cover
Contact Name
Abi Surya Wijaya
Contact Email
jti@publicascientificsolution.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
abisurya74@gmail.com
Editorial Address
Gedung My Republic Plaza BSD, Desa/Kelurahan Cisauk, Kec. Cisauk, Kab. Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos: 15345
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Teknik Indonesia
ISSN : 29648092     EISSN : 29632293     DOI : https://doi.org/10.58860/jti
Core Subject : Engineering,
Indonesian Technical Journal is a scientific journal in the form of research and can be accessed openly. This journal is published quarterly by Publica Scientific Solution. Indonesian Technical Journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles that cover all aspects of Engineering science.
Articles 129 Documents
Optimasi Unit Commitment PLTMG Duri Menggunakan Binary Particle Swarm Optimization Dengan Mempertimbangkan Kendala Operasi Rendy Abdullah; Herry Nugraha; Rudy Setiabudy
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Unit Commitment (UC) berbasis Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) yang mengintegrasikan karakteristik heat rate dengan kendala operasi aktual PLTMG Duri, yaitu inefisiensi start-up, derating temporer, dan gas trip, serta membandingkan hasil Unit Commitment yang diperoleh dengan pola Unit Commitment eksisting. Fungsi biaya bahan bakar tujuh unit dibentuk melalui curve fitting data heat rate, kemudian dipadukan dengan tiga komponen ekspektasi biaya kendala operasi ke dalam fungsi objektif. Selanjutnya, algoritma BPSO diterapkan dengan mekanisme repair untuk memperbaiki solusi yang melanggar batasan operasi, seperti batas kapasitas unit, jadwal pemeliharaan, dan keseimbangan daya, sehingga dihasilkan jadwal Unit Commitment berupa status ON/OFF unit yang optimal selama satu minggu simulasi (1–7 Mei 2026) menggunakan data historis operasi PLTMG Duri selama enam bulan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa algoritma BPSO mencapai konvergensi pada iterasi ke-270 dengan total biaya operasional sebesar Rp9.447.787.193,61, lebih rendah dibandingkan Unit Commitment eksisting sebesar Rp9.552.661.959,47, sehingga menghasilkan penghematan sebesar Rp104.874.765,86 tanpa mengurangi energi yang disalurkan (9.424,66 MWh). Meskipun frekuensi start-stop meningkat dari 49 menjadi 83 kali, hasil optimasi mampu membentuk prioritas operasi unit yang lebih ekonomis. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi PT PLN Nusantara Power dalam menyusun strategi Unit Commitment PLTMG Duri yang lebih efisien, dengan kebaruan berupa integrasi kendala operasional granular berbasis kejadian lapangan ke dalam formulasi UC-BPSO.
Pemilihan Alternatif Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Pada Program Listrik Pedesaan Dengan Pendekatan Multi Kriteria Harisma Citra Siallagan; I Nyoman Pujawan
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.949

Abstract

Keterbatasan akses energi listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi salah satu tantangan utama dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah. Pemilihan teknologi pembangkit listrik energi terbarukan untuk program listrik pedesaan memerlukan pendekatan pengambilan keputusan yang mempertimbangkan berbagai aspek teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria yang memengaruhi pemilihan alternatif pembangkit listrik desa 3T, menentukan tingkat kepentingan setiap kriteria, serta memberikan rekomendasi alternatif pembangkit listrik terbaik untuk diterapkan di Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas kriteria dan melakukan evaluasi terhadap alternatif pembangkit energi terbarukan. Kriteria yang digunakan meliputi aspek teknis, ekonomi, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kriteria memiliki tingkat kepentingan yang berbeda dalam menentukan keputusan pemilihan pembangkit, dengan aspek teknis dan keberlanjutan menjadi faktor dominan dalam proses evaluasi. Berdasarkan hasil pembobotan dan peringkat alternatif, diperoleh alternatif pembangkit energi terbarukan yang paling sesuai untuk mendukung kebutuhan listrik pedesaan di wilayah 3T Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan kerangka pengambilan keputusan yang sistematis dan objektif bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan dalam pengembangan infrastruktur energi terbarukan.
Analisis Pengaruh U-Turn Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas Jl Brigjend Dharsono (Studi Kasus Depan PLTG) Abhinaya Ramadhani; Nurullah Budisiswanto
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.926

