Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengetahuan Tentang Gizi dan Upaya Pencegahan Stunting pada Ibu Penyintas Bencana yang Memiliki Balita di Hunian Tetap Tondo Kota Palu: Knowledge of Nutrition and Stunting Prevention Efforts for Mothers of Disaster Survivors with Toddlers in Permanent Residential Palu City Tondo Supirno Supirno; Baiq Emy Nurmalisa; Supriadi Abd. Malik; Amir Amir; Mohamad Fadli Dg Patompo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i9.2805

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya stunting di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan dan praktik penyediaan nutrisi yang tidak tepat. Terkait permasalahan stunting pada kondisi bencana/ pasca bencana masih minim penelitian yang terkait pencegahan stunting, oleh karena itu peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimanakan pengetahuan tentang gizi dan pencegahan stunting pada ibu yang memiliki balita. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan dan pencegahan stunting pada ibu penyintas bencana yang tinggal di hunian Tetap Korban Bencana di Tondo, Kota Palu Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif, populasinya ibu penyintas bencana yang memiliki balita di hunian tetap Tondo, sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 59 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dan dianalisa secara univariat dengan bantuan program computer. Pengukuran pengetahuan dan pencegahan stunting dibuat 3 kategori yaitu kurang, sedang dan baik. dikategorikan menjadi tiga kelompok yaitu kurang (nilai >55), sedang (nilai 56-76) dan baik (nilai 76-100), menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang gizi nilai terendah 72 dan tertinggi 97,5 dengan nilai rata rata 89,4. sebagian besar (93,3%) termasuk kategori baik. Upaya pencegahan stunting dengan nilai terendah 60,62 dan tertinggi 98,12, sebagian besar kategori baik (88,1%). Kesimpulan: pengetahuan tentang gizi dan pencegahan stunting ibu penyintas bencana di Huntap Tondo dalam kategori baik.
Workshop Pencucian Luka Kaki Diabetik Menggunakan Bahan Alam bagi Perawat di Puskesmas Mapane, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah Dafrosia Darmi Manggasa; Dewi Nurviana Suharto; Supirno Supirno
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.624 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i1.1640

Abstract

Wound care of diabetic foot ulcer by Public Health Center nurses still use povidone iodine and rivanol which are toxic to tissues. Innovations in wound care including the use of natural materials have been proven to be effective in accelerating the healing of diabetic foot ulcers. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of Public Health Center nurses in wound care using natural materials. The implementation method, namely workshops and wound care practices using natural materials, was held for 1 day on July 11 2022 at the Mapane Health Center. The target was Public Health Center nurses, totaling 28 participant. The form of evaluation is measuring the knowledge and skills of nurses before and after the activity. The results showed that the participants knowledge increased from 60.7% to 89.3% and the average skill score increased from 9.04 to 16.14. The conclusion is that after the workshop activities there was an increase in the knowledge and skills of Public Health Center nurses for wound care using natural materials. Suggestions for Public Health Center nurses to be able to utilize natural materials in the diabetic foot wound care.
Pelatihan Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Kebakaran Di Desa Wani Dua Kecamatan Tanantovea Donggala Sulawesi Tengah Supirno Supirno; Nurlailah Umar; Azizah Saleh
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran rawan terjadi di kawasan padat perumahan, salah satu wilayah yang padat adalah Desa Wani Dua kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Desa dengan pemukiman padat penduduk dengan jarak rumah berdekatan dan letaknya jauh dari pos mobil pemadam kebakaran ini bila terjadi kebakaran akan dengan mudah menjalar ke rumah warga lain yang akan memperbesar risiko kerugian dan dampak psikologis. Wilayah ini merupakan ibukota kecamatan Tanantovea dengan luas wilayah 302,64 km2 terletak 50 km dari ibu kota kabupaten Donggala. Tujuan kegiatan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mencegah dan menanggulagi kebakaran di pemukiman. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat. Mitra kegiatan Puskesmas Wani, Kepolisian, Kepala Desa Wani Dua.Poltekkes Pemenkes Palu sebagai inisiator dan fasilitator kegiatan. Kegiatan diawali dengan identifikasi peserta, informd konsent, pre test kemudian dilakukan pelatihan (sosialisasi & simulasi) lalu di lakukan post test untuk mengetahui perubahan perilaku masyarakat. Jumlah peserta 36 orang, terdiri dari perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, PKK dan Kader kesehatan. Hasil peserta sosialisasi dan simulasi diikuti oleh relawan bencana 18 orang, kader kesehatan 5 orang dan dari mahasiswa orang, petugas Puskesmas Wani 1 orang, kepolisian Sector Labuan 3 orang, tokoh masyarakat 3 orang. Jumlah peserta 36 orang yang mengikuti kegiatan ceramah diskusi dan simulasi terlihat bahwa pengetahuan peserta mengalami peningkatan dilihat dari nilai rata-rata pre test 83,3 dan niai rata-rata post test 85,5. Kesimpulan peserta yang lebih muda dengan tingkat pendidikan menengah dan tinggi mengalami peningkatan tertinggi. Saran untuk dapat dilakukan dengan peserta yang lebih banyak dengan melibatkan generasi muda Kata Kunci: Pencegahan, Kesiapsiagaan Kebakaran
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Mamboro Kecamatan Palu Utara Kota Madya Palu Propinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023: Relationship between Health Service Quality and Patient Satisfaction at the Mamboro Health Center, North Palu District, Palu Municipality, Central Sulawesi Province Year 2023 Arifuddin; Amir; Supriadi Abdul Malik; Supirno
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 6: JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i6.3824

