cover
Contact Name
Abi Surya Wijaya
Contact Email
jti@publicascientificsolution.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
abisurya74@gmail.com
Editorial Address
Gedung My Republic Plaza BSD, Desa/Kelurahan Cisauk, Kec. Cisauk, Kab. Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos: 15345
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Indonesia
ISSN : 29648092     EISSN : 29632293     DOI : https://doi.org/10.58860/jti
Core Subject : Engineering,
Indonesian Technical Journal is a scientific journal in the form of research and can be accessed openly. This journal is published quarterly by Publica Scientific Solution. Indonesian Technical Journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles that cover all aspects of Engineering science.
Articles 102 Documents
Evaluasi Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Hotel X Lulu Hayatunnisa
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.905

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting dan harus diperhatikan dalam setiap proyek pembangunan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Ada dua tujuan utama dalam penelitian ini. Pertama, untuk menjelaskan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kedua, untuk menilai sejauh mana para pekerja mematuhi protokol keselamatan kerja dalam Proyek Pembangunan Hotel X. Ketiga, untuk mengetahui indikator K3 yang memiliki hasil pencapaian tertinggi dan terendah pada Proyek Pembangunan Hotel X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel 40 pekerja yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara umum masih relatif rendah, terutama dalam hal kebijakan, sosialisasi, pelatihan, pengawasan, dan penyediaan fasilitas keselamatan. Namun, kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan lebih bervariasi, dengan beberapa aspek, seperti pemeriksaan area kerja dan pelaporan bahaya, menunjukkan tingkat kepatuhan sedang hingga tinggi. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan implementasi manajemen K3 melalui pelatihan, sosialisasi, penyediaan APD yang lengkap dan sesuai, serta pengawasan dan penegakan sanksi yang konsisten, guna meningkatkan keselamatan pekerja dan efisiensi proyek.
Usulan Strategi Peningkatan Kesadaran Merek yang Memengaruhi Keputusan Pembelian pada Wakeytiam James Alexander Masesa Suryadjaja; Catharina Badra Nawangpalupi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.871

Abstract

Salah satu bidang usaha dengan potensi besar, khususnya di wilayah Gading Serpong dan sekitarnya, adalah industri makanan dan minuman. Dalam persaingan yang semakin ketat ini, kedai kopitiam yang bernama Wakeytiam menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing serta pencapaian target penjualan. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa permasalahan utama yang dihadapi Wakeytiam terletak pada rendahnya tingkat kesadaran merek konsumen. Rendahnya kesadaran merek ini berpotensi memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi peningkatan kesadaran merek yang berdampak terhadap keputusan pembelian. Model penelitian dikembangkan berdasarkan studi terdahulu dan divalidasi melalui hasil studi awal. Tiga variabel independen yang dianalisis adalah promosi media sosial, firm generated content (FGC), dan electronic word of mouth (eWOM), dengan kesadaran merek sebagai variabel mediasi, serta keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan Google Form dengan metode purposive sampling dan berhasil memperoleh 129 responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data kemudian diolah menggunakan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menjadi dasar usulan strategi pemasaran yang dapat diterapkan Wakeytiam untuk meningkatkan daya saingnya di pasar. Usulan perbaikan bagi Wakeytiam meliputi peningkatan kualitas konten melalui tim kreatif, kolaborasi dengan micro-influencer untuk kampanye digital, optimalisasi interaksi dan informasi di media sosial, serta strategi pengelolaan ulasan pelanggan melalui insentif dan respons eWOM yang lebih efektif.
Dari Kopi untuk Konstruksi: Paving Block Limbah Ampas Kopi dengan Standar SNI 03-0691-1996 sebagai Solusi Trotoar Kota Ramah Lingkungan M. Attar Al Fillah
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.880