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan yang terjadi pada ruas jalan perkotaan menyebabkan meningkatnya kebutuhan terhadap pengelolaan lalu lintas yang efektif, terutama pada jalan arteri dengan volume kendaraan tinggi. Salah satu fasilitas lalu lintas yang berpotensi memengaruhi kinerja jalan adalah bukaan median untuk gerakan putar balik (U-turn). Keberadaan fasilitas U-turn dapat membantu perpindahan arah kendaraan, namun aktivitas manuver tersebut juga dapat menimbulkan hambatan berupa perlambatan kendaraan, peningkatan waktu tempuh, antrean, serta penurunan tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas U-turn terhadap kinerja arus lalu lintas pada Jalan Brigjend Dharsono, khususnya di depan PLTG. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui survei lapangan dengan pengumpulan data primer berupa volume kendaraan, jumlah kendaraan yang melakukan U-turn, waktu tempuh kendaraan, panjang antrean, serta kondisi geometrik jalan. Data dianalisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan parameter kinerja berupa kapasitas jalan, derajat kejenuhan, kecepatan kendaraan, dan tingkat pelayanan (Level of Service). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas kendaraan yang melakukan U-turn memberikan pengaruh terhadap perubahan karakteristik arus lalu lintas, terutama melalui penurunan kecepatan kendaraan dan peningkatan hambatan pada ruas jalan. Semakin tinggi volume kendaraan yang melakukan U-turn, maka semakin besar potensi terjadinya tundaan dan antrean kendaraan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan manajemen lalu lintas serta optimalisasi fasilitas U-turn untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Evaluasi Kinerja Seismik Gedung Sekolah Beton Bertulang Kategori Risiko IV dengan Analisis Pushover Metode FEMA 440 Wahyu Mahendra Trias Atmadja; Abdul Sendi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.899

Abstract

Tingginya aktivitas seismik di Indonesia menuntut bangunan pendidikan yang tergolong Kategori Risiko IV dievaluasi terhadap beban gempa secara realistis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja seismik gedung beton bertulang empat lantai SMA Negeri 14 Samarinda yang didesain sebagai Sistem Rangka Pemulik Momen Khusus (fc' = 25 MPa, kelas situs SD). Metode yang digunakan adalah analisis statik nonlinier (pushover) dua arah dengan ETABS v.20 mengacu SNI 1726:2019, penentuan titik kinerja melalui prosedur Linearisasi Ekuivalen FEMA 440, dan klasifikasi level kinerja berdasarkan batas simpangan ATC-40. Hasil menunjukkan gaya geser dasar respons spektrum (1102,02 kN pada kedua arah) melampaui nilai statik ekuivalen sehingga memenuhi syarat 100%. Pada arah X, titik kinerja mencapai gaya geser 9449,86 kN pada perpindahan atap 40,022 mm, periode efektif 0,989 detik, dan redaman efektif 15,82%; arah Y menghasilkan parameter sebanding (gaya geser 9988,23 kN, periode efektif 1,050 detik, redaman efektif 17,61%). Rasio simpangan total arah X sebesar 0,003 menempatkan struktur pada level Immediate Occupancy (IO), dan arah Y menunjukkan level kinerja yang sama. Distribusi sendi plastis menegaskan mekanisme strong column–weak beam dengan sendi dominan pada balok dan seluruhnya dalam kondisi IO. Temuan ini mengindikasikan bangunan tetap aman dan layak fungsi pada gempa rencana, serta memberikan acuan regional bagi evaluasi berbasis kinerja fasilitas pendidikan di Kalimantan Timur.
Implementation of a Modbus TCP-Based Energy Information System to Reduce Data Discrepancy and Improve Reporting Efficiency in the F&B Industry Wildan Maradona; Dhami Johar Damiri; Ridha Yasser; Muhammad Hasya Abdillah
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.902

Abstract

Accurate energy data management is essential for improving operational decision-making in industrial environments; however, manual and semi-integrated data acquisition processes often cause discrepancies between internal metering and external billing data. This study aims to implement a Modbus TCP-based Energy Information System (EIS) to reduce energy data discrepancies, improve reporting efficiency, and evaluate user acceptance in a food and beverage manufacturing facility. The research employed a structured implementation approach consisting of system design, integration, performance evaluation, and user acceptance analysis. The proposed EIS integrated 117 power meters using a hybrid Modbus TCP/RTU architecture, supported by Node-RED middleware and a PostgreSQL time-series database for real-time data acquisition and centralized monitoring. System performance was evaluated using Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), and Root Mean Square Error (RMSE), while user acceptance was assessed using the Technology Acceptance Model (TAM) involving 23 respondents. The findings indicate that the implementation of EIS reduced energy data discrepancies from an average of 6.75% during the anomaly phase to 2.0% after stabilization, representing an improvement of approximately 70%. In addition, monthly reporting time decreased from 14 hours to 2.83 hours, improving reporting efficiency by approximately 80%. TAM analysis shows that Perceived Ease of Use significantly influences Perceived Usefulness, indicating the importance of system usability in industrial adoption. The study implies that Modbus TCP-based EIS provides an effective solution for enhancing energy data accuracy, operational efficiency, and data-driven energy management in industrial settings
Analisa Teknik Penyeimbangan Klasifikasi Keadaan Darurat Melalui Foto Udara dengan RetinaNet Menggunakan ResNet-50 dan ResNet-101 Avia Maharani Situmorang; Fetty Tri Anggraeny; Achmad Junaidi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.904

