p-Index From 2021 - 2026
11.146
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED INSPIRATIF JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA JURNAL PENGABDI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Jurnal Pendidikan dan Konseling J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Manna Rafflesia Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal On Teacher Education (Jote) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi Jurnal Scientia BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Hasana Journal Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Dharmas Education Journal (DE_Journal) Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Journal Of Human And Education (JAHE) Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal MathEducation Nusantara Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial International Journal of Educational Technology and Artificial Intelligence PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Curriculum Development, Teaching and Learning Innovation Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Jurnal Pendidikan Matematika Majority Science Journal EduTech Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERASIS POLYA’S FOUR-STEP PROBLEM SOLVING Nurliani Manurung, Budi Halomoan Siregar
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 3 (2017): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.042 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v7i3.9252

Abstract

This research apply problem based learning model (PBM) by using autograph software in learning process of linear programming mathematics. The purpose of this study is to improve the learning process in class. Consequently, these actions can have an impact on improving problem-solving skills. This research is a classroom action research conducted on 37 students of mathematics education A 2015 in academic year 2016/2017.Furthermore, the data in this study is obtained through the process of observation and test of problem solving. The data are analyzed through three stages, namely: data reduction, data exposure, and draw conclusions. Morever, the results of this study show an increase in problem solving skills of students on indicators of understanding problems, devising a plan, carrying out the plan, and looking back the solution.Keywords: Problem Based Learning (PBM), action research class, Autograph.
POLA ASUH DALAM KELUARGA DAN PENGARUHNYA PADA PENDIDIKAN KARAKTER Siregar, Nurliani; Hutahaean, Hasahatan; Meka, Minar Aprinita; Depari, Regita; Hasugian, Romiana; Tambunan, Tiur Mida; Sitepu, Wahyuni; Ginting, Emia Kesya Ruliati
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v8i2.2462

Abstract

Penelitian ini mencari Pola Mendidik Anak kepada warga dusun Pintubesi yang menganut agama Hindu. Pola Mendidik Anak adalah suatu proses yang dilakukan untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, finansial, dan intelektual seorang anak dari bayi hingga dewasa. Dan penelitian mengetahui bagaimana cara mendidik anak dalam Umat Agama Hindu serta persamaan atau perbedaan yang tampak dengan penganut agama lain disana. Dari observasi awal diduga bahwa semua warga dengan latar agama masing-masing di Pintubesi mempunyai pola yang sama dalam mendidik anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitaf degan triangulasi wawancara, menyebar angket dan diskusi bersama. hasilnya dinyatakan bahwa sebagai orang tua harus mampu mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang baik (suputra) dan berguna bagi sesama. Selain itu, orang tua juga harus mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sehingga pola pertumbuhan anak sesuai dengan yang diajarkan oleh Agama Hindu. Dari sisi budaya tidak tampak perbedaan pengasuhan anak diantara warga yang bersuku karo di Desa Pintu Besi, meski dengan agama berbeda.
Pelatihan Penggunaan Google Classroom sebagai Media Pembelajaran Daring pada Guru-Guru SD Negeri 091316 Kabupaten Simalungun Sijabat, Osco Parmonangan; Sihombing, Lisbet Novianti; Siregar, Nurliani; Sianipar, Herlina Hotmadinar; Simamora, Rianita; Manalu, David Berthony; Sijabat, Apriani; Purba, Natalina; Purba, Rudiarman; Sibagariang, Susy Alestriani
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 2, No 1 (2021): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v2i1.49

Abstract

Multimedia sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran khususnya bagi guru. Peran gurumerupakan kunci utama dalam pengelolaan proses pembelajaran dikelas. Pelatihan ini bertujuan untuk mempermudah para guru untuk melaksanakan pembelajaran daring. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan pada kegiatan ini meliputi ceramah bervariasi dan latihan atau praktek. Hasil pelatihan yang akan dicapai berupa persepsi guru menjadi lebih leluasa memilih model, metode, maupun media yang di terapkan di masa pembelajaran daring melalui media pembelajaran online google classroom. Sebelum diberikan pelatihan, guru-guru SD Negeri 091316 Kabupaten Simalungun 100% belum pernah mengunakan media pembelajaran online google classroom, namun setelah pelatihan pembelajaran daring yang diberikan, para guru merasa bahwa dengan menggunakan media pembelajaran online google classroom dapat mempermudah proses penyampaian materi dalam proses pembelajaran.  Hasilnya seluruh guru-guru SD Negeri 091316 Kabupaten Simalungun setuju bahwa Google Classroom memuaskan dalam penggunaannya guna mendukung proses berjalannya pembelajaran daring.
POLA ASUH DALAM KELUARGA DAN PENGARUHNYA PADA PENDIDIKAN KARAKTER Nurliani Siregar; Hasahatan Hutahaean; Minar Aprinita Meka; Regita Depari; Romiana Hasugian; Tiur Mida Tambunan; Wahyuni Sitepu; Emia Kesya Ruliati Ginting
GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/gw.v8i2.2462

