cover
Contact Name
Yuniardi Fadilah
Contact Email
fajrulfalah.fib@live.undip.ac.id
Phone
+6285259699793
Journal Mail Official
jurnalwicara@gmail.com
Editorial Address
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wicara
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 28300904     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan menerbitkan artikel orisinil yang berisi pemikiran kritis dalam ruang lingkup sastra, bahasa, dan budaya kontemporer. Adapun cakupan Jurnal Wicara meliputi: studi sastra interdisipliner; sastra kontemporer; studi sastra teoretik; sastra anak; linguistik; linguistik terapan; studi linguistik interdisipliner; filologi; sastra dan tradisi lisan; dan kebudayaan
Articles 81 Documents
Analisis Wacana Kritis Sara Mills terhadap Novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Savitri, Karina; Suyanto, Suyanto
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.16921

Abstract

Savitri, Karina. 2022. “Analisis Wacana Kritis Sara Mills Terhadap Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo”. Skripsi ini ditulis di bawah bimbingan Dr. Suyanto, M.Si. Prodi S1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan wacana perempuan dalam tradisi kawin tangkap pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo, berdasarkan (1) representasi perempuan dalam tradisi kawin tangkap pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo pada tataran kata/frasa; (2) representasi perempuan dalam tradisi kawin tangkap pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo pada tataran kalimat; (3) representasi perempuan dalam tradisi kawin kawin tangkap pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo pada tataran wacana. Subjek dari penelitian ini adalah kutipan-kutipan novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo yang berkaitan dengan relasi gender dan merepresentasikan kedudukan perempuan dalam teks. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode Miles dan Huberman. Lalu, hasil analisis disajikan secara informal.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan kata/frasa dan kalimat dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo telah berhasil mewacanakan perlawanan tokoh Magi Diela untuk keluar dari jeratan adat istiadat yang merenggut kemerdekaannya serta mendapatkan kedudukan setara dalam kehidupan sosial. Kemudian dalam tataran wacana, kontruksi perempuan dalam tradisi kawin tangkap ditempatkan dalam posisi subordinat dan inferior terhadap laki-laki. 
Perkembangan Kognitif Tokoh Ima pada Buku Serial Anak Adab Sehari-Hari Seri Kelima Adab Berbicara: Kuda Impian Ima Karya Oky E. Noorsari (Kajian Perkembangan Kognitif Vygotsky) Pramudya, Akmal Dwi; Martini, Laura Andri Retno; Fadilah, Yuniardi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24903

Abstract

Persona Manifestasi Diri pada Lirik Lagu dalam Album Ini Bukan Nosstress Karya Nosstress: Kajian Estetika Pangesti, Shafa; Purnomo, Mulyo Hadi; Fadilah, Yuniardi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24104

Abstract

The purpose of this study is to reveal the form of manifestation through aesthetic means in the lyrics in the album Ini Bukan Nostress by Nosstress. This qualitative descriptive study uses an objective method with listening and noting techniques. The data taken is in the form of three of the nine song lyrics in the album. The results of this study are the discovery of aesthetic concepts through the perception of meanings depicted by the lyrical "I". The results of this perception produce aesthetic values that can be reflected as an aesthetic experience. The existence of self-manifestation based on the interpretation of the law of attraction in the three songs in the album Ini Bukan Nostress is a means to evaluate oneself through the beauty depicted from the intrinsic elements. Elements such as diction, imagery, and the use of rhyme in the lyrics can emphasize hope, optimism, and determination.
Perbandingan Unsur Intrinsik Novel Galaksi Karya Poppi Pertiwi dan Film Galaksi Karya Kuntz Agus: Kajian Ekranisasi Sari, Anggi Wulan; Falah, Fajrul; Khurosan, Herpin Nopiandi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24857

Abstract

Ekranisasi dari sebuah novel menjadi film saat ini sering dilakukan. Hal tersebut terjadi karena novelnya populer di kalangan pembaca, memenuhi unsur komersial, dan lain-lain. Salah satunya adalah novel Galaksi karya Poppi Pertiwi yang diadaptasi menjadi film Galaksi karya Kuntz Agus. Namun, pengalihwahanaan tersebut kurang mendapatkan tanggapan yang positif dari audiens karena filmnya tidak sama dengan novel aslinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbandingan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel dan film Galaksi berdasarkan aspek-aspek ekranisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan ekranisasi untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekranisasi novel ke film Galaksi menyebabkan terjadinya penciutan, penambahan, dan perubahan variasi pada tokoh, latar, serta alur. Penciutan terjadi karena sutradara mempertimbangkan durasi penayangan film yang terbatas. Penambahan dilakukan agar film yang ditayangkan lebih menarik. Sedangkan, perubahan variasi terjadi sebab sutradara ingin memberikan pembaruan dalam cerita sehingga penonton yang sebelumnya telah membaca novelnya tidak bosan saat menyaksikan film tersebut. Meskipun demikian, terdapat penciutan, penambahan, serta perubahan variasi yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, karena hal tersebut justru menyebabkan hilangnya elemen-elemen penting dalam cerita dan kedalaman serta kualitas cerita menjadi berkurang. Sehingga, ketidakberhasilan dalam penggarapan ekranisasi tersebut berdampak terhadap kuantitas penonton film yang tidak sebanyak pembaca novelnya.
Istilah dalam Leksikon Tradisi Begalan pada Masyarakat Banyumas: Kajian Antropolinguistik Feriska, Aida; Amin, Mujid Farihul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24557