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik terjadi peningkatan produksi kopi sebesar 6% dari tahun 2019-2021, Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan produksi terbanyak di Indonesia. Produk dari bubuk kopi yang telah diseduh berupa ampas kopi yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan seperti beberapa zat kimia beracun seperti alkaloid, tanin, polipenolik yang menyebabkan lingkungan lebih sulit mendegradasi material organik secara biologi, pencemaran air, dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Cv. Anugrah Pertiwi dan SMA Negeri 1 Palembang, pengujian dilakukan terhadap paving block yang memiliki persentase ampas kopi 0%, 3%, dan 5% dari total semen dengan menggunakan Compression testing machine (CTM). Pendekatan yang digunakan  pada  penelitian  ini adalah kuantitatif dengan metode destructive test. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu adanya peningkatan kuat tekan paving block pada persentase 3% (16,37 MPa) yang sudah memenuhi standar SNI 03-0691-1996 jika dibandingkan  persentase  0% (15,03 MPa), pada persentase 5% terjadi penurunan menjadi 13,34. Selain itu ampas kopi sebagai substitutor semen juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui penyerapan ampas kopi sebesar 77,6%, hal tersebut memenuhi target daripada Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017.
Toward National Broadband Equality: The Role of 5G Fixed Wireless Access in Indonesia Agung Setiaji; Deiny Mardian; Lydia Sari
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.881

Abstract

This research analyzes the role of Fifth Generation Fixed Wireless Access (5G FWA) in supporting broadband equity in Indonesia as a developing archipelagic country facing geographical challenges and digital infrastructure inequality. The research aims to evaluate the potential of hybrid fiber-wireless broadband architecture as a solution to accelerate broadband expansion, particularly in rural, remote, and underserved areas. The research employed a qualitative-descriptive approach combined with techno-economic analysis and policy studies, along with a comparative analysis between Fiber to the Home (FTTH) and 5G FWA based on deployment flexibility, scalability, implementation speed, and suitability to archipelagic geographical conditions. The findings indicate that 5G FWA offers significant advantages in accelerating broadband deployment in areas with high geographical barriers through more flexible infrastructure compared to full FTTH deployment. The hybrid fiber-wireless architecture enables the integration of the national fiber optic backbone with last-mile wireless connectivity to improve broadband access in rural and island regions. The success of broadband equity is influenced not only by technological capabilities but also by spectrum policy support, infrastructure sharing, investment incentives, and digital literacy programs, with the integration of Massive MIMO and beamforming technologies contributing to improved coverage efficiency and capacity. This study concludes that 5G FWA should be positioned as a complementary broadband solution rather than a complete replacement for fiber optic infrastructure, with the hybrid approach offering a more realistic, flexible, and scalable implementation pathway to reduce the digital divide and support national digital transformation in Indonesia.
Analisis Kombinasi K-Nearest Neighbor (KNN) dan K-Means pada Klasifikasi Penyakit Daun Padi dengan Menggunakan Metode Segmentasi Citra Rizal Afandi; Kartini Kartini; Retno Mumpuni
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.882

Abstract

Penyakit daun padi menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas tanaman padi dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan di Indonesia. Proses identifikasi penyakit yang masih dilakukan secara manual sering kali membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi algoritma K-Means dan K-Nearest Neighbor (KNN) pada klasifikasi penyakit daun padi menggunakan metode segmentasi citra. Dataset yang digunakan terdiri dari 5.932 citra daun padi dengan empat kategori penyakit, yaitu Bacterial Blight, Blast, Brown Spot, dan Tungro. Tahapan penelitian meliputi preprocessing citra berupa grayscale, resizing, dan flattening, kemudian dilanjutkan dengan segmentasi menggunakan K-Means serta klasifikasi menggunakan KNN. Pengujian dilakukan dengan beberapa rasio pembagian data dan variasi nilai K pada algoritma KNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio data 90:10 menghasilkan akurasi terbaik sebesar 88% pada nilai K=1. Selain itu, model mampu mengenali sebagian besar jenis penyakit daun padi dengan baik meskipun masih terdapat kesalahan klasifikasi pada citra yang memiliki karakteristik visual serupa. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi metode K-Means dan KNN dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai sistem deteksi penyakit daun padi berbasis citra digital yang cepat dan efisien.
Sistem Pengelolaan Air Minum untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih pada Distrik Gollo Kabupaten Lanny Jaya Firman Setiawan; Alfian Adie Chandra; David David
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.894