Abstract

Penilaian kualitas keperawatan dapat diukur dengan kepuasan pasien rawat jalan dan tanggapan pasien tentang mutu pelayanan keperawatan. Hasil wawancara awal kepada 15 orang, terdapat 10 orang pasien menyatakan sudah merasakan kepuasan terhadap fasilitas Puskesmas, serta terdapat 5 orang pasien menyatakan masih kurangnya keramahan petugas kesehatan terhadap pasien. Tujuan penelitian ini diketahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Mamboro. Jenis penelitian ini penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dewasa yang berkunjung di Puskesmas Mamboro. Jumlah sampel 43 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Data dianalisis dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian ditemukan bukti langsung dengan kepuasan pasien dengan p value =0,002 (< 0,05) artinya ada hubungan. Keandalan dengan kepuasan pasien p value =0,654 (> 0,05) artinya tidak ada hubungan. Ketanggapan dengan kepuasan pasien p value =1,000 (> 0,05) artinya tidak ada hubungan. Jaminan dengan kepuasan pasien p value 0,53 (> 0,05) artinya tidak ada hubungan. Empati dengan kepuasan pasien p value =0,028 (< 0,05) artinya ada hubungan. Kesimpulan ada hubungan bukti langsung dengan kepuasan pasien. Tidak ada hubungan kehandalan dengan kepuasan pasien. Tidak ada hubungan ketanggapaan dengan kepuasan pasien. Tidak ada hubungan jaminan dengan kepuasan pasien. Ada hubungan empati dengan kepuasan pasien. Disarankan Puskesmas Mamboro agar meningkatkan pelayanan kepada pasien rawat jalan memperhatikan mutu pelayanan guna mewujudkan kepuasan pasien selama proses perawatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi : Literature Review Arifuddin; Supirno; Supriadi Abdul Malik; Amir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 7: JULI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i7.3835

