Tulis Pamplet Ini” karya W.S. Rendra dan puisi “Peringatan” karya Wiji Thukul, sebuah penelitian pendekatan sastra bandingan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teks puisi dianalisis melalui pembacaan hermeneutika Wilhelm Dilthey dan dengan teori strukturalisme genetik Lucien Goldman. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bentuk kritik sosialnya melalui teori strukturalisme genetik Lucien Goldman dari pemaknaan hermenutika tersebut, sehingga ditemukan persamaan dan perbedaan bentuk kritik sosial pada kedua puisi. Penelitian menunjukkan bahwa kedua puisi ini memiliki persamaan dalam mengungkapkan kritik sosial mengenai fakta sosial yang terjadi dalam masyarakat pada masa Orde Baru yaitu pembungkaman suara rakyat dalam mengkritisi pemerintah serta kesewenang-wenangan pemerintah Indonesia pada masa Orde Baru. Adapun perbedaannya, pada puisi “Aku Tulis Pamplet Ini” berbicara kritik sosial terkait penderitaan rakyat, ketidakpastian janji pemerintah, dan pembungkaman suara rakyat. Sedangkan pada puisi “Peringatan” sebagai propaganda perlawanan dan peringatan terhadap pemerintah Indonesia pada masa Orde Baru atas pembungkaman suara rakyat dalammengkritisi pemerintah.
Realisme Magis dalam Film Jagat Arwah Karya Ruben Adrian (Tinjauan Lima Karakteristik Realisme Magis Wendy B. Faris) Inzaghi, Muhammad Rizky; Purnomo, Mulyo Hadi; Komariya, Siti
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk/wujud realisme magis dalam film Jagat Arwah karya Ruben Adrian berdasarkan lima karakteristik realisme magis Wendy B. Faris dengan pendekatan objektif sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jagat Arwah merupakan film yang mengandung realisme magis. Hal ini dibuktikan dengan adanya wujud elemen tidak tereduksi terdapat pada adanya peristiwa magis yaitu ritual perpindahan Raga dan mitos mengenai sedulur papat limo pancer. Elemen dunia fenomenal dapat dilihat pada adanya penggunaan benda nyata salah satunya handphone Nokia dan motor Grand Astrea. Wujud keraguan tidak menentu terdapat pada tempat Hutan Kematian dan Gedung Aseng. Elemen penggabungan alam dapat dilihat ketika Pak Le mampu menghirup arwah jahat. Wujud elemen gangguan waktu, ruang, dan identitas terdapat pada kemampuan Raga menghentikan Waktu, perpindahan ruang pada ritual, dan fenomena kerasukan pada tokoh Kus dan sopir.
Piknik Bersama Hantu: Alienasi dan Nostalgia dalam Antologi Puisi Perjalanan Menuju Mars karya Irwan Segara Manurung, Gregorius Tri Hendrawan; Martini, Laura Andri Retno; Umam, Khothibul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22288

Abstract

This study has material objects in the form of poems "Panggilan dari Malingping", "Kota yang Kehilangan Salak Anjing dan Suara Jangkrik di Jantung Malam" and "Perjalanan Menuju Mars" written by Irwan Segara. This study aims to identify the forms of alienation and nostalgia existing in the three poems and explore relationship between the alienation and nostalgia. Theories applied in this study are Roman Ingarden's theory of norm strata or meaningful layers, Melvin Seeman's theory of alienation, and Svetlana Boym's theory of nostalgia.  The results of this study are as follows: The poems "Panggilan dari Malingping", "Kota yang Kehilangan Salak Anjing dan Suara Jangkrik di Jantung Malam" and “Perjalanan Menuju Mars” present three forms of alienation, namely powerlessness, meaninglessness and self-estrangement. The dominant nostalgic tendency in these three poems is reflective tendency. Nostalgia in these poems were positioned as a response to the alienated condition felt by the subject in these poems, both in the form of escapism and coping.Keywords: poetry, alienation, nostalgia, Irwan Segara
Gaya Bahasa pada Lirik Lagu “Lara”, “Bekas Luka”, dan “Kunang-Kunang” dalam Album Lara Karya Dialog Senja: Kajian Stilistika Alim, Fajar Nur; Muzakka, Moh.
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.23872

