cover
Contact Name
Vira Setia Ningrum
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6281805071077
Journal Mail Official
jebp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP)
ISSN : -     EISSN : 27981193     DOI : https://doi.org/10.17977/um066
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Pendidikan (JEBP) is a scientific journal in the business, economy, and education fields. This journal focuses on theoretical and empirical studies in the field of economy, business, and education. It welcomes research in the areas of economic development, economic behavior, digital economy, economy education, economy system, finance and banking, small and medium enterprises, financial management, development of a company, finance of a company, business and economic learning, learning instruments, learning achievement, teaching and learning strategies, learning assessment, as well as learning media.
Articles 306 Documents
FAKTOR MAKROEKONOMI TERHADAP VOLATILITAS CDS INDONESIA Faradhita Aulia Rizky Maharani
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spread sovereign CreditDefault Swaps (CDS) di Indonesia dengan variabel-variabel makro ekonomiyang dibagi menjadi factor global dan factor domestic dengan menggunakanperiode tahun 2015 hingga tahun 2023. Karena saat ini masih belum adaconsensus penelitian tentang factor mana yang lebih dominan. CDSmerupakan instrument keuangan derivative yang memungkinkan investoruntuk menukar resiko kreditnya dengan investor lain. Penelitian inimenggunakan pendekatan Principal Component Analysis (PCA), model yangdigunakan untuk menjawab dengan banyaknya penggunaan variabel - variabeldan di estimasi untuk mengetahui bobot dari masing-masing variabelindependen terhadap variabel dependen selain itu penggunaan PCA dipilihkarena dapat menghilangkan korelasi antar variabel secara sempurnamembuat masalah multikolinearitas bisa teratasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa faktor global memiliki dominasi yang lebih tinggidaripada faktor domestik, variabel seperti VIX, equity risk dan US stock returnmenjadi variabel global yang memberikan kontribusi tinggi sedangkan Rupiah,indeks bursa saham lokal (IHSG), dan yield obligasi menjadi variabel yangdominan pada faktor domestik.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DI PT TMP KALIMANTAN SELATAN Puspita Dewi, Auditya Putri; Noor, Aris Setia; Maulida, Noorlaily
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk kesehatan yang diterapkan oleh PT TMP dalam upaya meningkatkan hasil penjualan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Industri farmasi di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat, namun persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan pasar dan perilaku konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan pihak manajemen, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran PT TMP meliputi promosi langsung kepada konsumen, pemberian edukasi terkait manfaat produk kesehatan, serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai fasilitas layanan kesehatan. Selain itu, strategi digital marketing mulai dimanfaatkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama melalui media sosial dan platform daring. Kendati terdapat fluktuasi penjualan dalam lima tahun terakhir, pendekatan yang berfokus pada hubungan pelanggan (customer relationship) terbukti memberikan dampak positif terhadap loyalitas dan minat beli konsumen. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pemasaran digital yang terintegrasi dan peningkatan distribusi berbasis lokal sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
PENGARUH FAKTOR MAKROEKONOMI TERHADAP FINANCIAL DEEPENING DI INDONESIA Maulida, Najwa
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor makroekonomi, yaitu Foreign Direct Investment (FDI), keterbukaan perdagangan, nilai tukar, dan inflasi, terhadap kondisi financial deepening di Indonesia. Financial deepening merupakan proses peningkatan signifikan dalam akumulasi aset keuangan yang menunjukkan perluasan sistem keuangan dan peningkatan akses terhadap layanan keuangan. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari tahun 2013 hingga 2021. Analisis dilakukan dengan menghitung volatilitas menggunakan standar deviasi untuk menilai fluktuasi pada setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI dan keterbukaan perdagangan memiliki pengaruh positif terhadap financial deepening, sementara nilai tukar dan inflasi yang berfluktuasi dapat menghambat proses pendalaman keuangan. Temuan ini menekankan pentingnya stabilitas makroekonomi dan kebijakan yang mendukung untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor keuangan dan peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.
