cover
Contact Name
St Maryam H
Contact Email
stmaryam@umi.ac.id
Phone
+628982908899
Journal Mail Official
stmaryam@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology
ISSN : 25974815     EISSN : 27986500     DOI : -
Core Subject : Engineering,
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology is an international language national journal that publishes the best peer-reviewed research in all fields of science and technology based on originality, importance, interdisciplinary interest, timeliness, accessibility, elegance and surprising conclusions. UNDERPASS provides fast, authoritative, insightful and engaging news and interpretations and interpretations of topical and upcoming trends that will impact science, scientists and society at large. UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology is an electronic journal (e-ISSN) in 2021 which is an improvement change from the flyover journal which previously used the Print ISSN (p-ISSN) starting in 2017.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018" : 8 Documents clear
EVALUATION OF E-PROCUREMENT PERFORMANCE THROUGH THE SERVICE UNIT E-TENDERING SYSTEM PROCUREMENT OF SINJAI DISTRICT Sarifuddin; hanafi ashad; Ratna Musa
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.831 KB)

Abstract

Penerapan e-Procurement pada Pemerintah Kabupaten Sinjai diawali dari Peraturan Bupati (Perbup) Sinjai Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Sinjai, dan Peraturan Bupati Sinjai Nomor 06 Tahun 2012 Tentang Pembentukan Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sinjai. Kedua Perbup diatas merupakan pedoman bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menjalankan e-Procurement. Masalah-masalah umum dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang terjadi di Kabupaten Sinjai adalah praktek-praktek menyelahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadinya. Salah satunya kasus di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Dikutip dari Toraja News Online “puluhan paket pekerjaan fisik ditenderkan, sayangnya Panitia sendiri tidak memenuhi syarat sebagai panitia seusai amanah Perpres 54 tahun 2010, diantaranya sertifikasi pengadaan barang dan jasa yang sudah kadaluarsa dan bahkan ditengarai tidak memiliki sertifikasi kelulusan Pengadaan Barang dan Jasa. Ada juga beberapa upaya memasukkan oknum-oknum tertentu dari dinas lain untuk menjadi panitia, ini jelas sarat kepentingan tertentu dari kelompok tertentu. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk [1] Menganalisis evaluasi Kinerja Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Elektronik di Kabupaten Sinjai dilihat dari tujuan dari e-Procurement berdasarkan Perpres No. 54 Tahun 2010. Dan [2] Membandingkan efektifitas proses lelang antara e-procurement dan system manual. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif, kualitatif yang berarti mencoba mendeskripsikan dan menggambarkan secara umum tentang masalah yang di teliti mengenai bagaimana efektivitas pelaksanaan e-Procurement di Kabupaten Sinjai. Data yang diperoleh, diolah dan dianalisis dengan cara tabulasi dalam tabel frekuensi dan dihitung tingkat persentasenya dan selanjutnya dilakukan kategorisasi atau klasifikasi. Adapun kategorisasi yang dipergunakan untuk mengevaluasi penerapan tender elektronik e-procurement dengan menggunakan kategori Skala Likert (Killinger,1999). Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut [1] Dari analisis deskriptif kualitif dengan menggunakan skala Likert terlihat bahwa proses pelaksanaan e-procurement pada lingkup Kabupaten Sinjai sudah sangat baik pelaksanaannya. Hal tersebut terlihat bahwa evaluasi di tingkat PPK, POKJA, INSPEKTORAT, dan KONTRAKTOR pada umumnya masih masuk dalam kategori 4 yakni Sangat Baik. Dan [2] Narasumber menyatakan bahwa kelebihan lelang secara E-Procurement yaitu Lebih efektif dari segi waktu, lebih efisien dari segi biaya, lebih transparan, adil dan kekurangan lelang secara E-Procurement yaitu perlu pemahaman menggunakan teknologi.
ANALYSIS OF DAMAGE CONTROL OF WATER TAROWANG RIVER, JENEPONTO REGENCY Andi Sulfikar; Ratna Musa; hanafi ashad
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.057 KB)