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan leksikon dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas, makna leksikal dan makna kultural dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas, nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan cakap. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk penyajian hasil analisis data digunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 leksikon dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas yang berbentuk kata dengan kategori monomorfemis, polimorfemis, dan kata majemuk. Tradisi begalan memiliki makna leksikon dan makna kultural. Nilai kearifan lokal dalam leksikon tradisi begalan memuat 4 aspek, yaitu nilai religius, nilai sosial, biologis, dan ekonomis.Kata Kunci: Antropolinguistik, tradisi begalan, leksikon, makna, kearifan lokal, Banyumas
Tindak Tutur Mengkritik dan Memuji Warganet pada Kolom Komentar Akun Instagram @aniesbaswedan Mukminin, Muhamad Saiful; Fitri, Fajriani; Atikoh, Iklilah; Yaman, Nurinsani
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24552

Abstract

Interaksi warganet di media sosial memunculkan berbagai tanggapan berupa kritik dan pujian terhadap sosok Anies Baswedan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur mengkritik dan memuji warganet pada kolom komentar akun Instagram @aniesbaswedan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori tindak tutur ekspresif yang berfokus pada tindak tutur mengkritik dan memuji. Data yang dianalisis terdiri dari 100 tuturan, yang meliputi 50 tindak tutur mengkritik dan 50 tindak tutur memuji. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Data dikumpulkan dengan cara menangkap gambar komentar kemudian mentranskripsikannya dalam bentuk tulisan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pujian warganet terhadap Anies Baswedan lebih dominan dibandingkan kritik dalam kategori sifat dan kepemimpinan, dengan masing-masing kategori ditemukan sejumlah 28 pujian dan 22 pujian. Namun, pada kategori agama, terdapat 20 tindak tutur mengkritik tanpa adanya pujian yang mengindikasikan fokus warganet yang lebih besar pada kritik terhadap aspek agama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap kritik dan pujian warganet di media sosial dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan tokoh publik dalam mengelola citra dan komunikasi kepada publik.
Kekerabatan Bahasa Bugis, Bahasa Kutai, dan Bahasa Sunda Erwin, Shafa Az-Zahra Putri; Tiani, Riris
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24163

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekerabatan bahasa Bugis, Kutai, dan Sunda. Bahasa-bahasa ini menunjukkan adanya kemiripan kosakata yang mengindikasikan kemungkinan adanya hubungan kekerabatan. Hal ini diperkuat oleh sejarah migrasi dan kontak budaya antara suku-suku yang menggunakan bahasa-bahasa ini. Analisis leksikostatistik (Dyen, 1956) digunakan untuk mengkaji dan menganalisis hubungan kekerabatan antarbahasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif. Data dikumpulkan melalui metode simak dan cakap, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik leksikostatistik dengan 307 kosakata dasar. Teknik leksikostatistik ini melibatkan perbandingan kosakata dasar dari ketiga bahasa untuk menentukan persentase kekerabatan di antara mereka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Bahasa Bugis – Kutai – Sunda termasuk ke dalam family of stock, sedangkan Bahasa Kutai – Sunda termasuk ke dalam language of family. Persentase kekerabatan antara Bahasa Bugis - Kutai  (33%), Bahasa Kutai – Sunda (51%) , dan Bahasa Bugis – Sunda  (22%). Penelitian ini berguna untuk memahami sejarah dan perkembangan bahasa-bahasa di Indonesia serta dapat membantu dalam perlindungan bahasa daerah.Kata Kunci: Bahasa Bugis, Kutai, dan Sunda, leksikostatistik, kekerabatan bahasa.
Register Pertanian di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak Zulfa, Ilma
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.25024

