cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Pusat PPM Poltekkes Kemenkes Kendari, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No. G14, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27765628     EISSN : 27765628     DOI : https:/doi.org/10.36990/jippm
Core Subject : Health, Science,
Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun yang menghimpun laporan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat baik itu inovasi dan pemberdayaan dalam bidang kesehatan oleh dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari maupun oleh penulis lain di luar institusi Poltekkes Kemenkes Kendari.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2023): Mei" : 11 Documents clear
Edukasi Adaptasi Perubahan Fisik dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Persiapan Laktasi Elyasari Elyasari; Feryani Feryani; Sultina Sarita; Rizka Anggriani
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.27 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.688

Abstract

Ibu hamil akan mengalami perubahan fisik dan psikologis yang nyata sehingga diperlukan adaptasi. Proses adaptasi yang kurang baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat produksi ASI. Untuk itu peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui program pendidikan kesehatan kepada ibu hamil perlu dilaksanakan karena dengan pengetahuan yang baik dapat mengurangi kecemasan karena perubahan fisik yang ada pada ibu. Ibu juga membutuhkan bantuan dan informasi serta dukungan agar dapat mempersiapkan diri untuk laktasi pada masa kehamilan untuk menunjang keberhasilan menyusui. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini mengakibatkan keterbatasan ibu hamil untuk mengakses informasi kesehatan dari tenaga kesehatan dapat diminimalisir dengan pemberian promosi kesehatan yang disampaikan melalui media. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan persiapan laktasi pada masa kehamilan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media LCD (video) dan leaflet dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi interaktif dimana peserta diberikan kuesioner sebelum (pra) dan setelah (pasca) edukasi yang diikuti oleh 25 ibu hamil di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan melakukan perawatan payudara sebagai persiapan laktasi setelah diberikan edukasi.
DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT MENULAR DAN UPAYA PENINGKATAN SELF AWARENESS LANSIA TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT PENULAR DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MORAMO KECAMATAN MORAMO Reni Devianti Usman; Dian Yuniar Syanti Rahayu; Dwi Purnama Putri Paluala
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.269 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.690

Abstract

Ringkasan: Menua merupakan suatu peroses yang akan terjadi pada setiap manusia yang berlangsung secara alamiah dalam sikulus kehidupannya. Proses menua diiringi dengan menurunnya fungsi fisik maupun psikologis yang berlangsung secara fisiologis. Penurunan fungsi fisik pada lansia juga menyebabkan penurunan pada sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam melawan agent penyakit seperti bakteri, virus, jamur, akibatnya lansia sangat rentan mengalami penyakit infeksi menular. Berdasarkan masalah yang muncul di usia lanjut maka diperlukan adanya dukungan dari lingkungan sekitar lansia khususnya keluarga. Keluarga merupakan individu terdekat lansia perlu meningkatkan self awareness dalam merawat lansia sehingga lansia sehat secara optimal dan produktif.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan self awareness pada keluarga lansia terhadap deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia. Metode yang digunakan dengan melakukan edukasi tentang cara melakukan deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia serta dan demonstrasi upaya kebersihan diri yaitu cara melakukan kebersihan tangan, menggunakan pelindung diri untuk mencegah lansia dari penyakit menular dan cara mengukur suhu tubuh pada lansia secara mandiri untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh sebagai salah satu parameter kondisi kesehatan lansia.Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 25 orang yang berasal dari keluarga yang memiliki lansia. Hasil pengabdian menunjukan pengetahuan keluarga dari (40% menjadi 80%), self awareness meningkat dari(36% menjadi 92%) Dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ranooha Raya yang dilakukan oleh Tim pengabmas jurusan keperawatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta self awareness pada keluarga lansia tentang deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia.
Pendampingan Ibu dan Anak Prasekolah Dalam Upaya Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Mardhatilla Rachma Primasanti; Amelia Dwi Putri; Mauludiya Nur Hakiki; Riesa Cindi Apriyani; Rikawarastuti Rikawarastuti; Erwin Erwin
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.825 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.700

Abstract

Preschool children are a vulnerable group to dental health problems. Education in the preschool age period is essential because children are very easy to learn and direct so children will get used to doing dental health care independently, to get good results this program involves parents. The purpose of this program is to assist mothers and preschool children to maintain dental and oral health. The targets of this activity are preschool students and Ruhul Jihad Kindergarten students in Ciganjur, South Jakarta. The method of implementing the action is conducting dental health education for preschool children and mothers, dental edu visits, and brushing teeth together. The results of the activity showed an increase in knowledge of oral and dental health care for mothers and preschool children, an increase in brushing skills correctly in preschool children, as well as coordinated responses, enthusiasm, and interest in preschool children visiting the dental clinic. The conclusion shows that mentoring activities for mothers and preschool children to maintain dental and oral health are carried out well and provide benefits to the target.
SKRINING DAN TATALAKSANA KECEMASAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT PESISIR DESA BOKORI KECAMATAN SOROPIA Dewi Sartiya Rini; Rusna Tahir; Sitti Muhsinah
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.708

