cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
jgippjbsip2021@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
jgippjbsip2021@gmail.com
Editorial Address
The Suite Metro Apartment, Jalan Soekarno Hatta No. 698B, Buah batu Kabupaten Bandung, West Java 40286
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Guru Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2798463X     DOI : https://doi.org/10.51817
Jurnal Guru Indonesia atau JGI menerbitkan artikel hasil penelitian bidang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, baik di sekolah dasar, sekoah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024)" : 8 Documents clear
Kesantunan Berbahasa dalam Film Animasi Kiko Episode Pahlawan Kostum Lestari, Widia Sri
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1173

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengklasifikasikan prinsip kesantunan berbahasa dalam film animasi Kiko Episode Pahlawan Kostum. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan dengan kajian pragmatik dalam sebuah karya sastra merupakan suatu hal yang sangat menarik untuk dilakukan, termasuk dalam meneliti sebuah film. Manfaatnya untuk memberikan pengetahuan dalam bidang pragmatik khususnya dalam prinsip kesantunan berbahasa dan menjalin komunikasi yang baik dengan menerapkan prinsip kesantunan berbahasa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Data penelitian berupa tuturan yang memenuhi prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan teori Leech yang diucapkan penutur yang terdiri dari maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatian. Hasil penelitian mengenai kesantunan berbahasa dalam film animasi Kiko Episode Pahlawan Kostum ini berupa bentuk tuturan yang ditranskripsikan ke dalam bentuk tulisan. Ditemukan 13 data dalam durasi 7.28 menit yaitu. Maksim kebijaksanaan ditemukan 4 data, maksim kedermawanan 3 data, maksim penghargaan 3 data, maksim kesederhanaan 1 data, maksim permufakatan 1 data, dan maksim kesimpatian 1 data.The purpose of this study is to classify the principle politeness of language politeness in the animated film Kiko Episode Hero Costume. The research method used in this study is a qualitative descriptive method. This research uses an approach with pragmatic studies in a literary work is a very interesting thing to do, including in researching a film. The benefit is to provide knowledge in the field of pragmatics, especially in the principle of language politeness and establish good communication by applying the principle of language politeness. The data collection technique used in this study is the look and record technique. The data of this study are in the form of speech that meets the principle of politeness in language based on Leech's theory spoken by the speaker which consists of the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of appreciation, the maxim of simplicity, the maxim of consensus, and the maxim of sympathy. The results of the research on language politeness in the animated film Kiko Episode Hero Costume are in the form of speech that is transcribed into written form. 13 data were found in a duration of 7.28 minutes, namely Maxim of Wisdom found 4 data, Maxim of Generosity 3 data, Maximum of Appreciation 3 data, Maximum of Simplicity 1 data, Maximum of Consensus 1 data, and Maximum of Sympathy 1 data.
Nilai Moral dalam Serial Upin dan Ipin Episode: Terimakasih Cikgu Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Yani, Ahmad
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Serial Upin dan Ipin Episode: Terima kasih Cikgu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data berupa kutipan dialog para tokoh yang mengandung nilai pendidikan moral dalam Serial Upin dan Ipin. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik simak bebas libat cakap dan catat. Dari hasil analisis penulis dalam serial Upin dan Ipin terdapat nilai-nilai moral yang bisa diteladani seperti menghargai jasa guru, guru tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik, jangan takut untuk memiliki cita-cita, kehangatan antara guru dan murid, tidak boleh mengolok-olok guru. Film animasi ini dikemas dengan sedemikian baik sehingga mampu memberikan keceriaan bagi siapa pun yang menonton ditambah lagi banyak sekali nilai-nilai pada episode-episode yang lain seperti nilai religius, toleransi beragama dan lain sebagainya. Implikasi penlitian ini menunjukkan bahwa serial animasi seperti Upin dan Ipin dapat berperan sebagai media efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moral yang dapat diterima oleh berbagai kalangan, terutama anak-anak. Serial ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membekali pemirsa dengan pemahaman tentang pentingnya menghargai jasa guru, memiliki cita-cita, serta menjaga hubungan yang harmonis antara guru dan muridThis research aims to describe the moral values contained in the Upin and Ipin Series Episode: Thank you Cikgu. This research uses a qualitative descriptive method. This research uses data in the form of dialogue excerpts from characters which contain moral educational values in the Upin and Ipin series. The data collection technique used is a free, engaging, proficient listening and note-taking technique. From the results of the author's analysis in the Upin and Ipin series, there are moral values that can be emulated, such as respecting teachers' services, teachers not only teaching but also educating, don't be afraid to have ideals, warmth between teachers and students, don't make fun of teachers. . This animated film is packaged so well that it can provide joy for anyone who watches it, plus there are lots of values in the other episodes such as religious values, religious tolerance and so on. The implications of this research show that animated series such as Upin and Ipin can act as effective media in conveying moral values that can be accepted by various groups, especially children. This series not only provides entertainment, but also equips viewers with an understanding of the importance of appreciating teacher services, having ideals, and maintaining a harmonious relationship between teachers and students.