Abstract

Register is a variety of language that is seen based on the context of use. As in the agricultural register. Agricultural activities contain a variety of vocabulary that is unique to research. The purpose of this study is to discuss the form, meaning and social factors of agricultural registers in Wonosalam District, Demak Regency. The theory used is register according to Halliday and Biber. Data sources were obtained through interviews and literature studies. There are 36 data of agricultural registers in Wonosalam Subdistrict, Demak Regency which consist of noun words and verb words. The social factors of agricultural register formation are economy, education, age and population mobility.Keywords: register, agriculture, Demak.
Problem Hierarki Kebutuhan pada Tokoh Agung dalam Novel Ingkar Karya Boy Candra: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Prakoso, Rosaria Arum; Widyatwati, Ken; Mukafi, Muhammad Hamdan
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24525

Abstract

Novel Ingkar karya Boy Candra mengangkat isu perselingkuhan dan pengkhianatan sebagai konflik utama. Agung sebagai salah satu tokoh utama digambarkan terjerumus dalam tindakan amoral. Kondisi ini diasumsikan terjadi karena adanya problem dalam memenuhi sejumlah kebutuhan dasar sehingga tidak mampu mencapai aktualisasi diri dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan struktur novel Ingkar dan problem pemenuhan hierarki kebutuhan yang dialami tokoh Agung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Teori yang digunakan adalah teori struktural dan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Hasil penelitian ini berupa (1) analisis struktur dalam novel Ingkar karya Boy Candra yang terdiri atas tema, tokoh dan penokohan, alur dan latar; dan 2) hierarki kebutuhan pada tokoh Agung menunjukkan bahwa meskipun kebutuhan fisiologis telah terpenuhi dengan baik, ditemukan adanya problem dalam pemenuhan kebutuhan di tingkat atasnya. Problem pemenuhan kebutuhan rasa aman disebabkan oleh perasaan cemas dan terancam akibat perundungan yang pernah dialami tokoh Agung dan pola asuh otoriter sang ibu yang terlalu mendominasi kehidupannya. Kebutuhan rasa cinta dan memiliki juga tidak terpenuhi karena ia dikucilkan oleh teman-temannya dan hubungan asmaranya tidak direstui. Kebutuhan akan penghargaan juga sulit terpenuhi karena adanya pandangan buruk dan kebencian sehingga ia selalu merasa rendah diri. Problem dalam pemenuhan kebutuhan dasar ini membuat tokoh Agung tidak dapat mengaktualisasikan dirinya sehingga kehidupannya mengarah pada pengambilan keputusan negatif dan tindakan amoral yang berujung pada penyesalan.
Lima Mode Fantasi dalam Novel The Bliss Bakery Karya Kathryn Littlewood Terjemahan Nadia Mirzha: Kajian Teori Fantasi Rosemary Jackson Widyasari, Sherly Gratia; Umam, Khothibul; Komariya, Siti
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22741

Abstract

Novel The Bliss Bakery karya Kathryn Littlewood merupakan novel terjemahan bergenre fantasi yang berisi tentang perjalanan Rosemary Bliss dalam membuat roti ajaib. Setiap pembuatan roti dapat memperlihatkan keajaiban sehingga memberikan gambaran semesta fantasi buatan pengarang. Roti ajaib dibuat sesuai dengan tujuannya dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini ditujukan untuk mengungkapkan dunia fantasi buatan pengarang. Objek formal dalam penelitian berfokus pada unsur-unsur fantasi yang terdapat di dalam novel. Kajian teori yang digunakan untuk menganalisis berdasarkan pemikiran Rosemary Jackson. Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode deskriptif kualitatif. Pendekatan analisis yang dipakai yaitu pendekatan mimetik. Pendekatan mimetik digunakan untuk membandingkan dunia fantasi dengan dunia nyata untuk mempermudah analisis unsur-unsur mode fantasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa unsur-unsur fantasi dalam novel The Bliss Bakery karya Kathryn Littlewood memiliki lima mode fantasi sesuai teori Rosemary Jackson, yaitu imajinasi dalam pengasingan (penaklukan badai, halilintar, awan, bahan ajaib, penulisan resep, tatanan kehidupan yang terbalik); yang nyata di bawah pengawasan (makanan pokok, takaran resep, bahan-bahan pembuatan roti biasa, perebutan warisan, bencana badai, dan hubungan sosial); luar biasa, mimetik, dan fantastis (anak yang sedang kritis, kisah cinta Mr. Bastable dan Miss Thistle, serta pembalik keadaan seutuhnya); tidak signifikan (badai, kilat, dan awan); serta topografi (dataran rendah, dataran tinggi, bentuk kunci pintu, tata letak barang-barang di gudang, dan bangunan rahasia), tema (kepahlawanan), dan mitos (dongeng, abad pertengahan, dan kepercayaan).