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus-menerus pada beberapa kali pemeriksaan tekanan darah yang disebabkan oleh sesuatu atau beberapa faktor risiko yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam mempertahankan tekanan darah secara normal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi dengan mengunakan desain literature review, dengan mereview jurnal sebanyak 11 jurnal. Metode yang digunakan untuk tinjauan pustaka mencari basis data elektronik (Google Scholar) untuk studi sebelumnya menggunakan desain cross-sectional dan pre eksperimetal yang diterbitkan antara 2016 - 2018. Daftar periksa prisma memandu tinjauan, judul, abstrak, teks lengkap dan metodologi dinilai untuk kelayakan studi. Dengan menggunakan desain literature review, dengan mereview jurnal sebanyak 11 jurnal. Hasil dari mereview 11 jurnal, terdapat 3 jurnal yang masuk pada penilaian kualitas. Hasil analisis terdapat hubungan antara 3 faktor yang dapat mempengaruhi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi yaitu factor diet rendah garam, pemberian aromateraphy dan berolahraga. Kesimpulan dari hasi menganalisi jurnal adalah terdapat hubungan antara Diet rendah garam, Aromaterapi dan Olahraga dalam mengontrol dan menurunkan Tekanan Darah pada penderita Hipertensi. Saran peneliti yaitu diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan untuk pentingnya memahami, memperhatikan kesehatan dan hal-hal yang dapat mempengaruhi penurunan Tekanan Darah.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Berpengaruh Terhadap Status Gizi Balita: The Knowledge and Attitude of Mothers Affect the Nutritional Status of Toddlers Dina P Singkali; Supirno; Windu Unggun Cahya Jalu Putra; Andi Mariani; Asmiwarti Abdullah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.4369

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan, dan sikap adalah unsur perilaku yang bersifat tertutup dan terbuka. Pengetahuan dan sikap hubungannya sangat erat dengan status gizi, Masalah status gizi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dari seorang anak yang akan tumbuh dan berkembang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi pada balita Metode: jenis penelitian survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Waktu penelitian pada bulan Agustus 2023. Tempat penelitian di wilaya kerja Puskesmas Mamboro. Populasi penelitian ini adalah ibu ibu yang memeliki balita, Sampel penelitian ini adalah 30 ibu yang mempunya balita, diambil secara simpel ramdom sampling. Data diperoleh meggunakan kuisioner dan dianalisa dengan analisa univariat dan bivariat menggunakan programm komputer. Hasil: dengan uji Chi Square, pengetahuan ibu dengan status gizi balita dengan nilai P value 0,26 artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Pada variabel sikap p value 0,033 berarti secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara sikap ibu dengan status gizi. Kesimpulan: ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi pada balita. Saran kepada petugas kesehatan untuk terus meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai balita di di wilaya kerja puskesmas.
Model Skrining Hipertensi Berbasis Kader Sebagai Inovasi Deteksi Dini Berkelanjutan di Masyarakat Rahmat Kurniawan; Sova Evie; Dafrosia Darmi Manggasa; Sri Musriniawati Hasan; Selvi Alfrida Mangundap; Wijianto Wijianto; Djadid Subchan; Nitro Galenso; T. Iskandar Faisal; Nuswatul Khaira; Alfian Helmi; Supirno Supirno
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yh86ge85

Abstract

Deteksi dini hipertensi sering terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi potensial untuk memperkuat upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi model skrining hipertensi berbasis kader sebagai inovasi deteksi dini yang berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Nalu, Kabupaten Tolitoli, pada Maret 2025 dengan pendekatan promotive dan preventif berbasis komunitas. Responden kegiatan adalah 30 kader kesehatan yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengukuran tekanan darah dan edukasi hipertensi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran pelaksanaan skrining, dan kemampuan edukasi kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada seluruh indikator evaluasi. Pada pre-test, sebagian besar kader memiliki pengetahuan rendah (67%) dan keterampilan pengukuran tekanan darah yang tidak sesuai standar (83%). Setelah intervensi, seluruh kader (100%) mencapai kategori tertinggi pada aspek pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran skrining di masyarakat, serta kemampuan memberikan edukasi kesehatan. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular.
The Relationship Between Family Support and Health Service Utilization Among Older Adults at the Rosela Elderly Posyandu Amir Amir; Supirno Supirno; Alfrida Samuel Ra’bung; Baiq Emy Nurmalisa; Bileam Dwiono Basolung
Lentora Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v6i2.4376