Abstract

Dari segi topografi Sungai Tarowang berada pada Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto posisi 119039’16,2” BT – 05038’0,3”LS. Kemiringan lereng didominasi daerah landai pada bagian hilir sampai muara dan curam pegunungan di daerah hulu. Tebing Sungai Tamanroya dan tebing Sungai Tarowang disepanjang sungai yang masuk wilayah studi ini terlihat longsoran-longsoran ke dalam sungai. Hal ini menurut pengamatan kami area tebing sungai merupakan tanah silty sand yang sangat mudah longsor. Longsoran-longsoran tersebut terbawa aliran sampai muara. Tujuan dalam penulisan Kajian Pengendalian Daya Rusak Air Sungai Tarowang Kabupaten Jeneponto adalah untuk mengetahui berapa besar pengaruh Sungai Tarowang terhadap banjir dan melakukan suatu kajian untuk pengendalian Daya Rusak Air Sungai Tarowang yang dapat digunakan dalam program dan perencanaan desain serta pelaksanaan konstruksinya sehingga mengurangi kerugian akibat banjir pada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan [1] Banjir yang terjadi di Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto disebabkan hal antara lain : Topografi yang relative rendah,, tingginya curah hujan sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Tarowang, dan rusaknya beberapa penampang sungai [2] Banjir terbesar terjadi Q10 sebesar 92.74 m3/ detik pada Sungai Tarowang sehingga Q10 dapat dijadikan dasar dalam merencanakan bangunan jangka menengah (Tanggul Banjir dan Perkuatan tebing)sebagai dasar dalam perhitungan periode pengendalian daya rusak air Kecamatan Tarowang. [3] Banjir terbesar terjadi Q25 sebesar 133.92 m3/ detik pada Sungai Tarowang sehingga Q25 dapat dijadikan dasar dalam merencanakan bangunan jangka panjang (Kolam regulasi dan bendungan)sebagai dasar dalam perhitungan periode pengendalian daya rusak air Kecamatan Tarowang
REVIEW OF ROAD TECHNICAL REQUIREMENTS IN FULFILLING MINIMUM SERVICE STANDARDS ON THE MAMUJU ARTERIAL ROAD Maryam H; Arifin Tahir; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.077 KB)

Abstract

Dengan mencermati ruas jalan Mamuju Arterial Road yang saat ini sudah dipergunakan serta untuk mewujudkan amanah Undang Undang mengenai kewajiban bagi penyelenggara jalan terhadap pelayanan sesuai standar yang ditetapkan, maka ini dapat dijadikan suatu topik bahasan yakni tinjauan persyaratan teknis jalan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal pada ruas jalan tersebut. Apakah ruas jalan tersebut sudah memenuhi standar pelayanan minimal melihat dari aspek persyaratan teknis jalan?. Serta faktor yang menyebabkan tidak terpenuhinya SPM tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke obyek penelitian di lapangan yang berkaitan dengan kondisi eksisting jalan, sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai. Selain itu melalui responden untuk menilai kriteria dan rekomendasi yang akan dilakukan untuk pemenuhan SPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari penilaian terhadap 27 indikator yang digunakan untuk menilai aspek keselamatan jalan dengan menggunakan Standar Persyaratan Teknis Jalan (PTJ), skor tertimbang yang didapatkan adalah 73.94%, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan SPM pada ruas MAR barkategori relatif memenuhi dan Terdapat 6 indikator yang menyebabkan tidak terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal jalan yang berkaitan dengan aspek keselamatan jalan pada ruas MAR dan di bagi dalam dua kelompok yaitu (1) Pada kelompok ahli (expert): IRI dengan bobot pengaruh 0.320, RCI dengan bobot pengaruh 0.307, lebar rumija dengan bobot pengaruh 0,08, dalam rumija dengan bobot pengaruh 0.057, ruwasja dengan bobot pengaruh 0.144, dan jarak antar simpang dengan bobot pengaruh 0.096. (2) Pada kelompok Pengguna: IRI dengan bobot pengaruh 0.283, RCI dengan bobot pengaruh 0.357, lebar rumija dengan bobot pengaruh 0,074, dalam rumija dengan bobot pengaruh 0.055, ruwasja dengan bobot pengaruh 0.137, dan jarak antar simpang dengan bobot pengaruh 0.093. maka Upaya yang harus dilakukan dalam rangka pemenuhan SPM pada ruas jalan MAR, secara berurutan adalah menetapkan status/ kewenangan pembinaan jalan MAR, melakukan pemeliharaan rutin dan berkala, menyerahkan wewenang pengawasan pemanfatan bagian jalan kepada Pemerintah Kabupaten, menegakkan aturan terkait pemanfaatan ruang dan memperketat proses perizinan, serta menerapkan disinsentif pemanfaatan ruang.
ANALYSIS OF THICKNESS AND COMPOSITION IN SOIL CEMENT CONSTRUCTION: Case Study: PT ELEVASI SAGARMATHA - MERAUKE Burhanuddin Yasin; Lambang Basri Said; Maryam H
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.138 KB)