Abstract

Penelitian ini mencari Pola Mendidik Anak kepada warga dusun Pintubesi yang menganut agama Hindu. Pola Mendidik Anak adalah suatu proses yang dilakukan untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, finansial, dan intelektual seorang anak dari bayi hingga dewasa. Dan penelitian mengetahui bagaimana cara mendidik anak dalam Umat Agama Hindu serta persamaan atau perbedaan yang tampak dengan penganut agama lain disana. Dari observasi awal diduga bahwa semua warga dengan latar agama masing-masing di Pintubesi mempunyai pola yang sama dalam mendidik anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitaf degan triangulasi wawancara, menyebar angket dan diskusi bersama. hasilnya dinyatakan bahwa sebagai orang tua harus mampu mendidik anak agar tumbuh menjadi anak yang baik (suputra) dan berguna bagi sesama. Selain itu, orang tua juga harus mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sehingga pola pertumbuhan anak sesuai dengan yang diajarkan oleh Agama Hindu. Dari sisi budaya tidak tampak perbedaan pengasuhan anak diantara warga yang bersuku karo di Desa Pintu Besi, meski dengan agama berbeda.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN SISWA KELAS VII DI SMP SWASTA ISTIQLAL DELI TUA Yuli Ragelia Sinaga; Nurliani . Manurung
INSPIRATIF : JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015): Inspiratif : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.81 KB) | DOI: 10.24114/jpmi.v1i1.8919

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa setelah penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) pada materi pecahan  kelas VII di SMP Swasta Istiqlal Delitua Tahun Ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII di SMP Swasta Istiqlal Delitua dengan jumlah siswa 33 orang dan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) pada materi pecahan kelas VII di SMP Swasta Istiqlal Delitua tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian ini terdiri dari tes dan observasi. Penelitian terdiri 2 siklus dan tes diberikan pada setiap akhir siklus. Hasil tes pemahaman konsep matematika siklus I nilai rata-rata 63,85 dan klasikal kategori “baik” 57,57%. Siklus II nilai rata-rata adalah 81,69 dan secara klasikal kategori “sangat baik” 90,90%. Hasil observasi kemampuan guru menelola pembelajaran siklus I rata-rata 3,15 dengan kategori “baik”, siklus II berkategori “sangat baik” nilai rata-rata 3,5. Kesimpulan penelitian yaitu penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. ABSTRACTThis study was aimed to know the students ‘increased understanding of the concept after the application of problem based learning model of class VII SMP Swasta Istiqlal Delitua of the school year 2014/2015. Research-shaped Classroom Action Research. Research subjects VII grade students in SMP Swasta Istiqlal Delitua consisted of 33 peoples and the object of research is applying measures problem-based learning model to increased understanding of the concept of class VII SMP Swasta Istiqlal Delitua of the school year 2014/2015. Study data obtained from tests and observation sheets. The study comprised two cycles and the test given at the end of each cycle. Test results understanding of math concept I cycle the average value of 63,85 and in the classical category of “good” 57,57%. Cycle II, the average value is 81,69 and in the classical category of “very good” 90,90%. Observations of teachers ability to manage the learning I cycle an average of 3,15 with the category of “good”, cycle II categorized “very good” average value of 3,5. Conclusion of the study is the application of problem-based learning model can enhance students ‘understanding of mathematical concepts. Keywords  : Model, Problem-based learning (PBL), ability to understanding, concept of Mathematics
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN TIPE TALKING STICK DENGAN STRATEGI BRAIN GYM DI SMP PUTRI CAHAYA Eva . Christina; Nurliani . Manurung
INSPIRATIF : JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 3 (2020): Inspiratif : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.273 KB) | DOI: 10.24114/jpmi.v6i3.23251