Abstract

Distrik Gollo memiliki sumber mata air yang memadai, namun belum memiliki sistem jaringan air bersih yang baik untuk melayani masyarakat. Air merupakan unsur penting bagi kehidupan, namun masyarakat Distrik Gollo kesulitan memperoleh air bersih karena jarak pemukiman ke mata air sangat jauh dan kondisi jalan yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem pengelolaan air minum yang efektif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Distrik Gollo hingga tahun 2047. Metode penelitian meliputi survei dan analisis ketersediaan air, analisis pertumbuhan penduduk, analisis kebutuhan air bersih, serta perencanaan sistem distribusi air baku menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kebutuhan debit air bersih di Distrik Gollo sebesar 24,274 ltr/dtk, sedangkan ketersediaan air (Q) sebesar 48,028 ltr/dtk, sehingga debit ketersediaan mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Pemenuhan kebutuhan air bersih dapat memanfaatkan sumber air dari Sungai Mageni dengan sistem distribusi gravitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketersediaan air bersih di Distrik Gollo masih mencukupi kebutuhan hingga 25 tahun mendatang, dan diperlukan pembangunan sistem jaringan distribusi yang terencana dengan mempertimbangkan kondisi medan, pemilihan jenis pipa yang sesuai, serta kemudahan pemeliharaan guna menjamin keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Priority Sequence Analysis of Local Primary Road Bridge Infrastructure Handling Using AHP and TOPSIS Methods in Bojonegoro Regency Arik Nur Cahyo; Esti Wulandari; Andi Patriadi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.921

Abstract

Optimal management of bridge infrastructure requires effective planning and implementation. Currently, bridge maintenance prioritization in Bojonegoro Regency faces challenges due to budget limitations resulting from central government efficiency policies. Therefore, selecting priority bridges from the list proposed in the budget implementation document is essential to ensure that bridge maintenance programs managed by the Public Works and Spatial Planning Office are implemented efficiently and appropriately. This study aimed to analyze the priority sequence for handling primary local road bridge infrastructure in Bojonegoro Regency by considering various aspects and criteria objectively. Among various decision-making methods, the Analytical Hierarchy Process (AHP) and the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) were considered suitable approaches because they assist in solving complex decision-making problems by organizing criteria and alternatives into a hierarchical structure. The results of the AHP and TOPSIS analyses showed different priority rankings for bridge handling. Based on the AHP method, the priority order was Bridge Sambeng–Kedewan 19, Bridge Sambeng–Besah 5, Bridge Sumberrejo–Kepohkidul 2, Bridge Watujago–Bobol 3, Bridge Sidobandung–Sepat 6, and Bridge Kapas–Sampang 1. Meanwhile, the TOPSIS method produced the priority order of Bridge Sambeng–Kedewan 19, Bridge Watujago–Bobol 3, Bridge Sambeng–Besah 5, Bridge Sumberrejo–Kepohkidul 2, Bridge Sidobandung–Sepat 6, and Bridge Kapas–Sampang 1.
Analisis Kapasitas Tampung Sungai Cisanggarung Hilir Desa Kalibuntu Sepanjang 1 KM Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Zihanuddin Muntaha; Ohan Farhan; Akbar Winasis
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.879

