cover
Contact Name
Maya Sopianti
Contact Email
maya@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281366360583
Journal Mail Official
salink@poltekkespalembang.co.id
Editorial Address
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang Jl. Mawar No.2711, 20 Ilir D. III, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL SANITASI LINGKUNGAN
ISSN : -     EISSN : 28287592     DOI : https://doi.org/10.36086/jsl.v2i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Sanitasi Lingkungan adalah jurnal ilmiah online yang dipublikasikan pertama kali Tahun 2021 dengan ISSN 2828-7592 (media online) oleh Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang, menjadi media penyebaran hasil penelitian karya ilmiah berbagai kelompok, akademisi, praktisi, dan lembaga pemerintah di bidang kesehatan lingkungan/ sanitasi diterbitkan secara berkala pada bulan Mei dan November
Articles 72 Documents
Optimasi Rute Pengangkutan Sampah Berbasis SIG untuk Transportasi Ramah Lingkungan Lizar, Cut Ayu; Abbas, Rahmat; Fitri, Maysa
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.3822

Abstract

Latar Belakang: Pengangkutan sampah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengelolaan persampahan perkotaan yang berpengaruh terhadap efisiensi operasional dan dampak lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi rute pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe dengan memanfaatkan SIG sebagai alat bantu analisis Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute pengangkutan sampah di Kota Lhokseumawe menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi jaringan jalan, 18 Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Alue Lim. Analisis rute terpendek dilakukan dengan metode network analysis berdasarkan bobot jarak dan waktu tempuh. Hasil: analisis menunjukkan bahwa jarak tempuh rute pengangkutan sampah berkisar antara 2,1 km hingga 19,6 km dengan waktu perjalanan 4–39 menit, yang berdampak pada perbedaan konsumsi bahan bakar antar TPS. Kesimpulan: Penerapan rute optimal berbasis SIG berpotensi meningkatkan efisiensi pengangkutan sampah, menekan konsumsi bahan bakar, serta mendukung sistem transportasi sampah yang lebih hemat dan ramah lingkungan di Kota Lhokseumawe.
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Tanaman Kangkung Air (Ipomoea aquatica) di Pesisir Pantai X Kota Ternate Mursalin, Nadya; Rerung, Lola Tulak; Abdullah, Abulkhair
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.3825

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran lingkungan pesisir berpotensi menurunkan kualitas dan keamanan bahan pangan yang dibudidayakan oleh masyarakat. Salah satu kontaminan yang menjadi perhatian serius adalah logam berat timbal (Pb) yang bersifat toksik, persisten, dan mampu terakumulasi dalam jaringan tanaman. Kangkung air (Ipomoea aquatica) merupakan sayuran yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi masyarakat pesisir Pantai X, Maluku Utara, yang lingkungannya berdekatan dengan sumber pencemar seperti limbah domestik, penumpukan sampah, dan pembakaran sampah. Tujuannya untuk mengetahui keberadaan dan kadar logam berat timbal (Pb) pada tanaman kangkung air yang dibudidayakan di pesisir Pantai X. Metode: Sampel kangkung air diambil dari tiga titik lokasi berbeda (A, B, dan C) di sepanjang pesisir Pantai X. Sampel dipisahkan menjadi bagian daun dan batang, kemudian dilakukan preparasi melalui proses pengeringan, penghalusan, dan destruksi basah menggunakan campuran asam HNO₃:HClO₄ (2:1). Analisis kadar timbal dilakukan menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) pada panjang gelombang 217 nm. Hasil pengukuran dinyatakan dalam satuan mg/kg dan dibandingkan dengan batas maksimum cemaran logam berat menurut BPOM Nomor 9 Tahun 2022 (0,2 mg/kg) dan SNI 7387:2009 (0,5 mg/kg). Hasil: Kadar Pb pada daun berkisar antara 1,08-2,32 mg/kg, sedangkan bagian batang berkisar antara 1,24-1,72 mg/kg, dengan satu sampel batang tidak terdeteksi. Seluruh kadar Pb yang terukur melebihi batas baku mutu. Kesimpulan: Kangkung air yang dibudidayakan di pesisir pantai X Maluku Utara terkontaminasi timbal dan dinyatakan tidak layak dikonsumsi karena melampaui batas aman pangan.