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dengan strategi Brain Gym lebih tinggi daripada model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dengan strategi Brain Gym pada pokok bahasan bangun datar segiempat di kelas VII SMP Putri Cahaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII  yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan metode cluster sampling dan banyak sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, dimana jumlah siswa pada masing-masing kelas adalah 42 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian ini adalah tes uraian (essay test) sebanyak 4 soal pretest dan 4 soal posttest yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data posttest, nilai rata – rata di kelas eksperimen A sebesar 81,61, sedangkan nilai rata – rata di kelas eksperimen B sebesar 77,02. Dengan menggunakan perhitungan uji hipotesis satu arah, diperoleh thitung sebesar 1,86 dan  ttabel sebesar 1,66365 dengan taraf nyata  sehingga  thitung > ttabel.  Dengan demikian  ditolak dan  diterima, artinya kemampuan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan strategi brain gym lebih tinggi daripada model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dengan strategi brain gym.Kata kunci : kemampuan pemecahan masalah, make a match, talking stick ABSTRACT This research is a quasi experimental research that aims to find out whether the problem solving ability of mathematics students who are taught by cooperative learning model type Make A Match with Brain Gym strategy is higher than Talking Stick type cooperative learning model with Brain Gym strategy on the subject of a rectangular wake up in Class VII Putri Cahaya Junior High School. The population in this study is the entire class VII consisting of 4 classes. Sampling was done randomly with cluster sampling method and many samples in this study consisted of 2 classes, where the number of students in each class was 42 students. The instrument used in this study is an essay test of 4 questions about pretest and 4 posttest questions that have been declared valid. Based on the posttest data, the mean value in the experiment class A is 81.61, while the average value in the experimental class B is 77.02. By using the calculation of one-way hypothesis test, obtained tcount of 1.86 and ttable of 1.66365 with a real level  so tcount> ttable. Thus H0 rejected and Ha accepted, meaning the ability of problem-solving skills of mathematics students who taught using cooperative learning model type make a match with brain gym strategy is higher than the model of cooperative learning type of talking stick with brain gym strategy.Keywords : Problem solving ability, make a match, talking stick 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGANMODEL KOOPERATIF TEAM GAMES TOURNAMENT DAN BLENDED LEARNING DI KELAS X SMA NEGERI 3 MEDAN Nurliani . Manurung; Ribkha . Pasaribu
INSPIRATIF : JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019): Inspiratif : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.126 KB) | DOI: 10.24114/jpmi.v5i1.13519

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif Team Games Tournament (TGT) dan Blended Learning pada siswa SMA Negeri 3 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Medan semester II T.P. 2017/2018 yang terdiri dari 10 kelas paralel. Sampel  penelitian ini adalah kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen I yang telah diajarkan materi trigonometri dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen II yang telah diajarkan materi trigonometri dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Blended Learning dimana masing-masing jumlah sampel 32 orang dalam tiap kelas. Penelitian ini menggunakan instrumen tes yaitu pretest dan posttest yang berbentuk uraian yang telah divalidasi oleh tim ahli. Dari hasil analisis data pretest disimpulkan bahwa kedua sampel mempunyai kemampuan awal yang sama. Nilai rata-rata posttest pada kelas TGT adalah 89 dengan nilai terendah 76 dan nilai tertinggi 84. Nilai rata-rata posttest pada kelas Blended Learning adalah 78,81 dengan nilai terendah 66 dan nilai tertinggi 94. Dari uji hipotesis data posttest pada kedua sampel diperoleh t> t( 7,3238 > 1,66667) artinya bahwa hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Blended Learning di kelas X SMA Negeri 3 Medan T.A 2017/2018. Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika, Team Games Tournament, Blended Learning ABSTRACTThis study is an experimental research that aims to determine the results of learning mathematics students are taught with cooperative learning model Team Games Tournament (TGT) and Blended Learning in students of SMA Negeri 3 Medan. Population in this research is all student of class X SMA Negeri 3 Medan semester II T.P. 2017/2018 consisting of 10 parallel classes. The sample of this research is class X MIA 4 as experiment class I that have trigonometry lesson material by using cooperative learning model type TGT and class X MIA 3 as experiment class II which have trigonometric learning material by using cooperative learning model Blended Learning where each amount sample 32 people in the class. This study uses the test instrument that is pretest and posttest that form a description that has been validated by a team of experts. From the results of pretest data analysis concluded that the same sample has the same initial ability. The average posttest value in the TGT class was 89 with the lowest score of 76 and the highest score of 84. The mean posttest grade in the Blended Learning class was 78.81 with the lowest score of 66 and the highest score 94. From the hypothesis test the posttest data on the samples obtained t> t (7,3238> 1,66667) means that the result of learning mathematics of students who are taught by cooperative learning model of Team Games Tournament (TGT) is higher compared with the result of learning mathematics of students learning with Blended Learning model in class X SMA Negeri 3 Medan T.A 2017/2018.Keywords: Mathematics Learning Outcomes, Team Games Tournaments, Blended Learning
PERBANDINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 Chrisanti . Manurung; Nurliani . Manurung
INSPIRATIF : JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2017): Inspiratif : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.942 KB) | DOI: 10.24114/jpmi.v3i2.8905