Nilai Moral pada Film Kau dan Dia yang Disutradarai Ivan Bandhito Rakhmawati, Siti; Zaki, Reza Muamar
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral pada film Kau dan Dia yang disutradarai oleh Ivan Bandhito. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak dan catat. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan Nurgiantoro terkait nilai moral yang terdapat pada film Kau dan Dia. Hasil analisis ditemukannya 11 data nilai moral pada film Kau dan Dia yang meliputi: 1 nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan yang berupa berdoa, 5 nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri yang berupa 2 disiplin, kontrol diri, menjauhi sikap berbohong, dan kejujuran, 5 nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia yang berupa kesopanan, empati, menasihati teman, dan 2 saling memaafkan. Nilai moral yang terdapat pada film tersebut dapat dijadikan sebagai pembelajaran bagi penonton agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga membentuk pribadi yang lebih baik dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan sekitar.This study aims to describe the moral values in the film Kau dan Dia directed by Ivan Bandhito. The method used in this study is descriptive qualitative using the technique of observing and taking notes. This study uses the Nurgiantoro approach theory related to the moral values contained in the film Kau dan Dia. The results of the analysis found 11 moral value data in the film Kau dan Dia which include: 1 moral value of human relations with God in the form of praying, 5 moral values of human relations with oneself in the form of 2 discipline, self-control, avoiding lying, and honesty, 5 moral values of human relations with fellow human beings in the form of politeness, empathy, advising friends, and 2 forgiving each other. The moral values contained in the film can be used as a lesson for the audience so that they can be applied in everyday life, so as to form a better person and create harmonious relationships in the surrounding environment.
Kesalahan Berbahasa pada Cuitan Pengguna X Akun @briankhrisna: Kajian Morfologi Adawiah, Rabiatul
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana kesalahan berbahasa yang terjadi di salah satu media sosial X. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian deskriptif dan dengan metode simak catat. Ditemukan sebanyak 15 cuitan pada akun @briankhrisna yang mengandung 27 kesalahan berbahasa dalam bidang Morfologi. Terdapat 16 kesalahan Morfologi afiksasi dan 11 kesalahan reduplikasi. Dalam satu cuitan, rata-rata ditemukan dua kesalahan dalam pengggunaan bahasa. Hal tersebut terjadi karena pemakaian kata tidak baku pada bidang afiksasi dengan mengganti prefiks. Kemudian terdapat penyingkatan kata yang tidak sesuai dengan kaidah reduplikasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kesalahan berbahasa masih terjadi dalam aktivitas media sosial. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bagi pengajaran bahasa Indonesia, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kaidah morfologi, serta memperkenalkan cara yang lebih tepat dalam menggunakan afiksasi dan reduplikasi dalam tulisan.This research aims to analyze and describe how language errors occur on one of Xs social media. The research uses a qualitative method with a descriptive research design and note-taking method. There were 15 twits found on the @briankhrisna account containing 27 language errors in the field of morphology. There were 16 affixation morphology errors and 11 reduplication errors. In one twit, an average of two language errors are found. This happens because of the use of non-standard words in the affixation area by changing prefixes. Then there is abbreviation of words that do not comply with the rules of reduplication. From the research results, it was found that language errors still occur in social media activities. Through this research, it is hoped that it can provide more insight into the good and correct use of Indonesian. For Indonesian language teaching, the results of this research can be used as material for reflection to improve students' understanding of morphological rules, as well as introduce more appropriate ways of using affixation and reduplication in writing.