Abstract

The elderly population in Indonesia is increasing, including in Central Sulawesi Province. Regular visits to the posyandu (integrated health post) are crucial for monitoring elderly health. However, participation at the Rosela Posyandu remains suboptimal, and family support has been identified as a potential contributing factor. Nevertheless, empirical evidence on this relationship in this specific setting is limited. This study aimed to analyze the relationship between family support and elderly visits to the Rosela Posyandu in the working area of the Mamboro Community Health Center, Palu Utara District. This study employed a quantitative cross-sectional design. The population consisted of all registered older adults (aged 45 years and over) at the Rosela Posyandu, totaling 30 respondents, who were recruited using total sampling. Data were collected using a validated questionnaire to measure family support and posyandu attendance records to assess visit frequency, categorized as active (≥3 visits in the last 3 months) or inactive (<3 visits). Data analysis was performed using the Chi-square test with a significance level of p < 0.05. The majority of respondents were aged 45–59 years (57%), female (87%), and had elementary school education (30%). Among 30 respondents, 24 (80%) received supportive family support, while 6 (20%) did not. Of those with family support, 19 (79.2%) were active visitors, whereas all respondents without family support (100%) were inactive. The Chi-square test revealed a significant relationship between family support and elderly visits (p = 0.002). This study confirms a significant association between family support and elderly visits to the Rosela Posyandu. These findings highlight the need for family-centered health promotion strategies to improve elderly participation. Future research with larger samples and longitudinal designs is recommended.
Integrated Health and Safety Program: PAD Screening for Adults and Disaster Training for Youth in Wombo Kalonggo irsanty Collein; Baiq Emy Nurmalisa; Andi Fatmawati Syamsu; Fitria Masulilli; Alfrida Semuel Ra&#039;bung; Fajrillah Kolomboy; Helena Pangaribuan; Ismunandar Ismunandar; Supirno Supirno; Eko Kristanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v5i2.4252

Abstract

Rural communities in Indonesia face a dual burden of high disaster risk and a growing prevalence of non-communicable diseases (NCDs). A holistic approach addressing both challenges simultaneously may build comprehensive community resilience. This community service initiative aimed to implement and evaluate an integrated program combining disaster response training for youth with Peripheral Artery Disease (PAD) screening in Wombo Kalonggo Village. The program was conducted in February 2025. A two-pronged intervention was delivered: (1) Disaster response training for 50 youth members (Karang Taruna), comprising lectures, hands-on simulations, and a night drill, with pre- and post-training knowledge assessments; and (2) Targeted screening for PAD using the Ankle-Brachial Index (ABI) conducted on 38 high-risk adults aged ≥45 years with at least one risk factor (smoking, diabetes, or hypertension). No follow-up measurement was conducted due to the short-term nature of the program. Results: Disaster training outcomes: Youth disaster knowledge increased from 58% pre-test to 86% post-test. The program initiated a youth disaster preparedness team (not yet formally recognized as a functional organization), Screening outcomes: Among 38 adults screened, mean ABI was 0.945 (SD ±0.066; 95% CI: 0.90–0.98). Integration efficiency: The single-platform model reached both youth and at-risk adults in two village gatherings, though causal synergy between components was not evaluated. Conclusion: This preliminary study demonstrates that integrating disaster preparedness training with NCD screening is logistically feasible in a single-village, short-term community service format. However, claims of effectiveness and replicability are limited by the absence of a control group, lack of long-term follow-up, and short evaluation timeframe. Sustaining youth team activities and incorporating ABI screening into primary healthcare (Puskesmas) require further evaluation. This approach may serve as a preliminary reference for similar vulnerable communities, pending longitudinal validation.