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas VIII SMP Negeri 3 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Medan semester II  yang terdiri dari 10 kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik sampling acak dan kemudian terpilih kelas VIII-C sebagai Kelas Think Talk Write (TTW) (kelas eksperimen I) dengan 40 siswa dan kelas VIII-E sebagai kelas Think Pair Share (TPS) (kelas eksperimen II) dengan 40 siswa. Penelitian ini menggunakan dua buah instrumen yaitu pretest dan posttest dalam bentuk uraian. Instrumen tes tersebut divalidasi oleh tiga orang validator kompeten yang berasal dari dua validator merupakan dosen dan seorang guru matematika dan telah dinyatakan valid. Dari penelitian, data berdistribusi normal dengan uji Liliefors dan data dikatakan homogen dengan uji F. Analisis data menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas TTW adalah 80,31 dan rata-rata posttest kelas TPS adalah 76,15. Dari hasil uji hipotesis posttest diperoleh t > t ( 1,9522 > 1,667). Karena t > t maka Ho ditolak dan Ha diterima.  Hal itu berarti kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) lebih baik dibandingkan dengan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share  (TPS).Kata Kunci : Komunikasi Matematis, Think Talk Write, Think Pair Share ABSTRACTThis research is a quasi-experimental research which aims to know the comparison of student mathematical communication ability which is taught by the type cooperative learning models Think Talk Write (TTW) and type cooperative learning models Think Pair Share (TPS) in class VIII SMP Negeri 3 Medan. The population in this study is all students of class VIII SMP Negeri 3 Medan  consisting of 10 calsses. Sample in this study were taken by random sampling technique and then was elected class VIII-C as a Think Talk Write (TTW) class (first experiment class) with 40 students and class VIII-E as a  Think Pair Share (TPS) class (second experiment class) with 40 students. This study uses two instruments, namely pretest and posttest in narrative form. The test instrument must be validated by the three competent validator, there is two validators is lecturer and a math teacher and the instruments has been declared valid. From the research, the data distribution were normal distribution with test Liliefors, and the data is homogeneous with test F. Data analisys uses t test at 5 % significance level. The results showed the average of posttest grade of TTW is 80,31 and the average of posttest grade of TPS is 76,15. From the results of posttest hypothesis test obtained t > t ( 1,9522 > 1,667). Because t > t  then Ho is rejected and Ha is accepted. It means student mathematical communication ability which is taught by the type cooperative learning models Think Talk Write (TTW) is better than student mathematical communication ability which is taught by the type cooperative learning models Think Pair Share (TPS) in class VIII SMP Negeri 3 Medan.Keywords : Mathematical Communication, Think Talk Write, Think Pair Share
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK AUTOGRAPH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERASIS POLYA’S FOUR-STEP PROBLEM SOLVING Budi Halomoan Siregar Nurliani Manurung
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 3 (2017): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : PGSD Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v7i3.9252