Proses Alih Kode dan Campur Kode di Akun TikTok @_ sazh Zakiyyatussholiha, Zakiyyatussholiha
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bahasa berupa alih kode dan campur kode dalam konten video yang diunggah di akun TikTok @_shaz. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam menganalisis objek dengan bentuk deskripsi data temuan. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik agih dan padan. Data diambil dari konten video yang diposting pada tanggal 11 September 2024. Hasil temuan menunjukkan terdapat 17 data yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu alih kode dan campur kode. Rinciannya, terdapat tiga data dalam proses alih kode ekstern dan 14 data dalam proses campur kode keluar. Alih kode ekstern melibatkan perpindahan bahasa secara keseluruhan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan campur kode keluar melibatkan penambahan kata atau frasa Inggris di tengah tuturan bahasa Indonesia. Faktor yang berpengaruh dalam proses alih kode dan campur kode pada objek penelitian termasuk latar belakang dan kebiasaan penutur, lawan tutur, topik pembicaraan, keinginan untuk menjelaskan maksud, serta penggunaan kosakata populer. Penelitian yang dilakukan bermanfaat sebagai acuan untuk penelitian sosiolinguistik lainnya, terutama dalam lingkup digital.This research aims to analyze language phenomena in the form of code switching and code mixing in video content uploaded to the TikTok @_shaz account. Qualitative descriptive methods are used in analyzing objects in the form of descriptions of found data. The analysis technique used is the matching and matching technique. The data was taken from video content posted on September 11 2024. The findings showed that there were 17 data which were divided into two categories, namely code switching and code mixing. In detail, there are three data in the external code switching process and 14 data in the outbound code mixing process. External code switching involves switching the language entirely from Indonesian to English and external code mixing involves adding English words or phrases in the middle of Indonesian speech. Factors that influence the process of code switching and code mixing on research objects include the background and habits of the speaker, the interlocutor, the topic of conversation, the desire to explain meaning, and the use of popular vocabulary. The research conducted is useful as a reference for other sociolinguistic research, especially in the digital sphere.
Kesalahan Berbahasa dalam Kajian Fonologi pada Kanal YouTube Hermawan dan Mariya Rahmadini, Ainia Ayu
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai kesalahan berbahasa pada kajian fonologi yang mencakup penambahan, perubahan, dan penghilangan fonem dalam kanal YouTube Hermawan and Mariya dengan judul Alasan Kenapa Aku Pilih Tinggal di Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan penelitian teknik simak dan catat. Data yang dianalisis yaitu kesalahan berbahasa yang terdapat dalam penutur asing dari Rusia bernama Mariya yang dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Langkah menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian ini terdapat 20 kesalahan fonem, yang berupa penambahan fonem sebanyak 16 kesalahan, perubahan fonem sebanyak 3 kesalahan, dan penghilangan fonem sebanyak 1 kesalahan. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pembaca dan harus lebih diperhatikan dalam pengucapan fonem. Selain itu, implikasi utama dari penelitian ini adalah pentingnya penekanan pada aspek fonologi dalam pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing, dengan memberikan perhatian lebih pada cara pengucapan yang tepat.This study aims to describe language errors in phonology studies which include the addition, change, and deletion of phonemes in Hermawan and Mariya's YouTube Channel with the title Reasons Why I Choose to Live in Indonesia on August 12, 2021. This research uses listening and note-taking techniques. The data analyzed are language errors contained in a foreign speaker from Russia named Mariya collected by listening and recording techniques. The steps to analyze the data include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity checking is done by theoretical triangulation. The result of this research is 20 phoneme errors, which are 16 phoneme additions, 3 phoneme changes, and 1 phoneme omission. The findings are expected to improve the reader's understanding and more attention should be paid to the pronunciation of phonemes. Apart from that, the main implication of this research is the importance of emphasizing phonological aspects in teaching Indonesian to foreign speakers, by paying more attention to the correct way of pronunciation.
