cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1: June 2020" : 12 Documents clear
MANAGEMENT OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE TO IMPROVE THE QUALITY OF LEARNING Tengku Darmansyah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.029 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18659

Abstract

Abstract: The purpose of infrastructure management is to improve the quality of learning in schools, resulting in quality output or graduates. The facilities and infrastructures owned by the school must be managed properly, planning facilities and education infrastructure is the first step to manage the facilities and infrastructure of education that exist in the school. Management of facilities and infrastructure in the school is done by planning, procurement, maintenance, storage,and control and elimination. Education facilities and infrastructure is a tool that is used directly or indirectly that supports the learning process. Educational facilities and infrastructure in the school must be in good condition and adequate to help the Progress of the learning process in the school. Efforts to provide a quality teaching and learning process then required school facilities that comply with the minimum standards of service, and in the implementation necessary the management of good. The learning process in school will run smoothly if supported by adequate infrastructure, either number, condition, or completeness. Every teacher in the learning process requires different infrastructures in supporting their performance so that the teaching and learning process can take place. With a complete and adequate infrastructure, the teacher will not convey the subject matter orally but also using the infrastructure available in the school.Keywords: Facilities and Infrastructure Management, Learning QualityAbstrak: Tujuan manajemen sarana dan prasarana adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah sehingga menghasilkan output atau lulusan yang berkualitas. Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah harus dikelola dengan baik, Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan merupakan langkah awal dalam manage sarana dan prasarana pendidikan yang ada di sekolah. Manajemen sarana dan prasarana yang ada di sekolah dilakukan dengan cara melakukan perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, penyimpanan dan pengendalian serta penghapusan.Sarana dan prasarana pendidikan merupakan alat yang digunakan secara langsung atau tidak langsung yang menunjang proses pembelajaran. Sarana dan prasarana pendidikan di sekolah harus dalam kondisi baik dan memadai sehingga dapat membantu berjalannya proses pembelajaran yang ada di sekolah. Upaya memberikan pelayanan proses belajar mengajar yang bermutu maka diperlukan fasilitas sekolah yang sesuai dengan standar pelayanan minimal, dan dalam pelaksanaannya diperlukan adanya pengelolaan yang baik. Proses belajar mengajar di sekolah akan berjalan dengan lancar jika ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai, baik jumlah, keadaan, maupun kelengkapan. Setiap guru dalam melakukan proses pembelajaran memerlukan sarana prasarana yang berbeda dalam menunjang kinerjanya agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dan menarik. Dengan adanya sarana prasarana yang lengkap dan memadai, maka guru tidak akan menyampaikan materi pelajaran secara lisan melainkan juga dengan menggunakan sarana prasarana yang tersedia di sekolah. Kata Kunci: Manajemen Sarana Dan Prasarana, Mutu Pembelajan
APPLICATION OF NUMBERS LINE MEDIA ON ROUND NUMBER MATERIALS TO IMPROVE MATHEMATICAL LEARNING OUTCOMES STUDENT CLASS VI SD N 105425 MALASORI Laurensia Masri Perangin Angin; Indah Nursela Sitorus
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.919 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.19015

Abstract

Abstract: The Application of Number Line Media on Round Number Material toImprove Mathematics Learning Outcomes of Students of Class VI SD N 105425Malasori. The purpose of the study was to improve student learning outcomes byapplying media line numbers on integer material in class VI SD N 105425Malasori. This study uses a Class Action Research design which consists of three stages: planning, implementing actions, and reflecting. The subjects of this study  were 30 students of grade VI SD N 105425 Malasori. The method applied in this  research is observation and test. While the data collection instruments use learning outcomes tests. Research data were analyzed quantitatively. The results of this study indicate that an increase in student learning outcomes by 13 , 23 %, from 78.57% in the first cycle to 91.80% in the second cycle. The conclusion of this study is that the learning of integer materials using number line media can improve student learning outcomes in grade VI SD 105425 Malasori. Therefore, teachers can use media in learning to improve student learning outcomes.   Keywords: Line number media; learning outcomes Abstract : Penerapan Media Garis Bilangan Pada Materi Bilangan Bulat UntukMeningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VI SD N 105425 Malasori.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan media garis bilangan pada materi bilangan bulat di kelas VI SD N 105425 Malasori.  Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tiga tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VI SD N 105425 Malasori. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Sedangkan instrumen pengumpulan datanya menggunakan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 13,23%, dari 78,57% pada siklus I menjadi 91,80% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran materi bilangan bulat menggunakan media garis bilangan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD 105425 Malasori. Oleh karena itu, guru dapat menggunakan media dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.  Kata kunci: Media garis bilangan; hasil belajar 
STUDENT AND TEACHER PERCEPTION ANALYSIS ON GUIDANCE AND COUNSELLING AT SMA NEGERI 10 MEDAN Susnesi Girsang; Erikson Saragih
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.613 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18655