Abstract

This research apply problem based learning model (PBM) by using autograph software in learning process of linear programming mathematics. The purpose of this study is to improve the learning process in class. Consequently, these actions can have an impact on improving problem-solving skills. This research is a classroom action research conducted on 37 students of mathematics education A 2015 in academic year 2016/2017.Furthermore, the data in this study is obtained through the process of observation and test of problem solving. The data are analyzed through three stages, namely: data reduction, data exposure, and draw conclusions. Morever, the results of this study show an increase in problem solving skills of students on indicators of understanding problems, devising a plan, carrying out the plan, and looking back the solution.Keywords: Problem Based Learning (PBM), action research class, Autograph.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Erlinawaty Simanjuntak; Yasifati Hia; Nurliani Manurung
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 3 (2019): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.549 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v9i3.15663

Abstract

This study aims to look at how the role of gender in the creative thinking process of students, especially in solving math problems. This research is included in exploratory research with a qualitative approach. The qualitative approach was chosen because in this study the main data were written and/or spoken words. The subjects of this research are 1 semester students of mathematics education study program. The main instrument is the researcher himself while the assistive instrument uses problem solving tests, interview guidelines, and recording aids. The results of the analysis and discussion that have been done show that students who have different levels of thinking ability will also have different levels of creative thinking. Gender also influences the results of creative thinking, where in the subject of this study, the creative thinking ability of female students is better than that of men. Keywords: Creative Thinking Ability, Problem Solving, Gender Differences
Co-Authors Abdullah Abdullah Adi Putra Ages Svalma Sibagariang Agus Leonardo, Agus Ahmad Landong Alex Sandra Sitorus Alihandro Siregar, Jhon Very Anderi Putri Mungkur Anggun Naibaho Anggun Tiur Ida Sinaga Anita Yohana Anita Yohana Manurung Apriani Sijabat Ardina Br Saragih Aritonang, Udur Ernita Arung P Marumbona Bangun Bangun Aruan Bangun Aruan Bangun Aruan Bangun Bangun Bangun Bangun Bangun Munte Bangun Munte Bangun Munthe Bangun Munthe Bangun Munthe Bangun, Bangun Batubara, Aida Anggraini Bertaria Sohnata Hutauruk Berutu, Agnes Meilita Binur Panjaitan Butar, Hilary Hana Rumondang Butar Butar-butar, Imelda Butarbutar, Imelda Carolina Celine Siagian Charisal B.S. Manu Chrisanti . Manurung Christoper Sodipta Manik Daslya Inaltria Munthe David Guth David Mrazek Depari, Regita Desiana Omartinez Purba Dina Lorensa Ginting Dominggus Pote Dusan Jina Elirani Gea Emia Kesya Ruliati Ginting Erlinawaty Simanjuntak Ester Simbolon Ester Sitorus Esti Marlina Sirait Esti Sirait Etty Tity Simanjuntak Eva . Christina Febrika Dwi Lestari Filmon Berek Firayani, Firayani Gaol, Gloria Lumban Ginting, Dina Lorenza Ginting, Emia Kesya Ruliati Ginting, Evi Lesda Yanti Gunar Sahari Habayahan, Mita Patri Wika Harmeni Hasibuan, Lidar Seri Hasugian, Romiana Hendry Dj Simanullang Hersakso Sinurat Hisar Siregar Hutahaean, Hasahatan Imelda Butar-butar Imelda Butarbutar Incarini Siagian Inez Laurencia Simbolon Injen Pardamean Buta-Butar