Abstract

Banjir pada wilayah hilir sungai terjadi ketika debit aliran melebihi kapasitas tampung penampang sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas tampung Sungai Cisanggarung hilir Desa Kalibuntu sepanjang 1 km menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-simulatif dengan data curah hujan maksimum tahunan periode 2014–2024 dari delapan stasiun hujan, data luas DAS, dan data geometri penampang sungai. Analisis hidrologi dilakukan melalui metode Poligon Thiessen, analisis distribusi probabilitas, uji Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov, serta perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Haspers. Debit banjir rencana yang diperoleh adalah Q10 sebesar 1.189,26 m³/det, Q25 sebesar 1.324,74 m³/det, dan Q50 sebesar 1.429,55 m³/det. Debit tersebut digunakan sebagai input dalam HEC-RAS untuk memodelkan profil muka air dan mengevaluasi kapasitas tampung tiap STA. Hasil simulasi menunjukkan bahwa STA 52+600 mengalami limpasan, sedangkan STA 52+950 sampai STA 53+100 masih memenuhi kapasitas tampung. Temuan ini menunjukkan bahwa kapasitas sungai tidak seragam antarpenampang dan memerlukan penanganan teknis berbasis titik kritis, terutama melalui peninggian jagaan, pelebaran penampang, atau normalisasi sungai.
Analisis Life Cycle Cost (LCC) Mesin Diesel pada PLTD Tenau Kupang untuk Evaluasi Efisiensi Biaya dan Manajemen Operasional Dwi Murdani; Edy Susanto
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.890

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) masih menjadi komponen penting dalam penyediaan energi listrik, khususnya di wilayah kepulauan dengan keterbatasan infrastruktur transmisi. Namun, tingginya biaya bahan bakar, pemeliharaan, dan penurunan efisiensi mesin akibat umur operasi menjadi tantangan utama dalam pengelolaan PLTD secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Life Cycle Cost (LCC) mesin diesel pada PLTD Tenau Kupang serta mengevaluasi faktor yang memengaruhi efisiensi biaya operasional pembangkit. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis LCC berdasarkan data operasional aktual periode 2020–2025 yang mencakup jam operasi mesin, konsumsi bahan bakar, produksi energi listrik, biaya pemeliharaan, dan parameter efisiensi Specific Fuel Consumption (SFC). Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan harga bahan bakar, efisiensi mesin, tingkat diskonto, dan biaya overhaul terhadap total biaya siklus hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total LCC tiga unit mesin diesel PLTD Tenau Kupang mencapai sekitar Rp31,55 miliar. Mesin Caterpillar memiliki kontribusi LCC terbesar sebesar 59,2%, sedangkan biaya bahan bakar menjadi komponen dominan pada mesin MAK dengan kontribusi sekitar 47–51%. Perubahan harga bahan bakar dan nilai SFC terbukti menjadi faktor paling sensitif terhadap perubahan nilai LCC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efisiensi bahan bakar, optimalisasi pembebanan mesin, dan penerapan pemeliharaan berbasis kondisi menjadi strategi utama dalam menekan biaya siklus hidup PLTD.
Port Concession: Model Determining the Bibliometric Maps by Using VOSViewer Sri Rahardjo; Laksmono Putranto; Russ Bona Frazilla
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.892

Abstract

Ports play a strategic role in supporting economic growth, trade activities, and regional connectivity, particularly in archipelagic countries such as Indonesia. The development of an effective port management system is essential for reducing logistics costs and improving national competitiveness. Port concession schemes have become an important mechanism in port governance by encouraging private-sector participation while maintaining government control over strategic infrastructure. This study aims to identify development trends, publication patterns, influential authors, institutions, countries, keywords, and research clusters related to port concession studies through bibliometric analysis. The research employed a bibliometric approach using 272 scientific documents published between 1937 and 2021, collected from the Google Scholar database. The collected data were analyzed using Microsoft Excel and visualized through VOSviewer software to identify author, institution, country, keyword, and index mappings. The results indicate that research on port concession has experienced continuous development, with journal articles representing the largest proportion of publications. Pallis AA was identified as the most productive author, Petrobel Egypt as the leading institution, and the United States as the country with the highest number of publications. The keyword analysis revealed five major research clusters related to business, public-private partnerships, port performance, concession agreements, and port governance. In conclusion, bibliometric mapping provides an overview of global port concession research trends and can serve as a reference for future studies by identifying dominant themes, influential contributors, and potential research directions.

Page 9 of 11 | Total Record : 102