Abstract

Abstract: Analysis of Teacher and Student Perception on Guidance and Counseling Service at SMA Negeri 10 Medan. This study aims to describe the Perceptions of Teachers and Students of Guidance and Counseling Services in SMA Negeri 10 Medan. The research design is descriptive survey research. The sample of this study were 50 teachers and 50 students who were selected using random sampling techniques. The instrument of data collection in this study was a questionnaire using a Likert scale which was first validated by experts, reviews and discussions. This research uses quantitative data analysis methods. Data analysis was performed using descriptive statistical measurements such as, percentage, average, standard division, and independent t-test calculated to analyze responses from students, and teachers. The results of this study indicate the perception score for guidance and counseling needs for student learning is positive. Students and teacher's perception of school guidance and counseling services is very influential on the formation of student behavior, personal problems and student empowerment and decision making is negative. The t-test results showed that there were no statistically significant differences between students and teachers on the perception scores of guidance and counseling services which meant that both teachers and students had the same perception for guidance and counseling services in their schools. Students 'perceptions of the professionalism of supervisors are in the sufficient category, while teachers' perceptions are negative. Regarding the cost effectiveness of both student guidance and counseling services and teacher perceptions mean negative scores. From these results it is recommended that since students and teachers' perceptions can be affected based on sustained guidance and counseling; Education bureaus in collaboration with tertiary institutions must prepare vocational training to improve the skills of counseling and counseling officers.Keywords: Perception, Guidance; Counseling; Teacher; StudentAbstrak: Analisis Persepsi Guru Dan Siswa terhadap Layanan Bimbingan Konseling Di Sma Negeri 10 Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Persepsi Guru dan Siswa terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling di SMA Negeri 10 Medan. Desain penelitian adalah penelitian survei deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 50 guru dan 50 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen pengumpulan data penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan skala Likert yang terlebih dahulu divalidasi oleh para ahli, ulasan dan diskusi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pengukuran statistik deskriptif seperti, persentase, rata-rata, pembagian standar, dan t-test independen dihitung untuk menganalisis respon dari siswa, dan guru. Hasil dari penelitian inimenunjukkan skor persepsi untuk kebutuhan bimbingan dan konseling untuk siswa belajar adalah positif. Persepsi siswa dan guru terhadap bimbingan sekolah dan layanan konseling sangat berpengaruh terhadap pembentukan perilaku siswa, masalah pribadi dan siswa pemberdayaan dan pengambilan keputusan adalah negatif. Hasil uji-t menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara siswa dan guru terhadap skor persepsi layanan bimbingan dan konseling yang berarti bahwa baik guru maupun siswa memiliki persepsi yang sama untuk layanan bimbingan dan konseling di sekolah mereka. Persepsi siswa terhadap profesionalitas petugas pembimbing adalah dalam kategori cukup, sedangkan persepsi guru negatif. Mengenai efektivitas biaya layanan bimbingan dan konseling kedua siswa dan persepsi guru berarti skor negatif. Dari hasil ini direkomendasikan bahwa Sejak persepsi siswa dan guru dapat terpengaruh berdasarkan bimbingan dan konseling yang bertahan; Biro pendidikan bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi harus mempersiapkan pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan bimbingan dan petugas konseling.Kata kunci: Persepsi, Bimbingan; Konseling; Guru; Siswa
LITERACY LITERATURE LEARNING WITH LET’S READ APPLICATIONS IN THE PANDEMIC ERA Nur Samsiyah; V Teguh Suharto; Endang Sri Maruti
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.056 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18666

