cover
Contact Name
Yuniardi Fadilah
Contact Email
fajrulfalah.fib@live.undip.ac.id
Phone
+6285259699793
Journal Mail Official
jurnalwicara@gmail.com
Editorial Address
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wicara
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 28300904     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan menerbitkan artikel orisinil yang berisi pemikiran kritis dalam ruang lingkup sastra, bahasa, dan budaya kontemporer. Adapun cakupan Jurnal Wicara meliputi: studi sastra interdisipliner; sastra kontemporer; studi sastra teoretik; sastra anak; linguistik; linguistik terapan; studi linguistik interdisipliner; filologi; sastra dan tradisi lisan; dan kebudayaan
Articles 93 Documents
Alih Kode dan Campur Kode dalam Kanal Youtube Podcast PUELLA ID: Kajian Sosiolinguistik Ningrum, Alifah Putri; Amin, Mujid Farihul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.27692

Abstract

AbstrakPeristiwa penggunaan bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial semakin marak dan memunculkan alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis alih kode dan campur kode serta faktor penyebab terjadinya dalam kanal Youtube podcast PUELLA ID. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode simak atau observasi dengan teknik simak, bebas, libat, cakap (SLBC). Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah penentu (PUP). Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat alih kode ke luar, yaitu dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya. Selain itu, campur kode yang ditemukan mencakup campur kode ke dalam, yaitu bahasa Jawa dan bahasa Sunda serta campur kode ke luar yang didominasi bahasa Inggris. Campur kode berwujud penyisipan kata, frasa, pengulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab alih kode meliputi faktor penutur, lawan tutur, pokok pembicaraan, untuk membangkitkan rasa humor, dan sekadar bergengsi. Adapun faktor penyebab campur kode meliputi identifikasi peranan, keinginan untuk menjelaskan, dan identifikasi ragam.Kata kunci: alih kode, campur kode, sosiolinguistik, PUELLA ID
Edisi Teks Naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah Disertai Analisis Struktur Robert Stanton Rusydi, Syahna Salsabila; Rukiyah, Rukiyah; Khurosan, Herpin Nopiandi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.28813

Abstract

Naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah merupakan naskah tunggal berbahasa Sunda yang berbentuk prosa. Naskah ini mengisahkan tentang perjuangan Raja Muliyasasih dalam mendidik Raden Bermanakusumah yang memiliki dosa berzina dengan keempat istri Patih. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan edisi teks naskah dan nilai-nilai pendidikan dalam naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah dengan menggunakan pendekatan  filologi dan struktur cerita fiksi Robert Stanton. Metode yang digunakan terbagi menjadi tiga tahap, yakni metode pengumpulan data, metode analisis datam dan metode penyajian hasil analisis data. Peneliti melakukan pengumpulan data secara studi pustaka. Pada tahap analisis data, peneliti menggunakan pendekatan filologi untuk menyajikan hasil deskripsi dan suntingan, serta teori struktur cerita fiksi Robert Stanton untuk menyajikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam naskah. Hasil penelitian ini ditemukan ada 3 kesalahan pada teks, yakni parakusti, omisi, dan subtitusi. Kemudian struktur pembangun cerita dalam teks KCRB yang saling berkaitan membentuk tipe fiksi didaktis yang memberikan banyak nilai-nilai pembelajaran
Relasi Makna dan Teknik Penciptaan Humor dalam Wacana Stand Up Comedy Indra Frimawan pada Acara Komedi Klasik Liwan, Arvel Abyan; Hermintoyo, Hermintoyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.29509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk relasi makna serta teknik penciptaan humor yang digunakan oleh Indra Frimawan dalam acara Komedi Klasik. Teori yang digunakan sebagai landasan penelitian ini adalah teori semantik dengan fokus pada relasi makna serta teori teknik penciptaan humor oleh Arthur Asa Berger. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan teknik analisis padan. Data diperoleh dari video pertunjukan stand up comedy Indra Frimawan yang ditayangkan di kanal Youtube Khong Guan Biscuits Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indra Frimawan menggunakan berbagai bentuk relasi makna seperti polisemi, homonimi, hiponimi, sinonimi dan antonimi dalam menciptakan humor. Selain itu, ditemukan pula beragam teknik penciptaan humor yang digunakan, seperti definitions, absurdity, infantilism, exaggeration, dan sarcasm. Penggunaan relasi makna dalam tuturan komedi tidak hanya menciptakan efek lucu, tetapi juga menimbulkan ambiguitas makna yang terkesan absurd tetapi juga mendorong audiens untuk berpikir lebih dalam. Hal ini menjadikan gaya humor Indra Frimawan yang khas serta cerdas dan kreatif.
KRISIS IDENTITAS TOKOH JUWITA DALAM FILM 200 POUNDS BEAUTY KARYA ODY HARAHAP (KAJIAN PSIKOLOGI CARL ROGERS) An'nisa Putri Isnaini; Laura Andri Retno Martini; Marta Widyawati
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2026.29553