Abstract

Konstruksi soil cement mempunyai peranan penting dalam mengatasi tidak adanya material agregat seperti batu dan pasir diwilayah Merauke atau sebagian besar wilayah bagian selatan Papua.Jenis konstruksi ini banyak diterapkan dibidang transportasi, baik untuk perkerasaan jalan maupun untuk konstruksi runway bandara serta apron.Soilcement dalam lapisan konstruksi banyak dipakai sebagai lapisan pondasi bawah (LPB) atau bahkan untuk lapis pondasi atas (LPA). Posisi pada lapisan perkerasan tergantung pada nilai CBR dan komposisi bahan pencampurannya atau kadar semen portland yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan soilcemen pada bandara terkait dengan nilai daya dukung yang dipersyaratkan untuk masing-masing lapisan perkerasan serta persentase komposisi bahan tambah yang tepat agar memperoleh nilai CBR yang memenuhi spesifikasi teknik bandara. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari informasi langsung dari pihak operator bandara, data penelitian laboratorium mekanika tanah dinas Pekerjaan Umum bidang Bina Marga kabupaten Merauke. Hasil analisis menggambarkan komposisi semen portland 12% , 21% dan nilai CBR yang diperoleh untuk semen porland 12% adalah CBR 98%, untuk semen porland 21% adalah CBR 115% serta rencana ketebalan lapisan yang dilaksanakan dilapangan 50cm untuk semen porland 12% dan 30 cm untuk semen porland 21%. Metode penelitian yang digunakan adalah metode trial eror dan metode CBR dengan nilai CBR 82% untuk komposisi 12% dan 101% untuk komposisi 21%.
SCHEMATIC MODEL OF WATER ALLOCATION IN THE SADDANG RIVER FLOW USING Ms. EXCELL Eni Listyosari; Ratna Musa; hanafi ashad
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.277 KB)

Abstract

Penyusunan neraca air dan penyelenggaraan alokasi air di seluruh wilayah Indonesia merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) nomor 42 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air yang diatur melalui Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air nomor 04 tahun 2012. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan meminimalisasi terjadinya konflik kepentingan antar masyarakat maupun antar sektor. Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang merupakan DAS lintas provinsi terluas pada Wilayah Sungai Saddang yang berada di 2 provinsi yang berbeda, yaitu Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, merupakan wilayah yang cukup rawan konflik kepentingan. Oleh karena itu melalui penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap ketersediaan air, kebutuhan air dan neraca air. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besarnya ketersediaan air dan kebutuhan air guna memperoleh gambaran tepat alokasi air untuk pemenuhan berbagai aspek kebutuhan dalam wilayah DAS Saddang dalam suatu model skematik dengan menggunakan Ms. Excel. Hasil dari analisis didapatkan ketersediaan air total pada DAS Saddang, pada kondisi Q80 adalah sebesar 4702 juta m3 dengan besar alokasi air untuk berbagai penggunaan air di DAS Saddang sebesar 2274 juta m3 untuk melayani penggunaan air untuk irigasi, penggunaan air untuk PDAM, penggunaan air untuk pemeliharaan sungai. Penggunaan air untuk PLTA dan PLTMH, alokasi air diberikan sesuai ketersediaan di lokasi pengambilan.
PERFORMANCE PREDICTION OF NO SIGNIFICANT junction at JL. BOULEVARD – JL. NEW ADHYAKSA Maryam H; Muhammad Syaifullah; Lambang Basri Said
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.75 KB)