Insan Taufik Irene Rideca Revalina Munthe Irwani, Dinda Izwita Dewi Jamaludin, Jaja - Jan Tomasov Jannah, Raudotul Jasmin Manullang Jesica Sesilia T Jesika Enjel Desnaria Sitorus Jojor - Silalahi Jojor Silalahi Jojor Silalahi Juis Pahotan Simbolon Junifer Parsaoran Manurung Kardi Manik Kiristi Manullang Kristiani Girsang Lasmayani Sitorus Lele, David Moto Lenka Křivánková Lukgimin Aziz Lukman Pardede Lumban Toruan, Nia Natasha Manalu, David Berthony Manullang, Yoel Satria Manurung, Angelin Manurung, Anita Yohanna Marbun, Amelya Krisdayani Mare mare, Ade Lestari Marganda, Natalia Martin Maděra Matous Havrlik Mawarni, Dewi Meka, Minar Aprinita Mika Astria Br Sembiring Mikhael William Gabriel Siahaan Siahaan Minar Aprinita Meka Mita Patri Wika Habayahan Muhammad Noer Fadlan Mula Sigiro Nababan, Junita Nababan, Melissa Feblistira Nababan, Ruth Ningsih Nadila, Aisyah Nainggolan, Gloria Nainggolan, Justinos Nainggolan, Justinus Ray Napitupulu, Cherry Carolina Napitupulu, Khatarina Napitupulu, Rony Natalina Purba Nor Rochmatul Wachidah Nova Ryanti, Murni Novra Melisa P. Hutabarat Nurlina Nurlina Panjaitan, Hetika Melda Yanti Pasaribu, Andar Gunawan Pasaribu, Donna Ria Pasaribu, Sunggul Pasaribu, Yuni Virginia Angelika Pinem, Apresel Adiva Plora Fitri Manalu Purba, Amos Purba, Ezra Susanti Harnita Purba, Gebi Aprilia Purba, Rudiarman Purba, Tio Panta Purba, Widya Putri Siregar Putri Tresia Manurung Raja, Andika Lumban Raulina , Raulina Regita Depari Riana Lumbanraja Ribkha . Pasaribu Rick Hunter Simanungkalit, Rick Hunter Rina Octavia S imarmata Riste Tioma Silaen Romiana Hasugian Romulus Sirait Ronald Hasibuan Rosida Tampubolon . Rudy Badrudin Ruth Ningsih Nababan Ruth Seltrysa Simbolon Ryanti, Murni Nova Sabudin Sabudin Sagala, Sri Renata Sahlan Tampubolon Sahrul, Sahrul Said . Iskandar Salsalina Br Sembiring Sanggam Gultom Santuri, Tria Hanjani Saragih, Desi Muliani Sarah Br Sirait Sembiring, Alpha Sembiring, Aristar Setiawan Seri Harmeni Hasibuan, Lidar Siagian, Incarini Siagian, Nurlina Siahaan, Kharisma Dioi Handayani Siahaan, Meylan Ulina Br Siahaan, Mikhael William Gabriel Sianipar, Herlina Hotmadinar Sianipar, Stevanus Binsar H. Sibagariang, Ages Svalma Sibagariang, Susy Alestriani Sibarani, Anastasiah Sibarani, Rohit Yoben Siburian, Meiliani Citra Magdalena Sihombing, Cindi Nitami Sihombing, Lisbet Sihombing, Patrick Kyrie Eleison Sijabat, Osco Parmonangan Silitonga, Saputri Silvia Margaretha Simanjuntak Simamora, Aprido. B. Simamora, Rianita Simanjuntak, Agus Palentina Simanjuntak, Gresia Simanjuntak, Kasroni F. Simanjuntak, Sara Pebriani Simarmata, Toga Simatupang, Citra Nada F Simatupang, S. Uly Menanti Simbolon, Juis Pahotan Simbolon, Kristiana Sinaga, Dea Cantika Sinaga, Gabriel Irawati Br. Sinaga, Lorinta Rupmahita Sinaga, Ririn Yuliana Sintia, Putri Mega Sirait, Romulus Siregar, Jhon Very Alihandro Siregar, Muhammad Alfi Syahrin Siska Asmita Sianturi Sitepu, Wahyuni Sitohang, Mario Antonius Sitorus, Fernando Situmeang, Dewi jelitaria Situmeang, Jeki Chrisman Situmorang, Delia Sorta Nababan Sorta Sihombing Sri Dwi Harti Sri Renata Sagala Sukanto Limbong Swasti Lumbanraja Swasty Lumbanraja Swasty Lumbanraja Syamsul Bahri Sylvia Simanjuntak Tamara Yulina Gultom Tambunan, Janwar Tambunan, Tiur Mida Tampubolon, Desmiyanti Tampubolon, Nora Vita Indahsari Tampubolon, Samto Rediwan Tanjung, Winda Nadya U Tarigan, Dandri Harapenta Tiara K Pasaribu Tiur Mida Tambunan Tumpal Sirait Veronika Sitanggang, Veronika Wahyuni Sitepu Wanri Lumbanraja Yane Henderina Keluanan Yanti Sintia Purba Yarmita, Annisa Yasifati Hia Yuli Ragelia Sinaga Yulita Molliq Rangkuti Yusuf L. M. Zulhalizah, Asri