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana struktur puisi dan gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu “Lara”, Bekas Luka”, dan “Kunang-Kunang” dalam album Lara karya Dialog Senja? Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan unsur struktur puisi dan gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu “Lara”, Bekas Luka”, dan “Kunang-Kunang” dalam album Lara karya Dialog Senja. Adapun teori penelitian yang digunakan yaitu teori struktur puisi Herman J. Waluyo yang terdiri dari struktur fisik dan struktur batin dan teori stilistika Rachmat Djoko Pradopo dengan analisis gaya bahasa yang terdiri dari gaya bunyi, gaya kata, gaya kalimat dan wacana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur puisi dan gaya bahasa yang merangkai lirik lagu “Lara”, “Bekas Luka”, dan “Kunang-Kunang” karya Dialog Senja memiliki keunikan tersendiri dan memiliki kekayaan pemakaian bunyi, kata, dan kalimat yang padu dalam membentuk wacana dari ketiga lagu ini yang mengandung alur cerita perjuangan hidup.
Penggunaan Ragam Bahasa Ken dalam Siaran Langsung Media Sosial TikTok: Kajian Sosiolinguistik Mulyati, Sri; Amin, Mujid Farihul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.21564

Abstract

AbstrakRagam bahasa ken digunakan oleh pengemis untuk meminta-minta dan mengharapkan belas kasihan dari mitra tuturnya. Perkembangan teknologi membuat pengemis yang sebelumnya hanya meminta-minta di jalanan dan rumah ke rumah kini dapat mengemis secara daring menggunakan fitur siaran langsung pada media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penggunaan ragam bahasa ken berbentuk tulis dan lisan dalam siaran langsung media sosial TikTok. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan metode simak. Selanjutnya, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik purposive sampling, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan referensial dengan teknik pilih unsur penentu. Hasil analisis data disajikan menggunakan metode informal. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi penggunaan ragam bahasa ken bentuk verbal dalam siaran langsung media sosial TikTok adalah dengan menggunakan istilah-istilah keagamaan dan menceritakan kesulitan yang dialami oleh penutur. Sementara itu, strategi penggunaan ragam bahasa ken bentuk non verbal dalam siaran langsung media sosial TikTok adalah dengan menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan kebutuhan pokok, menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan pendidikan, dan memberikan panggilan istimewa kepada pemberi hadiah.
Analisis Tuturan Pelanggan Kedai Kopi di Daerah Tembalang Berdasarkan Aspek SPEAKING : Kajian Sosiolinguistik Kusuma, Sukma Wirajaya; Hermintoyo, Muhammad
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.21862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana penggunaan bahasa pada pelanggan Kedai Kopi di daerah Tembalang. Penelitian ini merupakan penelitian sosiolinguistik yang membahas peristiwa tutur dan didasarkan pada landasan komponen tutur dari Dell Hymes. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan penyebaran kuesioner secara terstruktur. Observasi langsung dilakukan dengan mengamati secara langsung bagaimana pola interaksi yang tercipta pada kedai kopi di daerah Tembalang. Sedangkan, penyebaran kuesioner dilakukan untuk mendapatkan data konkret pendukung penelitian. Data-data yang berhasil didapatkan akan dianalisis menggunakan teori SPEAKING yang dipaparkan oleh Dell Hymes. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa semua tuturan percakapan yang terjadi pada pelanggan kedai kopi di daerah Tembalang memiliki campur kode dari beberapa bahasa yang berbeda di dalamnya, yaitu antara bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Sunda. Keseluruhan data yang diperoleh sejumlah 15 tuturan, yang mana semuanya telah memenuhi delapan komponen aspek SPEAKING yang dikemukakan oleh Dell Hymes, delapan komponen aspek dalam tuturan tersebut adalah Setting and Scene, Participants, Ends, Act sequence, Key, Instrumentalities, Norm of interaction and interpretation, dan Genre. Seluruh aspek tersebut dapat ditemukan di setiap data dengan ciri khasnya masing-masing sesuai dengan aspek sosiolinguistik, yaitu dari mana penutur berasal, aspek sosial, dan bahasa yang digunakan dalam bertindak tutur.
Analisis Pragmatik Bab Zakat dalam Naskah Risalah Masaa’il Al-Muhtad Humma, Anggi Fadhlika; Ahmad, Nur Fauzan
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.23767

Abstract

Naskah adalah sebuah karya Haji Muhammad Zain yang didalamnya berisi ajaran mengenai fiqih islam tentang bab zakat. Dalam penelitian ini difokuskan pada bab zakat yang memuat naskah Risalah Masaa’il Al-Muhtad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan suntingan teks serta menjelaskan manfaatnya melalui kajian pragmatik. Teori filologi digunakan dalam mendeskripsikan naskah, membentuk garis besar isi serta transliterasi teks, dan menyunting teks. Sedangkan teori pragmatik digunakan untuk mengetahui nilai atau manfaat yang terkandung dalam teks RMAM. Hal ini dilakukan guna memudahkan pembaca dalam memahami isi dari sebuah teks. Hasil dari analisis pragmatik menunjukan bahwa nilai agama dalam zakat mempunyai beberapa syarat wajib zakat, harta yang wajib dizakati, nisab dari masing-masing harta, orang yang menerima zakat, serta zakat fitrah yang harus dilakukan oleh umat muslim dan sedekah sunnah yang dianjurkan guna meningkatkan dalam kebaikan. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12