cover
Contact Name
Alwen Bira
Contact Email
philoxeniap09@gmail.com
Phone
+6282197240292
Journal Mail Official
philoxeniap09@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Halmahera Barat, Desa Tibobo, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat - Prov. Maluku Utara
Location
Kab. halmahera barat,
Maluku utara
INDONESIA
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : -     EISSN : 29855888     DOI : 10.59376
Core Subject : Religion, Education,
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Maluku Utara. Kami memproses serta memublikasikan manuskrip yang berhubungan dengan Teologi dan Pendidikan Kristiani. e-ISSN Philoxenia adalah 2985-5888. Selanjutnya, nomor DOI jurnal Philoxenia adalah 10.59376. Oleh karena itu, bagi bapak/ibu dosen, peneliti, mahasiswa yang memiliki manuskrip yang sesuai dengan fokus dan scope kami, dapat melakukan submission dengan klik di sini. Jurnal Philoxenia telah terindeks pada: 1. Google Scholar 2. Crossref
Articles 92 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Metode Think-Pair-Share Terhadap Nilai-Nilai Spiritual Siswa Kristen Kelas Xii SMAN 1 Siantar Narumonda Aristar Setiawan Sembiring; Baginda Sitompul; Hisardo Sitorus; Nurliani Siregar
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 4 No. 1 (2025): Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani - November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvary - Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59376/philoxenia.v4i1.67

Abstract

This study examines the impact of integrating the Student Team Achi-evement Division (STAD) cooperative learning model with the Think-Pair-Share (TPS) method on the practical spiritual values (honesty, responsibility, and disci-pline) of class XII Christian students at SMAN 1 Siantar Narumonda, Toba Re-gency. Amidst the moral crisis of Society 5.0, where traditional teacher-centered Christian Religious Education (PAK) fails to translate theology into ethics, this quantitative quasi-experimental study adopted a Non-Equivalent Control Group Design. A sample of 80 students was divided equally into experimental (STAD+TPS) and control (conventional) groups. Data collected via validated 50-item Likert scales were analyzed using multiple linear regression. The statistical analysis showed that: (1) The STAD model (X1) significantly influences spiritual values (tcount 4.875 > ttable 1.683, p = 0.000); (2) The TPS method (X2) significantly in-fluences spiritual values (tcount 3.942 > ttable 1.683, p = 0.001); (3) Simultaneous-ly, STAD and TPS have a substantial and significant effect on students’ spiritual values (Fcount 34.620 > Ftable 3.25, p = 0.000). The coefficient of determination (R2) is 0.633, indicating a 63.3% contribution to spiritual character development. The pedagogical implication suggests that combining structural external com-mitment (STAD) with internal cognitive reflection (TPS) facilitates transformative education, turning the classroom into a socio-spiritual laboratory where studen-ts actively live out their faith.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh inte-grasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan metode Think-Pair-Share (TPS) terhadap nilai-nilai spiritual praktis (kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin) siswa Kristen kelas XII di SMAN 1 Si-antar Narumonda, Kabupaten Toba. Di tengah disrupsi moral era Society 5.0, pola pembelajaran konvensional satu arah pada mata pelajaran Pendidikan Aga-ma Kristen (PAK) sering kali gagal mentransformasikan teologi menjadi tindak-an etis. Penelitian kuantitatif eksperimen semu ini menerapkan Non-Equivalent Control Group Design dengan sampel 80 siswa yang terbagi secara merata ke da-lam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert 50 butir yang tervalidasi dan dianalisis menggunakan regre-si linear berganda melalui SPSS. Hasil analisis statistik menunjukkan: (1) Model STAD (X1) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai spiritual (thitung 4,875 > ttabel 1,683, p = 0,000); (2) Metode TPS (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai spiritual (thitung 3,942 > ttabel 1,683, p = 0,001); (3) Seca-ra simultan, integrasi STAD dan TPS berpengaruh masif dan signifikan terhadap nilai spiritual (Fhitung 34,620 > Ftabel 3,25, p = 0,000). Nilai koefisien determina-si (R2) sebesar 0,633 menunjukkan kontribusi kedua variabel tersebut adalah 63,3% terhadap perkembangan spiritualitas siswa. Implikasi teo-pedagogisnya menunjukkan bahwa menyinergikan komitmen struktural luar (STAD) dengan kontemplasi kognitif batin (TPS) efektif menciptakan pendidikan transformatif yang memanifestasikan iman dalam tindakan nyata sehari-hari.
Dimensi Spiritualitas dalam Pola Asuh Anak: Analisis Integratif Perspektif Psikologi dan Teologi Alkitabiah Eunike Irene Alicia; Kornelius Rulli Jonathans; Haryadi Sarjono
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 3 No. 2 (2025): Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani - Mei 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvary - Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59376/philoxenia.v3i2.75

Abstract

The crisis of spiritual role-modeling and the phenomenon of spiritual neglect in the modern era trigger a stagnation in children's spirituality, a condition exacerbated by the scarcity of integrative literature synthesizing developmental psychology and theology. This qualitative study utilizes a library research approach to construct a comprehensive child-rearing model through an integrative analysis of psychological perspectives and Biblical theology. The findings demonstrate that children’s spirituality evolves through cognitive, emotional, and relational consciousness maturity, which is reinforced by the theological mandate of the Shema in Deuteronomy 6:6–7. The synthesis of these two disciplines yields a spirituality-based parenting model built upon three core pillars: first, repositioning parents as spiritual mentors through an authoritative-egalitarian parenting style. Second optimizing the family as the epicenter of spiritual formation. And third, internalizing values that manifest in everyday praxis. This model offers a transformative solution for parents and church educators to guide children holistically amidst the disruptions of the digital age. Abstrak Krisis keteladanan rohani dan fenomena spiritual neglect di era modern memicu stagnasi spiritualitas anak, yang diperparah oleh keterbatasan literatur integratif antara psikologi perkembangan dan teologi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan ini bertujuan untuk mengonstruksi model pengasuhan anak yang komprehensif melalui analisis integratif antara perspektif psikologi dan teologi Alkitabiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas anak berkembang melalui kematangan kognitif, emosional, dan relational consciousness, yang diperkuat oleh mandat teologis Shema dalam Ulangan 6:6-7. Sintesis kedua disiplin ilmu ini menghasilkan model spirituality-based parenting dengan tiga pilar. Pertama, reposisi orang tua sebagai mentor spiritual melalui pola asuh otoritatif-egaliter. Kedua, optimalisasi keluarga sebagai episentrum formasi spiritual. Dan ketiga, internalisasi nilai yang mengejawantah dalam praksis kehidupan sehari-hari. Model ini menawarkan solusi solutif bagi orang tua dan pendidik gerejawi dalam membimbing anak menghadapi disrupsi era digital secara holistik.

Page 10 of 10 | Total Record : 92