Abstract

Abstract: One of them is literacy learning by using Android-based Let's Read to answer the challenges of the growing industrial era. In the midst of the rise of students using Android as a medium of communication, teachers need to change learning in and outside the classroom into interesting learning by utilizing computer media, mobile phones as literary literacymaterial. So that literary literacy is not monotonous, it must be in the library by choosing books in turns or by listening to the teacher's story on the page as a habit that only contains short stories in the book . By using the Let's Read application the teacher can give nuances of literary learning to be more often literary literate both at home and at school.Keywords: Literacy literature, Let’s ReadAbstrak: Salah satunya adalah pembelajaran literasi dengan menggunakan Let's Read berbasis Android untuk menjawab tantangan era industri yang berkembang. Di tengah maraknya siswa menggunakan Android sebagai media komunikasi, guru perlu mengubah pembelajaran di dalam dan di luar kelas menjadi pembelajaran yang menarik dengan memanfaatkan media komputer, ponsel sebagai bahan literasi sastra. Agar literasi sastra tidak monoton, di perpustakaan harus memilih buku secara bergantian atau dengan mendengarkan cerita guru yang berisi cerita pendek dalam buku Dengan menggunakan aplikasi “Let’s Read”guru dapat memberikan nuansa belajar literasi, melek huruf menjadi lebih melek sastra baik di rumah maupun di sekolah.Kata kunci: Literasi sastra, Mari membaca
DEVELOPMENT OF THEMATIC STUDENTS WORK SHEET (LKPD) BASED ON 21th CENTURY COMPETENCY THEME 7 SUBTHEME 1 LEARNING 1 CLASS V SD LEDUG STATE Ainun Fitri Nur Khasanah; Sony Irianto; Arifin Muslim
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.315 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18656

Abstract

Abstract:This study aims to produce a Student Worksheet (LKPD) based on 21st century student competence theme 7 subtheme 1 learning 1 in class V SDN Ledug. This research is a development study with development procedures according to Thiagarajan, Semmel and Semmel which include: defining, design, developing, disseminating. The results of this study indicate that: (1) Development of Thematic LKPD based on 21st Century Student Competencies Theme 7 Subtheme 1 Learning 1 in grade V of primary schools can be used as teaching material that can be used to supplement thematic teaching materials in primary schools, (2) Assessment validation of experts / experts on the results of the development of LKPD obtained an average of 4.1, which means valid, (3) Teacher's assessment of Thematic LKPD based on 21st Century Student Competencies Theme 7 Subthemes 1 Learning 1 in class V gained an average of 4.5 which included in the category of "Very Good", (4) Students' responses to Thematic LKPD based on 21st Century Student Competence Theme 7 Subtheme 1 Learning 1 in class V obtained an average of 3.6 which means "Very Agree". Keywords: LKPD, Thematic, 21st Century Student CompetenciesAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kompetensi peserta didik abad 21 tema 7 subtema 1 Pembelajaran LG1 di kelas V SDN Ledug. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan prosedur pengembangan menurut Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi:pendefinisian (define), desain (design), pengembangan (developm), penyebaran (disseminate). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Pengembangan LKPD Tematik berbasis Kompetensi Peserta Didik Abad 21 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1 di kelas V sekolah dasar dapat dijadikan sebagai bahan ajar yang dapat digunakan untuk melengkapi bahan ajar tematik di sekolah dasar, (2) Penilaian validasi pakar/ ahli terhadap hasil pengembangan LKPD memperoleh rata-rata 4,1 yang berarti valid, (3) Penilaian guru terhadap LKPD Tematik berbasis Kompetensi Peserta Didik Abad 21 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1 di kelas V memperoleh rata-rata 4,5 yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”, (4) Respon peserta didik terhadap LKPD Tematik berbasis Kompetensi Peserta Didik Abad 21 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1 di kelas V memperoleh rata-rata 3,6 yang berarti“Sangat Setuju”.Kata Kunci: LKPD, Tematik, Komptensi Peserta Didik Abad 21
APPLICATION OF THE SNAKE METHOD TO IMPROVE THE STUDENT RESULTS OF CLASS IV STUDENTS OF SD NEGERI NO. 101731 KAMPUNG LALANG Dewi Anzelina
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.373 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18667