Abstract

Desa Bokori adalah salah satu daerah di wilayah pesisir Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe yang terletak diantara bukit dan lautan. Masyarakat Desa Bokori dengan segala keterbatasan fasilitas dan lokasi wilayah yang cukup jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan menyebabkan penanganan kesehatan dilakukan dengan tradisional. Bahkan masyarakat terkadang enggan untuk memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan yang terletak di kecamatan karena jaraknya yang lumayan jauh serta terbiasa dengan pengobatan yang turun temurun dilakukan di desa tersebut. Begitupun dengan kejadian hipertensi yang cukup meningkat jumlahnya di desa tersebut tidak menjadi masalah yang urgen oleh warga serta aparat desa. Menurut mitra, tekanan darah yang tinggi tidak menjadi masalah bagi mereka untuk beraktivitas. Tuntutan ekonomi mengalihkan mereka dari rasa tidak nyaman akibat tekanan darah yang meningkat (hipertensi). Perasaan cemas tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari menjadi alasan utama warga untuk tetap bekerja walaupun kondisi fisik yang tidak nyaman akibat hipertensi
Senam Kegel Sebagai Upaya Pencegahan Prolaps Uteri pada Wanita Klimakterium dan Menopause Sitti Aisa; Sultina Sarita; Endah Saraswati
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.68 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.736

Abstract

Kegel Exercise as an Effort to Prevent Uterine Prolapse in Climacteric and Menopausal Women
Pembentukan Kelompok Sebaya sebagai Upaya Mencegah HIV/AIDS pada Remaja Muji Lestari; Fachry Amal; Ellen R.V Purba
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v3i1.748