Abstract

Penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dapat membantu proses identifikasi dalam manajemen keadaan darurat dengan cara pengambilan foto udara untuk dilakukannya deteksi keadaan darurat. Salah satu metode yang banyak digunakan dalam deteksi objek pada citra udara adalah deep learning, salah satunya RetinaNet karena kemampuannya dalam mendeteksi objek berskala kecil dan menangani ketidakseimbangan kelas melalui focal loss. Namun, ketidakseimbangan jumlah data antar kelas masih dapat memengaruhi performa model. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik upsampling dan downsampling terhadap performa RetinaNet dengan backbone ResNet-50 dan ResNet-101 pada dataset Aerial Image Dataset for Emergency Response (AIDER). Dataset terdiri atas empat kelas, yaitu bangunan runtuh, banjir, kebakaran, dan kecelakaan lalu lintas. Teknik upsampling dilakukan dengan menambahkan data pada kelas minoritas menggunakan augmentasi, sedangkan downsampling dilakukan dengan mengurangi jumlah data pada kelas mayoritas. Evaluasi dilakukan menggunakan Average Precision (AP) dan mean Average Precision (mAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan upsampling menghasilkan performa terbaik dibandingkan data asli maupun downsampling. Nilai mAP tertinggi diperoleh pada RetinaNet dengan backbone ResNet-101 dan teknik upsampling sebesar 0,855193, sedangkan nilai terendah diperoleh pada ResNet-101 dengan downsampling sebesar 0,791151. Hasil tersebut menunjukkan bahwa upsampling mampu meningkatkan kemampuan model dalam mengenali karakteristik objek tanpa mengurangi jumlah data pelatihan, sementara downsampling cenderung menurunkan performa akibat berkurangnya variasi data yang tersedia selama proses pelatihan.
Health Index Evaluation of Power Transformers Based on Electrical and Insulation Diagnostic Parameters Akhmad Rizal Jiwo Prakoso; Ridha Yasser; Dhany Harmeidy Barus
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.906

Abstract

Power transformers are essential components of electrical power transmission systems, where insulation deterioration and operational aging can compromise reliability and increase the risk of failure. Comprehensive condition assessment is therefore necessary to support effective maintenance planning and enhance transformer asset management. This study aims to assess the condition of power transformers using a Health Index (HI) approach that integrates electrical and insulation diagnostic parameters. The study was conducted on 14 power transformers installed at 150-kV transmission substations. The assessment incorporated several diagnostic parameters, including dissolved gas analysis (DGA), moisture content, acidity, interfacial tension, breakdown voltage, insulation resistance, dielectric dissipation factor (tan ?), winding resistance, and sweep frequency response analysis (SFRA). These parameters were integrated into five assessment factors: internal fault indicators, paper insulation condition, insulating oil quality, electrical insulation condition, and winding condition. The results indicated that four transformers were classified as Very Good, four as Good, three as Fair, and three as Poor. Furthermore, the analysis revealed a negative relationship between transformer service age and HI values, with a coefficient of determination (R²) of 0.7793, suggesting a strong association between aging and transformer condition. Field verification confirmed that the HI classifications were consistent with the transformers' actual operating conditions and diagnostic findings. This study demonstrates that the proposed HI method provides a comprehensive and practical framework for assessing transformer condition, supporting more effective condition monitoring, preventive maintenance planning, and informed decision-making in power system asset management.
Peningkatan Keandalan Make Up Gas Compressor (MUGC) melalui Strategi Pemeliharaan Berbasis Reliability Centered Maintenance (RCM) II Syukron Masruri; Mokh . Suef
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.908