Abstract

Kondisi simpang tak bersinyal jalan Boulevard – jalan Adhyaksa Baru mengalami kemacetan hampir setiap harinya terutama pada jam-jam puncak yaitu antara pukul 16.00 wita sampai dengan pukul 18.00 wita. Hal ini disebabkan adanya pergerakan kendaraan dari arah timur jalan A. P. Pettarani menuju jalan Boulevard, pada lokasi ini terdapat salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Kota Makassar. Survey ini dilakukan pada pukul 06.00 – 20.00 pada hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin selama 3 bulan.Simpang tak bersinyal jalan Boulevard – jalan Adhyaksa baru Menggunakan peralatan alat hitung manual counter, dengan memiliki kapasitas 33.397 smp/jam sedangkan pada simpang jalan Boulebard – jalan Bougenville memiliki kapasitas 4277 smp/jam. Pada kondisi eksisting arus lalu lintas pada simpang tak bersinyal pertama (Q) sebesar 21.949 smp/jam dengan derajat kejenuhan (DS) 0,657 < 0,85, sedangkan pada tahun 2023 dengan kapasitas simpang yang sama, arus lalu lintas pada simpang tak bersinyal diprediksi sebesar 33.398 smp/jam dengan derajat kejenuhan 0,88 > 0,85.
Analysis of the Effectiveness of the Implementation of the ISO 9001;2008 Quality Management System in Project Implementation: Case Study of the Enrekang --Makale – Rantepao Road Reconstruction Project ( MYC) Muhammad Tahrir; abd karim hadi
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.075 KB)

Abstract

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 adalah sebuah dokumen jaminan mutu terhadap tahapan proses kegiatan pekerjaan konstruksi yang sesuai kaidah manajemen, Ada 8 prinsip ISO yaitu : 1. Fokus pada pelanggan, 2. Kepemimpinan, 3. Keterlibatan Karyawan 4. Pendekatan proses, 5. Pendekatan sistem pengelolaan, 6. Perbaikan terus menerus, 7. Pengambilan keputusan berdasar fakta, 8. Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok/mitra kerja. Kedelapan prinsip ISO digunakan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian dalam tiap proses pelaksanaan kegiatan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 dalam pemenuhan persyaratan mutu pada pelaksanaan proyek, 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 dalam pelaksanaan proyek. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner pada personil (penyedia jasa) kontraktor PT. NINDYA KARYA (Persero), (pengguna jasa) Direksi PU PPK 14, dan (pengawas lapangan) Konsultan Supervisi. Pendekatan dalam melakukan penelitian ini, untuk : 1) Efektivitas digunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis menggunakan skala likert, 2) Faktor - faktor yang berpengaruh digunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis dengan Metode Analitic Hirarchy Process (AHP). Dengan jenis data yang digunakan adalah data primer (hasil wawancara, kuesioner, observasi) dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, Efektivitas penerapan ISO 9001;2008 pada pelaksanaan proyek berada dalam kategori baik
THE INFLUENCE OF VEHICLE GROWTH AND ROAD CAPACITY ON CONGRATULATIONS IN THE INDEPENDENCE PIONEER ROAD sriwati
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 2 (2018): Flyover Vol 2 Issue 2 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.749 KB)

Abstract

Kemacetan di Kota Makassar umumnya disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan di setiap tahun yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang tersedia, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas. Berangkat dari masalah yang disebutkan di atas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh peningkatan jumlah kendaraan dan kapasitas jalan terhadap kemacetan lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif dan metode statistik. Dalam metode analisis deskriptif diperoleh informasi yang berisi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tingkat pendidikan pada pernyataan dalam kuesioner. Sedangkan metode statistik pengolahan data dilakukan oleh SPSS Statistics 22.0 untuk program Windows. Hasil penelitian secara bersamaan menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan dan kapasitas jalan secara simultan memiliki efek positif dan signifikan terhadap kemacetan lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kota Makassar. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan dan kapasitas jalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemacetan lalu lintas dan kapasitas jalan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kemacetan lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kota Makassar.

Page 1 of 1 | Total Record : 8