Nilai Religius pada Tokoh Utama Novel Perjalanan Pembuktian Cinta Apriyanti, Nur Haisah
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1172

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan nilai religius pada tokoh utama dalam novel perjalanan pembuktian cinta Karya Nusaibah Azzahra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni diperoleh dari artikel atau jurnal. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang karakter tokoh utama dalam novel. Hasil penelitian ini terdapat nilai religius meliputi; hubungan manusia dengan alam sekitar, hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri. Penelitian ini menemukan nilai religius dalam novel perjalanan pembuktian cinta Karya Nusaibah Azzahra sebanyak 19. Adapun nilai religius, yaitu ada hubungan manusia dengan Tuhan ini terdapat 14, hubungan manusia dengan alam sekitar, hubungan manusia dengan manusia terdapat 5, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Pengintegrasian nilai religius dalam pembelajaran sastra dapat membantu siswa untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual mereka, yang sangat relevan dalam pembentukan karakter.This study describes the religious values of the main character in the novel Journey of Proving Love by Nusaibah Azzahra. This study uses a qualitative descriptive method. The data sources used in this study were obtained from articles or journals. The data collection technique for this study used reading techniques and writing techniques. The purpose of this study was to find out about the character of the main character in the novel. The results of this study found religious values including; human relations with the surrounding environment, human relations with God, human relations with humans, human relations with oneself. This study found 19 religious values in the novel Journey of Proving Love by Nusaibah Azzahra. The religious values are 14 human relations with God, 5 human relations with humans, and relationships with oneself. Integrating religious values in literature learning can help students to develop their emotional and spiritual intelligence, which is very relevant in character formation
Emosi Tokoh Utama pada Novel Iyan Bukan Anak Tengah Karya Armaraher Nursahida, Kayla Suci; Mulyaningsih, Indrya
Jurnal Guru Indonesia Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v4i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan emosi dengan teori David Krech yang terdapat pada novel Iyan Bukan Anak Tengah karya Armaraher. Novel ini menjelaskan hubungan keluarga antara orang tua dan seorang anak. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan studi pustaka. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Iyan Bukan Anak Tengah. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa kata, dan kalimat yang diucapkan tokoh Iyan. Uji keabsahan data dengan triangulasi teori. Hasil analisis berupa 17 emosi; 2 konsep rasa bersalah, 2 rasa bersalah yang dipendam, 2 menghukum diri sendiri, 2 rasa malu, 5 kesedihan, 2 kebencian, dan 2 cinta. Dengan demikian, teori klasifikasi emosi David Krech dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut dan dapat diimplimentasikan untuk memahami perasaan perubahan emosi. Dalam konteks pendidikan, penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar untuk mengembangkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep psikologis yang muncul dalam karya sastra, serta untuk meningkatkan keterampilan analitis dalam membaca dan menginterpretasi teks.This research aim to classify emotions using David Krechs theory found in the novel Iyan Bukan Anak Tengah by Armaraher. This novel explains the family relationship between parents and a child. The research method is descriptive qualitative with a literature study collection technique. The data source in this research is the novel Iyan Bukan Anak Tengah. The data collected in this study consists of words and sentences spoken by the character Iyan. Test the validity of the data with triangulation theory. The analysis results is 17 emotions; 2 concepts of guilt, 2 repressed guilt, 2 self-punishment, 2 shame, 5 sadness, 2 hatred, and 2 love. Thus, David Krechs emotion classification theory can be used for further research and can be implemented to understand the feelings of emotional changes. In an educational context, this research can be used as teaching material to develop students' understanding of psychological concepts that appear in literary works, as well as to improve analytical skills in reading and interpreting texts.

Page 1 of 1 | Total Record : 8