Abstract

Dalam industri perminyakan, keandalan peralatan merupakan faktor kunci dalam menjaga kelancaran operasional, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja. PT X menghadapi tantangan dalam menjaga keandalan subsistem kompresor T-3-02ABC pada Hydrocracker Unit A dan B yang berfungsi memasok gas hidrogen untuk proses hydrocracking, dengan riwayat kegagalan tinggi akibat temperatur tinggi pada valve dan kerusakan intermediate shaft gearbox. Pada periode 2012–2023, beberapa kegagalan menyebabkan gangguan produksi dengan estimasi kerugian sebesar USD 5,49 juta per hari per unit yang terdampak. Sejak 2019 diterapkan preventive maintenance (PM) berkala setiap 2–6 bulan dengan estimasi biaya sekitar Rp 753 juta per unit per siklus, namun belum berbasis kajian teknis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat keandalan komponen kritis, mengidentifikasi mode kegagalan, serta merumuskan interval dan strategi pemeliharaan yang optimal menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan RCM II Decision Diagram, dilanjutkan dengan pengolahan data historis Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR), uji goodness of fit, perhitungan reliability, serta simulasi Monte Carlo. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh komponen kritis: Intermediate Shaft, Rubber Damper, Suction Valve Stage 3, Discharge Valve Stage 3, Packing Rod Stage 1–3, dan Shoe Thrust, dengan nilai reliability baseline berkisar 41,61%–55%, di bawah standar perusahaan 80%. Simulasi Monte Carlo menghasilkan interval pemeliharaan optimum masing-masing 67, 56, 70, 332, 280, 270, dan 250 hari. Strategi pemeliharaan yang diusulkan meliputi scheduled discard task, scheduled on-condition task melalui pemantauan temperatur, serta proactive maintenance dengan pemasangan sistem online temperature monitoring untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi biaya operasional.
Analisis Karakteristik Sedimen Berdasarkan Distribusi Ukuran Butir sebagai Dasar Penentuan Penanganan Saluran Primer Daerah Irigasi Batang Anai Muhammad Dauri; Totoh Andayono; Fahmi Rizal; Yaumal Arbi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.913

Abstract

Sedimentasi pada saluran irigasi merupakan salah satu permasalahan yang dapat menurunkan kapasitas aliran dan mengganggu distribusi air ke lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimen berdasarkan distribusi ukuran butir sebagai dasar penentuan penanganan Saluran Primer Daerah Irigasi Batang Anai. Sampel sedimen diambil pada sembilan titik pengamatan menggunakan metode Petersen Grab. Analisis distribusi ukuran butir dilakukan melalui pengujian saringan dan hidrometer, kemudian disajikan dalam bentuk kurva distribusi ukuran butir. Karakteristik sedimen dijelaskan menggunakan parameter ukuran butir karakteristik (d15,9, d25, d50, d75, dan d84,1), Deviasi Standar Geometris (?g), serta Koefisien Sorting (Sc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai d50 berkisar antara 0,124 mm hingga 0,492 mm yang mengindikasikan dominasi sedimen pasir halus hingga pasir sedang. Nilai ?g berkisar antara 1,134–2,323 sehingga seluruh sampel diklasifikasikan sedimen tidak seragam, sedangkan nilai Sc berkisar antara 1,097–1,707 yang menunjukkan tingkat penyebaran ukuran butir sedang. Karakteristik sedimen tersebut menunjukkan adanya potensi pengendapan pada segmen saluran dengan kecepatan aliran rendah. Penanganan yang direkomendasikan meliputi pengerukan sedimen, pemeliharaan rutin saluran, perbaikan kantong lumpur, dan perbaikan bagian saluran yang mengalami kerusakan akibat sedimentasi.
Perancangan Sistem Penyewaan Motor pada PT. Caraka Trans Jakarta Yogasetya Suhanda; Septiana Ningtyas; Dedi
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.919

Abstract

PT. Caraka Trans Jakarta menyediakan jasa penyewaan sepeda motor. Karena proses penyewaan masih dilakukan melalui telepon atau penyewa datang langsung ke lokasi, dibutuhkan waktu lama untuk mendapatkan informasi ketersediaan sepeda motor. Selain itu, proses pencatatan yang tidak terintegrasi dapat menyebabkan data penyewaan dan keuangan diubah. Akibatnya, dibutuhkan sistem penyewaan sepeda motor yang dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keamanan manajemen data. Berdasarkan metodologi, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara. Analisis SWOT digunakan sebagai dasar untuk penyusunan desain sistem dan didasarkan pada hasil observasi proses bisnis yang sedang berjalan. Masalah yang ditemukan meliputi lamanya proses penyewaan, kesulitan mendapatkan informasi ketersediaan sepeda motor dengan cepat, dan kemungkinan data transaksi masih dimanipulasi. Hasil dari demerger ini menghasilkan sistem penyewaan sepeda motor berbasis web yang menggunakan framework Laravel dan database MySQL. Dalam sistem ini, terdapat dua jenis pengguna: admin dan penyewa. Registrasi dan login, manajemen data motor, kategori motor, penyewaan, pembayaran, pengembalian motor, manajemen pertanyaan penyewa, dan pembuatan laporan transaksi semuanya merupakan fitur yang dapat diakses. Setelah melakukan analisis kelayakan dari berbagai aspek teknologi, operasional, dan hukum, diputuskan bahwa sistem tersebut layak diterapkan pada PT. Caraka Trans Jakarta. Hasil studi menunjukkan bahwa desain sistem yang diusulkan dapat mempercepat proses penyewaan sepeda motor, menyederhanakan pengelolaan data dan transaksi, serta mengurangi kemungkinan manipulasi data.

Page 11 of 13 | Total Record : 129