Abstract

Abstract:This study aims to determine the i mprovement of science learning outcomes by applying the debt (snakes and ladders) method to class IV students of SD Negeri 101731 Kampung Lalang in understanding the material changes in the appearance of the earth and celestial bodies .This type of research is classroom action research with a total of 33 research subjects from grade IV students at SD Negeri 101731 Kampung Lalang , where activities are carried out while learning science takes place. To obtain data used in this study the authors conducted tests and observations. The data analysis technique in this study is a qualitative description by describing the percentage used. Based on the results of the study in the first cycle of 33 students who have been studying about p okok discussion of changes in the earth's surface appearance and the heavenly bodies was found that students who received grades < 70 or did not complete as many as 17 students ( 51.52 %) and students who achieve ni lai ≥ 70 or as many as 1 6 students ( 48.48 %). The average acquisition result or learning value is 68.03. Classical completeness is 57.58%. This proves that the value of student learning outcomes in the implementation of the first cycle does not yet have a success rate of learning because it is still below 80.00%. Based on the acquisition of learning outcomes in the first cycle still has not reached completion so that the second cycle is carried out. The results of the data in the second cycle there were 31 students (93.94%) completeness and did not experience completeness of 2 people (6.06%). Acquisition of classical completeness of 93.94%, this proves that classical learning outcomes in the second cycle has reached completeness because it has reached 80.00% with the acquisition of an average value of 88.79. Thus it can be concluded that an increase in student learning outcomes after learning is done by using the snake ladder method in science lessons the subject of changes in the appearance of the surface of the earth and celestial bodies in class IV SD Negeri N o . 101731 Kampung Lalang for the Academic Year 2017/2018 .Keywords : Ladder Snake Mhod, Learning OutcomesAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan metode utang (ular tangga) pada siswa kelas IV SD Negeri No.101731 Kampung Lalang dalam memahami materi perubahan kenampakan bumi dan benda langit. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 33 orang siswa yang berasal dari siswa kelas IV SD Negeri No.101731 Kampung Lalang, dimana kegiatan dilakukan saat pembelajaran IPA berlangsung. Untuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan test dan observasi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan menguraikan persentase yang digunakan. Berdasarkan hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dari 33 siswa yang telah mempelajari tentang pokok bahasan perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit diperoleh bahwa siswa yang memperoleh nilai < 70 atau tidak tuntas sebanyak 17 siswa (51,52%) dan siswa yang mencapai nilai ≥ 70 atau tuntas sebanyak 16 siswa (48,48%). Rata-rata perolehan hasil atau nilai belajar sebesar 68,03. Tingkat ketuntasan klasikal mencapai 57,58%. Hal ini membuktikan bahwa nilai hasil belajar siswa pada pelaksanaan siklus I belum memiliki tingkat keberhasilan belajar karena masih di bawah 80,00%. Berdasarkan perolehan hasil belajar pada siklus I masih belum mencapai ketuntasan sehingga dilaksanakan siklus II. Hasil data pada siklus II terdapat 31 siswa (93,94%) ketuntasan dan tidak mengalami ketuntasan 2 orang (6,06%). Perolehan ketuntasan klasikal sebesar 93,94% hal ini membuktikan bahwa hasil belajar secara klasikal pada siklus II telah mencapai ketuntasan karena telah mencapai 80,00% dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 88,79. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan metode ular tangga pada pelajaran IPA pokok bahasan perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit di kelas IV SD Negeri No. 101731 Kampung Lalang Tahun Pembelajaran 2017/2018.Kata Kunci : Metode Ular Tangga, Hasil Belajar
DEVELOPING MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS WITH INTERACTIVE PROBLEM BASED LEARNING AND DISCOVERY LEARNING Waminton Rajagukguk
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.938 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18657

Abstract

Abstract: The study is a quasi-experimental research which was carried out to develop mathematical problem solving skills with interactive problem based learning and discovery learning based on exe-learning and to find out respectively. The ANCOVA test results showed that Fcount = 7.255 is larger than Ftable = 3.15. As a result, H_o was rejected and H_a accepted and it meant that the two learning models have a significant effect on students' mathematical problem solving skills. The effect of the interactive problem based learning model and discovery learning models toward problem solving skills were 42.5% and 37.7% respectively. It is concluded that the two interactive learning models are effective in developing student problem solving skills.Keywords: Discovery learning, Exe-learning, Interactive PBL, Mathematical Problem solving Skills.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi problem based learning dengan siswa yang diberi discovery learning dan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis ANOVA. Diperoleh persamaan regresi kelas eksperimen I adalah Ý = 0,165X + 78,545 dan persamaan regresi kelas eksperimen II adalah Ý = 0,141X + 76,062. Hasil uji ANCOVA menunjukkan Fhitung yaitu 7,255 dan Ftabel adalah 3,15. Karena Fhitung Ftabel sehingga H0ditolak dan Ha diterima sehingga diperoleh kesimpulan bahwa kedua model pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Besar pengaruh model problem based learning adalah 42,5% dan model discovery learning adalah 37,7% terhadap kemampuan pemecahan masalah. Ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi problem based learning dengan siswa yang diberi discovery learning.Kata kunci:, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Problem Based Learning, Discovery Learning.
META-ANALYSIS THE EFFECT OF COMIC MEDIA TOWARD STUDENT LEARNING RESULTS AT ELEMENTARY SCHOOLS Yurizka Nevilia; Nafiah Nafiah; Muhammad Thamrin Hidayat; Mohamad Taufiq
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.189 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18668