Abstract

As part of efforts to prevent HIV/AIDS among adolescents, especially high school students, it is considered important to approach using educational strategies through peer groups. This community service activity was carried out at Jayapura City High School in a group of teenage secondary education students. Community Service was carried out in August 2022 by conducting education and training on HIV/AIDS using pocket books in the Papuan language and forming peer groups. The results of the activities were measured using a knowledge questionnaire. There are differences in knowledge before and after providing education and education to community service participants.
Edukasi Melalui Pemberian Puding Buah Bit Mix Air Kelapa Muda Dan Jeruk Manis Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Kota Palembang Muzakar; Devy Kartika Sari; Fajriah Purnama; Suwarni Suwarni
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosis hipertensi ditegakkan jika tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan diastolic diatas 90 mmHg pada dua kali pengukuran selang lima menit dalam keadaan tenang atau istirahat. Menurut WHO (2019), dari sekitar 1,13 miliar orang yang menderita hipertensi, kurang dari 1 dari 5 yang mengidapnya. Data Riskesdas tahun 2018 prevalensi darah tinggi pada usia > 18 tahun adalah 34,1 %. sedangkan untuk Sumatera Selatan adalah 30,44%. Berdasarkan data yang telah didapatkan jumlah kasus penderita penyakit hipertensi di Kota Palembang pada tahun 2017 sebanyak 79.192 kasus. Dan pada tahun 2018 sebanyak 97.636 kasus. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah training/pelatihan dan pengajaran kepada pasien hipertensi di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Kota Palembang. Kesimpulan pada pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya asupan zat gizi peserta Hipertensi yang dapat dilihat dari hasil penyuluhan, booklet dan recall pasien, menambah keterampilan dan pengetahuan manfaat puding buah bit mix air kelapa muda dan jeruk manis dalam upaya memenuhi asupan zat gizi energi, protein, kalium dan vitamin C pada peserta Hipertensi di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita.
KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA : PERMASALAHAN DAN UPAYA PENCEGAHANNYA MELALUI KIE PADA REMAJA Wahyu Nuraisya
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Complex problems related to reproductive health occur in adolescents ranging from pregnancy, abortion, drugs, STDs. CEI on Adolescent Reproductive Health (ARH) related to problems and prevention efforts could minimize the occurrence of ARH problems in adolescents. CEI ARH was carried out using lecture method, showing videos/pictures and questions and answers. The technique before lecture was a pre test followed by a post test. ARH material was about ARH related problems and prevention efforts. Media used power point, laptop, mic and LCD. The activity was carried out at SMPN 1 Kandangan District, Kediri Regency on February 28, conducting a location survey, March 06, 2023 coordination with the school, and March 07, 2023 implementation. The target of the activity was 40 teenagers. The level of knowledge of adolescents on the post-test results of the majority of adolescents increased by 85% to be good after being given KIE, while the results of the pre-test were 47.5%. The achievement of these goals was a successful implementation of IEC where there was an increase in knowledge about ARH. Cross-sector cooperation between school parents, and local Puskesmas was very supportive in efforts to overcome all problems and related prevention to adolescent reproductive health.
Pelatihan Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Kebakaran Di Desa Wani Dua Kecamatan Tanantovea Donggala Sulawesi Tengah Supirno Supirno; Nurlailah Umar; Azizah Saleh
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran rawan terjadi di kawasan padat perumahan, salah satu wilayah yang padat adalah Desa Wani Dua kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Desa dengan pemukiman padat penduduk dengan jarak rumah berdekatan dan letaknya jauh dari pos mobil pemadam kebakaran ini bila terjadi kebakaran akan dengan mudah menjalar ke rumah warga lain yang akan memperbesar risiko kerugian dan dampak psikologis. Wilayah ini merupakan ibukota kecamatan Tanantovea dengan luas wilayah 302,64 km2 terletak 50 km dari ibu kota kabupaten Donggala. Tujuan kegiatan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mencegah dan menanggulagi kebakaran di pemukiman. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat. Mitra kegiatan Puskesmas Wani, Kepolisian, Kepala Desa Wani Dua.Poltekkes Pemenkes Palu sebagai inisiator dan fasilitator kegiatan. Kegiatan diawali dengan identifikasi peserta, informd konsent, pre test kemudian dilakukan pelatihan (sosialisasi & simulasi) lalu di lakukan post test untuk mengetahui perubahan perilaku masyarakat. Jumlah peserta 36 orang, terdiri dari perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, PKK dan Kader kesehatan. Hasil peserta sosialisasi dan simulasi diikuti oleh relawan bencana 18 orang, kader kesehatan 5 orang dan dari mahasiswa orang, petugas Puskesmas Wani 1 orang, kepolisian Sector Labuan 3 orang, tokoh masyarakat 3 orang. Jumlah peserta 36 orang yang mengikuti kegiatan ceramah diskusi dan simulasi terlihat bahwa pengetahuan peserta mengalami peningkatan dilihat dari nilai rata-rata pre test 83,3 dan niai rata-rata post test 85,5. Kesimpulan peserta yang lebih muda dengan tingkat pendidikan menengah dan tinggi mengalami peningkatan tertinggi. Saran untuk dapat dilakukan dengan peserta yang lebih banyak dengan melibatkan generasi muda Kata Kunci: Pencegahan, Kesiapsiagaan Kebakaran
Optimalisasi Pelaksanaan Mitigasi Bencana Gunung Meletus Nurul Laili; Krisna Ragil Prabowo; Rachma Diah Ayu Wiwit; Novia Alfi Rohmatin
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitigasi bencana gunung berapi diartikan segala usaha untuk mengurangi dampak bencana yang di sebabkan oleh erupsi gunung berapi. Fenomena bencana alam maupun non alam tidak bisa diprediksi kapan terjadinya sehingga masyarakat harus memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi, salah satu anggota masyarakat yang perlu diberikan edukasi adalah siswa sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, simulasi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan selama 3 hari pada tanggal 11-13 Mei 2023 di SMAN 1 Puncu Kediri. Peserta adalah anggota PMR SMAN 1 Puncu Kediri. Peserta berjumlah 17 orang. Hasil evaluasi sebelum diberikan edukasi dan simulasi, didapatkan hampir setengah responden (47,06 %) memiliki kriteria pengetahuan kurang sebanyak 9 orang. Hasil evaluasi sesudah di berikan edukasi dan simulasi, di dapatkan sebagian besar responden (58,82 %) memiliki pengetahuan baik tentang pelaksanaan mitigasi bencana gunung meletus. Tahapan mitigasi bencana gunung meletus yaitu memperhatikan arahan dari pusat vulkanalogi dan mitigasi bencana geologis, memperhatikan perkembangan aktivitas gunung berapi, mempersiapkan masker dan kacamata, pahami jalur evakuasi yang telah disiapkan dan disepakati bersama, siapkan penunjang logistik, seperti makanan siap saji, senter, uang tunai, dan obat yang di perlukan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11