MENGHADAPI VUCA: VOLATILITAS INDEKS HARGA SAHAM SUB-SEKTOR PERBANKAN DAN INDIKATOR EKONOMI MAKRO DI TENGAH OPTIMISME PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Arum Puspita, Maylawati
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis volatilitas harga saham Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dalam konteks kondisi ekonomi makro dan dinamika VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) selama periode Januari 2022 hingga Desember 2023. Metode yang digunakan meliputi pengukuran standar deviasi harga saham untuk menilai tingkat volatilitas. Hasil menunjukkan bahwa BBCA memiliki volatilitas lebih tinggi (1,5%) dibandingkan BBRI (1,2%). Fluktuasi harga saham dipengaruhi oleh inflasi, suku bunga, dan sentimen pasar. Inflasi yang tinggi dan suku bunga yang meningkat memperburuk ketidakpastian di pasar, sementara pertumbuhan ekonomi yang stabil dapat meningkatkan kepercayaan investor. Dalam kondisi VUCA, investor cenderung beralih ke aset yang lebih aman. Temuan ini menekankan perlunya pemahaman mendalam tentang hubungan antara volatilitas, kondisi ekonomi makro, dan faktor eksternal, serta pentingnya analisis yang komprehensif bagi investor dan kebijakan yang responsif dari pemangku kebijakan untuk mencapai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
PERAN IHSG SEBAGAI TULANG PUNGGUNG EKONOMI NASIONAL DI ERA VUCA Aliya Safitri, Isma
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai tulang punggung perekonomian nasional di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Analisis dilakukan menggunakan data sekunder dari tahun 2013 hingga 2022 untuk memahami hubungan IHSG dengan indikator ekonomi makro, seperti inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IHSG sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional dan global. IHSG mengalami penurunan signifikan selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020, mencerminkan dampak besar ketidakpastian global terhadap pasar keuangan. Namun, pemulihan IHSG pada tahun 2021–2022 menunjukkan efektivitas kebijakan ekonomi yang adaptif dalam memulihkan kepercayaan pasar. Selain itu, penelitian ini menyoroti hubungan erat antara IHSG dan pertumbuhan ekonomi, di mana peningkatan IHSG mendorong investasi dan konsumsi domestik. Stabilitas indikator makroekonomi, seperti inflasi yang terkendali dan suku bunga yang akomodatif, berperan penting dalam mendukung kinerja IHSG. Dalam menghadapi tantangan era VUCA, IHSG berfungsi sebagai katalis stabilitas ekonomi dengan menyediakan sinyal pasar dan mendukung alokasi modal yang efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan ekonomi makro yang adaptif dan kebijakan moneter yang responsif merupakan kunci dalam memanfaatkan IHSG sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
ANALISIS VOLATILITAS INDEKS HARGA SAHAM, INFLASI, DAN BI RATE DALAM MENDUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA DI ERA VUCA Syafi’iya Aulia, Gaizka Layyin
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan indikator ekonomi makro, seperti inflasi dan BI Rate, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Analisis didasarkan pada data sekunder dari 2013–2022 untuk memahami hubungan antara stabilitas sektor keuangan dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IHSG mengalami fluktuasi signifikan, terutama akibat tekanan eksternal seperti taper tantrum pada 2015 dan pandemi COVID-19 pada 2020. Pemulihan IHSG yang kuat pada 2022 mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. Stabilitas inflasi selama periode 2013–2019 mendukung investasi dan konsumsi, sementara tren penurunan inflasi pada 2020 akibat lemahnya permintaan menunjukkan dampak pandemi terhadap perekonomian. BI Rate yang menurun sejak 2014 hingga 2021 menunjukkan kebijakan moneter akomodatif yang berhasil mendorong likuiditas pasar, namun peningkatan BI Rate pada 2022 diperlukan untuk menjaga stabilitas makroekonomi. Dalam menghadapi tantangan era VUCA, temuan ini menegaskan bahwa stabilitas indikator makroekonomi memainkan peran penting dalam mendukung sektor keuangan sebagai tulang punggung (backbone) perekonomian nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan makroekonomi yang adaptif, didukung oleh kebijakan moneter yang efektif, merupakan kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius di Indonesia. Sinergi antara stabilitas makroekonomi dan kepercayaan pasar menjadi krusial dalam memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global..