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of comic mediatoward student learning result in elementary schools. This research method usesquantitative, the type of this reseach is meta-analysis, the data collection techniques are carried out using documentation, taking four journals that are on Google Scholar  or Google Scholar. Data analysis techniques in this study used descriptive statistical  analysis. The results showed 1) The learning outcomes of elementary school  students who differed in place in the experimental class using comic media as  learning activities increased compared to classes not using comic media in learning  activities with an average grade of dick class of 51.10 and the experimental class of  65.11, 2) The use of comic media influences learning outcomes of elementary  school students in different places, it can be seen from the difference in the average  value between the control class and the experimental class of 14.01. Suggestions that can be given to teachers are to be creative in making use of comic media in learning activities, to the principal, to guide teachers to be creative in applying comic media in learning activities, the next researcher, impress the results of this meta-analysis  study can be used as references in conducting activities further research.  Keywords: comic media, student learning outcomes. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media komikterhadap hasil belajar siswa di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian meta analisis, teknik pengumpulan data dilakukan  dengan cara dokumentasi, mengambil empat jurnal yang ada pada google scholar  atau google cendekia. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan  analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar siswa  Sekolah Dasar yang berbeda tempatnya pada kelas eksperimen yang menggunakan  media komik sebagai kegiatan pembelajaran lebih meningkat dibandingkan dengan  kelas yang tidak menggunakan media komik dalam kegiatan pembelajaran dengan  nilai rata-rata kelas kontol sebesar 51,10 dan kelas eksperimen sebesar 65,11, 2)Penggunaan media komik memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar yang berbeda tempatnya, hal tersebut dapat dilihat dari adanya perbedaan nilai  rata-rata antara kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 14,01. Saran yang bisa  diberikan pada guru adalah hendaklah kreatif dalam membuat menggunakan media  komik dalam kegiatan pembelajaran, pada kepala sekolah, hendaklah membimbing guru agar kreatif dalam menerapkan media komik dalam kegiatan pembelajaran, peneliti selanjutnya, hedaklah hasil studi meta analisis ini dapat dijadikan rujukan dalam melakukan kegiatan penelitian selanjutnya.  Kata kunci: media komik, hasil belajar siswa.
APPLICATION OF PLAY-BASED LEARNING IN BIPA LEARNING:STUDY IN BAKONG PITTAYA SCHOOL, PATTANI-THAILAND Fendy Yogha Pratama; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Usman Toktayong
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.143 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18653

Abstract

Abstract: The Implementation of Play-Based Learning on BIPA Learning: Study in the Elementary School of Bakong Pittaya, Pattani-Thailand. The purpose of this Classroom Action Research is to improve students' BIPA learning outcomes, especially vocabulary achievement and enjoyment level in class by implementing Play-Based Learning. The subjects are 40 students of Bakong Pittaya School, Pattani-Thailand. The result of the study showed that there was an improvement of students' vocabulary achievement and enjoyment .Keywords : Play-Based learning, BIPA, elementary school, ThailandAbstract: Penerapan Play-Based Learning pada Pembelajaran BIPA: Studi di Sekolah Dasar Bakong Pittaya, Pattani-Thailand. Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan luaran pembelajaran BIPA, khususnya penguasaan kosakata dan rasa senang dalam kelas dengan menerapkan pembelajaran berbasis permainan. Subjek pada penelitian ini adalah 40 siswa sekolah dasar Bakong Pittaya School, Pattani-Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada penguasaan kosakata siswa dan rasa senang. Keywords: Play-Based learning, BIPA, sekolah dasar, Thailand
THE FUNCTION OF ISLAMIC COUNSELING IN EDUCATION Abdurrahman Abdurrahman
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.712 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i1.18658

Abstract

Abstract: Islamic counseling manifested in educational practices is directed at the accountability of educators and education personnel to foster students' personalities. The responsibility of coaching students not only carry out formal tasks, but rather the existence of accountability to Allah. This relationship is illustrated by the relationship between the teacher and students in reciprocity and the dedication to God which is used as an operational basis. It is this kind of relationship that is overlooked in the practice of education, especially Islamic education.Keywords: Islamic Counseling and EducationAbstrak: Konseling Islami yang termanifestasikan dalam praktik pendidikan diarahkan pada akuntabilitas tenaga pendidik dan kependidikan untuk membina kepribadian peserta didik. Tanggung jawab pembinaan peserta didik tidak hanya melaksnakan tugas formal, tetapi lebih kepada adanya akuntabilitas pada Allah Swt. Relasi ini tergambarkan pada hubungan antara guru denagn siswa secara timbal balik serta adanya pengabdian kepada Allah yang dijadikan sebagai landasan operasional. Relasi semacam inilah yang banyak terlewatkan dalam praktik pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Kata Kunci : Konseling Islami dan Pendidikan

Page 1 of 2 | Total Record : 12