Abstract

Film 200 Pounds Beauty karya Ody Harahap merupakan film yang menceritakan mengenai kehidupan seorang perempuan bernama Juwita. Film ini menunjukkan bagaimana seseorang mengalami permasalahan dalam pencarian identitas dirinya akibat kondisi sosial sendiri yang membuatnya tidak mampu mencintai dirinya sendiri dengan apa adanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tokoh Juwita dapat mengatasi krisis identitasnya dan menentukan konsep dirinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sosiologi sastra, karena objek formal yang akan diteliti adalah masalah sosial dalam teks sastra berupa masalah krisis identitas tokoh utama dalam film 200 Ponds Beauty karya Ody Harahap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Juwita mengalami krisis identitas yang dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Permasalahan krisis identitas ini membuat tokoh Juwita mengalami kesulitan dalam menentukan konsep dirinya yang utuh. Melalui proses penyadaran dan pengalaman yang telah dialami, tokoh Juwita akhirnya mampu membentuk konsep diri yang utuh, baik dalam aspek diri nyata maupun diri ideal sebagaimana yang dikemukakan oleh Carl Rogers. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Juwita berhasil menyelesaikan permasalahan krisis identitas dan mampu membentuk konsep dirinya berupa rasa nyaman dengan tampil cantik dan dihargai, tetapi tidak melupakan identitas aslinya sebagai Juwita.
Jenis dan Fungsi Tindak Tutur Ilokusi pada Percakapan Pelayanan di Toko Tumbuh Florist Tembalang Semarang Arnelita Tiarani Kusmantoro; Mujid Farihul Amin
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2026.32137

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi pada percakapan pelayanan di Toko Tumbuh Florist. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi dan Teknik rekam catat. Sumber data berupa tuturan langsung antara penjual dan pembeli serta dianalisis menggunakan metode padan pragmatis dan Teknik lanjutan PUP yang kemudian disajikan secara informal atau dalam bentuk deskriptif naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis dan fungsi tindak tutur yang digunakan Toko Tumbuh Florist dalam percakapan pelayanannya yaitu tindak tutur ilokusi asertif dengan fungsi ‘menjelaskan’ dan ‘menyatakan’, tindak tutur ilokusi direktif dengan fungsi ‘meminta’ dan ‘mengarahkan’, tindak tutur ilokusi komisif dengan fungsi ‘menyanggupi’, ‘berjanji’, dan ‘menyetujui’, tindak tutur ekspresif dengan fungsi ‘apresiasi’, ‘permohonan maaf’, ‘belasungkawa’. dan ‘perhatian’, dan tindak tutur ilokusi deklarasi dengan fungsi ‘mengubah status’ dan ‘menegaskan’. Jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi tersebut memiliki peran tersendiri dalam membangun strategi komunikasi yang baik, sehingga dapat membangun hubungan baik dengan pembeli.
Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Samuel terhadap Situasi Broken Home dalam Novel Extended Goodbye Karya Clara Canceriana: Kajian Psikologi Sastra Ayunda Riska Septiana; Mulyo Hadi Purnomo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.0.32213

Abstract

The research on self-defense mechanisms against broken home situations in Clara Canceriana's novel “Extended Goodbye” was conducted to reveal Samuel's self-defense against broken home situations and to observe his responses that can be used to see the picture of a child's condition when faced with such situations. This research is a qualitative descriptive study with a literary psychology approach. The theories used are Sigmund Freud's anxiety theory and the theory of self-defense mechanisms in Sigmund Freud's psychoanalysis. The results of the analysis in this research are that Samuel experiences realistic and neurotic anxiety as a result of his parents' divorce, in the form of fear of losing family wholeness, fear of changes in life plans with the entry of a new head of the family, fear of being left alone, and fear of experiencing new disappointments. These four fears are then handled with three forms of defense mechanisms, namely displacement, aggressive reaction, and escaping-avoiding. These defenses also showed changes in Samuel's behavior, such as frequently suppressing feelings and avoiding problems.
Fungsi Bahasa dan Strategi Komunikasi Persuasif yang Digunakan dalam Iklan Produk Kecantikan di Youtube (Kajian Pragmatik) Rahma Afikhotul Wafiyah; Sri Puji Astuti
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2026.27830

Abstract

Penelitian ini membahas fungsi bahasa dan strategi komunikasi persuasif yang digunakan dalam iklan produk kecantikan di YouTube untuk membangun citra positif produk, memperkuat daya tarik iklan, serta meningkatkan keterlibatan konsumen dalam era pemasaran modern. Tujuan penelitian ini menjelaskan fungsi bahasa dan strategi komunikasi persuasif yang digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan teori fungsi bahasa serta teori strategi komunikasi persuasif. Sumber data dari iklan produk kecantikan di YouTube dengan menggunakan metode simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat fungsi bahasa yaitu fungsi bahasa ekspresif, fungsi bahasa direktif, fungsi bahasa informasional, dan fungsi bahasa interaksional. Fungsi tersebut masing-masing menyampaikan makna emosional, instruksional, informatif, dan relasional dalam iklan. Sedangkan strategi yang ditemukan yaitu strategi attention, strategi interest, strategi desire, dan strategi action. Strategi tersebut masing-masing berfokus pada pengangkatan keresahan umum, penyampaian solusi yang relevan, penguatan melalui klaim ilmiah, serta ajakan persuasif yang mendorong tindakan konsumen.
Respons Pembaca dan Penonton Terhadap Perbandingan Novel ke Film Home Sweet Loan: Kajian Resepsi Sastra Vraza Zelia Ananda; Siti Komariya
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.0.32270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi novel Home Sweet Loan ke dalam film Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle melalui kajian resepsi sastra. Penelitian ini berfokus pada bagaimana penonton menanggapi perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi dari novel ke film, terutama pada unsur naratif seperti alur, tokoh, dan latar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian resepsi sastra untuk menganalisis pembaca dan penonton. Sebagai metode pendukung, penelitian ini menggunakan metode komparatif melalui pendekatan sastra bandingan untuk membandingkan unsur naratif novel dan film. Teori sastra dari Stuart Hall yang membagi penerimaan pembaca menjadi 3 jenis penerimaan yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data penelitian diperoleh dari novel, film Home Sweet Loan, serta komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok, dan X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, catat, menonton, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis komparatif untuk melihat perubahan unsur naratif serta respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua simpulan yaitu (1) hasil perbandingan novel dan film menunjukkan adanya pengurangan dan penambahan pada tokoh dan latar, serta perubahan, (2) hasil respons terhadap 66 komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok dan X. Penerimaan dominan sebanyak 32 komentar, penerimaan oposisi 22 komentar, dan penerimaan negosiasi 12 komentar. Hasil ini menunjukkan sebagian besar pembaca dan penonton menerima dan mengapresiasi film sebagai adaptasi dari novel, film ini berhasil menghadirkan cerita dari novel ke bentuk visual sehingga pesan cerita tetap tersampaikan dan dipahami oleh pembaca dan penonton.
Pemetaan Leksikon Bahasa Jawa di Wilayah Perbatasan Kabupaten Boyolali: Kajian Dialektologi Alya Widiastya; Suharyo Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2026.27046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi leksikon bahasa Jawa di wilayah perbatasan Kabupaten Boyolali serta memetakan persebaran varian leksikonnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa metode cakap (pancing, bertemu muka, rekam) dan metode simak (libat cakap dan bebas libat cakap). Analisis data dilakukan dengan metode padan dan teknik triangulasi, serta pendekatan dialektologi dibantu aplikasi GIS untuk pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 103 leksikon dengan variasi dua hingga empat bentuk yang tersebar membentuk klaster berdasarkan letak geografis dan pengaruh dialek sekitar seperti Semarang, Grobogan, Surakarta, dan Magelang. Selain bentuk umum dari bahasa Jawa standar, ditemukan bentuk khas lokal seperti bəndɔk, tracak, jagUŋ ənəm, dan pɛh. Wilayah TP 1–6 dipengaruhi dialek Semarangan dan Grobogan, TP 7–9 cenderung urban modern, sementara TP 10–12 mempertahankan leksikon lokal pegunungan Merapi-Merbabu. Garis isoglos dalam peta menunjukkan zona transisi bahasa, dengan garis tebal pada wilayah berleksikon tajam berbeda dan garis tipis pada wilayah yang leksikonnya homogen.Kata kunci: dialektologi, variasi leksikon, bahasa Jawa, peta isoglos
Strategi Museum Huta Bolon Simanindo Melalui Pemberdayaan Komunitas Tari Dalam Meningkatkan Partisipasi Pengunjung Teresia Silaban; Wulan Resiyani
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 5, No 1: April 2026
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.0.29590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Museum Huta Bolon Simanindo sebagai museum berbasis budaya lokal yang mengalami penurunan jumlah kunjungan dalam beberapa tahun terakhir. Kajian ini menggunakan teori New Museology yang menekankan pentingnya partisipasi komunitas dalam pengelolaan museum sebagai ruang budaya yang hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan Museum Huta Bolon terletak pada keaslian koleksi budaya Batak dan keterlibatan komunitas tari seperti Angel Elkanean dan Marsinondang. Pengunjung menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pertunjukan budaya, terutama aspek partisipatif. Analisis SWOT mengungkap kelemahan dalam promosi digital dan fasilitas, namun juga peluang besar dari tren wisata edukatif berbasis budaya. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif untuk menjaga keberlanjutan museum sebagai pusat pelestarian dan edukasi budaya Batak Toba.

Page 9 of 10 | Total Record : 93